Agama

Agama

Bupati : Kampung KB Harus Didampingi Para OPD Pemkab Deliserdang


Deliserdang I Faktaonline.net - Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan mengingatkan kepada seluruh pimpinan OPD (Organisasi Perangkat Daerah ) jajaran Pemerintah Kabupaten Deli Serdang untuk terus melakukan pendampingan, pembinaan dan intervensi di seluruh Kampung KB yang sudah terbentuk dengan mensinerjikan programnya bagi suksesnya program pembangunan Kependudukan Kerluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) khususnya di Kabupaten Deli Serdang .

 Hal itu dikemukakan Bupati H Ashari Tambunan pada acara Rapat POKJA (Kelompok Kerja KB Kencana ) Kabupaten Deli Serdang , Selasa ,11 Desember 2018 di Wings Hotel jalan Altleri Bandara Kualanamu Kecamatan Batang Kuis, ditandai dengan tukar menukanr Cendramata dengan Kepala perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara Drs Tema Zaro Zega yang juga dihadiri Wakil Ketua TP PKK Deli Serdang Ny Hj Asdiana Zainuddin Asisten I Dedi Maswardy MAP , staf ahli Bupati, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk KB dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Dra Hj Rabiatul Adawiyah Lubis MPd dan Pimpinan OPD lainnya, para Camat , 45 orang Kepala Desa Kampung KB dan pimpinan Organisasi Kemasyarakatan lainnya. 

Bupati juga menyampaikan terimakasih kepada perwakilan BKKBN Sumut yang telah memberikan perhatian yang sungguh-sungguh selama ini sehingga program KKBPK di Deli Serdang terus berkesinambungan seperti tumbuh kembangnya program Kampung KB di daerah ini, yang pada saatnya nanti kita harapkan masyarakat akan merasakan manfaatnya.

Kepala Perwakilan BKKBN Sumut Drs Tema Zaro Zega dalam paparannya mengatakan bahwa Kabupaten Deli Serdang telah mendapat pengakuan dari pemerintah pusat atas tingginya komitmen Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dalam memberhasilkan program Kependudukan KB dan Pembangunan Keluarga di daerah ini termasuk pembinaan terhadap kampung KB yang ditandai penerimaan tanda kehormatan Satya Lencana Pembangunan dari Presiden RI pada bulan Juli 2018 yang lalu kepada Bupati Deli Serdang.
Dengan keberhasilan ini tentu harus dipertahankan dan di tingkatkan sehingga kedepan menjadi contoh bagi daerah lainnya. 

Dijelaskan lagi bahwa yang melatar belakangi pembentukan Kampung KB di pedesaan diantaranya Program KB tidak lagi bergema,untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung melalui program KKBPK dan sektor terkait dalam rangka mewujudkan Keluarga kecil berkwalitas. Melalui program ini nantinya diharapkan terlaksananya 8 (delapan) fungsi keluarga dalam kehidupan bermasyarakat yakni fungsi keluarga,fungsi cinta dan kasih sayang, fungsi sosial budaya,fungsi perlindungan,fungsi kesehatan dan reproduksi,fungsi lingkungan, fungsi ekonomi dan fungsi sosial pendidikan.

Sementara Kadis Pengendalian Penduduk KB dan PPPA Dra Hj Rabiatul Adawiyah Lubis MPd, menjelaskan bahwa Kampung KB yang sudah terbentuk di Kabupaten Deli Serdang berjumlah 45 Desa sejak tahun 2017 yang lalu , sekaligus memaparkan pendampingan , pembinaan dan intervensi lintas sektoral di seluruh kampung KB.(DS01).

Apel Besar Pramuka Deli Serdang , Bupati Ajak Anggota Pramuka Untuk Bisa Mengikuti Perkembangan Zaman


Lubuk Pakam I Faktaonline.net - Kwartir Cabang Pramuka Kabupaten Deli Serdang menggelar Apel Besar dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke 57 Tahun yang dilaksanakan di Lapangan Alun-alun Lubuk Pakam, Rabu (12/12). Apel besar tersebut dipimpin Bupati Deliserdang H.Ashari Tambunan yang juga Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Deliserdang dan dihadiri Wakil Bupati H Zainuddin Mars, Dandim 0204/DS Letkol Kav Syamsul Arifin, Ka Kwarcab Deli Serdang HM Ali Yusuf Siregar dan diikuti ribuan anggota Pramuka Deli Serdang.

Bupati Ashari Tambunan pada saat itu memotivasi para anggota Pramuka Deli Serdang untuk menampilkan pramuka baru yang diminati kaum muda, dam mampu mengikuti perkembangan zaman. “Kwartir cabang pramuka Deli Serdang perlu menampilkan pramuka baru yang diminati kaum muda, dam mampu mengikuti perkembangan zaman agar tidak terkesan kuno dalam era komunikasi digital, sehingga mampu menangkap fenomena dalam era kebebasan berkomunikasi”, kata Bupati . 

“Gerakan pramuka harus melakukan terobosan, jangan berpikir linier, jangan terjebak dengan cara-cara rutinitas dan monoton, kita harus mendidik adik-adik pramuka bukan saja latihan baris-berbaris, cara membangun tenda atau membuat simpul tali saja, tapi juga harus memandu adik-adik pramuka dalam disiplin menggunakan media social yang positif dan yang produktif”, katanya.

“Gerakan pramuka harus memakai cara-cara kreatif, cara-cara kekinian, cara-cara yang lebih dekat dengan generasi millennial untuk menanamkan rasa bangga dan cinta tanah air di dalam diri setiap anggota gerakan pramuka”, ucap Ashari Tambunan.

