Agama

Agama

Jalan Sehat Memperingati HUT ke 44 Desa Kembang Tanjung Berlangsung Semarak


Lampung Utara | Faktaonline.Net.-  Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-44 Tahun, Desa Kembang Tanjung gelar acara jalan sehat, bertempat di Desa Kembang Tanjung, Kecamatan Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara (Lampura) , Sabtu (19/1). Jalan sehat yang di ikuti ratusan warga desa setempat, acara dimulai sejak pukul 07.00 hinga selesai jam 11.00 dengan melibatkan enam personil keamanan, dari kompilasi sektor Abung Selatan lima orang babinkatibmas, dan dari koramil Abung Selatan, satu orang Babinsa.

Pada kesempatan itu Hatta Majid, selaku kepala Desa Kembang Tanjung mengatakan bahwa acara tersebut terlaksana dengan kondusif, tidak ada halangan. "Acara jalan sehat dan pembagian hadiah ini untuk memperingati HUT Desa Kembang Tanjung ke 44, dan Alhamdulillah acara bisa terlaksana dengan meriah,dan seingat saya belum pernah diadakan acara untuk memperingati HUT untuk Desa Kembang Tanjung, "kata Hatta sesaat setelah usai acara di kantor Balai Desa setempat.

Lanjut Hatta mengatakan , bahwa jalan sehat tersebut dengan door prize berbagai jenis elektronik dan perabotan rumah tangga. "Ada payung, Kipas angin, mejickom, kulkas, lemari, mesin cuci dan lain-lain,"jelasnya. Selain itu, pihaknya juga berharap setelah terlaksana acara tersebut, untuk HUT tahun yang akan datang bisa lebih meriah lagi. "Alhamdulillah jalan sehat dan pembagian door prize sudah selesai, semoga dengan acara ini untuk peringatan HUT Desa Kembang Tanjung yang tahun depan bisa lebih meriah Lagi,"Pungkasnya. (Imam)

Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Agama , Kapolres Lampung Utara Kunjungi Kediaman Ketua PHDI


Lampung Utara ,  Faktaonline.net - Dalam rangka menjalin silaturahmi antara pihak Polres Lampung Utara dengan ketua PHDI beserta tokoh agama, sekaligus untuk memperkenalkan diri Kapolres Lampung Utara, bertempat di Tanjung Aman, Kotabumi Lampung Utara (Lampura). Jumat (18/01/19).
Dalam kunjungannya, Kapolres langsung bertemu dengan I Made Warita selaku ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Lampura, beserta para pengurus PHDI setempat., Kapolres Lampura, AKBP Budiman Sulaksono, S.I.K, di dampingi Kasat Intelkam dan Kanit Sosbud Sat Intelkam Polres Lampura meluangkan waktunya untuk bersilaturahmi ke kediaman ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Lampura.

Pada kesempatan itu, Kapolres Lampura, AKBP Budiman Sulaksono, S.I.K mengajak Ketua PHDI, serta tokoh agama untuk selalu mensosialisasikan kepada masyarakat tentang kebhinekaan dan solidaritas antar umat beragama serta mencegah dan menangkal isu-isu SARA yang dapat menimbulkan terjadinya intoleransi antar umat beragama mengingat di tahun ini termasuk tahun politik. "Mari kita bersama-sama menciptakan kamtibmas yang aman dan kondusif agar terciptanya Pilpres dan Pileg 2019 yang aman, damai dan sejuk di wilayah Kabupaten Lampung Utara," ujar Kapolres.
Kapolres juga menghimbau kepada seluruh komponen masyarakat Lampura, dalam menjaga situasi kamtibmas agar dapat kondusif, sehinggan bila ada permasalahan sekecil apapun akan bisa diselesaikan secara musyawarah dan kekeluargaan. (Imam)

Husni Himbau Masyarakat Kota Medan Tidak Membuang Sampah Sembarangan , Minta Dukungan Warga Wujudkan Medan Bersih Sampah


Medan I Faktaonline.net -  Pemko Medan melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Medan kembali meluruskan bahwasannya Medan bukan kota metropolitan terkotor seperti yang dilansir sejumlah media beberapa waktu lalu. Yang benar Kota Medan mendapat nilai rendah ketika penilaian Adipura dilakukan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Republik Indonesia, sebab salah satu indikator utama penilaian yakni pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir masih menggunakan sistem open dumping bukan sanitary landfill seperti yang diamanahkan dalam UU No.18/2008 tentang Pengelolaan Sampah.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan H M Husni SE , ketika menerima perwakilan dari Gebraksu dan LSM LKH (Lembaga Konservasi Lingkungan Hidup) di Balai Kota Medan, Jumat (18/1).
Husni menjelaskan, sebenarnya pengeloaan sampah di TPA Terjun ada yang telah menggunakan sistem sanitary landfill. Hanya saja belum dilakukan sepenuhnya karena keterbatasan lahan sehingga tetap menggunakan open dumping. Meski demikian ketika tim penilaian Adipura turun , mereka menilai Pemko Medan masih menggunakan open dumping sehingga mendapat nilai rendah,jelasnya. “Jadi bukan karena Kota Medan kotor. Hal itu berdasarkan hasil konsultasi yang telah saya lakukan langsung dengan pihak Kementrian LHK di Jakarta sehari setelah pemberian Medan kota metropolitan terkotor,” kata Husni.

Ditambahkan Husni , Guna menyikapi hal itulah pihaknya akan segera melakukan pembenahan sehingga pengelolaan sampah di TPA Terjun sepenuhnya berbasis sanitary landfill. " Apalagi pihak Kemnetrian LHK siap membantu dan memberikan pendampingan untuk mewujudkan hal itu " terangnya..
Di samping itu jelas Husni, keterbatasan lahan TPA juga akan disikapi dengan mengaktifkan kembali TPA Namo Bintang yang telah ditutup Pemko Medan sejak 2013. Dari 16 hektar lahan yang ada di TPA Namo Bintang, sekitar 8 hektar akan digunakan untuk menampung sampah dan dikelola dengan sistem sanitary landfill. “Sebagian lagi lahan di Namo Bintang telah digunakan untuk penghijauan sekaligus direncanakan menjadi Taman Agrowisata.

