Info Lowongan Kerja :

Ucapan Selamat

Bunda PAUD Kota Medan Serahkan Bantuan APE Untuk 6 PAUD & 4 TK

GENDONG ANAK TK - Penasihat GOPTKI Kota Medan Hj Rita Maharani Dzulmi Eldin gendong salah seorang anak TK saat menyerahkan Alat Permainan Edukatif (APE) dihalaman Kantor Camat Medan Johor,Jum'at (20/1/2017)

Medan,faktaonline - Penasehat Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak - Kanak Indonesia (GOPTKI) Kota Medan, Hj Rita Maharani Dzulmi Eldin menyerahkan alat permainan edukatif (APE) untuk anak TK dan PAUD se-Kota Medan di halaman Kantor Camat Medan Johor , Jumat (20/1). 
Penyerahan APE dilakukan dalam rangka melengkapi permainan anak-anak di PAUD maupun TK, guna mewujudkan anak-anak yang sehat, cerdas serta ceria. Ketua DPC GOPTKI Kota Medan, Ny Nurul Khairani Akhyar turut mendampingi Hj Rita Maharani ketika menyerahkan APE disaksikan langsung Wakil Wali Kota Medan, Ir Akhyar nasution MSi, sejumlah camat, unsur Muspika, anggota TP PKK Kota Medan, para guru PAUD dan TK se-Kota Medan. 
Dalam sambutannya, Hj Rita Maharani yang juga selaku Bunda PAUD Kota Medan mengatakan, pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan suatu wadah pelayanan pendidikan yang diberikan bagi anak - anak usia dini berusia 0 sampai 6 tahun. Tujuannya untuk mempersiapkan anak - anak mendapat pendidikan dasar selanjutnya serta mewujudkan anak Indonesia yang sehat, cerdas dan ceria. 
"Anak usia dini merupakan periode yang penting dalam kehidupan manusia menjadikan anak yang berkarakter sesuai bakat dan minat masing - masing. Artinya dalam melakukan pembinaan anak PAUD diperlukan sarana dan prasarana yang mandiri, guna melengkapi alat - alat permainan di PAUD maupun TK masing – masing,” kata Hj Rita Maharani. Selanjutnya Hj Rita berharap agar APE yang diserahkan ini dapat dimanfaatkan bagi anak - anak PAUD maupun TK secara baik, khususnya Bunda PAUD Kecamatan yang mendapatkan APE tersebut, agar dapat membina dan memantau PAUD dan TK di wilayahnya guna dapat berkembang sesuai dengan apa yang diharapkan.
"Saya berharap APE ini dapat bermanfaat bagi anak PAUD dan TK binaan kita, sehingga mereka nantinya dapat menjadi generasi emas serta menjadi pemimpin - pemimpin bangsa di masa mendatang,” harapnya. 
Sementara Wakil Wali Kota Medan, Ir Akhyar Nasution Msi sangat mengapresiasi GOPTKI Kota Medan dalam menyumbangkan alat peraga atau alat permainan edukatif bagi anak PAUD dan TK. Sumbangan itu dinilainya dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan anak usia dini sehingga nantinya melahirkan anak - anak yang cerdas, mandiri dan kreatif. 
 "Kegiatan ini sangat positif dalam mendukung kegiatan belajar - mengajar pada tingkat PAUD dan TK. Jadi saya mengapresiasinya, insya Allah bantuan APE ini dapat memberikan manfaat bagi anak didik kita,” ungkap Akhyar. (red/siti)

Daya Tampung LP Dan Rutan Di Sumut 6100 Orang

FOTO BERSAMA -  Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H Laoly (dua kanan ) dan Gubernur Sumatera Utara Ir HT Erry Nuradi MSi (dua kiri)  saat meresmikan Bangunan Permasyarakatan, Balai Harta Peninggalan serta Rumah dan Flat Imigrasi Kantor  Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumut, di Jalan Antara, Desa Bakaran Batu, Lubuk Pakam,Jum'at (20/1/2017)

