Agama

Agama

Wali Kota Nilai Pengerjaan Jalan Alternatif Simpang Selayang - Pasar Induk Laucih Lambat


Medan , Faktaonline.net - Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH dan Wakil Wali Kota Ir H Akhyar Nasution MSi kembali meninjau jalan alternatif  Simpang Selayang menuju ke Pasar Induk Lau Cih, Kamis (17/1). Saat ini jalan tembus yang baru selesai dibangun baru satu ruas jalan sepanjang 630 meter dan lebar 6,5 meter. Direncanakan, tiga ruas jalan lagi pembangunannya menyusul untuk mendukung kelancaran arus kenderaan yang keluar masuk dari pasar induk modern terbesar di Sumatera Utara tersebut.
Peninjauan ini dilakukan Wali Kota untuk melihat sejauh sama progres pembangunan jalan alternatif yang telah dilakukan. Begitu melihat baru satu ruas jalan yang selesai, Wali Kota sempat marah. Sebab, ia menilai pengerjaan yang dilakukan terlalu lambat sehingga keberadaan jalan alternatif yang bertujuan untuk mempersingkat akses menuju Pasar Induk Laucih belum dirasakan manfaatnya bagi masyarakat. Selain Wakil Wali Kota, peninjauan yang dilakukan Wali kota turut didampingi Kadis Pekerjaan Umum Khairul Syahnan, Kadis Perhubungan Renward Parapat, Kabag Humas Ridho Nasution dan Camat Medan Tuntungan Gelora Kurnia Putra Ginting.

Setelah melihat pembangunan jalan alternatif belum rampung,  Walikota langsung mengistruksikan kepada Syahnan segera mempercepat penyelesaian tiga ruas jalan lagi. Apalagi di tengah-tengah empat ruas jalan itu nantinya, juga akan dibangun jalur Light Rail Transit (LRT) sebagai salah satu solusi mengatasi kemacetan yang ada di Kota Medan. “Saya minta pembangunan jalan altenatif ini secepatnya diselesaikan. Setelah itu selesai akan dilanjutkan dengan pembangunan jalur LRT yang akan menghubungkan bagian selatan Kota Medan (Pasar Indul Laucih) hingga bagian utara Kota Medan (Jalan William Iskandar/Pancing). Keberadaan LRT ini sebagai salah satu solusi mengatasi mkemacetan di Kota Medan,” kata Wali Kota.

Dijelaskan Wali Kota, jalur LRT yang akan dibangun nanti sepanjang 17,3 kilometer. Direncanakan, jalur LRT itu akan melintasi Stasiun Besar Kereta Api Medan, Jalan Williem Iskandar, Jalan M Yamin, Jalan Gatot Subroto, Jalan Iskandar Muda, Jalan Universitas Sumatera Utara (USU), Jalan Setia Budi, Jalan Jamin Ginting dan terakhir di Pasar Induk Laucih. Selain pembangunan LRT, jelas Wali Kota, Pemko Medan juga akan menghadirkan Bus Rapid Transit (BRT) yang akan menghubungkan Terminal Terpadu Amplas dan Terminal Terpadu Pinang Baris guna mendukung upaya mengurai kemacetan di Kota Medan.

Dikatakannya, LRT dan BRT ini nantinya akan terpadu sehingga masyarakat nantinya lebih memilih menggunakan angkutan massal dibandingkan angkutan pribadi. Itu sebabnya Wali Kota mendesak agar pecepatan penyelesaian pembangunan jalan alternatif harus secepatnya dilakukan. Wali Kota tidak mau ada alasan, sebab keberadaan jalan alternatif memang sangat vital. Selain mendukung kelancaran akses keluar masuk pasar induk dan mengatasi kemacetan, juga mendukung geliat perekonomian., Kadis PU Khairul Syahnan pun langsung mengamini instruksi Wali kota tersebut. Dia beserta jajarannya akan bekerja keras untuk menyelesaikan pembangunan jalan alternatif tersebut. “Kita segera mempercepat penyesaian pembangunannya (jalan alternatif), insya Allah ketiga ruas jalan akan selesai pada April 2019 karena kita menggunakan sistem e-katalog,” janji Syahnan. 

Usai mengecek kondisi jalan alternatif, Wali kota bersama Wakil Wali Kota selanjutnya meninjau titik-titik yang akan dijadikan lokasi berdirinya jalur LRT, begitu juga lokasi yang akan dibangun menjadi Depo LRT nantinya. Begitu proses administrasi dan anggaran sudah rampung, Wali Kota mengatakan pembangunan LRT pun segera dilakukan. (r/fo).


Bupati Lampung Barat Resmikan Puskesmas Rawat Inap di Pekon Sebarus Kecamatan Liwa


Lampung Barat , Faktaonline.net - Bupati Lampung Barat Provinsi Lampung , Parosil Mabsus meresmikan gedung baru Puskesmas Rawat Inap di Pekon (desa,red) Sebarus, Kecamatan Liwa, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) Kamis (17/1/2019).

Dalam sambutannya Bupati Parosil Mabsus mengatakan , Puskesmas merupakan salah satu tempat untuk memberikan pelayanan dan bantuan  kesehatan tingkat pertama masyarakat, " Peningkatan fasilitas kesehatan bertujuan untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat karena sehat itu penting dan sebagai modal dasar yang dapat dimulai dari diri sendiri " kata Bupati.

Bupati juga berharap dengan adanya puskesmas bukan hanya gedung yang bagus tetapi pelayanan kesehatanannya juga harus lebih baik, " Kesehatan dapat dicapai dengan kerjasama antar pemerintah dan pelayan kesehatan., Pelayanan yang baik dapat diwujudkan dengan menciptakan puskesmas merakyat dengan sikap yang baik pada masyarakat untuk wujudkan pelayanan yang lebih prima, cepat dan hebat sehingga masyarakat dapat sehat dan sejahtera,"ungkapnya.
Diakhir sambutannya , Bupati berpesan agar menjaga Puskesmas dengan sebaik-baiknya dan dimanfaatkan semaksimal mungkin dan berikanlah pelayanan yang terbaik untuk masyarakat sebagaimana diketahui bahwa pembangunan kesehatan tidak hanya dari sektor kesehatan tetapi dari pihak swasta dan masyarakat dan untuk seluruh karyawan dan pimpinan, sebut Bupati..

