Info Lowongan Kerja :

Mahasiswa Bunuh Dosen Karena Dendam

Perlihatkan Barang Bukti - Kapolresta Medan Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto,saat menunjukkan pisau yang dipakai Roymardo Sah,untuk menusuk sang dosen

Medan,faktaonline.net
Roymardo Sah (20 tahun) tak mampu mengeluarkan sepatah kata pun. Ia hanya bisa tertunduk membisu saat dihadirkan sebagai tersangka kasus pembunuhan terhadap dosennya di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dalam jumpa wartawandi Mapolresta Medan, Selasa (3/5) sore.

Tersangka sama sekali tak menjawab pertanyaan yang dilontarkan para awak media. Sesekali, pemuda asal Padang Sidempuan ini tampak menyeka air mata yang meleleh di wajahnya.

Mahasiswa FKIP UMSU yang baru dipecat ini pun terus bungkam hingga dibawa petugas kembali ke gedung Reserse Kriminal Polresta Medan. Dia terus menangis dalam diam.

Kapolresta Medan Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto menegaskan, pihaknya terus melakukan penyidikan atas kasus pembunuhan tersebut.
Sejumlah saksi telah dimintai keterangan. Mereka, yakni anak kandung korban, M Iqbal Fathani; satpam kampus yang menggotong korban dan membawanya ke rumah sakit, Andiko Susilo; dan satpam lain yang membantu mengangkat korban, Irman Zebua.

"Selain itu, mahasiswa yang duduk di kantin Fakultas Ekonomi UMSU dan mendengar korban menjerit, Ahmad Safii, dan Syarif, pengawas gedung FE, saksi yang mendengar jeritan korban dan mendobrak pintu pintu kamar mandi FKIP UMSU juga telah dimintai keterangan," kata Mardiaz.

Sebelumnya, Nur'aini Lubis (63), dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMSU Medan tewas ditusuk mahasiswanya sendiri, Roymardo Sah (20), pada Senin (2/5) sore.
Dia ditemukan di toilet salah satu gedung kampus tersebut dengan 10 luka tikam di leher, tiga sayatan di tangan kirinya, dan sejumlah luka lain.

Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan pihak kepolisian, Roymardo mengaku membunuh korban karena dendam selalu dimarahi. Selain itu, tersangka juga diancam akan diberi nilai jelek atau tidak diluluskan jika tidak mengubah perilakunya.( kadri )

Mutasi Besar-besaran di Polda Sumut


Medan,faktaonline.net
Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Badrodin Haiti menerbitkan surat telegram rahasia (TR) yang isinya memutasi tujuh perwira menengah (Pamen) di jajaran Polda Sumut.
Masing-masing perwira yang dimutasi diangkat dalam jabatan baru.
“Mutasi ini dalam rangka penyegaran kedinasan di tubuh Polri,” ungkap Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan, Jumat (29/04/)minggu lalu .
Dijelaskannya, berdasar TR Kapolri No.ST/1057/IV/2016, ST/1056/IV/2016, dan ST/1062/IV/2016, disebutkan Kabid TI Polda Sumut Kombes Pol Erman, dimutasi sebagai Penerjemah Utama Divhubinter Polri. Erman digantikan oleh AKBP Yusuf Suprapto yang sebelumnya menjabat sebagai Kabid TI Polda Kepulauan Babel.

Kemudian, Direktur Pol Air Polda Sumut, Kombes Pol Tubuh Musareh dimutasi sebagai Kasubditopsnal Dit Pol Air Baharkam Polri. Ia digantikan Kombes Pol Sjamsul Badhar yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubditfasharkan Baharkam Polri.Lalu,Direktur Krimsus Polda Sumut, Kombes Pol Ahmad Haydar dimutasi sebagai Wadir Tipidter Bareskrim Polri. Haydar digantikan oleh Kombes Pol Toga Habinsaran Panjaitan yang sebelumnya menjabat sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pidnarkoba Bareskrim Polri.Dir Res Narkoba Polda Sumut Kombes Pol Reynhard Saut Poltak Silitonga dimutasi sebagai Dir Res Narkoba Polda Jateng. Ia digantikan oleh Kombes Pol Edy Iswanto yang sebelumnya menjabat sebagai Pamen Bareskrim Polri (Penugasan di BNN).

