Kapolres Labuhanbatu Sambut Kunjungan Kerja Danrem 022/PT Dengan Mengalungkan Bunga



Labuhan Batu I Faktaonline.net - Kunjungan kerja Komandan Resor Militer (Danrem) 022/PT Kolonel Arm H. Khoirul Hadi SE ke wilayah teritorial Labuhanbatu Raya,merupakan momentum penguatan soliditas Kodim 0209/LB dengan Polres Labuhanbatu. 
Hal itu terlihat pada kedua instasi vertikal tersebut saling mengisi dan bersinergi dalam prosesi penyambutan. orang nomor satu di Komando Resor Militer 022 Pantai Timur tersebut.
Soliditas itupun tercermin ketika Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang SIK,SH, mengkalungkan bunga sebagai ucapan selamat datang kepada orang nomor satu di Komando Resor Militer 022 Pantai Timur tersebut.
. “Saya harap Sinergitas dan soliditas ini terus terjalin dan tetap terjaga, kita adalah bangsa yang besar, jangan sampai persatuan dan kesatuan kita terpecah belah.” ujar Danrem 022/PT Kolonel Arm H. Khoirul Hadi SE, pada pelaksanaan Coffee Morning bersama Forkopimda, tokoh agama dan tokoh masyarakat se-Labuhanbatu raya di Aula Makodim 0209/LB. Kamis (18/01). 
Soliditas semakin tersimpul kuat, ketika sejumlah Polwan Polres Labuhanbatu dan personil Kodim 0209/LB memperagakan tari persembahan penyambutan di halaman masuk Makodim setempat.
Demikian juga dengan pernyataaa Bupati Labuhanbatu H. Pangonal Harahap SE,M.Si,bahwa Kodim 0209/LB dan Polres Labuhanbatu saat ini dalam kondisi sejalan serta satu visi yakni menciptakan Kamtibmas dan Kondusifitas di Labuhanbatu Raya.
 “Saya pastikan pak Kapolres dan pak Dandim ini sejalan, pak Danrem! dan terbukti Labuhanbatu Raya sangat aman, tentram, damai dan kondusif.” ujar Bupati 
Upacara Penyambutan Danrem 022/PT tersebut, terlihat dihadiri Bupati Labusel H. Wildan Aswan Tanjung, Bupati Labura, Plt Sekdakab Labuhanbatu Ahmad Muflih SH,MM, Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang SIK,SH, Ketua PN Rantauprapat, Kakan Kemenag Labuhanbatu, FKUB, Ormas dan OKP serta sejumlah OPD Kabupaten Labuhanbatu Raya. Juga diikuti, Ketua TP PKK Labuhanbatu Hj. Siti Awal Pangonal Harahap, Ketua Persit KCK Cabang XXXVI Dim 0209/LB Ny. Vera Variany Denden Sumarlin, Ketua Bhayangkari Ny. Tiur Frido Situmorang, serta seluruh perwira Staf dan jajaran Danramil se- Kodim 0209/LB. (red).

Jalin Kerjasama Dengan UMKM,Perusahaan JNE Gelar Workshop

Kepala Cabang JNE Sumatera Utara,Fikri Alhaq Fachryana, saat memaparkan keunggulan menggunakan produk JNE kepada pelaku UMKM di Kota Gunungsitoli,bertempat Kantor Disperidag dan Koperasi Kota Gunung Sitoli Desa Faekhu Gunung Sitoli Selatan,Kamis (18/1/2018).