Lubuk Pakam,faktaonline  -   Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H Laoly dan Gubernur Sumatera Utara Ir HT Erry Nuradi MSi meresmikan Bangunan Permasyarakatan, Balai Harta Peninggalan serta Rumah dan Flat Imigrasi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumut,  di Jalan Antara, Desa Bakaran Batu, Lubuk Pakam.Jum'at (20/1)
Dengan peresmian tersebut, maka daya tampung atau kapasitas Lembaga Permasyarakatan (lapas) dan Rumah tahanan (rutan) di Sumut bertambah 3.100, yang semula 8.500 yang saat ini telah menjadi 11.600 orang.
Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H Laoly menjelaskan bahwa Sumut mendapat anggaran besar sekitar Rp 200 miliar dari pemerintah pusat untuk pembangunan berbagai fasilitas tersebut.
 “Di tengah kementerian banyak mengalami pemotongan anggaran, kita mendapat bonus cukup besar untuk perbaikan lapas, rutan dan prasarana lainnya. Di sumut termasuk provinsi mendapat porsi cukup besar sekitar Rp 200 m, karena di Sumut angka kejahatannya lebih tinggi disbanding daerah lain. Khususnya narkoba,” kata Yasonna.
Yasonna dalam kesempatan itu menuntut seluru aparat meningkatkan tanggungjawabnya di bidang tugas masing-masing. Dijelaskannya, anggaran yang diberikan penempatannya berdasarkan over kapasitas dan prediski kapasitas rutan/lapas. Sumut aja baru satu tahun, jumlah narapidana naik 3.000 .Sementara yang dibangun ada tambahan kapasitas 3.100. Oleh karnanya, Yasonna meminta fasilitas yang terbangun segera dimanfaatkan, dengan melakukan langkah redistribusi rutan yang padat. Secara khusus Yasonna mengingatkan jajarannya agar tidak terlibat dalam kasus narkoba. “Saya sudah katakan sejak tahun lalu tidak ada kompromi untuk narkoba. Di sini ada kepala UPT, siapa pun anda apa bila ada peristiwa di tempat saudara, maka akan ditarik, non aktif, jika terlibat diproses hukum, tidak ada perlindungan dalam soal ini, Kita sudah darurat narkoba, sekali lagi saya ingatkan kepada semua, kita zero toleransi. Sudah ada Kalapas dan KPLP yang dinon aktifkan, dimana ada unsur kelalaian sembari diteliti.” Tegasnya.
Sementara itu, Gubsu mengungkapkan terimakasih atas tambahan fasilitas yang ada. Dia berharap masih ada ada tambahan lembaga permasyarakatan dan rutan ke depannya sehingga dapat menampung warga binaan. Karena menurut Gubsu, berbagai permasalahan dalam Lembaga Permasyarakatan disebabkan kapasitas yang berlebihan.
Dikatakan Gubsu, tambahan kapasitas Lapas/rutan 3.100 masih belum mampu menampung jumlah warga binaan. Karena, selama tujuh bulan terakhir saja ada tambahan warga binaan sebanyak 3.000 . Karenanya dia berharap ada tambahan lagi kapasitas untuk warga binaan di Sumut.
 “Seperti kerusuhan dan pembakaran di Lapas Labuhan Ruku, Batubara, kerusuhan di Rutan Batam, Lapas Tanjung Gusta Medan, Lapas Krobokan Bali dan Lapas Salemba Jakarta harus menjadi perhatian bersama. Rentetan kerusuhan yang melanda Lapas dengan beragam alasan diantaranya karena berlebihannya kapasitasnya, keterbatasan petugas, sarana dan prasarana termasuk teknologi, serta emosi dari narapidana yang tidak dapat diprediksi,” katanya.
