Investor China Akan Bangun Pembangkit Listrik Di Sicanang Belawan


Medan,faktaonline.net -  Investor asal China rencananya akan membangun pembangkit listrik di Kasawan seluas lebih kurang 100 hektar yang berada di Kelurahan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan akan menjadi salah satu lokasi berdirinya pembangkit listrik yang akan menghasilkan 600 MegaWatt.
Demikian terungkap dalam pertemuan Wali Kota dengan Dirut PT Sunrise International Investment Group, Mr Yuan Hua Feng di rumah dinas Wali Kota Jalan Sudirman Medan, Kamis (27/4). Kehadiran pembangkit listrik ini nantinya diharapkan dapat membantu mengatasi masalah kekurangan listrik yang terjadi selama ini. Didampingi sejumlah fatner bisnisnya, Yuan mengungkapkan bahwa perusahaan mereka sudah terdaftar menjadi perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) di Indonesia.
Dikatakannya, kedatangan mereka untuk minta dukungan sekaligus melaporkan rencana pembangunan pembangkit listrik di Medan. Menurut Yuan, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan pemilik lahan di Kelurahan Sicanang.
 “Untuk itu kita mohon petunjuk dan arahan dari Bapak Wali kota. Jika tidak ada masalah, kita langsung membayar ganti rugi kepada pemilik lahan. Setelah itu pembangunan pembangkit listrik kita mulai,” kata Yuan. Selain membangun pembangkit listrik, Yuan mengatakan pihaknya juga siap menjajaki kerjasama lainnya.
 “Kami selalu bekerja serius dan berusaha siap secepatnya. Oleh karenanya kami siap masuk dan berinvestasi di Kota Medan, sebab kehadiran kami ingin memberikan manfaat,” ungkapnya.
Wali Kota sangat mengapresiasi dan mendukung penuh pembangunan listrik tersebut. Apalagi pembangkit listrik itu rencananya akan dibangun di Kelurahan Sicanang. Hanya saja Walikota Eldin,i sangat menyangkan, sebab Mr Yuan Huang Feng tidak membawa serta foto copy surat tanah yang akan dibeli untuk lokasi pembangunan tenaga listrik tersebut.
 “Dengan melihat surat tanah, kita dapat mengetahui apakah lahan yang dibeli itu bisa peruntukannya untuk dibangun pembangkit listrik atau tidak. Sebab, sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Medan, ada wilayah Sicanang yang menjadi hutan kota,” papar Wali Kota.
Dijelaskan Wali Kota, merubah peruntukan lahan yang telah ditetapkan dalam RTRW tidak bisa sembarangan dan bisa dipidana. Untuk itu Wali Kota menyarankan pihak investor harus benar-benar teliti sebelum membeli lahan yang akan dijadikan lokasi pembangkit listrik.
“Sia-sia kalau lahan yang dibeli ternyata peruntukannya tidak bisa untuk membangun pembangkit liastrik,” pesannya.
Yuan Huan Feng mengucapkan terima kasih atas masukan yang diberikan Wali kota tersebut. Untuk itu mereka akan melakukan pemeriksaan dengan teliti sehingga tidak salah beli lahan. Setelah itu Mr Yuan memberikan cindera mata kepada Wali kota sebagai ungkapan rasa terima kasih atas penerimaan dan dukungan yang diberikan. (am)

