Info Lowongan Kerja :

Muhammad Abduh SH : Pemekaran Kecamatan di Deli Serdang Jangan Ditunda Lagi

SOSIALISASI PEMEKARAN - Banmus Pemekaran Kecamatan Percut Sei Tuan DPRD Deli Serdang dari Dapil II saat melakukan sosialisasi pemekaran dengan elemen masyarakat di Hotel Miyana Jalan H Anif Sampali Sabtu (10/12).

Percut Sei Tuan,faktaonline.net - Ketua Karang Taruna Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deliserdang Muhammad Abduch, SH meminta kepada Ketua Banmus DPRD Deli Serdang H Rahmatsyah SH yang sedang melaksanakan sosialisasi pemekaran kecamatan agar tetap menjadikan pemekaran kecamatan yang sudah lama diharapkan masyarakat khususnya di Kecamatan Percut Sei Tuan tetap terlaksana walaupun dalam perjalanannya ada hambatan soal penataan kecamatan yang dimekarkan.
Pemekaran merupakan harga mati bagi masyarakat sehingga kalau ada keberatan dari sekelompok masyarakat karena pada dasar pemetaanya ada pada persoalan jaraknya kiranya harus dicarikan solusinya sehingga agenda pemekaran kecamatan Percut Sei Tuan, Sunggal, Hamparan Perak yang sudah dibahas pada pansus kiranya bisa terlaksana dengan mencarikan solusi agar semua keinginan masyarakat juga bisa terpenuhi secara baik.
"Kita dari Karang Taruna Kecamatan Percut Sei Tuan mendukung penuh atas rencana pemekaran kecamatan sebagai satu amanat masyarakat yang berharap kelak pemekaran kecamatan merupakan satu cara untuk memberikan kesejahteraan serta mempermudah urusan dan memperkecil jarak tempuh urusan administrasi warga" Ujar Abduh
Abduh juga menambahkan,kalau pemekaran adalah satu cara memeratakan pembangunan di seluruh desa tentunya tidak perlu ditolak ataupun dibatalkan karena soal penataan yang dinilai masih rancu,
Ketua Karang Taruna Percut Sei Tuan Muhammad Abduch, SH menyampaikan perihal pemekaran kecamatan itu langsung dihadapan Banmus pemekaran kecamatan DPRD Deli Serdang bertempat di Hotel Miyana Jalan H Anif Desa Sampali, Sabtu(10/12)
Turut hadir pada acara tersebut Erwan dari Fraksi Nasdem, H Rahmatsyah SH dari Fraksi PKB, Irawan dari PAN, Abdul Rahman, Edison Marpaung, Jaresman Sitanggang, Amit Damanik, Elfi Syahra, Sekcam Percut Sei Tuan Harles Harahap, SH , Kepala Desa Se Kecamatam Percut Sei Tuan.
Ketua Banmus pemekaran H Rahmatsyah SH mengatakan bahwa mereka diberi waktu menyerap aspirasi pemekaran kecamatan dari masyarakata hanya sekitar 4 hari dengan jumlah anggota sebanyak 25 orang.Dan berharap pemekaran ini bisa diwujudkan sebagai satu bukti kerja anggota DPRD Deli Serdang yang serius untuk mewujudkan pemekaran seperti yang diharapkan masyarakat .
Sementara itu ditempat yang sama Sekretaris Kecamatan Percut Sei Tuan Harles Harahap, SH mengatakan bahwa pemekaran kecamatan Percut Sei Tuan memang sangat diperlukan mengingat luasnya daerah yang memerlukan penanganan secara khusus terutama didaerah selatan dan oleh karenanya pemerintahan kecamatan siap mendukung sosialisasi ini terutama dalam mewujudkan harapan dari masyarakat.
Sementara pada acara sosialisasi pemekaran kecamatan Percut Sei Tuan banyak harapan dan keinginan agar pemekaran kecamatan imi bisa dilĂ ksanakan terutama agar pola pembangunan diseluruh desa yang ada bisa terlaksana dengan baik.(Akhmad/abd)

