Pemprovsu Dukung Kemajuan dan Perkembangan Ilmu Kedokteran


Medan I Faktaonline.net - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) mendukung penuh kemajuan dan perkembangan Ilmu Kedokteran di Sumut, khususnya di Universitas Sumatera Utara (USU). Apalagi, kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan kedokteran sangat signifikan dalam beberapa dekade terakhir. Kondisi itu menyebabkan para dokter, spesialis, ilmuwan dan para ahli terkait peminat neuroscience harus terus menerus mengaktualisasi wawasan, keahlian dan kompetensinya dalam meningkatkan kualitas penanganan penyakit sistem saraf. Baik dalam hal pemahaman mekanisme penyakit, upaya pencegahan, diagnosis dan penatalaksanaan pasien yang lebih komprehensif.
Demikian disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah saat membuka acara The 1St International Conference On Neuroscience, Neurologi dan Psychiantry di Hotel Le Polonia Medan,Jum'at (21/9/2018).
 “Karena itu, Pemprovsu akan terus mendorong penguatan pelayanan kesehatan, termasuk juga penguatan SDM kesehatan, diantaranya peningkatan kompetensi melalui berbagai pendidikan dan pelatihan, termasuk melalui acara-acara ilmiah seperti yang diselenggarakan pada hari ini. Semoga dengan adanya konferensi ini, kompetensi para dokter kita, terutama dokter spesialis neurologi dan psikiatri, dapat ditingkatkan dan dapat menjadi yang terdepan, baik di kancah nasional maupun global,” ujar Wagubsu Musa Rajekshah.
Dikatakan juga, Sumut memiliki daerah yang luas, hingga ke desa dan ke pesisir. Karena itu Pemprovsu  sangat membutuhkan tenaga ahli kesehatan yang kelak bisa mengabdi hingga ke lokasi terpencil tersebut. “ Ini sesuai dengan program kerja kita ke depan,” kata Musa Rajekshah yang akrab disapa Ijeck.
Selain itu, kata Ijeck, Pemprovsu juga mengajak semua pihak untuk bekeriasama dalam pembangunan kesehatan yang sedang dilaksanakan untuk kesejahteraan masyarakat Sumut khususnya, dan seluruh masyarakat Indonesia dan dunia pada umumnya. “Semoga konferensi ini dapat menjadi platform bagi seluruh peserta dan ilmuwan di bidang neuroscience untuk meningkatkan kualitas dan pengetahuan melalui penelitian-penelitian dan kegiatan-kegiatan ilmiah yang berkesinambungan, sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berkeadilan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Konferensi M Ichwan mengatakan, kegiatan ini sangat erat kaitannya dengan peningkatan kinerja para mahasiswa dan dosen dalam penelitian ilmu neurosciense. Hasilnya akan dipublikasikan, baik di USU maupun di institusi lainnya, agar mampu menjawab setiap perkembangan ilmu kedokteran kedepannya. “Konfrensi ini diikuti 180 peserta dari berbagai negara sahabat dan diisi oleh pembicara tamu diantaranya Thailand, Singapura, Jerman dan Malaysia,” jelasnya.
Turut hadir Wakil Rektor III USU Mahyudin Nasution, Wakil Dekan USU Dina Kemala Sari, Kepala Seksi Rehabilitasi BNN Pusat Imam Firmansyah. Kepala Dinas Kesehatan Sumut Agustama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Usma Polita Nasution. Juga narasumber Mr Banthit Chetsawang (Thailad), M Hatta Shamarom (Malaysia), Mrs Zoe Bichler (Singapura) dan Mr Boya Nugraha (Jerman).(ril)

Wakil Walikota Pimpin Rapat Penyambutan Api Obor Asian Para Games


Medan I Faktaonline.net -  Dalam rangka menyambut Torch Relay Asian Para Games tahun 2018, Api Obor Asian akan sampai di Kota Medan Sabtu 22 September 2018 tiba di Kantor gubernur Sumatera Uitara pukul 14.00 Wib.
Hal ini terungkap pada saat rapat Finalisasi Persiapan penyambutan Api obor Asian Para Games Tahun 2018 yang dipinpin Wakil Walikota Medan Ir.H.Akhyar Nasution, Msi di Medan, Jum'at (21/9/2018).
Hadir pada rapat tersebut Kombes Hari Prasodjo dari Mabes Polri, Kombes Makmur Ginting dari Poldasu, mewakili Pangdam, mewakil Dandim, Porlestabes Medan , Pangkosek, Asisten Ekbang Qamarul Fattah, Asisten Pemerintahan dan Sosial Muasaddad, Asiten PIC Torch Relay Medan Ageng Nugroho dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Medan.
Api Abadi Obor ini berasal dari Mrapen Kabupaten Gerobokan Provinsi Jawa Tengah kemudian dibawak ke Solo. Dari kota Solo ini Api Obor diberangkatkan menuju kota Ternate lanjut ke kota Makasar, kota Denpasar, Pontianak dan kota Medan selanjutnya Pangkal pinang dan terakhir Jakarta. Menurut PIC Torch Relay Medan Ageng Nugroho, Api Obor akan sampai di Kantor Gubernur Sumatera Utara pukul 14.00 Wib. Api Obor akan diserahkan panitia kepada Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, kemudian Gubernur akan menyerahkan Api Obor tersebut kepada Walikota Medan Drs.HT.Dzulmi Eldin untuk diinapkan di Kantor Walikota Medan. Api obor akan diarak ke Lapangan Benteng melalui rute pawai estafet berjalan kaki, start Kantor Walikota Medan – Lapangan Benteng ( start Formasi) – DPRD – Lippo Plaza – Imam Bonjol OCBC – Bank Sumut – BTPN – Zainul Arifin – XL Diponegoro – Kodim 0201 BS. Esok harinya Minggu, akan dilakukan pawai kenderaan dimul;ai dari Lapangan Benteng, Jl.Raden Saleh, Jalan Merdeka, Jl. Kereta Api, Jl. Masjid Raya, Istana Maimun, Jl Brigejen Katamso, Jalan Pemuda , Jl.Ahmad Yani Jl. Perdana simpang Imam Bonjol kembali ke Lapangan Benteng. Untuk mensukseskan penyambutan Torcc Relay Asian para Games tahun 2018 ini,
Wakil Walikota berharap seluruh Instansi terkait agar bertanggung jawab terhadap tugas tugas yang diberikan untuk dilaksankan sehingga kegiatan ini dapat berjalan sukses, aman dan damai. Kita berharap untuk pelaksanaan kegiatan Torch Relay Medan ini dapat terlaksana dengan baik utnuk mari kita dukung sepenuhnya,” harap Wakil Walikota. (amd )

