36 Qori - Qoriah Pemkab Lampung Utara Ikuti MTQ ke 46 Tingkat Provinsi Lampung


Lampung Utara I Faktaonline.net - Kafilah yang mewakili Kabupaten Lampung Utara akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-46 Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2018,diberangkatkan dengan acara pelepasan dilaksanakan di gedung Aula Tapis Pemerintah Kabupaten Lampung Utara(Lampura). Rabu (25/04/2018).
Hadir dalam acara tersebut Asisten III Bidang Administrasi Umum, H. Efrizal Arsyad, SH. para Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Kepala Bagian, Kepala Badan, Ketua MUI, Kemenag dan para peserta MTQ.
Dalam sambutannya, H. Efrizal Arsyad, SH, mengatakan pembangunan yang baik adalah pembangunan yang seimbang antara pembangunan infrastruktur dengan pembangunan keimanan dan moral. Program keagamaan telah nyata dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Lampura untuk membangun kehidupan yang harmonis bagi umat beragama serta menciptakan masyarakat yang agamis.
"Oleh karena itu, dalam rangka meningkatkan gairah kehidupan masyarakat yang bernuansa religi, berbagai kegiatan keagamaan telah digerakkan, termasuk dalam hal mengikutu berbagai event keagamaan. Dan di Tahun 2018 ini, akan kembali mengikuti MTQ Tingkat Provinsi Lampung ke-46 Tahun 2018" katanya.
Dalam acara tersebut Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Ansori Yazid,SH.,M.M., selaku Ketua Pelaksana mengatakan, dalam kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-46 Tahun 2018 Tingkat Provinsi tersebut akan diselenggarakan pada tanggal 25 April -01 Mei 2018 di Kota Bandar Lampung.
Diketahui, Kabupaten Lampura mengirim 36 Qori-Qori’ah yang terdiri dari 16 orang Qori laki-laki dan 20 orang Qori perempuan serta Official dan pendamping sebanyak 30 orang dalam Kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-46 Tingkat Provinsi Tahun 2018 yang akan mengikuti beberapa cabang yang akan dilombakan antara lain, cabang Tilawati Qur’an, Hifzhil dan Tafsiril Qur’an, cabang syahril Qur’an, cabang Fahmil Qur’an, cabang Khottil Qur’an.
Pemerintah Kabupaten Lampung Utara berharap kepada Kafilah Kabupaten Lampura dapat memahami bahwa MTQ bukan hanya sekedar acara seremonial yang ditujukan untuk mengejar prestasi juara saja, tetapi merupakan sarana dalam rangka memahami nilai-nilai serta memupuk kecintaan dan kebanggaan umat terhadap kitab suci Al-Qur’an.
 “Kepada Kafilah yang mengikuti MTQ, selamat berjuang dan saya berpesan, agar dapat mengikuti lomba dengan sebaik-baiknya dengan segenap kemampuan dan potensi yang ada serta saling memberikan motivasi kepada sesama kafilah agar nantinya dapat sukses diberbagai cabang yang dilombakan.” kata H. Efrizal Arsyad, SH,dilanjutkan berfoto bersama dengan para Qori-Qori’ah MTQ.(Syah99)

Polres Lampung Utara Gelar Lat Pra Ops Patuh Krakatau 2018


Lampung Utara I Faktaonline.net - Guna mendapatkan hasil yang maksimal dalam pelaksanaan Operasi Patuh 2018, Polres Lampung Utara(Lampura) menggelar Lat Pra-Ops Patuh Krakatau 2018. Di Aula Rekonfu Polres Lampung Utara, Rabu (25/04/2018).
Operasi Lat Pra-Ops Pantuh Krakatau 2018, yang akan digelar secara serentak di seluruh Indonesia, bertujuan untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas).
Kapolres Lampura, AKBP Eka Mulyana, S.I.K mengatakan, operasi ini merupakan bagian dari persiapan menghadapi bulan Ramadhan dan arus mudik Idhul Fitri 2018, di Wilayah Hukum Polres Lampura, operasi ini akan dilaksanakan pada tanggal 26 April hingga 9 Mei 2018, Kata Kapolres saat memimpin Lat Pra-Ops Pantuh Krakatau 2018.
Disampaikan Kapolres, sasaran target operasi tersebut yakni penindakan untuk pengendara yang tidak menggunakan helm Standar Negara Indonesia (SNI), kendaran roda empat tidak menggunakan safety belt, melampaui batas kecepatan, pengendara dibawah umur, menggunakan handphone saat berkendara dan pengendara yang melawan arus..
"Akan tetapi kita akan utamakan dengan memberikan teguran terlebih dahulu, apabila pelanggaran sudah cukup patal akan kita lakukan penindakan", ujar Kapolres.
Selain hal tersebut tujuan operasi untuk menciptakan situasi lalu lintas aman tertib lancar pada lokasi rawan kecelakan, mengurangi pelanggaran dan kemacetan, serta meningkatkan ketertiban, patuh dan disiplin masyarakat tentang berlalu lintas,sebut Kapolres.
 "selain itu diharapkan dapat terciptanya kepercayaan publik terhadap polri, sehingga tercipta opini positif terhadap Polri." harapnya .
Ditempat yang sama Kabag Ops, Kompol Handak Prakasa Qalbi, ST,MH mengatakan dalam operasi Patuh 2018,Polres Lampura melibatkan sebanyak 53 personil serta personil POM TNI,kata Handak Ditempat terpisah Kasat Lantas AKP Suprapto, SE mengatakan, sebelum pelaksanaan operasi juga telah dilakukan sosialisasi kegiatan tersebut.“Untuk kegiatan sosialisasi operasi patuh Krakatau 2018, sudah dilakukan himbauan melalui Radio, media sosial dan banner himbauan ," terang Kasat Lantas. (Syah99)

