Agama

Agama

Wakil Wali Kota Buka Turnamen Sepak Bola Antar Klub SSB se - Kota Medan


Medan I Faktaonline.net - Wakil Wali Kota Medan Ir. H Akhyar Nasution,MSi mengapresiasi digelarnya Turnamen Sepak Bola antar Klub Sekolah Sepak Bola (SSB) se-Kota Medan. Apalagi turnamen ini dikhususkan bagi pemain mulai usia dini hingga remaja. Untuk itu Diharapkan kegiatan ini menjadi ajang yang bergengsi dan setiap SSB dapat mempersiapkan Tim dengan baik.
Apresiasi ini disampaikan Wakil Wali Kota saat membuka Turnamen antar Klub Sepak Bola yang merupakan kerjasama Asosiasi Kota (Askot) PSSI Kota Medan dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Medan di Lapangan Kebun Bunga, Jumat (14/12).

Turnamen antar klub sepak bolanya U-12, U-15 dan U-18 ini, sambung Wakil Wali Kota, diharapkan dapat menjadi wadah para generasi muda dalam berkompetisi dan mengasah bakatnya di bidang sepakbola. “Turnamen ini saya pandang sebagai wadah bagi generasi muda untuk mengasah bakatnya dibidang sepak bola serta melatih jiwa-jiwa kompetisi didalam diri generasi muda,” ujar Wakil Wali Kota.
Menurut Wakil Wali Kota,masa depan Kota Medan nantinya berada di tangan generasi muda. Tentunya sudah sepantasnya kita membantu masa depan yang cerah bagi generasi muda persepakbolaan di kota Medan melalui Momentum turnamen sepak bola antar klub SSB yang digelar ini. "Dengan menghadirkan kejuaraan - kejuaraan seperti ini tentunya kita juga memberikan wahana positif untuk generasi muda dalam berkarya dan berprestasi. Artinya jika mereka memiliki wadah tentunya akan terhindar dari segala bentuk kegiatan negatif seperti penyalahgunaan narkoba dan anak - anak kita juga akan semakin cerdas", Kata Wakil Wali Kota.

Selanjutnya Wakil Wali Kota berpesan kepada peserta untuk menggunakan kesempatan ini sebagai ajang melatih keberanian diri, jiwa sosial dan kejujuran. "Saya yakin anak - anak merupakan insan- insan kuat dan cerdas secara pemikiran juga emosional sehingga memiliki daya saing yang tinggi pula, selamat bertanding, tunjukkan performa yang terbaik", ujar Wakil Wali Kota.

Sebelumnya, Ketua Asosiasi Kota (Askot) PSSI Kota Medan Iswanda Nanda Ramli mengatakan Pihaknya Bekerjasama dengan Dispora Kota Medan kembali menggelar turnamen kelompok umur memperebutkan Piala Walikota Medan. Ajang pencarian bibit-bibit sepak bola di Medan itu akan digelar 14-23 Desember ini diikuti Sebanyak 66 tim akan bersaing.
Untuk kelompok U-12 diikuti sebanyak 28 tim, U-15 , 26 tim dan U-17, sebanyak 12 tim. "Askot PSSI Medan tak akan henti menggalakkan turnamen kelompok umur. Ada misi yang ia targetkan, demi mencari bibit-bibit baru. Artinya Kegiatan ini terus kami galakkan, sebab dengan adanya turnamen ini, tim-tim ada sasarannya selama latihan. Mereka tidak hanya latihan saja, tapi dengan tujuannya. Selain melalui turnamen ini kami bisa lihat bakat-bakat pemain masa depan PSMS nantinya", jelas Nanda.

Hadir dalam pembukaan tersebut Kadispora Kota Medan Marah Husain, Kadis Ketahanan Pangan Muslim Harahap, Plt Kadis Pendidikan Ramlan Tarigan, Staf Ahli Pulungan Harahap, Sekretaris DPRD Abdul Aziz, dan unsur Forkopimda Kota Medan.
Selanjutnya Pembukaan Turnamen sepakbola antar klub SSB ini ditandai dengan Pelepasan balon dan tendangan pembuka oleh Wakil Wali Kota serta dilanjutkan dengan pertandingan Klub SSB Medan Utara melawan Bintang Marendal.
Hadir dalam pembukaan tersebut, Kadispora Drs Marah Husin, Pimpinan OPD, Kadis Ketahanan Pangan, Muslim S.Sos, Unsur Forkominda Kota Medan dan Ketua Askot Provinsi Sumut.(fo/r)

Gubsu Edy Rahmayadi Serahkan DIPA 2019 , Pastikan Bermanfaat untuk Daerah


Medan I Faktaonline.net - Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi menyerahkan dokumen Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2019 untuk instansi vertikal, Kementerian Lembaga dan Pemerintah Kabupaten/Kota di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubsu Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Jumat (14/12).
Dalam pesannya, kepala daerah harus memastikan alokasi yang disampaikan punya manfaat yang besar untuk daerahnya masing-masing. “Ada beberapa hal yang perlu saya sampaikan. Sumut ini milik kita bersama, siapapun yang bertugas di provinsi ini, dia harus berfikir untuk Sumatera Utara. Ada TNI AD, AU, AL, Polri, Kejaksaan dan semua instansi juga harus berfikir sama, sehingga rakyat ini sejahtera,” ujar Gubernur dalam sambutannya sebelum menyerahkan DIPA 2019 kepada para pimpinan lembaga dan kepala daerah penerima.

Adapun beberapa pesan yang disebutkan Gubsu, khususnya kepada Bupati dan Walikota se-Sumut yang menerima DIPA 2019 dari dana APBN 2019, diantaranya yakni memastikan alokasi yang disampaikan, bermanfaat bagi daerah, terutama masyarakat. Sebab meskipun dirinya ingin melakukan banyak hal untuk pembangunan, namun banyak yang pelaksanaannya ada di kabupaten/kota. Karena itu menurutnya sangat penting untuk bertatap muka, berdiskusi. “Kedua, pastikan petugas di lapangan, secara berjenjang dapat melakukan apa yang harus dilakukan. Ketiga, evaluasi ril (nyata) agar alokasi tepat sasaran. Jadi sebulan itu ada evaluasi. Kalau miring, stop, kita luruskan. Saya yakin bisa,” tegasnya.