Selanjutnya mantan Kadispenda Kota Medan itu lebih jauh memaparkan, selain melakukan perubahan pengelolaan sampah berbasis sanitary landfill baik di TPA Terjun maupun menyusul TPA Namo Bintang, DKP juga terus melakukan penambahan moda pengangkut sampah. Selain 41 unit dump truk, DKP tahun 2018 juga telah menyiapkan 500 unit becak pengangkut sampah. “Dari 500 becak yang telah dipersiapkan itu, baru 380 unit yang sudah siap dan dioperasikan. Tahun 2019 ini, kita akan menambah lagi 25 dump truk. Dengan penambahan ini kita harapkan DKP mampu mengatasi persoalan sampah. Ditambah lagi penanganan sampah yang sebelumnya ditangani pihak kecamatan, mulai januari 2019 kembali dikelola DKP. " Insya Allah penanganan sampah kembali maksimal,” terangnya.

Persoalan lain terang Husni, Pemko Medan sejauh ini belum memiliki tempat pembuangan sementara (TPS). Jika pun ada, TPS itu umumnya sewa. Padahal keberadaan TPS ini sangat vital untuk mendukung kebersihan di Kota Medan. Sebab, sampah dari rumah warga yang diangkut menggunakan becak terlebih dahulu dikumpulkan di TPS untuk selanjutnya dibawa menuju TPA. “Kita telah berkoordinasi Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang Kota Medan untuk segera memiliki lahan tetap untuk TPS di setiap kelurahan dan kecamatan. Semoga hal ini secepatnya terwujud sehingga mendukung upaya kita dalam menciptakan kebersihan di Kota Medan,” harapnya. Di samping itu Husni pun berharap stakeholder yang ada mau membantu mendukung kebersihan di Kota Medan dengan menghadirkan bank-bank sampah, minimal di setiap kecamatan.

Dikatakannya, keberadaan bank sampah dapat membantu mengurangi sampah yang dihasilkan warga karena telah dipilah-pilah sehingga memiliki nilai ekonomis. Dalam kesmepatan itu Husni juga tak lupa menghimbau kepada seluruh warga Kota Medan agar ikut mendukung kebersihan. Selain tidak membuang sampah sembarangan, warga juga diharapkan dapat mengurangi sampah rumah tangga yang dihasilkan. Pasalnya, selama ini setiap warga Kota Medan menghasilkan 0,7 kilogram sampah. Dengan jumlah penduduk yang mencapai sekitar 2,8 juta, maka sampah yang dihasilkan setiap harinya mencapai 2.000 ton. “Mulai saat ini marilah sampah kita minimalisir (sampah), terutama berbahan plastik karena paling sulit terurai. Kemudian sampah yang dihasilkan harus diwadahi sehingga tidak berceceran dan memudahkan petugas mengakutnya. Dengan dukungan penuh warga, persoalan sampah dapat kita atasi,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu Husni pun menyampaikan ucapan terima kasih, sebab Lembaga Konservasi Lingkungan Hidup yang terdiri dari unsur Gebraksu dan LSM LKLH yang telah datang dan mengkritisi terkait masalah sampah di Kota Medan. Husni berjanji semua masukan dan kritikan yang disampaikan itu segera ditindaklanjuti sehingga Medan bersih sampah.

Sebelumnya, Rahmadsyah selaku perwakilan dari LSM LKLH menjelaskan, kedatangan mereka sebagai bentuk dukungan mewakili masyarakat yang turut peduli dengan masalah kebersihan di Kota Medan. ‘’Kami hadir kemari untuk menyampaikan rasa prihatin kami atas kabar mengenai Kota Medan yang disebut kota metropolitan terkotor yang belakangan beredar luas di media massa,’’ jelas Rahmadsyah.
Menurut Rahmadsyah, mereka menyadari bahwa kebersihan di Kota Medan bukan hanya menjadi tanggung jawab Pemko Medan dan OPD terkait namun juga tanggungjawab seluruh warga untuk sama-sama ikut berkontribusi menjaga kebersihan kota. ‘’Kami menyadari bahwa urusan ini menjadi urusan kita semua tanpa terkecuali, semoga semua elemen masyarakat dapat turut serta peran Pemko Medan dalam menangani masalah sampah di Kota Medan,’’ pungkasnya.(r/fo)

Diikuti Ratusan Siswa Sekolah Harapan Citra Percut , Koramil 13 PST Laksanakan Kegiatan Wawasan Kebangsaan


Percut Seituan , Faktaonline.net - Koramil 13 PST Deliserdang, dibawah Komando Danramil Mayor Arh M.Rizal,S SoS, melaksanakan wawasan kebangsaan (wasbang) disekolah Yayasan Harapan Citra, Desa Percut Kec.Percut Seituan Deliserdang Provinsi Sumatera Utara pekan lalu.,

Usai pelaksanaan wasbang bersama ratusan siswa dan guru guru disekolah Yayasan Harapan Citra, di Dusun I, Desa Percut, Kec Percut Sei Tuan , Mayor M.Rizal mengatakan kepada wartawan , bahwa , Kegiatan Wasbang tersebut merupakan salah satu program TNI Angkatan Darat sangat menyentuh dimasyarakat khusunya para generasi muda. Disamping itu, kegiatan ini merupakan sistematis pendekatan secara dini kepada para siswa sekolah sekaligus mendeteksi dan mencegah keterkaitan pemakai narkoba serta bahaya narkoba bagi para siswa dan peran siswa sebagai generasi penerus bangsa.

Menururt Danramil M.Rizal, kegitan wasbang ini juga melatih ketrampilan baris berbaris para siswa yang sangat bermanfaat untuk mendukung kegiatan Paskibra sekolah, marching band dan kegiatan upacara bendera disekolah.
Bukan itu saja, lanjut M.Rizal, program wasbang ini juga untuk mendukung kegiatan out bond sekaligus melatih kepemimpinan, kebersamaan, kekompakan sesama siswa sebagai generasi muda penerus bangsa yang nantinya akan bermanfaat dikemudian hari.