Wagubsu Musa Rajeckshah Buka Seminar ICTAP 8 dan SFN


Medan I Faktaonline.net - Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah membuka Seminar “The 8th International Conference On Theoretic And Applied Physics (ICTAP 8) dan Simposium Fisika Nasional (SFN) - XXXI, Jumat (21/9) di Grand Inna Hotel Medan.
Diharapkan kegiatan ini bisa melahirkan ide yang dapat menyentuh dan bermanfaat untuk masyarakat Sumut, khususnya dalam bidang teknologi. "Terimakasih kepada panitia yang menyelenggarakan kegiatan ini. Harapannya dengan seminar ini bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat untuk daerah kita Sumatera Utara. Dan Pemprov Sumut juga bisa dibantu dari akademik mengenai apa-apa yang bisa dihasilkan dari potensi yang ada di Sumut," ujar Wagubsu Musa Rajekshah.
Wagubsu juga mengharapkan kegiatan ini dapat memberi semangat terhadap kemajuan IPTEK dan minat untuk belajar Fisika maupun Sains. Sehingga generasi muda yang akan datang mampu bersaing dan menjawab tantangan negara yang saat ini menuju revolusi industri 4.0. "Hal ini merupakan tanggung jawab kita bersama untuk membantu pemerintah demi kesejahteraan masyarakat," sebutnya. Tak lupa, Musa Rajekshah mengajak peserta yang hadir dari luar Provinsi Sumut, maupun luar negeri untuk menikmati panorama alam yang indah di daerah ini, seperti keindahan Danau Toba dan sejuknya udara Berastagi. "Sekaligus mengeksplor potensi-potensi yang ada untuk dikaji dan diteliti, sehingga memberi sumbangsih konkrit kepada program-program pembangunan Pemprov Sumut yang akan datang," pungkasnya.
Wakil Rektor I Unimed Prof Dr Abdul Hamid MPd mengatakan dengan pertemuan ini nantinya memberikan sumbangan pengetahuan dalam peningkatan tentang fisika. “Baik dalam konteks bidang pendidikan Fisika, maupun Fisika Terapan yang dapat dikembangkan,” ujarnya.
Ketua Panitia Penyelenggara Prof Dr Nurdin Bukit MSi mengatakan, bahwa Simposium Fisika Nasional XXXI ini merupakan kegiatan tahunan dan SFN kali ini merupakan yang pertama di Medan. Sedangkan peserta dari kegiatan yang berlangsung 20-21 September 2018 ini, berasal dari luar negeri seperti dari Norwegia, India, Malaysia dan Thailand. Juga dari seluruh perguruan tinggi dari wilayah Barat hingga Timur Indonesia. “Pesertanya berjumlah kurang lebih 300-an orang. Sebanyak 170 orang untuk ICTAP dan 130 orang peserta SFN,” ujarnya.
Nurdin berharap hasil dari pertemuan ini nantinya dapat meningkatkan mutu dari pendidikan, khususnya pada bidang Fisika.
“Hasil-hasil dari riset ini diharapkan nantinya dapat diterapkan dalam dunia pendidikan yang ada di Sumatera Utara khususnya,” kata Nurdin, yang juga merupakan Wakil Rektor Universitas Quality Berastagi (UQB).
Turut hadir Ketua Umum Physical Society of Indonesia (PSI) Prof Dr Mitra Jamal, Rektor UQB Prof Dr Erna Frida MSi, Ketua PSI Sumut Prof Motlan MSc Phd, para narasumber dari Malaysia Prof Dr Sahrim Ahmad dan Prof Dr Shahidam Radiman, dari Thailand Prof Dr Jakrapong Kaewkao dan dari India Dr R Rajaramakrisna, para dosen dan mahasiswa Fisika se-Indonesia yang merupakan peserta seminar ICTAP dan SFN.(ril)

Terkait Smart City , Wali Kota Medan & Tanggerang Tandatangani MoU


Medan I Faktaonline.net - Pemko Medan dan Pemko Tangerang melakukan kerjasama di bidang smart city. Sebab, Pemko Medan tertarik dengan program smart city yang telah diterapkan Pemko Tangerang saat ini. Dengan kerjasama yang dilakukan tersebut, Pemko Medan akan mengadopsi sekaligus mengembangkannya di Kota Medan.
Kejasama itu dituangkan dalam bentuk penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan langsung Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi dan Wali kota Tangerang H Arief R Wismansyah di Pemko Tanggrang, Jumat (21/9/2018). Dengan kerjasama yang dilakukan ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Dengan dilakukannya MoU tersebut, ada 21 aplikasi baik itu layanan publik dan pemerintahan yang akan turut dikembangkan Pemko Medan. Di samping itu Pemko Medan sangat tertarik dengan aplikasi command centre yang bernama Tanggerang Live Room yang berada di lobi Kantor Wali Kota Tanggerang.
Tanggerang Live Room (TLR) merupakan ruangan untuk memonitoring berbagai aktifitas organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Tanggerang. Di samping itu TLR juga berfungsi untuk menghimpun data-data atau informasi dari masing-masing OPD. Melalui data maupun informasi itu nantinya menjadi acuan untuk menindaklanjuti apa yang menjadi masalah di Kota Medan. Oleh karenanya Wali Kota sangat tertarik dengan TLR dan ingin mempelajari pembangunan command centre tersebut. “Apabila kita dapat membangun command centre seperti TLR ini di Kota Medan, tentunya dapat memantau kinerja para OPD. Di samping itu juga dapat menindaklanjuti apa yang menjadi keluhan masyarakat,” kata Wali Kota.
Kemudian Wali Kota membuka pintu bagi Pemko Tanggerang jika ingin menjalin kerjasama di bidang lainnya yang sudah dibuat dan dijalankan Pemko Medan saat ini. “Kita siap membuka diri apabila Pemko Tanggerang ingin melakukan kerjasama dengan Pemko Medan. Sebab, kerjasama yang dilakukan semata-mata untuk meningkatkan kinerja sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Wali kota.
Penandatanganan MoU antara Wali kota Medan dengan Wali Kota Tanggerang turut dihadiri Kadis Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Medan Zain Noval, Kabag Hakda Setdako Medan Rivai Nasution dan Kabid Persandian Dinas Kominfo Medan Tofan Ginting.
Di sela-sela penandatanganan MoU, Zain Noval juga melakukan penandatangan perjanjian kerjasama dengan Kadis Kominfo Kota Tanggerang Syamsul Bahri. Dalam kerja sama itu disepakati adopsi dan adaptasi aplikasi yang akan diterapkan di Pemko Medan melalui Dinas Kominfo Medan. “Dengan dilaksanakannya kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan pemerintah daerah kepada masyarakat dengan cepat dan maksimal,” ungkap Zain Noval. (amd)