Gubsu mengatakan pembangunan lapas merupakan penghargaan dan kebahagian bagi masyarakat Sumut. Selain itu Kementerian Hukum dan Ham Republik Indonesia beserta jajarannya telah menunjukkan komitmen dan karya nyata sebagai hasil kreativitas dan inovasi pemerintah untuk mewujudkan pembangunan manusia Indonesia.
 "Untuk itu Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran kementerian dan Kanwil Hukum dan Ham yang telah menjalin kerjasama yang baik dengan Pemprovsu tetap berlanjut bahkan ditingkatkan,"jelasnya.
Ditambahkan Gubsu bahwa peresmian penggunaan lembaga pemasyarakatan merupakan upaya konkrit untuk meningkatkan guna perlindungan dan pemenuhan hak asasi warga binaan.
"Pemerintah sebagai fasilitator pembangunan telah menunjukkan komitmen dengan melakukan berbagai terobosan kebijakan yang visioner, efektif dan efesien dalam pembangunan karakter dan pencerahan pemikiran berbagai elemen masyarakat sehingga mampu memberikan solusi terhadap berbagai kepentingan dan kebutuhan masyarakat utamanya warga binaan permasyarakatan,"paparnya.
Pada kesempatan itu Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumut Maroloan J Baringbing pada akhir tugasnya di Sumut mengatakan pelaksanaan pembangunan yang bersumber dari APBNP tahun 2016 dimulai sejak Oktober hingga Desember 2016,
 "Oleh karena itu dalam pelaksanaannya kami bekerjasama dengan BPKP Sumut serta bekerjasama dengan kejaksaaan tinggi dalam hal pengawasan dengan maksud tidak terjadi penyimpangan-penyimpangan ,"tegasnya.
Dilaporkannya bahwa pembangunan 14 satuan kerja di jajaran Kanwil Hukum dan Ham diantaranya lapas kelas 1 Medan, lapas khusus anak kelas1 medan, lapas kelas II A Binjai, Lapas kelas IIA pematang Siantar,Lapas kelas II A Tanjung Balai, lapas Narkotika kelas II Langkat, rutan kelas I Medan, rutan kelas II B Labuhan Deli, rutan kelas II B Tanjung Pura, Lapas Pemuda Langkat, cabang Rutan Pulau Tello ,Lapas kelas II B Padang Sidempuan, Balai harta peninggalan Medan rehab gedung kantor dan Kantor imigrasi kelas I Polonia Pembangunan rumah dinas dan flat imigrasi. Lebih lanjut Maroloan berkata pembangunan tersebut diatas telah menghasilkan peningkatan pelayanan yang sangat signifikat, jumlah kapasitas. Hunian warga binaan permasyarakatan bertambah 3.100 orang yang semula 8.500 yang saat ini telah menjadi 11.600 orang.
Selain itu cabang rutan Gunung Sitoli di Kabupaten Nias Selatan telah dioperasi dengan maksimal. Telah terdapat fasilitas perumahan bagi petugas imigrasi yang bertugas di Bandara International Kuala Namu.
Pada kesempatan itu Menkumham menyaksikan serah terima jabatan kepala kantor wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumut dari Maroloan J Baringbing kepada Ibnu Chuldun.
Hadir pada acara tersebut Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H Laoly, Dirjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Ham Iwayan Dusak, Sekretaris Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenkumham Kriemen Aruan, Forkopimda Provsu/mewakili Ka.BNN, Kapolda,Kepala BPKP, Pengadilan Tinggi, sejumlah Bupati yang Lapas di wilayahnya diresmikan yakni Batubara, Nias , Tanjung Balai dan Deli Serdang. (cecep)