Dikatakannya bahwa kegiatan wasbang dengan bermacam materi tersebut adalah untuk melatih kepemimpinan, kebersamaan dan kekompakan dengan cara bermain bersama, tetapi bukan utnuk bermain main tanpa ada manfaatnya. " Karena kegiatan wasbang ini bertujuan agar para siswa yang mengikuti kegiatan tersebut akan mudah untuk menyerap dan mengingat materi apa saja yang disampaikan sehingga akan mempermudah siswa untuk menerapkannya kedepan " kata Danramil.. 

Kegiatan Wasbang yang dilaksanakan Koramil 13 PST dibawah kepemimpinan Danramil Mayor Arh M.Rizal. S.Sos bersama sejumlah anggotanya disekolah Yayasan Harapan Citra tersebut mendapat apresiasi dari pihak dunia pendidikan. Bahkan pihak sekolah Yayasan Harapan Citra Percut sendiri sangat berterimakasih kepada Danramil 13 PST Mayor Arh M.Rizal. S.Sos beserta jajarannya atas pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap dapat diadakan lagi pada saat penerimaan siswa baru. (Firdaus Tanjung).

Wali Kota Nilai Pengerjaan Jalan Alternatif Simpang Selayang - Pasar Induk Laucih Lambat


Medan , Faktaonline.net - Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH dan Wakil Wali Kota Ir H Akhyar Nasution MSi kembali meninjau jalan alternatif  Simpang Selayang menuju ke Pasar Induk Lau Cih, Kamis (17/1). Saat ini jalan tembus yang baru selesai dibangun baru satu ruas jalan sepanjang 630 meter dan lebar 6,5 meter. Direncanakan, tiga ruas jalan lagi pembangunannya menyusul untuk mendukung kelancaran arus kenderaan yang keluar masuk dari pasar induk modern terbesar di Sumatera Utara tersebut.
Peninjauan ini dilakukan Wali Kota untuk melihat sejauh sama progres pembangunan jalan alternatif yang telah dilakukan. Begitu melihat baru satu ruas jalan yang selesai, Wali Kota sempat marah. Sebab, ia menilai pengerjaan yang dilakukan terlalu lambat sehingga keberadaan jalan alternatif yang bertujuan untuk mempersingkat akses menuju Pasar Induk Laucih belum dirasakan manfaatnya bagi masyarakat. Selain Wakil Wali Kota, peninjauan yang dilakukan Wali kota turut didampingi Kadis Pekerjaan Umum Khairul Syahnan, Kadis Perhubungan Renward Parapat, Kabag Humas Ridho Nasution dan Camat Medan Tuntungan Gelora Kurnia Putra Ginting.

Setelah melihat pembangunan jalan alternatif belum rampung,  Walikota langsung mengistruksikan kepada Syahnan segera mempercepat penyelesaian tiga ruas jalan lagi. Apalagi di tengah-tengah empat ruas jalan itu nantinya, juga akan dibangun jalur Light Rail Transit (LRT) sebagai salah satu solusi mengatasi kemacetan yang ada di Kota Medan. “Saya minta pembangunan jalan altenatif ini secepatnya diselesaikan. Setelah itu selesai akan dilanjutkan dengan pembangunan jalur LRT yang akan menghubungkan bagian selatan Kota Medan (Pasar Indul Laucih) hingga bagian utara Kota Medan (Jalan William Iskandar/Pancing). Keberadaan LRT ini sebagai salah satu solusi mengatasi mkemacetan di Kota Medan,” kata Wali Kota.

Dijelaskan Wali Kota, jalur LRT yang akan dibangun nanti sepanjang 17,3 kilometer. Direncanakan, jalur LRT itu akan melintasi Stasiun Besar Kereta Api Medan, Jalan Williem Iskandar, Jalan M Yamin, Jalan Gatot Subroto, Jalan Iskandar Muda, Jalan Universitas Sumatera Utara (USU), Jalan Setia Budi, Jalan Jamin Ginting dan terakhir di Pasar Induk Laucih. Selain pembangunan LRT, jelas Wali Kota, Pemko Medan juga akan menghadirkan Bus Rapid Transit (BRT) yang akan menghubungkan Terminal Terpadu Amplas dan Terminal Terpadu Pinang Baris guna mendukung upaya mengurai kemacetan di Kota Medan.

Dikatakannya, LRT dan BRT ini nantinya akan terpadu sehingga masyarakat nantinya lebih memilih menggunakan angkutan massal dibandingkan angkutan pribadi. Itu sebabnya Wali Kota mendesak agar pecepatan penyelesaian pembangunan jalan alternatif harus secepatnya dilakukan. Wali Kota tidak mau ada alasan, sebab keberadaan jalan alternatif memang sangat vital. Selain mendukung kelancaran akses keluar masuk pasar induk dan mengatasi kemacetan, juga mendukung geliat perekonomian., Kadis PU Khairul Syahnan pun langsung mengamini instruksi Wali kota tersebut. Dia beserta jajarannya akan bekerja keras untuk menyelesaikan pembangunan jalan alternatif tersebut. “Kita segera mempercepat penyesaian pembangunannya (jalan alternatif), insya Allah ketiga ruas jalan akan selesai pada April 2019 karena kita menggunakan sistem e-katalog,” janji Syahnan. 

Usai mengecek kondisi jalan alternatif, Wali kota bersama Wakil Wali Kota selanjutnya meninjau titik-titik yang akan dijadikan lokasi berdirinya jalur LRT, begitu juga lokasi yang akan dibangun menjadi Depo LRT nantinya. Begitu proses administrasi dan anggaran sudah rampung, Wali Kota mengatakan pembangunan LRT pun segera dilakukan. (r/fo).