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Helfi Assegaf dimutasi sebagai Karorena Polda Kalbar.
Helfi digantikan oleh AKBP Rina Sari Ginting yang sebelumnya menjabat sebagai Rorena Polda Sumut. Koorspripim Polda Sumut, AKBP Tri Setyadi Artono diangkat sebagai Kapolres Pelabuhan Belawan Polda Sumut menggantikan AKBP Edy Suwandono.
“Kapolres Belawan AKBP Edy Suwandono promosi menjadi wakil direktur (Wadir) di Polda luar daerah,” sebut MP Nainggolan.
Terakhir, lanjutnya lagi, Karo Ops Polda Sumut Kombes Pol Charles Bonardo dimutasi sebagai Irbidjemenopsnal II Itwil III Itwasum Polri. Charles digantikan oleh Kombes Pol Rudi Hartono yang sebelumnya menjabat sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Inafis Bareskrim Polri.( kadri )

3 Baliho Dan 9 Mini Billboard Dibongkar


Medan,faktaonline.net
Wakil Wali Kota Medan, Ir Akhyar Nasution MSi  meninjau kembali pembongkaran papan reklame, Senin (2/5).
Sebanyak 3 unit papan reklame dibongkar di Jalan Letjen Suprapto simpang Jalan Multatuli Medan, 2 unit dibongkar Tim Terpadu Penertiban, Penindakan dan Pembongkaran Papan Reklame, sedangkan 1 unit lagi dibongkar sendiri oleh pemiliknya.
Di samping itu tim terpadu juga membongkar 9 unit papan reklame kecil (mini billboard) yang berada disekitar 3 papan reklame yang dibongkar tersebut. 
Seluruh pembongkaran berjalan dengan lancar dan aman.Tim terpadu menurunkan 2 unit mobil crane serta mesin las untuk mendukung kelancaran pembongkaran.
Ketiga papan reklame yang dibongkar masing-masing jenis baliho,Dua papan reklame yang dibongkar berukuran lebih kurang 4 x 6 meter, milik ACC Advertising dan Multigrafindo Advertising. Sedangkan 1 unit papan reklame yang dibongkar sendiri, milik ACC Advertisingjuga berukuran 4 x 6 meter.

Akhyar mengaku,  kehadirannya  untuk melihat tim terpadu melakukan pembongkaran papan reklame. “Kebetulan saya lewat, begitu melihat mereka (tim terpadu) melakukan penertiban, saya turun. Saya ingin memberikan support bagi mereka, sebab saban malam mereka membongkar papan reklame,” kata Akhyar.
Selain melihat proses pembongkaran, Akhyar juga minta kepada Kadis Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) Kota Medan, Ir Syampurno Pohan selaku ketua tim terpadu untuk membongkar mini board yang ada di sekitar kawasan tersebut. Sebab, kehadiran mini board tersebut sangat mengganggu pandangan mata dan estetika kota.
Permintaan ini langsung ditindaklanjuti  Syampurno.pria bertubuh tambun itu selanjutnya memerintahkan anggotannya membongkar mini billboard yang ada. 
Sekitar 9 mini billboard  berhasil dibongkar. Sekitar pukul 01.30 WIB, seluruh pembongkaran rampung diselesaikan. 
Seluruh material, baik kedua baliho dan 9 mini billboard dibawa menuju Lahan Cadika Pramuka untuk digabungkan dnegan material-material papan reklame yang sudah dibongkar sebelumnya.               