Gunung Sitoli I Faktaonline.net -  Dalam rangka menjalin kerjasama dengan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM),perusahaan jasa pengiriman express Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) Cabang Gunungsitoli gelar workshop di Kantor Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Koperasi Kota Gunungsitoli, Desa Faekhu, Gunungsitoli Selatan. (Kamis, 18/1).
Acara yang difasilitasi Disperindagkop Kota Gunungsitoli ini, dihadiri sekitar lima puluan pelaku UMKM di Kota Gunungsitoli.
“Jalur Nugraha Ekakurir atau disingkat JNE, merupakan salah satu perusahaan jasa pengiriman express, logistic, supplychain Indonesia yang telah berkembang selama 27 tahun dan menjadi perusahaan pengiriman tercepat nomor 1 di Indonesia.
Hal ini dikatakan Fikri Alhaq Fachryana kepala cabang JNE Sumatera Utara, saat memaparkan keunggulan menggunakan produk JNE.
Dijelaskan Fikri, JNE ini melayani berbagai jasa pengiriman, diantaranya : Jasa kirim domestic ke seluruh Indonesia dengan jangkauan ke seluruh pelosok tanah air dan berbagai servis disesuaikan dengan target waktu dan budget, Jasa kirim Internasional dengan harga yang kompetitif dan mudah serta mampu melakukan pengiriman ke seluruh dunia, Jasa logistik dan pergudangan JNE menyediakan jasa pergudangan dan distribusi bagi project bisnis.
 “khusus pengiriman dalam Kota Medan dan daerah Sumatera Utara, JNE memberikan servis siang dan malam dengan harga Yes, terdiri dari Sangat Segera (SS), Yakin Esok Sampai (YES), layanan ekspres dengan waktu sesuai jarak (Reguler), dan layanan kiriman via darat untuk kiriman besar (JTR)”Beber Fikri.
Untuk mendukung pertumbuhan bisnis UMKM di kepulauan Nias, JNE menawarkan kerjasama yang disebutnya PESONA (Pesanan Oleh-Oleh Khas Nusantara). Produk ini memungkinkan produk makanan dapat masuk dalam list produk PESONA JNE, dimana seluruh masyarakat Indonesia dapat melihat dan melakukan pemesanan via JNE. Menurut Fikri, layanan ini sangat pas untuk UMKM alasannya pemesanan produk PESONA JNE bergaransi ketepatan waktu, packing, serta garansi pergantian/kiriman ulang oleh JNE jika konsumen menerima pesanan dalam keadaan rusak. 
Fikri Alhaq Fachryana sebagai kepala cabang JNE Sumatera Utara saat diwawancarai Faktaonline.net,mengatakan,tujuan digelarnya workshop pada dasarnya untuk mendukung pertumbuhan bisnis UMKM melalui produk JNE yaitu PESONA (Pesanan Oleh-Oleh Khas Nusantara).
Menurutnya ada beberapa produk khas Nias yang bisa mendongkrak pertumbuhan prekonomian di Kepulauan Nias, selain produk kerajinan tangan, juga kuliner khas Nias seperti kripik pisang, kripik sona, ikan asap, dodol Nias dan lainnya, selama ini kurang di kenal masyarakat di luar Pulau Nias disebabkan minimnya promosi.
 “Kita dari JNE ingin membangun kerjasama UMKM yang ada di Kota Gunungsitoli agar bisa memasarkan produknya ke luar daerah Pulau Nias, maka cara yang efektif dengan menjual secara online, sehingga JNE memberi sebuah pemahaman , akan memfasilitasi para UMKM dengan kerjasama yang khusus yang difasilitasi oleh Disperindag sehingga produk-produk mereka dengan mudah bisa di kirim ke luar Nias”Beber Fikri.
Sementara,ditempat yang sama,Kepala Dinas Perindagkop Kota Gunungsitoli, Abdul Majid Chaniago saat membuka acara mengatakan tujuan Disperindag Kota Gunungsitoli bermitra dengan JNE ini dalam hal membangun kerjasama antara pelaku UMKM dengan pihak JNE.
 “Kita menyambut baik upaya JNE, karena sudah seharusnya pelaku UMKM di Kota Gunungsitoli perlu membina kerjasama dengan pihak JNE, agar produk-produk yang ada di Kota Gunungsitoli dapat di kenal di luar daerah Pulau Nias”Ujar Abdul Majid.
Ditambahkan Abdul Majid,bahwa per 1 Desember 2016 yang lalu, sebanyak 916 pelaku usaha resmi yang sudah terdaftar di Diperindagkop Kota Gunungsitoli, namun sesuai permintaan dari pihak JNE untuk tahap awal ini hanya 50 orang/pengusaha yang dapat di ikat kerjasama dengan pihak JNE, sehingga Disperindag akan melakukan seleksi terhadap para pelaku UMKM, yang selama ini berproduksi tetapi pemasaran kurang. Kepada para pelaku UMKM, Kadis Perindagkop mengingatkan khusus produk kuliner supaya mengurus sertifikat halal yang dikeluarkan oleh MUI, sebagai salah satu syarat di JNE khusus layanan kiriman pemesananan makanan khas dari berbagai kota di Indonesia.
 “Selain kualitas produk yang baik, kemasannya harus bagus, sehingga mempunyai daya tarik di pasar, Karena jika kemasannya tidak bagus tentu tidak dilirik Apalagi jika produknya memiliki label halal tentu pasarnya akan lebih luas dan konsumen tidak ragu untuk membeli”Kata Abdul Majid. Yaris Bate’e salah seorang pelaku UMKM di Kota Gunungsitoli produk kripik pisang kepok diwawancarai wartawan Faktaonline,net, mengaku senang dengan tawaran kerjasama dari pihak JNE. “Saya selaku UMKM kerjasama ini sangat positif, dan sangat membantu pelaku UMK dalam memperluas jaringan memasarkan produknya. Mereka juga membantu memasarkan produk kita secara onlione, dan saya pribadi berterimakasih kepada JNE atas kerjasama yang ditawarkan ini”Kata Yaris yang mengaku sudah satu tahun yang lalu, fokus dibidang usaha kripik.(adi laoli).