Bupati Asahan Harap Petani Untuk Tidak Melakukan Alih Fungsi Lahan Pertanian

 
Asahan,faktaonline.net -  Pemerintah Kabupaten Asahan melaksanakan kegiatan posko desa di Kecamatan Rawang Panca Arga. 
Kegiatan tersebut dimaksudkan sebagai sarana pembelajaran bagi petani untuk dapat mengembangkan diri serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pada sektor pertanian, juga diberikan bantuan tehadap sejumlah alat pertanian kepada petani.
Acara tersebut dibuka langsung oleh Bupati Asahan Drs H Taufan Gama Simatupang MAP. Turut hadir rombongan Tim Penggerak Kesejahteraan Keluarga (PKK) Asahan,para pimpinan SKPD, perwakilan perusahaan, petugas pertanian dan ratusan pengurus kelompok tani. Acara itu berlangsung di SPP Negeri Asahan Desa Rawang Pasar V, Kamis minggu lalu.
Sebelumnya,Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Asahan Ir Oktoni Eryanto MMA dalam sambutannya mengatakan tujuan digelarnya posko desa ini sebagai sarana silaturahmi masyarakat dan petani di Asahan pada umumnya untuk meningkatkan pengetahuan dibidang pertanian.
“Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk penyampaian aspirasi dan apresiasi petani kepada pemeritah Kabupaten Asahan,”kata Oktoni.
Untuk itu,lanjut Oktoni pihaknya juga menyampaikan terimakasih kepada Bupati Asahan yang telah banyak membantu dan memperhatikan pembangunan dibidang pertanian sehingga dari tahun 2011 sampai sekarang pertanian Asahan memiliki sejumlah alsin pertanian.
Sementara itu, Bupati Asahan dalam arahanya mengajak semua elemen masyarakat untuk komitmen membangun dunia pertanian secara bersama-sama, mulai dari daerah hingga pusat, apalagi pemerintah mencanangkan suprus beras 10 juta ton dan Kabupaten Asahan harus mampu memberikan kontribusi terhadap surplus tersebut.
Melalui forum posko Desa,Bupati berharap para kelompok tani Kabupaten Asahan dapat benar-benar memanfaatkan acara yang sangat baik ini. 
Petani dapat menyampaikan segala persoalan ataupun ide-ide yang dapat membangun dunia pertanian. Kemudian, Bupati menghimbau kepada seluruh petani untuk tidak mengalih fungsikan lahan pertanian tanaman pangan terutama sawah-sawah irigasi yang potensi untuk tanaman padi atau dengan lahan lainya, kedepan bila ada yang mengalih fungsikan lahan pertaniannya harus mendapat izin.
“Bapak Ibu para petani sekalian,saya mohon untuk tidak melakukan alih fungsi pertanian khususnya sawah, seperti yang diatur dalam undang undang nomor 41 tahun 2009 tentang perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan dan Perda Kabupaten Asahan nomor 7 tahun 1999 tentang pengaturan pemanfaatan lahan sawah,”ujarnya.
Selanjutnya, Pemkab Asahan menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat dan kelompok tani diantaranya bibit padi seluas 4.994 HA, bibit jagung seluas 1.493 HA, traktor roda dua merk Yanmar bantuan APBD sebanyak 32 unit, bantuan nursey tray (talam bibit) untuk persemaian padi sebanyak 600 buah,serta penyerahan akte kelahiran dari Disduk Capil sebanyak 10 orang dan santunan anak yatim sebanyak 20 orang.(sugi)

Jawa Tengah Kembali Terima Penghargaan Dari KPK Kategori Pemerintah Daerah Dengan Sistem Pengendalian Gratifikasi Terbaik.