Sementara itu 1 unit papan reklame yang dibongkar pemiliknya, dilakukan sebelum tim terpadu tiba di lokasi. Kabid Pengendalian dan Pemanfaatan Tata Ruang Dinas TRTB Medan, Indra siregar menegaskan, jika pembongkaran dilakukan pada saat tim terpadu tiba, maka  pemilik tidak akan diizinkan membongkar sendiri papan reklamenya.
“Mereka (ACC Advertising) telah membongkar sendiri papan reklamenya sebelum tim terpadu tiba di lokasi. 
Begitu tim datang, papan reklamenya sudah selesai dibongkar.Jadi tidak ada masalah,kecuali tadi mereka membongkar ketika tim sudah berada di lokasi, pasti tidak kita izinkan dan tim yang membongkarnya,” tegas Indra.
Selanjutnya Indra memaparkan,  memasuki hari  kesepuluh, tim terpadu sudah berhasil membongkar 30 dari 68 papan reklame yang bediri di zona terlarang (13 titik ruas jalan bebas reklame), termasuk yang dibongkar sendkiri pemiliknya. Kini, tinggal 38 papan reklame lagi yang tersisa untuk ditumbangkan tim terpadu. ( chairul anwar )

Walikota Terima Audensi Panitia Stosa Cup Futsal 2016



 Medan,faktaonline.net
Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi,dukung dan manyambut baik Stosa Cup Futsal 2016  yang digelar SMA Santho Thomas I Medan, menurutnya kegiatan olah raga festival Futsal yang digelar ini sangat posiitif sekali bagi para pelajar, selain melakukan kesibukan atau ekstra kurikuler dengan berolahraga juga  kegiatan ini merajut silaturahmi serta membangun persahabatan antar sesama pelajar di kota Medan, juga memberikan dampak kesehatan, mempersempit pengaruh negatif baik itu bahaya narkoba maupun kenakalan remaja lainnya.
Hal ini dikatakannya saat menerima sejumlah siswa SMA Santho Thomas yang tergabung dalam kepanitiaan  Stosa Cup Futsal 2016, Selasa (3/5) di rumah dinas Walikota Medan, didampingi Kepala Dinas Pemuda Dan Olahraga Drs Abdul Azis, dan Sekretaris Dinas Pendidikan Drs Ramlan Tarigan.
Eldin minta kepada para pelajar SMA Santho Thomas I agar bisa  menjaga diri  jangan sekali-kali melakukan perbuatan yang tercela sehingga dapat mencoreng nama baik sekolah, keluarga dan diri sendiri, dia juga minta agar para pelajar SMA Santho Thmas jangan mau terpengaruh dengan orang yang tidak bertanggung jawab yang ingin merusak masa depan, jauhi narkoba dan jangan sekali-kali menyentuh bila sudah menyentuhnya sulit untuk kembali.
“ Saya menyambut baik kegiatan Festival Futsal antar pelajar ini, karena event ini selain berdampak kesehatan juga memupuk silaturahmi dan membangun kebersaman dengan para pelajar lainnya, namun begitupun anak-anakku harus tekun belajar jaga diri dan jadilah generasi yang mandiri dan berdaya saing, “ harap Eldin.
Eldin juga ingin anak-nak bersikap terbuka kepada kedua orang tua terutama ibu, lakukan komunikasi jangan sampai terputus komunikasi tersebut apapun yang terjadi  baik dilingkungan sekolah maupun pergaulan selalu berikan infomasi kepada orang tua..
 “  Saya minta kalian harus bersikap terbuka kepada orang tua lakukan komunikasi,  rajinlah belajar dan ukir prestasi untuk masa depan yang gemilang., “ ujar Eldin.
 Ketua Pantia Stosa Cup Futsal 2016 Santho Thomas I Medan Abraham  bersama Ir Andi Atmoko Panggabean selaku Pembina didampingi wakil ketua Lavinio Hutabarat, wakil ketua Yuga Sihaan, Sekretaris Dimitrio Siagian, bendahara Silvi Siagian beserta panitia lainnya menjelaskan, Stosa Cup Futsal 2016 akan digelar  12 sampai 17 Mei 2016 di lapangan Futsal SMA Santho Thomas I Jalan S Parman Medan.
Kegiatan ini merupakan agenda tahunan SMA Santho Thomas I yang dimulai pada tahun 1990, kegiatan Stosa Cup Futsal 2016 ini diikuti 16 SMA se Kota Medan dan 16 SMP se Kota Medan,  pada acara pembukaan akan diawali dengan  acara mini games, finalti kontes, selvi kontes dan modern dance performance, untuk memeriahkan event tahunan Stosa cup futsal 2016. ( rel )