Pesan berikutnya, lanjut Gubsu, adalah menghindari praktek mark up atau korupsi. Sebab jika kepala daerah tidak main-main dengan anggaran itu, maka tidak perlu ada yang ditakuti. Begitu juga peran wartawan dalam mengontrolnya, harus segera memberitahu (mengabarkan) tanpa ragu. “Kelima, lakukan pengawasan melekat dan ketat. Jadi tolong kawal kami di sini, supaya ini lurus dan sesuai cita-cita kita,” harapnya.
Begitu juga soal penyerahan DIPA tersebut, Edy menyebutkan bahwa langkah ini agar penggunaan anggaran khususnya pelaksanaan proyek pembangunan dikerjakan di awal tahun. Untuk itu pula, dirinya akan melakukan pengawasan di daerah. Begitu juga pesannya kepada inspektorat agar mengawasi di internal pemerintahan.

Sementara, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sumut Bakhtaruddin menyebutkan bahwa untuk alokasi APBN 2019 di Sumut, total DIPA yang diberikan sebesar Rp65,31 Triliun. Terbagi untuk instansi vertikal sebesar Rp21,96 Triliun dan untuk Pemerintah Daerah Rp43,35 Triliun. “Untuk transfer dana daerah itu cukup besar. Meningkat 5 persen dari tahun sebelumnya (total untuk Sumut) sebesar Rp62,46 Triliun. Pesan Menteri Keuangan, agar alokasi keuangan yang dialokasikan untuk Pemda, instansi vertikal dan Kementerian Lembaga itu agar dilaksanakan secara efektif dan efisien. Misalnya, dilaksanakan awal tahun,” katanya.
Sedangkan untuk dana transfer daerah bagi kabupaten/kota lanjutnya, akan disesuaikan dengan pembahasan APBD masing-masing. Karena itu di awal tahun anggaran pembangunan bisa dilakukan mulai dari pelaksanaan tender hingga belanja, agar daya serap secara bertahap berjalan baik dan lancar.(fo/r)

Gubsu : Kerja Sama OJK dan Pemprovsu Sudah Banyak Hasilkan Capaian


Medan I Faktaonline.net - Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi mengapresiasi kerja sama dan sinergi antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 5 Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) yang terjalin selama ini. Apalagi kerja sama tersebut sudah banyak menghasilkan capaian untuk kesejahteraan masyarakat Sumut.

Hal itu disampaikan Gubsu Edy Rahmayadi ketika menghadiri acara pelantikan dan serah terima jabatan Kepala OJK Regional 5 Sumbagut dari Lukdir Gultom kepada Wimboh Santoso di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubsu Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Jumat (14/12).
Gubsu mengatakan, kerja sama dan sinergi OJK dengan Pemprovsu selama ini sudah banyak menghasilkan capaian. Diantaranya, dalam pembentukan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Forum ini merupakan koordinasi antar instansi dan pemangku kebijakan yang berfungsi untuk meningkatkan percepatan akses keuangan di daerah. “Hal tersebut dilakukan untuk menyejahterakan masyarakat daerah, khususnya Sumatera Utara,” kata Gubsu.

OJK juga mendorong percepatan proses pembentukan Penjaminan Kredit Daerah (JAMKRIDA) di Sumut, dalam rangka memudahkan fasilitas pembiayaan modal kerja oleh perbankan di Sumut. Selain itu, OJK mendorong perbankan untuk mendukung penambahan E-Warong di Sumut dalam rangka sinergi program laku pandai dan bantuan pangan non tunai (BPNT).

Gubsu mengatakan, dalam fungsi perlindungan konsumen melalui penyehatan lembaga jasa keuangan di Sumut, OJK berperan dalam pertumbuhan kredit sebesar 98,17 persen. Serta dana total pihak ketiga sejak Desember 2011 sudah terhimpun tumbuh sebesar 77,10 persen. Selain itu, penyaluran pembiayaan di Sumut tumbuh sebesar 56,89 persen, dan Single Investor Identification (SID) investor pasar modal di Sumut tumbuh sebesar 78,40 persen sejak Januari 2017. Sistem layanan informasi konsumen OJK dapat beroperasi dan sudah melayani dengan tepat 3.954 permintaan konsumen selama tahun 2018.

Gubsu mengapresiasi capaian kerja yang telah dilakukan OJK tersebut dan berharap ke depan, kerja sama tersebut dapat terus ditingkatkan. Gubsu juga akan terus memberdayakan bantuan OJK dalam menyejahterakan masyarakat Sumut. “Saya akan terus manfaatkan kesempatan ini, untuk Sumatera Utara yang sama-sama kita cintai ini,” ujar Edy Rahmayadi.
Di bawah kepemimpinan yang baru, Edy berharap pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara semakin meningkat. Selain itu, diharapkan juga kepada Kepala OJK yang baru bisa terus bersinergi dengan Pemprovsu serta menciptakan program-program baru di masa depan. “Dan pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumut,” harapnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso melantik Yusup Ansori menjadi Kepala OJK Regional 5 Sumbagut, menggantikan Lukdir Gultom. Selanjutnya Lukdir Gultom bertugas sebagai Advisor Deputi Komisioner Pengawas Perbankan IV.
Wimboh mengatakan OJK bertugas membantu Pemprovsu untuk memakmurkan masyarakat di Sumatera Bagian Utara.
OJK Sumbagut telah membuat beberapa program di Sumut. “Di antaranya terkait obligasi daerah, Kredit Usaha Rakyat (KUR), dan bank wakaf mikro,” katanya. OJK siap membantu seluruh masyarakat Sumut agar tidak kena praktek investasi bodong. Apalagi akhir-akhir ini banyak tawaran jasa keuangan dan fintech yang beredar di masyarakat. “Untuk itu, masyarakat tinggal melapor saja,” ujar Wimboh.