Pemko Medan Bongkar Papan Reklame Bando Bermasalah Di Jalan Dipenogoro


Medan I Faktaonline.net - Tanpa pilih kasih tim gabungan terus menumbangkan papan reklame yang bermasalah di Kota Medan, seperti satu unit papan reklame berukuran 5x 10 meter di Jalan Diponegoro, persisnya depan Pramita Laboratorium dibongkar.,Jum'at (21/9/2018) dinihari Pembongkaran dilakukan karena lokasi papan reklame berdiri masuk dalam 13 titik zona larangan berdirinya papan reklame. Papan reklame bermasalah yang dibongkar tersebut berjenis bando dengan materi iklan salah satu bank. Pembongkaran papan reklame dilakukan berhati-hati, sebab ukurannya sangat besar. Selain menurunkan dua unit mobil crane, pembongkaran juga dibantu satu unit mobil tangga milik Dinas Kebersihan dan Pertamanan.
Sebelum pembongkaran dilakukan, Sekretaris Satpol PP Kota Medan Rakhmat Adi Syahputra Harahap mengatakan, mereka telah memberikan peringatan kepada pemilik papan reklame bermasalah tersebut untuk membongkar sendiri. “Namun tidak ada tindak lanjut dari peringatan yang kita lakukan. Papan reklame tetap berdiri sehingga kita lakukan pembongkaran malam ini,” kata Rakhmat. Mantan Camat Medan Petisah itu menjelaskan, selain didirikan di zona larangan, kehadiran papan reklame itu sangat mengganggu estetika kota. “Jadi pembongkaran yang dilakukan, selain penegakan peraturan, juga sebagai upaya mendukung penataan kota yang dilakukan Pemko Medan saat ini,” jelasnya. Prosesi pembongkaran berjalan lancar, sebelum papan reklame dibongkar, tim gabungan lebih dulu menutup Jalan Diponegoro. Dilanjutkan dengan pemutusan aliran listrik yang ada di papan reklame tersebut. Setelah itu beberapa petugas menaiki papan reklame untuk membuka materi iklan. Untuk membuka materi iklan yang sulit dijangkau, tim gabungan menggunakan mobil tangga. Dengan cetakan dan cepat, petugas yang berada dalam kota box mobil tangga membuka materi iklan. Setelah materi iklan terbuka seluruhnya, papan reklame selanjutnya diikat dengan menggunakan ujung pengait mobil crane. Pengikatan itu dilakukan untuk menahan agar papan reklame yang dipotong dengan menggunakan mesin las tidak langsung terhempas ke permukaan jalan. Setelah memastikan ikatan kuat, barulah papan reklame dipotong untuk memisahkannya dari dua tiang utama. Akhirnya papan reklame berhasil dipotong, material hasil pemotongan kemudian diturunkan perlahan-lahan di atas permukaan jalan. Sejumlah petugas selanjutnya memotong material papan reklame menjadi beberapa bagian, kemudian diangkut menggunakan mobil crane. Setelah itu diikuti dengan pemotongan dua tiang utama yang berdiri kokoh di atas trotoar baik sisi kiri maupun kanan Jalan Diponegoro. Pemotongan sengaja dilakukan hingga rata dengan tanah. Hal itu dilakukan agar tidak ada peluang bagi pemilik advertising untuk mendirikan kembali papan reklamenya di tempat semula. (amd)

Akhyar Hadiri Pelantikan Wakil Ketua PN Medan Kelas I A Khusus


Medan I Faktaonline.net - Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi menghadiri Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Abdul Azis SH MH sebagai Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Medan Kelas I A Khusus di Ruang Sidang Utama PN Medan, Jumat (21/9/2018). Sebagai bentuk apresiasi sekaligus atas pelantikan sekaligus ucapan selamat datang dan bertugas, Wakil Wali Kota memakaikan tengkulok (topi khas Melayu) serta Songket Medan kepada Wakil Ketua PN Kelas I Khusus beserta istri.
Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan dilakukan Ketua PN Kelas I A Khusus Dr Djaniko MH Girsang SH Mhum. Selain Wakil Wali Kota, pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Medan, para hakim, pejabat struktural dan fungsional di lingkungan PN Medan serta Kabag Hukum Setdako Medan Bambang dan Kabag Humasy Ridho Nasution.
Dalam sambutannya usai pelantikan, Wakil Wali Kota mengatakan, bidang hukum merupakan salah satu bidang yang kerap dianggap sebagai ladang basah dan bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.
Dikatakannya, banyak godaan dan cobaan yang datang menghampiri para ahli hukum dalam menjalankan tugas dan aktifitasnya. Agar para ahli hukum bisa tetap menjaga komitmennya,  tentunya dibutuhkan nilai etika, moral dan spritual yang kuat dalam setiap individu yang terlibat dengan bidang hukum tersebut , jelas Akhyar. Oleh karenanya Wakil Wali Kota berharap agar Wakil Ketua PN Medan Kelas IA Khusus yang baru dilantik dapat menjaga amanah tugas dengan sebaik-baiknya. “Apabila para ahli hukum bisa istiqomah dalam menjaga amanah yang diembannya, insya Allah Indonesia akan mampu menjdi negeri yang senantiasa dirahmati oleh Tuhan Yang Maha Kuasa,” katanya
Sementara itu menurut Ketua PN Medan Kelas IA Khusus Dr Djaniko MH Girsang SH Mhum, kehadiran Abdul Azis SH MH sebagai Wakil Ketua PN Medan Kelas I A merupakan kelengkapan sehingga seluruh jajaran PN Medan Kelas I A Khusus kini sudah lengkap dan dapat melaksanakan semua tugas. Oleh karenanya Girsang mengajak seluruh jajarannya untuk dapat bekerja bersama-sama, termasuk ketika melakukan pemutusan. “Mari kita bekerja keras dan ikhlas. Seberat apapun pekerjaan kalau dilakukan bersama-sama disertai rasa ikhlas dan tulus, mudah-mudahan pekerjaan yang berat tersebut dapat kita lewati,” pesan Girsang.(amd)

