Agama

Agama

Bupati Hadiri Musrenbang Menyusun RKPD Pesisir Barat TA 2019

Pesisir Barat ,Faktaonline.net - Musrenbang RKPD Kabupaten Pesisir Barat untuk menyusun RKPD Kabupaten Pesisir Barat TA 2020 yang diadakan di Aula kecamatan Pesisir Utara , Rabu (20/2/), dihadiri oleh Bupati Pesisir Barat Dr.DRS.H Agus Istiqlal SH. MH, staf ahli bidang pembangunan Audi Marfi, Dinas Kesehatan Pesisir Barat, Armen Patria , Kepala Bappeda Zukri Amin , camat pesisir utara Lukmanul Hakim SPD , Kapolsek Pesisir Utara Iptu Suheri serta seluruh peratin kecamatan pesisir utara.

Dalam sambutan nya Bupati Pesisir Barat DR.DRS.H.istiqlal SH. MH. mengatakan , perlunya pembangunan yang bersinergi dipekon masing masing , "Yang mempunyai azas manfaat untuk Kesejahteraan bagi masyarakat sekitarnya, untuk apa membangun, kalau tidak ada azas manfaat nya bagi masyarakat sekitar nya " ucap Bupati

Bupati juga mengingatkan untuk  menggunakan dana desa sebaik-baiknya, untuk pembangunan di pekon masing masing ,contoh , rabat beton, drainase, lapen, irigasi dan lain sebagainya, demi untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat banyak, jangan sampai anggaran dana desa nanti disalah gunakan oleh peratin, konsekwensi nya anda akan berurusan dengan hukum yang berlaku, "ucapnya.

Ada lima skala prioritas kedepan yang insya Allah akan terwujud, antara lain, pemberdayaan masyarakat untuk pengentasan kemiskinan dengan berpijak pada peningkatan daya saing produk pariwisata, industri kecil, menengah dan koperasi, menjaga iklim investasi dengan penerapan reformasi birokrasi dan peningkatan pelayanan publik, menjaga kualitas dan kuantitas sumber daya alam demi keberlangsungan ekosistem lingkungan hidup, mempertahankan ketahanan pangan dengan berpijak pada penguatan pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan, pembangunan infrastruktur daerah untuk peningkatan pelayanan pendidikan dan budaya.(firman)

KPU Medan Lakukan Sosialisasi Pemilu Bagi Warga Binaan Lapas Tanjung Gusta


Medan , Faktaonline.net -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan melakukan sosialisasi Pemilihan Umum (Pemilu) kepada warga binaan pemasyarakatan  yang sedang menjalani huku.man di LembagaPermasyarakatan (Lapas) Kelas 1A Tanjung Gusta Medan.

Untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilu 17 April 2019 mendatang, KPU Kota Medan akan terus melakukan sosialisasi secara maksimal disemua lapisan masyarakat. "Target partisipasi pemilih 77,5% harus maksimal kita upayakan, makanya sosialisasi akan terus kita lakukan. Tidak hanya kepada masyarakat umum, tapi kepada warga binaan lapas/rutan juga penting," ujar Komisioner KPU Kota Medan Divisi Program, Data dan Informasi, Nana Miranti, di Medan, Selasa (19/2).

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut dijelaskan beberapa hal diantaranya , terkait tanggal, hari dan waktu pelaksanaan serta tata cara pencoblosan. Termasuk juga jenis surat suara yang diperoleh pemilih. Yang utama di jelaskan juga terkait bahwa pemilih di lapas dan rutan ini masuk dalam kategori pemilih DPTb (Daftar Pemilih Tambahan). Karena warga binaan di lapas/rutan ini bukan warga setempat dan surat suara yang diperoleh juga belum tentu lima surat suara, karena tergantung dari asal daerah domisili warga binaan. "Tidak semua dapat 5 surat suara, karena perolehan surat suarakan berbasis daerah pemilihan (dapil). Jadi tergantung asalnya dari mana, kalau warga binaan asal Aceh misalnya, itu hanya dapat satu surat suara yakni surat suara calon Presiden dan Wakil Presiden saja," terangnya.

Sosialisasi kepada warga binaan di Lapas dan Rutan ini penting dilakukan karena informasi yg mereka terima itu sangat terbatas. Karena mereka sedang dalam pembinaan pemasyarakatan. "Informasi yg mereka terima kan terbatas, tidak seperti masyarakat umum yang bisa bebas mengakses informasi dan berita. Jangan sampai, nanti tanggal pemilu saja mereka tidak tahu. Warga binaan juga harus sadar mereka punya hak pilih," katanya. Dalam kesempatan itu juga hadir Bawaslu Kota Medan, Taufiqurahman Munthe.(red)

Mengawal Kinerja Pejabat Pemko Medan , Walikota Tandatangani MoU Dengan Kajari Medan


Medan , Faktaonline.net - Pemerintah Kota Medan dan Kejari Medan melakukan Memorandum of Understanding (MoU) tentang Penanganan/Penyelesaian Kasus Hukum Terkait Perdata dan Perkara Tata Usaha Negara wilayah Pemko Medan di D’Heritage Grand Aston City Hall Medan, Selasa (19/2) pagi. Tujuan MoU ini dilakukan dilakukan guna mengawal kinerja seluruh aparatur pemerintahan di lingkungan Pemko Medan. Penandatanganan Nota Kesepahaman atau MoU dilakukan langsung Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH dan Kajari Medan Dwiharto SH MH. Penandatangan MoU yang dilakukan ini merupakan bentuk pendampingan Kajari Medan kepada Pemko Medan dalam menghadapi persoalan hukum baik di dalam maupun luar pengadilan.