Ditempat yang sama , Kepala Dinas Kesehatan Lampung Barat , Paijo,SKM.M.M.Kes melaporkan bahwa puskesmas yang dibangun adalah puskesmas Sumber Jaya, Puskesmas Gedung Surian, Puskesmas Fajar bulan, Puskesmas Kenali, Puskesmas BNS, Puskesmas Srimulyo, Puskesmas Liwa, Puskesmas Batu Brak dan puskesmas Lumbok. Selain itu pihaknya juga menyerahkan kartu JKN KIS untuk 100 orang, penyerahan penghargaan lansia 35 orang, penyerahan stunting kids, dan penghargaan kinerja peserta puskesmas.

Turut hadir dalam acara tersebut Dandim 0422, Letkol Kav Adri Nurcahyo, Kapolres Lambar AKBP Doni Wahyudi, Sekretaris Daerah Lambar Akmal Abd Nasir, SH, Assisten dan Staff Ahli, anggota DPRD,Ketua TP-PKK Partinia Parosil Mabsus, Ketua GOW Lambar Gurti Mad Hasnurin, Ketua DWP Irma Akmal Abd Nasir, Ketua Persit, Kepala OPD, camat, kepala puskesmas, peratin serta masyarakat sekitar. . (Firmansyah)

Pasca Penertiban PKL Pasar Gambir Tembung , AMPI Percut Seituan Lakukan Pengawalan Pengorekan Parit


Percut Sei Tuan , Faktaonline.net - Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kecamatan Percut Sei Tuan Deliserdang dibawah pimpinan Ketua H.Usmadi Bondan dan Bendahara Sucipto bersama puluhan anggota AMPI lainnya turut mengawal pengorekan sisi kiri kanan parit pasar 8 Gambir, Desa Bandar Klippa yang dilakukan Muspika Percut Sei Tuan, Kamis (17/1) Pasar 8 Gambir yang sebelumnya ditertibkan oleh Tim terpadu Muspika Percut Sei Tuan bersama Satpol PP Deli Serdang menyisakan sampah yang memenuhi selokan parit disisi kiri kanan jalan Pasar 8 Gambir sehingga rata dengan permukaan tanah. “Kita merasa terpanggil untuk turut serta berpartisipasi membantu pemerintah mengawal pengorekan parit di kiri kanan jalan pasar 8 Gambir, ini juga wujud kepedulian kita terhadap lingkungan bersih dan sehat”, ungkap Usmadi Bondan.

Menurutnya, jalan pasar 8 Gambir yang selama ini sesak dipenuhi para pedagang kaki lima (PKL) dan membuat suasana kumuh, karena pedagang membuang sampah sembarangan diselokan  , sehingga aliran parit jadi tersumbat dipenuhi sampah yang beraroma busuk.
Dikatakannya, kebijakan turut serta mengawal pengorekan parit dengan memakai alat berat beko dan truk sampah ini adalah cermin bahwasanya AMPI bersinergi dengan pemerintah dan mendukung program kerja pemerintah terutama pemerintah kecamatan Percut Sei Tuan.

Lanjut Usmadi Bondan, paradigma lama yang mengidentifikasikan AMPI identik dengan ormas premanisme itu tidak benar, saat ini paradigma lama tersebut sudah bertolak belakang dengan kenyataan program kerja AMPI kedepan. “Kita bersama sama dengan ormas kepemudaan akan bahu membahu agar bisa sama sama bersinergi membantu program pembangunan pemerintahan. Sehingga kehadiran AMPI ditengah tengah masyarakat berguna dan sangat dibutuhkan”, ujarnya.

Sebelumnya diketahui , Tim gabungan Muspika Percut Sei Tuan (Camat, Koramil, Polsek) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Deli Serdang kembali menertibkan ratusan lapak pedagang kaki lima (PKL) pasar Gambir, Tembung, Selasa (15/1) pagi. Namun penertiban kali ini dilakukan secara persuasif dengan pendekatan dan himbauan. Diawali apel pasukan penertiban dijalan baru pasar perluasan, puluhan petugas yang terdiri dari Satpol PP DS, Polsek Percut, Koramil 13 PST, petugas Trantib kecamatan, pegawai kantor Desa Bandar Klippa, dibantu sejumlah anggota AMPI dan dikawal puluhan petugas Koramil dan Polisi mulai merangsek lapak PKL masuk ke simpang pasar VIII Gambir.

Camat Percut Sei Tuan Timur Tumanggor S.Sos MAP bersama Kapolsek Kompol Faidil Zikri didampingi Kabid Trantibum Pol PP Marzuki Hasibuan S.Sos MAP dan Kasitrantib Percut Sei Tuan J Putra Dalimunthe beserta petugas Koramil 13 PST, mengatakan, penertiban PKL ini dilakukan dalam rangka untuk kelancaran lalulintas. Namun kehadiran ormas kepemudaan AMPI turut serta dalam mengawal penertiban PKL di pasar 8 gambir sekaligus mengawal pengorekan parit disisi kiri kanan jalan pasar 8 Gambir tersebut mendapat aplaus dan sambutan positif dari Muspika Percut Sei Tuan. (Firdaus Tanjung).

KPU Sumut Apresiasi Disdukcapil Lakukan Perekeman e-KTP di LP Tanjung Gusta Medan


Medan I Faktaonline.net - Komisioner Komisi Pemilihan Umum Sumatera Utara, Herdensi Adnin (foto) , mengapresiasi langkah Kementerian Dalam Negeri melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dalam melakukan langkah kongkrit perekaman e-KTP di sejumlah Lembaga Pemasyarakatan.
Herdensi menjelaskan, pihaknya akan melakukan follow up terkait perekaman e-KTP yang telah dilakukan. "Kami tadi hadir sebagai undangan saat Disdukcapil membuat perekaman e-KTP di Lapas Tanjung Gusta Medan. Setelah ini kami akan menindaklanjuti warga binaan yang telah memiliki Nomor Induk Kependudukan dan e-KTP agar bisa memilih," ujarnya, Kamis (17/1/2019).

Lajut Densi menjelaskan, dari hasil pantauannya pada kunjungan tersebut, banyak warga binaan yang berasal dari luar kota dan luar provinsi. "Kami akan mencocokkan data warga binaan tersebut, apakah sudah ada di dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) apa belum," ujarnya. Jika data tersebut telah tertera di dalam DPT, maka KPU Sumut akan melakukan pengurusan A-5 atau pindah memilih bagi warga binaan yang berasal dari luar daerah. "Banyak yang dari luar kota dan luar provinsi. Kami akan membantu pengurusan A5 nya, karena kita sama-sama tahu mobilitas warga binaan sangat terbatas," ucapnya.