Sekdaprovsu Kembali Lantik/kukuhkan 174 Pejabat Eselon III Provsu

DILANTIK - Sekretaris Daerah Provsu H Hasban Ritonga, SH kembali melantik dan mengukuhkan 174 pejabat pejabat administrator (eselon III) untuk menduduki jabatan pada 25 SKPD di lingkungan Pemprov Sumut, Ruang Martabe Kantor Gubsu, Jumat (20/1/2017)

Medan,faktaonline  -  Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu) H Hasban Ritonga, SH kembali melantik dan mengukuhkan 174 pejabat pejabat administrator (eselon III) untuk menduduki jabatan pada 25 SKPD di lingkungan Pemprov Sumut, Ruang Martabe Kantor Gubsu, Jumat (20/1).
Selain menindaklanjuti PP Nomor 18 Tahun 2016 Tentang Perangkat Daerah yang berdampak pada restrukturisasi organisasi birokrasi, pelantikan ini bertujuan untuk menciptakan efisiensi dan efektifitas kerja organisasi. Para pejabat tersebut menduduki jabatan eselon III di Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provsu, Dinas Pengendalian Penduduk dan KB , Dinas Komunikasi dan Informatika,Dinas Perhubungan,Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman ,Dinas Kebudayaan dan Pariwisata,Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan Terpadu Satu Pintu,Dinas Lingkungan Hidup,Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral,Dinas Kelautan dan Perikanan,Dinas Perpustakaan dan Arsip,Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi,Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia,Badan Penanggulangan Bencana Daerah,Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah,Dinas Pendidikan,Biro Pemerintahan Setdaprovsu, Dinas Tenaga Kerja,Sekretariat DPRD Provsu, Inspektorat,Satuan Polisi Pamong Praja,Dinas Tanaman Pangan dan holtikultura,Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan,Dinas Pemuda dan Olahraga,dan Biro Sosial dan Kesejahteraan Setdaprovsu.
Gubsu dalam sambutan yang dibacakan Sekda Provsu menekankan bahwa pengukuhan maupun pelantikan hari ini bukan semata-mata dilakukan suka tidak suka. Akan tetapi didasarkan atas penilaian kinerja sebagai landasan dilakukannya job fit atau kesesuaian jabatan.
"Untuk itu saya ingatkan saudara-saudara bahwa jabatan administrator merupakan jabatan teknis yang secara langsung berhubungan dengan pelayanan. Oleh karenanya saya berharap saudara-saudara mampu mewujudkan dan mengimplementasikan kebijakan-kebijakan yang merupakan tujuan dari visi misi Pemprovsu,"ujarnya.
Sebagai pejabat administrator, lanjut Gubsu dirinya juga berharap mampu berinovasi dan kreatif dalam menjalankan roda organisasi.
 "Hilangkan kebiasaan buruk menunggu datangnya perintah. Akan tetapi saya berharap agar saudara proaktif dan melakukan inovasi, kreasi, serta berperan aktif dan selalu berupaya untuk meningkatkan kinerja pada unit-unit kerja saudara," tegasnya.
Diingatkan Gubsu, diera millenium dan memasuki era digitalzation ini diharapkan pejabat administrator mampu menginplementasikan Information and Communication Technology (ICT) atau E-Government di instansi masing-masing.
 "Tidak ada lagi yang Gagtek atau Gagap teknologi. Bekerjalah lebih cermat, jujur dan bertanggungjawab. Waspadai bentuk penyimpangan, kebocoran dan penyalahgunaan wewenang dalam pelaksanaan tugas,"pungkasnya.
 Sebelumnya Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi juga mengukuhkan dan melantik sejumlah pejabat teras dilingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu), Jumat (6/1/2017). Dengan berlakunya PP 18 Tahun 2016 maka akan terjadi reorganisasi baik secara struktural maupun dari sisi nomenklatur pada setiap organisasi birokrasi pemerintahan. Hal itu berdampak pada pengurangan jabatan termasuk jabatan pimpinan tinggi pratama setingkat eselon II di Pemprovsu yang sebelumnya berjumlah 58 menjadi 52 jabatan.(red)

Massa Gerakan Pengawal-NKRI Berunjuk Rasa Di DPRDSU

Medan,faktaonline - Massa dari Gerakan Masyarakat Pengawal-NKRI menggelar aksi unjuk rasa di depan pintu masuk kantor Gubernur Sumatera Utara, jalan Diponegoro Medan, Jum'at (20/1/2017). Di aksi unjuk rasa itu. Dalam pernyataan sikapnya, Rahmansyah Putra Sirait bertindak sebagai Koordinator Gerakan Pengawal-NKRI menyerukan kepada semua elemen bangsa agar tetap pada komitmen kebhinekaan dan setia menjaga persatuan di NKRI berdasarkan Pancasila sehingga tercipta situasi keamanan dan ketertiban bangsa.
Di pernyataan sikap itu, Rahmansyah Putra juga menegaskan menolak dan mengecam keras aksi-aksi kekerasan yang dilakukan oleh siapa pun baik Ormas maupun kelompok intoleran yang merusak persatuan dan kedamaian bangsa.
 "Mendesak pemerintah untuk membubarkan organisasi kemasyarakatan yang bertentangan dengan Pancasila dan meminta kepada pemerintah untuk menjaga marwah negara dan mempercepat terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,"tegas Rahmansyah lagi.(fajaruddin batubara)

Bupati Sergai Narasumber Dialog Interaktif Aspirasi Publik

DIALOG INTERAKTIF - Bupati Sergai Ir. H. Soekirman sebagai narasumber dialog interaktif aspirasi publik dengan topik "Program Pembangunan dan Pemberdayaan Desa melalu Sistem Informasi Desa (SID)", di Studio 1 RRI Medan, Jalan Gatot Subroto Medan.Kamis (19/1/2017)
     