KPU Sumut Beri Waktu 3 Hari Untuk Melengkapi Dokumen Paslon Yang Masih Kurang Lengkap



Medan I Faktaonline.net - Komisi Pemilihan Umum (KPU ) Sumatera Utara menyampaikan dokumen ketiga bakal paslon (pasangan calon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara yakni Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah, JR Saragih- Ance Selian dan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus dinyatakan memenuhi syarat.
Hasil tersebut dikatakan Komisioner KPU Sumut, Benget Silitonga yang dihadiri oleh para komisioner KPU Sumut, Bawaslu Sumut, para utusan dan tim pemenangan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur saat menggelar rapat pleno di Hotel Grand Mercury Medan pada hari Rabu (17/1/2018) malam.
“Walaupun ada beberapa hal dokumen yang belum lengkap tetapi, masih ada waktu dari tanggal 18 sampai tanggal 20 Januari untuk segera dilengkapi, hal ini sesuai dengan SK Nomor 86 PKPU tahun 2017,” kata Benget.
Dalam laporan hasil diantaranya disampaikan, untuk ijazah Sihar Sitorus hilang, sehingga harus mendaftar ke KPU menggunakan surat keterangan. Untuk hal tersebut, KPU Sumut memberi waktu tiga hari kepada tim pemenangan pasangan bakal calon Wakil Gubernur Sumut, Sihar Sitorus untuk segera melengkapi surat keterangan pengganti ijazah SMA milik calon yang diusung PDIP tersebut, yang menurut keterangan diketahui hilang. Saat mendaftarkan diri ke KPU Sumut pada Rabu (10/1),
Sihar Sitorus diketahui menggunakan surat pengantar. “Sesuai peraturan Mendikbud harus dikeluarkan surat keterangan pengganti ijazah, kami masih menunggu surat itu dilengkapi oleh tim pemenangan,” tutur Komisioner KPU Sumut Iskandar Zulkarnain menambahkan, usai menggelar rapat pleno terbuka di Hotel Grand Mercure Jalan Perintis Kemerdekaan Medan.
KPU Sumut memberi waktu tiga hari mulai 20-22 Januari 2018 bagi pasangan calon untuk melengkapi berkas yang dinyatakan belum lengkap.
Menurut Iskandar, jika hingga tanggal 22 Januari pukul 24.00 WIB, berkas yang dimintakan belum dilengkapi, maka pasangan calon tersebut dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS), dan terancam tidak bisa ditetapkan sebagai pasangan calon. Adapun, selanjutnya KPU Sumut menyerahkan dokumen berita acara laporan hasil penelitian pencalonan bakal pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara kepada utusan tiga pasangan bakal calon untuk segera dilengkapi dengan sampai batas akhir perlengkapan dokumen tanggal 20 Januari 2018.(amd)