Ketua OJK Regional 5 Sumbagut yang baru Yusup Ansori mengatakan akan terus melanjutkan program yang sudah dijalankan oleh kepemimpinan sebelumnya. “Kita akan malanjutkan program-program sebelumnya, program yang akan dilaksanakan pada tahun 2019 akan kita diskuiskan dan matangkan dengan Pak Gubernur,” ujar Yusup.
Yusup akan mengevaluasi segala laporan yang sudah masuk. Selain itu, OJK akan menginvestigasi perizinan segala produk dan jasa keuangan yang dilaporkan oleh masyarakat.
Turut hadir pada kesempatan tersebut Staf Ahli Gubsu Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Nouval Makhyar, Konsul Amerika Serikat untuk Medan Juha P Salin, unsur Forkopimda, Forum Industri Keuangan, deputi komisioner serta pejabat di lingkungan OJK. (fo/r)

Akhyar Apresiasi Kerja Keras Pengurus TP PKK Beserta Kader


Medan I Faktaonline.net - Keluarga besar TP PKK Kota Medan selama ini telah banyak benkontribusi terhadap pembangunan di Kota Medan, terutama dalam memberdayakan dan mensejahterakan masyarakat dalam lingkup keluarga. Harus disadari bahwa peranan PKK yang mungkin dianggap sepele ternyata memiliki manfaat luar biasa. Dibutuhkan kerja keras, keberanian dan kekompakan untuk mencapai hal tersebut. Atas dasar itulah Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi MH sangat mengapresiasi kerja keras Ketua TP PKK Kota Medan Hj Rita Maharani SH beserta jajaran, baik mulai tingkat kota, kecamatan sampai kelurahan. Diharapkan, jajajaran TP PKK Kota Medan mereka terus menguatkan komitmen guna mendukung kemajuan di ibukota Provinsi Sumut.
Apresiasi disampaikan Wakil Wali Kota ketika menghadiri peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-46 Kota Medan 2018 di Gedung Dharma Wanita Jalan Rotan Medan, Jumat (14/12).

Wakil Wali Kota mengatakan , PKK sebagai unsur pembangunan bangsa memiliki misi mulia dalam memberi dukungan terhadap peningkatan kualitas hidup keluarga dengan mengutamakan SDM sejak bayi dalam kandungan hingga tumbuh sampai lanjut usia. “Kita ingin keberadaan Kesatuan Gerak PKK dapat menjadi pembangkit perekonomian keluarga dan masyarakat. Sebab, PKK merupakan salah satu unsur penggerak pembangunan. Untuk itu para kader dan penggerak PKK besertya jajarannya harus memadukan gerak langkah dalam menjalankan program-program pemberdayaan masyarakat, khususnya 10 Program Pokok PKK,” kata Wakil Wali Kota.
Dikatakan Wakil Wali Kota, Pemko Medan bersama seluruh unsur masyarakat, TP PKK beserta seluruh kadernya telah banyak melakukan upaya-upaya terhadap pengembangan kehidupan keluarga menuju terwujudnya kehidupan keluarga sejahtera. Untuk itu melalui peringatan HKG PKK ini, Akhyar berharap dapat memberikan semangat dan motivasi bagi kader PKK agar terus melaksanakan tugas dan fungsinya dalam rangka mensejahterakan dan memberdayakan keluarga.

Di kesempatan itu Wakil Wali kota juga mengajak pengurus TP PKK beserta seluruh kadernya semakin memamasyarakat dan mampu menggerakkan masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan, kebaikan serta mendukung kebersihan di Kota Medan. Artinya, pengurus dan kader masyarakat dapat terus mensosialisasikan dan mengajak masyarakat untuk senantiasa hidup bersih dengan tidak membuang sampah sembarangan. “Dukungan pengurus TP PKK beserta seluruh kader tentunya sangat vital dalam mewujudkan terciptanya kebersihan di Kota Medan,” ungkapnya.

Wakil Wali Kota selanjutnya menyampaikan ucapan selamat sekaligus memberikan hadiah kepada kelurahan-kelurahan pemenang sejumlah perlombaan yang digelar dalam rangka memeriahkan HKG PKK ke-46 Kota Medan 2018.
Akhyar berharap, hadiah yang diberikan itu dapat memacu semangat dan motivasi kader-kader PKK di tingkat kelurahan untuk memberikan pengabdian dalam membangun keluarga yang sehat, sejahtera, terampil dan cerdas sesuai 10 Program Pokok PKK. HKG juga dirangkaikan dengan pemotongan nasi tumpeng yang dilakukan Wakil Wali kota.

Sebelumnya, Wakil I Ketua TP PKK Kota Medan Hj Nurul Khairani Lubis menyampaikan sambutan tertulis Ketua Umum dr Erni Guntarti Tjahjo Kumulo, diantaranya mengungkapkan Gerakan PKK sudah berkiprah sejak tahun 1960-an dan selama itu senantiasa berupaya menggerakkan peran serta keluarga dan masyarakat Indonesia secara keseluruhan agar lebih tau, lebih mau dan lebih mampu meningkatkan kesejahteraan hidup dan penghidupannya. (fo/r)

Wali Kota Terima Penghargaan Gerakan Menuju 100 Smart City 2018


Tanggerang I Faktaonline.net -  Kota Medan terpilih menjadi salah satu dari 50 kabupaten/kota se-Indonesia yang mendapatkan Penghargaan Gerakan Menuju 100 Smart City 2018 dari pemerintah pusat melalui Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia di Nusantara Hall Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang Selatan, Jumat (14/12)
Penghargaan itu diberikan Menteri Kominfo Rudiantara diwakili Dirjen Aptika Semuel Abrijani P kepada Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH. Awarding penghargaan ini dilakukan setelah Pemko Medan berhasil menyelesaikan penyusunan masterplan pengembangan smart city yang berisikan berbagai program yang dilakukan Pemko Medan dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi.

Sebelum menerima penghargaan itu, Wali Kota bersama 49 kepala daerah kabupaten/kota telah mempresentasikan buku 1,2 dan 3 masterplan hasil bimbingan yang telah dilakukan selama ini dan quick win Smart City-nya masing-masing di hadapan tim penguji selama dua hari, Rabu (12/12) dan Kamis (13/12). Pemberian penghargaan dilaksanakan pada acara Closing Ceremony Gerakan Menuju Smart City 2018. Selain Menteri Kominfo, closing ceremony juga dihadiri Ketua APEKSI Airin Rahmidiani yang juga Wali Kota Tangerang Selatan, vice CEO Kompas Gramedia Ricard Bagun, Dirjen Aptika Semuel Abrijani P, perwakilan dari kemendagri, Kemenpan, KSP, Kemenkeu dan Bappenas. Program Gerakan Menuju 100 Smart City 2018 digelar Kementrian Kominfo merupakan gerakan besar dalam rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat. Untuk itu Kabupaten dan Kota harus meningkatkan pelayanan dan meningkatkan potensi di wilayah masing-masing dengan gerakan bersama dengan melibatkan beberapa pihak yakni pemerintah, penyedia solusi dan media.