Pada acara tersebut Kamabicab Gerakan Pramuka Deli Serdang H Ashari Tambunan memberikan penganugerahan tanda penghargaan Pramuka Garuda dan Panca Warsa I, II, II, IV, V, VI dan VII kepada adik-adik dan Kakak-kakak Pramuka yang telah memberikan penghargaan atas kesetiaan, jasa, prestasi kerja dan dharma bakti yang telah diberikan sehingga memajukan dan mengembangkan Gerakan Pramuka di Deli Serdang.(DS01).

Sanggar Seni Setiwang Adakan Lomba Tari se - Lampung Barat


Lampung Barat | Faktaonline. Net - Dalam rangka kegiatan workshop pencipta seni tari dan lomba tari sembah batin yang digelar oleh Sanggar Seni Setiwang dibawah binaan Ibu Bupati Lampung Barat Partinia Parosil Mabsus di gedung ke Agungan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat (Lambar).

Pada acara tersebut dihadiri oleh Ahmad Susanto S.Sn (Penata Tari) Heni Purnamasari S.Sn (Penata Rias dan Kostum) Edwarsah Mas S. Pd, para pemateri dari Sanggar Setiwang, seluruh dewan guru dan perwakilan Instansi dari sekolah-sekolah se-Kabupaten Lambar. Adapun acara yang dilaksanakan pada hari tersebut, dimulai tepat pukul 09.00 merupakan lanjutan dari Sanggar Seni Setiawan present worksop pencipta seni tari dan lomba tari sembah batin yang dilaksanakan pada hari Senin (10/12)

Dalam sambutannya Zaini, selaku Ketua Panitia pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa, acara workshop pencipta seni tari dan lomba tari sembah batin adalah salah satu bentuk pelestarian budaya yang ada di Lambar. "Kegiatan hari ini yaitu pelatihan tari di mana tari sendiri merupakan kebudayaan Lampung Barat yang harus dilestarikan dan dikembangkan sekarang dan kedepannya,"kata Zaini, Selasa (11/12/18).

Acara workshop pencipta seni tari lomba tari sembah batin tersebut dilaksanakan 2 hari yang mana hari pertama pada tanggal 10 Desember 2018, di GOR Ajisaka dengan kegiatan lomba tari sembah batin untuk kategori SD, SMP, dan SMA. Serta menentukan predikat penampilan terbaik dan kostum terbaik dari masing-masing kategori. "Ini merupakan penyerahan simbolis dalam acara workshop tari yang dilaksanakan oleh sanggar seni Setiawan selesai acara nanti,"pungkasnya.(Firmansyah)

Sabrina Terima Kunjungan Audensi BPJS Ketenagakerjaan , Pemprovsu Dukung Pembangunan Rusunawa untuk Pekerja


Medan I Faktaonline.net - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) mendukung pembangunan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) yang akan dilakukan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut). Rusunawa tersebut nantinya diperuntukan bagi para pekerja yang terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu) Sabrina saat menerima audiensi BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagut di ruang kerjanya, Lantai 9, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Rabu (12/12).
Rencananya, dalam pembangunan Rusunawa tersebut, BPJS Ketenagakerjaan akan menggandeng Pemprovsu.,diharap Pemprovsu akan memberikan lahan yang menjadi asetnya di daerah Kawasan Industri Medan (KIM) untuk pembangunan Rusunawa.

Menurut Sekdaprovsu Sabrina , jika Rusunawa berada di KIM akan banyak memberi manfaat bagi para pekerja maupun pemerintah. “Pekerja di KIM itu bisa menghemat biaya transportasinya karena lokasinya tidak jauh dari tempatnya bekerja, selain itu tidak menambah kemacetan di luar,” katanya.
Rumah, kata Sabrina, merupakan kebutuhan dasar manusia, selain sandang dan pangan. Karena itu, Pemprovsu punya kewajiban untuk memenuhi kebutuhan dasar tersebut. Para pekerja yang tinggal di daerah ini merupakan bagian dari masyarakat Sumut yang dinaungi pemerintah. Untuk itu, Pemprovsu mendukung pembangunan rusunawa bagi pekerja. “Di masa depan, kita maunya semua orang termasuk pekerja mampu membeli rumah,” katanya.

Sabrina mengharapkan, Rusunawa tersebut tidak salah sasaran. Karena, banyak program seperti itu yang salah sasaran, akhirnya banyak yang sangat membutuhkan tetapi tidak mendapatkan haknya. “Untuk itu, BPJS diminta memantau siapa saja yang menyewa di rumah susun tersebut. Selain itu rusunawa juga harus dibangun dengan layak,” ujarnya.
Program rusunawa merupakan sarana kesejahteraan yang disediakan BPJS Ketenagakerjaan sebagai fasilitas pemukiman bagi peserta.
Di Indonesia saat ini sudah berdiri beberapa rusunawa yang difasilitasi oleh BPJS Ketenagakerjaan, di antaranya Bumi Lancang Kuning (Batam), Muka Kuning (Batam), Kabil (Batam), Jababeka (Cikarang). 

Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagut Umardin Lubis mengatakan untuk Wilayah Sumbagut, rencana pembangunan Rusunawa tersebut merupakan yang pertama. Sebelumnya, pembangunan Rusunawa dilakukan tanpa bekerjasama dengan stakeholder atau pemerintah daerah. Untuk pembangunan rusunawa di wilayah Sumbagut, BPJS menggandeng Pemprovsu untuk lahan. “Pemprovsu merupakan stakeholder, maka perlu diajak bekerjasama dalam membangunnya,” katanya.
Turut hadir mendampingi Sekdaprov, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Setdaprovsu Kaiman Turnip, Asisten Deputi Bidang Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagut Budi Pramono, dan Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Medan Utara Asran Pane. (fo/r)

Kunjungi Anjungan Sumut di TMII Jakarta , Gubsu dan Komisi C DPRD Sumut Bahas Aset Pemprovsu


Jakarta I Faktaonline.net   –  Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi bersama Wakil Ketua DPRD Sumut HT Milwan dan anggota Komisi C DPRD Sumut mengadakan pertemuan di Anjungan Daerah Sumut Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Rabu (12/12). Pertemuan tersebut membahas tentang pengelolaan sejumlah aset Pemprovsu di Jakarta.

