Jelang Hari Natal & Tahun Baru 2018,Eldin Buka 53 Titik Pasar Murah



Medan I Faktaonline.net - Menyambut Hari Natal Dan Tahun Baru 2018,Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi membuka pasar murah yang dipusatkan di Lapangan Carrefour Citra Garden Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Titi Rantai, Kecamatan Medan Baru, Kamis (14/12).
Untuk tahun ini, Pemko Medan melalui Dinas Perdagangan Kota Medan membuka 53 titik pasar murah yang tersebar di 21 kecamatan di Kota Medan. Lokasi pasar murah diutamakan merupakan kawasan yang mayoritas penduduknya kelompok ekonomi lemah dan beragama Kristiani. Di samping itu lokasi pasar murah juga jauh dari pasar tradisionil. Dengan kehadiran pasar murah ini diharapkan dapat membantu meringankan umat Kristiani dalam memenuhi kebutuhan pokok berkualitas dengan harga murah untuk menghadapi Hari Natal dan Tahun baru 2018. Tercatat ada 8 jenis produk bahan pokok yang dijual dalam pasar murah yakni beras, gula, tepung terigu, telur, mentega, kacang tanah, minyak goreng dan sirup. Harga jual bahan pokok yang dijual di pasar murah jauh lebih murah dibandingkan dengan harga jual di pasaran, sebab Pemko Medan telah mengalokasikan subsidi atas bahan pokok yang dijual itu sebesar Rp.983.775.320.
Dikatakan Eldin,pasar murah ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan Pemko Medan setiap tahun, guna mengatasi lonjakan harganya menyambut datangnya hari besar keagamaan akibat ulah para pedagang nakal untuk mengambil keuntungan yang sebesar-besarnya. Kondisi tersebut bilang Wali Kota, menyebabkan masyarakat, khususnya warga kurang mampu menjerit.
 “Situasi yang terus berulang ini harus mampu diatasi sedini mungkin oleh kita sebagai pemerintah. Saya berharap agar kehadiran pasar murah ini dapat dimanfaatkan secara maksimal, guna sedikit membantu meringankan beban saudara-saudara kita umat Kristiani, terutama yang kurang mampu dari segi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan pokok dalam menghadapi Hari Natal dan Tahun Baru 2018,” kata Eldin. Selanjutnya Wali Kota berharap kehadiran pasar murah ini dapat menjadi stimulus bagi umat, sehingga mereka merasa tenang, damai dan sejahtera dalam menyambut datangnya Hari Natal dan Tahun Baru 2018. Oleh karenanya Wali Kota berharap pelaksanaan pasar murah ini berjalan dengan lancar. Untuk itu Wali Kota minta kepada panitia pasar murah benar-benar menjalankan misi utama dari pasar murah dengan lebih memprioritaskan penjualan bahan kebutuhan pokok kepada warga beragama Kristiani, terutama yang kurang mampu.
“Kepada warga, saya pun berharap agar mereka juga lebih mengutamakan kepada warga beragama Kristiani untuk membelinya, sebab mereka benar-benar membutuhkannya,” harapnya.