Bupati Lampung Barat Resmikan Puskesmas Rawat Inap di Pekon Sebarus Kecamatan Liwa


Lampung Barat , Faktaonline.net - Bupati Lampung Barat Provinsi Lampung , Parosil Mabsus meresmikan gedung baru Puskesmas Rawat Inap di Pekon (desa,red) Sebarus, Kecamatan Liwa, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) Kamis (17/1/2019).

Dalam sambutannya Bupati Parosil Mabsus mengatakan , Puskesmas merupakan salah satu tempat untuk memberikan pelayanan dan bantuan  kesehatan tingkat pertama masyarakat, " Peningkatan fasilitas kesehatan bertujuan untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat karena sehat itu penting dan sebagai modal dasar yang dapat dimulai dari diri sendiri " kata Bupati.

Bupati juga berharap dengan adanya puskesmas bukan hanya gedung yang bagus tetapi pelayanan kesehatanannya juga harus lebih baik, " Kesehatan dapat dicapai dengan kerjasama antar pemerintah dan pelayan kesehatan., Pelayanan yang baik dapat diwujudkan dengan menciptakan puskesmas merakyat dengan sikap yang baik pada masyarakat untuk wujudkan pelayanan yang lebih prima, cepat dan hebat sehingga masyarakat dapat sehat dan sejahtera,"ungkapnya.
Diakhir sambutannya , Bupati berpesan agar menjaga Puskesmas dengan sebaik-baiknya dan dimanfaatkan semaksimal mungkin dan berikanlah pelayanan yang terbaik untuk masyarakat sebagaimana diketahui bahwa pembangunan kesehatan tidak hanya dari sektor kesehatan tetapi dari pihak swasta dan masyarakat dan untuk seluruh karyawan dan pimpinan, sebut Bupati..

Ditempat yang sama , Kepala Dinas Kesehatan Lampung Barat , Paijo,SKM.M.M.Kes melaporkan bahwa puskesmas yang dibangun adalah puskesmas Sumber Jaya, Puskesmas Gedung Surian, Puskesmas Fajar bulan, Puskesmas Kenali, Puskesmas BNS, Puskesmas Srimulyo, Puskesmas Liwa, Puskesmas Batu Brak dan puskesmas Lumbok. Selain itu pihaknya juga menyerahkan kartu JKN KIS untuk 100 orang, penyerahan penghargaan lansia 35 orang, penyerahan stunting kids, dan penghargaan kinerja peserta puskesmas.

Turut hadir dalam acara tersebut Dandim 0422, Letkol Kav Adri Nurcahyo, Kapolres Lambar AKBP Doni Wahyudi, Sekretaris Daerah Lambar Akmal Abd Nasir, SH, Assisten dan Staff Ahli, anggota DPRD,Ketua TP-PKK Partinia Parosil Mabsus, Ketua GOW Lambar Gurti Mad Hasnurin, Ketua DWP Irma Akmal Abd Nasir, Ketua Persit, Kepala OPD, camat, kepala puskesmas, peratin serta masyarakat sekitar. . (Firmansyah)

Pasca Penertiban PKL Pasar Gambir Tembung , AMPI Percut Seituan Lakukan Pengawalan Pengorekan Parit


Percut Sei Tuan , Faktaonline.net - Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kecamatan Percut Sei Tuan Deliserdang dibawah pimpinan Ketua H.Usmadi Bondan dan Bendahara Sucipto bersama puluhan anggota AMPI lainnya turut mengawal pengorekan sisi kiri kanan parit pasar 8 Gambir, Desa Bandar Klippa yang dilakukan Muspika Percut Sei Tuan, Kamis (17/1) Pasar 8 Gambir yang sebelumnya ditertibkan oleh Tim terpadu Muspika Percut Sei Tuan bersama Satpol PP Deli Serdang menyisakan sampah yang memenuhi selokan parit disisi kiri kanan jalan Pasar 8 Gambir sehingga rata dengan permukaan tanah. “Kita merasa terpanggil untuk turut serta berpartisipasi membantu pemerintah mengawal pengorekan parit di kiri kanan jalan pasar 8 Gambir, ini juga wujud kepedulian kita terhadap lingkungan bersih dan sehat”, ungkap Usmadi Bondan.

Menurutnya, jalan pasar 8 Gambir yang selama ini sesak dipenuhi para pedagang kaki lima (PKL) dan membuat suasana kumuh, karena pedagang membuang sampah sembarangan diselokan  , sehingga aliran parit jadi tersumbat dipenuhi sampah yang beraroma busuk.
Dikatakannya, kebijakan turut serta mengawal pengorekan parit dengan memakai alat berat beko dan truk sampah ini adalah cermin bahwasanya AMPI bersinergi dengan pemerintah dan mendukung program kerja pemerintah terutama pemerintah kecamatan Percut Sei Tuan.

Lanjut Usmadi Bondan, paradigma lama yang mengidentifikasikan AMPI identik dengan ormas premanisme itu tidak benar, saat ini paradigma lama tersebut sudah bertolak belakang dengan kenyataan program kerja AMPI kedepan. “Kita bersama sama dengan ormas kepemudaan akan bahu membahu agar bisa sama sama bersinergi membantu program pembangunan pemerintahan. Sehingga kehadiran AMPI ditengah tengah masyarakat berguna dan sangat dibutuhkan”, ujarnya.

Sebelumnya diketahui , Tim gabungan Muspika Percut Sei Tuan (Camat, Koramil, Polsek) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Deli Serdang kembali menertibkan ratusan lapak pedagang kaki lima (PKL) pasar Gambir, Tembung, Selasa (15/1) pagi. Namun penertiban kali ini dilakukan secara persuasif dengan pendekatan dan himbauan. Diawali apel pasukan penertiban dijalan baru pasar perluasan, puluhan petugas yang terdiri dari Satpol PP DS, Polsek Percut, Koramil 13 PST, petugas Trantib kecamatan, pegawai kantor Desa Bandar Klippa, dibantu sejumlah anggota AMPI dan dikawal puluhan petugas Koramil dan Polisi mulai merangsek lapak PKL masuk ke simpang pasar VIII Gambir.