Diawali dengan pemaparan dari Kepala Badan Penghubung Daerah (BPD) Provinsi Sumut Nursalim Affan Hasibuan tentang situasi dan kondisi sarana prasarana Badan Penghubung Daerah Provsu.
Disebutkannya, sarana dan prasarana BPD Provsu terdiri dari kantor dan anjungan daerah Sumut di TMII. Dijelaskan, Kantor BPD Provsu berada di Jalan Jambu Nomor 29 Menteng Jakarta Pusat. Sedangkan Anjungan Daerah Sumut terletak di TMII yang dibangun di atas lahan seluas 10.400 m2 oleh Pemprovsu Tahun 1973. "Adapun yang menjadi aset Pemerintah Provinsi Sumatera Utara adalah bangunan-bangunan rumah adat sebanyak 6 unit berikut isinya. Yang kondisinya perlu renovasi," ujar Affan.

Setelah mendengar paparan dari Kepala BPD Provsu Nursalim Affan Hasibuan, Gubsu Edy Rahmayadi menceritakan pengalamannya ketika mengikuti Lemhanas, bahwa dirinya saat berkunjung ke Ajungan Sumut TMII melihat tidak banyak pengunjung yang datang saat itu. "Cukup jauh berbeda dengan anjungan-anjungan provinsi lainnya. Bahkan ketika itu, saya kesulitan untuk shalat," ujar Edy.
Edy mengatakan, keadaan seperti ini tidak boleh dibiarkan begitu saja. Karena keberadaan rumah-rumah adat yang merupakan aset budaya dari Sumut tersebut menjadi tidak tersampaikan informasinya kepada masyarakat yang berkunjung ke TMII Jakarta. Padahal, Sumut yang berbilang kaum cukup banyak memiliki kekayaan budaya. “Ini jadi tugas kita semua. Bertemu di sini kita harus mendapatkan solusinya. Anjungan ini mau kita jadikan apa kedepannya," sebut Gubsu.

Setelah memperoleh masukan dan berdiskusi dengan Wakil Ketua DPRD Sumut HT Milwan dan anggota Komisi C, Gubsu mengharapkan agar dibentuk tim untuk mengkaji tentang keberadaan aset Pemprovsu tersebut di Jakarta. Agar kedepannya dapat diketahui peruntukannya. "Bentuk Tim Pengkaji yang melibatkan anggota DPRD Sumut dan pihak terkait. Biar jelas mau kita apakan aset Pemprovsu ini ke depan. Dan ini harus segera dilakukan. Benar-benar ini. Karena kita bertanggungjawab dengan masyarakat Sumatera Utara," ujar Gubsu.

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Sumut HT Milwan. Dikatakannya, atas nama anggota DPRD Sumut mendukung keputusan Gubsu Edy Rahmayadi terkait aset Pemprovsu tersebut. "Kita siap duduk bersama untuk membuat regulasi pengelolaan aset Pemprovsu ini," ujar HT Milwan
Ketua Komisi C DPRD Sumut Khairul Anuwar pada kesempatan itu juga mengatakan bahwa Komisi C yang telah melihat dan mengadakan kunjungan langsung ke kedua aset Pemprovsu tersebut juga akan memberikan masukan dan terus ikut agar peruntukan aset ini lebih jelas. "Komisi C DPRD Sumut akan terus mendorong agar kejelasan peruntukan aset Pemprovsu ini lebih jelas dan bejalan sesuai fungsinya," ujar Khairul.

Gubsu bersama rombongan pada kesempatan itu juga meninjau rumah rumah adat dan aset Pemprovsu yang ada di Jalan Jambu Jakarta Pusat, usai pertemuan di Anjungan Daerah Sumatera Utara TMII.
Turut hadir pada kesempatan tersebut Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu Ilyas Sitorus dan sejumlah anggota Komisi C DPRD Sumut.(r/fajar)





























Wali Kota Canangkan Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan Kota Medan Tahun 2018


Medan I Faktaonline.net - Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH melakukan Pencanangan Kesatuan Gerak PKK-KB Kesehatan Medan tahun 2018 di Gedung Dharma Wanita Jalan Sei Rotan Medan, Rabu (12/12). Kegiatan yang digelar hasil kerjasama TP PKK Kota Medan dengan lintas sektoral Dinas Kesehatan Kota Medan serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (PP &KB) itu bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan dan mempercepat proses operasional pelayanan KB.
Melalui momentum pencanangan ini, Wali kota berharap dapat memberikan dampak positif terhadap penurunan tingkat kelahiran dan kematian bayi serta ibu melahirkan. Itu sebabnya Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan merupakan salah satu agenda kegiatan yang telah diprogramkan oleh TP PKK dan Pemko Medan sebagai wadah menyikapi dan menampung berbagai perubahan maupun tingkat kebutuhan yang terus berkembang dalam gerakan PKK.

Oleh karenanya usai pecanangan yang dilakukan, Wali Kota minta kepada TP PKK, Dinas PP & KB serta Dinas Kesehatan agar mempersiapkan berbagai hal yang harus segera ditindaklanjuti, termasuk menginformasikan sasaran yang harus dicapai hingga akhir Desember 2018. Dengan demikian target dan strategi yang difokuskan akan memenuhi harapan. “Melalui kegiatan Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan ini kita juga masih memerlukan upaya kongkrit dalam memberikan kontribusi yang nyata terhadap cakupan pelayanan KB dan kesehatan yang telah dilakukan melalui Kelompok Dasawisma, Posyandu, Pos Pembantu KB Desa (PPKBD) Sub Pembantu KB Desa (Sub PPKBD), Puskesmas maupun lainnya, terutama yang diprioritaskan kepada keluarga prasejahtera,” kata Wali kota.