Wapres Jusuf Kalla Membuka Inacraft 2018


Jakarta I Faktaonline.net - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla didampingi Ibu Negara Mufidah Kalla membuka secara resmi pameran International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2018 di Assembly Hall, Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (25/4).
Inacraft ke-20 yang akan berlangsung 25 - 29 April 2018 ini akan menampilkan produk kerajinan, seni, dan atraksi budaya Sumatera Utara sebagai ikon pameran bertemakan "The Loftiness of North Sumatera".
Dalam sambutannya, Wapres Jusuf Kalla mengatakan, penyelenggaraan Inacraft menjadi penting bagi industri kerajinan tangan Indonesia untuk meningkatkan perekonomian kreatif. Karena ini hasil dari orang-orang rajin, kalau tidak rajin tidak bisa menghasilkan karya yang baik, inacraft atau handcraft ini memberikan dampak yang baik, karena mendorong perekonomian dan tentunya membuka lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan bagi masyarakat.
“ Itu artinya apa, kerajinan tangan memberikan dampak yang luas. Dan ini sebagian besar dikerjakan pelaku usaha kecil. Dan kerajinan tangan ini dalam rangka menjaga budaya, karena kerajinan ini berasal dari daerah setempat,” katanya.
Dicontohkannya, jika dulu setiap acara orang-orang pakai jas sekarang hampir tidak ada lagi. Bahkan kini setiap acara banyak orang memakai, Songket, Tenun, Batik dan inovasi batik itu sendiri. Ini mengindikasikan hasil suatu karya yang dibuat oleh masyarakat memberikan dampak ekonomi yang luas. 
Wapres juga mendorong para pelaku usaha kerajinan tangan untuk memanfaatkan e-commerce dalam mengembangkan usahanya dan meningkatkan penjualan produknya. Namun, pelaku usaha harus meningkatkan kualitas produknya terlebih dahulu.
" Sekarang mengenal e-commerce, produk kerajinan tangan harus berubah mengikuti zaman. Industri Kerajinan harus inovatif sehingga hasilnya mudah dijual," katanya. 
Sebelumnya, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Dr Ir HT Erry Nuradi menyampaikan Inacraft merupakan even yang sangat ditunggu oleh para pecinta dan kolektor kerajinan daerah. Tahun 2018 ini merupakan penyelenggaraan yang ke 20 dengan mengangkat tema “The Loftiness of Sumatra Utara", yang menghadirkan keragaman seni dan budaya Provinsi Sumatera Utara (Provsu). 
Dikatakannya, Sumut dikenal dengan negeri “berbilang kaum”. Ada 8 etnis asli lokal di Sumut yang masing-masing mempunyai ciri khas dan keunikan tersendiri. “Produk-produk seni dan budaya yang dihasilkan merupakan aset yang tidak ternilai bagi Sumatera Utara,” ujarnya. 
Disampaikan juga, bahwa produk-produk kerajinan tenunan seperti ulos dan songket merupakan hasil karya putra-putri Sumatera Utara dengan menghadirkan berbagai motif dan warna, yang memiliki makna tersendiri. Sumut juga memiliki berbagai kerajinan lain, seperti gerabah, anyaman dan ukiran kayu dan sebagainya, yang telah mendapat apresiasi dari berbagai kalangan masyarakat. “Karena itu, kami berharap kegiatan ini dapat memacu kegiatan untuk menghasilkan karya-karya seni yang indah, yang mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari semua pihak,” harapnya. 
Sementara itu, Wakil Ketua Umum 3 Asosiasi Eksportir dan Pengusaha Handicraft Indonesia (ASEPHI) Thamrin Bustami, Inacraft tahun ini diikuti 1408 stand peserta dari seluruh pelosok tanah air. Terdiri dari para perajin, pengusaha, produsen, dan eksportir kerajinan. Pameran yang akan berlangsung selama lima hari, 25-29 April ini juga ditargetkan akan dikunjungi sedikitnya 200.000 orang. 
“Kita targetkan sedikitnya 200.000 orang pengunjung,” ujarnya. Pada kesempatan itu, ASEPHI selaku penyelenggara Inacraft juga menerbitkan buku sejarah 20 tahun perjalanan Inacraft. Dari 120 stand di tahun pertama di tahun 1999, hingga menjelma menjadi lebih 1.408 stand tahun 2018. Dengan traksaksi lokal Rp 200 juta tahun 1999, menjadi Rp 136 miliar tahun 2018. 
Usai pembukaan Incaraft 2018, Wapres didampingi Ibu Negara Mufidah Kalla, Gubsu Erry Nuradi, Ketua Umum Dekranasda Provsu Hj Evi Diana Erry dan rombongan sempat meninjau stan pameran yang menampilkan produk kerajinan dari seluruh Indonesia. Tampak sesekali Wapres maupun Ibu Negara berdialog dengan para penjaga stan, tentang produk yang dipamerkan. Turut hadir dalam kesempatan itu, Menteri Koperasi dan UKM AA Gede Ngurah Puspayoga, Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional Hj Mufidah Jusuf Kalla, Ketua Umum Dekranasda Provsu Hj Evi Diana Erry, para kepala daerah dari seluruh Indonesia, termasuk para bupati/walikota se Sumut, para OPD Provsu, para pelaku usaha dari dalam dan luar negeri, serta undangan lainnya.(red)

Guru Honor Berpendidikan D4 dan S1 Memenuhi Syarat Jadi PNS


Medan I Faktaonline.net - Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara Dr Arsyad Lubis, MM menegaskan Dinas Pendidikan (Disdik) Sumatera Utara terus melakukan verifikasi dan validasi yang lengkap bagi guru honor yang berada di 33 Kabupaten/Kota di Sumatera Utara.
Dikatakan Arsyad Lubis, MM, (foto) jumlah guru honor di Sumatera Utara saat ini mencapai 8029 orang. Hal itu ditegaskan  Arsyad Lubis, MM di saat acara rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi E, DPRD Sumatera Utara, Selasa (24/4/2018).
Hadir di rapat dengar pendapat itu, anggota Komisi E, DPRD Sumatera Utara Amadan Harahap, Juliski Simorangkir, Basir dan wakil Ketua Komisi E, DPRD Sumatera Utara Darmansyah Sembiring serta Sekretaris Komisi E, DPRD Sumatera Utara Reki Nelson Barus.
Lebih lanjut Arsyad Lubis menjelaskan, di bulan Juni 2018 nanti, Disdik Sumatera Utara memberikan surat penugasan kepada guru honor dan guru honor yang diberikan surat penugasan berpendidikan D4 dan S1.“Guru honor yang kita berikan surat penugasan itu memenuhi syarat untuk jadi PNS,” terang Arsyad . (fajaruddin batubara)

Walikota Bertindak Sebagai Irup Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXII


Medan I Faktaonline.net - Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi bertindak sebagai inspektur upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXII dihalaman depan Balaikota Medan,Rabu (25/4/2018).
Walikota pada sambutannya mengajak seluruh Apratur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Medan untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan tidak pernah sekalipun mengharapkan imbalan dari masyarakat atas pelayanan yang diberikan, serta menjauhi segala bentuk tindak pidana korupsi.
Dihadapan Wakil Wali Kota Ir H Akhyar Nasution MSi, staf ahli, asisten, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala bagian, camat, lurah serta ASN di lingkungan Pemko Medan, Wali Kota berharap melalui Peringatan Hari Otonomi Daerah menjadi momentum bagi seluruh ASN untuk bekerja dan ikhlas sesuai dengan tupoksinya masing-masing.
 “Jangan sekalipun melakukan tindakan tidak terpuji dengan meminta imbalan kepada masyarakat dari pelayanan yang diberikan. Sebab, kita sudah digaji dan diberi tunjangan oleh pemerintah untuk melaksanakan tugas dengan baik, terutama memberikan pelayanan terbaik kepada sleuruh lapisan masyarakat,” kata Wali Kota.
Wali kota menegaskan, dia tidak ingin mendengar dan mendapati ada ASN di lingkungan Pemko Medan sengaja memperlambat penyelesaian urusan masyarakat dengan harapan agar diberi imbalan. “Itu jelas tindakan tidak terpuji, ASN merupakan abdi negara dan pelayan masyarakat. Jika itu dilakukan, saya akan ambil tindakan tegas!” ungkapnya.
Selain itu Wali Kota mengingatkan kepada seluruh ASN untuk menghindari segala bentuk tindak pidana korupsi. Sebab, tindakan tersebut akan membawa kesengsaraan bagi setiap pelakunya. Di samping itu berhati-hati dalam menjalankan tugas sehari dan jangan pernah mau menerima sesuatu pemberian dari masyarakat yang tengah melakukan pengurusan.
 “Ingat, jangan pernah tergiur sedikit pun dengan pemberian dari masyarakat yang tengah melakukan pengurusan maupun membutuhkan pelayanan. Menerima imbalan sama artinya dengan korupsi. Sudah itu menolak pemberian juga sebagai salah satu upaya untuk menjaga diri. Tidak tertutup kemungkinan pemberian yang dilakukan itu merupakan trik jebakan sehingga kita nantinya berusuan dengan aparat penegak hukum!” paparnya.
Selanjutnya mengingat 2018 akan berlangsung pilkada serentak, Wali kota pun meghimbau kepada seluruh ASN agar bersikap netral. Dengan tegas Wali Kota melarang ASN, terutama pejabat eselon IV, III dan II terlibat dan menjadi tim sukses dari salah satu pasangan yang bertarung dalam pilkada tersebut.“Sanksi tegas siap menanti ASN yang bersikap tidak netral!” tegasnya.
Dalam upacara bendera tersebut, Wali kota kemudian membacakan pidato tertulis Menteri Dalam Negeri Mendagri) RI Tjahjo Kumolo.
Dalam sambutan tertulisnya, Mendagri mengatakan, penyelenggaraan otonomi daereah (otda) yang bersih dan demokratis artinya bukan hanya mengharuskan daerah-daerah menjalankan kewenangan otda berlandaskan kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku, tetapi juga harus menjadikan transparansi dan partisipasi publik sebagai dasar dan tolok ukur utama dalam setiap pengambilan kebijakan. Guna memastikan penyelenggaraan otda yang bersih dan demokratis, jelas Mendagri, pemerintah telah. Sedang dan terus melakukan berbagai terobosan. Salah satunya menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) No.12/2017 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.
Dikatakan Mendagri, peraturan itu memperjelas mekanisme koordinasi antara aparat penegak hukum sehingga dalam menangani pengaduan masyarakat, akan dipelajari bersama apakah mengarah pada indikasi korupsi atau kesalahan administrasi agar diskresi administrasi tidak menimbulkan pidana. (amd)

Walikota Berharap Warga Medan Menjaga Kelestarian Lingkungan


Medan I Faktaonline.net - Guna mewujudkan Medan Zero Waste City diharapkan semua lini agar dapat berperan, akademisi, praktisi dan juga masyarakat secara luas juga harus berpartisipasi, karena ini sangat memberikan dampak positif bagi keberlangsungan kehidupan kita ke depan.
Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Medan Drs. H. T. Dzulmi Eldin, S. M.Si saat membuka Workshop For Development Of Municipal Solid Waste Management Work Plan In Medan City, di Saka Hotel Jalan Gajah Mada, Medan. Rabu (25/4). 
Wali Kota sangat mengapresiasi workshop ini karena sejalan dengan deklarasi Medan Zero Waste City yang telah diikrarkan bersama pada peringatan Hari Bumi Tingkat Nasional di Lapangan Merdeka Medan,Minggu (22/4) lalu.
 " Apalagi,tujuan workshop ini untuk memaparkan rencana kerja penelitian yang dilaksanakan oleh Institute For Global Environment Strategic mengenai edukasi terhadap masyarakat untuk melestarikan lingkungan sekitar." terang Walikota.
Pencemaran lingkungan baik sungai (air), tanah dan udara sudah menjadi isu yang sangat mengkhawatirkan saat ini, namun banyak masyarakat yang masih sangat kurang kesadarannya untuk menjaga kelestarian lingkungan.
"Diharapkan workshop ini dapat memberikan manfaat yang banyak bagi upaya menyadarkan masyarakat untuk menjaga lingkungannya secara mandiri. Pemko Medan juga telah mengeluarkan Perda Nomor 6 Tahun 2015 Tentang Pengelolaan Persampahan, yang didalamnya juga diatur mengenai sanksi bagi yang membuang sampah sembarangan dengan denda 10 juta untuk perorangan dan 50 juta bagi perusahaan". Ujar Walikota.
Sebelumnya, Koordinator Project Municipal Solid Waste Management Dr. Tengku Kemala Intan, M.pD, M. Biomed, mengucapkan terima kasih atas kehadiran Wali Kota Medan dan membuka workshop ini.
Dijelaskannya tujuan digelar workshop ini untuk mengedukasi masyarakat tentang pelestarian lingkungan sekitarnya.
 "Masyarakat harus diedukasi secara mendetail karena jika masyarakat hanya diajarkan tentang pelestarian lingkungan tanpa ada pengetahuan mengapa lingkungan itu harus dilestarikan maka akan percuma " sebutnya.
Jadi kita disini akan mengedukasi sekaligus memberikan pencerahan dasar bagi masyarakat tentang pentingnya melestarikan lingkungan untuk kehidupan yang lebih baik". Ungkap dr. Tengku Kemala Intan
Workshop yang diselenggarakan atas kerjasama antara IGES dan Yayasan Pendidikan Graha Kirana, dihadiri oleh Koordinator Project Municipal Solid Waste Management Dr. Tengku Kemala Intan, M.pD, M. Biomed, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan Muhammad Husni, Kepala Bappeda Kota Medan Wirya Arahman, Perwakilan Institute For Global Environment Strategic Mr. Kohei Hibino, Perwakilan dari Magister Studi Pembangunan Prof. Dr. R. Hamdani, M.Si dan Ketua Yayasan Pendidikan Graha Kirana Prof. M. Arif Nasution, M.A. (amd)