Camat Percut Sei Tuan Timur Tumanggor S.Sos MAP bersama Kapolsek Kompol Faidil Zikri didampingi Kabid Trantibum Pol PP Marzuki Hasibuan S.Sos MAP dan Kasitrantib Percut Sei Tuan J Putra Dalimunthe beserta petugas Koramil 13 PST, mengatakan, penertiban PKL ini dilakukan dalam rangka untuk kelancaran lalulintas. Namun kehadiran ormas kepemudaan AMPI turut serta dalam mengawal penertiban PKL di pasar 8 gambir sekaligus mengawal pengorekan parit disisi kiri kanan jalan pasar 8 Gambir tersebut mendapat aplaus dan sambutan positif dari Muspika Percut Sei Tuan. (Firdaus Tanjung).

KPU Sumut Apresiasi Disdukcapil Lakukan Perekeman e-KTP di LP Tanjung Gusta Medan


Medan I Faktaonline.net - Komisioner Komisi Pemilihan Umum Sumatera Utara, Herdensi Adnin (foto) , mengapresiasi langkah Kementerian Dalam Negeri melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dalam melakukan langkah kongkrit perekaman e-KTP di sejumlah Lembaga Pemasyarakatan.
Herdensi menjelaskan, pihaknya akan melakukan follow up terkait perekaman e-KTP yang telah dilakukan. "Kami tadi hadir sebagai undangan saat Disdukcapil membuat perekaman e-KTP di Lapas Tanjung Gusta Medan. Setelah ini kami akan menindaklanjuti warga binaan yang telah memiliki Nomor Induk Kependudukan dan e-KTP agar bisa memilih," ujarnya, Kamis (17/1/2019).

Lajut Densi menjelaskan, dari hasil pantauannya pada kunjungan tersebut, banyak warga binaan yang berasal dari luar kota dan luar provinsi. "Kami akan mencocokkan data warga binaan tersebut, apakah sudah ada di dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) apa belum," ujarnya. Jika data tersebut telah tertera di dalam DPT, maka KPU Sumut akan melakukan pengurusan A-5 atau pindah memilih bagi warga binaan yang berasal dari luar daerah. "Banyak yang dari luar kota dan luar provinsi. Kami akan membantu pengurusan A5 nya, karena kita sama-sama tahu mobilitas warga binaan sangat terbatas," ucapnya.

Kepada Disdukcapil, Herdensi menghimbau agar tidak melakukan perekaman e-KTP kepada warga binaan yang hanya berdomisili di Medan saja. "Semuanya harus dilakukan perekaman. Apabila dalam jangka waktu yang telah ditentukan belum selesai, sebaiknya diperpanjang," katanya. Bagi Densi langkah perekaman e-KTP terhadap warga binaan yang dilakukan bekerjasama dengan Kementerian Hukum dan HAM itu merupakan bentuk kerja keras bahu membahu demi kelengkapan identitas warga Sumut. "Hal ini sangat penting Kami mengapresiasi betul langkah Disdukcapil Sumut melakukan perekaman e-KTP di lapas dan rutan serta menginstruksikan kepada Disdukcapil Kabupaten dan Kota melakukan tindakan yang sama," pungkasnya. (trb/red).

Wali Kota Ajak Seluruh ASN Terus Bangun Semangat & Integritas Kerja


Medan , Faktaonline.net - Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH mengajak seluruh apratur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemko Medan untuk terus membangun semangat dan integritas kerja, sebagai penyelenggara pemerintahan yang bertugas melayani masyarakat melalui pembangunan kota yang dilakukan.

Dikatakan Walikota , diera kerterbukaan saat ini, pelayanan publik menjadi isu yang sangat sensistif di tingkat apapun, mulai lingkungan, kelurahan, kecamatan sampai organisasi perangkat daerah (OPD). Sebab, esensi dari pelayanan publik sesungguhnya sama saja. Karenanya sebagai abdi negara, ASN harus melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya tanpa pengecualian. “Saya tekankan, tingkatkan kualitas pelayanan publik di berbagai jenjang administrasi pemerintahan. Jangan kecewakan dan persulit papaun urusan masyarakat. Ingat, sekarang bukan zamannya dilayani dan dhormati. Kita semua harus jadi pelayan masyarakat,” kata Wali Kota dalam arahannya ketika memimpin Upacara bendera Peringatan Hari Kesadaran Nasional di halaman depan Balai Kota Medan, Kamis (17/1).

Wali Kota selanjutnya mengingatkan, saat ini sudah menuju petahapan akhir menurut Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Untuk itu kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang berhubungan langsung dengan peningkatan kualitas infrastruktur kota dan pelayanan publik, Wali Kota minta agar tidak menunda-nunda pekerjaan yang sudah ditetapkan sebagai arah pembangunan kota. “Laksanakan segera pekerjaan tersebut. Apa yang menjadi target-target dalam dokumen perencanaan harus segera dilaksanakan, sehingga dapat tercapai sasaran maupun output pembangunan yang ditetapkan!” tegasnya. Guna mendukung pembangunan yang dilaksanakan, Wali Kota mengajak semua untuk meningkatkan integrasi dan kerjasama pelaksanaan pembangunan kota. Dikatakannya, sesama OPD harus saling membantu, berkolaborasi dan tidak tumpang tindih sehingga hasil pembangunan yang dilakukan benar-benar optimal dan bermanfaat bagi seleuruh masyarakat Kota Medan.

Wali kota berpesan agar pembangunan yang dilakukan hendaknya menggunakan nilai-bilai seni dan estetika. Dengan demikian pembangunan yang dikerjakan tidak terkesan asal jadi. Di samping itu lagi tegasnya, pembangunan yang dilakukan juga harus senantiasa berpedoman dengan kaidah-kaidah pelaksanaan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Kesampingkan kepentingan pribadi dan utamakan kepentingan masyarakat. Berikan produk pembangunan terbaik bagi masyarakat Kota Medan , pungkasnya (r/fo)

Camat Bersama Danramil serta Kapolsek Tinjau Sumur Bor Bantuan Pemprovsu di Desa Percut


Percut Seituan , Faktaonline.net - Camat Percut Sei Tuan Timur Tumanggor.S. Sos. MAP,bersama Danramil 13 PST Mayor Arh M.Rizal. S.Sos dan Kapolsek Kompol Faidil Zikri, meninjau sumur bor pengadaan air bersih bantuan Dinas Pertambangan (Dispertamb) Provinsi Sumatera Utara, di Dusun XVII, Desa Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan Deliserdang , Senin (14/1) sore.

