Agama

Agama

Kapolres Lampung Utara Berikan Bantuan Sembako Kepada Warga Korban Banjir di Kotabumi


Lampung Utara | Faktaonline.net. - Pasca banjir yang melanda di Wilayah Kotabumi, Kapolres Lampung Utara  AKBP Budiman Sulaksono.S.l.K. meninjau lokasi dan melihat secara langsung para  warga korban banjir , sekaligus memberikan bantuan kepada masyarakat yang berada di Rawakarya Kelurahan Kota Alam, Kali Pasir dan Pasar Lama Kelurahan Kotabumi Udik Kec. Kotabumi Selatan Kab. Lampung Utara, Senin (18/2/2019). 
" Selain meninjau lokasi banjir , kami juga memberikan bantuan, untuk meringankan beban para korban," kata Kapolres kepada wartawan

Selain itu petugas Polres Lampung Utara , juga memantau situasi Kamtibmas di lokasi banjir yang berada di Rawakarya, Kali Pasir dan Pasar Lama yang terkena dampak banjir, dan beberapa wilayah lainnya. "Dari kemarin, begitu mendapat informasi , kita langsung mengerahkan anggota untuk melakukan patroli kamtibmas secara rutin, di beberapa titik lokasi banjir," sebutnya.

Menurut Kapolres, penyebab banjir di beberapa titik diakibatkan dari beberapa faktor, diantaranya tidak berjalannya drainase saluran air dengan lancar, yang di akibatkan penumpukan sampah di saluran air. itu  "Saya menghimbau, agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan buanglah sampah pada tempatnya , setiap Hari Jum'at agar dilakukan giat gotong royong,agar saat musim hujan seperti saat ini, aliran air dapat berjalan lancar, dan tidak mengakibatkan banjir" harapnya

Lanjut Kapolres , kedepan , secara kemanusiaan kita akan terus mengunjungi tempat-tempat pengungsian dan memberikan bantuan kemanusiaan. Dan juga kita akan terus bersama dengan instansi terkait agar bersama-sama mengatasi semua masalah banjir yang ada disini. "Kegiatan ini sebagai wujud, Polres Lampung Utara peduli terhadap korban bencana alam, dan akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait, sampai musibah banjir ini bisa teratasi," pungkasnya.(imam)

Korban Penyerangan Disertai Perampokan Kecewa , Petugas Polsek Kodi Bangedo Tidak Menahan Pelakunya


Waikarara NTT I Faktaonline.net - Korban penyerangan dan penjarahan , Pati Kaleka warga desa Waikarara Kec.Kodi Bangedo Kab.Sumba Barat NTT ,  merasa kecewa , karena ketika dirinya hendak melaporkan kejadian penyerangan tersebut , petugas Polsek Kodi Bangedo menolak menerima pengaduannya, malahan petugas menyuruhnya kembali pulang kerumahnya , dengan alasan petugas sedang sibuk , ketika pelakunya sudah ditangkap , tapi polisi melepas kembali..
Hal itu diungkapkan Pati Kaleka kepada wartawan dikediamannya , Minggu (17/2/2019).

Dikatakan Pati Kaleka , kejadian yang dialaminya bermula dari kedatangan Poka Roki bersama tiga anaknya dan serombongan orang yang tidak dikenalnya, datang menyerang dirinya ,Kejadiannya  pada tanggal 28 November 2018 tahun lalu ,sebutnya , " Saat kejadian , Saya tengah berada di kebun, saya kaget , ketika mendengar teriakan massa menyebut nama saya , mana Pati Kaleka , kami sudah bakar ayam secara adat tadi malam tujuan untuk membunuh , jadi kau jangan lari " ungkap Pati Kaleka yang bercerita didampingi keluarganya.

Lanjutnya bercerita , Akibat penyerangan dan perampokan yang di lakukan Poka roki beserta rombongangan yang datang menyerang sekaligus merampok , mengakibatkan dirinya kehilangan harta bendanya, " Semua barang isi rumah , dengan Kuda seekor Kuda Jantan seharga Rp 15 juta , diambil Poka Roki dan rombongannya " ungkap Pati Kaleka sedih.

Merasa tidak senang Pati Kaleka didampingi anaknya , Lukas Loghe Kaleyo mendatangi kantor polisi berniat melaporkan kejadian penyerangan sekaligus perampokan tersebut itu, namun setibanya di Polsek Kodi Bangedo dirinya merasa kecewa karena petugas tidak menerima pengaduannya dengan alasan sibuk ,"   Kami tidak mau urus masalah karena kami masih sibuk, kalau kami tidak sibuk , kami urus , kamu perang aja ujar anggota yang sedang piket " sebut Pati Kaleka menirukan ucapan petugas kepadanya.

Namun Pati Kaleka tidak berputus asa , pada tanggal 14 Januari 2019 , dirinya kembali membuat pengaduan ke polisi atas kejadian penyerangan dan perampokan yang dialaminya , beruntung , kali ini polisi menerima pengaduannya , dan menangkap Poka Roki bersama dua anaknya " Tapi tidak di tahan karena bekingnya Kepala Desa Waikara " keluh Pati Kaleka geram.

Pati Kaleka merasa kecewa kepada Kades Waikarara yang membela sepihak " Saya sebagai masyarakat kecil yang buta soal hukum , lewat media ini , Saya sangat berharap agar pelaku di proses sesuai dengan hukum yang berlaku , sehingga kami aman dan merasa benar-benar terlindungi " harapnya ,Saat ini kami sekeluarga tidak memiliki apa apa , untuk kebutuhan makan dan minum sulit , pakaianpun tinggal di badan, ujarnya memelas kepada wartawan media ini..

Ketika Kapolsek Kodi Bangedo dihubungi melalui sambungan seluler untuk konfirmasi terkait masalah penyerangan disertai perampokan dan tidak ditahannya pelaku penyerangan , namun teleponnya tidak diangkat. (Fabianus)

Silaturahmi Dengan Walikota , Pemko Medan Siap Dukung KPU Sukseskan Pemilu 2019


Medan , Faktaonline.net - Ketua KPU Kota Medan Agusyah Damanik didampingi sejumlah komisioner lainnya , melakukan silaturahmi dengan Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH di rumah dinas Jalan Sudirman Medan, Senin (18/2).Dalam kunjungan tersebut ,KPU Kota Medan menyampaikan persiapan yang telah dilakukan dalam gelaran pemilu yang menyisakan waktu dua bulan lagi.
Didampingi Asisten Pemerintahan dan Sosial Musadad Nasution, Kaban Kesbangpol Sulaiman Harahapm dan Kabag Tapem Setdako Medan Syahrul Rambe, Wali Kota menyambut baik kedatangan Ketua dan Komisioner KPU Kota Medan tersebut. Wali Kota berharap seluruh proses tahapan pemilu di Kota Medan dapat berjalan dengan baik dan lancar. ‘’Saya berharap KPU sebagai lembaga resmi penyelenggara pemilu dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan sebaik mungkin, sehingga seluruh proses tahapan pemilu hingga hari pencoblosan dapat berjalan secara maksimal,” kata Wali Kota.