Kepada Disdukcapil, Herdensi menghimbau agar tidak melakukan perekaman e-KTP kepada warga binaan yang hanya berdomisili di Medan saja. "Semuanya harus dilakukan perekaman. Apabila dalam jangka waktu yang telah ditentukan belum selesai, sebaiknya diperpanjang," katanya. Bagi Densi langkah perekaman e-KTP terhadap warga binaan yang dilakukan bekerjasama dengan Kementerian Hukum dan HAM itu merupakan bentuk kerja keras bahu membahu demi kelengkapan identitas warga Sumut. "Hal ini sangat penting Kami mengapresiasi betul langkah Disdukcapil Sumut melakukan perekaman e-KTP di lapas dan rutan serta menginstruksikan kepada Disdukcapil Kabupaten dan Kota melakukan tindakan yang sama," pungkasnya. (trb/red).

Wali Kota Ajak Seluruh ASN Terus Bangun Semangat & Integritas Kerja


Medan , Faktaonline.net - Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH mengajak seluruh apratur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemko Medan untuk terus membangun semangat dan integritas kerja, sebagai penyelenggara pemerintahan yang bertugas melayani masyarakat melalui pembangunan kota yang dilakukan.

Dikatakan Walikota , diera kerterbukaan saat ini, pelayanan publik menjadi isu yang sangat sensistif di tingkat apapun, mulai lingkungan, kelurahan, kecamatan sampai organisasi perangkat daerah (OPD). Sebab, esensi dari pelayanan publik sesungguhnya sama saja. Karenanya sebagai abdi negara, ASN harus melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya tanpa pengecualian. “Saya tekankan, tingkatkan kualitas pelayanan publik di berbagai jenjang administrasi pemerintahan. Jangan kecewakan dan persulit papaun urusan masyarakat. Ingat, sekarang bukan zamannya dilayani dan dhormati. Kita semua harus jadi pelayan masyarakat,” kata Wali Kota dalam arahannya ketika memimpin Upacara bendera Peringatan Hari Kesadaran Nasional di halaman depan Balai Kota Medan, Kamis (17/1).

Wali Kota selanjutnya mengingatkan, saat ini sudah menuju petahapan akhir menurut Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Untuk itu kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang berhubungan langsung dengan peningkatan kualitas infrastruktur kota dan pelayanan publik, Wali Kota minta agar tidak menunda-nunda pekerjaan yang sudah ditetapkan sebagai arah pembangunan kota. “Laksanakan segera pekerjaan tersebut. Apa yang menjadi target-target dalam dokumen perencanaan harus segera dilaksanakan, sehingga dapat tercapai sasaran maupun output pembangunan yang ditetapkan!” tegasnya. Guna mendukung pembangunan yang dilaksanakan, Wali Kota mengajak semua untuk meningkatkan integrasi dan kerjasama pelaksanaan pembangunan kota. Dikatakannya, sesama OPD harus saling membantu, berkolaborasi dan tidak tumpang tindih sehingga hasil pembangunan yang dilakukan benar-benar optimal dan bermanfaat bagi seleuruh masyarakat Kota Medan.

Wali kota berpesan agar pembangunan yang dilakukan hendaknya menggunakan nilai-bilai seni dan estetika. Dengan demikian pembangunan yang dikerjakan tidak terkesan asal jadi. Di samping itu lagi tegasnya, pembangunan yang dilakukan juga harus senantiasa berpedoman dengan kaidah-kaidah pelaksanaan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Kesampingkan kepentingan pribadi dan utamakan kepentingan masyarakat. Berikan produk pembangunan terbaik bagi masyarakat Kota Medan , pungkasnya (r/fo)

Camat Bersama Danramil serta Kapolsek Tinjau Sumur Bor Bantuan Pemprovsu di Desa Percut


Percut Seituan , Faktaonline.net - Camat Percut Sei Tuan Timur Tumanggor.S. Sos. MAP,bersama Danramil 13 PST Mayor Arh M.Rizal. S.Sos dan Kapolsek Kompol Faidil Zikri, meninjau sumur bor pengadaan air bersih bantuan Dinas Pertambangan (Dispertamb) Provinsi Sumatera Utara, di Dusun XVII, Desa Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan Deliserdang , Senin (14/1) sore.

Setiba di lokasi , didampingi Kepala Dusun XVII Desa Percut Zailani dan tokoh masyarakat Arifin Abdi, rombongan Camat Timur Tumanggor langsung membuka kran air dan melihat serta memperhatikan airnya cukup bening, bersih dan tidak berbau.
Camat mengatakankan, kita sebagai Muspika yang terdiri dari 3 pilar bersama (camat,Koramil,Kapolsek) dengan Kepala Dusun XVII Desa Percut dan tokoh masyarakat mengucapkan terimakasih kepada Dinas Pertambangan Sumatera Utara dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Desa Percut , terutama di Dusun XVII ini.

Menurut Camat Timur Tumanggor , proyek sumur bor ini sudah didistribusikan untuk 40 KK rumah tangga yang Insya Allah nantinya bisa mengairi 100 rumah tangga di Dusun XVII Desa Percut ini. Mudah mudahan masyarakat bisa memanfaatkan air bersih dari sumur bor yang berkedalaman 150m ini dan bermanfaat untuk kesehatan masyarakat.
Lebih lanjut dikatakan Tumanggor, kehadiran 3 pilar kekuatan dari Muspika Percut Sei Tuan meninjau proyek sumur bor Dinas Pertambangan Provinsi Sumatera Utara ini bahwasanya pemerintah berada ditengah tengah masyarakat dalam rangka mewujudkan program kesehatan masyarakat kita.

Komandan Koramil (Danramil) 13 Percut Sei Tuan , Mayor Arh M.Rizal.S.Sos mengatakan program pengadaan air bersih ini sangat mendukung perwujudan ketahanan wilayah, dimana subyeknya adalah Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada diwilayah ini. Dengan mengkonsumsi air bersih yang sehat maka otomatis akan terbangun masyarakat sehat dan kuat sebagai bagian dari subyek ketahanan wilayah tadi yang berjalan dengan baik. Dengan adanya fasilitas ini, tegas Danramil , kita himbau masyarakat harus bersama sama menjaga agar tidak cepat rusak. Jika tidak dijaga , kemungkinann saja akan terjadi pencurian, dirusak oleh orang yang tidak bertanggung jawab. " Kalau dijaga dan dirawat , tentu usia pemakaian sumur bor air bersih ini akan lebih panjang untuk kemaslahatan masyarakat yang rencananya bisa dimanfaat mengairi kebutuhan air bersih 100 Kk di Dusun XVII ini”, ungkap Danramil