Di samping itu melalui kegiatan Kesatuan GerakPKK-KB-Kesehatan, Wali Kota berharap dapat juga meningkatkan peran serta pria dalam program KB serta keadilan dan kesetaraan gender di masyarakat sekaligus meringankan beban keluarga dalam mendapatkan pelayanan KB dan kesehatan sesuai prioritas masalah yang ada dengan memperhatikan potensi dan keanekaragaman. “Saya berharap Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan dapat menjadi acuan dalam menindaklanjuti berbagai kegiatan PKK, KB dan Kesehatan. Dengan demikian Kota Medan tidak mengalami ketertinggalan dengan kabupaten/kota lainnya di Indonesia. Selain itu juga dapat menjadi motor penggerak partisipasi semua pihak dalam wadah pembinaan bagi instansi pemerintah, khusus OPD di lingkungan Pemko Medan, seasta, organisasi masyarakat maupun instansi sektoral,” harapnya.

Dihadiri Dandim 0201/BS Kol Inf Yuda Rismansyah, AKP Uli Lubis mewakili Kapolrestabes Medan, Wakil I Ketua TP PKK Kota Medan Hj Nurul Khairani Lubis, Kadis PP & KB Kota Medan dr Edwin Effendi MSc, sejumlah pimpinan OPD, camat dan lurah beserta unsur TP PKK Kota Medan, Wali Kota selanjutnya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang mendukung sehingga pencanangan kegiatan Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan dapat berjalan dengan lancar sesuai harapan bersama.

Sebelumnya Wakil Ketua IV  TP PKK Kota Medan Nurasisyah Musadad yang juga selaku ketua panitia acara menjelaskan, tujuan kegiatan ini digelar diantaranya guna meningkatkan kemitraan antara TP PKK Kota Medan dengan Dinas PP & KB, Dinas Kesehatan, organisasi kemasyarakatan serta LSM. Kemudian meningkatkan jumlah dan peran kelompok dasawisma, kualitas dan kuantitas posyandu. Lalu meningaktkan peserta KB baru dan peserta KB aktif, gerakan masyarakat hidup sehat serta meningaktkan peran serta masyarakat dan lintas sektor dalam mewujudkan lingkungan bersih. “Ada dua sasaran yang ingin kita capai melalui kegiatan ini yakni sasaran langsung dan tidak langsung. Sasaran langsung yakni Tim Pelaksana Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan di setiap tingkatan wilayah, khususnya kecamatan dan kelurahan. Sedangkan sasaran tidak langsung yakni keluarga atau rumah tangga, pasangan usia subur, para pengelola, petugas KB, petugas kesehatan serta kader di setiap kelurahan,” jelas Nuraisyah

Sebelum pencanangan dilakukan, sejumlah perlombaan juga telah digelar seperti lomba pelaksana terbaik Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan, pelaksana terbaik perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di rumah tangga, lingkungan bersih sehat, serta pelaksana terbaik posyandu yang dimulai dari tingkat kelurahan, kecamatan hingga tingkat kota. Usai pecanangan, Wali Kota pun memberikan hadiah kepada masing-masing pemenang. (fo/r)


































































































Untuk Mengetahui Jumlah Asupan Gizi Dikomsumsi , Wali Kota Launching Aplikasi SIPOLAN


Medan I Faktaonline.net - Aplikasi Sistem Informasi Pola Pangan Harapan (SIPOLAN) resmi dilaunching Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Sekda Kota Medan Ir Wiriya Alrahman MM di Kantor Wali Kota Medan, Rabu (12/12).
Aplikasi yang berisikan informasi mengenai pola pangan dan jumlah asupan gizi yang dikonsumsi ini, diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam hal pangan dan gizi masyarakat.

Dikatakan Wali Kota, aplikasi ini nantinya dapat melihat sejauhmana masyarakat menjaga pola konsumsinya, sehingga dapat mengetahui jumlah asupan gizi yang dikonsumsi setiap hari. "Diharapkan dengan aplikasi ini, masyarakat dapat mengetahui pola pangan yang harus dikonsumsi dan jumlah kebutuhan gizi setiap harinya,” kata Wali Kota dalam sambutan tertulisnya.
Selain itu, Sekda juga menyarankan agar aplikasi SIPOLAN ini dapat dimasukan kedalam website Pemko Medan sehingga masyarakat mengetahui mengenai aplikasi tersebut.
Peluncuran aplikasi ini dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi Dewan Ketahanan yang bertemakan, “ Medan Rumah Kita, Kaya Pangan, Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan Kota Medan”.

Wali Kota selanjutnya mengungkapkan, fenomena perubahan iklim yang sangat ekstrim dan semakin meningkatnya alih fungsi lahan pertanian untuk kepentingan pembangunan berdampak kepada semakin rendahnya tingkat produksi dan ketersediaan bahan pangan, khususnya beras dan beberapa komoditas lainya. ”Rendahnya tingkat produksi dan ketersediaan bahan pangan ini mengakibatkan kelangkaan bahan pokok sebagai panganan masyarakat salah satunya beras dan komoditas lainnya. Kelangkaan ini berakibat tingginya harga bahan pokok beredar di pasaran, sehingga daya beli masyarakat, khususnya menengah ke bawah menurun. Hal tersebut menyebabkan angka gizi buruk dan gizi kurang pun melonjak naik,” ungkapnya.