Perayaan Tahun Baru Islam Di Desa Bandar Khalifah Percut Sei Tuan Diwarnai Pawai Obor.dan Bersih Desa


Deliserdang I Faktaonline.net - Tradisi kegiatan Bersih Desa pada Tahun Baru Islam Muharram 1440 H oleh masyarakat Desa Bandar Khalifah Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deliserdang berlangsung meriah diwarnai pawai obor lima ratusan warga masyarakat Muslim mengelilingi Desa Bandar Khalifah ,yang diawali pembacaan Ayat Suci Al ‘Quran,Doa bersama selanjutnya penyerahan hadiah lomba tahtim, lomba masak , santuanan kepada 236 anak yatim ,hiburan musik religi serta tausiyah oleh Al Ustadz H Irfan Yusuf yang dipusatkan dilapangan bolakaki Desa Bandar Khalifah , Kamis(20/9) malam.
Kegiatan Tradisi bersih Desa pada setiap Tahun baru Islam di desa ini sudah menjadi kegiatan tahunan yaitu gebyar Muharram dengan menggelar berbagai kegiatan sosial dan perlombaan kata Kepala Desa Bandar Khalifah Suparyo SH didampingi Ketua Panitia Herianto SPdi , dimana pelaksanaannya dimulai sejak 1 Muharram, selain melakukan kegiatan perlombaan dan kegiatan sosial juga dilaksanakan kenduri memotong seekor kerbau guna meningkatkan silaturrahmi dan memperkokoh rasa kebersamaan untuk membangun Desa dengan bersama-sama menggali kearifan lokal , budaya bangsa dan ukhuah Islamiyah , sehingga Desa ini dari tahun ketahun semakin meningkat dan maju .
Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan di hadapan tiga ribuan Umat Muslim mengapresiasi atas inisiasinya menyelenggarakan kegiatan bersih Desa dalam perayaan Muharram 1440 ini , yang sesungguhnya peringatan Tahun baru Islam ini merupakan momentum bersama untuk mengintropeksi diri dan melakukan transformasi ke arah kondisi yang lebih baik sebagaimana yang diteladankan oleh Rasulullah SAW. Karenanya wajarlah dalam merayakan 1 Muharram 1440 H ini disambut dengan penuh kegembiraan dan antusias seperti penyelenggaraan kegiatan Bersih Desa ini , karena dipercaya banyak keistimewaan yang tersirat di dalamnya disamping rasa syukur kepada Allah SWT Tuhan yang maha kuasa atas limpahan rahmat yang telah diberikannya kepada kita sekaligus untuk mempererat hubungan silaturrahmi kekeluargaan dan kegotong royongan yang merupakan nilai-nilai luhur bangsa kita dan harus dipertahankan .
Sementara Al Ustadz H Irfan Yusuf dalam tausiyahnya mengingatkan , melalui momen Tahun baru Muharram 1440 H ini hendaknya seluruh Umat Muslim untuk berhijrah kepada yang lebih baik, karena sebaik-baik manusia , semakin bertambah umurnya semakin baik pula tingkah lakunya , semoga kita tergolong orang-orang yang ber iman ,karena orang-orang yang beriman mulia hidupnya dan bermanfaat bagi orang lain.(DS01).

3 Papan Reklame Bermasalah Kembali Ditumbangkan


Medan I Faktaonline.net - Satu persatu papan reklame bermasalah ditumbangkan. Kamis (20/9) dinihari sekitar pukul 01.30 WIB, giliran papan reklame bermasalah di Jalan Imam Bonjol, persisnya sudut Jalan Perdana (depan Plaza CIMB Niaga) yang dibongkar. Pembongkaran dilakukan karena papan reklame tersebut didirikan tanpa izin. Sehari sebelumnya, Rabu (19/9) jelang tengah malam, dua unit papan reklame bermasalah juga dibongkar tim gabungan dikoordinir Satpol PP Kota Medan di Jalan Imam Bonjol, tepatnya depan eks rumah Konsulat Amerika Serikat dan Jalan Kartini, persisnya di belakang Brastagi Supermarket. Pembongkaran berjalan dengan lancar, selain petugas Satpol PP, pembongkaran juga didukung Dinas Perhubungan (Dishub) serta instansi samping dari Polrestabes Medan dan Kodim 0201/BS. Selain penegakan peraturan, gencarnya penertiban papan reklame yang dilakukan dalam upaya melakukan penataan kota. Seperti biasa pembongkaran dilakukan menggunakan satu unit mobil crane serta peralatan mesin las. Lantaran ukuran papan reklame tidak terlalu besar, tim gabungan setelah mengikat papan reklame dengan tali mobil crane, tim gabungan langsung memotong tiang utama hingga rata dengan tanah. Setelah terputus, mobil crane kemudian perlahan-lahan menurunkan papan reklame yang baru dibongkar di atas permukaan jalan. Setelah itu tim gabungan melakukan pemotongan menjadi beberapa bagian untuk selanjutnya dibawa menuju Lapangan Cadika Pramuka Jalan Karya Wisata Medan. Sedangkan dua papan reklame di Jalan Imam Bonjol dan Jalan Kartini dibongkar karena lokasi berdirinya masuk dalam 13 ruas zona larangan berdirinya papan reklame. Di Jalan Imam Bonjol, papan reklame yang dibongkar cukup besar berukuran sekitar 5 x 10 meter. Sedangkan pepana reklame di Jalan Kartini ukurannya tidak terlalu besar. Pembongkaran dilakukan setelah tim gabungan lebih dahulu mematikan aliran listrik yang ada di kedua papan reklame tersebut. Kemudian tim gabungan membongkar papan reklame dengan dibantu mobil crane dan mesin las. Proses pembongkaran dilakukan hati-hati, sebab papan reklame berukuran sangat besar dan posisinya membelah Jalan Imam Bonjol.
Sekretaris Satpol PP Kota Medan Rakhmat Adi Syahputra Harahap mengatakan, pembongkaran papan reklame bermasalah akan terus dilakukan dalam rangka penegakan peraturan sekaligus penataan kota. “Pemko Medan ini menjadikan wajah Kota Medan menjadi lebih baik lagi ke depannya. Alhamdulillah, langkah Pemko Medan mendapat dukungan penuh dari jajaran Polri dan TNI,” kata Rakhmat. Oleh karenanya dalam setiap melakukan penertiban, jelas Rakhmat, aparat Polri dan TNI ikut turun sehingga pembongkran yang dilakukan berjalan dengan lancar. Untuk mencegah dilakukannya pembongkaran paksa seperti yang dilakukan tim gabungan selama ini, Rakhmat kembali menghimbau kepada pengusaha advertising untuk membongkar papan reklame miliknya yang bermasalah. “Setidaknya apabila pengusaha advertising melakukan pembongkaran sendiri, material hasil pembongkaran tentunya bisa mereka bawa sehingga dapat dipergunakan kembali. Sebaliknya apabila tim gabungan yang melakukan pembongkaran, maka seluruh material hasil pembongkaran kita sita,” jelasnya.
Kemudian Rakhmat pun berharap agar para pengusaha advertising agar mematuhi peraturan yang berlaku terkait pemasangan papan reklame. Di samping pemasangan papan reklame menggunakan izin, lokasi berdirinya papan reklame juga harus disesuaikan dengan yang telah ditetapkan. (amd)