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Faidil Zikri menambahkan , program ini wujud nyata negara sudah hadir untuk masyarakat khususnya Dusun XVII Desa Percut, sumur bor dengan kedalaman 150 m yang tadi kita sudah disaksikan airnya bersih, tidak ada aroma bau apapun. Airnya bisa dimanfaatkan seluruh warga masyarakat dan klaimnya bisa mengairi 100 KK. Semoga kedepan proram pemerintah dalam hal ini negara sudah hadir buat kita semua, dapat dirasakan oleh warga masyarakat khususnya yang mendapat bantuan program sumur bor air bersih ini yang mudah mudahan bisa memenuhi kebutuhan warga di wilayah Desa Percut sebagai sumber air bersih.
Kegiatan Muspika Percut Sei Tuan tersebut kemudian dilanjutkan dengan tatap muka masyarakat di warung pemacingan kolam ikan milik Sekdes Tanjung Selamat Riski Dusun XII Paloh Merbau, Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Percut Sei Tuan. (Firdaus Tanjung).

Dilakukan Secara Persuasif , Muspika Percut Seituan Tertibkan PKL Pasar Gambir Tembung Deliserdang


Percut Sei Tuan , Faktaonline.net -  Tim gabungan Muspika terdiri Camat, Koramil, dan Personil Polsek Percut Seituan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Deli Serdang , kembali menertibkan ratusan lapak pedagang kaki lima (PKL) pasar Gambir, Tembung, Deliserdang Selasa (15/1) pagi. Namun penertiban kali ini dilakukan secara persuasif dengan pendekatan dan himbauan.kepada para pedagang.
Penertiban diawali menggelar apel pasukan dijalan baru pasar perluasan, puluhan petugas yang terdiri dari Satpol PP Deliserdang , petugas Trantib kecamatan, pegawai kantor Desa Bandar Klippa, dibantu sejumlah anggota AMPI dan dikawal puluhan petugas Koramil dan Polisi mulai merangsek lapak PKL , lalu masuk ke simpang pasar VIII Gambir.
Melihat petugas tim gabungan datang dengan lima ratusan, tak pelak , pedagang liar yang membuka lapak dagangan disekitaran lokasi pasar Gambir kocar kacir lari , dan berusaha menyelamatkan dagangannya menjauh dari lokasi dan tidak sedikit pula pedagang yang terdiri dari pedagang sayuran mencoba mempertahankan lapak dagangannya.

Camat Percut Seituan Timur Tumanggor S.Sos MAP bersama Kapolsek Kompol Faidil Zikri didampingi Kabid Trantibum SatPol PP Marzuki Hasibuan S.Sos MAP dan Kasitrantib Percut Sei Tuan, J Putra Dalimunthe beserta petugas Koramil 13 PST, mengatakan, penertiban PKL ini dilakukan dalam rangka untuk kelancaran lalulintas. “Kita hari ini melakukan penertiban secara persuasif kepada ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL), artinya kita mengingatkan kembali para pedagang kaki lima supaya tidak lagi berjualan dibadan jalan, parit maupun di marka jalan. Jadi ini adalah kegiatan rutinitas, tidak ada hal yang luar biasa”, kata Camat
Namun menurut Camat Tumanggor , jika ada pedagang yang membandel maka akan disikat, artinya setelah diingatkan dan dihimbau sampai tiga kali tapi masih juga membandel maka terpaksa lapak dan dagangannya diangkat atau ditertibkan. “Itu memang sudah sesuai dengan tupoksinya” tegas Timur Tumanggor.

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Faidil Zikri menambahkan , kegiatan penertiban PKL ini merupakan pelaksanaan 4 Program kerja 100 hari Kapolda Sumatera utara  Irjen Pol Drs.Agus Andrianto, SH , tentang Penanganan dan pengaturan kemacetan lalulintas , Penertiban pasar tumpah dan parker liar,, Terlibat secara aktif dalam penertiban papan reklame dan ,Penindakan praktek premanisme. “Nah, penertiban ini adalah program kedua kerja 100 hari bapak Kapolda Sumut , yakni , penertiban Pasar Gambir ini , karena para pedagang menggunakan badan jalan dan bahu jalan untuk berjualan, intinya fasilitas umum tidak boleh digunakan perorangan”, kata Kapolsek.

Sedangkan untuk peralihan pajaknya sendiri, lanjutnya, nanti dirumuskan Muspika bersama pemerintah Kabupaten Deli Serdang yang akan menyiapkannya, seperti yang dilihat disini , dulunya adalah tanah eks HGU yang tadinya dibuat tempat pembuangan sampah sudah ditertibkan tinggal nanti mekanismenya diatur oleh Pemerintah. “Kita menghimbau agar para pedagang bersikap dewasa dalam artian koperatif , jangan melakukan perlawanan yang tidak berarti karena apapun bentuknya yang melawan kegiatan aturan yang ada pasti ada konsekwensi hukumnya” sebut Kapolsek.tegas.

Penertiban PKL Pasar Gambir secara persuasif oleh Muspika Percut Sei Tuan bersama Satpol PP Deli Serdang tersebut rencananya besok (hari ini , red) akan dilanjutkan dengan penggalian parit disisi kiri kanan jalan Pasar VIII Gambir dengan mempergunakan alat berat Beko dari Pamkab Deli Serdang beserta sejumlah truk sampah.

Terpisah, Ketua Rayon AMPI Kecamatan Percut Sei Tuan , H.Usmadi Bondan mengatakan, kegiatan PKL ini sudah melanggar Perda Deliserdang No: 7 tahun 2008 tentang ketertiban umum, larangan berjualan diatas badan jalan dan trotoar. " Selaku ormas yang bersinergi dengan pemerintah , kita turut serta bersama Muspika membantu petugas penertiban dilokasi, ini sebagai bentuk dan wujud kepedulian kita terhadap lingkungan dan pemerintah" sebut Usnani Bondan. (Firdaus Tanjung).

Mengeratkan Masyarakat Usai Pemilihan , Bupati Lantik Peratin Pekon Way Petai Lampung Barat


Lampung Barat , Faktaonline. Net - Bupati Lampung Barat Provinsi Lampung Parosil Mabsus meminta Peratin (kepala desa , red ) terpilih yang terpilih dan saat ini dilantik, segera mengeratkan kembali masyarakat yang ada di daerah pimpinannya. Jangan sampai, kegiatan pemilihan Peratin sudah selesai dan sudah ada peratin terpilih namun masih saja ada yang berselisih. "Kami tekankan peratin adalah pelayan masyarakat, jadi tidak boleh membeda-bedakan antara yang memilih saudara atau tidak," ungkap Bupati Parosil, saat Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Janji peratin Pekon (desa , red) Way Petai, Kecamatan Sumber Jaya, Kab.Lampung Barat Provinsi Lampung ,Rabu (16/1/2019).