Selain pasar murah, Wali Kota dalam upaya mengendalikan harga, Pemko Medan juga menurunkan Satgas Pangan Kota bekerjasama dengan instansi terkait untuk memantau harga di pasar. Jika menemukan ada pedagang yang coba-coba memainkan harga, Satgas Pangan langsung mengambil tindakan tegas. Di samping itu juga tambah Wali Kota lagi, Pemko Medan bekerjasam dengan Perum Bulog Divre Sumatera Utara telah melakukan operasi pasar di beberapa pasar tradisionil. “Operasi pasar ini kita lakukan untuk menekan kenaikan harga. Dalam operasi pasar, kita menjual beras, gula, bawah merah dan putih serta cabai merah dan kecil dengan harga lebih murah dibandingkan harga jual di pasar,” jelasnya. Sementara itu Kadis Perdagangan Kota Medan Syarif Armansyah Lubis dalam laporannya mengatakan, selain membantu meringankan sedikit beban umat Kristiani, terutama dari kalangan keluarga prasejahtera dalam menghadapi Hari Natal dan Tahun Baru 2018, pasar murah yang digelar ini untuk dapat mengendalikan tingkat inflasi di Kota Medan.
 “Pasar murah ini berlangsung selama 10 hari mulai 14 sampai 23 Desember 2017 mendatang. Kita mengalokasikan dana sebesar Rp.983.775.320 untuk mensubsidi 8 jenis bahan kebutuhan pokok yang dijual di pasar murah. Dengan subsidi yang dilakukan, harga 8 jenis bahan kebutuhan pokok di pasar murah turun 20% sampai 30 % dari harga pasaran,” jelas Armansyah.
Lurah Titi Rantai Bona Manuel Tarigan mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota, sebab Kelurahan Titi Rantai dipilih menjadi tempat pembukaan pasar murah.
 “Kita sangat berterima kasih pembukaan pasar murah dalam rangka menyambut Hari Natal dan Tahun Baru 2018 dipusatkan di Kelurahan Titi Rantai. Tentunya keberadaan pasar murah ini sangat tepat sekali, sebab masyarakat kita sebagian besar beragama Kristiani,” ungkap Bona.
Usai memberikan sambutan, Wali Kota bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Medan didampingi Kadis Perdagangan Syarif Armasyah Lubis langsung melakukan penurunan harga terhadap 8 bahan kebutuhan pokok yang dijual di pasar murah. Untuk beras IR 64 dijual Rp.8.950/kg, sedangkan harga pasaran Rp.11.000/kg. Kemudian tepung terigu Rp.6.060/kg, harga pasaran Rp.8.000/kg. Lalu, blue band 200 gram Rp.5.450, harga pasaran Rp.6.750. Kemudian gula pasir dijual Rp.9.000/kg, harga pasaran Rp.12.500/kg, telur Rp945/butir, pasaran Rp.1.300/butir, kacang kupas super Rp.25.200/kg, harga pasaran Rp.25.200/kg, harga pasaran Rp.26.500, minyak goreng kemasan sania ukuran 1 liter dijual Rp.12.250/pcs, harga pasaran Rp14.000/pcs, minyak goreng kemasan fortune ukuran 1 liter dijual Rp.11.750/pcs, harga pasaran Rp.13.500/pcs. Menyusul minyak goreng kemasan palmanco ukuran 2 liter dijual Rp.18.000/pcs, harga pasaran Rp24.000/pcs, sirup kurnia dijual 15.240/botol, harga pasaran Rp.16.000/botol, pohon pinang super dijual Rp.17.900/botol, harga pasaran Rp.19.500/botol, pohon pinang fres juice dijual Rp.14.150/botol, harga pasaran Rp.15.250/botol, sarang tawon special quality dijual Rp.17.900/botol, harga pasaran Rp19.500/botol, sarang tawon spesial quality dijual Rp.17.900/botol serta harga pasaran Rp.19.500/botol. (amd)