Setiba di lokasi , didampingi Kepala Dusun XVII Desa Percut Zailani dan tokoh masyarakat Arifin Abdi, rombongan Camat Timur Tumanggor langsung membuka kran air dan melihat serta memperhatikan airnya cukup bening, bersih dan tidak berbau.
Camat mengatakankan, kita sebagai Muspika yang terdiri dari 3 pilar bersama (camat,Koramil,Kapolsek) dengan Kepala Dusun XVII Desa Percut dan tokoh masyarakat mengucapkan terimakasih kepada Dinas Pertambangan Sumatera Utara dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Desa Percut , terutama di Dusun XVII ini.

Menurut Camat Timur Tumanggor , proyek sumur bor ini sudah didistribusikan untuk 40 KK rumah tangga yang Insya Allah nantinya bisa mengairi 100 rumah tangga di Dusun XVII Desa Percut ini. Mudah mudahan masyarakat bisa memanfaatkan air bersih dari sumur bor yang berkedalaman 150m ini dan bermanfaat untuk kesehatan masyarakat.
Lebih lanjut dikatakan Tumanggor, kehadiran 3 pilar kekuatan dari Muspika Percut Sei Tuan meninjau proyek sumur bor Dinas Pertambangan Provinsi Sumatera Utara ini bahwasanya pemerintah berada ditengah tengah masyarakat dalam rangka mewujudkan program kesehatan masyarakat kita.

Komandan Koramil (Danramil) 13 Percut Sei Tuan , Mayor Arh M.Rizal.S.Sos mengatakan program pengadaan air bersih ini sangat mendukung perwujudan ketahanan wilayah, dimana subyeknya adalah Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada diwilayah ini. Dengan mengkonsumsi air bersih yang sehat maka otomatis akan terbangun masyarakat sehat dan kuat sebagai bagian dari subyek ketahanan wilayah tadi yang berjalan dengan baik. Dengan adanya fasilitas ini, tegas Danramil , kita himbau masyarakat harus bersama sama menjaga agar tidak cepat rusak. Jika tidak dijaga , kemungkinann saja akan terjadi pencurian, dirusak oleh orang yang tidak bertanggung jawab. " Kalau dijaga dan dirawat , tentu usia pemakaian sumur bor air bersih ini akan lebih panjang untuk kemaslahatan masyarakat yang rencananya bisa dimanfaat mengairi kebutuhan air bersih 100 Kk di Dusun XVII ini”, ungkap Danramil

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Faidil Zikri menambahkan , program ini wujud nyata negara sudah hadir untuk masyarakat khususnya Dusun XVII Desa Percut, sumur bor dengan kedalaman 150 m yang tadi kita sudah disaksikan airnya bersih, tidak ada aroma bau apapun. Airnya bisa dimanfaatkan seluruh warga masyarakat dan klaimnya bisa mengairi 100 KK. Semoga kedepan proram pemerintah dalam hal ini negara sudah hadir buat kita semua, dapat dirasakan oleh warga masyarakat khususnya yang mendapat bantuan program sumur bor air bersih ini yang mudah mudahan bisa memenuhi kebutuhan warga di wilayah Desa Percut sebagai sumber air bersih.
Kegiatan Muspika Percut Sei Tuan tersebut kemudian dilanjutkan dengan tatap muka masyarakat di warung pemacingan kolam ikan milik Sekdes Tanjung Selamat Riski Dusun XII Paloh Merbau, Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Percut Sei Tuan. (Firdaus Tanjung).

Dilakukan Secara Persuasif , Muspika Percut Seituan Tertibkan PKL Pasar Gambir Tembung Deliserdang


Percut Sei Tuan , Faktaonline.net -  Tim gabungan Muspika terdiri Camat, Koramil, dan Personil Polsek Percut Seituan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Deli Serdang , kembali menertibkan ratusan lapak pedagang kaki lima (PKL) pasar Gambir, Tembung, Deliserdang Selasa (15/1) pagi. Namun penertiban kali ini dilakukan secara persuasif dengan pendekatan dan himbauan.kepada para pedagang.
Penertiban diawali menggelar apel pasukan dijalan baru pasar perluasan, puluhan petugas yang terdiri dari Satpol PP Deliserdang , petugas Trantib kecamatan, pegawai kantor Desa Bandar Klippa, dibantu sejumlah anggota AMPI dan dikawal puluhan petugas Koramil dan Polisi mulai merangsek lapak PKL , lalu masuk ke simpang pasar VIII Gambir.
Melihat petugas tim gabungan datang dengan lima ratusan, tak pelak , pedagang liar yang membuka lapak dagangan disekitaran lokasi pasar Gambir kocar kacir lari , dan berusaha menyelamatkan dagangannya menjauh dari lokasi dan tidak sedikit pula pedagang yang terdiri dari pedagang sayuran mencoba mempertahankan lapak dagangannya.

Camat Percut Seituan Timur Tumanggor S.Sos MAP bersama Kapolsek Kompol Faidil Zikri didampingi Kabid Trantibum SatPol PP Marzuki Hasibuan S.Sos MAP dan Kasitrantib Percut Sei Tuan, J Putra Dalimunthe beserta petugas Koramil 13 PST, mengatakan, penertiban PKL ini dilakukan dalam rangka untuk kelancaran lalulintas. “Kita hari ini melakukan penertiban secara persuasif kepada ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL), artinya kita mengingatkan kembali para pedagang kaki lima supaya tidak lagi berjualan dibadan jalan, parit maupun di marka jalan. Jadi ini adalah kegiatan rutinitas, tidak ada hal yang luar biasa”, kata Camat
Namun menurut Camat Tumanggor , jika ada pedagang yang membandel maka akan disikat, artinya setelah diingatkan dan dihimbau sampai tiga kali tapi masih juga membandel maka terpaksa lapak dan dagangannya diangkat atau ditertibkan. “Itu memang sudah sesuai dengan tupoksinya” tegas Timur Tumanggor.