PEMKO MEDAN TERIMA KUNKER ANGGOTA DPR KABUPATEN ACEH TIMUR



Medan,faktaonline.net -  Dalam rangka mengoptimalkan pemanfaatan dan pengelolaan potensi pariwisata daerah, DPR Kabupaten Aceh Timur melakukan studi banding ke Pemerintah Kota Medan untuk mempelajari sistem pengelolaan pariwisata yang ada di Kota Medan sebagai pembanding untuk dijadikan referensi pembangunan sektor pariwisata Kabupaten Aceh Timur.
Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin, S, M.Si diwakili Staf Ahli Walikota Medan Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Tunggar SH menerima kunjungan kerja DPR Kabupaten Aceh Timur di Ruang Rapat II Kantor Walikota Medan, Kamis (27/4), dirinya berharap apa yang bisa dijadikan referensi dari Kota Medan bisa bermanfaat luas bagi pengembangan Kabupaten Aceh Timur.
Walikota Medan dalam sambutannya yang disampaikan oleh Tunggar menyebutkan bahwa sebagai salah satu pusat perekonomian regional terpenting di Pulau Sumatera, Kota Medan memiliki kedudukan, fungsi dan peranan strategis sebagai pintu gerbang utama bagi kegiatan jasa perdagangan, ekonomi, karenanya pembangunan Kota Medan diarahkan menjadi Kota Jasa, Industri, Perdagangan dan juga kota pendidikan.
 “Kondisi yang ada pada beberapa tahun terakhir, mengharuskan Kota Medan untuk giat melakukan pembenahan dan pembangunan melalui pembangunan infrastruktur kota, penghijauan, kebersihan kota yang semuanya dilakukan demi kenyamanan warga masyarakat selama berada di Kota Medan,” ujar Tunggar.
Menurutnya kenyamanan suatu kota akan berdampak pada peningkatan posisi strategis Kota Medan di bagian barat Indonesia seperti nilai investasi daerah. Selain itu juga dapat menunjang sektor kepariwisataan yang ada di Kota Medan. Terlebih saat ini Kota Medan memiliki banyak sekali potensi pariwisata yang bisa dikembangkan untuk menjadi sumber PAD sektor pariwisata yang potensial. Dengan berjalannya perbaikan di berbagai sektor menunjukkan komitmen Pemko Medan untuk terus berupaya mempromosikan Kota Medan ke seluruh nusantara hingga dunia internasional. Diharapkan kedepannya akan semakin banyak mendatangkan kunjungan wisatawan domesik dan mancanegara ke Kota Medan.
Sebelumnya Ketua DPR Kabupaten Aceh Timur Marzuki Azhar berharap kunjungan kerja DPR Kabupaten Aceh Timur dalam rangka studi banding pengelolaan potensi pariwisata daerah bisa menjadi masukan positif bagi Kabupaten Aceh Timur dalam meningkatkan pariwisata. Dirinya mengakui bahwa sesungguhnya Kabupaten Aceh Timur memiliki potensi pariwisata yang potensial untuk dapat menunjang penerimaan daerah, diantaranya sektor alam dan baharinya, hanya saja Pemerintah Kabupaten Aceh Timur masih memerlukan pendalaman konsep dalam pengelolaan potensi pariwisatanya. Sebagaimana Kota Medan telah dianggap mampu mengembangkan sumber daya alamnya menjadi suatu potensi ekonomi seperti Kawasan Industri Medan (KIM), dengan adanya hal seperti itu dapat menjadi referensi Pemkab Aceh Timur dalam menjalin huibungan erat dengan Pemko Medan dalam rangka mendukung Pemkab Aceh Timur dalam mengembangkan industri pariwisatanya. (am)

Pemprovsu Dukung Aksi Stop Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak


Medan,faktaonline.net - Gubrnur Sumatera Utara (Gubsu), Ir H T Erry Nuradi,MSi mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) semua aksi dan apa pun gerakan yang menukik kepada upaya menstop kekerasan perempuan dan anak.
 "Kekerasan terhadap perempuan dan anak hingga saat ini masih menjadi persoalan pelik dan patut dicarikan solusinya secara konprehensif, akurat dan tersistem," ujar Gubsu.
Hal tersebut disampaikan Gubsu Ir HT Erry Nuradi MSi dalam sambutan yang dibacakan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu) H Hasban Ritonga SH, pada acara Temu Koordinasi Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) di Provinsi Sumatera Utara,di Hotel Four Points By Sheraton Medan,Kamis (27/4).
Berbicara pada Gelar Puspa Sumut 2017 tentang Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak, Gubsu prihatin hampir setiap bulan, selalu saja ada laporan kekerasan terhadap perempuan dan anak masuk ke kepolisian.
 "Kasus ini masih memenuhi media massa, yang paling aktual. Kejadian di Medan lanjutnya, pembunuhan satu keluarga yang di dalamnya ada perempuan dan anak," ujarnya pada acara atas kerjasama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI dan Dinas PPPA Pemprov Sumut. Dihadapan Menteri PPPA RI yang diwakili Asisten Deputi Partisipasi Media Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Drs Fatahillah, Kepala Dinas PPPA Sumut Hj Nurlela SH, Inspirator Pusat dan para aktivis dan pemerhati perlindungan perempuan dan anak, Gubsu mengemukakan atas dasar itu kampanye untuk stop kekerasan perempuan dan anak terus digalakkan.
 “Konsep three ends itu sangat didukung oleh Pemprov Sumut yakni mengakhiri kekerasan, mengakhiri perdagangan orang, dan mengakhiri kesenjangan ekonomi sebagai bentuk dari kampanye kita untuk stop kekerasan terhadap perempuan dan anak tersebut,” katanya.
Selain itu, ditambahkannya, dibutuhkan sinergitas untuk mencari solusi dalam melaksanakan three ends tersebut. Pemprovsu pun mendukung dan siap melaksanakan program apa pun yang dihasilkan dari berbagai aksi dan kegiatan termasuk gelar Puspa Sumut 2017 sebagai upaya meminimalisasi kekerasan terhadap perempuan dan anak tersebut.
 “Kami sudah mencoba dengan gerakan sayang keluarga. Jadi jangan heran, sekarang semua pejabat di lingkup Pemprov Sumut harus peduli keluarganya. Kami pikir ini adalah satu upaya dalam kita membuat keluarga harmonis sehingga kekerasan itu tidak terjadi,” ujarnya.
Sementara itu, Deputi Asisten Deputi Partisipasi Media Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Drs Fathillah mengatakan, untuk saat ini melawan sendiri para pelaku kekerasan, pedagang manusia, maupun yang menciptakan kesenjangan ekonomi kurang efektif. Yang lebih efektif adalah menyinergikan semua pihak untuk melawannya.
 “Makanya selalu kami juga kampanyekan sinergi itu, karena tidak mungkin melawan mereka hanya pemerintah saja misalnya, atau yayasan saja, tapi bagaimana semua pihak ikut dalam perlawanan itu,” ujarnya.
Dia berharap, gelar Puspa Sumut 2017 melahirkan berbagai solusi dalam upaya meminimalisasi permasalahan, terutama kekerasan terhadap perempuan dan anak itu. “Saya yakin Sumut bisa,” tambahnya.
Ketua Panitia Penyelenggara Hj Nurlela SH MAP mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari yakni dimulai tanggal 27-28 April 2017. Sedangkan peserta kurang lebih 120 orang yang berasal dari Kementerian PPPA RI, dinas PPPA Provinsi dan kabupaten/kota se Sumatera Utara, perwakilan dari lembaga masyarakat, organisasi agama, dunia usaha, perbankan, organisasi perempuan, lembaga profesi dan media massa. Tujuan kegiatan ini lanjutnya antara lain membangun sinergi Kementerian Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (PPPA) RI, lembaga masyarakat, organisasi agama, dunia usaha, organisasi perempuan, lembaga profesi dan media pada level daerah untuk percepatan dan efektifitas mewujudkan kesejahteraan perempuan dan anak di Indonesia. “Diharapkan keterlibatan aktif peserta dalam memperkuat partisipasi publik untuk kesejahteraan perempuan dan anak melalui kesepakatan bersama,” ujar Nurlela.(am)

Wali Kota Buka Rakerda Partai Golkar Kota Medan

RAKERDA GOLKAR - Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi,sampaikan sambutan saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda)  Partai Golkar Kota Medan di Medan Club Jalan Kartini Medan, Kamis (27/4/2017)