AKHYAR AJAK KADER PKK BUAT GERAKAN MEWADAHI SAMPAH

Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution MSi,sampaikan sambutan pada pembukaan acara Rapat Konsultasi Daerah TP PKK Kota Medan tahun 2017 bertempat digedung Serba Guna PKK Kota Medan,Kamis (14/12/2017) 

Medan I Faktaonline.net - Wakil Walikota Medan Ir H Akhyar Nasution, M.Si menghimbau para Kader PKK membuat gerakan mewadahi sampah yang ada di lingkungan tempat tinggal masyarakat.
Ajakan itu disampaikan Wakil Walikota Medan ketika membuka Rapat Konsultasi Daerah TP PKK Kota Medan Tahun 2017 di Gedung Serba Guna PKK Kota Medan, Kamis (14/12).
Hadir pada Rakonda tersebut Wakil Ketua I TP PKK Kota Medan Hj. Nurul Khairani Akhyar, Asisten Pemerintahan dan Sosial Kota Medan, Drs. Musaddad, Kadis P3APM Damikrot, Camat dan Lurah, Ketua TP PKK Kecamatan dan Kelurahan, serta para kader PKK Kelurahan se Kota Medan.
 "Ibu-ibu PKK diharapkan bisa membantu Pemerintah Kota Medan medan dalam menggerakkan kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah rumah tangganya," kata Akhyar
 "Ingatkan tetangga dan keluarga tentang bagaimana caranya mengelola sampah lingkungan dengan baik dan benar. Dengan demikian PKK ikut memfasilitasi kebutuhan warga akan kebersihan lingkungan masyarakat," sambungnya lagi.
Disamping itu dirinya berharap Rakonda PKK Tahun 2017 ini bisa dilaksanakan dengan baik, merancang program kerja PKK yang baik, terukur dan mendukung program-program pembangunan Pemerintah Kota, terutama menjadikan Kota Medan yang bersih, indah dan nyaman.
Dihadapan para Pejabat Pemko Medan dan para Kader PKK, Akhyar menekankan, sesungguhnya kalau kita mau untuk bergerak bersama,dalam waktu kurang dari 6 bulan program menjadikan Medan Bersih, Indah dan Nyaman akan tercapai.
 "Untuk itu sama-sama kita dukung program pembangunan kota dengan pembangunan karakter masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya agar mampu hidup mandiri," tutup Akhyar. (amd)

Pemkab Nias Gelar Raker Semester II Tahun 2017

RAKER - Wakil Bupati Nias Arosokhi Waruwu, SH, MH, Sekda Kabupaten Nias Drs. F Yanus Larosa, M.AP ,saat rapat kerja Pemkab Nias Semester II Tahun 2017 bertempat di ruang rapat Kantor Bupati Nias Jalan Plud Binaka Gunung Sitoli Selatan ,Kamis (14/12/2017)