Bupati juga mengucapkan terimakasih kepada Pj Peratin Pekon Way Petai Erbawati,SE. " Atas nama Pemkab Lampung Barat , saya ucapkan terimakasih kepada saudari Erna wati, SE yang telah menjabat Pj. Peratin Pekon Way Petai dan kepada saudara Sutan Sahril selamat mengemban tugas sebagai Peratin Pekon Way Petai Kecamatan Sumber Jaya saat ini." kata Bupati.

Lanjut Bupati , Kemudian, untuk peratin terpilih , jadikanlah masyarakat sebagai mitra dalam mengemban tugas-tugas, karena walaupun peratin memiliki cara pandang visi dan misi yang berbeda tetapi ingatlah, bahwa tujuan peratin adalah tetap satu, yaitu untuk membangun pekon dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pekon saudara masing-masing. " Terkait hal tersebut, peratin harus mampu mensukseskan program-program pemerintah secara umum dan melaporkan serta mempertanggungjawabkan hasil pelaksanaan tugas-tugas tersebut kepada bupati secara berkala karena paradigma pemimpin di era modern ini menjadi pemimpin yang mampu memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakatnya. bukan lagi sikap kepemimpinan yang cenderung untuk dilayani oleh masyarakat dan harus mampu menjadi pribadi yang berbeda serta mengemban tugas-tugas kepemerintahan tersebut dengan sebaik-baiknya " pesan Bupati . (Firmansyah)

February 2019 , Polres Lampura Akan Gelar Millennial Road Safety Festival


Lampung Utara , Faktaonline.Net - Kepolisian Resor Lampung Utara ( Polres Lampura) akan gelar kegiatan Millennial Road Safety Festival tanggal 17 Februari 2019 mendatang , bertempat di Lapangan Stadion Sukung Kotabumi.
Hal tersebut disampaikan Kasatlantas Polres Lampung Utara , AKP. Muhammad Yani Endang, S.IK kepada wartawan , Rabu 16/1/2019) .
Kasatlantas juga menjelaskan , kegiatan tersebut merupakan program Korlantas Polri se-Indonesia, untuk kali ini pelaksanaanya di Lampung, dan Polres Lampura menjadi penyelenggara yang dijadwalkan pada tanggal 17 Februari 2019 bersamaan dengan Polres Metro dan Polres Mesuji.

Kegiatan tersebut bertemakan “Mewujudkan Millennial Cinta Lalu Lintas Menuju Indonesia Gemilang”, Adapun rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan antara lain ; Jalan sehat Millennial, Senam Kolosal Millennial, Pemeran/ Bazar UMKM, Safeti Riding/ Driving, Deklarasi Pelopor Keselamatan BerLalu lintas. " Selain kegiatan tersebut kita juga akan mengadakan penampilan Group Band dan artis ibukota, pengobatan gratis dan donor darah,” tutur Kasatlantas .

Sementara , Kapolres Lampung Utara AKBP. Budiman Sulaksona, S.IK berharap , masyarakat Lampung Utara khususnya generasi Millennial diharap dapat berpartisipasi pada kegiatan tersebut dan dapat menjadi pelopor keselamatan bagi orang disekitarnya maupun bagi dirinya sendiri dengan cara tertib dalam berlalu lintas. “Sehingga maksud dari dilaksanakan kegiatan ini untuk memberdayakan kaum millennial dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas guna tercapainya Road Safety to ZERO ACCIDENT benar-benar tercapai,” tutur AKBP Budiman. (Syah99)

Sepekan Kegiatan KKYD Polres Lampung Utara , 112 Sepedamotor Terjaring , 2 Pelaku Membawa Sajam Diringkus


Lampung Utara | Faktaonline.Net. - Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkat (KKYD) Polres Lampung Utara dalam rangka menekan gangguan kamtibmas di wilayah Kabupaten Lampung Utara sudah berjalan satu pekan dengan mengamankan 112 unit sepeda motor , karena tanpa dilengkapi dokumen yang syah dan 2 yang kedapatan membawa senjata tajam (sajam).

Kapolres Lampung Utara AKBP Budiman Sulaksono, S.I.K. mengatakan , kegiatan KKYD ini dilaksanakan setiap hari di beberapa lokasi berbeda Kabupaten Lampung Utara dengan waktu pelaksanaan di jam - jam rawan gangguan kamtibmas. "Dari hasil razia gabungan yang di lakukan Polres Lampung Utara dan jajaran selama satu pekan kita berhasil mengamankan 112 unit sepeda motor tanpa dokumen yang syah dan 2 pelaku turut diamankan karena kedapatan membawa sajam," ujar Kapolres saat mengecek pelaksanaan giar razia yang di pimpin oleh Kabag Ops Kompol Nelson F. Manik, S.H. di simpang Bernah Kec. Kotabumi Selatan. Selasa (15/1/19).

Ditambahkan Kapolres , razia yang digelar sebagai wujud untuk mengantisipasi gangguan kambtibmas serta menciptakan situasi kamtibmas aman dan kondusif di Lampung Utara " Kegiatan razia gabungan dan cipta kondusif ini serentak, dan akan terus dilakukan setiap hari dibeberapa wilayah yang berbeda" terangnya. . Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat yang sepeda motornya terjaring razia agar diambil di Polres Lampung Utara dengan syarat membawa surat atau dokumen yang syah serta menghimbau masyarakat tidak menggunakan atau membeli kendaraan baik sepeda motor maupun mobil, tanpa ada dokumen yang syah karna dapat dituntut sebagai penadah barang hasil kejahatan sesuai pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara apabila kedapatan menggunakan atau membeli kendaraan hasil kejahatan, jelasnya.(Syah99)

Jalin Kerjasama Dengan Masyarakat, Kapolres Lampung Utara Gelar Turnamen Bulu Tangkis


Lampung Utara , Faktaonline.net - Dalam dalam rangka meningkatkan kerjasama dan pelayanan Polri untuk memperoleh kepercayaan masyarakat, Kapolres Lampung Utara menegelar Turnamen Bulu Tangkis Kapolres Cup yang dilaksanakan di gedung Wira Setya Polres Lampung Utara.Kegitan tersebut terbagi dua katagori dengan diikuti oleh 46 Club Bulu Tangkis dari berbagai daerah seperti Palembang, Bandung, Serang, Lampung dan Club Bulu Tangkis yang ada Kabupaten Lampung Utara,Senin (15/1/2019).