Walikota Jenguk Pegawai Honor Dinas Pariwisata Pemko Medan


Medan I Faktaonline.net - Wali Kota Medan  Drs  H T  Dzulmi Eldin S MSi menjenguk Rafida Nadia Lubis di Ruang ICU RS Siloam Jalan Imam Bonjol Medan, Rabu (25/4/2018). 
Pegawai honorer Dinas Pariwisata Kota Medan itu tampak terbaring lemah. Sudah tiga bulan dia  menjalani perawatan di rumah sakit tersebut akibat kecelakaan lalu lintas yang dialaminya.
Musibah kecelakaan itu dialami Rafida ketika  hendak menuju Dinas Pariwisata Kota Medan di Jalan Prof HM Yamin Medan. Akibat kecelakaan tersebut, Rafida pun menjalani perawatan di RS Siloam
sejak 11 Januari 2018. Biaya perawatannya sampai saat ini mencapai Rp.1,4 miliar. Walaupun nilai biaya perawatanya sangat tinggi namun Rafida beserta keluarga masih bisa tenang dan bernafas lega.
Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi menjenguk Rafida Nadia Lubis di Ruang ICU RS Siloam Jalan Imam Bonjol Medan, Rabu (25/4).
Pegawai honorer Dinas Pariwisata Kota Medan itu tampak terbaring lemah. Sudah tiga bulan dia menjalani perawatan di rumah sakit tersebut akibat kecelakaan lalu lintas yang dialaminya. Musibah kecelakaan itu dialami Rafida ketika hendak menuju Dinas Pariwisata Kota Medan di Jalan Prof HM Yamin Medan. Akibat kecelakaan tersebut, Rafida pun menjalani perawatan di RS Siloam sejak 11 Januari 2018. Biaya perawatannya sampai saat ini mencapai Rp.1,4 miliar. Walaupun nilai biaya perawatanya sangat tinggi namun Rafida beserta keluarga masih bisa tenang dan bernafas lega. Sebab, Pemko Medan telah mendaftarkan seluruh pegawai honorernya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan, termasuk Rafida. Itu sebabnya seluruh biaya perawatan Rafida ditanggung BPJS Ketenagakerjaan. Oleh karenanya baik Rafida maupun keluarga sangat terbantu sekali atas kebijakan Pemko Medan tersebut. Didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Medan Kota Bambang Utama, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan HM Husni dan Kadis Tenaga Kerja Hanalore Simanjuntak, Wali Kota berpesan agar Rafidah dan keluarga sabar dalam menghadapi ujian yang diberikan Tuhan.
 “Ini semua merupakan cobaan dari Allah SWT. Saya minta kepada Rafida dan keluarga sabar dan tawakal menghadapi cobaan yang cukup berat ini. Insha Allah, Sang Pencipta akan membantu menghadapi cobaan ini,” pesan Wali Kota memberikan semangat dan motivasi kepada Rafida beserta keluarga.
Diakui Wali Kota, seluruh biaya perobatan yang dijalani Rafida di RS Siloam ditanggung pihak BPJS. Pasalnya, Rafida selaku pegawai honorer di Dinas Pariwisata Kota Medan telah dimasukkan dalam Program BPJS Ketenagakerjaan maupun Kesehatan.
Dikatakan Wali Kota, tidak hanya Rafida, seluruh pegawai honorer yang berada di lingkungan Pemko Medan telah didaftarkan sebagai peserta BPJS baik kesehatan maupun tenaga kerja.
"Kebijakan itu dilakukan Pemko Medan karena besarnya manfaat yang diperoleh apabila mengikuti kepesertaan BPJS. Dengan terjadinya musibah kecelakaan yang menimpa Rafida, maka inilah perlunya kita perlu masuk BPJS. Jadi kita membayar iuran BPJS bukan karena ingin sakit. Niatkan kita ingin sehat dan membantu orang sehingga terhindar dari sakit," ujar Wali Kota
Sementara itu ayah Rafida, Ispandiari yang berada di ruang ICU mendampingi putrinya, mengucapkan terima kasih atas kunjungan Wali Kota, termasuk mendaftarkan anaknya menjadi peserta BPJS. Jika anaknya tidak terdaftar, pensiunan pegawai Pemko Medan itu pun mengaku tidak tahu bagaimana mencari uang untuk membayar biaya perawatan putrinya.
Ispandiari menjelaskan, anaknya telah menjadi pegawai honor di lingkungan Pemko Medan sejak 2012 lalu. Mulanya di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata namun setelah terjadi perubahan struktur organisasi di lingkungan Pemko Medan, anaknya kemudian di tempatkan di Dinas Pariwisata.
Sedangkan kecelakaan terjadi ketika putrinya hendak berangkat kerja pada Selasa, 9 Januari 2018. Kecelakaan yang menimpa Rafida, jelas Ispandiari, terjadi tepatnya di samping Masjid Raya Medan.
 “Anak saya ditabrak bus yang mengantar penumpang dari Medan ke Bandara Kuala Namu. Kecelakaan itu menyebabkan putri saya mengalami patah tulang rusuk. Sedih sekali saya membayangkan peristiwa kecelakaan yang terjadi menimpa putri saya tersebut,” ungkap Ispandiari.
Kasus kecelakaan yang menyebabkan putrinya itu harus berbulan-bulan menjalani perawatan di ruang ICU RS Siloam kata Ispandiari, tengah disidangkan di pengadilan. Dia berharap hasil sidang akan memberikan keputusan yang seadil-adilnya.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Medan Kota Bambang Utama mengatakan, seluruh pegawai honorer di lingkungan Pemko Medan yang sudah terdaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan akan ditanggung sepenuhnya biaya perawatan sampai sembuh apabila mengalami kecelakaan kerja, termasuk Rafida Nadia Lubis.
Menurut Bambang, biaya perawatan Nadia di RS Siloam sampai saat ini mecapai Rp.1,4 miliar. Biaya itu sepenuhnya akan ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan.
“Apabila sampai sembuh nanti biaya perawatan Nadia mencapai Rp.4 miliar, tetap kita tanggung. Intinya, kita menanggung seluruh biaya Nadia sampai sembuh. Artinya, penanggungan yang kita lakukan unlimited,” papar Bambang.
Di samping itu tambah Bambang lagi, BPJS Ketenagakerjaan juga akan membayar gaji Nadia apabila setelah keluar rumah sakit masih belum bisa masuk kerja karena harus menjalani perawatan.
Dijelaskan Bambang, 6 bulan pertama, pihaknya akan membayar gaji penuh 100% sebesar yang diterima setiap bulan di Dinas Pariwisata. Apabila setelah 6 bulan pertama belum juga sembuh dan masuk kerja, Bambang mengatakan, BPJS Ketenagakerjaan akan membayar gaji Rafida 6 bukan kedua sebesar 70%. “Setelah 6 bulan kedua belum juga sembuh dan masuk kerja, maka kita akan membayar gajinya sebesar 50%. Pembayaran gaji sebesar 50% ini akan kita lakukan sampai Rafida sembuh dan masuk kerja kembali,” jelasnya. Saat ini, terang Bambang, tercatat 11.181 orang pegawai honorer atau non ASN di lingkungan Pemko Medan yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan perincian pegawai non ASN di OPD sebanyak 8.844 orang, kepala lingkungan sebanyak 2001 orang serta 336 orang non ASN yang bekerja di 21 kecamatan di Kota Medan. (amd)