Medan,faktaonline.net - Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Golkar Kota Medan di Medan Club Jalan Kartini Medan, Kamis (27/6). Rakerda ini diharapkan menghasilkan keputusan yang bermakna. Di samping itu Partai Golkar Kota Medan akan semakin solid lagi ke depannya. Sebab, soliditas partai akan sangat menentukan langkah yang harus diambil ke depannya. Selain sebagai salah satu partai yang paling dominan kiprah politiknya selama beberapa dekade terakhir dan memainkan peranan yang signifikan dalam berbagai perubahan yang terjadi di tanah air,
Wali kota Eldin,mengatakan Partai Golkar juga telah banyak menciptakan kader yang menjadi pemimpin, baik dalam skala lokal maupun nasional. Di samping itu tambah Wali Kota lagi, partai berlambang pohon beringin ini juga mampu melakukan pengkaderan secara baik, sehingga tidak ada kader yang matang karena dikarbit . Itu sebabnya kader Partai Golkar selama ini terkenal sangat militan dan pejuang yang gigih serta tangguh untuk kemajuan partai. Oleh karenanya Wali Kota sangat mengapresiasi dan menyambut baik digelarnya Rakerda partai Golkar Kota Medan ini. Pasalnya, rakerda ini merupakan salah satu kegiatan yang mampu mengakomodir suara-suara dari grass root Partai Golkar.
 “Selain itu rakerda ini sebagai upaya Partai Golkar untuk tetap merapatkan barisan menghadapi eskalasi politik di Tanah Air, terutama menghadapi Pilkada tahun depan. Apalagi secara historis, partai Golkar sudah sejak lama memiliki basis massa yang besar di Sumut,” kata Wali Kota.
Eldin juga berharap pelaksanaan rakerda berjalan dengan baik dan lancar, serta mendapatkan hasil yang diharapkan. Kemudian rakerda ini akan menjadikan Partai Golkar Kota Medan semakin solid. “Tunjukanlah kerja keras dan kerja ikhlas agar kegiatan ini menghasilkan sesuatu yang bermakna bagi kegiatan perpolitikan di Tanah Air maupun untuk Kota Medan rumah kita tercinta,” harapnya. Rakerda partai Golkar Kota Medan ini turut dihadiri Sodrul Fuad mewakili Ketua DPD Partai Golkar Sumut, Ketua Dewan penaehat Partai Golkar Kota Medan, Kol (Purn) H Syamsi Harahap, Ketua DPD Partai Golkar Kota Medan, H.Syaf Lubis SE, Wakil ketua DPRD Medan, H Iswanda Nanda Ramli, Ketua AMPI Kota Medan, Mulia Asri Rambe, senior dan anak sayap Partai Golkar serta seluruh keluarga besar Partai Golkar Kota Medan.
Sebelumnya Ketua DPD partai Golkar Kota Medan, H.M Syaf Lubis dalam sambutannya mengajak seluruh kader untuk bersatu dan bersama mengembalikan kejayaan Partai Golkar.
“Dengan persatuan dan kebersamaan yang kita bangun, insya Allah tahun 2019 kita akan meraih kemenangan, tidak hanya di Kota Medan maupun Sumatera Utara tetapi juga secara nasional,” ujar H.M Syaf optimis.
Selanjutnya, Syaf berpesan kepada seluruh kadernya untuk mendukung pembangunan di Kota Medan. Sebab, membangun kota ini tidak gampang dan butuh dukungan semua lapisan masyarakat. Di samping itu Syaf juga tak lupa mengajak para kadernya mendukung pemberantasan narkoba di Kota Medan. (am)

Pemkab Sergai Peringati Hari Kesiapsiagaan Nasional Tahun 2017



Sergai, FaktaOnline.NET - Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) memperingati Hari Kesiapsiagaan Nasional Tahun 2017 bertempat di halaman Kantor Camat Pegajahan, Rabu (26/4).
Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) Wakil Bupati (Wabup) Darma Wijaya dan Komandan Upacara Ferry Fernando Lubis, M.Si.
Hadir dalam kesempatan itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Henry Suharto, SH, Kepala Dinas Sosial Misran, SE, Kepala Badan Kesbangpol Ramadhan, SH, para Camat se-Sergai, Muspika Pegajahan, Instruktur dan Tagana, Tenaga Kesehatan dan unsur siaga bencana di wilayah Sergai.
Wabup Darma Wijaya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada BPBD dan unsur siaga bencana yang telah bahu membahu dan selalu tanggap darurat dalam upaya pengurangan resiko bencana yang terjadi di seluruh wilayah Kabupaten Sergai. Lebih lanjut Wabup mengatakan peringatan Hari Kesiapsiagaan Nasional sekaligus memperingati hari lahirnya Undang-Undang Penanggulangan Bencana Nomor 24 Tahun 2007 ini bertujuan membudayakan latihan secara terpadu, terencana dan berkesinambungan guna meningkatkan kesadaran, kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat menuju Indonesia Tangguh Bencana.
 "Dengan momen peringatan Hari Kesiapsiagaan Nasional hari ini diharapkan tercipta gerakan untuk mengubah budaya dan paradigma sadar bencana dengan mengadakan pelatihan-pelatihan kesiapsiagaan secara teratur dan berkelanjutan guna mengukur sejauh mana kesiapan masing-masing pihak dalam menghadapi bencana", ujar Darma Wijaya.
Mengakhiri sambutannya Wabup meminta kepada semua pihak untuk meningkatkan semangat melayani guna siaga bencana dengan sukarela dilingkungan masing-masing.
"Mari kita pedomani 3 point yang melandasi semangat kebersamaan yaitu : siapkan diri untuk siaga bencana mulai saat ini, tidak mengakhiri pelayanan sebelum siaga terhadap bencana serta semakin banyak masyarakat yang siaga, maka akan semakin banyak masyarakat yang terselamatkan dari bencana" pungkas Wabup.
Pelaksanaan apel siaga bencana ditandai dengan penekanan tombol sirine yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia tepat pukul 10.00 waktu setempat serta diisi dengan simulasi penanganan bencana penyelamatan korban banjir dan tenggelam serta penanganan pengungsi pada saat gempa bumi.(putra)