Selanjutnya Walikota mengatakan, Pemko Medan siap mendukung penuh dan ikut mensukseskan pelaksanaan pemilu. Salah satunya, lewat rapat koordinasi yang akan dilakukan dengan seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) agar ikut serta mensosialisasikan tahapan pemilu kepada masyarakat. Dengan demikian bilang Wali Kota, masyarakat dapat mengetahui sekaligus diharapkan mampu menarik antusias masyarakat untuk menggunakan hak suaranya pada saat hari pencoblosan tiba. ‘’Demi kelancaran dan kesuksesan jalannya pemilu, Pemko Medan siap mendukung hal-hal tertentu yang diperlukan KPU Medan. Untuk itu, memang sudah sepatutunya KPU Medan menyampaikan sudah sejauh mana persiapan yang dilakukan hingga permasalahan yang mungkin dihadapi. Dengan koordinasi ini kita harapkan dapat bersama-sama mencari solusinya,’’ ungkapnya. 

Sebelumnya, Ketua KPU Kota Medan Agusyah Damanik menjelaskan, kedatangannya beserta beberapa komisioner ke rumah dinas adalah untuk berkoordinasi dengan Wali Kota terkait persiapan maupun kendala yang dihadapi dalam persiapan tahapan pemilu. Di samping itu juga meminta dukungan dan memfasilitasi penyelenggaraan pemilu 2019 di Kota Medan. “Ada beberapa hal yang kita sampaikan ke Bapak Wali Kota terkait tahapan pemilu yang akan berlangsung nanti, seperti ketersediaan fasilitas penyimpanan logistik pemilu seperti kotak suara. Sebab, kita membutuhkan tempat yang lebih besar lagi, mengingat jumlah kotak suara pada pemilu kali ini bertambah lima kali lipat dari pemilu sebelumnya,’’ jelas Agusyah.

Kemudian mengenai perekrutan tenaga perlindungan masyarakat (Linmas) yang akan menjaga tiap TPS, Agusyah mengatakan, sesuai aturan KPU, hal tersebut merupakan kewenangan pemerintah kota untuk melakukan perekrutan. Dengan kriteria antara lain, KPU meminta agar petugas linmas ditempatkan sesuai domisili tempat memilih. ‘’KPU Kota Medan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota karena telah menerima kedatangan kami. Semoga dukungan yang diberikan dapat lebih membuat jalannya pemilu di Kota Medan semakin berjalan lancar,’’ harapnya. (red).

Buron Dua Tahun , Petugas Gabungan Reskrim Polsek Kodi Berhasil Ringkus 2 DPO Pelaku Pembunuhan


Kodi , Sumba Barat I Faktaonline.net -  Petugas Reskrim Polsek Kodi pantas diberi acungan jempol , karena berhasil menangkap buronan pelaku pembunuhan korban Yosef Katoda yang terjadi dua tahun silam , tepatnya kasus pembunuhan itu terjadi di Kampung Pero, Desa Pero Konda, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya Nusa Tenggara Timur , tanggal 16 Oktober 2017 silam, 2 DPO (Daftar Pencarian Orang) inisial DK (45) dan YD (23) berhasil dibekuk Tim Polsek Kodi ,Jumat (15//2/2019) di dua tempat yang berbeda, yakni di Kampung Rende, Desa, Anakaka dan Desa Pero Konda, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya..

Ketika Kapolsek Kodi,BB Kandi, dikonfirmasi Faktaonline.net , dirinya membenarkan atas penangkapan kedua pelaku pembunuhan ditempat yang berbeda.
Dikatakannya , ketika petugas mendapat informasi tentang keberadaan buronan DK, pagi itu sekitar pukul 08.00 Wita , selanjutnya Kanit Rekrim Polsek Kodi Bripka Sudarmono bersama tujuh personil gabungan Polsek Kodi langsung menuju ke Kampung Rende, Desa Anakaka, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Sesampainya di lokasi, tim mendapati keberadaan pelaku dan langsung menangkapnya yang kemudian diamankan di Mapolsek Kodi. " setelah DK,tertangkap , didapatkan informasi tentang keberadaan buronan lainnya inisial YD." kata Kapolsek.
Lanjut Kapolsek , berdasarkan informasi tersebut, masih pada hari yang sama , sekitar pukul 11.00 Wita, kembali personil gabungan Polsek Kodi berhasil menangkap YD di Kampung Pero, Desa Pero Konda, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya. " Saat ini kedua pelaku penganiayaan dengan menggunakan parang, batu dan bambu sehingga menyebabkan tewasnya korban Yosef Katoda telah diamankan oleh tim di Mapolsek Kodi guna menjalani proses lebih lanjut." terangnya. 

Atas keberhasilan menangkap dua pelaku pembunuhan tersebut , Kapolres Sumba Barat AKBP Michael Irwan Thamsil, S.I.K. (poto) , mengapresiasi kinerja anggotanya, dan berharap kasus ini dapat terselesaikan dan secepatnya dikirim kepada kejakssan agar segera disidangkan di meja hijau sebutnya. (Fabianus)

Dua Hari Posko Dibuka , 1008 Pemilih Pindahan Sudah Mendaftar


Medan , Faktaonline.Net - Komisi Pemilihan Umum Kota Medan berikan apresiasi atas keseriusan Pemerintahan Mahasiswa Universitas Sumatera Utara dalam sosialisasi pindah memilih dan memfasilitasi pembukaan Posko Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) di lingkungan kampus. Selama dua hari posko dibuka, tercatat ada 1008 pemilih pindahan yang mendaftar.
Komisioner KPU Kota Medan M. Rinaldi Khair mengatakan ada 1008 mahasiswa yang berasal dari luar Medan , terselamatkan hak pilihnya pada Pemilu Serentak 2019 karena telah mengurus surat pindah memilih atau formulir A5 di Posko DPTb Kampus USU. “Kami (KPU Kota Medan) harus akui, ini semua berkat kerja keras Pema USU yang secara aktif berkoordinasi dengan kami untuk pembukaan Posko DPTb dan bersosialisasi aktif ke seluruh mahasiswa USU terkait pindah memilih,” kata Rinaldi didampingi Presiden Pema USU M. Iqbal Harefa di Kampus USU, Jumat (15/2/2019). 