Kapolres Lampung Utara AKBP Budiman Sulaksono, S.I.K. saat membuka Turnamen, mengatakan, kegiatan kejuaraan bulu tangkis ini merupakan sarana pengembangan prestasi dan tolak ukur untuk menilai perkembangan kemampuan para peserta kejuaraan bulu tangkis." Oleh karna itu melalui kejuaran ini diharapkan akan lebih meningkatkan semangat masyarakat Kabupaten Lampung Utara utamanya para generasi muda, untuk mengikuti olahraga bulu tangkis yang sudah banyak menyumbangkan prestasi bagi bangsa indonesia. seperti yang kita ketahui olahraga ini merupakan sarana kompetesi tentunya harus menunjang nilai sportifitas di lapangan" kata Kapolres.

Lanjut Kapolres , Selain untuk mengembangkan prestasi dan kesehatan, acara ini untuk mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan kerjasama antara Polri dan masyrakat untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Lampung Utara, ujar Kapolres.
Disamping itu kita sama sama tahu bahwa tahun ini merupakan tahun politik yang mana kita dengar dan perhatikan bersama banyak informasi-informasi yang belum tentu benar ke akuratan berita nya sehingga dikuatirkan dapat memicu permasalahan ditengah-tengah masyarakat bila kita tidak bersama sama menciptakan pileg/pilpres yang aman damai dan sejuk. Oleh karena itu jangan kita mudah terprovokasi dengan isu-isu yang belum tentu kebenaranya yang kita sebut sekarang ini dengan berita hoax. "Semoga ajang ini menjadi ajang silaturrahmi bagi kita semua untuk meningkatkan rasa persaudaraan di antara kita dalam rangka mewujudkan Pemilu 2019 yang aman, damai dan sejuk," himbau Kapolres.(Syah99)

Ribuan Masyarakat dan Petugas Kebersihan Deliserdang Sambut Piala Adipura


Lubuk Pakam., Faktaonline.net - Piala Adipura yang diraih untuk Kota Lubuk Pakam katagori Kota Kecil sebagai Ibukota Deli Serdang yang diserahkan Wakil Presiden Jusuf Kalla kepada Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan pada acara Penganugerahan Adipura dan Green Leadership, Senin kemarin di Auditorium Dr Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti Lingkungan Hidup dan Kehutanan tiba di Kabupaten Deli Serdang, Bupati Ashari Tambunan dan rombongan yang membawa Piala Adipura tersebut tiba di Deli Serdang disambut rombongan Wakil Bupati Deli Serdang H Zainuddin Mars,Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Ny Hj Yunita Ashari dan Ny Hj Asdiana Zainuddin, Sekdakab Darwin Zein, Dandim 0204/DS Letkol Kav Syamsul Arifin, Wakil Ketua DPRD Imran Obos dan FKPD Deli Serdang, Kadis Lingkungan Hidup Artini Marpaung Bersama Pimpinan OPD, Petugas kebersihan, pecinta lingkungan, tokoh masyarakat, tokoh Agama, tokoh Adat dan masyarakat.

Setibanya di Bandara Kualanamu Deli Serdang Piala Adipura dilanjutkan konvoi dengan membawa Piala Adipura dan Piala Adiwiyata mulai dari jalan Kualanamu dilanjutkan jalan Bakaran Bantu dan selanjutnya diarak keliling Kota Lubuk Pakam dan diakhiri di Lapangan Tengku Raja Muda Lubuk Pakam. Pandangan mata ribuan masyarakat terlihat bersemangat dengan melambaikan tangannya dipinggir jalan menyambut kedatangan Piala Adipura dan Lima Piala Adiwiyata di Kota Lubuk Pakam yang diarak-arakan dengan mobil konvoi bak terbuka. Setibanya Piala Adipura di Lapangan Tengku Raja Muda Lubuk Pakam, Bupati menyerahkan Piala Adipura kepada Pimpinan DPRD Deli Serdang Imran Obos dan selanjutnya Pinpinan DPRD menyerahkan kepada Camat Lubuk Pakam Khairul Azman beserta Muspika Lubuk Pakam.

Acara penyambutan Piala Adipura dan Adiwiyata yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Peduli Sampah Tahun 2019 tingkat Kabupaten Deli Serdang yang ditandai dengan pelepasan burung Merpati,
Ditempat sama , Bupati ,Wakil Bupati , Sekdakab Darwin Zein, Dandim 0204/DS Letkol Kav Syamsul Arifin, Wakil Ketua DPRD Imran Obos dan FKPD Deli Serdang menyerahkan penghargaan berupa Pelakat kepada perusahaan-perusahaan yang memberikan bantuan CSR, penyerahan bibit pohon kepada para Kepala Desa/Lurah, penyerahan bantuan kepada para petugas kebersihan.

Pada kesempatan itu Bupati mengatakan , bahwa Anugerah Piala Adipura dan penghargaan Adiwiyata Mandiri yang diberikan Pemerintah Pusat tersebut, menjadi sangat istimewa, karena Anugerah Adipura sudah kita raih sebanyak 14 kali yakni 12 dalam bentuk Piala dan 2 dalam bentuk sertifikat dan penghargaan Adiwiyata Mandiri, dari 10 sekolah di provinsi sumatera utara yang mendapat adiwiyata mandiri, lima diantaranya berasal dari Kabupaten Deli Serdang. “Jadi saya atas nama pemerintah kabupaten deli serdang, mengucapkan selamat dan terima kasih kepada seluruh masyarakat khususnya para petugas kebersihan, pemerhati dan penggiat lingkungan, para guru dan semua pihak yang telah ikut ambil bagian, sehingga kedua penghargaan ini, dapat kita raih dan berharap, penghargaan penghargaan yang telah di raih ini, dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan lagi kedepannya”, harap Bupati

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Deli Serdang Imran Obos ketika menyampaikan pantun kepada Bupati , “Deli Serdang negeri yang sejahtera, dipimpin Bupati yang bijaksana, hari ini kita bergermbira, karena mendapat Piala Adipura”. “Kami dari DPRD Deli Serdang mengajak pemerintah dalam rangka mempertahankan Piala Adipura dan Prestasi Adiwiyata Mandiri dan prestasi-prestasi lain di Kabupaten Deli Serdang kiranya Pemerintah dan DPRD mampu melahirkan suatu peraturan daerah untuk mempertahankan prestasi prestasi tersebut yang sudah kita raih”, ucap Imran Obos.(DS 01)

Penghargaan ke 15 Kalinya , Wapres Serahkan Piala Adipura Kepada Bupati Deliserdang


Deli Serdang , Faktaonline.net - Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dibawah kepemimpinan Bupati H Ashari Tambunan dan Wakil Bupati H Zainuddin Mars , dalam hal menata lingkungan dan kebersihan membuahkan hasil yang sangat baik, hal itu ditanda dengan diraihnya penghargaan Piala Adipura dari Pemerintah Pusat yakni Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutan Republik Indonesia.