Usai penandatanganan MoU, Wali Kota mengatakan sangat mengapresiasi pendampingan yang dilakukan oleh Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) oleh Kejari Medan selama ini. Sebab, Kejari Medan telah membantu Pemko Medan dalam mengawal pelaksanaan kegiatan-kegiatan pengadaan barang/jasa di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Medan. ‘’Saya berharap penandatangan MoU ini dapat mewujudkan visi Pemko Medan dalam meningkatkan tata kelola permerintahan yang profesional, amanah, bersih dan berwibawa secara akuntabel dan transparan guna mendorong percepatan pembangunan,’’ katanya.. Selain itu Wali Kota berharap, penandatanganan MoU dapat menjadikan pelaksanaan kegiatan pemerintahan dan pembangunan lebih disiplin dan tertib. ‘Untuk itu saya mengimbau kepada seluruh pejabat struktural di lingkungan Pemko Medan agar menjadikan ini sebagai momentum untuk menjalankan tugas yang lebih tertib dan bersih,’’ harapnya. Dengan penandatanganan MoU yang dilakukan, Wali Kota berharap agar tidak ada lagi pejabat di lingkungan Pemko Medan yang tersandung masalah hukum dikarenakan ketidaktahuan, kekurang pahaman maupun salah dalam menafsirkan ketentuan perundang-undangan.

Penandatanganan MoU diawali dengan pemberian apresiasi dan penghargaan dari Wali Kota Medan kepada Kajari Medan dalam rangka pengawalan dan pendampingan yang telah dilakukan tim TP4D Kejari Medan selama ini, terhadap proyek strategis daerah yang dilaksanakan sehingga tepat aturan, tepat mutu, tepat waktu, tepat guna dan tepat sasaran. Selain penandatanganan MoU, Pemko Medan juga menyerahkan secara simbolis hibah bangunan kepada Kajari Medan berupa Sekolah Adhyaksa yang terletak di Jalan H M Said Medan.

Sementara itu Kajari Kota Medan Dwiharto SH MH menyambut baik atas MoU yang dilakukan antara Kejari Medan dengan Pemko Medan. ‘’Kami selaku pendamping dan pengawal penyelenggara pemerintahan, bertugas memberikan bantuan hukum kepada Pemko Medan terkait dengan hal-hal yang berhubungan dengan masalah perdata dan tata usaha negara. Semoga melalui MoU ini seluruh kinerja aparatur di lingkungan Pemko Medan dapat berjalan sesuai aturan yang berlaku. Dengan demikian seluruh penyelenggara pemerintahan terhindar dari jeratan hukum,’’ ungkapnya.
Selanjutnya Dwiharto juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Pemko Medan atas hibah bangunan Sekolah Adhyaksa yang diberikan kepada Kejari Medan. ‘’Terima kasih atas hibah yang diberikan kepada kami. Ini akan kami jaga dan kami kelola dengan sebaik-baiknya,’’ ujarnya...(red)

Drainase Tersumbat , Akhyar Lakukan Peninjauan Sejumlah Titik Langganan Banjir


Medan , Faktaonline.net - Guna mengatasi sekaligus meminimalisir genangan air yang acap kali tergenang di beberapa wilayah kota Medan, Wakil Wali Kota Ir H Akhyar Nasution MSi melakukan peninjauan di sejumlah titik yang diduga sering mengalami banjir akibat drainase yang yang tersumbat, Senin (18/2). Peninjauan tersebut dilakukan Wakil Wali Kota didampingi Kadis Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan Isya Ansari. Beberapa titik yang menjadi lokasi pemantauan Wakil Wali Kota diantaranya Jalan Letda Sujono tepatnya depan Kantor Polsek Percut Sei Tuan dan seputaran pintu tol Bandar Selamat, keduanya masuk wilayah Kecamatan Medan Tembung. Di depan kantor Polsek Percut Sei Tuan, Wakil Wali Kota melihat kondisi drainase tersumbat akibat mengalami sendimentasi dan dipenuhi sampah. Melihat hal tersebut, Wakil Wali Kota tampak kecewa. Oleh karenanya Akhyar kemudian menginstruksikan kepada Kadis PU untuk melakukan pengerukan dan pembersihan drainase pasca dilakukan peninjauan nanti. Selain itu, kepada OPD terkait agar segera mengangkut sampah yang berserakan dipinggir jalan. ‘’Kita langsung instruksikan OPD terkait dalam hal ini Dinas PU Kota Medan untuk melakukan pengerukan drainase. Saya berharap nantinya setelah dilakukan pengerukan dan pembersihan, seluruh pihak terutama masyarakat agar dapat menjaga kebersihan drainase. Dengan begitu ketika hujan turun, parit mampu menampung debit air dalam jumlah besar sehingga tidak menyebabkan terjadinya genangan,” katanya

Selain Jalan Letda Sujono, Wakil Wali Kota kemudian meninjau Jalan Mandala By Pass Kecamatan yang juga masuk Kecamatan Medan Tembung. Kemudian peninjauan dilanjutkan ke Jalan Sisingamangaraja, persisnya depan Tol Amplas. Setelah itu peninjauan diteruskan ke Jalan Platina I simpang Harahap, Jalan Mangaan 8, Jalan Rumah Potong Hewan (RPH) dan Jalan Mabar di Kecamatan Medan Deli. Terakhir Wakil Wali Kota meninjau Jalan Krakatau simpang Jalan Cemara di Kecamatan Medan Timur. Seluruh lokasi yang ditinjau, drainasenya umumnya mengalami penyumbatan dan pendangkalan sehingga harus segera dilakukan normalisasi guna mengatasi genangan air yang terjadi selama ini. Pasalnya, genangan air yang terjadi membuat warga sekitar maupun masyarakat pengguna jalan merasa terganggu karena genangan air menggenangi jalan setiap kali hujan deras turun sehingga menghambat aktifitas dan kelancaran mereka dalam berkendaraan. Di samping itu juga tak jarang genangan air sampai memasuki halaman dan rumah warga. "Itu sebabnya kita harus segera mengatasi masalah genangan air yang sudah lama dikeluhkan warga ini. Dengan peninjauan ini kita mencari akar masalahnya dan kemudian mengatasinya sehingga warga maupun masyarakat pengguna jalan merasa tenang dan nyaman, " kata Wakil Wali Kota.