Sergai,Faktaonline - Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman didaulat sebagai narasumber secara on air dialog interaktif aspirasi publik di Studio 1 RRI Medan, Jalan Gatot Subroto Medan, Kamis (19/1) dengan topik "Program Pembangunan dan Pemberdayaan Desa melalui Sistem Informasi Desa (SID)".
Selain Bupati Sergai turut sebagai Narasumber dari BITRA Indonesia Iswan Syahputra. Dalam dialog interaktif tersebut Bupati Sergai Ir. H. Soekirman mengemukakan bahwa Kabupaten Tanah Bertuah Negeri yang memiliki 17 Kecamatan, 237 Desa dan 6 Kelurahan mepunyai masyarakat multikultural dengan berbagai suku, adat, budaya dan bahasa. Tetapi masyarakat daerah ini selalu tetap menjaga kekondusifan dengan saling menghormati dan bertoleransi satu dengan yang lain sehingga tidak terpecah belah oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan. Dalam nawacita ketiga dari sembilan nawacita, salah satunya membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daaerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan yang merupakan agenda prioritas Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla, infrastruktur pemerintahan desa yang akan menjadi dasar untuk membangun desa dan wilayah perdesaan. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, menegaskan bahwa desa merupakan ujung tombak pemerintahan terbawah yang memiliki otonomi mengatur pembangunan untuk mensejahterakan rakyatnya. Keberadaan UU Desa telah memuat substansi pengaturan desa, pembangunan, pembinaan dan pemberdayaan masyarakat yang akan menjadi solusi dari permasalahan yang dihadapi masyarakat desa, kata Soekirman. Selanjutnya disampaikan H. Soekirman dalam acara santai yang dipandu Muhammad Taufan, dengan adanya Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) tentunya membawa peluang besar bagi desa-desa untuk mempromosikan potensi wilayahnya kepada masyarakat melalui SID. Dengan SID dapat dikembangkan sebagai salah satu infrastruktur untuk pembangunan. Melalui SID sebuah desa dapat mempromosikan UMKM maupun destinasi wisata di daerahnya. Misalnya keripik gosong di Desa Tanjung Harap Kecamatan Serba Jadi. Untuk potensi wisata kita sebagai daerah yang memiliki 55,5 km garis pantai mempunyai banyak destinasi wisata pantai seperti Theme Park Pantai Cermin, Pantai Bali Lestari, Pantai Cemara kembar dan sebagainya. Sedangkan destinasi wisata yang dapat dinikmati pecinta olah raga, Sergai memiliki wisata Arung Jeram di Desa Sei Bahbolon Kecamatan Sipispis. Selain itu juga Kabupaten Sergai mempunyai pulau terluar yakni Pulau Berhala sebagai konservasi Daerah Wisata.
Dijelaskan bahwa Kabupaten Sergai sendiri telah mempunyai 5 SID yakni Desa Tanjung Harap Kecamatan Serba Jadi, Desa Pekan tanjung Beringin Kecamatan Tanjung Beringin, Desa Sei Jenggi Kecamatan Perbaungan, Desa Bingkat Kecamatan Pegajahan dan Desa Besar II Terjun Kecamatan Pantai Cermin. Untuk SID ini kita bekerjasama dan berkoordinasi dengan BITRA Indonesia. Untuk kedepannya seluruh Desa akan mempunya SID masing-masing.
Diakhir dialog interaktif aspirasi publik, Bupati Sergai menghimbau para Kades, BPD, Camat agar berperan aktif dalam mempromosikan Desa dengan mempunyai produk yang unggul dan inovatif sehingga dapat menambah penghasilan keluarga dan meningkatkan perekonomian masyarakat dengan istilah “One Village One Product, One Person One Product”, pungkas Soekirman.(putra)