Atas dasar itulah Wali kota menilai, rapat Koordinasi Dewan Ketahanan Pangan Kota Medan ini menjadi sangat penting sebagai langkah untuk menyatukan persepsi, guna merumuskan kebijakan dan strategi dalam pelaksanaan program ketahanan pangan di Kota Medan secara bersinergi dan terintegrasi. "Forum ini sangat strategis untuk pemantapan dan memperkuat sinergi kebijakan serta program ketahanan pangan yang dilaksanakan secara lintas sektoral dan multidimensi,” paparnya.
Sekaitan dengan itu, untuk lebih mengoptimalkan kinerja Dewan Ketahanan Pangan dalam memberhasilkan pembangunan ketahanan pangan di Kota Medan, Wali Kota kemudian meminta kepada seluruh pimpinan OPD terkait selaku ketua-ketua pokja dan anggota Dewan Ketahanan Pangan agar lebih aktif melaksanakan tugasnya secara terkoordinasi dan bersinergi. "Pimpinan OPD selaku ketua pokja dan anggota Dewan Ketahanan Pangan Kota Medan harus melakukan pemantauan serta pembinaan terhadap masalah kerawanan pangan baik di tingkat rumah tangga maupun diseluruh Kota Medan, khususnya mengantisipasi terjadinya anak gizi buruk dan gizi kurang di kota Medan. Selain itu juga merumuskan kebijakan yang operasional terhadap perkembangan ketahanan pangan menyangkut distribusi, akses dan stabilitas harga bahan pokok khususnya menjelang hari besar keagamaan nasional,” harapnya.

Sebelumnya, Kadis Ketahanan Pangan Kota Medan, Muslim Harahap Ssos MSP menjelaskan, aplikasi SIPOLAN ini merupakan aplikasi yang dapat digunakan masyarakat untuk mengecek kebutuhan gizi yang diperlukan oleh tubuh setiap harinya. Sebab kebutuhan gizi setiap orang tidaklah sama baik itu yang muda ataupun yang tua. "Jadi dengan aplikasi ini masyarakat bisa mengetahui apa saja yang harus dikonsumsi setiap harinya sehingga masyarakat bisa mengontrol pola konsumsinya guna menjaga kesehatan tubuh,” jelas Muslim. Rapat dewan ketahanan pangan ini turut dihadiri oleh Romi Sembiring, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Muslim Harahap, S.Sos.,MSP dan perwakilan dari OPD terkait.
Acara ini kemudian dilanjutkan dengan pemaparan penggunaan aplikasi SIPOLAN dan juga pemaparan kondisi ketahanan pangan di Kota Medan.(fo/r)

Dinas Lingkungan Hidup Provsu Gelar Gotong Royong Bersama Warga Untuk Clean Up Danau Toba

Danau Toba, ilustrasi

Balige Taput I Faktaonline.net - Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara menggelar kegiatan pembersihan Danau Toba atau clean up danau Toba. Kegiatan clean up danau Toba digelar di Desa Saribu Janji Maria, Balige, Kabupaten Tobasa, belum lama ini.
Di kegiatan itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara Dr Ir Binsar Situmorang menjelaskan danau Toba merupakan salah satu danau vulkanik air tawar terbesar di dunia. Memiliki luas perairan 100 Km dan lebar 30 Km yang terletak di pegunungan Bukit Barisan dan di kelilingi 7 Kabupaten di Sumatera Utara dengan luas 1.145 kilometer persegi menjadikan danau Toba terluas se Asia Tenggara. Maka dari itu, saran Binsar Situmorang, masyarakat Tobasa harus berperan aktif menjaga lingkungan dari hal-hal yang dapat merusak kelestarian danau Toba. “Mengenai clean up danau Toba di samakan dengan istilah gotong royong dan gotong royong adalah bagian dari upaya untuk mensinergikan program mengurangi pencemaran danau Toba,”tegas Binsar. 
Kita galakkan kembali semangat gotong royong, papar Binsar, dalam rangka menumbuhkan rasa persaudaraan, kebersamaan serta kepedulian terhadap kelestarian lingkungan danau Toba.” Saya berharap gotong royong dapat menjadi salah satu warna dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang rukun, damai, adil, sejahtera serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan,” himbau Binsar. (fajaruddin batubara)

Usai Sholat Subuh Berjamaah , Kapolres Lampung Utara Menggelar Deklarasi Pemilu Damai Bersama Warga


Lampung Utara | Faktaonline.net  - Untuk menciptakan Pemilu 2019 mendatang berjalan aman, damai dan sejuk di seluruh Kab. Lampung Utara, Kapolres Lampung Utara AKBP Budiman Sulaksono,Si.K menggelar Deklarasi Pemilu Damai bersama warga Tanah Miring Kec. Kotabumi Selatan, Rabu (12/12/18).
Deklarasi Pemilu Damai dilaksanakan Kapolres Lampung Utara setelah melaksanakan sholat Subuh berjemaah dengan masyarakat di Masjid Mari Taqwa Tanah Miring Kec. Kotabumi Selatan.

Pada kesempatan tersebut Kapolres Lampung Utara mengajak seluruh elemen masyarakat untuk sama sama mensukseskan Pemilu 2019. "Mari kita sama sama menciptakan Pemilu yang aman, damai dan sejuk tanpa isu Sara, berita Hoax dan politik uang," ujar Kapolres.
Lanjut Kapolres, Pemilu 2019 akan berlangsung berbeda karena untuk pertama kalinya di Indonesia dilaksanakan Pileg dan Pilpres secara bersamaan dan serentak. "Kita harus waspadai kerawanan, seperti rawan berita hoax, hate speech, dan terorisme," katanya.
Setelah deklarasi ini tentunya semua elemen masyarakat bisa bersama saling menjaga, karena kita semua bersaudara. Tidak melakukan aksi reaksi dan tidak menyebar hoax dahulukan perdamaian. "Kami dari pihak Polres Lampung Utara siap mengamankan Pilpres dan Pileg 2019 secara maksimal," jelas Kapolres (Imam)

AMPI Percut Seituan Siap Mengusung OK Arwindo Jadi Anggota DPRD Deliserdang


Percut Seituan I Faktaonline.net - Bersama Pengurus Anak Cabang Musyawarah Kemasyarakatan Gotong Royong (PAC MKGR) dan Angkatan Muda Pembaharuan Golkar (AMPG) Kec Percut Sei Tuan, pengurus Rayon AMPI Percut Sei Tuan berjuang mengusung OK Arwindo SH MBA caleg Deli Serdang No:1 dari Partai Golkar daerah pemilihan (dapil) 6 Percut Sei Tuan-Batang Kuis menjadi anggota DPRD Deliserdang pada Pileg 17 April 2019 mendatang untuk Periode 2019-2024. 