Pada hari pertama, Kamis  (14/2) dibuka Posko DPTb di FISIP USU dan Sekretariat Pema USU, terdapat 203 orang yang mendaftar pindah memilih. Lalu pada hari kedua, mengingat jumlah yang mendaftar di Posko DPTb Pema USU membludak, maka KPU Kota Medan membuka 5 posko di sekitar Sekretariat Pema USU dengan melibatkan Panitia Pemilihan Kecamatan dan Panitia Pemungutan Suara Medan Baru dan Medan Selayang. Hasilnya, ada 805 mahasiswa yang mendaftar pindah memilih.

Dari pantauan saat pendaftaran pindah memilih , lebih banyak warga dari luar Provinsi Sumatera Utara yang mendaftar, diantaranya Pekan Baru, Rokan Hilir, Padang, Bekasi, Jakarta dan daerah lainnya. Sedangkan yang dari dalam Provinsi Sumatera Utara , umumnya daerah Asahan, Mandailing Natal, Nias, Taput, Labuhanbatu dan sebagainya. Membludaknya warga dari luar daerah mendaftar pindah memilih di Posko DPTb tidak terlepas dari peran aktif Pema USU.
Sejak awal Pema USU meminta ke KPU agar didirikan posko di dalam kampus mengingat banyaknya mahasiswa luar Medan yang dipastikan tidak bisa pulang ke daerah asalnya saat Pemilu Serentak 2019 nanti. Keseriusan Pema USU terlihat jelas mulai dari memfasilitasi tempat dan segala kebutuhan sarana prasarana hingga aktif sosialisasi di media sosial

Pema USU. Rinaldi menyebutkan , apa yang dilakukan Pema USU kali ini adalah bukti bahwa mahasiswa tidak lagi bisa diidentikkan sebagai pemilih golput atau pihak yang dianggap apatis dengan Pemilu. Pema USU telah membuktikan bahwa mahasiswa sangat antusias dalam menyukseskan Pemilu Serentak 17 April 2019.
Rinaldi mengingatkan, meskipun Posko DPTb di Kampus USU hanya dibuka dua hari, bukan berarti KPU Kota Medan berhenti menerima pendaftaran pemilih pindahan. “KPU Kota Medan tetap akan membuka dan melayani pemilih pindahan setiap hari di kantor Jalan Kejaksaan No 37,” ungkap alumni FISIP USU itu.
Presiden Pema USU M. Iqbal Harefa menegaskan pihaknya sejak awal sudah aktif berkampanye anti golput, tolak hoax dan tolak politik uang. Komitmen mereka dalam menyukseskan Pemilu Serentak 2019 adalah bagian dari program yang sudah ditetapkan bersama.(red)

Akhyar Hadiri Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Pilar-Pilar Sosial Tahun 2019


Medan , Faktaonline.Net - Pilar sosial menjadi perpanjangan tangan pemerintah sekaligus menjadi garda  terdepan dalam melayani permasalahan sosial yang muncul di tengah masyarakat. Sehingga pilar sosial perlu digerakkan terutama di Kota Medan.
Demikian disampaikan Wakil Wali Kota Medan Ir. H. Akhyar Nasution MSi ketika menghadiri acara Peningkatan Kapasitas Pilar-Pilar Sosial Tahun 2019 di Le Polonia Hotel Medan, Kamis (14/2). Acara yang dibuka langsung Menteri Sosial Republik Indonesia Dr Agus Gumiwang Kartasasmitra MSi ini bertujuan untuk meningkatkan peran serta masyarakat sebagai mitra Pemerintah dalam pembangunan nasional.

Selanjutnya Akhyar mengatakan, acara pilar-pilar sosial sangat positif untuk meningkatkan kesejahteraan sosial khususnya di Kota Medan. Selain itu, dengan adanya pilar-pilar sosial juga dapat dimanfaatkan untuk mencegah berita hoax yang saat ini tengah banyak beredar ditahun politik ini. "Saya menilai acara ini sangat positif untuk membantu Pemerintah untuk merentaskan angka kemiskinan. Selain itu juga pilar-pilar sosial ini dapat dimanfaatkan untuk menepis berita-berita hoax yang dapat membuat kacau seperti saat ini," katanya.

Lanjut Akhyar , pilar-pilar sosial diharapkan dapat menggugah rasa gotong–royong, toleransi, harmoni, dan nasionalisme seluruh masyarakat. Mengingat saat ini di masyarakat banyak bermunculan aksi anarkisme, intoleransi, dan radikalisme, yang berpotensi menyebabkan disintegrasi bangsa. "Dengan adanya pilar-pilar sosial ini kita harapkan dapat membantu Pemerintah bukan hanya pada bencana saja, namun dalam memberantas narkoba, premanisme ataupun begal, serta penyebar informasi hoax yang dapat memecah belah bangsa kita," himbaunya.

Sementara itu, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita , mengatakan , pilar-pilar sosial memiliki tugas yang kompleks kedepannya. Karena Pemerintah terus berupaya agar dapat menekan angka kemiskinan secara maksimal. "Pemerintah sedang gencar-gencarnya menekan angka kemiskinan. Berdasarkan data survei BPS pada September tahun 2018 lalu, angka kemiskinan berada pada 9,66 %. Berdasarkan survei yang sama, bukan hanya angka kemiskinan, gini ratio membaik menjadi 0,381. Ini adalah upaya kerja keras semua pihak yang telah membuahkan hasil. Namun kita masih mempunyai tugas yang berat yakni bagaimana kita dapat menekan angka kemiskinan itun lebih rendah lagi pada masa mendatang", ungkapnya.

Dikatakannya, Pilar-pilar sosial ini bukan hanya sekadar pada pendampingan semata. Pilar sosial merupakan motor penggerak dari berbagai kegiatan pemberdayaan di masyarakat. "Untuk itu saya harap semua harus saling bahu membahu dan bisa lebih meningkatkan kerja kemanusiaannya di lapangan. Ayo kita tingkatkan kembali gerakan restorasi sosial. Sehingga tujuan akhir kita untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai", harapnya.