Semarang,faktaonline.net -  Setelah sebelumnya mendapatkan penghargaan atas prestasinya dalam mengendalikan gratifikasi dengan jumlah laporan gratifikasi terbaik pada 2015 lalu, tahun ini Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali memeroleh penghargaan gratifikasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jawa Tengah kembali memeroleh penghargaan
Penghargaan diserahkan Ketua KPK Agus Rahardjo kepada Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP pada Pembukaan Hari Antikorupsi Internasional 2016 di Panggung Utama Integrity Expo, Kompleks Kediaman Gubernur Riau (Gedung Daerah), Pekanbaru, Riau, Jumat (9/12).
Inspektur Provinsi Jawa Tengah Drs Kunto Nugroho Hari P MSi melalui Kepala Biro Humas Setda Provinsi Jawa Tengah Drs Sinoeng N Rachmadi MSi menyampaikan,Jawa Tengah merupakan satu-satunya pemerintah provinsi yang meraih penghargaan terbaik dalam pengendalian gratifikasi. Penghargaan pengendali gratifikasi juga diberikan kepada Kementerian Keuangan, Kementerian Kesehatan, Otoritas Jasa Keuangan, Bank Mandiri, Bank BJB, Pertamina.
Ditambahkan, kesadaran aparatur sipil negara (ASN) Jawa Tengah untuk menolak gratifikasi terus meningkat. Terbukti, pelaporan gratifikasi yang diterima terus meningkat.
Pada 2015, gratifikasi yang dilaporkan melalui Inspektorat Provinsi Jawa Tengah sebanyak 40 laporan, senilai Rp 13.960.000.
Sedangkan pada 2016, hingga November tercatat 65 laporan dengan nilai Rp 163.184.700 dan 670 dollar AS.
 “Hal itu tidak lepas dari peran Bapak Gubernur yang selalu menekankan kepada jajarannya untuk mencegah korupsi dan menolak gratifikasi melalui semangat Mboten Korupsi Mboten Ngapusi,” beber Sinoeng.
Berbagai upaya, katanya, dilakukan untuk menekan gratifikasi. Diawali dengan penandatanganan komitmen Gubernur Jawa Tengah dengan pihak KPK RI tentang Pernyataan Komitmen Penerapan Pengendalian Gratifikasi di Ruang Kerja Gubernur pada 17 Januari 2014.
Selanjutnya gubernur menetapkan Peraturan Gubernur Nomor 59 Tahun 2014 tentang Pedoman Pengendalian Gratifikasi di Lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Sosialisasi pengendalian gratifikasi terus dilakukan di SKPD Provinsi Jawa Tengah serta kabupaten/ kota.
Di setiap kesempatan, gubernur juga terus mengingatkan jajarannya untuk menolak gratifikasi, dan meminta masyarakat, rekanan, pelaku usaha, dan pihak terkait lainnya untuk tidak memberikan gratifikasi kepada para pejabat.
Agar lebih memahami seputar gratifikasi, dilangsungkan ToT pengendalian gratifikasi baik tingkat provinsi maupun kabupaten/ kota, termasuk bagi anggota DPRD dan bupati/wali kota. Seluruh pimpinan SKPD dan BUMN juga sepakat dan menandatangani Pernyataan Komitmen Penerapan Pengendalian Gratifikasi pada forum Gelar Pengawasan Daerah tingkat provinsi pada tanggal 2 Desember 2014. Kemudian, dibentuk unit pengendalian gratifikasi (UPG) di lingkungan Pemprov Jateng.
 “Tidak berhenti sampai di situ. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga memprakarsai penyampaian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) hingga eselon IV. Bahkan, staf pun telah menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Aparatur Sipil Negara (LHKASN). Artinya, tekad untuk mencegah korupsi tidak hanya dari para pejabat tapi sudah merambah hingga jajaran staf,” ungkapnya.
Gubernur Ganjar Pranowo menyambut baik penghargaan yang diserahkan oleh KPK tersebut. Menurutnya, apa yang diperoleh tidak sekadar penghargaan melainkan menjadi greget bersama untuk terus mencegah korupsi. Hal itu sesuai poin kelima pada Panca Prasetya Korpri, menegakkan kejujuran, keadilan dan disiplin serta meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme.
 “Saya ingin betul-betul menjadi greget, dan yang seperti ini bukan berarti saya tidak mendapatkan tantangan. Saya digoyang kanan kiri. Saya hanya bisa bismillah. Semua akan saya hadapi untuk kebaikan bangsa negara,” tandasnya.  (Andi/Obi S)

Tim Evaluasi PT P2WKSS Sumut Adakan Penilaian Di Desa Namopinang Namorambe

PAPARAN -  Dihadapan tim evaluasi PT P2WKSS Sumut Kadis Perikanan  dan Kelautan Deli Serdang sedang mendengarkan paparan di Kecamatan Namorambe.dd caption