Akhyar Terima Kunjungan Tim Pembebasan Lahan Untuk Jalan Tol


Medan,faktaonline.net
Wakil Wali Kota Medan, Ir Akhyar Nasution MSi menerima kunjungan Tim  Pembebasan  Lahan untuk Jalan Tol Medan-Binjai dan Medan –Kuala Namu Internatuional Airport (KNIA)-Tebing Tinggi di Balai Kota Medan,  Selasa (3/5).  
Kunjungan ini dilakukan untuk minta bantuan Pemko Medan dalam rangka pembebasan lahan guna mendukung kelancaran pembangunan jalan tol Medan-Binjai sepanjang 16,8 km dengan invetasi senilai Rp.2 triliun.
Terkait pembangunan jalan tol Medan-Binjai, ada  2 kelurahan di Kecamatan Medan Deli yakni Kelurahan Tanjung Mulia dan Tanjung Mulia Hilir yang terkena pembangunan jalan tol tersebut, panjangnya lebih kurang 2,6 km. 
Untuk itulah  diharapkan dukungan Pemko Medan, sehingga pembebasan lahan dapat lancar dilakukan.
“Kita harapkan Pak Wakil Wali Kota beserta jajaran dapat membantu pembebasan lahan di 2 kelurahan tersebut. 
Begitu pembebasan lahan selesai dilakukan, pembangunan jalan tol Medan-Binjai dapat dilakukan,” kata Riadil Akhir Lubis, Staf Ahli Gubsu sekaligus ketua tim.

Diungkapkan Riadil, pembebasan lahan untuk pembangunan  jalan tol Medan-Binjai sudah rampung 77 persen lebih, termasuk  pembebasan lahan sepanjang 22,8 km di wilayah Deli Serdang. “Tinggal  pembebasan lahan lebih kurang 2,6 kilometer di Kelurahan Tanjung Mulia  dan Tanjung Mulia Hilir. Kedua kelurahan itu masuk trase tol yang melintasi Kota Medan,” jelasnya.
Dari 2,6 km lahan yang akan dibebaskan di 2 kelurahan tersebut, 2,1 km diantaranya merupakan lahan stanvas yang kini dikuasai masyarakat sebanyak 500 KK. 
Lahan stanvas itu saat ini terdapat bangunan dan tanaman milik penduduk. Itu sebabnya tim optimis dengan bantuan Pemko Medan, pembebasan lahan dapat dilakukan sehingga pembangunan jalan tol Medan-Binjai bisa selesai sesuai waktu yang ditetapkan.

Dalam kunjungan ini Riadil membawa  sejumlah pihak yang terkait dengan proyek pembangunan jalan tol Medan-Binjai. 
Dikatakan Riadil, pembangunan  tol ini dilakukan dalam rangka mendukung program Presiden RI, Joko Widodo  membangun tol road Trans Sumatera sepanjang lebnih kurang 2.818 km.
Pembangunan tol Medan-Binjai diikuti pembangunan tol Pekanbaru-Dumai sepanjang 135 km dengan investasi Rp.14,7 triliun. 
Kemudian pembangunan tol Palembang –Indralaya sepanjang 22 km dengan investasi Rp.1 triliun serta pembangunan tol Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 150 km dengan invetasi Rp.13,8 triliun.

Wakil Wali Kota didampingi sejumlah pimpinan SKPD terkait, menyambut baik dengan pembangunan jalan tol Medan-Binjai tersebut.   
Dikatakannya,Pemko Medan beserta seluruh jajaran siap mendukung, termasuk membantu proses pembebasan lahan di Kelurahan Tanjung Mulia dan Tanjung Mulia Hilir.
 “Kami menyambut baik pembangunan jalan tol Medan-Binjai tersebut. Untuk itulah kami siap mensupport  secara maksimal sesuai dengan  kewenangan kami, sehingga pembangunan jalan  ini bisa selesai Juni 2017,” ungkap Akhyar.( rel )

Plt Gubsu Buka Seminar Nasional Mahasiswa Menjawab Tantangan MEA



Medan,faktaonline.net

Plt Gubsu Ir H Tengku Erry Nuradi MSi membuka seminar Nasional yang diadakan Kopja USU dengan Universitas Sumatera Utara dan Ikatan Alumni (IKA) USU, Selasa (03/05) di gelanggang Mahasiswa USU Medan.