Oleh karenanya usai peninjaun yang dilakukan, Akhyar menginstruksikan Kadis PU yang baru dilantik untuk segera menindaklanjutinya dengan mengerahkan pekerja dan peralatan yang dimiliki. Guna mendukung kelancaran pekerjaan, Wakil Wali Kota juga meminta kepada jajaran kecamatan untuk ikut serta membersihkan. Dengan sinergitas yang dilakukan, mantan anggota DPRD Medan itu berharap persoalan genangan air dapat diminimalisir. Dalam kesempatan itu Wakil Wali Kota juga tak lupa minta dukungan penuh warga sekitar untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggalnya dengan tidak mebuang sampah sembarangan. Sebab, salah satu pemicu utama terjadinya genangan air akibat drainase maupun parit yang ada mengalami pendangkalan dan penyumbatan yang disebabkan sampah rumah tangga. "Ayo mari kita jadikan hidup bersih sebagai budaya dalam kehidulpan sehari-hari," harapnya. (H/KU)

Walikota Dukung Pelaksanaan Kejuaraan Sepatu Roda Bertaraf Internasional MIS Open 2019


Medan , Faktaonline.net - Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi menyambut baik dan mendukung penuh digelarnya Kejuaraan Indonesia Skate Series II Medan Inline Skate (MIS) Open 2019 di Lapangan Cadika Pramuka yang dijadwalkan awal April mendatang. Selain untuk mengembangkan dan memasyarakatkan olahraga sepatu roda di Kota Medan, event ini juga diharapkan dapat melahirkan atlet sepatu roda handal yang dapat mengharumkan nama ibukota Provinsi Sumatera Utara di tingkat nasional maupun internasional.
Dukungan ini disampaikan langsung Wali Kota ketika merima kunjungan jajaran Panitia Indonesia Roller Skate Serie II MIS Open 2019 di Rumah Dinas Wali Kota Jalan Sudirman Medan, Selasa (19/2).

Apalagi ungkap Wali Kota, MIS Open 2019 kembali memperebutkan Wali Kota CUP ke III dan kali ini bertaraf internasional karena sejumlah atlet dari mancanegara menyatakan kesediaan untuk ikut serta. “Kita menyambut baik dan mendukung penuh digelarnya kembali Kejuaraan Indonesia Skate Series II MIS Open 2016. " Selain mengembangkan dan memasyarakat olahraga sepatu roda, kita berharap akan lahir atlet sepatu roda tangguh dari Kota Medan" kata Walikota.
Di samping itu event ini tentunya sangat mendukung upaya Pemko Medan untuk menggeliatkan pariwisata, sebab pesertanya berasal dari sejumlah kota di Indonesia dan mancanegara,

Oleh karenanya guna mendukung suksesnya MIS Open 2019, Wali Kota minta Kadispora Kota Medan Marah Husin Lubis yang ikut mendampingi para panitia dalam audiensi agar membantu bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait sehingga kejuaraan tersebut berjalan dengan sukses dan lancar. “Saya minta Dispora bersama Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Dinas Perumahan,Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang serta Dinas Pekerjaan Umum untuk saling bersinergi, guna membenahi tempat yang akan digunakan untuk menggelar MIS Open 2019 di Lapangan Cadika Pramuka sesuai tupoksinya masing-masing,” ungkapnya.
Melihat tingginya animo peserta yang mengikuti MIS Open 2019, termasuk dari mancanegara, Wali Kota pun berharap agar Dispora dapat memasukan event tersebut dalam kalender tetap Dispora Kota Medan. Dengan demikian kejuaraan sepatu roda itu bisa digelar rutin setiap tahunnya.

Sementara itu M Edison Ginting selaku Ketua Panitia jajaran Panitia Indonesia Roller Skate Serie II MIS Open 2019 menguncapkan terima kasih atas sambutan dan dukungan penuh Wali Kota. Dikatakan Ginting, MIS Open 2019 akan diikuti sekitar 600 atlet sepatu roda. Selain Kota Medan, atlet sepatu roda dari sejumlah kota di Tanah Air telah menyatakan kesediaan untuk mengikuti MIS Open 2019.
Berdasarkan hasil konfirmasi terakhir, jelas Ginting, atlet sepatu roda dari mancanegara seperti India, Taipei, Singapura, Malaysia dan Philipina juga mengatakan akan ikut serta. “Untuk atlet sepatu roda dari New Zealand, tinggal menunggu kabar. Undangan telah kita sampaikan, mudah-mudahan mereka ikut serta sehingga MIS Open 2019 semakin meriah lagi,” papar Ginting.

Di dampingi Dolly M Jafar Dalimunthe dan Firdaus selaku pembina, Eko Yudhistira Kalo (Ketua Porserosi Medan), Agus Kuncoro )wakil ketua), Ambaruri Mahanai (sekretaris), Sumiati (wakil serektaris) serta sejumlah panitia lainnya, Ginting berharap agar Wali Kota bersedia hadir dan membuka MIS Open 2019 yang akan berlangsung selama tiga hari tersebut. Dalam kesempatan tersebut, Ginting juga berharap agar Wali Kota dapat membantu untuk memperbaiki lintasan sepatu roda yang permukaannya mengalami pengelupasan di sejumlah titik. Dikhawatirkan, permukaan lintasan yang mengelupas dan reta-retak itu akan mengganggu kelancaran atlet sepatu roda dalam beraksi. Selain permukaan lintasan yang mengelupas, papar Ginting, lapangan sepatu roda yang ada di Cadika Pramuka juga membutuhkan penerangan yang memadai. Sebab, penerangan yang ada saat ini kurang terang karena tidak menggunakan lampu spesial sehingga dikhawatirkan dapat mengganggu konsentrasi para atlet apabila pertandingan digelar malam hari. “Yang lebih penting lagi, kami mengharapkan agar Bapak Wali kota dapat membantu menyediakan tribun untuk tempat penonton dan ruang ganti bagi atlet sepatu roda. Sebab, tribun penonton dan ruang ganti belum ada. Padahal kedua sarana ini harus dimiliki sebagai salah satu persayaratan untuk mengelar kejuaraan sepatu toda bertaraf internasional,” harapnya. (red)

Jalan Sekolah Gundaling II Rusak Parah. Masyarakat Minta Pemkab Karo Segera Perbaiki Jalan Alternatif Yang Berlubang