SMKN I Percut Sei Tuan Adakan Mou Dengan PT Pertamina (Persero)


Percut Sei Tuan I Faktaonline.net -  SMKN 1 Percut Sei Tuan menjalin perjanjian kerja sama (MoU) Program Musicool Goes To School dengan PT.Pertamina (Persero) dan penyerahan bantuan peralatan Workshop hydrocarbon Refrigerant serta branding Kelas di Aula SMKN 1 Percut Sei Tuan Rabu (25/4) yang dihadiri Manager gas region 1 Pertamina MOR 1 C.D Sasongko,Kadis Pendidikan Sumut yang diwakili KUPT H.Sakti Siregar SPd MPd,Manager Service PT.Alfa Scorpy Medan Zainal Arifin para Kepsek SMK.se Kabupaten Deliserdang.
Kepala  SMKN 1 Percut Sei Tuan Drs Kasni MPd dalam sambutannya mengatan bahwa keberhasilan SMK adalah tamatannya bisa terserap untuk direkrut oleh Dunia Usaha Dunia Industri sesuai kemampuan dan jurusan dan Alhamdulillah pada tahun ini 739 siswa SMKN 1 Percut Sei Tuan telah selesai mengikuti UNBK, dan 22 orang siswa berhasil masuk ke Universitas Negeri.melalui jalur undangan.
" Keberhasilan masuk ke PTN ini bukan merupakan tolak ukur, namun yang lebih membanggakan kalau tamatan SMK bisa terserap langsung dapat diterima bekerja di dunia usaha " kata Kasni MPd. .
Ditambahkannya, pihak Sekolah sangat berterimakasih kepada PT.Pertamina (Persero) yang telah menjalin kerja sama dan mudah mudahan kedepan bisa terus ditingkatkan lebih baik lagi,ujar Kasni..
Sementara, Kadis Pendidikan Sumut yang di wakili Ka UPT Deli Serdang H Sakti Siregar SPd MPd dalam bimbingan dan arahannya, sangat memberikan apresiasi kepada PT.Pertamina Regional Sumbagut dan ini merupakan sejarah di dunia pendidikan dengan harapan SMK yang lain juga bisa diberi kesempatan yang sama.
Ditempat yang sama, Manager gas region 1 PT.Pertamina Sumbagut.C.D.Sasongko mengatakan bahwa kerjasama ini diharapkan mampu memperkerkenalkan produk hydrocarbon refrigerent dari Pertamina bernama musicool kepada dunia Pendidikan khususnya SMKN 1 Percut Sei Tuan.
" Hydrocarbon refrigerant merupakan gas cair yang dihasilkan dari perut bumi yang kemudian di olah untuk digunakan sebagai bahan pendingin bersifat ramah lingkungan dan hemat energi serta hemat listrik,Penggunaan produk tersebut dikehidupan sehari hari dapat ditemukan pada peralan AC ( Air conditioner) dan lemari es." terang Sasongko.
Kerjasama dengan SMKN 1 Percut Sei Tuan adalah pengenalan jenis yang ramah lingkungan.Hydrocarbon refrigerant musicool kepada siswa jurusan tekhnik pendingin dan tata udara menjalin kerjasama sebagai tempat pengenalan,pelatihan dan penjualan produk serta menjadi tempat uji kompetisi (TUK) sertfikasi tekhnisi AC di wilayah Sumatera Utara,kata Sasongko
Acara ini sekaligus menjadi moment penyerahan bantuan Pertamina di SMKN 1 Percut Sei Tuan untuk mendukung peningkatan kualitas cara belajar mengajar di sekolah.Bantuan yang diserahkan berupa peralatan dan perlengkapan bengkel praktek serta branding dua kelas belajar mengajar,majalah dinding serta gerbang sekolah dengan brand Musicool.(DS 01).

KPU Sumut Tetapkan DPT Pilgubsu 9.052.529 Pemilih


Medan I Faktaonline.net - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut) menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) untuk Pilgub Sumut 2018 sebanyak 9.052.529 pemilih.
Jumlah DPT tersebut,berdasarkan hasil rekapitulasi data dari 33 kabupaten/kota,
Sebanyak 4.485.964 di antara pemilih itu berjenis kelamin laki laki dan 4.566.565 perempuan. Hak pilih pada Pilgub Sumut dapat digunakan di 27.473 tempat pemungutan suara (TPS).
Jumlah DPT ditetapkan setelah mendapat masukan dan perubahan KPU Kabupaten/Kota berupa penambahan jumlah pemilih atau DPT Kota Medan yang sebelumnya 1.519.662 menjadi 1.520.301 pemilih, setelah data di Lapas dan Rutan ditambahkan.
Sama halnya dengan Kota Medan, Nias Selatan yang sebelumnya 179.771 pemilih menjadi 180.347 pemilih dengan catatan data pemilih sebanyak 576 akan difaktualkan selambat-lambatnya pada 28 April 2018 mendatang.
Sedangkan jumlah pemilih di Kota Gunung Sitoli mengalami pengurangan dari 84.632 menjadi 84.559 karena adanya pengurangan data pemilih ganda sebanyak 73 pemilih. Dan yang menjadi catatan pada Rapat Pleno umum adalah terdapat 379 pemilih berpotensi ganda pada 270.164 pemilih di Kabupaten Labuhan Batu dan akan difaktualkan selambat-lambatnya pada 28 April mendatang. "Ini merupakan hasil rapat pleno terbuka KPU Sumut. Sebelumnya KPU dari kabupaten/kota telah menyerahkan data rekapitulasi jumlah pemilih di daerahnya," ujar Ketua KPU Sumut Mulia Banurea di Medan, Sabtu (21/4/2018).
"Jumlah DPT tersebut mengalami penurunan dibandingkan DPT pada Pilgubsu 2013 dan DPS Pilgub 2018. Pada Pilgub 2013 jumlah pemilih sebanyak 10.295.013 sedangkan DPS Pilgub 2018 sebesar 9,2 juta." kata Mulia.
DPT yang sudah ditetapkan ini masih mungkin berubah sekali lagi, untuk memberi kesempatan kepada masyarakat yang belum terdaftar.
 "Kalau masyarakat yang belum masuk DPT, sesuai regulasi PKPU 2 Tahun 2017, bahwa masyarakat yang sudah memiliki surat keterangan (Suket) atau E-KTP, KPU memfasilitasi mereka di hari H pemungutan suara," terang Mulia.
Pilgub Sumut 2018 akan digelar Rabu 27 Juni 2018 mendatang. diikuti 2 pasang calon (paslon) yang akan bertarung pada pemilukada ini yaitu paslon Edy Rahmayadi-Musa Rajeck Shah (Eramas) dan Djarot Syaiful Hidayat-Sihar Sitorus (Djoss).(amd)