Dalam sambutannya, Menteri Kominfo menyampaikan bahwa ketika bicara tentang Smart City bukan hanya membeli teknologi maupun membeli komputer melainkan bagaimana upaya melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya. “Kemenkominfo harus mendistrupsi (perubahan) diri, kalau tidak maka kita akan didistrupsi,” kata Rudiantara.
Dikatakan Rudiantara, kominfo yang awalnya sebagai regulator sekarang digeser menjadi fasilitator dengan membatasi apa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Selanjutnya tambah Rudiantara, Kominfo juga harus menjadi akselerator. “Kita harus menjadi affirmatif policy dengan melakukan kebijakan yang sama untuk seluruh warga negara,” ungkapnya.
Lantas bagaimana Kominfo dapat menghubungkan seluruh wilayah di seluruh Indonesia, jelas Rudiantara, maka dibagunlah Satelit Palapa Ring W48 2018 agar semua dapat mendapatkan signal secara merata dengan harga yang sama di seluruh Indonesia. “Semua ini dilakukan dalam upaya memberikan dan meningkatkan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” jelasnya.

Usai menerima penghargaan, Wali kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH didampingi Kadis Kominfo Kota Medan Zain Noval mengaku gembira dan mengucapkan terima kasih dengan terlilihnya Kota Medan bersama 49 kabupaten/kota di Indonesia mendapatkan Penghargaan Gerakan Menuju 100 Smart City 2018.
Kota Medan telah menyelesaikan Masterplan Smart City Kota Medan yang akan menjadi landasan materi dan panduan pembangunan kota, termasuk membantu Pemko Medan dalam menetapkan kebijakan, regulasi dan prioritas pembangunan kota guna memberikan kemudayan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. “Alhamdulillah upaya yang kita lakukan ini ternyata mendapat apresiasi dari Kementrian Kominfo sehingga memberikan kita Penghargaan Gerakan Menuju 100 Smart City 2018. Tentunya ini semakin memotivasi kita untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh lapisan masyarakat di Kota Medan,” kata Wali Kota.

Kemudian Wali Kota menjelaskan, Masterplan Smart City merupakan dokumen perencanaan pembangunan dan pengembangan smart city di Kota Medan yang berisikan inisiatif-inisiati program beserta peta jalannya (road map), sehingga menghasilkan solusi dalam upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat dengan memanfaatkan kemajuan teknologi. “Dengan program Smart City, insya Allah nantinya dapat membuat kehidupan masyarakat akan menjadi lebih baik, aman, nyaman dan sejahtera,” paparnya.

Penghargaan Gerakan Menuju 100 Smart City 2018 merupakan penghargaan yang ketiga kalinya diterima Wali Kota di Desember 2018.
Sebelumnya, Sabtu (1/12), Wali Kota telah mendapatkan penghargaan Dwija Praja Nugraha dari Presiden Jokowi di Bogor atas komitmen yang tinggi untuk memajukan pendidikan maupun meningkatkan kesejahteraan guru. Selang 9 hari kemudian, Senin (10/12), Wali Kota kembali mendapatkan penghargaan. Kali ini giliran Kementrian Pendayagunaan Apratur Negara dan Reformasi Birokrasi RI memberikan Penghargaan Top 25 Pengelola Pengaduan Pelayanan Publik di Batam karena dinilai sebagai salah satu pemerintah kota yang dinilai terbaik dalam bidang pengelolaan pengaduan pelayanan publik 2018. (fo/r).

Walikota : Pemuda Merupakan Generasi Penerus Bangsa


Medan I Faktaonline.net - Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi yakin kekuatan pemuda hingga kini masih terus teruji. Pemuda merupakan generasi penerus sebuah bangsa, kader bangsa dan masyarakat serta keluarga. Di samping itu pemuda juga selama ini selalu diidentikkan dengan perubahan serta siap mengembangkan Kota Medan tercinta.
Keyakinan ini disampaikan Wali Kota diwakili Kadispora Kota Medan Marah Husin Lubis ketika membuka kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Pembinaan Karakter Bagi Pemuda 2018 di Hotel Saka Jalan Ring Road Medan, Kamis (13/12).

Sebanyak 100 pemuda yang berasal dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pemuda Panca Marga mengikuti pelatihan tersebut. “Saya sangat berbangga hati karena dapat melihat jiwa-jiwa muda yang mengikuti pelatihan ini siap menggebrak dengan pemikiran dan tindakan nyata. Saya pribadi sangat menaruh perhatian terhadap perkembangan organisasi kepemudaan. Pemuda bagi saya adalah harta dan kekuatan untuk membangun,” kata Wali Kota. Dikatakan Wali Kota, dirinya merasa senang sekali jika para pemuda aktif dan selalu memberikan sumbang pemikir4annya kepada perkembangan Kota Medan ke depannya. “Tidak hanya saya, Presiden Soekarno sendiri meletakkan pemuda sebagai motor pendobrak perubahan bangsa,” ungkapnya.

Lebih jauh Wali Kota memaparkan, sejarah telah mencatat kiprah pemuda yang tak kenal waktu selalu berjuang dengan penuh semangat biarpun jiwa raga menjadi taruhannya. Indonesia merdeka, tegas Wali Kota, berkat pemuda-pemuda Indonesia yang berjuang seperti Ir Soekarno, M Hatta, Sutan Syahrir, Bung Tomo maupun lainnya dengan penuh semangat perjuangan. Selanjutnya Wali Kota mengungkapkan pandangannya, peranan pemuda dalam sosialisasi bermasyarakat saat ini sungguh menurun drastis.
Dulu bilang Wali Kota, biasanya setiap ada kegiatan masyarakat seperti kerja bakti, acara keagamaan maupun adat istiadat, pemudalah yang berperan aktif mensukseskannya. Namun pemuda saat ini lebih suka dengan kesenangan, selalu bermain-main dan tidak kenal dengan kepala lingkungan tempat tinggalnya. “Saya yakin pemuda yang menjadi peserta pelatihan ini merupakan pemuda yang peduli dan siap bergerak untuk Kota Medan. Jadi saya berharap melalui kegiatan ini, peserta yang berasal dari organisasi pemuda bersungguh-sungguh dalam mengembangkan diri. Semoga pemuda yang mengikuti kegiatan ini menjadi insan berkarakter, berbudi luhur dan siap mengembangkan Kota Medan tercinta,” pungkasnya.