Hal ini terungkap dalam temu sosialisasi pemantapan dukungan pemenangan Ketua DPD AMPI Deli Serdang OK Arwindo SH MBA yang diprakarsai Pengurus Rayon AMPI Percut Sei Tuan H.Usmadi Bondan yang dihadiri ratusan pengurus dan kader AMPI, PAC MKGR dan AMPG Kecamatan Percut Sei Tuan, dikediaman Ketua Bondan, Jalan Bhineka, Pasar 3, Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Selasa (11/12) malam.
“Pada hakekatnya MKGR dan AMPG adalah berasal dari kader kader AMPI, maka dari itu dengan semangat kebersamaan kita dari seluruh jajaran dan sub rayon AMPI beserta kader kader se Kecamatan Percut Sei Tuan merapatkan barisan berjuang semaksimal mungkin memenangkan Ketua OK Arwindo menjadi anggota DPRD di Deli Serdang”, ungkap H.Usmadi Bondan pada acara sosialisasi tersebut.

Kepada masyarakat luas, lanjut Bondan, kita mohon doa dan dukungan serta bantuannya baik dari segi moril maupun materil dalam perjuangan ini agar Ketua OK Arwindo sebagai kader AMPI berhasil duduk di kursi legislatif di Kabupaten Deli Serdang. “Insya Allah apa yang kita niatkan dan kita cita citakan untuk menjadikan Ketua OK Arwindo menjadi anggota dewan ini akan di Jabah Allah SWT”, sebut Bondan.
Lebih lanjut Bondan mengungkapkan, seperti yang dijelaskan Ketua OK Arwindo kepada kami bahwa Visi Misinya membangun kebersamaan. Artinya kebesaran AMPI yang diutamakan, jikalau di Ridhoi Allah SWT beliau duduk menjadi anggota dewan sudah otomatis beliau memikirkan kader kader AMPI disetiap Sub Rayon disetiap desa dan membangun kebersamaan, kekeluargaan serta membangun kemajuan generasi AMPI kedepannya sebagai penyambung aspirasi AMPI dilegislatif. 

“Dengan adanya Ketua AMPI di legislatif sudah otomatis suara AMPI itu semakin didengar dan AMPI sendiri sudah menyatakan sikab mendukung pemerintahan Kabupaten Deli Serdang, apapun program Pemkab Deliserdang sepanjang untuk kemajuan rakyat dan kebaikan masyarakat Deli Serdang pasti kami dukung”, tegas Bondan.
Pertemuan sosialisasi pemantapan pemenangan Ketua DPD AMPI Deli Serdang OK Arwindo SH MBA menjadi anggota DPRD Deliserdang berlangsung dengan penuh kekeluargaan dan keakraban yang sekali sekali diwarnai yel yel hidup AMPI, berjaya AMPI dan menang Ketua OK Arwindo jadi anggota dewan.

Ketua AMPG Kecamatan Percut Sei Tuan Sutanto mengungkapkan strategi untuk memenangkan Ketua OK Arwindo adalah dengan pendekatan emosional bersama kader militan AMPI melalui program yang kita sampaikan di pembekalan nanti. “Terutama melalui basis dulu baru kemasyarakat, artinya kita kuatkan basis dahulu yang sudah kita perkirakan 100% positip menang, baru selanjutnya kita lakukan dor to dor”, ujar Sutanto.
Semantara untuk target pemenangan, lanjut Sutanto, Insya Allah minimal 6000 suara bisa kita raih. “Selaku Ketua AMPG bersama rekan rekan juang ketua Bondan sebagai Ketua AMPI dan Ketua MKGR kedepan berharap agar masyarakat bisa menyalurkan aspirasinya kepada Ketua OK Arwindo, terutama program program masyarakat untuk memajukan kreatifitas masyarakat, pembangunan infrastruktur dan lainnya”, sebut Sutanto.

Ketua PAC MKGR Kecamatan Percut Sei Tuan Suheri Madrowi mengatakan walaupun AMPI, AMPG dan MKGR tapi besic kami sama sama dari AMPI. Sudah menjadi tanggungjawab kami untuk mendukung, mengusung, mengawal dan memenangkan kader AMPI yang maju menjadi caleg Deli Serdang periode mendatang. “Sudah menjadi cita cita kami dari AMPI, AMPG dan MKGR untuk menjadikan Ketua OK Arwindo duduk dikursi legislatif Deli Serdang, agar kedepannya nanti seluruh kader kader AMPI bisa terayomi dan terlindungi yang Insya Allah mendapat kesejahteraan dari seluruh program program yang beliau laksanakan”, ungkap Suheri Madrowi. (Firdaus Tanjung).

Masyarakat Mengeluh , Sejak Indonesia Merdeka, Jalan Bhineka Bandar Klippa Tidak Pernah Dilakukan Pengaspalan


Percut Seituan I Faktaonline.net -  Masyarakat Jalan Bhineka Tunggal Ika Pasar 3 dan Pasar 2, Desa Bandar Klippa Kecamatan Percut Seituan Kabupaten Deliserdang saat ini terus mengeluhkan dan merasa kecewa kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang, pasalnya pra sarana jalan didaerah tersebut  sejak Indonesia Merdeka hingga sampai saat ini tidak pernah dilakukan pengaspalan.oleh pihak berwenang.