Namorambe,faktaonline.net -  Tim evaluasi   Program Terpadu  Peningkatan  Peranan  Wanita menuju  Keluarga Sehat dan  Sejahtera ( PT P2WKSS) Sumatera Utara mengunjungi  Desa Namo pinang Kec.Namorambe Kabupaten Deliserdang (7/12) yang disambut  Bupati Deli Serdang diwakili Kadis Perikanan Dan Kelauatan  H Ezwir NP,Ketua TP PKK Deli Serdang Ny Hj Yunita Ashari Tambunan, Ketua Dharmawanita Persatuan,Camat Namorambe  Bangun Muda Harahap  bersama Muspika.
Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan dalam pidato tertulis yang dibacakan  Kadis Perikanan Dan Kelautan H Ezwir NP mengucapkan selamat datang kepada tim untuk melaksanakan penilaian kegiatan program PTP2WKSS di Deli Serdang tepatnya di Desa Namo Pinang  semoga  dapat menjadi  pemicu bagi  peningkatan  seluruh  Program  khususnya  program PKK di daerah ini  .
Camat  Namorambe juga  menjelaskan bahwa program PTP2WKSS di  Desa ini sudah  dilaksanakan, demikian juga  warga binaan  telah  menghasilkan kreasi  kreasi yang berproduksi  sehingga dapat  menambah  pendapatan untuk dana kas PKK .
Ketua Tim evaluasi penilaian PTP2WKSS Sumut Chandra Silalahi didampingi rekannya Nany Edy Siregar mengatakan, kunjungan ini  untuk melihat sejauh mana keberhasilan  pelaksanaan  dari berbagai program pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang bersama  TP PKK bersama masyarakat, sehingga masyarakat dapat  menerima manfaat dan  perubahan  bagi peningkatan kesejahteraan keluarga  seperti  bidang ekonomi, pendidikan,keterampilan, kesehatan serta peningkatan prasarana dan sarana lainya.
Kondisi ini akan tercapai bila tim  penggerak PKK bersama anggota Pembina TP PKK  Kabupaten/ Kota memiliki keseriusan dan ketulusan untuk melakukan pembinaan dan pemberdayaan kelompok kelompok  PKK.
Juga diingatkan , agar tugas tugas kader PKK perlu di perhatikan seperti program KB dan Anak, Posyandu, kegiatan usaha ekonomi produktif  lewat UP2K PKK pendidikan Anak usia dini (PAUD), PHBS, kegiatan lansia ,BKB, sesuai kebutuhan dan potensi masyarakat.
Menurut Chandra Silalahi, laporan Ekspos Kepala desa Namo pinang dan Ketua TP PKK Desa Namo Pinang menyatakan  program tersebut benar benar dilaksanakan dengan sebaik baiknya.  
Selanjutnya Tim evaluasi PTP2WKSS Sumut di damping Ketua TP PKK Ny Hj Yunita Ashari Tambunan meninjau pembuatan keripik sebagai usaha PKK di Desa Namo pinang dan  produk pembordiran kain di kantor Desa Batu Penjemuren Namorambe. (Akhmad/abd).

PEMBINAAN ROHANI BAHAGIAN DARI KEBERHASILAN MEMBIMBING ANAK DIDIK DI LINGKUNGAN SMKN 1 PERCUT SEI TUAN

KEKOMPAKAN DAN KEBERSAMAAN - Kekompakan dan kebersamaan di ujudkan pada peringatan hari guru beberapa waktu lalu,terlihat Kepsek SMKN 1 Percut Sei Tuan Drs Kasni MPd (tengah) foto bersama guru dan siswa

Percut Sei Tuan,faktaonline.net -  Salah satu keberhasilan meraih prestasi selain pembinaan mental,pembinaan rohani juga sebagai kebutuhan yang diterapkan dalam membimbing para siswa karena dalam era globalisasi saat ini sangat berpengaruh besar terhadap perkembangan siswa itu sendiri.
Hal tersebut di utarakan Kepala Sekolah SMKN 1 Percut Sei Tuan Drs Kasni MPd usai Sholat Jum ,at di Masjid Al Ikhwan kompleks Sekolah tersebut Jum,at siang (9/12) saat bincang bincang dengan Faktaonline
Sejak dirinya menjabat sebagai Kepsek SMKN 1 Percut Sei Tuan lima tahun silam menurut Kasni,sebelumnya banyak pihak yang meragukan akan kemampuan dirinya karena banyak Kepala Sekolah Senior yang ingin menjabat sebagai Kepsek di Sekolah yang telah mencetak segudang prestasi baik di tingkat Kabupaten,Propinsi maupun Nasional bahkan Dunia.
Ini tentunya sebuah tantangan bagi dirinya dengan berbekal pengalaman mengajar,amanah yang diberikan oleh Bupati Deli Serdang di jalankan dengan membuat terobosan awal melakukan pembinaan secara internal yaitu membangun dan menjaga kekompakan bersama stake holder yang ada yaitu guru dan seluruh staf pengajar.
" Tanpa dukungan dari stake holder saya ini tidak ada apa apanya walaupun hambatan dan rintangan selalu ada,namun dengan semangat kebersamaan bersama rekan rekan guru yang ada saat ini pihak Sekolah telah melakukan terobosan terobosan dengan membangun kerja sama dengan pihak ke tiga yaitu perusahaan otomotive terbesar di Indonesia sehingga saat ini kerja sama yang yang dibangun berjalan sesuai apa yang diharapkan",jelas Kasni.
Sesuai motto "SMK bisa" prestasi demi prestasi telah diraih dalam berbagai event baik Daerah,Nasional maupun Internasional SMK N 1 Percut Sei Tuan selalu mendapat juara dan itu semua berkat pembinaan dari guru guru maupun praktek dilapangan.
Hingga saat ini alhamdulillah dengan dukungan berbagai pihak SMKN 1 menjadi sekolah favorite bahkan incaran bagi calon siswa dari luar daerah yang sangat antusias mendaftar untuk di diterima sebagai siswa walau dengan seleksi yang sangat ketat.
SMKN 1 Percut Sei Tuan kedepan punya planning selain menjadi Sekolah favorite juga bisa menjadi pangsa pasar bagi dunia usaha untuk merekrut alumni dari Sekolah ini dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja di berbagai wira usaha.
Namun sebagai penunjang keberhasilan pembinaan Rohani juga terus kita lakukan sebagai bekal utama memperbaiki mental siswa dengan mengadakan kegiatan kerohanian seperti sholat Jum,at bersama.
Hal ini yang akan terus kita terapkan dalam lingkungan Sekolah apalagi saat ini sesuai PP No 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah sejak 1 Oktober 2016 SMA/SMK dibawah naungan Pemerintahan Provinsi tanggung jawab kita sebagai pemegang amanah Kepala sekolah semakin berat,namun itu semua menjadi tantangan kerja dan menjadi spirit semangat kerja untuk perbaikan dalam mengelola pendidikan untuk menciptakan siswa yang cerdas dan berkualitas serta siap pakai menjadi tenaga kerja yang handal.  (Akhmad).