Bimtek Untuk Guru SD Dan SMP Guna Tingkatkan Pembelajaran Berkualitas



Medan,faktaonline.net - Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi diwakili Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Medan, Lahum SH MH membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Penilaian Kinerja Guru Dalam Penerapan Angka Kredit Berkenaan Dengan Sasaran Kerja Pegawai di Lingkungan Pemko Medan tahun 2017 yang digelar Hotel Grand Antares Medan, Rabu (26/4).
Bimtek yang berlangsung selama tiga hari diikuti guru SD dan SMP di Kota Medan ini, bertujuan untuk memberikan pembekalan dan pembelajaran bagi para guru dalam pembuatan Daftar Usul Penetapan Angka Kredit (DUPAK) dan Penetapan Angka Kredit (PAK), serta kaitannya dengan Sasaran Kerja Pegawai (SKP).
Lahum menjelaskan, penilaian kinerja guru (PKG) merupakan salah satu upaya dalam melaksanakan tugas dan fungsi yang melekat pada jabatan fungsional guru, dilaksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku untuk menjamin terjadinya proses pembelajaran yang berkualitas di semua jenjang pendidikan. Pelaksanaan penilaian kerja guru dimaksud, jelas Lahum, bukan untuk menyulitkan guru, justru sebaliknya PKG dilaksanakan untuk mewujudkan guru yang profesional, karena harkat dan martabat suatu profesi ditentukan oleh kualitas layanan profesi ditentukan oleh kualitas layanan profesi yang bermutu.
Ditegaskan Lahum, guru sebagai pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik tentunya dibutuhkan SDM yang senantiasa di-upgrade agar dapat menjawab dinamika dan tantangan perubahan. “Pemerintah bertanggungjawab meningkatkan kompetensi dan profesionalitas Apratur Sipil Negara (ASN) diarahkan pada perbaikan kualitas guru, salah satunya dengan penetapan kebijakan yang berkaitan dengan penilaian kinerja guru melalui angka kredit,” kata Lahum.
Menurut Lahum, kenaikan pangkat dan penetapan angka kredit ini menjadi persoalan klasik di kalangan ASN, banyak ASN yang memangku jabatan fungsional, seperti tenaga guru kurang memperhatikan jumlah penetapan angka kreditnya, serta syarat-syarat untuk kenaikan pangkat, sehingga melebihi dari batas waktu.
 “Hal ini menjadi persoalan yang harus terus kita urai agar kenaikan pangkat ASN dapat berjalan lancar, apalagi tahun ini penerapan SKP telah berjalan semakin baik. Untuk itu saya menghimbau para guru harus sudah bisa secara mandiri mengisi SKP bulanan yang nantinya akan disinkronkan dengan penerapan angka kredit,” jelasnya. Atas dasar itulah Lahum berharap kepada seluruh peserta Bimtek dapat mengikuti dengan sebaik-baiknya. Di samping itu harus fokus dan jangan malu untuk bertanya, sebab Bimtek ini sangat penting dalam menunjang karir para guru.
Sebelumnya Kabid Mutasi dan Kesejahteraan BKD & Pengembangan SDM Kota Medan, Donni Harahap SH dalam laporannya menjelaskan,Bimtek ini juga digelar dalam rangka meningkatkan Kompetensi ASN, termasuk guru dengan mempergunakan prosedur dan teknik kerja tertentu.
 “Di samping itu melalui Bimtek ini, kita ingin memacu ASN lebih profesional dalam melaksanakan tugas sehingga ASN selaku Apratur Negara dapat melaksanakan tugas-tugas di dalam pemberkasan kenaikan pangkat sesuai dengan peraturan yang berlaku,” jelas Donni.
Sedangkan pelaksanaan Bimtek ini dilaksanakan dalam 3 angkatan. Bimtek angkatan pertama berlangsung 26-28 April, angkatan kedua 3-5 Mei dan angkatan ketiga 8-10 Mei mendatang.
Untuk angkatan pertama, nara sumber yang dihadirkan Westerling Siregar SH selaku Kabid Mutasi dan Status Kepegawaian Kantor Regional VI Badan kepegawaian Negara (BKN) Medan,ujar Donni.(am)