KPU Sumut Gelar Deklarasi LHKPN Calon Kepala Daerah se Sumatera Utara


Medan I Faktaoline.net - . Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengapresiasi langkah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut yang menyelenggarakan acara Pembekalan Anti Korupsi dan Deklarasi LHKPN para calon kepala daerah se-Sumatera Utara.
Acara berlangsung di Aula Raja Inal Siregar di kantor Pemprovsu di Jalan Diponegoro Medan, Selasa (24/4/2018).
Deklarasi LHKPN oleh KPU Sumut turut dihadiri Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang, Gubsu Erry Nuradi, Badan Pengawas Pemilu Sumut, Bupati/Walikota se-Sumut serta seluruh pasangan calon kepala daerah yang akan bertarung di Pilkada 2018 mendatang di Sumut.
Deklarasi LHKPN secara terbuka memudahkan publik mengetahui jika kelak terdapat indikasi korupsi oleh para kepala daerah terpilih.
" Dengan demi semakin sempit ruang bagi mereka melakukan tindak korupsi. Dengan Deklarasi LHKPN keinginan menyelenggarakan Pilkada berintegritas dapat terwujud" kata Mendagri.. Sementara itu Wakil Ketua KPK,Saut Situmorang menyatakan, pelaksanaan pilkada berintegritas dimaksudkan guna mendorong terbangunnya perilaku anti korupsi dan pencegahan korupsi oleh pasangan kepala daerah. Selain itu untuk memberikan pemahaman terhadap pokok-pokok penyelenggaraan pemerintahan di daerah.
 "KPK optimistis korupsi bisa dicegah dan dihentikan asal dilakukan bersama dengan komitmen yang kuat," kata Saut.
Diketahui, dalam deklarasi LHKPN tercatat bahwa calon kepala daerah dengan kekayaan terbesar adalah calon Wakil Gubernur Sumut Sihar Sitorus sebesar Rp 350 miliar lebih,diikuti calon Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin Rp 95 miliar serta calon Bupati Padang Lawas Rp 82,4 miliar.
Sementara Calon dengan kekayaan terendah adakah calon Wakil Bupati Taput Hotman Hutasoit Rp 106 juta, calon Wakil Bupati Padang Lawas Syahrul Efendi Hasibuan Rp 500 juta dan calon Wakil Bupati Padang Lawas Syarifuddin Hasibuan Rp 510 juta. (mb/amd)

Pemkab Deliserdang Lakukan Mou Dengan Dirjen PSLB3 Kementrian LHK RI


Deliserdang I Faktaonline.net - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang pengelolaan sampah, limbah dan bahan berbahaya dan beracun (B3) dengan Direktorat Jendral Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Berbahaya dan Beracun Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia di Hotel Santika Premier Slipi Jakarta,Selasa (24/4/2018).
Penandatangan MoU itu dilakukan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Deli Serdang H Zainuddin Mars bersama dengan Dirjen PSLB3 (Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Berbahaya dan Beracun) Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Rosa Vivien Ratnawati.
Kadis Lingkungan Hidup Deli Serdang Artini Marpaung menjelaskan,penandatangan Nota Kesepahaman ini bertujuan untuk melaksanakan kegiatan pembangunan fasilitas pemanfaatan limbah Non B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun)
" Biomassa dari tandan kosong kelapa sawit sebagai sumber enegi di Kabupaten Deli Serdang serta penurunan pencemaran dari limbah yang dimanfaatkan. Pemanfaatan tanda kosong kelapa sawit menjadi biomassa untuk menghasilkan bio gas, listrik dan pupuk. Selain konserfasi lingkungan, program ini juga memberi dampak ekonomi terhadap warga masyarakat, “kata Artini Marpaung.
Plt Bupati H Zainuddin Mars usai menandatangani Nota Kesepahaman tersebut menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI atas dipilihnya Kabupaten Deli Serdang untuk pembangunan fasilitas pemanfaatan limbah Non B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) Biomassa dari tandan kosong kelapa sawit sebagai sumber enegi
" Atas nama pemerintah dan Masyarakat Kabupaten Deli Serdang, khususnya masyarakat STM Hilir yang mana nantinya akan ditempatkan pembangunan ini, saya menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI khususnya Direktorat Jendral Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Berbahaya dan Beracun atas dipilihnya kabupaten Deli Serdang satu-satunya daerah dari Provinsi Sumatera Utara yang akan dilaksanakan pembangunan fasilitas pemanfaatan limbah Non B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) Biomassa dari tandan kosong kelapa sawit sebagai sumber enegi." kata Plt Bupati.
Mudah-mudahan ini nantinya bermanfaat bagi masyarakat Deli Serdang, ujarnya
Sementara, Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Berbahaya dan Beracun Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Rosa Vivien Ratnawati pada kempatan itu menyampaikan bahwa Penandatanagan Nota Kesepahaman ini dibuat di daerah bapak ibu memang sudah kami cek, seperti Tandan kosong kelapa sawit di Kabupaten Deli Serdang perbulannya bisa mencapai 8624 Ton.
Dan saya bangga dengan para Bupati, ini menunjukkan keseriusan dan komitmen Bupati selaku Kepala Daerah yang luar biasa dalam persoalan sampah. Karena pengelolaan sampah tidak akan selesai kalau Kepala Daerah tidak memiliki komitmen yang tinggi. Dengan adanya Penandatangan Nota Keseppahaman ini nantinya kita bisa memanfaatkan limbah dan bagaimana caranya menggunakan sampah yang menjadi bersifat ekonomi, sehingga bisa menjadi bermanfaat dan menjadi pendapatan bagi masyarakat, “ujar Dirjen
Sementara itu Kabid Informasi Publik Dinas Kominfo Ari Mulyawan menambahkan bahwa selain Kabupaten Deli Serdang Penandatanganan Nota Kesepahaman ini juga dilakukan Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Berbahaya dan Beracun Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Rosa Vivien dengan lima Kabupaten di Indonesia yaitu Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Belitung Timur, Kabupaten Katingan, Kabupaten Kota Baru dan Kabupaten Pasangkayu. Penandatanganan Nota Kesepahaman juga dilakukan dengan para Rektor seperti Rektor Universitas Sumatera Utara, Universitas Riau, Universitas Bangka Belitung, Universitas Palangkaraya, Universias Lambung Mangkurat dan Universitas Tadulako.
Dalam kesempatan itu juga dilakukan Penandatanganan kerjasama Direktur Penilaian Kinerja Limbah B3 dan Limbah Non B3 Sinta Saptarina dengan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Belitung Timur, Kabupaten Katingan, Kabupaten Kota Baru dan Kabupaten Pasangkayu.(DS 01).