Berastagi , Faktaonline.net - Sudah hampir setahun ini , Jalan Sekolah yang berada di Kelurahan Gundaling II berbatasan dengan Kelurahan Gundaling I, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo rusak parah. Bahkan selama ini jalan alternatif penyangga kemacetan jalan protokol tersebut sulit dilalui mobil atau kenderaan roda empat. Seperti yang dikatakan salah seorang pengendara J. Br Tarigan dilokasi, Selasa (19/2).
Menurutnya jalan Sekolah yang merupakan jalan alternatif penyangga kemacetan dijalan utama tersebut jika hujan tiba sangat sulit untuk dilalui, badan jalan ber lubang lubang`dan berbatu batu. Melihat kondisi jalan perbukitan itu sangat memprihatinkan dikhawatirkan badan jalan tersebut ikut tergerus air hujan. “Disisi kiri kanan badan jalan banyak yang berlubang dan berbatu batuan itu, pengendera mobil harus berhati hati melalui jalan tersebut”, ujar J. Br Tarigan.

Hal yang sama dikatakan B. Sinulingga, menurut petani yang sedang melewati jalan Sekolah tersebut dia harus ekstra hati hati saat melintas di Jalan Sekolah itu, pada hal jalan itu adalah jalan poros desa antara Kelurahan Gundaling I dengan Kelurahan Gundaling II. “Jalan ini juga selalu dipergunakan anak anak sekolah untuk menuju sekolahnya masing masing, begitu juga bagi masyarakat setempat jalan ini adalah jalan yang sehari hari dipergunakan”, ungkapnya.
Lanjut B. Sinulingga,, oleh karena itu , masyarakat bermohon kepada pemerintah kabupaten Karo agar segera memperbaiki jalan yang sangat vital dan yang selalu dipergunakan masyarakat setempat maupun masyarakat luar.

Menanggapi keluhan warga itu, Kepala Desa Gundaling II, Jileken Beru Gintung yang ditemui terpisah mengatakan , jalan tersebut sedang dalam perencanaan.untuk diperbaiki “Jalan itu sudah mendapat perhatian pemerintah setempat yang akan secepatnya diperbaiki”, sebut Kepala desa Mengingat jalan tersebut, lanjut buk Kades , ini adalah jalan alternatif yang apabila terjadi kemacetan sepanjang jalan Jamin Ginting tepatnya di Berastagi Kota, maka jalan inilah satu satunya jalan penyangga. Sehingga Pemkab Karo akan segera memperbaiki jalan itu.,terangnya. (Suprianto)

Menghubungkan Dua Dusun , Wakil Bupati Resmikan Jembatan di Desa Diski Deliserdang


Sunggal ,Faktaonline.net - Wakil Bupati Deli Serdang H Zainuddin Mars meresmikan jembatan Banjaran yang menghubungkan dusun I dan dusun II Desa Sumber Melati Diski Kecamatan Sunggal, Sabtu (16/2). yang di tandai pengguntingan pita.Peresmian tersebut dirangkaikan dengan acara "SM Diski Award II” yang mengambil tema saatnya peduli sesama yang juga dirangkaikan dengan pemberian Plakat dan pembagian sembako kepada warga tidak mampu.

Hadir bersama Wabup, Wakil Ketua TP PKK Kab. Deli Serdang Hj. Asdiana Zainuddin Mars, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Khoirum Rizal,Kadis Pertanian Syamsul Bahri, Camat beserta Muspika Kecamatan Sunggal, salah seorang pemberi hibah lahan untuk pembangunan akses jalan dan jembatan Bapak Guntur Panjaitan ,tokoh masyarakat,tokoh agama dan tokoh pemuda.

Wabup menyampaikan rasa gembira dan bangga terlaksanaanya pembangunan jembatan ini, seraya mengatakan bahwa pembangunan jalan dan jembatan ini memiliki arti penting bagi Kabupaten Deli Serdang bagi mendukung Gerakan Deli Serdang Membangun (GDSM) "Pembangunan jalan dan jembatan ini memiliki arti penting bagi Kabupaten Deli Serdang bagi mendukung Gerakan Deli Serdang Membangun (GDSM) salah satu pola percepatan pembangunan mengandalkan 3 (tiga) pilar pembangunan menyatunya Pemerintah didukung pihak swasta dan partisipasi masyarakat yang sejak lama berlangsung di daerah ini.Sehingga kedepan kita harapkan visi pembangunan Deli Serdang yaitu Deli yang maju , berdaya saing, religius dan bersatu dalam kebhinekaan segera terwujud", kata Zainuddin Mars.

Sementara itu Kepala Desa Sumber Melati Diski Sariman dalam sambutannya mengucapkan ribuan terimakasih kepada Wabup H Zainuddin Mars dan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang yang hadir di desa ini. Semoga dengan hadirnya bapak, kami jadi lebih termotivasi memberikan yang terbaik untuk desa ini, ucapnya.

Terkait jembatan Banjaran, Kepala Desa mengaku bahwa warganya sangat terbantu. Keberadaan jembatan tersebut menghubungkan Dusun I dan Dusun II, sehingga masyarakat yang beraktifitas antara kedua dusun dapat mempersingkat waktu tempuh. Saat ini, anak-anak sekolah bisa melewati jembatan itu , tanpa harus melalui jalan besar, dan misalkan ada warga yang meninggal dunia, warga sudah enak membawa jenazahnya ke kuburan. Nggak harus ke jalan besar, bisa langsung lewat jembatan, sehingga lebih dekat. Dalam pembangunan jalan dan jembatan ini juga tidak lepas dari bantuan warga yangmemberikan hibah tanahnya untuk dibangun jalan dilokasi tersebut, diantaranya Bapak Guntur Panjaitan seluas 76 m2 yang terletak di Dusun I Gg. Buntu II Desa Sumber Melati Diski, " katanya (ds-01)

Kegiatan KPM Selesai , Mahasiswa IAIN Metro Lampung Gelar Acara Perpisahan Bersama Masyarakat Pekon Ulu Krui

Pesisir Barat | Faktaonline.net - Sejumlah Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kota Metro, Provinsi Lampung, menggelar acara perpisahan dengan masyarakat, masa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) yang ada di Desa (Pekon) Ulu Krui, Kecamatan Way Krui, Kabupaten Pesisir Barat di Pekon setempat, Senin (18/2/2019) malam.