Wagubsu Nurhajizah Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana


Medan,faktaonline.net -  Hari Kesiapsiagaana Bencana Nasional (HKBN) di Sumut dilaksanakan dengan kegiatan apel yang dipimpin Wakil Gubernur Sumatera Utara Brigjen (Purn) TNI Nurhajizah Marpaung dan simulasi penyelematan korban bencana di lapangan upacara Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro, Medan,Rabu (26/4)
Kegiatan melibatkan Badan Penangulangan Bencanan Daerah Provsu, SAR Kota Medan, Dinas Pencegah dan Pemadam Kebarakan Kota Medan, Dinas Kesehatan Pemprovsu dan Pemko Medan, relawan tanggap bencana (Tagana), Karang Taruna dan Mahasiswa Pencinta Alam
Dalam kesempatan itu digelar latihan kesiap siagaan bencana berupa simulasi evakuasi korban yang melibatkan Badan Penangulangan Bencanan Daerah Provsu, SAR Kota Medan, Dinas Pencegah dan Pemadam Kebarakan (DP2K) Kota Medan, Dinas Kesehatan Pemprovsu dan Pemko Medan, relawan tanggap bencana (tahana), karang taruna dan mahasiswa pencinta alam mensimulasikan.
Latihan evakuasi yang dlakukan petugas diantaranya menurunkan korban dari lantai 3 gedung Pemprovsu menggunakan tali. Selain itu dilakukan simulasi pemadamkan kebakaran di atas gedung oleh DP2K Pemko Medan. Pertolongan medis oleh petugas PMI dan Dinas Kesehatan . Selain evakuasi, digelar pula kegiatan donor darah oleh PMI Medan dan pemeriksaan kesehatan gratis seperti pemeriksaan kadar gula darah, tekanan darah, asam urat dan koleterol.
Hadir pada kegiatan itu,Ketua PMI Sumut Rahmad Shah, sejumlah Kepala SKPD Provsu, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Kementerian ESDM, Kepala Kantod SAR Medan, Kepala BMKG Wilayah 1 Medan,Ketua Tagana Sumut, Ketua Teratai Rescue Sumut.
Wakil Gubernur Sumatera Utara Brigjen (Purn) TNI Nurhajizah Marpaung dalam sambutannya mengharapkan meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat dan pemangku kepentingan dalam menghadapi ancaman bencana di Sumut. Wagubsu mengajak untuk melihat dan merenung ke belakang sejenak untuk refleksi ke depan untuk pencanangan hari kesiapsiagaan bencana nasional dilaksanakan di seluruh Indonesia.
 "Latihan kesiapsiagaan bencana serentak dilakukan dalam upaya untuk memastikan tersampaikannya edukasi pengetahuan secara garis besat kepada masyarakat, tentang bagaimana merespon ancaman melalui latihan kesiapsiagaan dengan melaksanakan evakuasi mandiri, uji sirene peringatan dini dan uji shelter yang sesuai ancaman masing-masing di daerahnya,"ujarnya.
Menurutnya penanganan antisipasi datangnya bencana perlu didorong bersama-sama untuk menghindari jatuhnya korban yang lebih besar lagi.
"Ini tidak hanya merupakab tugas pemerintah atau masyarakat namun antisipasi dilakukan bersama-sama (stakeholder)."paparnya Berdasarkan wilayah Wagubsu mengatakan bahwa Sumut memiliki kondisi geografis, geologis, hidrologis dan demokrafis yang memungkinkan terjadinya bencana , baik yang disebabkan oleh faktor alam, faktor non alam, maupun faktor manusia yang menyebabkan timbulnya korban jiwa manusia , kerusakan lingkungan harta benda dan dampak psikologis dalam keadaan tertentu dapat menghambat keberlangsungan pembangunan di Sumut.
Seusai apel Wagubsu melakukan penandatangan Deklarasi Sumut Rescue bersama-sama memberi dukungan penuh dalam penanggulangan kebencanaan di Provsu sesuai dengan komitmen bersama Siap untuk Selamat. Juga memberi rompi kesejumlah stekholder yakni BPBD Sumut, BPBD Medan,PMI, Sunplaza dan Hipgabi. (am)