Acara ini dirangkaikan dengan penandatanganan perjanjian deklarasi anti hoax oleh perwakilan pilar-pilar sosial disaksikan Menteri Sosial dan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara ,Sabrina MSi dihadapan Wakil Wali Kota Medan, anggota DPR RI Meutya Viada Hafid, Direktur Jendral Pemberdayaan Sosial, Staff Khusus Menteri Sosial , Tenaga Ahli Mensos, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara , sejumlah OPD di Lingkungan Pemko Medan, Pekerja Sosial Masyarakat , Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan , Karang Taruna, dan Organisasi Sosial/ Lembaga Kesejahteraan Sosial. Selain penandatangan deklarasi anti hoax, acara ini juga diisi dengan materi untuk peningkatan kapasitas pilar-pilar sosial dengan pemateri dari Kementerian Sosial, Kementerian Kominfo dan Ditjen Pemberdayaan Sosial yang berlangsung mulai 13 s.d 15 Februari 2019. (red)

Ka Bintal KodamI/BB Berikan Pencerahan Rohani Kepada Personil dan Ibu - Ibu Persit KCK Cabang XXXIII Kodim 0204/DS


Medan , Faktaonline.Net -  Kabintal Kodam I Bukit Barisan, Kolonel Kav Sugeng Waskito Aji memberikan pencerahan Bintal Rohani dan Mental Ideologi kepada personil dan ibu-ibu Persit KCK Cabang XXXIII Kodim 0204/DS. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kodim 0204/DS Lubuk Pakam Kabupaten Deliserang , Jumat (15/02/2019).
Dalam kesempatan tersebut Kolonel Kav Sugeng mengingatkan , agar seluruh jajaran prajurit dan ibu Persit Kodim 0204/DS terhindar dari segala bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri, Isntansi, dan nama baik TNI. "Khususnya pelanggaran terhadap penyalahgunaan narkoba," tegasnya. Ditegaskannya, agar seluruh personil dan ibu Persit cepat dan tanggap terhadap kemajuan jaman yang sangat pesat. "Oleh karena itu, kita selaku keluarga besar TNI dan Ibu Persit harus berhati-hati lagi di dalam penggunaan media sosial, yang dapat berdampak negatif pada kehidupan dan rumah tangga , hingga akhirnya berujung perceraian," ujarnya.

Lanjut Kolonel Kav Sugeng ,dalam rangka menyambut pesta demokrasi yang akan dilaksanakan beberapa bulan ke depan , sebagai prajurit TNI , kita selalu ditekankan terhadap Netralitas TNI serta Junjung tinggi netralitas TNI. "Ciptakan keadaan yag harmonis dan aman. Serta hindari kegiatan-kegiatan yang berbau politik," imbaunya.
Masih dalam pencerahanya, dengan kegiatan ini diharapkan agar seluruh personil TNI/ASN di jajaran Kodim 0204/DS terhindar dari segala bentuk pelanggaran, serta selalu bersikap tulus dan ikhlas dalam mengembankan tugas tugas pokok TNI. Hal yang sama juga dianjurkan kepada ibu-ibu Persit selalu mendukung dan memberi support yang positif terhadap suami yang sedang menjalankan tugas pokok TNI , dalam hal ini para Babinsa.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kasdim 0204/Ds, Mayor Inf Muhsin S.Ag, Ustad Mayor Inf Jalaluddib Dalimunte, Pabintal Kodam I/BB, Kapten Inf Basri, Pendeta Kopral Satu Raju Krisna, para Danramil dan Pa staf jajaran Kodim 0204/Ds, Babinsa jajaran Kodim 0204/Ds dan ibu-ibu persit KCK cabang XXXIII Kodim 0204/DS. (red).

Gubernur Edy Rahmayadi Minta Bupati/Walikota Mengisi Keterbatasan KPU dan Bawaslu


Medan , Faktaonline.Net - Pemilihan umum tahun 2019 sudah di depan mata. Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengharapkan agar semua pihak terutama Bupati/Walikota dapat mengisi keterbatasan penyelenggara Pemilu dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu Provinsi Sumatera Utara. “Bupati/walikota di daerah, isi semua kekurangan ini dengan tidak ada kepentingan perorangan maupun kelompok. Lakukan ini untuk kepentingan masyarakat dan sesuai dengan aturan, khususnya untuk masyarakat Sumatera Utara,” ujar Gubernur Edy Rahmayadi saat memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Pemilu tahun 2019 dengan Forkopimda Provinsi Sumatera Utara , KPU dan BAWASLU, Bupati/Walikota, Kapolres serta Dandim se-Sumatera Utara, di aula Rajal Inal Siregar, Lantai 2 Kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro No. 30, Medan, Jumat (15/2). Selain itu Gubernur juga mengingatkan agar Bupati/Walikota bersikap netral pada pelaksanaan Pemilu tahun 2019 yang sebentar lagi akan berlangsung. “Tolong hentikan kebohongan, rekayasa yang dibuat selama ini. Mari kita tegakkan kejujuran di republik kita ini. Bebaskan rakyat dalam pesta demokrasi ini. Sehingga kemakmuran kita dapatkan,” sebutnya.

Terkait perekaman e-KTP bagi warga di Lembaga Pemasyarakatan , Gubernur mengharapkan perekaman ini dapat segera dilakukan. “Percepat perekaman e-KTP bagi penghuni lapas agar dimaksimalkan dan disegerakan. Diharapkan akhir Februari 2019 ini sudah selesai,” pintanya.. Terkait dengan netralitas Aparatur Sipil Negara , Gubernur menegaskan , Pemerintah Provinsi Sumatera Utara selalu memegang teguh netralitas dalam Pemilu 2019 mendatang. “Pemprovsu meneriakkan netralitas paling keras. Bebaskan rakyat dalam pesta demokrasi ini,” tegasnya kembali. 
Disinggung mengenai hambatan yang krusial dalam penyelenggaraan Pemilu ini, Gubernur mengaku belum ada. Namun jika ini mungkin terjadi TNI/Pori selalu siap untuk mengamankannya. “Sementara ini kerawanan khusus tidak ada, namun TNI/Polri siap bila itu terjadi apalagi pesta demokrasi ini sudah semakin dekat,” katanya.