Keluhan dan kekecewaan ini dilontarkan sesepuh Anak Melayu Serdang (AMS) Sumut Ir.Abdullah Umar didampingi Sutedjo, di Jalan Bhineka Tunggal Ika, Pasar 3 Bandar Klippa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Rabu (12/12).
Abdullah Umar yang akrab disapa pak Umar mengatakan, hampir setiap hari kita mendengar pemerintah akan merampungkan pembangunan infrastruktur di tahun 2019 ini, karena pembangunan infrastruktur jalan akan mendongkrak kegiatan dan aktifitas kehidupan ekonomi rakyat. Akan mendongkrak aktifitas pertanian, UKM, industri, pendidikan dan lainnya.

Dikatakan Umar , sebelumnya masyarakat Desa Bandar Klippa telah membangun Infrastruktur jembatan dengan swadaya masyarakat , selanjutnya warga berharap kepada Bupati Deli Serdang untuk memberi perintah kepada Dinas terkait untuk melakukan pengaspalan jalan." Jembatan sudah kami (warga) bangun dengan swadaya masyarakat , jadi kami sangat berharap kepada Bapak Bupati Deliserdang untuk mengaspal jalan di desa kami " kata Umar berharap 

Dilanjut Umar , Sungguh sangat menyedihkan, hingga saat ini infrastruktur jalan aspal, PLN dan lainnya tidak pernah diperhatikan oleh pemerintah. "Kita bertanya tanya, apakah wilayah itu masih dalam wilayah NKRI , Tapi mengapa sejak jaman Belanda sampai saat ini Pasar 2 belum juga diaspal., pada hal dikawasan tersebut sudah banyak berdiri sarana pendidikan taraf nasional seperti Ponpes Darul Qur’an, ujar Umar (Firdaus Tanjung)

Kedua Kalinya Deli Serdang Bawa Pulang Penghargaan Peduli HAM


Deliserdang I Faktaonline.net - Kabupaten Deli Serdang kembali menerima Penghargaan sebagai Kabupaten yang peduli terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) Tahun 2018 dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI. Penghargaan tersebut bukan yang pertama kalinya diraih Kabupaten yang dipimpin Bupati H Ashari Tambunan dan Wabup H Zainuddin Mars, namun untuk yang kedua kalinya diperoleh secara berturut-turut.

Penghargaan diserahkan oleh Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H Laoly kepada Wakil Bupati Deli Serdang H Zainuddin Mars, pada puncak acara penganugerahan Kabupaten/Kota Peduli HAM dan Pelayanan Publik berbasis HAM dan Peringatan Hari Hak Asasi Manusia sedunia ke 70 Tahun 2018, di Kantor Kementerian Hukum dan HAM Jalan HR Rasuna Said Jakarta, Selasa (11/12) sore.

Kabag Hukum Setdakab Deli Serdang H Edwin Nasution SH katakan hal tersebut melalui telefon selulernya dari Jakarta seraya menambahkan bahwa diterimanya penghargaan yang kedua ini yang sebelumnya diterima pada Tahun 2017 yang lalu di Kota Solo yang saat itu diserahkan oleh Presiden RI Joko Widodo.
Edwin juga menambahkan penghargaan ini diraih karena tingginya komitmen Pemkab dalam penghormatan, perlindungan, pemenuhan, penegakan dan pemajuan Hak Asasi Manusia, serta Pemkab memenuhi kreteria yang telah ditentukan dalam Permenkumham 34 Tahun 2016 tentang kriteria Daerah Kabupaten/Kota peduli HAM.

Kabag Hukum Edwin Nasution juga menjelaskan bahwa keberhasilan Pemkab Deli Serdang menerima mempertahankan penghargaan ini tidak terlepas dari upaya terus melakukan pemembinaan dan terus mengembangkan wilayah menjadi Kawasan peduli HAM. “Yang jelas penghargaan ini diberikan karena berdasarkan penilaian, Kabupaten Deli Serdang mampu mempertahankan seperti telah memenuhi hak atas di bidang kesehatan, hak atas di bidang Pendidikan, hak atas di bidang perempuan dan anak, tidak hanya itu Pemkab juga dianggap telah memenuhi hak atas di bidang kependudukan, hak atas di bidang pekerjaan, hak atas di bidang perumahan yang layak dan hak atas di bidang lingkungan yang berkelanjutan” katanya.

Pada kesempatan ini Edwin Nasution menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua sector atas bantuan dan dukungan dengan diraihnya penghargaan Kabupaten yang peduli terhadap HAM Tahun 2018. “Pencapaian ini atas bantuan dan dukungan dari semua sector, jadi kami ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telibat dan kedepan kami akan tetap berusaha mempertahankan pencapaian ini”, ucap Alumni Fakultas Hukum USU. “Pada acara peringatan Peringatan Hari Hak Asasi Manusia sedunia ke 70 Tahun 2018 yang berthemakan “sinergi kerja peduli Hak Asasi Manusia” ini dihadiri Wakil Presiden RI HM Jusuf Kalla, Gubernur, Bupati/Walikota se Indonesia”, kata Edwin Nasution mengahiri pembicaraannya.(DS01).

Pangdam I/BB : Olahraga Bersepeda Santai Sambil Bekerja


Medan I Faktaonline.net - Panglima Kodam (Pangdam) I/BB melaksanakan kegiatan sepeda santai bersama - sama dengan Para perwira dan Staf yang dimulai dari Kediaman Pangdam I/BB Pkl 07.00 Wib dan Finish di Mapomdam I/BB, Dengan jarak tempuh 11 Km, Selasa (11/12/2018) 

Dengan penuh semangat Sambil bersepeda keliling Kota Medan, Pangdam meninjau tempat Lokasi Aset Kodam I/BB antara lain, Museum perjuangan, Koramil 04, Asrama Kampung Durian, Mess kemuning, Mapomdam I/BB dan Asrama Babura.