Kedapatan Membawa Sajam , RS Diamankan Satreskrim Polres Lampung Utara


Lampung Utara I Faktaonline.net - RS (22) warga Desa Gedung Harta. Kecamatan, Selagai Lingga Kabupaten, Lampung Tengah,diamankan Satreskrim Polres Lampung Utara,karena kedapatan membawa senjata tajam (sajam) di Desa Kalibalangan Kecamatan, Abung Selatan Kabupaten, Lampung Utara (Lampura), Selasa (24/4/2018).
Informasi yang diperoleh,tertangkapnya RS, berawal dari kecurigaan warga terhadap gelagat tersangka RS saat melintas didepan rumah Aiptu Ermawi,personil Polres Lampung Utara.yang berdomisili di  Desa Bandar Kagungan Raya, Kec. Abung Selatan.
Ketika ditanya warga, tersangka menjawab berbelit-belit,kemudian mencabut sajam jenis garpu miliknya,merasa terancam warga tersebut kemudian berteriak maling ,merasa ketakutan,tersangka melarikan diri ke arah Kalibalangan, Kec. Abung Selatan Kab. Lampura.
Kemudian warga melaporkan kejadian tersebut ke Resmob Sat Reskrim Polres Lampung Utara, dan langsung mengambil tindakan dengan menyisir kearah larinya tersangka..
Kemudian sekira pukul 02.45 Wib,tersangka dapat di ringkus berikut barang bukti, berupa sebilah sajam jenis garpu bergagang dan berangka kayu kemuning yang diselipkan pada pinggang sebelah kanan,di SPBU, Desa Kalibalangan Kec. Abung Selatan Kab. Lampura.
Saat ini pelaku berikut barang bukti telah amankan anggota Sat Reskrim Polres Lampung Utara untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.(Syah99)

Instalasi Unit Transpusi Darah RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan Medan Diresmikan


Medan I Faktaonline.net - Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, DR. Bambang Wibowo,SP.OG(K),MARS bersama Wali Kota Medan, Drs. H.T Dzulmi Eldin S,M.Si yang diwakili oleh Wakil Wali Kota Medan, Ir. H. Akhyar Nasution,M.Si meresmikan instalasi unit transfusi darah RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan, di halaman depan gedung RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan, Selasa (24/4/2018).
Peremian ini ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, DR. Bambang Wibowo,SP.OG(K),MARS.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Ir Akhyar Nasution MSi,mengatakan, sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan pelayanan rumah sakit yang semakin berkualitas, Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui manajemen RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan terus melakukan inovasi pelayanan yang semakin baik, salah satunya adalah mengembangkan instalasi unit transpusi darah, dengan harapan unit ini nantinya dapat bertanggung jawab atas tersedianya darah dalam jumlah yang cukup, berkualitas serta aman untuk digunakan, sehingga dapat mendukung pelayanan kesehatan yang lebih baik lagi pada masa mendatang.
Disamping itu, Pemko Medan juga telah berencana melakukan pengembangan dan pembangunan RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan melalui skema kerja sama Pemerintah dengan badan usaha (KPBU) yang saat ini sedang dalam penyusunan final business case (FBC) yang di fasilitasi oleh Kementerian Keuangan RI,terang Akhyar.
"Rencananya kita akan membangun wing baru, renovasi total gedung lama dengan tetap mempertahankan bagian dari arsitektur heritage, mengembangkan sistem informasi manajemen rumah sakit, serta menambah beberapa alat-alat kesehatan yang lebih memadai sehingga dapat mendukung pelayanan unggulan rumah sakit."kata Akhyar.
Akhyar juga sangat mengharapkan dukungan dari Kementerian Kesehatan terutama untuk pengadaan alat-alat kesehatan.
" Hal ini sangat penting, sebab bila fisik bangunan nantinya sudah diperbaiki, maka harus di dukung dengan alat kesehatan yang baik dan berkualitas, sehingga RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan memiliki nilai saing terhadap rumah sakit lainnya di Indonesia maupun di luar negeri" kata Akhyar.
Diakhir sambutanya, Wakil Wali Kota Medan mengucapkan terimakasih kepada Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI yang telah memberikan perhatian kepada Pemko Medan khususnya RSUD Dr. Pirngadi Medan, sekaligus mengucapkan selamat kepada Direktur RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan atas peresmian instalasi unit transpusi darah ini.
Dalam kesempatan tersebut, Akhyar juga menyerahkan cendra mata kepada Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementeri Kesehatan RI berupa kain songket dan tengkuluk yang merupakan kain khas masyarakat melayu.
Sementara itu, Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, DR. Bambang Wibowo,SP.OG(K),MARS dalam sambutanya mengucapkan selamat atas peresmian instalasi unit transpusi darah RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan,
" Diharapkan instalasi ini memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat kota Medan. Dari data yang ada,kebutuhan darah di Indonesia mencapai 5.1 juta setiap tahunnya" Sebut Bambang Wibowo.
Ditambahkan Bambang, untuk itulah diperlukan akses yang lebih luas agar pelayanan ini dapat terpenuhi,sebutnya.
"Karena itu saya ucapkan terimakasih kepada RSUD Dr. Pirngadi atas dibukanya layanan ini, saya berharap ini memberikan manfaat bagi masyarakat Sumatera Utara khususnya masyarakat Kota Medan." ujar Bambang Wibowo.
Disamping itu, Bambang Wibowo juga berpesan kepada manajemen RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan agar menjaga kualitas darah yang ada, jangan sampai terjadi kelalaian karena resikonya samgat tinggi.
 "Harus dijaga kualitasnya, jangan sampai darah tersebut terinfeksi,"pesan Bambang.
Diakhir sambutannya, Bambang Wibowo menyampaikan dukungannya agar RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan terus dikembangkan, jangan sampai masyarakat Kota Medan lebih memilih untuk berobat keluar negeri.
Oleh karenanya pengembangan alat-alat kesehatan sangat dibutuhkan terutama pula terhadap pengembangan SDM rumah sakitnya.
 "Pembangunan fisik tidak akan berpengaruh besar bila tidak di dukung kompetensi SDM nya, karena itu saya minta pirngadi dapat menyiapkan SDM ini selama tiga tahun kedepan."pinta Bambang. Sebelumnya, Dirut RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan dr.Suryadi Panjaitan, M.Kes,Sp.PD dalam laporanya mengatakan Instalasi Unit Transpusi Darah RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan di bangun untuk memenuhi kebutuhan darah masyarakat. Sebab, kebutuhan darah di RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan mencapai 1000 kantung setiap bulan sehingga perlu dibangun unit instalasi darah ini. Disamping itu, dalam kesempatan ini juga diluncurkan enam aplikasi online yang akan memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat salah satunya berupa pendaftaran pasien secara online. "Selain itu ada juga bantuan bus pegawai dari bank sumut, pemberian bantuan perlengkapan komputer dari bank mandiri, dan renovasi ruangan dari PT. Kimia Farma."jelas Suryadi. (amd)