Adapun tujuan kegiatan pelatihan kepemudaan ini digelar untuk mendidik dan melatih para pemuda sebagai generasi penerus bangsa agar memiliki karakter, semangat juang yang tinggi, mandiri, berdaya saing dan berwawasan kebangsaan.
Pelatihan ini berjalan dua hari mulai 13-14 Desember. Sebagai narasumber, Dispora Kota Medan selaku penyelenggara kegiatan mendatangkan Direktur Eksekutif Citra Mandiri, Kanwil kementrian Pertahanan Sumut, Pimpinan Cabang Pemuda Panca Marga Kota Medan dan Arkana Outbound. Diharapkan, kegiatan ini dapat melahirkan pemuda yang berkarakter dan siap mendukung pembangunan di Kota Medan.(fo/r)

Walikota Menghadiri Perayaan Natal Kementrian Keuangan Sumut


Medan I Faktaonline.net - Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi Mh menghadiri Perayaan Natal Kementrian Keuangan Sumut di Tiara Convention Hall Medan, Rabu (12/12) malam. Melalui Perayaan Natal ini, Wali Kota berharap membawa perubahan dan peningkatan keimanan serta menjadi awal baru sebagai insan-insan yang dikasihi Tuhan. Perayaan Natal berlangsung penuh damai dan khidmat.

Di awal sambutannya, Wali Kota mengatakan, Natal juga dapat dimaknai sebagai penyebaran kasih Tuhan kepada seluruh umat manusia, tanpa melihat latar belakang agama, budaya maupun perbedaan lainnya. Oleh karenanya Wali Kota mengajak umat Kristiani terus memberikan kasih kepada sesama, menebar benih kebaikan dan menghilangkan rasa permusuhan. "Sesungguhnya kita semua adalah satu kesatuan yang diikat dengan tali persaudaraan, sebangsa dan setanah air. Mari kita menjadi manusia yang senantiasa memberikan teladan bagi sesama, melalui momentum natal yang penuh sukacita ini," kata Wali Kota.

Kemudian Wali Kota menyampaikan rasa syukurnya karena Perayaan Natal tahun ini berlangsung dalam suasana tenang, aman dan damai. Dikatakannya, suasana seperti dapat terwujud berkat tingginya rasa saling percaya dan menghomati karena semuanya sadar sebagai satu kesatuan. "Sesungguhnya kita semua adalah satu kesatuan yang diikat dengan tali persaudaraan, sebangsa dan setanah air. Mari kita menjadi manusia yang senantiasa memberikan teladan bagi sesama melalui momentum Natal yang penuh sukacita ini," ungkapnya.

Wali Kota selanjutnya mengajak seluruh jajaran di lingkungan Kemenkeu Sumut agar senantiasa menjalankan tugas menjaga keuangan negara. Sebagai pengelola keuangan negara, Wali Kota berharap seluruh jajaran Menkeu Sumut harus senantiasa menjadi manusia religius yang dapat dipercaya oleh siapapun. “Inilah nilai integritas yang harus dijaga,” pesannya,
Di hadapan Kepala Perwakilan Kemenkeu Sumut Mukhtar, Kakanwil Direktorat Jenderal Bea Cukai Oza Olavia, Kakanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Mahmudsyah, Kakanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Bakhtaruddin, Kadisnaker Medan Hanna Lore, rohaniawan dan ratusan keluarga besar Kemenkeu Sumut, Wali Kota berharap tahun ini maupun tahun mendatang untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan sehingga Kota Medan senantiasa aman dan kondusif. Ditambahkan Wali Kota lagi, apa yang telah dilaksanakan selama ini menjadi modal ketika kembali pada-Nya. Untuk itulah Wali mengajak dan berpesan agar selalu menjadi insan-insan yang bertakwa dan beriman, berguna bagi sesama manusia dan senantiasa rendah hati menjaga persaudaraan yang selama ini sudah terbangun dengan baik.(fo/r)

Bupati Deli Serdang Lantik 7 Kepala Desa Antar Waktu


Deliserdang I Faktaonline.net - Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan melantik 7 Kepala Desa Antar Waktu di Aula Cendana Kantor Bupati Deliserdang , Jumat (14/12).
Ketujuh Kepala Desa Antar Waktu yang dilantik Bupati Deli Serdang, yakni , Juliadi, Kepala Desa Antar Waktu Desa Mekar Sari Kec, Deli Tua. Misman, Kepala Desa Antar Waktu Desa Tembung, Kec Percut Sei Tuan, Muhammad Ruslan, Kepala Desa Antar Waktu Desa Sampali Kec, Percut Sei Tuan, Suhendra, Kepala Desa Antar Waktu Desa Klambir Lima Kebun, Kec, Hamparan Perak,. Selanjutnya Sidin Sembiring, Kepala Desa Antar Waktu Desa Tanjung Morawa A, Kec, Tanjung Morawa, Natanail Pelawi, Kepala Desa Antar Waktu Desa Kuta Tengah Kec, Namorambe dan Sunarto, Kepala Desa Antar Waktu Desa Telaga Tujuh, Kec Labuhan Deli.

Bupati H Ashari Tambunan ketika menyampaikan sambutannya mengingatkan kepada para Kepala Desa Antar Waktu yang baru dilantik akan diperhadapkan pada berbagai tugas dan tanggung jawab yang cukup berat “Sebagai Kepala Desa, saudara saudara akan diperhadapkan pada berbagai tugas dan tanggung jawab yang cukup berat, khususnya dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, pelaksanaan pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat. Karna itu saudara dituntut untuk mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat”, kata Bupati.