Ahyarudin selaku kepala desa (pratin) Pekon Ulu Krui dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada para mahasiswa yang telah mengabdikan dirinya pada masyarakat Ulu Krui. "Terimakasih atas pengabdian kalian selama ini, semoga semua yang kalian lakukan menjadi bermanfaat untuk masyarakat kami,"kata Ahyar. 

Senada dikatakan Muhammad Yahyanudin, selaku ketua kelompok dua KPM, mewakili mahasiswa yang lain menyampaikan ucapan terimakasih, pihaknya juga berharap pada seluruh masyarakat bisa memanfaatkan bila ada kesalahan dalam masa KPM tersebut. "Kami mohon maaf bila dalam masa KPM, kami melakukan kesalahan, dan terimakasih pada semua pihak yang telah membantu kami dalam melaksanakan tugas dari Kampus,"ungkapnya. 

Sebelum acara perpisahan , para mahasiswa mengadakan perlombaan yang bersifat relegi, yaitu lomba Azan, hafalan surat pendek, doa-doa, untuk para siswa jenjang Sekolah Dasar (SD). Sehingga disela acara tersebut para mahasiswa memberikan hadiah kepada para siswa yang memenangkan perlombaan yang telah terlaksana pada (10/2).(firman)

Kapolres Lampung Utara Berikan Bantuan Sembako Kepada Warga Korban Banjir di Kotabumi


Lampung Utara | Faktaonline.net. - Pasca banjir yang melanda di Wilayah Kotabumi, Kapolres Lampung Utara  AKBP Budiman Sulaksono.S.l.K. meninjau lokasi dan melihat secara langsung para  warga korban banjir , sekaligus memberikan bantuan kepada masyarakat yang berada di Rawakarya Kelurahan Kota Alam, Kali Pasir dan Pasar Lama Kelurahan Kotabumi Udik Kec. Kotabumi Selatan Kab. Lampung Utara, Senin (18/2/2019). 
" Selain meninjau lokasi banjir , kami juga memberikan bantuan, untuk meringankan beban para korban," kata Kapolres kepada wartawan

Selain itu petugas Polres Lampung Utara , juga memantau situasi Kamtibmas di lokasi banjir yang berada di Rawakarya, Kali Pasir dan Pasar Lama yang terkena dampak banjir, dan beberapa wilayah lainnya. "Dari kemarin, begitu mendapat informasi , kita langsung mengerahkan anggota untuk melakukan patroli kamtibmas secara rutin, di beberapa titik lokasi banjir," sebutnya.

Menurut Kapolres, penyebab banjir di beberapa titik diakibatkan dari beberapa faktor, diantaranya tidak berjalannya drainase saluran air dengan lancar, yang di akibatkan penumpukan sampah di saluran air. itu  "Saya menghimbau, agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan buanglah sampah pada tempatnya , setiap Hari Jum'at agar dilakukan giat gotong royong,agar saat musim hujan seperti saat ini, aliran air dapat berjalan lancar, dan tidak mengakibatkan banjir" harapnya

Lanjut Kapolres , kedepan , secara kemanusiaan kita akan terus mengunjungi tempat-tempat pengungsian dan memberikan bantuan kemanusiaan. Dan juga kita akan terus bersama dengan instansi terkait agar bersama-sama mengatasi semua masalah banjir yang ada disini. "Kegiatan ini sebagai wujud, Polres Lampung Utara peduli terhadap korban bencana alam, dan akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait, sampai musibah banjir ini bisa teratasi," pungkasnya.(imam)

Korban Penyerangan Disertai Perampokan Kecewa , Petugas Polsek Kodi Bangedo Tidak Menahan Pelakunya


Waikarara NTT I Faktaonline.net - Korban penyerangan dan penjarahan , Pati Kaleka warga desa Waikarara Kec.Kodi Bangedo Kab.Sumba Barat NTT ,  merasa kecewa , karena ketika dirinya hendak melaporkan kejadian penyerangan tersebut , petugas Polsek Kodi Bangedo menolak menerima pengaduannya, malahan petugas menyuruhnya kembali pulang kerumahnya , dengan alasan petugas sedang sibuk , ketika pelakunya sudah ditangkap , tapi polisi melepaskanya kembali..
Hal itu diungkapkan Pati Kaleka kepada wartawan dikediamannya , Minggu (17/2/2019).

Dikatakan Pati Kaleka , kejadian yang dialaminya bermula dari kedatangan Poka Roki bersama tiga anaknya dan serombongan orang yang tidak dikenalnya, datang menyerang dirinya ,Kejadiannya  pada tanggal 28 November 2018 tahun lalu ,sebutnya , " Saat kejadian , Saya tengah berada di kebun, saya kaget , ketika mendengar teriakan massa menyebut nama saya , mana Pati Kaleka , kami sudah bakar ayam secara adat tadi malam tujuan untuk membunuh , jadi kau jangan lari " ungkap Pati Kaleka yang bercerita didampingi keluarganya.

Lanjutnya bercerita , Akibat penyerangan dan perampokan yang di lakukan Poka roki beserta rombongangan yang datang menyerang sekaligus merampok , mengakibatkan dirinya kehilangan seluruh harta bendanya, " Semua barang isi rumah habis dijarah , termasuk seekor Kuda Jantan seharga Rp 15 juta , diambil Poka Roki dan rombongannya " ungkap Pati Kaleka sedih.

Merasa tidak senang Pati Kaleka didampingi anaknya , Lukas Loghe Kaleyo mendatangi kantor polisi berniat melaporkan kejadian penyerangan sekaligus perampokan tersebut itu, namun setibanya di Polsek Kodi Bangedo dirinya merasa kecewa karena petugas tidak menerima pengaduannya dengan alasan sibuk ,"   Kami tidak mau urus masalah karena kami masih sibuk, kalau kami tidak sibuk , kami urus , kamu perang aja ujar anggota yang sedang piket " sebut Pati Kaleka menirukan ucapan petugas kepadanya.