Pada Seminar Nasional membahas tentang Sumatera Utara mempersiapkan Sumber Daya Manusia Kompeten dalam Menjawab Tantangan MEA. 
Hadir pada acara tersebut Rektor USU Runtung Sitepu, para dekan, akademisi dan segenap civitas USU para pembicara dari dari Pusat seperti Dubes RI untuk Polandia Hazairin Pohan Deputi dari Kemenkes dr Abidin Siregar, IKA USU dan para mahasiswa peserta seminar.

Plt Gubsu Ir H Tengku Erry Nuradi mengatakan menghadapi MEA masyarakat Sumatera Utara khususnya para akademisi dan mahasiswa lulusan Universitas Sumatera Utara harus siap bersaing di Asia Tenggara. 
Karena MEA ini telah disepakati sejak tahun 1997 pada KTT ASEAN di Kualalumpur dan KTT ASEAN di Bali tahun 2003  "Siap tidak siap kita harus siap, the show must go on," sebut Plt Gubsu.

Menurut Plt Gubsu menghadapi MEA jangan hanya merupakan tantangan tetapi sekaligus juga sebagai peluang. Oleh karenanya Plt Gubsu mengajak semua pihak untuk mengambil peluang di era MEA. 
Dikatakannya masih banyak yang harus dibenahi di era MEA. Bukan hanya SDMnya, tetapi banyak hal yang harus dibenahi dan ditingkatkan. "Oleh karenanya perlu sinerjisitas dari semua pihak," kata Plt Gubsu.

Pada kesempatan itu Plt Gubsu juga berharap USU sebagai Universitas tertua di Sumatera bisa kembali sebagai salah universitas terbaik  secara Nasional di luar Pulau Jawa. Perlunya kerjasama dan sinerjisitas dari seluruh stakeholder dan pemangku kepentingan untuk kembali membangkitkan citra USU.

Sementara, Rektor USU Runtung Sitepu mengapresiasi IKA USU bekerjasama dengan USU mengadakan seminar Nasional yang membahas tentang Mempersiapkan Sumber Daya Manusia Kompeten dalam Menjawab Tantangan MEA.

Kegiatan ini juga menurut Runtung merupakan bentuk dukungan kepada Universitas Sumatera Utara untuk kembali bangkit karena menurut isu di masyarakat dan penilian badan akreditasi nasional bahwa peringkat akreditasi USU mengalami penurunan yaitu pada posisi 36 dengan akreditasi B. 
Lain halnya dengan data yang dimiliki saat ujian seleksi penerimaan mahasiswa baru di Universitas Sumatera Utara. Bahwa pada data tersebut peminat SMPTN yang memimilih USU menempati urutan keempat berkisar 61 ribu pemilih sementara urutan pertama ditempati Universitas Pajajaran dengan peminat kurang lebih 80 puluh ribuan.

Runtung mengatakan dalam rangka meningkatkan rasio pengajar dan mahasiswa di USU yang saat ini telah hampir melewati batas-batas yang ideal yakni batas ideal 1 dosen dibanding 25 mahasiswa. 
Sementara di USU saat ini hanya beberapa fakultas yang berada pada batas ideal tersebut. Oleh karenanya Runtung mengharapkan kepada seluruh seluruh alumni USU yang ada di Indonesia maupun di dunia, khususnya dari kalangan pensiun untuk dapat mengabdikan diri dan berbagi pengalaman sebagai tenaga pengajar di USU. 
Kementerian Ristek dan Dikti telah memberikan kesempatan agar para alumni khususnya dari kalangan birokrat untuk dijadikan dosen khusus di USU selama 5 tahun. "Tentu ini akan menambah jumlah pengajar di USU dan dapat mencapai rasio ideal antara dosen dan mahasiswa," ujar Runtung.