Wagubsu Musa Rajekshah Harapkan GIXA 2018 Dongkrak Kunjungan Wisatawan


Medan I Faktaonline.net - Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah MHum mengapresiasi pelaksanaan even Green International Xtreme Adventure (GIXA) 2018 yang mengambil rute di sekitar lokasi wisata Danau Toba. Diharapkan, even ini dapat mendongkrak kunjungan wisatawan ke Sumut. “Even ini sangat baik, karena tempat dan rutenya di daerah wisata Sumatera Utara yaitu Danau Toba. Ini membantu Pemprov Sumut untuk promosikan daerah wisata di daerah ini,” ujar Musa Rajekshah ketika menerima audiensi panitia GIXA 2018 di ruang kerjanya, lantai 9 Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan,Kamis (20/9/2018). Selain itu, even ini juga diharapkan menambah jumlah wisatawan yang datang ke Sumut, khususnya Danau Toba. “Pesertanya 50 orang yang berasal dari 7 provinsi se Indonesia dan juga ada yang dari luar negeri. Otomatis menambah jumlah kunjungan wisata ke Provinsi Sumatera Utara,” kata Musa Rajekshah.
Wagubsu Musa Rajekshah mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, satu visi misinya adalah bagaimana membangkitkan ekonomi masyarakat. Diantaranya membangun ekonomi masyarakat melaui sektor pariwisata. Karenanya, kepada instansi Pemprov Sumut, khususnya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut, Musa Rajekshah meminta agar even-even seperti ini dimanfaatkan untuk mempromosikan daerah-daerah wisata yang ada di Provinsi Sumatera Utara. “Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Utara khususnya agar bersinergi dengan komunitas-komunitas seperti ini,” ujarnya, sembari berharap even ini juga dirangkai dengan kegiatan-kegiatan sosial, seperti membantu sekolah-sekolah yang ada di daerah sekitar even diselenggarakan.
Ketua Panitia GIXA 2018 Prihatin Kasiman mengatakan bahwa Gixa 2018 merupakan yang kelima kalinya digelar di kawasan Danau Toba. “Ini setiap tahun diadakan, start di Balige dan finish di Ajibata,” ujar Prihatin. Kegiatan ini, lanjutnya, berlangsung selama 8 hari, yakni 13-20 Oktober 2018. “Walaupun rutenya kurang lebih 40 kilometer, namun medannya cukup berat. Pilihan lokasi tahun ini kita gelar di hutan-hutan pegunungan Bukit Barisan di sekitar Danau Toba,” kata Prihatin. Peserta berasal dari 7 provinsi di Indonesia dan ada kemungkinan akan ada peserta yang mendaftar dari luar negeri, seperti pengalaman even-even tahun sebelumnya. “Peserta dibatasi 50 peserta walaupun peminatnya sangat banyak sekali,” ujar Prihatin. Panitia Gixa 2018, kata Prihatin, mengapresiasi sambutan dari Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah, yang dengan sangat terbuka dan mendukung kegiatan ini. “Mudah-mudahan dengan kegiatan ini Pemprov Sumut dengan komunitas seperti ini dapat bersinerji dan menyatukan program untuk membangun Provinsi Sumatera Utara yang kita cintai ini,” katanya.
Turut Hadir Kadispora Provsu Baharuddin Siagian, Kadiskominfo Provsu Mhd Fitriyus, Ka Balitbang Provsu Effendy Pohan, mewakili Mewakli Kadis Bupar Provsu Kabid Bina Objek Usaha Pariwisata, Ketua KONI Sumut John Lubis, Ketua International Off-Road Federation (IOF) Sumut Riza Bastaman Matondang, beserta pengurus, Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumut serta unsur panitia pelaksana GIXA 2018.(ril)