Namun Pati Kaleka tidak berputus asa , pada tanggal 14 Januari 2019 , dirinya kembali membuat pengaduan ke polisi atas kejadian penyerangan dan perampokan yang dialaminya , beruntung , kali ini polisi menerima pengaduannya , dan menangkap Poka Roki bersama dua anaknya " Tapi tidak di tahan karena bekingnya Kepala Desa Waikara " keluh Pati Kaleka geram.

Pati Kaleka merasa kecewa kepada Kades Waikarara yang membela sepihak " Saya sebagai masyarakat kecil yang buta soal hukum , lewat media ini , Saya sangat berharap agar pelaku di proses sesuai dengan hukum yang berlaku , sehingga kami aman dan merasa benar-benar terlindungi " harapnya ,Saat ini kami sekeluarga tidak memiliki apa apa , untuk kebutuhan makan dan minum sulit , pakaianpun tinggal di badan, ujarnya memelas kepada wartawan media ini..

Ketika Kapolsek Kodi Bangedo dihubungi melalui sambungan seluler untuk konfirmasi terkait masalah penyerangan disertai perampokan dan tidak ditahannya pelaku penyerangan , namun teleponnya tidak diangkat. (Fabianus)

Silaturahmi Dengan Walikota , Pemko Medan Siap Dukung KPU Sukseskan Pemilu 2019


Medan , Faktaonline.net - Ketua KPU Kota Medan Agusyah Damanik didampingi sejumlah komisioner lainnya , melakukan silaturahmi dengan Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH di rumah dinas Jalan Sudirman Medan, Senin (18/2).Dalam kunjungan tersebut ,KPU Kota Medan menyampaikan persiapan yang telah dilakukan dalam gelaran pemilu yang menyisakan waktu dua bulan lagi.
Didampingi Asisten Pemerintahan dan Sosial Musadad Nasution, Kaban Kesbangpol Sulaiman Harahapm dan Kabag Tapem Setdako Medan Syahrul Rambe, Wali Kota menyambut baik kedatangan Ketua dan Komisioner KPU Kota Medan tersebut. Wali Kota berharap seluruh proses tahapan pemilu di Kota Medan dapat berjalan dengan baik dan lancar. ‘’Saya berharap KPU sebagai lembaga resmi penyelenggara pemilu dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan sebaik mungkin, sehingga seluruh proses tahapan pemilu hingga hari pencoblosan dapat berjalan secara maksimal,” kata Wali Kota.

Selanjutnya Walikota mengatakan, Pemko Medan siap mendukung penuh dan ikut mensukseskan pelaksanaan pemilu. Salah satunya, lewat rapat koordinasi yang akan dilakukan dengan seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) agar ikut serta mensosialisasikan tahapan pemilu kepada masyarakat. Dengan demikian bilang Wali Kota, masyarakat dapat mengetahui sekaligus diharapkan mampu menarik antusias masyarakat untuk menggunakan hak suaranya pada saat hari pencoblosan tiba. ‘’Demi kelancaran dan kesuksesan jalannya pemilu, Pemko Medan siap mendukung hal-hal tertentu yang diperlukan KPU Medan. Untuk itu, memang sudah sepatutunya KPU Medan menyampaikan sudah sejauh mana persiapan yang dilakukan hingga permasalahan yang mungkin dihadapi. Dengan koordinasi ini kita harapkan dapat bersama-sama mencari solusinya,’’ ungkapnya. 

Sebelumnya, Ketua KPU Kota Medan Agusyah Damanik menjelaskan, kedatangannya beserta beberapa komisioner ke rumah dinas adalah untuk berkoordinasi dengan Wali Kota terkait persiapan maupun kendala yang dihadapi dalam persiapan tahapan pemilu. Di samping itu juga meminta dukungan dan memfasilitasi penyelenggaraan pemilu 2019 di Kota Medan. “Ada beberapa hal yang kita sampaikan ke Bapak Wali Kota terkait tahapan pemilu yang akan berlangsung nanti, seperti ketersediaan fasilitas penyimpanan logistik pemilu seperti kotak suara. Sebab, kita membutuhkan tempat yang lebih besar lagi, mengingat jumlah kotak suara pada pemilu kali ini bertambah lima kali lipat dari pemilu sebelumnya,’’ jelas Agusyah.

Kemudian mengenai perekrutan tenaga perlindungan masyarakat (Linmas) yang akan menjaga tiap TPS, Agusyah mengatakan, sesuai aturan KPU, hal tersebut merupakan kewenangan pemerintah kota untuk melakukan perekrutan. Dengan kriteria antara lain, KPU meminta agar petugas linmas ditempatkan sesuai domisili tempat memilih. ‘’KPU Kota Medan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota karena telah menerima kedatangan kami. Semoga dukungan yang diberikan dapat lebih membuat jalannya pemilu di Kota Medan semakin berjalan lancar,’’ harapnya. (red).

Buron Dua Tahun , Petugas Gabungan Reskrim Polsek Kodi Berhasil Ringkus 2 DPO Pelaku Pembunuhan


Kodi , Sumba Barat I Faktaonline.net -  Petugas Reskrim Polsek Kodi pantas diberi acungan jempol , karena berhasil menangkap buronan pelaku pembunuhan korban Yosef Katoda yang terjadi dua tahun silam , tepatnya kasus pembunuhan itu terjadi di Kampung Pero, Desa Pero Konda, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya Nusa Tenggara Timur , tanggal 16 Oktober 2017 silam, 2 DPO (Daftar Pencarian Orang) inisial DK (45) dan YD (23) berhasil dibekuk Tim Polsek Kodi ,Jumat (15//2/2019) di dua tempat yang berbeda, yakni di Kampung Rende, Desa, Anakaka dan Desa Pero Konda, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya..