Nias I Faktaonline.net - Pemerintah Kabupaten Nias dibawah kepemimpinan Bupati Nias Drs. Sokhiatulo Laoli, MM dan Wakil Bupati Nias Arosokhi Waruwu, SH, MH dengan masa jabatan tahun 2016-2021 telah berjalan lebih satu tahun,kiranya perlu dilakukan evaluasi secara berkala terhadap kinerja dan hasil capaian atas kebijakan, program dan agenda kegiatan masing-masing satuan perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Nias.
Demikian dikatakan Wakil Bupati Nias Arosokhi Waruwu, SH, MH saat menyampaikan arahan dan bimbingannya pada rapat kerja (raker ) Kabupaten Nias semester II yang dilaksanakan di ruang rapat kantor Bupati Nias, Jalan Plud Binaka-Gunungsitoli Selatan. (Kamis, 14/12).
Lebih lanjut disampaikan Wakil Bupati Nias sesuai dengan program “Nawa Cita” Kabinet Kerja bentukan Presiden RI Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla, Pemerintah Daerah Kabupaten Nias telah merespon dalam sebuah gerakan perubahan yakni gerakan Kreatif, Inovatif dan Senergitas (KIS). Gerakan ini juga bertujuan untuk memaksilmalkan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Nias periode 2016-2021 yakni terwujudnya masyarakat Kabupaten Nias yang Maju, Mandiri dan Sejahtera.
 “Saya mengajak seluruh ASN Pemerintah Kabupaten Nias, agar terus berupaya memperbaiki diri serta meninggalkan budaya kerja yang lama yang tidak sesuai dengan tuntutan saat ini”Harap Wabup.
Beberapa pesan Wakil Bupati kepada setiap SKPD diantaranya,agar segera menutaskan kegiatan-kegiatan yang masih belum terlaksana, percepatan penyelesaian dan pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan diharapkan tepat waktu serta data, informasi dan dokumen terkait penyusunan LKPD, LKPJ, LPPD, LAKIP Tahun 2017, untuk segera disampaikan.
Wakil Bupati berharap rapat kerja ini dapat menjadi wahana serta munculnya ide-ide kontruktif untuk mencari solusi terkait kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan agenda kebijakan Pemerintah Daerah. Beberapa materi rapat disampaikan oleh Sekda Kabupaten Nias Drs. F Yanus Larosa, M.AP tentang pembentukan ASN telah diatur dalam UU nomor 5 tahun 2014 yakni ASN harus memiliki karakter berintegritas, professional, netral dan bebas intervensi politik, bersih dari KKN serta ASN juga harus mampu menyelenggarakan pelayanan publik bagi masyarakat dan menjalankan peran sebagai perekat persatuan dan kesatuan bangsa. Menurut Sekda,kinerja Pegawai Negeri Sipil kerap kali mendapat sorotan dari berbagai kalangan dan elemen masyarakat termasuk di media massa. Salah satu faktornya sikap atau kebiasaan ASN yang tidak produktif dan lebih cenderung mempunyai pola dan budaya kerja lama serta tidak menunjukkan kreatifitas dalam melaksanakan tupoksi sehari-hari,Tutur Sekda.
Dalam pemaparannya Sekda menjelaskan beberapa faktor yang mempengaruhi terhadap budaya kerja antara lain: kepemimpinan, hukum, teknologi, reward and punishment, politik serta lingkungan kerja, bebernya. Sekda menegaskan setiap pimpinan SKPD diharapkan menerapkan system reward and punishment kepada staf dan bawahan, system pelayan yang mempunyai standar operasional prosedur dalam hal ini cepat, murah, adil, nyaman dan bebas KKN, serta pimpinan wajib memperhatikan fasilitas pelayanan, pimpinan harus peka terhadap perubahan-perubahan dan terus berinovasi dalam melaksanakan program, komitmen untuk pencapaian target kerja.
 “ASN harus memiliki kinerja yang produktif sesuai tugas pokok dan fungsi serta tidak boleh ada lagi pegawai yang bersantai-santai datang ke kantor hanya untuk mengisi daftar hadir kemudian dalam waktu kerja yang bersangkutan tidak melakukan apa-apa dan pulang tepat waktu”Ujar Sekda.
Dia juga menyampaikan bahwa dalam membangun budaya kerja melalui program KIS dapat dilihat dari peningkatan tanggung jawab, disiplin, kepatuhan pada norma/aturan, terjalinnya komunikasi dan hubungan yang harmonis dengan semua tingkatan, peningkatan partisipasi dan kepedulian, peningkatan kesempatan untuk pemecah masalah, serta berkurangnya tingkat pesimis dan keluhan. Sementara untuk kriteria dan ciri khas budaya kerja yang baik menuju gerakan KIS yakni peka terhadap pengguna layanan, pemangku kepentingan, atasan, bawahan dan lingkungan, adanya inovasi kerja/program (perencanaan, pelaksanaan dan pertanggungjawaban), keberanian dalam mengambil resiko secara positif, keterbukaan informasi secara timbal balik, serta terciptanya keharmonisan dalam lingkungan kerja.(adi laoli)

Menyambut Hari Juang Kartika 2017 , Kodim 0209/LB Gelar Kegiatan Sunat Massal

SUNAT MASSAL Dandim 0209/LB Letkol Czi Denden Sumarlin bersama Ketua Persit KCK Cabang XXXVI Ny. Vera Variany Denden Sumarlin berfoto bersama dengan anak-anak usai sunatan massal, Rabu (13/12/2017).