DUA PASIEN RSUD DELI SERDANG DITANGANI DENGAN BAIK


Lubuk Pakam,faktaonline  -  Dirut Rumah Sakit Umum Deli Serdang dr. HANIP FAHRI, MM.M.Ked (Kj) Sp Kj didampinggi oleh Wakil Direktur dr Asriluddin Tambunan SpPD dan Sekretaris dr Erzal Kaban M.Kes, ditemui di ruang kerjanya, Jumat  (20/1) memberikan pernyataan bahwa RSUD Deli Serdang telah menangani dua pasien Jamkesda dengan baik dan cepat.
Adapun pasien tersebut adalah Firza Dwi Aprilia, usia dua tahun beralamat di STM Hulu Desa Tanah Gara Huru Sungai Buaya, kronologis pasien Combutio di Ruang Seroja, pada tanggal 15 Januari 2017 pukul 16.00 Wib, pasien baru di UGD mengalami luka bakar di bagian bokong, paha kanan dan kiri dan daerah kemaluan akibat terkena kuah santan pada saat ada acara di rumahnya, sampai di UGD pasien ditanggani dengan baik dan kemudian dikonsultasikan ke dr SPA ( Spesialis anak) dan kemudian di konsulkan dr SPB dr Hendry Sitanggang SPB dan pasien langsung dirawat di ruang rawat bedah yang sebelumnya dirawat di ruang anak, luas luka bakar pasien 34%.
Tanggal 16 Januari 2017 keadaan Firza Dwi Aprilia sudah baik dan direncanakan untuk pembersihan luka bakar di ruang operasi dengan tim dokter yang ada dan tanggal 17 januari keluarga menyatakan tidak mengerti akan Surat dari Desa sehingga keluarga (orang tua) pasien kesusahan untuk mengurus surat dari desa disebabkan keluarga sibuk kerja sehingga surat belum terurus.
Pagi harinya Bapak Wadir 2 dr Asriluddin Tambunan SpPD visite pasien diruang seroja , tentang masalah pasien langsung disampaikan dan wakil direktur 2 membantu dan meminta bapak/orang tua pasien untuk datang ke RSUD dan diberikan solusi sehingga masalah Surat Kependudukan pasien selesai hari itu juga dan keluarga berterimakasih karena langsung ditolong.
18 Januari 2017 pasien dilakukan cuci luka bakar dan sudah dijadwalkan selesai dari kamar operasi pasien diobservasi diruangan RR dan setelah sadar penuh pasien dirawat diruang Seroja sampai saat ini keadaan pasien semakin membaik.
Pasien yang kedua Gabriel Siagian, usia 4 bulan, alamat Pagar Jati Dusun VI Kecamatan Lubuk Pakam, RM 23 44 26, tanggal masuk ke rumah sakit Selasa 17 januari 2017. Jam 15.30 wib KARU/ NICU menelepon keruang NICU/PICU untuk menjelaskan ada pasien yang akan dijemput dari RS USU dengan diaknosa invaginasi dan salah satu perawat NICU/PICU ikut untuk menjembut pasien tersebut dengan membawa Surat keterangan dari RSU Deli Serdang.
Jam 16.00 wib perawat NICU/PICU dan dokter jaga IGD menjemput pasien Gabriel Siagian ke RS USU bersama dengan keluarga pasien dari managemen RSU Deli serdang tiba pukul 17.30 di RS USU. Perawat dan dokter menjumpai bagian informasi menyampaikan tujuan perawat dan doctor dengan melampirkan surat pengantar dari RSUD Deli Serdang , perawat menghubungi ruang PICU di RS USU , keluarga pasien disuruh keruangan PICU untuk menjumpai pegawai diruangan tersebut ,  kemudian pegawai menelepon bagian managemen,
Setelah selesai urusan administrasi pasien dapat dibawa dengan menandatangani surat pernyataan bahwa alat-alat dapat tidak dilepas seperti CVC, NGT dan drain. Perawat sudah di operan tetapi yang diberikan di RS USU, yang sebelumnya dirawat dengan dokter anak dan dokter spesialis bedah anak.
Kondisi umum pasien saat operasi di PICU RS USU adalah lemah (+), sesak (-), demam T:37,8 derajat celcius, perut kembung(+), disentri (+), peristaktik (_), operasi hari ke 5, dengan diaknosa post op laparatomi ec-invaginasi, menangis (+), NGT hijau lumut (+), drain (+), warna kecoklatan, SPO₂ : 96%, Kesadaran Kompos Mentis, Oksigen tidak terpasang lagi.
Pukul 18 30 keluar dari RS USU, dan tiba di RSU Deli Serdang pukul 19.50 perawat NICU/PICU RSUD operan pasien dari terapi dengan perawat IGD. Kemudian pasien diperiksa oleh dr IGD jam 22.50 pasien tiba di PICU RSUD Deli Serdang, dengan keadaan umum pasien seperti penjelasan diatas. Sudah dikonsultasikan ke dokter anak dr Wazly SpA dan advice: terapi diteruskan dari RS USU dan konsul bedah.
Therapy yang diberikan Inf Ds % + Nad 0,9% (140cc)+D40%(360cc)+KCL 30cc+ca Gluconus 10 cc 7 gttl, Inf aminifusin 25 ggtl, Inf omeprazole 4 mg/12j, Inf ceftriaxone 400 mg/12j , Inf metronidazole 60 mg/8j , Inf Paracetamol 100 mg/6j , Inf Albumin 20% 52cc sudah selesai, cek KGD/6j dan cek output/3 jam dan pasien sudah cek DLR, elektrolit, KGD, Albumin jam 23.50 telpon dari dr Harry SpB bahwa ada pasien dari post op akan dikonsultasikan. (àbd)