Dia juga berharap dukungan dari para alumni untuk mendukung mahasiswa meraih prestasi ditingkat nasional. Karena menurut pengalamannya sebagai dekan, bahwa minat mahasiswa dari USU sangat besar dan kendalanya masih pada dana. "Oleh karenanya kami sangat mengharapkan dukungan dari para alumni agar minat para mahasiswa dapat terlaksana dan dapat meraih peringkat terbaik di tingkat nasional," kata Runtung.( red )

Pelaku Pembunuh Dosen Ditangkap Polisi

Diamankan Petugas - Roymondo Sah Siregar ( tidak memakai baju ),saat hendak dibawa ke kantor polisi

Medan,faktaonline.net
Seorang mahasiswa tega menggorok leher Dosen FKIP, Nuraini lubis.hingga akhirnya korban meninggal di Rumah Sakit Imelda,Jalan Bilal Medan.tepatnya di Kampus UMSU, Jalan Kapten M Basri,Medan.kejadian itu dilanda suasana mencekam dalam aksi insiden yang mengerikan,Senin (2/5) sore.

Pantauan awak media ini dilokasi kejadian tampak sejumlah petugas Polresta Medan.datang ke kampus tersebut untuk membawa pelaku.namun tiba-tiba situasi yang semula sudah tegang bertambah panas dan mencekam.
Pasalnya,ratusan mahasiswa kampus tersebut mendadak bentrok dengan polisi dengan aksi lempar lemparan yang tidak membolehkan polisi untuk membawa tersangka pelaku penggorokan terhadap dosennya itu.

Adapun kronologis kejadian itu bermula dan terjadi dimana keributan bermula ketika petugas Polresta Medan.mendatangi gedung Fakultas Ekonomi UMSU untuk menjemput pelaku pembunuhan, Roymando Sah Siregar. mahasiswa semester 6 stambuk 2014 Fakultas FKIP.yang tengah bersembunyi dikamar mandi kampus UMSU.setelah melakukan aksi menggorok dosennya tersebut.

Sementara itu petugas Polresta Medan yang mendatangi lokasi.tiba tiba ratusan mahasiswa kampus tersebut menghalau polisi dan tidak diperkenankan membawa tersangka.alhasil keributan pun pecah dimana sejumlah mahasiswa melempari polisi dengan batu dan kayu.akibat diperlakukan demikian, polisi pun membalasnya dengan menembakan gas air mata.dimana situasi dilokasi tersebut sangat mencekam dikarenakan para mahasiswa tersebut tidak terima akan kematian dosennya tersebut.sedangkan Pihak Biro UMSU menghimbau kepada mahasiswanya agar menahan diri,dan masuk ke dalam ruangan kelas.

Ditambahkan lagi kuat dugaan berdasarkan keterangan yang dihimpun awak media ini dari beberapa mahasiswa.dimana pelaku penggorok dosen itu Roymando.bahwasanya dirinya pernah ketahuan berbuat mesum disalah satu ruangan lokal UMSU pada tanggal 21 april 2016 yang lalu.bukan itu saja dirinya juga pernah terhambat didalam menyelesaikan tugas magangnya didalam persiapan menuju skripsi.sehingga pelaku merencanakan pembunuhan terhadap Nuraini.dengan menikam lehernya dan menggoroknya serta memotong urat nadi tangannya.

Berdasarkan keterangan yang diperoeh bahwasanya Nuraini Lubis telah Meninggal dunia di RS Imelda,lukanya parah,kena nadinya.sementara Roymando dibawa polisi untuk mendapatkan perawatan kerumah sakit bhayangkara brimobdasu.sedangkan jenazah korban rencananya akan dibawa ke rumah duka di Jalan Kapten Muslim Medan,dan rencananya akan dibawa ke pemakaman didaerah Pancur Batu.(kadri)