 Dalam kaitannya dengan pelaksanaan pembangunan Desa, saudara harus mampu melaksanaan pembangunan Desa yang berorientasi kepada upaya memajukan Desa dan perekonomian masyarakat desa,. Dalam kaitannya dengan pelaksanaan pemberdayaan masyarakat, saya menekankan, agar saudara dapat mengarahkan sepenuhnya pemberdayaan masyarakat di Desa ke arah penguatan dan peningkatan perekonomian masyarakat di desa serta penguatan nilai-nilai luhur dan kearifan local dalam kehidupan warga”, harap Bupati

Karna itu Bupati percaya, bahwa para Kepala Desa yang dilantik hari ini mampu dan dapat menjalankan amanah yang diberikan ini dengan sebaik baiknya. “Mari kita bulatkan tekad, untuk bersama-sama membangun desa menuju deli serdang yang maju, berdaya saing, religius dan bersatu dalam kebhinnekaan”, ucap bupati mengakhiri sambutannya.
Sementara itu Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa Citra Effendi Capah usai acara pelantikan mengatakan bahwa Kepala Desa Antar Waktu ini akan menjalan tugas jabatan Kepala Desa sampai dengan tanggal 20 Mei 2022.(DS01).

Program Smart City Pemkab Deli Serdang di Nilai


Deliserdang I Faktaonline.net - Pemkab Deli Serdang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika mengIkuti Evaluasi Masterplan Smart City Sebagai bentuk dukungan Pemerintah Pusat kepada pemerintah daerah Kabupaten/Kota dalam rangka implementasi Smart City, kata Kadis Kominfo Deli Serdang Haris Binar Ginting ketika dihubung di Jakarta, Kamis (13/12).
 “Acara tersebut digagas Kementerian Kominfo bekerjasama dengan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian PAN & RB, Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian PUPR, Kantor Staf Presiden, dan Kompas Gramedia, menyelenggarakan Program "Gerakan Menuju 100 Smart City" lanjut Haris Ginting.
Karenanya, berkaitan dengan hal tersebut Kementerian Kominfo cq, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika menggelar Evaluasi atau penilaian Masterplan Smart City, yang berlangsung selama tiga hari 12 - 14 Desember 2018 di ICE BSD City Pagadengan Tangerang. “Evaluasi atau penilaian Implementasi Program Smart City ini diikuti 50 Kabupaten/Kota Se-indonesia. Salah satu peserta adalah Kabupaten Deli Serdang melalui Dinas Kominfo.

Dalam pelaksanaan evaluasi atau penilaian ini masing -masing Kabupaten/Kota memberikan paparan tentang Masterplan dan Quick Win Smart City yang di kemas dalam video dan slide persentase dihadapan para Evaluator dan peserta dari Kabupaten/Kota yang menggambarkan analisa strategi, visi Smart City dan Sasaran Strategi pengembangan enam pilar, dan rencana aksi (readiness, langkah-langkah persiapan) dan peta jalan (rencana jangka pendek, menengah dan panjang)” ucap mantan Kadis Pariwisata.

Selanjutnya ia juga menjelaskan bahwa pada evaluasi ini, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, melalalui Dinas Kominfo berkesempatan untuk mempersentasekan hasil implementasi Smart City Kab. “Deli Serdang serta program percepatan (Quick Win) Smart City Tahun 2018, sebagai program jangka pendek yang terpilih yaitu, Quick Win Kenang Lemu (Kenali Deli Serdang Lewat Museum). Pengembangan Destinasi Wisata lewat Kenang Lemu. Quick Win Jumpa Madu, peningkatan infrastruktur manajemen pengelolaan pelayanan persampahan melalui pengembangan jumpa madu (jemput sampah terima duit) sistim dan aplikasi yang menghubungkan masyarakat dari berbagai unit pengelolaan sampah sehingga dimungkinkan proses penjualan dan penjemputan sampah hingga ke rumah masyarakat”. “Kemudian Quick Win Mesra Bertuah (Mewujudkan Sekolah Ramah Anak Melalui Orangtua dan Sekolah). Sebuah program pendidikan yang komprehensif dan terintegrasi untuk mewujudkan sekolah ramah anak melalui beberapa kegiatan seperti Out door Class Day, Mural Dinding Sekolah, Pembelajaran Aktif dan Menyenangkan dan sebagainya”, kata Haris Binar Ginting.(DS01).

IWO Sulawesi Barat Raih AWARD Media Partnership Dari CSR


Mamuju,Sulbar | Faktaonline. Net - Ikatan Wartawan Online Sulawesi Barat (IWO Sulbar) mendapatkan Award Media Partneship dari Corporation Social Responsibility (CSR). Award ini di terima langsung Ketua Ketua IWO Sulbar Muh.Basri Sangkala saat CSR melakukan Seminar Nasional Forum CSR Sulbar di Aula Lantai 4 Kantor Gubernur Sulbar. Jumat (14/12/2018).

Ketua Panitia Forum CSR Asrul Abu mengatakan, Organisasi Wartawan yang ada di di Sulbar IWO sangat banyak membantu CSR dalam data sosial dan lingkungan. “Pemberian Award ini kepada IWO Sulbar karena CSR merasa bahwa organisasi ini sangat berkontribusi besar dalam membantu CSR dalam mendata hal-hal yang bersifat sosial dan lingkungan khususnya di Provinsi Sulawesi Barat” Ujar Asrul.

Sementara itu Ketua IWO Sulbar menganggap bahwa pemberian Award dari CSR ini membuktikan bahwa jurnalis yang tergabung di IWO sangat berkontribusi besar memberikan informasi terkait program program pemerintah. “Saya berterima kasih karena IWO telah dipercaya memberikan dampak positif terhadap Provinsi Sulawesi Barat dengan dipilihnya IWO Sulbar sebagai Media Partnership CSR” Ujar Ketua IWO Sulbar.
Muh.Basri Sangkala juga mengapresiasi pemberian Award Media Partnership CSR dan akan terus berkarya demi kepentingan daerah. “Saya selaku Ketua IWO Sulbar akan tetap menjaga amanah menjadi media partner CSR dan terus akan memberikan data berupa berita terkait program program CSR” lugas Ketua IWO Sulbar.(syahrial)

Dihadiri Bupati , Kajari Lampung Utara Umumkan Pemenang Lomba Karya Tulis Jurnalis


Lampung Utara | Faktaonline.Net - Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Internasional Tahun 2018. dengan tema ' Komitmen Kejaksaan Negeri Lampung Utara sebagai wilayah bebas korupsi',
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lampung Utara, Yuliana Sagala SH,MH , mengumumkan para pemenang lomba karya tulis jurnalis khusus diikuti kalangan wartawan , baik media cetak maupun media online. " Dari 20 karya tulis yang kami terima yang telah dinilai oleh tiga juri dari Dinas Kominfo Lampura, Perguruan tinggi STIH Muhammadiyah dan Saya sendiri " kata Yuliana Sagala.