Ketika Kapolsek Kodi,BB Kandi, dikonfirmasi Faktaonline.net , dirinya membenarkan atas penangkapan kedua pelaku pembunuhan ditempat yang berbeda.
Dikatakannya , ketika petugas mendapat informasi tentang keberadaan buronan DK, pagi itu sekitar pukul 08.00 Wita , selanjutnya Kanit Rekrim Polsek Kodi Bripka Sudarmono bersama tujuh personil gabungan Polsek Kodi langsung menuju ke Kampung Rende, Desa Anakaka, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Sesampainya di lokasi, tim mendapati keberadaan pelaku dan langsung menangkapnya yang kemudian diamankan di Mapolsek Kodi. " setelah DK,tertangkap , didapatkan informasi tentang keberadaan buronan lainnya inisial YD." kata Kapolsek.
Lanjut Kapolsek , berdasarkan informasi tersebut, masih pada hari yang sama , sekitar pukul 11.00 Wita, kembali personil gabungan Polsek Kodi berhasil menangkap YD di Kampung Pero, Desa Pero Konda, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya. " Saat ini kedua pelaku penganiayaan dengan menggunakan parang, batu dan bambu sehingga menyebabkan tewasnya korban Yosef Katoda telah diamankan oleh tim di Mapolsek Kodi guna menjalani proses lebih lanjut." terangnya. 

Atas keberhasilan menangkap dua pelaku pembunuhan tersebut , Kapolres Sumba Barat AKBP Michael Irwan Thamsil, S.I.K. (poto) , mengapresiasi kinerja anggotanya, dan berharap kasus ini dapat terselesaikan dan secepatnya dikirim kepada kejakssan agar segera disidangkan di meja hijau sebutnya. (Fabianus)

Dua Hari Posko Dibuka , 1008 Pemilih Pindahan Sudah Mendaftar


Medan , Faktaonline.Net - Komisi Pemilihan Umum Kota Medan berikan apresiasi atas keseriusan Pemerintahan Mahasiswa Universitas Sumatera Utara dalam sosialisasi pindah memilih dan memfasilitasi pembukaan Posko Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) di lingkungan kampus. Selama dua hari posko dibuka, tercatat ada 1008 pemilih pindahan yang mendaftar.
Komisioner KPU Kota Medan M. Rinaldi Khair mengatakan ada 1008 mahasiswa yang berasal dari luar Medan , terselamatkan hak pilihnya pada Pemilu Serentak 2019 karena telah mengurus surat pindah memilih atau formulir A5 di Posko DPTb Kampus USU. “Kami (KPU Kota Medan) harus akui, ini semua berkat kerja keras Pema USU yang secara aktif berkoordinasi dengan kami untuk pembukaan Posko DPTb dan bersosialisasi aktif ke seluruh mahasiswa USU terkait pindah memilih,” kata Rinaldi didampingi Presiden Pema USU M. Iqbal Harefa di Kampus USU, Jumat (15/2/2019). 

Pada hari pertama, Kamis  (14/2) dibuka Posko DPTb di FISIP USU dan Sekretariat Pema USU, terdapat 203 orang yang mendaftar pindah memilih. Lalu pada hari kedua, mengingat jumlah yang mendaftar di Posko DPTb Pema USU membludak, maka KPU Kota Medan membuka 5 posko di sekitar Sekretariat Pema USU dengan melibatkan Panitia Pemilihan Kecamatan dan Panitia Pemungutan Suara Medan Baru dan Medan Selayang. Hasilnya, ada 805 mahasiswa yang mendaftar pindah memilih.

Dari pantauan saat pendaftaran pindah memilih , lebih banyak warga dari luar Provinsi Sumatera Utara yang mendaftar, diantaranya Pekan Baru, Rokan Hilir, Padang, Bekasi, Jakarta dan daerah lainnya. Sedangkan yang dari dalam Provinsi Sumatera Utara , umumnya daerah Asahan, Mandailing Natal, Nias, Taput, Labuhanbatu dan sebagainya. Membludaknya warga dari luar daerah mendaftar pindah memilih di Posko DPTb tidak terlepas dari peran aktif Pema USU.
Sejak awal Pema USU meminta ke KPU agar didirikan posko di dalam kampus mengingat banyaknya mahasiswa luar Medan yang dipastikan tidak bisa pulang ke daerah asalnya saat Pemilu Serentak 2019 nanti. Keseriusan Pema USU terlihat jelas mulai dari memfasilitasi tempat dan segala kebutuhan sarana prasarana hingga aktif sosialisasi di media sosial

Pema USU. Rinaldi menyebutkan , apa yang dilakukan Pema USU kali ini adalah bukti bahwa mahasiswa tidak lagi bisa diidentikkan sebagai pemilih golput atau pihak yang dianggap apatis dengan Pemilu. Pema USU telah membuktikan bahwa mahasiswa sangat antusias dalam menyukseskan Pemilu Serentak 17 April 2019.
Rinaldi mengingatkan, meskipun Posko DPTb di Kampus USU hanya dibuka dua hari, bukan berarti KPU Kota Medan berhenti menerima pendaftaran pemilih pindahan. “KPU Kota Medan tetap akan membuka dan melayani pemilih pindahan setiap hari di kantor Jalan Kejaksaan No 37,” ungkap alumni FISIP USU itu.
Presiden Pema USU M. Iqbal Harefa menegaskan pihaknya sejak awal sudah aktif berkampanye anti golput, tolak hoax dan tolak politik uang. Komitmen mereka dalam menyukseskan Pemilu Serentak 2019 adalah bagian dari program yang sudah ditetapkan bersama.(red)

Akhyar Hadiri Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Pilar-Pilar Sosial Tahun 2019


Medan , Faktaonline.Net - Pilar sosial menjadi perpanjangan tangan pemerintah sekaligus menjadi garda  terdepan dalam melayani permasalahan sosial yang muncul di tengah masyarakat. Sehingga pilar sosial perlu digerakkan terutama di Kota Medan.
Demikian disampaikan Wakil Wali Kota Medan Ir. H. Akhyar Nasution MSi ketika menghadiri acara Peningkatan Kapasitas Pilar-Pilar Sosial Tahun 2019 di Le Polonia Hotel Medan, Kamis (14/2). Acara yang dibuka langsung Menteri Sosial Republik Indonesia Dr Agus Gumiwang Kartasasmitra MSi ini bertujuan untuk meningkatkan peran serta masyarakat sebagai mitra Pemerintah dalam pembangunan nasional.