Sementara dari kepolisian daerah Sumatera Utara Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara , Brigjen Pol. Mardiaz Kusin Dwihananto, S.I.K, M.Hum, mengatakan , pihak kepolisian daerah Sumatera Utara siap untuk mengamankan tahapan-tahapan Pileg dan Pilpres 2019. "Kami menyediakan personel, sarana dan prasarana pada tahapan Pemilu untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang dapat mengganggu keamanan pada tahapan Pemilu 2019. Seperti telah melakukan operasi Mantab Brata, dan kegiatan-kegiatan Cipta Kondisi," ujarnya sembari menyebutkan kegiatan yang dilakukan itu bertujuan untuk memciptakan Kamtibmas yang kondusif.

Mardiaz juga meminta agar para Bupati/Walikota dapat bekerjasama dengan kepolisian. "Tolong diinformasikan situasi-situasi dan daerah mana yang rawan di daerahnya masing-masing," ujarnya. Pangdam I Bukit Barisan Mayor Jenderal, TNI Muhammad Sabrar Fadhilah menegaskan bahwa TNI menjelang pelaksanaan Pemilu 2019 tetap netral. “Yakinlah bapak/ibu dengan netralitas TNI. Kami akan tetap menjaga dan berpedoman kepada netralitasi yang harus kami lakukan. Namun bapak/ibu juga harus ikut menjaga netralitas TNI, ” ujarnya.
Pangdam juga mengakui banyak persoalan yang dihadapi dalam pelaksanaan Pemilu 2019. Dia berharap dengan semangat demokrasi ini nantinya untuk kabupaten/kota akan muncul semangat untuk terus memberikan yang terbaik bagi kemajuan daerahnya. Hal itu dilakukan untuk menuju Indonesia yang lebih baik ke depan melalui wilayahnya masing-masing. “Tolong itu dibangun, belum ada kata terlambat, walaupun waktunya mepet untuk terus melakukan pekerjaan yang begitu banyak dan tidak mudah. TNI siap membantu,” sebutnya.
Lanjut Pangdam , diharapkan kepada semua pihak agar soliditas dan sinergitas terus dibangun. “Sinergitas dalam arti mengisi ruang-ruang kosong yang tidak mampu dilakukan satu pihak untuk membangun kekuatan yang lebih besar. Bukan mengambil alih kegiatan orang lain,” sebut Pangdam. 

Ketua KPU Sumut, Yulhasni pada kesempatan tersebut menyampaikan , perekaman e- KTP untuk Lapas sedang berlangsung. Namun diharapkannya keberadaan petugas-petugas Linmas di lapangan dapat didukung oleh pemerintah daerah. “Sementara bimbingan teknis, alat kelengkapan Linmas di TPS-TPS, tidak dianggarkan di KPU. Diharapkan pemerintah dapat mendukungnya,” sebut Yulhasni. Begitu juga soal pengiriman logistik ke daerah-daerah., KPU tidak memiliki alat. Seperti pengiriman logistik ke daerah terpencil yang susah diakses alat transportasi umum. “KPU minta bantuan kepada kepolisian dan pemerintah daerah, seperti dengan menggunakan transportasi laut kapal maupun helikopter milik Polda,” sebut Yulhasni. Soal surat suara yang telah didistribusikan ke kabupaten/kota se Sumatera Utara, Yulhasni menyampaikan hingga hari ini, Jumat (15/2) telah disampaikan ke 24 kabupaten kota. “Terakhir hari ini sampai ke Kabupaten Simalungun dan sisanya akan sampai akhir Februari 2019,” tambahnya.

Ketua Bawaslu Sumut, Syafrida R Rasahan pada kesempatan itu menyampaikan bahwa ada tiga hal yang disampaikan pihaknya pada rakor tersebut. Pertama soal netralitas ASN dan TNI/Polri , distribusi logistik dan soal kampanye. Soal netralitas ASN, lanjutnya undang-undang melarang baik Bupati/Walikota sebagai pimpinan partai politik untuk melibatkan jajaran di bawahnya terlibat dalam kegiatan yang berpotensi memenuhi unsur kampanye. Ada sanksi pidana untuk itu. “Meminta melalui Gubernur Sumatera Utara, Pangdam I/BB dan Kapolda Sumut bahwa ASN, TNI/Polri harus netral dalam pemilu 2019 ini,” ujarnya. Terkait peyampaian logistik dia mengharapkan agar KPU bisa memastikan dapat menyampaikan tepat waktu, jumlahnya tepat. “Tidak terjadi penukaran/tertukarnya logistik pemilu yang berpotensi pemungutan suara ulang. Ini merupakan potensi masalah yang harus diantisipasi,” sebutnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, jajaran Pangdam I/BB, jajaran Polda Sumut, Kejatisu, Bupati/Walikota se Sumatera Utara, para Kepala OPD Pemprovsu, KPU Kabupaten/kota se Sumut, para Kapolsek dan Dandim kabupaten/kota se-Sumatera Utara..(red)

Timur Tumanggor Jadi Kadis Pendidikan , Wakil Bupati Deliserdang : Lakukan Koordinasi,Komunikasi dan Kerjasama Yang Baik


Lubuk Pakam , Faktaonline.Net - Wakil Bupati Deli Serdang H Zainuddin Mars mengambil sumpah janji , melantik dan serah terima 303 jabatan pimpinan tinggi Pratama, Administrator ,Pengawas,Kepala UPT Puskesmas Eselon II,III dan IV dan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang di Balairung Pemerintah Kabupaten Deli Serdang , Lubukpakam,, Jum'at (15/2/2019) yang turut dihadiri Ketua GOPTKI Ny Hj Asdiana Zainuddin Mars ,Ketua DPRD Ricky Prandana Nasution SE, Dandim 0204 DS Letkol Kav Syamsul Arifin,Danyon 121 MK, Letkol Inf Imir Faisal dan unsur FKPD lainnya. Sekretaris Daerah Darwin Zein Ssos, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Pimpinan OPD dan para Camat Se Kabupaten Deli Serdang.

Adapun Pejabat yang dilantik diantaranya pada eselon II , Aida Harahap MARS sebagai Asisten II,Yudi Hilmawan SE,MM sebagai Kepala BKD, Edwin Nasution SH sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan,Hukum dan politik, Jonas Damanik SH sebagai Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Ir Syarifah Alwiah MMA sebagai Kepala Dinas PMPPTSP, H Timor Tumanggor S.sos sebagai Kepala Dinas Pendidikan,dr Ade Budi Krista sebagai Kepala Dinas Kesehatan.