Eldin Lantik 108 Pejabat Eselon III Dan IV Di Lingkungan Pemko Medan



Medan I Faktaonline.net - Sebanyak 108 Pejabat Eselon III dan IV di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Medan secara resmi dilantik oleh Walikota Medan Drs. H T Dzulmi Eldin, S, M.Si di Gedung Serba Guna PKK Kota Medan,Kamis (18/1/2017) sore.
Di Awal tahun 2018 ini dijadikan Walikota sebagai momentum untuk penyegaran organisasi demi peningkatan kinerja di Lingkungan Pemerintah Kota Medan terutama mengutamakan pengisian jabatan yang selama ini masih kosong. Pelantikan ini sendiri merupakan bagian tidak terpisahkan dari rangkaian kebijakan Pemko Medan untuk melakukan berbagai penyegaran struktur di setiap Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) yang ada secara berkesinambungan.
Dari 108 Pejabat Struktural yang dilantik, 17 orang diantaranya Pejabat Eselon III A, 41 orang Pejabat Eselon III B, 1 orang Sekcam, 2 orang Lurah serta 47 orang Pejabat Eselon IV A.
“Saya mengucapkan selamat atas pelantikan Bapak dan Ibu sekalian, saya berharap saudara mampu menjalankan jabatan ini sebagai sebuah amanah dan amal ibadah. Saudara juga harus mampu mengayomi para staf yang ada di lingkungan kerjanya karena jabatan itu adalah bagian dari amal ibadah yang juga dipertanggungjawabkan kepada TYME,” ujar Walikota Dzulmi Eldin didampingi Wakil Walikota Ir. Akhyar Nasution, Sekda Kota Medan Ir. Syaiful Bahri, Asisten, dan Staf Ahli yang hadir.
Dikatakan Walikota, masalah penyelenggaraan pemerintahan daerah di Kota Medan sangatlah kompleks. ASN dituntut dapat merubah tantangan menjadi suatu peluang dan kesempatan yang baik untuk membangun Kota ke arah yang lebih baik. Untuk itulah hari ini dilakukan pelantikan pejabat struktural Pemko Medan dalam rangka menjadikan Kota Medan menjadi lebih baik lagi.
 “Kita mencanangkan 2018 ini sebagai Tahun Kinerja dan Prestasi Kerja. Saya berpesan agar saudara bisa bekerja lebih sungguh-sungguh dengan tulus ikhlas, tunjukkan loyalitas yang tinggi dan tidak mudah goyah, serta mampu mengeluarkan ide yang inovatif dan kreatif demi kemajuan OPD,” imbuh Walikota.
Ia mengingatkan jajarannya agar tidak melepaskan momentum untuk berkarya dan berprestasi pada tugas yang diamanahkan kepadanya, karena kesempatan tidak berulang dua kali.
Sementara itu dihadapan Walikota, Wakil Walikota, Sekda dan Pejabat Eselon II yang hadir, Para Pejabat Eselon III dan IV yang dilantik ini mengucapkan dan menandatangani Pakta Integritas sebagai bentuk komitmen dan kesungguhan mereka dalam menjalankan tugas dan amanah jabatan yang diberikan, termasuk juga siap dievaluasi serta diganti jika dalam 3 (tiga) bulan tidak mampu menjalan tugas kedinasan dengan baik.
 “Jabatan yang diperoleh ini semata-mata adalah untuk membantu Pemko Medan dalam mewujudkan keberhasilan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Kalian adalah garda terdepan Pemerintah Kota dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Sungguh-sungguhlah bekerja, maksimal melayani, jangan hanya sebatas memakan gaji buta,” tekan Eldin.
Beberapa pejabat yang dilantik diantaranya, H. Muhammad Reza Hanafi, S.STP, M. AP, sebelumnya menjabat Sekretaris Bappeda Kota Medan kini menjadi Wakil Direktur Bidang Administrasi Umum RSUD Dr. Pirngadi Medan, Wadir sebelumnya memasuki masa pensiun. Menggantikannya pada posisi Sekretaris Bappeda adalah Drs. Syafruddin, M.Si dari Sekretaris BPMPTSP Kota Medan. Drs. Ahmad Basaruddin, M.Si yang sebelumnya di Kabag Pembangunan menggantikan posisi Syafruddin sebagai Sekretaris BPMPTSP Kota Medan. (amd)