Labuhan Batu I Faktaonline.net -  Bhakti sosial sunatan massal yang diprakarsai Kodim 0209/LB Kabupaten Labuhan Batu dalam rangka program manunggal TNI-Rakyat ramai diikuti warga, Rabu (13/12/2017)..
Kegiatan sosial merakyat institusi TNI, dilangsungkan di pos kesehatan Kodim 0209 Labuhan Batu, tercatat 30 anak-anak berasal dari Rantau Prapat didaftarkan para orang tuanya mengikuti sunat massal gratis tersebut.
 “Kami sangat berterima kasih kepada pak Dandim atas digelarnya program sunat massal ini, anak-anak sangat senang sekali dan kegiatan seperti ini karena sangat jarang sekali didapati, sekali lagi terima kasih kami kepada Kodim Labuhanbatu,” ujar Sunardi Lubis, warga Rantauprapat, ketika diwawancarai media saat mendaftarkan anaknya sebagai peserta.
Apresiasi maupun sambutan positif lainnya dari orang tua peserta yang lain terbilang cukup unik. Pasalnya, Yeni Andriyani warga Rantauprapat, mendengar adanya program sunat masal gratis tersebut terlalu sumringah. Sebab, dirinya tidak ingin anaknya ketinggalan mengikuti program tersebut, meskipun anaknya hari itu sedang mengikuti ujian sekolah dasar.
 “Saya tunggu anak saya selesai ujian, setelah itu langsung disunat, ini namanya rezeki. Kami sangat bersyukur adanya kegiatan sunat massal di Kodim, terima kasih pak TNI,” ungkap Yeni.
Komandan Kodim 0209/LB Letkol Czi Denden Sumarlin SE mengatakan, pelaksanaan kegiatan sunat massal itu serangkaian dengan peringatan Hari Juang Kartika tahun 2017.
 “Ya, kegiatan ini dilaksanakan serangkaian dengan peringatan hari juang Kartika tahun 2017. Selain sunat massal, kita juga telah menggelar berbagai kegiatan lainnya berupa Donor Darah, Bakti Sosial membersihkan rumah ibadah, serta membangun rumah warga tidak layak huni,” jelas Denden Sumarlin.
Lebih jauh, perwira yang sukses dalam pelaksanaan Program TMMD ke-100 di Desa Bandar Kumbul Kecamatan Bilah Barat belum lama ini, mengaku kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian TNI terhadap masyarakat.
 “Kami harapkan, dengan pelaksanaan kegiatan bakti sosial berupa Sunat Massal ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, serta kami ucapkan terima kasih atas dukungan warga terhadap seluruh kegiatan yang dilaksanakan Kodim 0209/LB,” pungkasnya.
Pantauan dilokasi kegiatan bhakti sosial tersebut, di hadiri Ketua Persit KCK Cabang XXXVI Dim 0209/LB Ny. Vera Variany Denden Sumarlin, Kasdim Mayor Inf Ertiko Cholifa SH,SPd, Danramil 08/RP Kapten Inf M.Tarigan, Jajaran Perwira staf Kodim 0209/LB, Anggota poskes kodim 0209/LB serta puluhan masyarakat di Lingkungan Makodim setempat. (red)