Tinjau UN SMP/Mts, Plt Bupati Deliserdang Pastikan UN Berjalan Baik dan Lancar


Deliserdang I Faktaonline.net - Plt Bupati Deli Serdang H Zainuddin Mars meninjau pelaksanaan hari pertama Ujian Nasional (UN) 2018 tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs), Senin (23/4/2018).
Plt Bupati H Zainuddin Mars bersama rombongan seperti unsur FKPD, Asisten I Setdakab Dedy Maswardi, Kadis Pendidikan Wastianna Harahap dengan menggunakan bus melakukan kunjungan pertamanya di SMP Negeri 1 Tanjung Morawa dilanjutkan menuju MTs Swasta Amaliyah Tanjung Morawa dan diakhiri mengunjungi SMP Negeri 4 Tanjung Morawa.
Setibanya di SMP Negeri 4 Tanjung Morawa,Plt Bupati selama kira-kira 15 menit berbincang bincang dengan para guru dan mengapresiasi seluruh panitia sekolah,sebab sudah mempersiapkan dengan baik pelaksanaan Ujian Nasional ini.
Pak Zai,sebutan akrab Zainuddin Mars juga berharap dengan pelaksanaan Ujian Nasional ini agar berjalan baik dan lancar,semoga siswa dan siswi SMP/MTs di Kabupaten Deli Serdang bisa lulus keseluruhannya.
 “Mudah-mudahan pelaksanaan Ujian Nasional ini bisa berjalan dengan baik dan lancar dan semoga semua anak-anak Deli Serdang yang mengikuti Unjian Nasional ini bisa lulus seratus persen,", katanya ketika ditemui usai meninjau di SMP Negeri 4 Tanjung Morawa.
Sementara itu Kadis Pendidikan Kabupaten Deliserdang,Wastianna Harahap menjelaskan bahwa sekolah yang melaksanakan Ujian Nasional SMP maupun MTs Negeri maupun Swasta di Kabupaten Deli Serdang sebanyak 444 Sekolah yang diikuti 33.369 peserta ujian.
" Untuk hari pertama ini mata pelajaran Bahasa Indonesia dilanjutkan hari kedua pada hari Selasa ujian Matematika, pada hari Rabu Bahasa Inggris dan pada hari Kamis Unjian IPA",kata Wastianna.(DS 01).

Plt Bupati Buka Pembekalan Tugas Dan Fungsi Kepala Desa Terpilih di Kabupaten Deliserdang


Deliserdang I Faktaonline.net - Plt Bupati Deli Serdang H Zainuddin Mars membuka pembekalan tugas dan fungsi Kepala Desa terpilih di Kabupaten Deli Serdang untuk gelombang kedua, Minggu (22/4/2018) malam di Hotel wings Kecamatan Batang Kuis, yang ditandai dengan pemasangan bet peserta.
Plt Bupati Zainuddin Mars menyampaikan ucapan selamat kepada para Kepala Desa yang telah terpilih dan dilantik menjadi kepala Desa seraya memberikan motivasi kepada para Kepala Desa yang mengikuti pembekalan ini.
 “Saya bangga bisa hadir di sini karena saya berhadapan dengan para kepala Desa, karena Kepala Desa adalah ujung tombak keberhasilan pemerintahan dan pembangunan di negara kita ini khususnya di Kabupaten Deli Serdang” kata Plt Bupati Deli Serdang.
Plt Bupati melanjutkan,karena Bapak ibu terpilih menjadi Kepala Desa itu adalah sesuatu anugerah dari yang maha kuasa, karena bapak ibu sesungguhnya diberikan amanah yang luar biasa untuk mengembah suatu amanat, memimpin rakyat di Desa, karena itu amanah ini sangat berat makanya itu kita jangan main-main manjalankan tugas.
" Karenanya tenaga dan pikiran kita harus selalu dikonsentrasikan untuk upaya-upaya yang kita lakukan bagi peningkatan kesejahteraan rakyat, kita tidak akan mungkin terpilih, kita tidak akan mungkin dipilih oleh rakyat kalau bukan rakyat mengiginkan sesuatu dari kita yaitu sentuhan tangan kita. Rakyat mengiginkan sesuatu yang berarti bagi kehidupan mereka tidak sekedar memilih kita, mendudukkan kita, mengangkat harkat martabat kita sebagai Kepala Desa " kata Zainuddin.
Ditambahkan Plt Bupati, lebih jauh dari itu adalah mereka sangat berharap kebijakan-kebijakan yang kita lakukan, upaya-upaya yang kita lakukan dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat di Desa.
" Terpilihnya bapak ibu sebagai Kepala Desa maka didada bapak ibu sekalian berhak dipasang tanda jabatan, yaitu tanda jabatan lambang negara Indonesia yaitu lambang Garuda di dada bapak ibu sekalian, artinya bahwa kita adalah perpanjangan tangan dari Pemerintah Republik Indonesia untuk menyentuh seluruh rakyat untuk memperhatikan semua aspek kehidupan masyarakat." pesan Zainuddin.
Berbanggalah bapak ibu sekalian sebagai Kepala Desa yang berhak menyandang tanda jabatan dengan lambing Negara, tidak semua jabatan menggunakan lambing Negara yaitu lambang Garuda, karena Kepala Desa adalah pemimpin langsung masyarakat diwilayahnya.
Sementara,Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Citra Efendi Capah melaporkan bahwa pelaksanaan ini dilaksanakan selama tujuh hari mulai dari 22 April sampai dengan 28 April 2018 yang dibagi dua kelas yang diikuti 76 Kepala Desa dari 19 Kecamatan. Adapun materi pembekalan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan para Kepala Desa dan memahami tugas-tugas sebagai Kepala Desa seperti latihan Baris berbaris, latihan disiplin, latihan tentang etika, moral tata kerama Kepala Desa dan materi materi lainnya seperti materi tentang tindak pidana Korupsi.(DS 01).