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Faidil Zikri menambahkan , kegiatan penertiban PKL ini merupakan pelaksanaan 4 Program kerja 100 hari Kapolda Sumatera utara  Irjen Pol Drs.Agus Andrianto, SH , tentang Penanganan dan pengaturan kemacetan lalulintas , Penertiban pasar tumpah dan parker liar,, Terlibat secara aktif dalam penertiban papan reklame dan ,Penindakan praktek premanisme. “Nah, penertiban ini adalah program kedua kerja 100 hari bapak Kapolda Sumut , yakni , penertiban Pasar Gambir ini , karena para pedagang menggunakan badan jalan dan bahu jalan untuk berjualan, intinya fasilitas umum tidak boleh digunakan perorangan”, kata Kapolsek.

Sedangkan untuk peralihan pajaknya sendiri, lanjutnya, nanti dirumuskan Muspika bersama pemerintah Kabupaten Deli Serdang yang akan menyiapkannya, seperti yang dilihat disini , dulunya adalah tanah eks HGU yang tadinya dibuat tempat pembuangan sampah sudah ditertibkan tinggal nanti mekanismenya diatur oleh Pemerintah. “Kita menghimbau agar para pedagang bersikap dewasa dalam artian koperatif , jangan melakukan perlawanan yang tidak berarti karena apapun bentuknya yang melawan kegiatan aturan yang ada pasti ada konsekwensi hukumnya” sebut Kapolsek.tegas.

Penertiban PKL Pasar Gambir secara persuasif oleh Muspika Percut Sei Tuan bersama Satpol PP Deli Serdang tersebut rencananya besok (hari ini , red) akan dilanjutkan dengan penggalian parit disisi kiri kanan jalan Pasar VIII Gambir dengan mempergunakan alat berat Beko dari Pamkab Deli Serdang beserta sejumlah truk sampah.

Terpisah, Ketua Rayon AMPI Kecamatan Percut Sei Tuan , H.Usmadi Bondan mengatakan, kegiatan PKL ini sudah melanggar Perda Deliserdang No: 7 tahun 2008 tentang ketertiban umum, larangan berjualan diatas badan jalan dan trotoar. " Selaku ormas yang bersinergi dengan pemerintah , kita turut serta bersama Muspika membantu petugas penertiban dilokasi, ini sebagai bentuk dan wujud kepedulian kita terhadap lingkungan dan pemerintah" sebut Usnani Bondan. (Firdaus Tanjung).

Mengeratkan Masyarakat Usai Pemilihan , Bupati Lantik Peratin Pekon Way Petai Lampung Barat


Lampung Barat , Faktaonline. Net - Bupati Lampung Barat Provinsi Lampung Parosil Mabsus meminta Peratin (kepala desa , red ) terpilih yang terpilih dan saat ini dilantik, segera mengeratkan kembali masyarakat yang ada di daerah pimpinannya. Jangan sampai, kegiatan pemilihan Peratin sudah selesai dan sudah ada peratin terpilih namun masih saja ada yang berselisih. "Kami tekankan peratin adalah pelayan masyarakat, jadi tidak boleh membeda-bedakan antara yang memilih saudara atau tidak," ungkap Bupati Parosil, saat Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Janji peratin Pekon (desa , red) Way Petai, Kecamatan Sumber Jaya, Kab.Lampung Barat Provinsi Lampung ,Rabu (16/1/2019).

Bupati juga mengucapkan terimakasih kepada Pj Peratin Pekon Way Petai Erbawati,SE. " Atas nama Pemkab Lampung Barat , saya ucapkan terimakasih kepada saudari Erna wati, SE yang telah menjabat Pj. Peratin Pekon Way Petai dan kepada saudara Sutan Sahril selamat mengemban tugas sebagai Peratin Pekon Way Petai Kecamatan Sumber Jaya saat ini." kata Bupati.

Lanjut Bupati , Kemudian, untuk peratin terpilih , jadikanlah masyarakat sebagai mitra dalam mengemban tugas-tugas, karena walaupun peratin memiliki cara pandang visi dan misi yang berbeda tetapi ingatlah, bahwa tujuan peratin adalah tetap satu, yaitu untuk membangun pekon dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pekon saudara masing-masing. " Terkait hal tersebut, peratin harus mampu mensukseskan program-program pemerintah secara umum dan melaporkan serta mempertanggungjawabkan hasil pelaksanaan tugas-tugas tersebut kepada bupati secara berkala karena paradigma pemimpin di era modern ini menjadi pemimpin yang mampu memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakatnya. bukan lagi sikap kepemimpinan yang cenderung untuk dilayani oleh masyarakat dan harus mampu menjadi pribadi yang berbeda serta mengemban tugas-tugas kepemerintahan tersebut dengan sebaik-baiknya " pesan Bupati . (Firmansyah)

February 2019 , Polres Lampura Akan Gelar Millennial Road Safety Festival


Lampung Utara , Faktaonline.Net - Kepolisian Resor Lampung Utara ( Polres Lampura) akan gelar kegiatan Millennial Road Safety Festival tanggal 17 Februari 2019 mendatang , bertempat di Lapangan Stadion Sukung Kotabumi.
Hal tersebut disampaikan Kasatlantas Polres Lampung Utara , AKP. Muhammad Yani Endang, S.IK kepada wartawan , Rabu 16/1/2019) .
Kasatlantas juga menjelaskan , kegiatan tersebut merupakan program Korlantas Polri se-Indonesia, untuk kali ini pelaksanaanya di Lampung, dan Polres Lampura menjadi penyelenggara yang dijadwalkan pada tanggal 17 Februari 2019 bersamaan dengan Polres Metro dan Polres Mesuji.