Sedangkan untuk Eselon III yaitu , Eko Sapriadi sebagai Kabag Umum Setdakab, Mhd Arsul SH Msi Camat Namorambe, Danang Purnama Yudda SSTP,MAP Camat Patumbak, Suparjo Ssos Camat Pagar Merbau, Muhammad Kennedy SIP Sekcam Pagar Merbau, Amos Karo-Karo Ssos MAP Camat Hamparan Perak, Ferbri Efeneus Gurusinga SSTP MSP Camat Sibolangit, Budiman SembiringSSos Camat Camat STM Hulu, Hesron Tonggoraja Girsang AP,Msi Camat Gunung Meriah, Ismail SSTP Camat Sunggal,,Ahmad Turmizi SSTP Camat Galang, Ayub Ssos Msi Camat Beringin, Irawadi Harahap SH MAP Camat Pantai Labu, Marjuki SSos MAP Camat Batang Kuis, Syaifuddin Harahap SSos Kabid Ketentraman dan Ketertiban umum pada Satpol PP, Sandra Dewi Situmorang SSTP Msi sebagai Camat Kutalimbaru, Darwis Mahadi Sianipar SSTP Sekretaris Satpol PP,Kurnia Boloni Sinaga SSTP Camat Lubuk Pakam, Drs Khairul Azman MAP Camat Percut Sei Tuan dan Wakil Karo-Karo Camat Deli Tua.

Wakil Bupati pada pelantikan tersebut mengatakan pelantikan dan serah terima jabatan ini jangan diartikan sebagai formalitas pendistribusian jabatan saja , melainkan harus dimaknai sebagai sarana penguatan pengembangan dan pemberdayaan potensi diri dalam upaya peningkatan kompetensi aparatur kearah tercapainya sumber daya yang handal dan profesionalisme , untuk menjalankan tugas-tugas pelayanan pemerintahan ,pembangunan dan kemasyarakatan untuk mewujudkan masyarakat Deli Serdang yang maju, ,berdaya saing ,religius dan bersatu dalam kebhinekaan.

Selanjutnya , Zainuddin Mars juga mengatakan bahwa dirinya dalam waktu dekat akan mengakhiri masa jabatannya seraya berpesan dan mengingatkan kepada seluruh pejabat yang dilantik bahwa tanggung jawab dan beban tugas pemerintahan kedepan tentu dapat dipastikan akan semakin berat " Karenanya kepada yang diberi kepercayaan dan dilantik diminta untuk mengoptimalkan perannya dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya masing-masing " pesannya
Dikatakannya , harus ada inovasi dan perubahan kearah yang lebih baik lagi dari yang sebelumnya, laksanakan dan kewajiban dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab , teruslah berkarir dan berprestasi untuk senantiasa menghasilkan yang terbaik bagi masyarakat, bangun dan ciptakan suasana kerja yang harmonis," Lakukan koordinasi,komunikasi dan kerjasama yang baik , serta kuasai 3 kompas dalam bekerja yaitu kuasai peraturan dan perundang undangan, kuasai tugas dan fungsi serta kuasai pontensi yang ada baik peluang maupun tantangan " pungkasnya..(DS01).

Sekretaris Daerah Kota Medan Hadiri Rapat Konsolidasi Forsesdasi se - Sumatera Utara


Medan , Faktaonline.net - Sekretaris Daerah Kota Medan Ir Wirya Al Rahman MM menghadiri Rapat Konsolidasi Sekretaris Daerah se- Sumatera Utara di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Jumat (15/2) siang. Tujuan rapat konsolidasi digelar guna mempererat silaturahmi antar Sekretaris Daerah se-Sumatera Utara sekaligus menjadi forum bagi seluruh Sekda untuk menyampaikan baik peningkatan maupun permasalahan yang terjadi di tiap kabupaten/kota. .

Rapat konsolidasi yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Hj Sabrina , didampingi Kepala Biro Organisasi Syafruddin mengatakan, rapat konsolidasi ini merupakan pertama kalinya dilakukan sejak terpilihnya Wirya Al Rahman sebagai Ketua Pengurus Komisariat Wilayah Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Komwil Forsesdasi) Provinsi Sumatera Utara periode selanjutnya. Sebelumnya, jabatan itu dipegang mantan Sekretaris Daerah Kota Medan terdahulu yakni , Ir H Syaiful Bahri Lubis. ‘’Rapat Konsolidasi ini merupakan ajang silaturahmi bagi kita setelah Sekretaris Daerah Kota Medan terpilih menjadi Komwil Forsesdasi. Bersama Sekretaris Pengurus Komwil Forsesdasi yakni Sekretaris Daerah Kabupaten Deli Serdang Darwin Zein, Forsesdasi mampu menjadi wadah bagi kita semua untuk saling bertukar pikiran dan masukan terkait hal yang dihadapi di tiap kabupaten/kota di Sumut " harap Sabrina..

Lanjut Sabrina , Dengan demikian kita bisa sama-sama belajar untuk meningkatkan kinerja sehingga mampu menjadikan seluruh kabupaten/kota di Sumut menjadi lebih baik dan bermartabat,Selain itu,  rapat konsolidasi tersebut juga sekaligus menyampaikan peran serta Pemda untuk mensukseskan Pemilihan Umum (Pemilu) yang sebentar lagi akan digelar., ujarnya. ‘’Rapat konsolidasi ini juga didasari dinamika yang terjadi di masyarakat yang begitu cepat berkembang. Untuk itu, Pemerintah Daerah (Pemda) wajib mendukung kelancaran seluruh tahapan Pemilu. Bukan itu saja, Pemda juga bertanggung jawab menjadikan pesta demokrasi berjalan dengan jujur dan adil,’’ tambahnya. 

Sekretaris Daerah Kota Medan menyambut baik rapat konsolidasi yang digelar tersebut. ‘’Saya berharap Forsesdasi ini dapat kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya., kita juga harus bergerak cepat menyusun program-program yang akan menjadi fokus pembahasan kita. Pembahasan tersebut lebih difokuskan kepada sektor ekonomi. Dengan demikian, diharapakan dapat memberi dampak yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat di seluruh daerah di Sumut,’’ ungkapnya
Lebih lanjut, Mantan Kepala Bapedda Setda Kota Medan tersebut mengatakan, nantinya akan diadakan Rapat Kerja Daerah, Namun akan digelar setelah Rapat Kerja Nasional Forsesdasi yang akan berlangsung di Balikpapan, Kalimantan Timur dalam waktu dekat. ‘’Kita akan gelar Rapat kerja daerah , setelah Rapat kerja nasional ,Semoga Forsesdasi ini dapat berjalan dengan efektif sehingga kita mampu meningkatkan mutu dan kualitas kabupaten/kota masing-masing di semua sektor,’’ harapnya. Rapat konsolidasi tersebut diisi dengan sesi tanya jawab. Beberapa Sekda menyampaikan permasalahan yang dihadapi kepada Sekda Pemprovsu selaku koordinator seluruh Sekda se-Sumut. Selanjutnya Sekda Pemprovsu dan Sekda Kota Medan menanggapi seluruh masukan dan keluhan yang disampaikan. Hal tersebut berlangsung hingga rapat selesai. (red)