Memajukan Sektor Pariwisata , Masyarakat Kawasan Danau Toba Diharap Kompak


Humbahas I Faktaonline.net - Menteri Pariwisata RI Arief Yahya bersama Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi berharap kekompakan masyarakat dan seluruh pihak yang berada di kawasan Danau Toba, untuk memajukan sektor pariwisata.
Hal itu disampaikan pada kegiatan Peluncuran Pilot Project Pengembangan Kewirausahaan Sektor Pariwisata, di Bakti Raja, Humbahas, Kamis (20/9/2018). Peluncuran tersebut, Arief Yahya menyampaikan bahwa Danau Toba merupakan tempat yang sangat indah. Dari 10 prioritas kawasan pariwisata di Indonesia yang ditetapkan pemerintah pusat, empat diantaranya disebut kategori Super Prioritas. Keempatnya yakni Labuhan Bajo, Mandalika, Borobudur dan untuk peringkat pertama adalah Danau Toba. Sehingga sudah sepantasnya perhatian ini dijawab masyarakat. "Tempat ini sangat indah, karena diantara 10 destinasi wisata prioritas di Indonesia, Danau Toba itu ada di peringkat kesatu," ujar Arief Yahya dihadapan seribuan masyarakat yang memadati lokasi perbukitan. Arief berharap kepada seluruh pihak terkait, baik pemerintah daerah maupun masyarakat untuk kompak dan saling mendukung pembangunan, khususnya sektor pariwisata di Danau Toba. Apalagi, Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution yang ia wakili, sangat antusias untuk bisa menjadikan danau supervolcano ini sebagai destinasi wisata kelas dunia. "Di tahun 2019 kita berharap sektor pariwisata akan menjadi penghasil devisa terbesar. Karena sektor ini paling mudah dan murah untuk meningkatkan devisa. Kemampuan menciptakan banyak tenaga kerja," sebut Arif. Untuk pilot project ini sendiri, lanjut Menpar, melibatkan seluruh kementerian terkait seperti Kemen PUPR, Kemen Koperasi dan UKM, Kemenpora, Kemendes serta yang lainnya, termasuk Badan Pengelola Otorita Danau Toba. Sehingga bukan hanya melibatkan Kementerian Pariwisata saja, namun juga kementerian terkait lainnya, agar pembangunan pariwisata dapat terintegrasi dan tidak parsial. "Uniknya Pilot Project ini adalah menggunakan pendekatan yang komprehensif dan terkoordinasi. Terintegrasi artinya pengembangan kewirausahaan Homestay dan Tourist Guide tidak hanya melatih SDM untuk dapat menjadi wirausaha, namun juga menyiapkan sarana pendukung, seperti pembangunan Homestay, listrik, air bersih dan menumbuhkembangkan budaya lokal, seperti sejarah budaya, seni musik dan tari, serta kuliner lokal," jelasnya, menyampaikan pidato Kemenko Perekonomian Darmin Nasution.
Sementara Gubsu Edy Rahmayadi menyampaikan komitmennya untuk menindaklanjuti apa yang telah menjadi rencana pengembangan di kawasan Danau Toba. Sebab menurutnya, keindahan dan kekayaan yang ada di tujuh kabupaten adalah surga dunia yang diberikan Tuhan kepada manusia. "Dulu saya saya kecil dibawa ayah saya kemari. Jadi sudah lama saya tidak datang ke sini, karena ini kampung halaman saya, Sumatera Utara," katanya. Gubernur pun menyebutkan Danau Toba sebagai danau yang tidak ada lawan. Bahkan diakui Edy, pengalaman berkeliling Indonesia membuatnya bisa mengunjungi berbagai tempat wisata andalan. Namun tidak ada yang sehebat danau supervolcano ini. "Presiden dan Menteri sudah datang kemari. Jadi tak ada gunanya itu, kalau kita tak mampu mengembangkan ini. Kita akan segera tindaklanjuti ini, supaya ini menjadi tempat berkunjung. Kami janji akan melakukan (mengembangkan) ini," tegasnya.
Usai memberikan sambutan, Gubernur bersama Menteri Pariwisata pun meresmikan Peluncuran Pilot Project Pengembangan Kewirausahaan Sektor Pariwisata yang sekaligus peletakan batu pertama pembangunan homestay, serta menandatangani komitmen bersama mengembangkan pariwisata Danau Toba.
Hadir diantaranya Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) Dosmar Banjarnahor sebagai tuan rumah, Bupati Toba Samosir Darwin Siagian, Wakil Bupati Karo Cory Sebayang, sejumlah pimpinan OPD Pemprov Sumut, Dirut BPODT Arie Prasetyo, Forkopimda Humbahas dan pihak swasta. Dalam peluncuran tersebut, juga diserahkan bantuan kepada wirausahawan muda, para pelaku pariwisata serta masyarakat di kawasan Danau Toba. Gubernur Sumut, Menpar dan perwakilan sejumlah kementerian kemudian mengunjungi Istana Sisingamangaraja di Kecamatan Muara, setelah sebelumnya menerima ulos kehormatan dari tokoh adat setempat. (ril)

Jelang MTQN ke XXVII ,Dinas Kebersihan & Pertamanan Kota Medan Bersihkan Seputaran Pintu Tol Bandar Selamat


Medan I Faktaonline.net - Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan menggelar gotong royong di Jalan Letda Sujono, persisnya seputaran Pintu Tol Bandar selamat, Kamis (20/9/2018). Gotong royong dilakukan dalam upaya mendukung suksesnya pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) XXVII yang akan berlangsung mulai 4-13 Oktober mendatang. Gotong royong dipimpin langsung Kadis Kebersihan dan Pertamanan HM Husni dengan melibatkan ratusan petugasnya. Gotong royong tidak hanya fokus membersihkan sampah yang bersekaran, tapi juga melakukan pembabatan rumput taman maupun median jalan sehingga terlihat lebih bersih dan rapi. Selain itu parit tersumbat ikut dikorek agar air mengalir sehingga ketika hujan deras turun tidak terjadi genangan di sekitar pintu tol. Guna mendukung kelancaran gotong royong, Husni menurunkan peralatan berupa mesin babat, truk pengangkut sampah, gunting rumput, cangkul serta penggaruk. Gotong royong dimulai sekitar pukul 08.00 WIB, seluruh pekerja bahu membahu membersihkan kawasan pintu tol. Husni membagi tugas pekerjanya sehingga gotong royong yang dilakukan memberikan hasil maksimal. Selain membersihkan taman, Husni juga menugaskan pekerjanya untuk membersihkan median jalan, parit serta sampah.
Dijelaskan Husni, gotong royong yang dilakukan ini sebagai tindaklanjut dari rapat dengan usnur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Medan di Herritage Hotel Grand Aston beberapa hari lalu. Dalam rapat itu masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) terkait melaksanakan tugas sesuai dengan tupoksinya masing-masing. “Masalah kebersihan dan keindahan menjadi tanggung jawab Dinas Kebersihan dan Pertamanan. Salah satu bentuk dukungan yang kita lakukan menggelar gotong royong di seputaran pintu tol, sebab kawasan ini akan menjadi salah satu pintu masuk para kafilah yang dari dari Bandara Kuala Namu International Airport. Jadi kawasan ini harus terlihat bersih dan tertata,” kata Husni.
Dikatakan Husni, ada sekitar 6.200 kafilah yang berasal dari 34 provinsi di seluruh Indonesia akan mengikuti MTQN XXVII. Oleh karenanya Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi telah mewanti seluruh jajarannya, terutama OPD terkait untuk melaksanakan tugas yang telah diberikan dengan penuh tanggung jawab. “Berhubung masalah kebersihan dan keindahan kota tanggung jawab kita, maka seluruh jajaran Dinas Kebersihan dan Pertamanan harus mampu mewujudkannya. Kita ingin memberikan kesan kepada seluruh kafilah maupun tamu yang hadir bahwa Kota Medan benar-benar bersih dan indah,” jelasnya. Meski demikian tegas Husni, kerja keras itu akan sia-sia jika tidak didukung penuh seluruh lapisan masyarakat. Artinya bilang Husni, masyarakat juga harus ikut menjaga kebersihan dengan tidak buang sampah sembarangan. “Mari kita jaga kebersihan dengan tidak buang sampah sembarangan,” pesannya. (amd)