Masyarakat Tanam Pohon Pisang Dijalan Jalan Sidomuliyo Pasar IX Tembung Sepanjang 4 Km Akan Diaspal Dinas PU DS.

pohon pisang ditanamkan ditengah jalan Sidomulyo sebagai bentuk protes masyarakat kepada Pemkab Deli Serdang. 

Percut Sei Tuan,faktaonline - Masyarakat dari 3 desa yang dilintasi Jalan Sidomuliyo Pasar IX Tembung, yakni Desa Bandar Klippa, Tembung dan Desa Sei Rotan di Kecamatan Percut Sei Tuan kini bisa merasa lega dan mengucapkan terimakasih kepada bapak Bupati DS H.Ashari Tambuan dan Kadis PU DS Ir.Donal L Tobing sebab setelah masyarakat menanam pohon pisang dijalan tersebut karena belum juga diaspal akhirnya dijanjikan akan diaspal untuk memenuhi janji pemkab Deli Serdang kepada masayarakat.
Jalan Sidomuliyo yang selama ini sangat memprihatinkan rusak berat penuh dengan lubang lubang besar yang sudah berulang kali mengambil korban jatuh.
Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Deli Serdang (Kasi PJ PU & PR Mufrizal turun langsung meninjau lokasi serta turut melakukan pengukuran sepanjang Jalan Sidomuliyo, mulai dari Simpang pasar IX Jalan besar Tembung sampai ke lintasan Desa Sei Rotan berkisar 4 km, secepatnya akan diaspal.
“Sebagai ujung tombaknya Pemerintah Deli Serdang bidang pembangunan, kita merasa berkewajiban menyahuti aspirasi masyarakat  Jalan Sidomuliyo ini, karena itu kita secepatnya akan melakukan perbaikan jalan ini dengan tahapan pertama pengerasan sertu dan selanjutnya akan diteruskan dengan pengaspalan yang Insya Allah sekitar bulan 3 ini diaspal”, ujar Mufrizal didampingi 3 petugas pengukur , Jum’at (20/01).       
Sementara, anggota DPRD DS Erwan atas nama masyarakat Percut Sei Tuan, khususnya warga Jalan Sidomuliyo mengucapkan terimakasihnya kepada Pemkab Deli Serdang, baik kepada Bupati H.Ashari Tambunan maupun Kadis PU DS Ir.Donal Tobing yang dinilainya sangat tanggap atas keresahan masyarakat yang membutuhkan perbaikan jalan
Kita berharap agar masyarakat sekitar Jalan Sidomuliyo dan warga pengguna jalan agar tenang dan bersyukur, sebentar lagi (besok atau lusa) jalan Sidomuliyo ini akan dilakukan pengerasan dengan sertu dan penggredelan dengan alat berat situmals dan lainnya. Aspirasi masyarakat dengan menanam pohon pisang ditengah jalan sebagai bentuk protes karena tidak adanya perhatian Pemkab atas nasib jalan tersebut akhirnya disahuti dan langsung menurunkan tim untuk mengukur jalan tersebut.
Salah seorang tokoh masyarakat Jalan Sidomuliyo, Dusun XI, Desa Bandar Klippa Wagiran (60) sangat berharap perbaikan dan pengerasan serta pengaspalan jalan Sidomuliyo ini agar sesegera mungkin dilaksanakan, mengingat jalan poros penghuibung 3 desa menuju Desa Bakaran Batu Kecamatan Batang Kuis ini memang sudah sangat mendesak dilakukan. “Kita berharap Pemkab DS tidak lagi menunda nunda nya”, ujar Wagiran. (abd)