Dikatakan Yuliana Sagala , Kami keluarga besar Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Utara (Lampura) merasa bangga karena dapat meraih penghargaan Sidakarya ,
" Penghargaan ini merupakan wujud apresiasi pimpinan akan kinerja kami dalam memberikan pelayanan publik dan penganugerahan Zona Integritas menuju wilayah bebas dari korupsi  (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM) di wilayah Kejaksaan Negeri Lampung Utara merupakan 'Trigger' yang menjadikan lembaga Kejaksaan  yang kredibel dan dipercaya oleh masyarakat Kabupaten Lampung Utara" kata Yuliana Sagala..

Sementara , Bupati Lampung Utara, H. Agung Ilmu Mangku Negara S. STP saat menyampaikan sambutannya mengatakan , penghargaan Sidaharya tersebut merupakan hasil dari kerja keras dari Kejari Lampura. Dia juga berpesan pada jurnalis untuk saling bersinergi dalam bentuk pemberitaan yang sifatnya membangun, agar Lampura menjadi kabupaten yang lebih maju dan bebas dari korupsi. "Bagaimana investor akan hadir ke Lampung Utara, bagaimana investor menanamkan modalnya di Lampung Utara jika beritanya tentang pemerkosaan, pembunuhan, dan pembegalan, dicetak penuh satu halaman, sedangkang berita yang sifatnya membangun dicetak hanya selebar bungkus rokok, teman-teman dari IWO juga saya lihat baik dalam pemberitaan," kata Bupati.

Pihaknya juga mengucapkan selamat untuk kejari Lampura atas diraihnya penganugerahan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani. "Saya ucapkan selamat atas penghargaan yang di terima kejaksaan negeri Lampung Utara, Berusaha itu sulit, tapi lebih sulit menjaganya,"pungkasnya.
Seusai acara , kemudian dilanjutkan dengan pemotongan Tumpeng oleh Kepala Kejari Lampura.(Imam)

Kajati Lampung Serahkan Plakat Penghargaan Kepada Yuliana Sagala SH,MH


Lampung I Faktaonline.net - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung Dr. Susilo Yustinus, SH,MH, memberikan plakat penghargaan kepada Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lampung Utara , Yuliana Sagala, SH,MH, atas keberhasilannya mendapatan Sidhakarya dan penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) sebagai salah satu Kejari percontohan wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih dan melayani, se Indonesia tahun 2018 , bertempat di Aula Kantor Kajati Lampung, Kamis (13/12/2018)  .

Selain memberikan Plakat penghargaan kepada Yuliana Sagala , ditempat yang sama Kajati Lampung juga memberikan piagam penghargaan dan mendali kepada tiga Kepala Seksi (Kasi) yang bertugas di Kejari Lampung Utara yakni , Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Utara, Hafiezd, SH, MH dan Kasi Datun Kejari Lampung Utara M.Reza Kurniawan SH, serta Kasi Pidum Sukma Frando, SH.

Dikatakan , Hafiezd,SH,MH , terpilih sebagai terbaik I dalam penilaian pelaksanaan kinerja bidang Intelijen se- wilayah Lampung tahun 2018, Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara, M.Reza Kurniawan, SH , terpilih  terbaik II dalam pelaksanaan kinerja bidang Datun se- wilayah lampung 2018, dan Kepala Seksi tindak Pidana Umum, Sukma Frando, SH terpilih terbaik II dalam pelaksanaan kinerja bidang tindak Pidana Umum se- wilayah lampung tahun 2018.

Merasa senang dan bangga mendapatkan langsung penghargaan dari Kajati Lampung atas dua penghargaan yang diterima, Yuliana Sagala mengungkapkan keberhasilan dalam meraih penghargaan Sidhakarya dan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM, dimulai dengan perubahan atau reformasi di berbagai sektor yang dilakukan seluruh tim Kejari Lampung Utara  " Kami terus maju berinovasi dan menjaga kepercayaan pimpinan dan masyarakat untuk menjadi Kejari yang bebas korupsi" ujar Yuliana Sagala ( Syahrial )

Wali Kota: Hari Nusantara Modal Besar Perkuat Persatuan & Kesatuan


Medan I Faktaonline.net - Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH memimpin upacara bendera dalam rangka peringatan Hari Nusantara 2018 di halaman depan Balai Kota Medan, Kamis (13/12). Diharapkan makna Hari Nusantara terus dipelihara dan digelorakan rasa cinta tanah air di atas semangat persatuan dan kesatuan, sebagaimana bentuk geografis kepulauaan Indonesia yang begitu banyak dan beragam namun terangkum satu dalam bingkai ikatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pelaksanaan upacara bendera berlangsung sangat tertib dan penuh khidmat. Selain Wakil Wali Kota Ir H Akhyar Nasution MSi, Sekda Ir Wirya Alrahman MM, staf ahli, pimpinan OPD, camat serta seluruh pegawai di lingkungan Setdako Medan. Peringatan Hari Nusantara 2018 mengusung tema, “Perwujudan Kesatuan Nusantara Yang Utuh Melalui Deklarasi Juanda”. 

Wali Kota dalam arahannya mengatakan , Hari Nusantara sangat penting maknanya bagi bangsa Indonesia sebagai negara maritim. Di samping untuk menguatkan kesadaran bahwa Hari Nusantara merupakan penegasan dan peringatan jika Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia sehigga kerap disebut sebagai nusantara. “Rasa cinta kepada tanah air dan NKRI juga harus dimanifestasikan dalam bentuk dukungan kita semua, sebagai warga negara dalam peran dan posisi masing-masing untuk mendukung pembangunan daerah sebagai bagian dari pembangunan nasional,” kata Wali Kota. Apalagi dengan fenomena sosial kemasyarakatan yang saat ini terus berkembang begitu dinamis di tengah-tengah masyarakat, jelas Wali Kota, termasuk menjelang Pemilu 2019. Oleh karenanya semangat Hari Nusantara sesungguhnya dapat menjadi modal besar yang menguatkanrasa persatuan dan kesatuan. “Selain itu juga Hari Nusantara juga menguatkan rasa cinta pada NKRI di atas kebhinekaan, baik itu kebhinekaan kultur sosial budaya, ekonomi sampai kebhinekaan ide maupun wawasan serta semangat pembangunan yang kita miliki,” ungkapnya.