Walikota Medan Terima Audensi Pengurus IWO Sumut



Medan I Faktaonline.net - Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S M.SI menerima audiensi Ikatan Wartawan Online (IWO) Sumatera Utara di Rumah Dinas Walikota, Kamis (18/01/2018).
Kedatangan Pengurus IWO ini, selain bersilaturahmi juga sekaligus mengundang Walikota hadir dalam pelantikan Kepengurusan IWO Sumut yang akan diselenggarakan di Hotel GranDhika, Jl Dr Mansyur, Jumat (19/1).
Ketua IWO Sumut, Mey dari kompas.com menyebutkan organisasi ini merupakan wadah para Media Online yang ada di Sumut. Seluruh anggota IWO merupakan wartawan yang bekerja sebagai sosial kontrol dan perpanjangan tangan masyarakat dalam penyampaian informasi.
 “Maka dari itu kami sedang mengumpulkan kawan-kawan dari media online yang benar-benar bekerja untuk bergabung bersama kami, supaya pemerintah daerah juga bisa melakukan kontrol terkait keberadaan media online di Sumatera Utara,” lanjut Mey.
Ditambahkan Mey, sampai saat ini sudah ada 50 media online yg bergabung dan terdata di IWO Sumut. Ini lah yang nantinya akan dilantik,sebut Mey
Dikatakan Mey,kehadiran mereka bukan hanya untuk kepentingan jurnalis, tapi juga untuk kepentingan masyarakat luas, yakni sebagai media masyarakat juga untuk mengawasi dan.mengontrol kinerja pemerintah daerah.
Walikota Medan Drs. Dzulmi Eldin, didampingi Kadis Kominfo Zain Noval dan Kabag Humas Rasyid Ridho Nasution, mendukung pelantikan IWO Sumut. Diharapkan kedepannya IWO Sumut dapat bekerja sama dengan pemerintah Kota Medan dalam penyampaian informasi bagi masyarakat.
“Kalau tidak ada kendala, Insya Allah saya akan hadir,” ucapnya. Terbentuknya IWO tutur Eldin,ini diharapkan juga menjadi sarana yang tepat bagi wartawan media online untuk saling berbagi informasi terkait hal-hal yang dapat bermanfaat luas bagi masyarakat.
“Saya juga masih selalu mendapat informasi pemberitaan dari masyarakat dan media massa untuk dijadikan sebagai masukan referensi Pemerintah Kota Medan dalam memacu program pemda, jadi ada hubungan timbal baliknya,” ungkap Eldin. Kesempatan itu juga dijadikan Walikota untuk menerangkan bahwa saat ini dirinya masih fokus pada perbaikan infrastruktur kota.
“Infrastruktur dasar itu vital, kalau tidak kita lakukan hal itu, kota Medan akan terlihat biasa biasa saja, tidak menarik bagi investor untuk masuk ke Medan. Ini yang harus kita cermati bersama,” sambungnya.
Eldin menyadari tidak semua pembangunan infrastruktur tertampung dalam APBD Kota Medan. Ketika memang anggaran daerah tidak mampu dirinya siap menerima bantuan pembangunan dari Pemerintah Pusat. Seperti yang disampaikan oleh Presiden RI Joko WIdodo saat meninjau Ex Pasar Aksara yang terbakar, yang karena keterbatasan anggaran Pemko Medan maka akan dibangun tahun ini oleh Presiden melalui Kementerian PUPR.
Diakhir penyampaiannya, Eldin juga menuturkan telah menginstruksikan OPD agar terbuka kepada masyarakat. “Melalui Dinas Kominfo dan Bagian Humas, silahkan disampaikan program-program Pemerintah Kota yang sudah berjalan dan yang akan berjalan supaya masyarakat tahu bahwa pemerintah kota itu bekerja,” sebutnya seraya menekankan bahwa orientasi Pemko Medan adalah tetap pada niatan melayani dan berbuat yang terbaik untuk masyarakat Kota Medan. (amd)