Gubernur NTT Viktor Laiskodat Lantik Empat Bupati


Kupang , Faktaonline.Net - Gubernur Nusa Tenggara Timur , Viktor Laiskodat melantik tiga pasangan Bupati dan Wakil Bupati serta melantik satu Plt Bupati menjadi Bupati Defenitif di Aula El Tari Kupang, Kamis (14/2). Satu Plt Bupati yang dilantik, Nikodemus Rihi Heke, menggantikan Bupati Kab Sabu Raijua non aktif  Marten Luther Dira Tome periode 2016-2021. Sementara tiga pasangan Bupati periode 2019-2024 yang dilantik yakni , pasangan Bupati Rote Ndao, Paulina Haning Bullu - Stefanus Saek, pasangan Bupati Timor Tengah Selatan Epy Tahun -Army Konay, dan pasangan Bupati Manggarai Timur Andreas Agas - Stefanus Jaghur.

Pelantikan Bupati diawali pembacaan sumpah dan janji jabatan yang dibacakan Gubernur dan diikuti seluruh Bupati dan Wakil Bupati. Setelah itu mereka diberkati rohaniawan dan diakhiri penandatanganan fakta integritas yang isinya antara lain tidak melakukan penyimpangan keuangan daerah selama menjabat Bupati dan Wakil Bupati.
Sebelum tiba di ruang pertemuan, para Bupati disambut dengan tarian daerah asal Rote Ndao disaksikan ribuan orang yang datang dari daerah asal empat Bupati tersebut.

Adapun Bupati Rote Ndao Paulina Haning Bullu merupakan Bupati perempuan pertama di Nusa Tenggara Timur yang diusung Partai Nasdem. Dia adalah istri mantan Bupati Rote Ndao dua periode berturut-turut yakni 2009-2014 dan 2014-2019.
Kepada wartawan, Paulina usai pelantikan ,mengatakan , akan melanjutkan program pro rakyat Bupati sebelumnya , terutama pengembangan sektor pertanian. Dia juga mengajak seluruh masyarakat Rote Ndao bangkit untuk bekerja keras untuk membangun daerah. "Kami akan melayani masyarakat dengan hati," ujarnya.
Hadir dalam seremoni pelantikan yakni Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi, Kapolda NTT Irjen Raja Erizman serta petinggi Polri dan TNI di daerah itu, dan forkompinda.(fabianus)

Warga Kecewa , Jalan Tigaras Sudah Seminggu Longsor , Namun Belum Ada Perbaikan

Tiga Runggu., Faktaonline.Net - Masyarakat Kabupaten Simalungun resah, pasalnya udah sepekan tebing yang berada disisi jalan Tigaras, di Desa Togu Domu Nauli Dolok Pardamean, Kecamatan Tiga Runggu, Kabupaten Simalungun Sumatera Utara longsor, pohon yang tumbang dan tanah yang longsor menimbun badan jalan. Ranting pohon beserta tanah berserakan disepanjang jalan tersebut. Longsornya tebing yang menimbun badan jalan itu dikarenakan hujan yang terus menerus turun didaerah tersebut sehingga tanah dan pohon yang berada ditebing itu menjadi labil dan tergerus air menimbun badan jalan sepanjang jalan Tigaras itu.

Hal ini dikatakan pak Andre Pasaribu dan pak Tinjak, warga desa setempat yang berada dilokasi saat membantu pengendara , Jum’at (15/2). Menurut pak Andre, jalan yang menghubungkan beberapa desa sekitarnya tersebut sangat mendesak untuk segera diperbaiki. Padahal, lanjutnya, jalan tersebut adalah jalan satu satunya yang selalu dilalui penduduk setempat, bahkan wisatawan mancanegara dan wisatawan lokal yang hendak berlibur kelokasi wisata didaerah itu. “Hal ini sangat mengganggu pengguna jalan” sebutnya.
Menurut Andre, jalan tebing yang longsor tersebut sepanjang 20 meter, sehingga antrian panjang terjadi dilokasi longsor. Karena separuh badan jalan yang bisa dilalui kenderaan roda empat harus bergantian atau buka tutup jalan secara bergantian.

Hal yang sama dikatakan Pak Tinjak, menurutnya jika hujan tiba didaerah tersebut , jalan ini selalu terjadi longsor susulan. Hal ini dikarenakan tanah yang tidak labil, sehingga setiab kali diguyur hujan berakibat longsoran tebing menimbun badan jalan sampai separuhnya. Jadi untuk itu, lanjut pak Tinjak, para pengendera yang melalui jalan tersebut harus ekstra hati hati. Karena setiap saat longsor susulan akan terjadi, apa lagi dimusim hujan seperti ini. “Pemkab Simalungun hendaknya segera menurunkan eskavator dan skopel” katanya.
Sementara, seorang pengendera mobil saat melintas dilokasi longsor Maruli Siahaan mengatakan , saat menunggu antrian mengakui akibat dari panjangnya antrian mobil itu sangat melelahkan sopir.” Apa lagi jika antrian sampai panjang begini, tentu akan melelahkan”, katanya. (Suprianto).

Minta Dana Desa Dipergunakan Tepat Sasaran , Bupati Buka Musrenbang Kecamatan Ngabur Pesisir Barat


Pesisir Barat | Faktaonline.net. - Dalam rangka pembangunan di sejumlah daerah pastinya perlu suatu perencanaan, Seperti halnya dengan masyarakat Kecamatan Ngabur kabupaten Pesisir Barat Provinsi Lampung , telah melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang)  yang dilaksanakan di Aula Kecamatan setempat, Selasa (12/2/2019).
Hadir pada kegiatan tersebut Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal. Asisten bidang pembangunan dan perekonomian Syamsu Hilal, serta jajaran dari instansi terkait dan Camat Ngambur serta para peratin (kepala desa,red) se-Kecamatan Ngambur Pesisir Barat.