Wakil Walikota Hadiri Deklarasi Bersama Pemilu Damai


Medan I Faktaonline.net - Wakil Wali Kota Mdan Ir H Akhyar Nasution MSi menghadiri sekaligus menyaksikan Deklarasi Bersama Pemilu Damai di Pendopo Lapangan Merdeka Medan, Kamis (20/9). Acara ini digelar sebagai bentuk komitmen dan pernyataan partai politik (parpol) peserta Pemilu 2019 di wilayah Kota Medan agar pelaksanaan Pileg maupun Pilpres 2019 berjalan dengan lancar, aman dan damai di ibukota Provinsi Sumatera Utara. Deklarasi Bersama Pemilu Damai turut dihadiri Kapolrestabes MedanKombes Pol Dadang Hartanto, Ketua KPU Kota Medan Herdensi Adnin, Ketua Banwaslu Kota Medan Payung Harahap serta perwakilan masing-masing parpol. Selain membacakan pernyataan bersama, acara juga diisi dengan penandatanganan Deklarasi Bersama Pemilu Damai . Adapun pernyataan bersama itu berisikan sikap untuk siap membina kerjasama, menjaga persatuan dan kesatuan antara sesama partai politik. Kemudian, tidak mudah terprovokasi oleh orang atau kelompok yang tidak bertanggung-jawab. Lalu, menghindari fitnah, adu domba dan pencemaran nama baik sesama partai politik. Di samping itu siap untuk mengedepankan musyawarah mencapai mufakat dalam menyelesaikan permasalan antarpartai politik. Serta mendukung pemerintah untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, khususnya dalam pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019 dan mendukung TNI/Polri dalam mengamankan Pileg dan Pilpres 2019.
Sebelum pembacaan pernyataan bersama dan penandatanganan Deklarasi Bersama Pemilu Damai dilakukan, Kapolrestabes dalam arahannya, menyampaikan ucapan terima kasih karena pelaksaan Pilkada 2018 di Kota Medan berjalan dengan lancar dan aman.
Dikatakannya, itu luar biasa lantaran masyarakat di luar Medan awalnya pesimis akan berlangsung kondusif. “Alhamdulillah pelaksanaan Pilkada 2018 berjalan dengan aman dan kondusif. Semua itu berkat kerjasama kita semua,” kata Kapolrestabes. Oleh karenanya Kapolrestabes juga berharap agar Pileg dan Pilpres 2019 di Kota Medan berjalan dengan aman dan lancar. Untuk itu dia berharap agar partai politik mentaati pernyataan bersama dan Deklarasi Bersama Pemilu Damai yang telah ditandatangani tersebut. “Semoga apa yang telah diucapkan dan ditandatangani dapat terwujud pada saat pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019,” harapnya.
Diingatkan Kapolrestabes, perbedaan pilihan dalam medokrasi merupakan hal biasa. Namun jangan sampai perbedaan pilihan itu malah melahirkan permusuhan. “Jadi persatuan dan kesatuan harus tetap diutamakan. Itu menjadi tanggung jawab kita semua untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan," tegasnya.
Sedangkan Wakil Wali Kota Medan Ir H T Akhyar Nasution MSi snagat mengapresiasi digelarnya Deklarasi Bersama Pemilu Damai. Sebab, kegiatan ini untuk mengikat komitmen partai politik untuk melaksanakaan kampanye dan pemilihan baik itu pada saat Pileg maupun Pilpres 2019 dengan aman dan damai sehingga Kota Medan tetap aman dan kondusif. “Dengan komitmen masing-masing parpol dalam Deklarasi Bersama Pemilu Damai, kita harapkan Kota Medan tetap aman dan kondusif meski tengah digelar pesta demokrasi. Insya Allah ini dapat terwujud, sebab kita telah membuktikannya pada saat Pilkada 2018 untuk memilih Gubsu dan Wagubsu beberapa waktu lalu,” ungkap Wakil Wali Kota. (amd)

Pemilihan Pilpres Dan Pileg 2019 , Polrestabes Medan Gelar Deklarasi Bersama Pemilu Damai