Denpom I/1 Pematang Siantar Gelar Sosialisasi Kesadaran Berlalulintas


Siantar I Faktaonline.net - Detasemen Polisi Militer (Denpom) I/1 Pematang Siantar bekerjasama dengan Kepolisian Resort Kota Pematangsiantar menggelar Sosialisasi pembekalan UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta Safety Riding kepada prajurit TNI/ASN dan Persit KCK Koorcab Rem 022 PD I/BB, bertempat Aula Panti Timur Makorem 022/PT Jl. Asahan Km 3,5 Pematangsiantar, Rabu (13/12).
Sosialisasi Pembekalan tersebut dirangkaian kegiatan ceramah dan Demo Safety Riding terkait cara berkendaraan yang baik serta memberi masukan dan membantu tentang pengurusan surat-surat kendaraan. Kasrem 022/PT Letkol Inf Agustatius Sitepu, S.Sos,.M.Si dalam kesempatan itu mengatakan Sosialisasi Pembekalan UU No.22 Tahun 2009 yang juga dirangkai dengan Safety Riding, bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh prajurit dan Ibu Persit tentang pentingnya tertib berlalu lintas dalam upaya menekan tingkat pelanggaran dan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Korem 022/PT. Dengan adanya pembekalan ini, diharapkan dapat membangun kesadaran berkendaraan yang aman, mentaati aturan/rambu-rambu lalu lintas, serta membangun kedisiplinan untuk melengkapi surat-surat kendaraan maupun kesiapan kendaraan yang digunakan. Jangan sampai ada prajurit atau ASN serta keluarga TNI yang memiliki kendaraan namun tidak memiliki administrasi kendaraannya.
Disela sela akhir acara, Danrem 022/PT Kolonel Arm Khoirul Hadi, S.E memberikan penekanan kepada peserta sosialisasi tentang disiplin berlalu lintas merupakan kewajiban kita sebagai pengguna jalan, apalagi sebagai seorang prajurit TNI, kita harus menjadi pelopor dan contoh bagi masyarakat dalam berlalu lintas, jangan menunjukkan sikap dan arogan yang tidak baik di depan umum, karena hal tersebut dapat mencoreng nama baik satuan. Dalam hal ini juga Danrem 022/PT mengatakan bahwa Polri menjalankan Undang-Undang yang disusun oleh pemerintah untuk menegakkan disiplin berlalu lintas.(red)

Diwakili Pasiter , Dandim 0213/Nias Buka Kejurda Kungfu Naga Merah Indonesia di Gunungsitoli

SAMBUTAN - Komandan Kodim 0213/Nias Letkol Inf Reymon Purba yang diwakili oleh Perwira Seksi Teritorial Kapten Inf. HS Lase ,sampaikan sambutan saat menghadiri pembukaan kejuaraan daerah (Kejurda ) ke – IV Perguruan Kungfu Naga Merah Indonesia Kotamadya Gunungsitoli tahun 2017 bertempat di Aula Kodim 0213/Nias,Senin (11/12/2017).

Nias I Faktaonline.net - Kejuaraan Daerah (Kejurda) ke-IV Kungfu tahun 2017,dibuka oleh Komandan Kodim (Dandim) 0213/Nias Letnan Kolonel Inf Reymon Purba,yang diwakili Pasiter Kapten Inf HS Lase bertempat di Aula Kodim 0213/Nias,Senin (11/12/17).
Pertandingan Kejurda ke IV ini, di ikuti oleh perguruan Naga Merah Indonesia se-Kotamadya Gunungsitoli. turut dihadiri oleh Ketua Koni Kota Gunungsitoli Faisal Makmur Zebua, mewakili Walikota Gunungsitoli, Shi Fu ( guru besar ) perguruan Kungfu Naga Merah Indonesia Kotamadya Gunungsitoli Yosef Rizal Mendofa SH., Anggota KONI Kota Gunungsitoli, para anggota beladiri Kungfu dan peserta kejuaraan yang diperkirakan mencapai sekitar 150 orang.
Ketua Koni Kota Gunungsitoli Faisal Makmur Zebua, mewakili Walikota Gunungsitoli berharap pertandingan Kejurda Kungfu ini dapat berjalan dengan lancar dan baik. Oleh sebab itu, segenap pelatih maupun dewan juri,diminta untuk melaksanakan tugas dengan baik, professional, serta sportif.
 “Hormati semua keputusan Wasit dan juri yang memimpin pertandingan untuk semua pelatih dan tim manager berikanlah arahan yang baik kepada atlet-atlet yang kalian bina agar mereka bisa tampil dengan baik dan maksimal.” ujar Faisal Makmur Zebua
 “Saya bangga penyelenggaraan kejuaraan seperti ini mutlak dilakukan setiap perguruan untuk sarana peningkatan kualitas, sekaligus mengukur kemampuan teknik atlet-atlet untuk dijadikan bahan evaluasi dalam melakukan pembinaan prestasi secara berjenjang bertahap bertingkat, dan berkelanjutan,Saya mengharapkan kepada seluruh peserta kejuaraan pertandingan tampilkan kemampuan teknik yang dimiliki serta junjung tinggi sportifitas karena hal tersebut menunjukkan kedewasaan kita dalam berkompetensi.” ucapnya
Sebelumnya, Dandim 0213/Nias Letkol. Inf. Reymon Purba melalui Perwira Seksi Teritorial Kapten Inf. HS Lase, sewaktu membuka secara resmi ajang Kejurda Olahraga Beladiri Kungfu oleh perguruan Kungfu Naga Merah Indonesia, Cabang kota Gunungsitoli tahun 2017 menyampaikan kiranya para atlet diharapkan dapat memegang teguh disiplin yang tinggi karena melalui kegiatan ini tentu terbentuk karakter yang baik sehingga ke depan para generasi muda memiliki kemampuan yang tinggi dan bisa diandalkan. Oleh karena itu, melalui olah raga beladiri ini juga dapat membuat kita dikenal dan daerah kita dikenal melalui perlombaan keluar daerah.” Ungkapnya.
Lanjutnya,kegiatan ini juga sangat berdampak positif, karena dapat menghindarkan para generasi muda dari berbagai hal negative. Seperti minuman keras, Narkoba, judi dan kegiatan rawan lainnya. Oleh karena itu, selama melaksanakan kegiatan agar diperhatikannya faktor keamanan,” Tutupnya
Sementara itu, adapun pelaksanaan Kejurda Kungfu ke-IV kota Gunungsitoli dimulai dari tanggal 11 Desember 2017 s.d tanggal 16 Desember 2017.(red/laoli)