Kegiatan tersebut bertemakan “Mewujudkan Millennial Cinta Lalu Lintas Menuju Indonesia Gemilang”, Adapun rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan antara lain ; Jalan sehat Millennial, Senam Kolosal Millennial, Pemeran/ Bazar UMKM, Safeti Riding/ Driving, Deklarasi Pelopor Keselamatan BerLalu lintas. " Selain kegiatan tersebut kita juga akan mengadakan penampilan Group Band dan artis ibukota, pengobatan gratis dan donor darah,” tutur Kasatlantas .

Sementara , Kapolres Lampung Utara AKBP. Budiman Sulaksona, S.IK berharap , masyarakat Lampung Utara khususnya generasi Millennial diharap dapat berpartisipasi pada kegiatan tersebut dan dapat menjadi pelopor keselamatan bagi orang disekitarnya maupun bagi dirinya sendiri dengan cara tertib dalam berlalu lintas. “Sehingga maksud dari dilaksanakan kegiatan ini untuk memberdayakan kaum millennial dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas guna tercapainya Road Safety to ZERO ACCIDENT benar-benar tercapai,” tutur AKBP Budiman. (Syah99)

Sepekan Kegiatan KKYD Polres Lampung Utara , 112 Sepedamotor Terjaring , 2 Pelaku Membawa Sajam Diringkus


Lampung Utara | Faktaonline.Net. - Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkat (KKYD) Polres Lampung Utara dalam rangka menekan gangguan kamtibmas di wilayah Kabupaten Lampung Utara sudah berjalan satu pekan dengan mengamankan 112 unit sepeda motor , karena tanpa dilengkapi dokumen yang syah dan 2 yang kedapatan membawa senjata tajam (sajam).

Kapolres Lampung Utara AKBP Budiman Sulaksono, S.I.K. mengatakan , kegiatan KKYD ini dilaksanakan setiap hari di beberapa lokasi berbeda Kabupaten Lampung Utara dengan waktu pelaksanaan di jam - jam rawan gangguan kamtibmas. "Dari hasil razia gabungan yang di lakukan Polres Lampung Utara dan jajaran selama satu pekan kita berhasil mengamankan 112 unit sepeda motor tanpa dokumen yang syah dan 2 pelaku turut diamankan karena kedapatan membawa sajam," ujar Kapolres saat mengecek pelaksanaan giar razia yang di pimpin oleh Kabag Ops Kompol Nelson F. Manik, S.H. di simpang Bernah Kec. Kotabumi Selatan. Selasa (15/1/19).

Ditambahkan Kapolres , razia yang digelar sebagai wujud untuk mengantisipasi gangguan kambtibmas serta menciptakan situasi kamtibmas aman dan kondusif di Lampung Utara " Kegiatan razia gabungan dan cipta kondusif ini serentak, dan akan terus dilakukan setiap hari dibeberapa wilayah yang berbeda" terangnya. . Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat yang sepeda motornya terjaring razia agar diambil di Polres Lampung Utara dengan syarat membawa surat atau dokumen yang syah serta menghimbau masyarakat tidak menggunakan atau membeli kendaraan baik sepeda motor maupun mobil, tanpa ada dokumen yang syah karna dapat dituntut sebagai penadah barang hasil kejahatan sesuai pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara apabila kedapatan menggunakan atau membeli kendaraan hasil kejahatan, jelasnya.(Syah99)

Jalin Kerjasama Dengan Masyarakat, Kapolres Lampung Utara Gelar Turnamen Bulu Tangkis


Lampung Utara , Faktaonline.net - Dalam dalam rangka meningkatkan kerjasama dan pelayanan Polri untuk memperoleh kepercayaan masyarakat, Kapolres Lampung Utara menegelar Turnamen Bulu Tangkis Kapolres Cup yang dilaksanakan di gedung Wira Setya Polres Lampung Utara.Kegitan tersebut terbagi dua katagori dengan diikuti oleh 46 Club Bulu Tangkis dari berbagai daerah seperti Palembang, Bandung, Serang, Lampung dan Club Bulu Tangkis yang ada Kabupaten Lampung Utara,Senin (15/1/2019).

Kapolres Lampung Utara AKBP Budiman Sulaksono, S.I.K. saat membuka Turnamen, mengatakan, kegiatan kejuaraan bulu tangkis ini merupakan sarana pengembangan prestasi dan tolak ukur untuk menilai perkembangan kemampuan para peserta kejuaraan bulu tangkis." Oleh karna itu melalui kejuaran ini diharapkan akan lebih meningkatkan semangat masyarakat Kabupaten Lampung Utara utamanya para generasi muda, untuk mengikuti olahraga bulu tangkis yang sudah banyak menyumbangkan prestasi bagi bangsa indonesia. seperti yang kita ketahui olahraga ini merupakan sarana kompetesi tentunya harus menunjang nilai sportifitas di lapangan" kata Kapolres.

Lanjut Kapolres , Selain untuk mengembangkan prestasi dan kesehatan, acara ini untuk mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan kerjasama antara Polri dan masyrakat untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Lampung Utara, ujar Kapolres.
Disamping itu kita sama sama tahu bahwa tahun ini merupakan tahun politik yang mana kita dengar dan perhatikan bersama banyak informasi-informasi yang belum tentu benar ke akuratan berita nya sehingga dikuatirkan dapat memicu permasalahan ditengah-tengah masyarakat bila kita tidak bersama sama menciptakan pileg/pilpres yang aman damai dan sejuk. Oleh karena itu jangan kita mudah terprovokasi dengan isu-isu yang belum tentu kebenaranya yang kita sebut sekarang ini dengan berita hoax. "Semoga ajang ini menjadi ajang silaturrahmi bagi kita semua untuk meningkatkan rasa persaudaraan di antara kita dalam rangka mewujudkan Pemilu 2019 yang aman, damai dan sejuk," himbau Kapolres.(Syah99)