Medan I Faktaonline.net - Untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif, tertib, aman dan damai dalam pelaksanaan pemilihan Presiden dan pemilihan legislatif Tahun 2019 mendatang Polrestabes Medan mengadakan Deklarasi Bersama Pemilu Damai di Pendopo Lapangan Merdeka Medan , Kamis (20/9/2018)
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya yaitu : Kapolrestabes Medan Kombes Dr. Dadang Hartanto , SH, S.I.K, M.Si, Danlanud Suwondo TNI AU Kol Pnb Dirk  Poltje Lengket,yang mewakili Dandim 0201/BS Kapten Anwar, Kajari Kota Medan, Wakil Walikota Medan Ir. Akhyar Nasution, M.Si, Wakapolrestabes Medan. AKBP Bagus Suropratomo Oktobrianto, Sik, Ketua KPU Kab. Deli Serdang Timo Dahlia, Ketua KPU Kota Medan Herzoni, segenap pengurus Parpol tingkat Kota Medan, Komisioner Bawaslu Deli Serdang Erina Kartika, Ketua Bawaslu Kota Medan Payung Harahap, para Kasat dan Kapolsek sejajaran Polrestabes Medan.
Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto ,menyampaikan ,  Pemilu adalah pesta demokrasi, yang diadakan pada tanggal 17 April 2019 adalah puncaknya dari Pilleg dan Pilpres.
" Banyak ancaman dalam pemilu ini seperti hoaks, ujaran kebencian, money politik dan lain-lain, Kita berharap agar tetap menjaga persatuan walaupun pilihan kita berbeda." kata Kapolrestabes Medan.
Sementara sambutan dari Ketua KPU Kota Medan, Herdensi menyampaikan apresiasi terhadap Polrestabes Medan dalam mengadakan kegiatan Deklarasi Damai dan jangan sampai pemilu kita ini sebagai penyebab perpecahan diantara kita dan kita berharap dengan pemilu ini kita menghasilkan legislatif dan pimpinan yangg lebih baik.
Komisioner Bawaslu Kab. Deli Serdang Erina Kartika berharap agar pelaksanaan Pilleg dan Pilpres Tahun 2019 berjalan aman dan baik dan apabila ada kejadian dan pelanggaran dalam pemilu agar melaporkan kepada Bawaslu.
Pembacaan sekaligus enandatangan Deklarasi Bersama Pemilu Damai oleh seluruh pengurus Partai Politik se Kota Medan diakhiri dengan foto bersama. seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan dengan situasi aman dan terkendali.(wes/kadri)

Menunggu Proses Penghitungan Berkas , DCT Belum Diumumkan


Medan I Faktaonline.net - Komisioner KPU Provinsi Sumatera Utara Ir Benget Silitonga mengaku belum dapat memberikan keterangan tentang Daftar Calon Tetap (DCT), dan masih dalam proses perhitungan. Saat ditemui Tribun-Medan.com di dalam ruangan rapat lantai satu, Benget mengatakan proses masih berjalan dan belum bisa diinformasikan. Karena beribu data caleg yang harus diperiksa oleh para petugas KPU. "Belum bisa saya beritahukan untuk saat ini, karena masih menunggu proses perhitungan, kemungkinan nanti sore atau tidak malam ya," ujar Benget singkat, Kamis (20/9/2018). Saat ini para calon legislatif belum bisa berbangga hatinya, karena proses perhitungan masih akan dilakukan.
Sementara itu, sebelumnya KPU Sumut sudah menetapkan daftar calon sementara (DCS) kepada kandidat dari partai politik. Dirinya juga tidak memberikan data secara detail tentang berapa jumlah caleg yang tidak diloloskan dalam pemilu 2019 mendatang. Benget menyampaikan untuk segera menunggu hasil keputusan para petugas. "Kalau sementara saja ya, penetapan DCS kemarin itu yang tidak lolos kali ini akan bertambah, tapi saya tidak bisa kasih tau dulu secara detail karena masih dalam proses perhitungan, nanti kita tunggu bersama-sama ya," ujarnya.
Di lokasi Kantor KPU, Jalan Perintis Kemerdekaan, kali ini terlihat sepi dan tidak banyak aktivitas orang. Adapun yang tampak petugas berada di dalam ruangan tengah sibuk menatap ke arah layar komputer. Kemudian, tidak adanya pengamanan lebih yang dilakukan oleh pihak kepolisian, hanya ada beberapa orang yang sedang duduk di lobi masuk utama. Hari ini, penetapan DCT kemungkinan akan lebih telat penyampaiannya, karena masih dalam proses perhitungan.
Sementara itu beberapa hari ke depan, Indonesia akan memasuki masa kampanye dari 16 partai yang telah diloloskan oleh KPU untuk mengikuti pemilihan secara serentak, antara Presiden dan Wakil Presiden kemudian DPR, DPD, DPRD. (trb/red)

Kapolres Pelabuhan Belawan Hadiri Pengajian Akbar


Belawan I Faktaonline.net - Dalam rangka perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 H , Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis SH diwakili Kasat Binmas Polres Pelabuhan Belawan AKP. H. Justar Purba, SH menghadiri pengajian akbar se kecamatan Labuhan Deli di Masjid Al Huda pasar V Desa Helvetia. Rabu (19/9/2018) ,pada pengajian akbar tersebut Kasat Binmas Polres Pelabuhan Belawan AKP H.Justar Purba SH juga menyampaikan ceramah agama..
Acara kegiatan pengajian akbar dihadiri oleh Camat Labuhan Deli Safii Sihombing, tokoh masyarakat, anggota DPRD Deli Serdang H. Dr. Syaufi Rizal Husni, Kepala Desa Pematang Johar, Kepala Desa Manunggal, Kepala Desa Helvetia, Kepala Dusun XI Desa Helvetia, Ketua Pengajian akbar sekecamatan, Kader Desa Helvetia, Ketua pengajian gabungan Kecamatan Labuhan Deli, Para Kadus Desa Helvetia dan 750 massa Ibu perwiritan Se-Kecamatan Labuhan Deli.
Kasat Binmas Polres Pelabuhan Belawan AKP H.Justar Purba SH  memberikan tausiah yang intinya mengajak para jemaah untuk melindungi keluarganya dari penyalahgunaan Narkoba, memantau pergaulan anak selama diluar rumah dan membimbing anak dengan nilai-nilai agama, menyisihkan rezeki dengan bersedekah secara ikhlas " katanya.
Lanjut Kasat Binmas, menjaga kerukunan menjelang pilpres di Wilayah Sumatera Utara dengan tidak mudah terprovokasi oleh berita hoax melalui media elektronik dan massa, Bersama-sama menjaga dan mewujudkan NKRI dengan damai tanpa perpecahan, Menjadikan tahun baru islam untuk berbenah diri lebih baik lagi " ucapnya.
Kegiatan diakhiri dengan memberi santunan kepada ibu perwiritan yang dapat menjawab pertanyaan dari Kasat Binmas, yakni apa arti 1 muharram, Dan sholat Asharberjamaah yang diimami oleh Kasat Binmas. (r)