Hadiri Seminar MUI Deliserdang , Ashari Tambunan Dan Zainuddin Mars Diberi Ulos



Deliserdang I Faktaonline.net -  Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan dan Wakil Bupati H Zainuddin Mars menghadiri Seminar yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Deli Serdang yuang bertemakan “ Refleksi MUI Deli Serdang tentang Visi dan Misi Kabupaten Deli Serdang” di Balairung Pemkab Deli Serdang, Lubuk Pakam,Rabu (17/1/2018).
Acara seminar itu turut dihadiri Wakil Ketua MUI Provinsi Sumut Dr. H.Arsyo SH.MH, Rektor UIN Sumatera Utara Prof Dr KH Saidurrahman M.Ag Sekaligus sebagai narasumber, Ketua Umum Pembauran Kebangsaan Dr. H. Afriansyah. M.Ag, Kepala Kantor Kemenag Deli Serdang, Drs. H.Tholibun Pohan S.Ag, Ketua MUI Deli Serdang Arifin Marpaung MA, para Asisten, pimpinan SKPD, pengurus FKUB dan para camat se-Kabupaten Deli Serdang.
Dr. H. Arifinsyah, M.Ag yang juga Ketua FPK Sumut dalam materi seminarnya menyampaikan bahwa” Bersatu dalam kebhinekaan membangun budaya yang berkepribadian” jadi, adapun Nilai Dasar Kehidupan berbangsa bernegara meliputi Nilai keagamaan, Adat istiadat, budaya yang berkebudayaan, nilai nilai yang hidup dalam masyarakat dan perkembangan ideologi dunia. Sedangkan Kebhinekaan dalam bingkai NKRI merupakan satu kesatuan yang utuh, tidak terpisah pisah secara politik dan Hankam walaupun realitanya secara geografik kultural Indonesia adalah sebuah kepulauan dengan penduduk yang multikultural, Nilai –nilai dalam NKRI tersebut meliputi, nilai kesatuan wilayah, Nilai persatuan bangsa dan nilai kemadiriannya. Sementara Wabup Deli Serdang H Zainudin Mars dalam sambutannya menyampaikan MUI sebagai organisasi tempat terhimpunnya para ulama bersama dengan pemerintah mengajak umat agar ikut berperan dan berpartisipasi dalam pelaksanaan pembangunan, dan MUI dengan fungsi pembinaannya selama ini ikut berperan untuk menuntaskan berbagai problematika umat yang semakin komplek dan mengglobal, melalui berbagai fatwa yang ditetapkan. Seiring dengan kemajuan zaman maka tantangan yang dihadapi MUI semakin berat oleh karena itu pemerintah Kabupaten Deli Serdang berharap agar MUI melahirkan umat yang teguh terhadap ajaran islam, sejalan dengan salah satu visi Deli Serdang untuk mewujudkan masyarakat Deli Serdang yang semakin Religius dan bersatu dalam kebhinekaan.
Wabup Juga menghimbau agar kita terus bergandengan tangan, bahu membahu mewujudkan apa yang sudah menjadi tujuan dan harapan bersama, melalui kerja keras sehingga kedepan Deli Serdang akan tampil menjadi salah satu daerah yang maju yang religius karena ditopang oleh umat yang beriman dan bertaqwa dan atas nama Pemerintah akan selalu mendukung segala upaya yang akan dilakukan oleh MUI untuk kemajuan Umat khususnya di daerah Kabupaten deli Serdang “ Ujar Wabup mengakhiri sambutannya. Dalam acara ini juga dilakukan Upah-upah kepada Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan , Pemberian ulos kepada Bupati dan Wabup serta Penyerahan penghargaan Kepada Bupati Deli Serdang sebagai “Tokoh Kebhinekaan”, dan penghargaan kepada Wabup selaku Dewan pembina MUI Kabupaten Deli Serdang atas perhatian dan pembinaannya kepada MUI.
Selanjutanya Pemberian penghargaan kepada Tokoh Agama, tokoh masyarakat dan tokoh pengusaha yaitu kepada Ir Donald PL Tobing Kadis PU, Drs. H.M.A Yusuf Siregar, MAP. Kepala BKD, Yudi Hilmawan, Se.MM Kabag Umum, H Syafrullah S.Sos, H Rusli Ismail, S.Pdi, Tolibun Pohan S.Ag. M.Si, H Syawal Harahap Ketua NU Deli Serdang, M Asrul SH, M.Si Camat Patumbak, Drs Hendra Wijaya Camat Sunggal, Syafi’i Sihombing Camat Labuhan Deli, Ayub S,Sos Camat Pantai Labu, Budiman Sembiring S,Sos Camat Gunung Meriah, PT Indofood Sukses Makmur tbk, PT Indocafe Coffeemix dan PT Sirup Kurnia.(DS 01).