Selanjutnya Akhyar mengatakan, acara pilar-pilar sosial sangat positif untuk meningkatkan kesejahteraan sosial khususnya di Kota Medan. Selain itu, dengan adanya pilar-pilar sosial juga dapat dimanfaatkan untuk mencegah berita hoax yang saat ini tengah banyak beredar ditahun politik ini. "Saya menilai acara ini sangat positif untuk membantu Pemerintah untuk merentaskan angka kemiskinan. Selain itu juga pilar-pilar sosial ini dapat dimanfaatkan untuk menepis berita-berita hoax yang dapat membuat kacau seperti saat ini," katanya.

Lanjut Akhyar , pilar-pilar sosial diharapkan dapat menggugah rasa gotong–royong, toleransi, harmoni, dan nasionalisme seluruh masyarakat. Mengingat saat ini di masyarakat banyak bermunculan aksi anarkisme, intoleransi, dan radikalisme, yang berpotensi menyebabkan disintegrasi bangsa. "Dengan adanya pilar-pilar sosial ini kita harapkan dapat membantu Pemerintah bukan hanya pada bencana saja, namun dalam memberantas narkoba, premanisme ataupun begal, serta penyebar informasi hoax yang dapat memecah belah bangsa kita," himbaunya.

Sementara itu, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita , mengatakan , pilar-pilar sosial memiliki tugas yang kompleks kedepannya. Karena Pemerintah terus berupaya agar dapat menekan angka kemiskinan secara maksimal. "Pemerintah sedang gencar-gencarnya menekan angka kemiskinan. Berdasarkan data survei BPS pada September tahun 2018 lalu, angka kemiskinan berada pada 9,66 %. Berdasarkan survei yang sama, bukan hanya angka kemiskinan, gini ratio membaik menjadi 0,381. Ini adalah upaya kerja keras semua pihak yang telah membuahkan hasil. Namun kita masih mempunyai tugas yang berat yakni bagaimana kita dapat menekan angka kemiskinan itun lebih rendah lagi pada masa mendatang", ungkapnya.

Dikatakannya, Pilar-pilar sosial ini bukan hanya sekadar pada pendampingan semata. Pilar sosial merupakan motor penggerak dari berbagai kegiatan pemberdayaan di masyarakat. "Untuk itu saya harap semua harus saling bahu membahu dan bisa lebih meningkatkan kerja kemanusiaannya di lapangan. Ayo kita tingkatkan kembali gerakan restorasi sosial. Sehingga tujuan akhir kita untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai", harapnya.

Acara ini dirangkaikan dengan penandatanganan perjanjian deklarasi anti hoax oleh perwakilan pilar-pilar sosial disaksikan Menteri Sosial dan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara ,Sabrina MSi dihadapan Wakil Wali Kota Medan, anggota DPR RI Meutya Viada Hafid, Direktur Jendral Pemberdayaan Sosial, Staff Khusus Menteri Sosial , Tenaga Ahli Mensos, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara , sejumlah OPD di Lingkungan Pemko Medan, Pekerja Sosial Masyarakat , Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan , Karang Taruna, dan Organisasi Sosial/ Lembaga Kesejahteraan Sosial. Selain penandatangan deklarasi anti hoax, acara ini juga diisi dengan materi untuk peningkatan kapasitas pilar-pilar sosial dengan pemateri dari Kementerian Sosial, Kementerian Kominfo dan Ditjen Pemberdayaan Sosial yang berlangsung mulai 13 s.d 15 Februari 2019. (red)

Ka Bintal KodamI/BB Berikan Pencerahan Rohani Kepada Personil dan Ibu - Ibu Persit KCK Cabang XXXIII Kodim 0204/DS


Medan , Faktaonline.Net -  Kabintal Kodam I Bukit Barisan, Kolonel Kav Sugeng Waskito Aji memberikan pencerahan Bintal Rohani dan Mental Ideologi kepada personil dan ibu-ibu Persit KCK Cabang XXXIII Kodim 0204/DS. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kodim 0204/DS Lubuk Pakam Kabupaten Deliserang , Jumat (15/02/2019).
Dalam kesempatan tersebut Kolonel Kav Sugeng mengingatkan , agar seluruh jajaran prajurit dan ibu Persit Kodim 0204/DS terhindar dari segala bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri, Isntansi, dan nama baik TNI. "Khususnya pelanggaran terhadap penyalahgunaan narkoba," tegasnya. Ditegaskannya, agar seluruh personil dan ibu Persit cepat dan tanggap terhadap kemajuan jaman yang sangat pesat. "Oleh karena itu, kita selaku keluarga besar TNI dan Ibu Persit harus berhati-hati lagi di dalam penggunaan media sosial, yang dapat berdampak negatif pada kehidupan dan rumah tangga , hingga akhirnya berujung perceraian," ujarnya.

Lanjut Kolonel Kav Sugeng ,dalam rangka menyambut pesta demokrasi yang akan dilaksanakan beberapa bulan ke depan , sebagai prajurit TNI , kita selalu ditekankan terhadap Netralitas TNI serta Junjung tinggi netralitas TNI. "Ciptakan keadaan yag harmonis dan aman. Serta hindari kegiatan-kegiatan yang berbau politik," imbaunya.
Masih dalam pencerahanya, dengan kegiatan ini diharapkan agar seluruh personil TNI/ASN di jajaran Kodim 0204/DS terhindar dari segala bentuk pelanggaran, serta selalu bersikap tulus dan ikhlas dalam mengembankan tugas tugas pokok TNI. Hal yang sama juga dianjurkan kepada ibu-ibu Persit selalu mendukung dan memberi support yang positif terhadap suami yang sedang menjalankan tugas pokok TNI , dalam hal ini para Babinsa.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kasdim 0204/Ds, Mayor Inf Muhsin S.Ag, Ustad Mayor Inf Jalaluddib Dalimunte, Pabintal Kodam I/BB, Kapten Inf Basri, Pendeta Kopral Satu Raju Krisna, para Danramil dan Pa staf jajaran Kodim 0204/Ds, Babinsa jajaran Kodim 0204/Ds dan ibu-ibu persit KCK cabang XXXIII Kodim 0204/DS. (red).