Penghargaan Piala Adipura untuk Kota Lubuk Pakam katagori Kota Kecil sebagai Ibukota Deli Serdang itu diserahkan Wakil Presiden RI HM Jusuf Kalla didampinggi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutan Siti Nurbaya kepada Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan pada acara Penganugerahan Adipura dan Green Leadership, Senin (14/1) di Auditorium Dr Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Deli Serdang Haris Binar Ginting Bersama Kadis Lingkungan Hidup Artini Marpaung kemukakan hal tersebut melalui telefon selulernya dari Jakarta, Senin (14/1) sore. 

Lebih lanjut Kadis Lingkungan Hidup Artini Marpaung menjelaskan bahwa Piala Adipura yang diterima ini penilaian untuk penilaian Tahun 2018 tetapi diserahkan diawal Tahun 2019 ini, Kota Lubuk Pakam sebagai Ibukota Deli Serdang telah 15 kali menerima Penghargaan Adipura, yakni 13 dalam bentuk Piala dan 2 dalam bentuk sertifikat Adipura.

Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan usai menerima Piala Adipura menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Deli Serdang khususnya warga masyarakat Kota Lubuk Pakam dan sekitarnya atas keberhasilan Kota Lubuk Pakam sebagai Ibukota Deli Serdang meraih Piala Adipura. Ini menunjukkan bahwa seluruh elemen masyarakat bertekat untuk menjadikan Kabupaten Deli Serdang “Berseri” (Bersih, Rapi, Sejuk, Rindang dan Indah). “Keberhasilan ini juga tidak terlepas dari dukungan semangat kebersamaan dalam menjaga kebersihan lingkungan khususnya di sekitar Kota Lubuk Pakam sebagai Ibukota Deli Serdang meraih Piala Adipura ini, ini menunjukkan bahwa seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Kabupaten Deli Serdang “Berseri”, ucapnya.

Bupati juga mengungkapkan bahwa Negara yang maju adalah negara yang menjaga kebersihan kotanya, jadi saya berharap dengan diraihnya Piala Adipura ini diharapkan Deli Serdang bisa menjadi daerah yang maju sesuai dengan visinya yakni Deli Serdang yang maju, berdaya saing, religius dan bersatu dalam kebhinekaan.

Seperti diketahui Pemerintah Pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan memberikan Anugerah Adipura kepada 146 Penerima Penghargaan terdiri dari 1 Adipura Kencana, 119 Piala Adipura katagori Kota Metropolitan, kota Besar, kota Sedang, Kota Kecil, dan penyerahan Pelakat/sertifikat Adipura serta penyerahan penghargaan kinerja Pengurangan sampah kepada 11 Kabupaten/Kota.

Hadir Bersama Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan menerima Piala Adipura tersebut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Artini Marpaung, Kadis Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Donal L Tobing, Kadis Perumahan dan Kawasan Pemukiman Khoirum Rizal, Kadis Kominfo Haris Binar Ginting, Kasatpol PP Suriadi Aritonang.(DS01).

Dinas Kebersihan dan Pertamanan Siapkan Program Wujudkan Medan Bersih Sampah


Medan I Faktaonline.net - Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Medan telah mempersiapkan sejumlah program dalam rangka mewujudkan Kota Medan bersih sampah. Selain menangani kembali pengelolaan sampah yang sempat ditangani kecamatan, DKP juga telah melakukan penambahan armada. Di samping itu juga akan mengoperasikan kembali Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Namo Bintang guna mendukung TPA Terjun untuk menampung sampah yang dihasilkan warga setiap harinya.
Demikian disampaikan Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi melalui Kadis DKP H M Husni di Medan, Senin (14/1).

Dikatakan Husni, salah satu kendala yang dialami DKP dalam penanganan sampah karena kurangnya moda angkutan sampah. Sebab, angkutan pengangkut sampah yang dimiliki tidak sebanding dengan sampah yang dihasilkan. Berdasarkan hasil pendataan yang telah dilakukan DKP, setiap warga Kota Medan menghasilkan 0,7 kg sampah perhari. Jika dikalikan dengan jumlah penduduk Kota Medan yang saat ini mencapai sekitar 2,9 juta, maka sampah yang dihasilkan warga setiap harinya sekitar 2.000 ton , terang Husni.

Lanjut Husni , Ditambah lagi wilayah Kota Medan cukup luas dengan memiliki 21 kecamatan, 151 kelurahan dan 2001 lingkungan. “Sebelum tahun 2018, moda angkutan yang masih bisa dioperasikan untuk mengangkut sampah hanya berjumlah 273 unit. Menyikapi minimnya jumlah moda angkutan sampah itu, makanya kita melakukan penambahan 40 unit konvektor dan konvektor, termasuk becak di tahun 2018. Jumlah ini pun masih dirasakan kurang, karenanya kita berupaya melakukan penambahan kembali di tahun 2019. Rencananya, ada 20 unit konvektor serta moda pendukung lainnya seperti alat berat, amrol dan bak sampah yang ditambah. Penambahan ini juga kita lakukan berdasarkan bentangan dan luas jalan di Kota Medan,” kata Husni. Apabila jumlah moda angkutan smapah itu terpenuhi, Husni pun optimis pengangkutan sampah akan dilakukan mulai dari hulu sampai hilir. Artinya, pengangkutan sampah mulai dilakukan dari wilayah tempat tinggal masyarakat hingga TPA. ”Semoga tahun ini penambahan armada angkutan sampah terealisasi. Dengan demikian sleuruh smapah yang ada ada dapat diangkut hingga TPA,” jelasnya. Di samping armada, Husni pun optimis penanganan sampah akan lebih maksimal di tahun 2019. Sebab, penanganan sampah kembali ditangani DKP sehingga seluruh personel beserta peralatan yang ada dapat dimobilisasi untuk mengatasi permasalahan sampah, termasuk pasukan Melati dan Bestari. Sebab, Husni mengaku pihaknya telah mempersiapkan SOP terkait tata pengelolaan sampah sehingga lebih maksimal. “Dengan SOP tersebut, masing-masing telah memiliki sistem kerja dan mengetahui apa yang dilakukan dengan penuh tanggung jawab,” jelasnya.