KPU Sumut Gelar Forum Koordinasi Data Pemilih



Medan I Faktaonline.net - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara melaksanakan Forum Koordinasi Data Pemilih Terintegarasi yang diikuti delapan KPU Kabupaten/Kota dengan melibatkan instansi pemerintah maupun swasta,Panwaslu, mahasiswa wadah organisasi wartawan di Hotel Santika Medan,Senin (11|12)
Usai peretemuan berlangsung sehari itu dilakukan konferensi pers yang dihadiri komisioner KPU Sumut Nazir Salim Manik, Sekretaris KPU Sumut Abdul Rajab Pasaribu, Kasubbag Teknis dan Humas Harry Dharma Putra dan delapan ketua-ketua KPU Kapupaten/kota yang akan melaksanakan pemilihan Bupati/walikota di Sumatera Utara.
Menurut Nazir Salim Manik, tujuannnya dilaksanakan Forum Koordinasi Data Pemilih Terintegarasi adalah untuk memperoleh data dari stake holder terkait pilgubsu 2018 mendatang ini. Dengan melibatkan berbagai instansi pemerintah dan berbagai unsur lainnya akan mempermudah perolehan data pemilih. Jadi forum ini untuk menyatukan pendapat tentang keberadaan data pemilih, sehingga memepermudah tugas-tugas KPU dalam memperifikasi data pemilih.
 “Kita ingin mencari tau tentang keberadaan pemilih di pabrik misalnya, ya pintu pagar mereka sudah terbuka lebar, karena itu kita melibatkan Disnaker misalnya,demikian yang lainnya “ujar Nazir Salim. Mengenai keberadaan orang yang terganggu jiwanya, bagaimana hak pilihnya, menurut Manik harus mendapat surat keterangan dari dokter. KPU tidak serta-merta menggugurkan hak pilihnya. Halnya juga adanya nama pemilih terdaftar, padahal yang bersangkutan sudah tidak ada ditempat disebabkan berbagai hal, Nazir Salim mengharapkan kepada warga agar melaporkannya. Demikian juga perpindahan ke tempat lain, harus melapor tiga hari sebelum hari pemilihan dan harus mendapat surat keterangan dari Panitia Pemungutan Suara (PPS) setempat
Turut hadir KPU Langkat, KPU Deli Serdang, KPU Batubara, KPU Paluta, KPU Padang Sidimpuan, KPU Dairi, KPU Padang Lawas, KPU Tapanuli Utara.(amd)