Oleh karenanya Wali Kota mengajak semua untuk bergerak bersama dan seirama laykanya sebuah orkestra dimana masing-masing memainkan peranannya, sehingga menghasilkan simfoni yang indah. “Begitu juga kita sebagai apratur sipil negara (ASN), laksanakan tugas sesuai dnegan peran dan fungsi kita dengan memberikan manfaat dan hasil kinerja terbaik melalui bidang kita masing-masing, sehingga dapat terbentuk produk pembangunan daerah terbaik,” pesannya. (fo/r)

Sepekan Operasi Sikat Toba 2018 , Polres Pelabuhan Belawan Ungkap 23 Kasus


Belawan I Faktaonline.net - Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP.Ikhwan Lubis SH.MH didampingi Kasat Reskrim AKP.Jerico Lavian Chandra, SH serta para Kapolsek mengungkap 23 kasus dalam operasi Sikat Toba 2018.

Dalam pemaparannya di Aula Wira Satya Polres Pelabuhan Belawan, Kamis sore (13/12/2018) Kapolres menjelaskan keberhasilan pengungkapan kasus 3 C (Curas, Curat dan Curanmor) dengan jumlah tersangka sebanyak 32 orang dalam sepekan ini.

Adapun jumlah barang bukti kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) masing-masing 1 unit kipas angin, 1 unit ricecooker, 1 unit dispenser, 1 unit brankas, 1 meter rantai, 1 unit HP, piring, pakaian, lemari, 1 unit kompresor, 1 unit tabung gas, 3 batang besi rel kereta api, 1 alat cangkul, 1 blencong, 1 charter, 3 mm kabel, 2 dompet, 1 unit mesin cuci, 1 unit laptop. Barang bukti Pencurian dengan kekerasan (Curas) masing- masing 3 pengikat rantai besi. Sedangkan barang bukti kasus Pencurian sepeda motor (Curanmor) masing-masing 1 unit sepeda motor Vega R BK.3918 ABE dan 1 unut sepeda motor Yamaha Vixion BK.5865 AD.

Turut hadir dalam kegiatan pemaparan tersebut Waka Polres Pelabuhan Belawan Kompol Taryono Harianja SH.SIK, Kapolsek Medan  Labuhan Kompol Rosyid Hartanto SH.SIK.MH dan Kanit Reskrim Iptu Bonar Pohan SH, Kapolsek Belawan Kompol Saparuddin Tama Siregar, SH, dan Kapolsek Hamparan Perak Kompol Azuar, SH serta Humas Polres Pelabuhan Belawan Khairul Amri, SH.( kadri)

Bupati : Kampung KB Harus Didampingi Para OPD Pemkab Deliserdang


Deliserdang I Faktaonline.net - Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan mengingatkan kepada seluruh pimpinan OPD (Organisasi Perangkat Daerah ) jajaran Pemerintah Kabupaten Deli Serdang untuk terus melakukan pendampingan, pembinaan dan intervensi di seluruh Kampung KB yang sudah terbentuk dengan mensinerjikan programnya bagi suksesnya program pembangunan Kependudukan Kerluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) khususnya di Kabupaten Deli Serdang .

 Hal itu dikemukakan Bupati H Ashari Tambunan pada acara Rapat POKJA (Kelompok Kerja KB Kencana ) Kabupaten Deli Serdang , Selasa ,11 Desember 2018 di Wings Hotel jalan Altleri Bandara Kualanamu Kecamatan Batang Kuis, ditandai dengan tukar menukanr Cendramata dengan Kepala perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara Drs Tema Zaro Zega yang juga dihadiri Wakil Ketua TP PKK Deli Serdang Ny Hj Asdiana Zainuddin Asisten I Dedi Maswardy MAP , staf ahli Bupati, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk KB dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Dra Hj Rabiatul Adawiyah Lubis MPd dan Pimpinan OPD lainnya, para Camat , 45 orang Kepala Desa Kampung KB dan pimpinan Organisasi Kemasyarakatan lainnya. 

Bupati juga menyampaikan terimakasih kepada perwakilan BKKBN Sumut yang telah memberikan perhatian yang sungguh-sungguh selama ini sehingga program KKBPK di Deli Serdang terus berkesinambungan seperti tumbuh kembangnya program Kampung KB di daerah ini, yang pada saatnya nanti kita harapkan masyarakat akan merasakan manfaatnya.

Kepala Perwakilan BKKBN Sumut Drs Tema Zaro Zega dalam paparannya mengatakan bahwa Kabupaten Deli Serdang telah mendapat pengakuan dari pemerintah pusat atas tingginya komitmen Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dalam memberhasilkan program Kependudukan KB dan Pembangunan Keluarga di daerah ini termasuk pembinaan terhadap kampung KB yang ditandai penerimaan tanda kehormatan Satya Lencana Pembangunan dari Presiden RI pada bulan Juli 2018 yang lalu kepada Bupati Deli Serdang.
Dengan keberhasilan ini tentu harus dipertahankan dan di tingkatkan sehingga kedepan menjadi contoh bagi daerah lainnya. 

Dijelaskan lagi bahwa yang melatar belakangi pembentukan Kampung KB di pedesaan diantaranya Program KB tidak lagi bergema,untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung melalui program KKBPK dan sektor terkait dalam rangka mewujudkan Keluarga kecil berkwalitas. Melalui program ini nantinya diharapkan terlaksananya 8 (delapan) fungsi keluarga dalam kehidupan bermasyarakat yakni fungsi keluarga,fungsi cinta dan kasih sayang, fungsi sosial budaya,fungsi perlindungan,fungsi kesehatan dan reproduksi,fungsi lingkungan, fungsi ekonomi dan fungsi sosial pendidikan.

Sementara Kadis Pengendalian Penduduk KB dan PPPA Dra Hj Rabiatul Adawiyah Lubis MPd, menjelaskan bahwa Kampung KB yang sudah terbentuk di Kabupaten Deli Serdang berjumlah 45 Desa sejak tahun 2017 yang lalu , sekaligus memaparkan pendampingan , pembinaan dan intervensi lintas sektoral di seluruh kampung KB.(DS01).