Pangdam I/BB : Jangan Ada Lagi Prajurit Kodam 1/BB Yang Tidak Memiliki Surat Izin Mengemudi

Pangdam I/BB Mayjen TNI Cucu Somantri,tengah mengikuti proses perpanjangan SIM A dan C di Mobil SIM Keliling Satlantas Polrestabes Medan,Rabu (17/1/2018).


Medan I Faktaonline.net - Panglima Kodam (Pangdam) 1/BB Mayjen TNI Cucu Somantri. S. Sos , menegaskan, jangan ada lagi prajurit Kodam 1/BB yang tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM) atau masa berlaku SIM -nya telah habis dan jangan ada prajurit Kodam 1/BB yang tidak memiliki SIM,kata Pangdam I/BB usai memperpanjang SIM A dan C di halaman Makodam I/BB Jalan Gatot Subroto Km 7,5 Medan, Rabu (17/1/2018).
Pangdam 1/BB membuktikan kepada prajuritnya bahwa TNI harus patuh terhadap hukum dan taat berlalu lintas dengan wajib melengkapi surat-surat sebagai syarat berkendaraan dijalan raya.
Hal ini dibuktikan orang nomor satu dijajaran TNI Kodam 1/BB dengan memperpanjang SIM A dan C-nya. “Kalau saya buat SIM ataupun memperpanjang SIM yang sudah mati,prajurit saya yang berkendara di jalan raya juga harus memiliki SIM atau meperpanjang SIM nya yang sudah mati, melengkapi syarat berkendaraan di jalan raya bagian dari upaya TNI membentuk prajurit yang tertib berlalulintas,” sebut Mayjen TNI Cucu.
Pangdam I/BB berharap, kehadiran Mobil SIM Keliling ini bisa dimanfaatkan prajurit dan ASN di Makodam I/BB untuk memperpanjang SIM.
Sementara itu, Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP M Saleh, SIK menjelaskan, kehadiran Mobil SIM Keliling di Makodam I/BB ini adalah untuk menindaklanjuti arahan Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpauw terkait sinergitas TNI-Polri di segala bidang.
“Jadi, kita jemput bola untuk perpanjangan SIM bagi rekan-rekan di Kodam I/BB. Nantinya, kegiatan seperti ini akan bergulir ke satuan-satuan lainnya di jajaran Kodam I/BB,” katanya.
Di kesempatan itu, Pangdam I/BB yang hadir untuk memperpanjang SIM, turut didampingi Kasdam I/BB Brigjen TNI Teuku Beny Firmansyah, Asintel Kolonel Inf Maulana Ridwan, Aster Kolonel Arm Nursyamsuddin, Komandan Brigif 7/RR Kolonel Inf Dody TW, Dandim 0201/BS Kolonel Inf Bambang H, Komandan Denpom I/5 Letkol Cpm David M, dan sejumlah perwira di lingkungan Kodam I/BB.(red)