Dalam sambutan di acara pembukaan Musrenbang tersebut , Bupati Agus Istiqlal, mengatakan, dana desa yang dialokasikan pemerintah ke pekon-pekon (desa,red) setiap tahunnya, di minta agar tepat sasaran digunakan pada skala prioritas kebutuhan masyarakat dan memiliki dampak signifikan dalam upaya mencapai kesejahteraan masyarakat sesuai dengan nawacita pemerintah pusat membangun Indonesia dari pinggir. “Anggaran yang berada di pekon masing – masing diperlukan untuk kepentingan sosial seperti anggaran dana untuk ibu hamil sampai dengan melahirkan sehingga dengan adanya dana sosial yang berasal dari dana desa berdampak baik serta mempunyai makna dan manfaat yang besar terhadap kebutuhan masyarakat setempat,” pungkasnya .(firman)

Bupati Resmikan Gedung Keserasian Sosial dan Launching Penyaluran PKH Tahun 2019


Pesisir Barat | Faktaonline.net -Bupati Kab.Pesisir Barat Provinsi Lampung, Agus Istiqlal meresmikan Gedung Keserasian Sosial, serta Launching Penyaluran Bansos Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2019 dan penyerahan Kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS) di Pekon Kuta Marga, Kecamatan Bangkunat, Kabupaten Pesisir Barat, Rabu (13/2/2019).
Acara tersebut dihadiri oleh Sekertaris Daerah, Azhari, Kepala Dinas Sosial Marzuki, kepala unit BPJS Krui, Danramil Pesisir Selatan, Kapolsek Bangkunat Iptu Ono Karyono, serta seluruh kepala OPD, dan Pendamping PKH se-Kabupaten Pesisir Barat.

Kepala Dinas Sosial, Marzuki menyampaikan, penerima Launching Penyaluran Bansos PKH Tahun 2019 berjumlah 300 orang dan penerimaan kartu JKN-KIS berjumlah 100 orang. Diketahui, pengentasan kemiskinan merupakan tanggungjawab pemerintah bersama masyarakat, dalam hal ini Pemerintah Pesisir Barat berkewajiban untuk melaksanakan percepatan program penanggulangan kemiskinan, yang salah satunya melalui program keluarga harapan (PKH).

Sementara Bupati Pesisir Barat, Agus Istiqlal menyampaikan apresiasi dengan telah dibangunnya Gedung Keserasian Sosial di Pekon Kuta Marga oleh Kementerian Sosial RI. "Diharapkan, dengan telah dibangunnya Gedung Keserasian Sosial dapat dipergunakan sebagai tempat musyawarah dalam mengembangkan potensi kearifan lokal maupun sosial budaya, serta tempat penyelesaian konflik sosial maupun konflik yang lainya,"kata Agus.

Selanjunya, kata Bupati, pada saat ini Pemerintah Pesisir Barat telah mendapatkan 2 (dua) bantuan Keserasian Sosial dari Kementrian Sosial dan Budaya Republik Indonesia yang berlokasi di Pekon Kuta Makhga, Kecamatan Bangkunat, berbentuk Gedung Keserasian. Di Pekon Way Sindi, Kecamatan Karya Penggawa berbentuk pagar Taman Pemakaman Umum (TPU).

Bupati juga menyampaikan Pemerintah Pesisir Barat tentunya mempunyai tujuan program keluarga harapan, yakni meningkatkan sosial ekonomi masyarakat bagi keluarga penerima manfaat. Sehingga program bantuan sosial diharapkan dapat membantu untuk meringankan beban hidup keluarga miskin, meningkatkan pendidikan anak-anak dari keluarga penerima manfaat. "Untuk itu, dengan adanya bantuan ini diharapkan dapat membantu pembiayaan sekolah bagi keluarga kurang mampu, sehingga anak-anak dari keluarga kurang mampu bisa mengenyam pendidikan yang sama dengan keluarga yang lainnya,"tambahnya. Dan tentunya, dengan harapan anak-anak bisa berkreasi, berinovasi serta bisa mandiri setelah mengenyam pendidikan, sehingga dapat meningkatkan tarap hidup keluarga .

Menurut Bupati, pemerintah pada saat ini sedang gencar-gencarnya untuk mengentasi kemiskinan,. "Selain dengan bantuan PKH pemerintah juga telah meluncurkan program jaminan kesehatan nasional (JKN) – Kartu Indonesia Sehat (KIS), yang mempunyai dampak positif terhadap pelayanan kesehatan masyarakat, dan membuka akses yang lebih besar kepada masyarakat agar mendapat jaminan pelayanan kesehatan,"pungkasnya. Pada periode Januari 2019, Pemerintah Provinsi Lampung telah menerbitkan 993 buah kartu JKN-KIS untuk Pesisir Barat yang tersebar di 3 (tiga) kecamatan, antara lain Kecamatan Bangkunat 424, Ngambur 434 dan Krui Selatan 35 kartu.(Firman)

Bupati Pesisir Barat Lakukan MoU Dengan Kelompok MasyarakatPenambang Pasir

Pesisir Barat Lampung , Faktaonline.net - Bupati Pesisir Barat, DR.DRS.H Agus Istiqlal SH,. MH,. menghadiri serta menandatangani MoU penambangan emas dengan kelompok masyarakat, dalam usaha tambang emas Anugrah Putera Bangsa, di ruang rapat Batu Guri, Rabu (13/02/2019). Hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Drs.Azhari.,MM dan Kepala OPD dilingkungan pemkab Pesisir Barat serta Notaris Sri Dahliawati, SH.,MKn.

Dalam kerjasama tersebut Bupati Pesisir Barat meminta kepada OPD khususnya dinas perizinan mempermudah proses perizinannya, lokasi Tambang emas yang akan dikelola tersebut terletak di Pekon Suka Banjar Kecamatan Ngambur Pesisir Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Agus Istiqlal berpesan kepada ketua kelompok masyarakat usaha tambang Emas Anugerah Putera Bangsa, Drs. Achmad Endong Baidowi. "Agar diutamakan para pekerjanya nanti, diambil dari masyarakat sekitarnya, agar tidak ada kecemburuan sosial dari masyarakat sekitarnya,"ungkapnya.

Bupati berharap , dengan disepakatinya MoU antara pemkab Pesisir Barat dengan kelompok masyarakat usaha tambang emas Anugerah Putera Bangsa, diharapkan dapat menatmbah kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pesisir Barat, sebesar 7.5% setiap tahunnya . "Sehingga kedepan nya , bumi pesisir barat akan makmur dan sejahtera dengan seiring meningkat nya pendapatan asli daerah kita,"pungkasnya.(firman)