Kegiatan olah raga bersepeda ini dapat menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, Sambil meninjau Lokasi Aset Kodam I/BB, Pangdam juga mengajak rombongan turun berjalan kaki keliling melihat situasi dan kondisi bangunan saat ini. Disamping itu saya mengajak Olahraga sambil Bekerja.
Tujuan dari kegiatan ini yang utama adalah untuk menjaga aset aset Kodam I/BB yg ada di sekitar Kota Medan sehingga dapat terpelihara dengan baik dan bisa di pakai untuk generasi berikutnya.(fo/r)

Polres Lampung Utara Ringkus Pelaku Pembunuhan dan Perkosaan


Kotabumi Lampung I Faktaonline.net - Pelaku pembunuhan terhadap Diana Saputri Rantika Anggraeni (16) warga Dusun Bangun Sari Desa Labuhan Ratu Pasar, Sungkai Selatan, Lampung Utara (Lampura) diringkus jajajarn Polres setempat. Sadisnya sebelum dihabisi nyawa korban, terlebih dahulu diperkosa kemudian jasadnya dikubur di Lebung areal perkebunan tebu PTPN VI Rayon 1 Apdeling III petak 086 Desa Negara Tulangbawang, Bungamayang. Mereka yakni Wagiran alias Giran (35) warga Dusun Purwodadi, Gedung Ketapang, Sungkai Selatan, kemudian Sunarto (64) warga Dusun Umbul Semaran, Negara Tulangbawang, dan istrinya Sugiah (58). Giran merupakan pelaku yang terlebih dahulu memperkosa kemudian membunuh dan mengubur jasad korban, sementara Sunarto yang berstatus paman Giran, ikut memperkosa Diana, sementara peran Sugiah yakni memindahkan jasad korban dari tempat semula dikuburkan oleh Giran, ketempat lain yang tak jauh dari lokasi kejadian.

Kapolres Lampung Utara AKBP Budiman Sulaksono, Selasa (11/12/2018) mengungkapkan jika pembunuhan itu terjadi pada 30 September 2018 sekitar pukul 18.00 WIB. "Kami menangkap pelaku utama yakni Giran pada pada Jumat (7/12/2018) saat bersembunyi di Dusun Kawatan, Sriminosari, Labuhan Maringgai, Lampung Timur. Setelah dilakukan pengembangan, lalu ditangkap Sunarto dan istrinya Sugiah," ungkap Kapolres. 

Dijelaskan, motif pembunuhan dilatari sakit hati Giran karena cintanya ditolak korban. Saat itu Giran membawa Diana ke lokasi kejadian yang merupakan perkebunan milik pamannya Sunarto. Disana, korban dicekik. Dalam keadaan tak sadarkan diri, pelaku menyetubuhi Diana. Disaat bersamaan, perbuatan Giran diketahui Sunarto, dan sang keponakan mempersilahkan pamannya itu untuk 'menggarap' tubuh korban.

Usai keduanya melampiaskan nafsu bejat mereka, korban dalam tak berdaya dicekik kembali oleh Giran hingga akhirnya tewas. Kemudian, jasad gadis ini dikubur di tengah perkebunan itu. "Awal pengungkapan setelah adanya laporan pihak keluarga tentang hilangnya Diana. Polisi langsung menelusuri dengan meminta keterangan para saksi dirumah korban, hingga akhirnya diketahui siapa pelaku utamanya," jelas Budiman.
 "Wagiran dan Sunarto akan kita jerat dengan Pasal 340 KUHP ancaman hukuman mati, lalu pasal 338 KUHP, Pasal 80 ayat 3 UU No 35 tahun 2014, dan pasal 81 ayat 1,2 UU no 17 tahun 2016. Sementara Sugiah kita jerat Pasal 233, pasal 221 KUHP ancaman hukuman 9 tahun penjara," pukasnya.(Imam)

Kajari Lampung Utara Terima Apresiasi dan Penghargaan Zona Integritas WBK Tahun 2018


Lampung Utara | Faktaonline.net - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kotabumi, Lampung Utara (Lampura), Yuliana Sagala, SH, MH, menerima apresiasi dan penganugerahan zona integritas menuju WBK/WBBM Tahun 2018. di Golden Ballroom The Sultan Hotel & Residence Jakarta, Senin (10/12/2018).

Yuliana Sagala SH.,MH selaku Kajari Kotabumi, melalui Kasi Intel Kejari, Hafiz SH., MH menyampaikan bahwa, Pihaknya juga berharap kepada jajarannya agar selalu memberikan pelayanan yang baik bagi seluruh masyarakat Lampung Utara. "Kami berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi segenap insan Adhyaksa dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,"kata Hafid via whatsapps, Selasa (11/12)

Zona Integritas (ZI) adalah predikat yang diberikan kepada Instansi Pemerintah yang pimpinan beserta jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan WBK/WBBM melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan terhadap publik.

Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) adalah predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja yang memenuhi sebagian besar program, seperti ,Manajemen Perubahan, Penataan Tata laksana, Penataan Sistem Manajemen SDM, Penguatan Akuntabilitas Kinerja, serta Penguatan pengawasan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), adalah predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja yang memenuhi sebagian besar kelima program pada WBK di ditambah dengan program penguatan kualitas pelayanan publik. Apresiasi dan penganugerahan zona integritas menuju WBK/WBBM, merupakan bentuk apresiasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi terhadap unit kerja yang berkomitmen melakukan percepatan implementasi reformasi birokrasi. (Syah99)