Mantan Kadispenda Kota Medan itu selanjutnya menambahkan, penanganan sampah harus didukung dengan keberadaan TPA. Saat ini bilang Husni, TPA yang dioperasikan hanya TPA Terjun di Kecamatan Medan Marelan dengan lahan seluas 12 hektar. Di tahun 2019, Husni tidak mau lagi TPA hanya berfungsi hanya tempat menampung sampah. Karenanya, harus dilakukan perubahan konsep dengan melakukan pengelolaan terlebih dahulu dengan menggunakan sistem 3R yakni Resuse, Reduse dan Recycle. “Setelah melalui sistem 3R, barulah sisa sampah yang ada kita buang ke TPA. Pengelolaan ini bisa kita lakukan dengan menggandeng pihak lain. Apabila kita tidak melakukan perubahan konsep, kemungkinan dalam 4 tahun ke depan TPA Terjun tak dapat dioeprasikan karena telah menjadi gunungan sampah,” terangnya. Selain itu tambah Husni lagi, TPA Namo Bintang juga akan dioperasikan kembali guna mendukung TPA Terjun dengan tetap melakukan pengelolaan lebih dahulu sebelum dibuang ke tempat tersebut. “Jika pengelolaan kedua TPA ini berjalan seperti yang kita rencanakan ini, insya Allah masalah sampah dapat kita atasi,” tegasnya optimis.

Begitu pun kata Husni, semua program ini dapat terwujud apabila mendapat dukungan penuh seluruh lapisan masyarakat. Artinya, masyarakat tidak bisa menyerahkan sepenuhnya masalah penanganan sampah kepada pemerintah (Pemko Medan). Untuk itu masyarakat harus terlibat dan mendukung penuh, salah satunya bisa diwujudkan dengan menjaga kebersihan dan tidak buang sampah sembarangan di wilayah tempat tinggalnya masing-masing. “Mulai saat ini mari kita rubah mindset, masalah sampah merupakan tanggung jawab bersama. Dengan sinergitas dan dukungan penuh masyarakat serta program yang telah kita persiapkan, saya optimis, ungkapnya. (r/fo)

Sekda Lantik 113 Kepala Sekolah dan Pejabat Struktural Dinas Koperasi dan UKM Kota Medan


Medan I Faktaonline.net - Kepala sekolah memiliki tugas dan fungsi yang sangat mulia yakni melahirkan generasi muda yang dapat diandalkan di masa mendatang. Karenanya sebagai seorang Kepala Sekolah harus memiliki visi dalam bekerja dan tidak hanya menciptakan murid yang pintar namun juga yang berkarakter.
Hal ini disampaikan Wali Kota Medan Drs. H.T Dzulmi Eldin S., MSi, MH diwakili Sekretaris Daerah Kota Medan Ir. Wiriya Al Rahman MM saat melantik 96 Kepala Sekolah dan 17 Pejabat Struktural di lingkungan Dinas Koperasi dan UKM Kota Medan di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Medan, Senin (14/1). Dengan siswa yang berkarakter maka ilmu dapat diaplikasikan dengan sendirinya untuk kemajuan bangsa dan negara serta dengan karakter yang kuat siswa mampu membangun kemandiriannya, tambah Seda  “Jangan hanya menciptakan murid yang pintar. Lebih penting dari itu adalah pembangunan karakter. Jika murid memiliki karakter maka Ia dapat mengaplikasikan ilmunya untuk kepentingan dan kemajuan bangsa serta negara,” ucap Sekda.

Selain itu membentuk karakter yang kuat, sambung Sekda, seorang Kepala Sekolah juga diharapkan mampu mengelola sekolah yang dipimpinnya dengan sebaik-baiknya sehingga berperan dalam pembangunan. Kepala sekolah juga jangan hanya terjebak pada tujuan kuantitas pendidikan tetapi harus lebih fokus pada kualitas yang dimilki. “Diharapkan kepada Kepala Sekolah mampun mengelola sekolah yang mereka pimpin nantinya dengan sungguh-sungguh dan berperan dalam pembangunan sekolah serta muridnya tersebut menjadi lebih baik lagi,” kata Sekda.

Selanjutnya Sekda menyampaikan, Kepala Sekolah harus selalu siap untuk mendedikasikan sebahagian besar waktu dan energi yang dimiliki untuk digunakan sebesar-besarnya demi kepentingan tugas dan tanggung jawab yang dimiliki. “Kepala Sekolah harus mampu mendedikasikan waktu dan energi yang mereka miliki untuk dapat digunakan semaksimal mungkin demi kepentingan tugas dan tanggung jawab yang dimiliki,” ujar Sekda.
Sekda berharap bahwa Kepala Sekolah dan tentunya harus penuh inovasi, kaya akan gagasan, bertindak cepat, berfikir cerdas, bijaksana, seimbang, ikhlas, dan solutif dalam memecahkan setiap masalah yang akan dihadapi. “Kepala Sekolah harus memiliki inovasi, kekayaan gagasan, bertindak cepat, berfikir cerdas, bijaksana, seimbang, ikhlas, dan solutif untuk dapat memecahkan berbagai masalah yang akan dihadapi kedepannya,” tuturnya dihadapan 113 pejabat yang dilantik.

Sebelum mengakhiri sambutan kepada seluruh pejabat yang dilantik baik Kepala Sekolah dan Pejabat Struktural di lingkungan Dinas Koperasi dan UKM Kota Medan, berpesan bahwa jabatan yang kini dikembangkan bukan hanya sebagai kebanggaan melainkan juga merupakan tanggung jawab yang harus dipikul sebaik mungkin. ”Jabatan yang saudara emban harus benar-benar dipertanggungjawabkan baik dihadapan manusia juga yang paling utama dihadapan Tuhan Yang Maha Esa. Untuk itu saya berharap jabatan ini saudara pikull dengan sebaik mungkin,” pungkasnya. 

Sebelum pelantikan dimulai, 113 pejabat yang akan dilantik membacakan fakta integritas. Kemudian, Sekda mengambil sumpah jabatan sekaligus melantik 113 pejabat tersebut. Usai pelantikan Sekda menyalami satu persatu Kepala Sekolah serta pejabat struktural Koperasi dan UKM Kota Medan tersebut. Hadir dalam acara pelantikan tersebut, Kadis Koperasi dan UKM Kota Medan Ir. Emilia Lubis dan Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Medan. (r/fo)