PTPN III Serahkan Bantuan Dua Truk ke Aceh Pidie Jaya





Medan,faktaonline.net -  Bencana alam gempa bumi yang terjadi di kawasan Aceh Pidie Jaya 6,5 skala Richter pada tanggal 7 Desember 2016 yang disebabkan adanya patahan Samalanga Sipopok dengan kedalaman 15 kilometer menyebabkan berbagai kerusakan.  
Tentu saja kondisi tersebut sangat memerlukan perhatian dan pertolongan.  Jalan yang rusak berat, harta benda, bangunan terlebih korban jiwa mencapai seratusan orang.              

Program BUMN Hadir untuk Negeri telah mendorong aksi simpatik PTPN III untuk memberikan sejumlah bantuan berupa kain sarung, beras, kompor minyak 16 sumbu, super mie, piring melamin, panci, kuali dan sendok goreng.  
Jumlah total bantuan mencapai Rp 100 juta itu dikirim langsung oleh petugas, menjalin kordinasi dengan PTPN I dimana salah satu areal unit/kebun berada di daerah Aceh Pidie Jaya.

Elia Massa Manik, Direktur PTPN III Holding dalam sambutan singkatnya sebelum melepaskan truk pembawa bantuan di halaman kantor Direksi PTPN III di jalan Sei Batanghari No 2 Medan, mengharapkan agar bantuan yang disalurkan perusahaan   sampai pada sasaran dengan selamat. 
“Saya juga mengajak seluruh karyawan PTPN agar menyumbang uang seikhlas hati, mengurangi beban para korban,” katanya di depan Direktur Operasional PTPN III, jajaran SEVP SDM, Produksi dan Keuangan serta para kepala bagian yang menghadiri acara pelepasan bantuan untuk korban gempa bumi. (amir chan)

Walikota Medan Pimpin Apel Bersama Hari Anti Korupsi Sedunia

HARI ANTI KORUPSI SEDUNIA - Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin  sampaikan sambutan saat jadi pimpinan  apel bersama memperingati hari anti Korupsi se dunia tingkat Kota Medan di jajaran pemerintah Kota Medan, Jumat (9/12) di halaman depan  balai Kota Medan.  

Medan,faktaonline.net - Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin pimpin apel bersama memperingati hari anti Korupsi se dunia tingkat Kota Medan di jajaran pemerintah Kota Medan, Jumat (9/12) di halaman depan  balai Kota Medan.  
Apel bersama ini untuk memberikan spirit dan semangat khusus kepada jajaran pemko Medan dan semua komponen pembangunan agar secara jujur meninggalkan sikap dan prilaku yang cendrung dapat dikatagorikan sebagai bentuk-bentuk ataupun modus yang bersifat koruptif.
Dalam apel bersama ini hadir Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution, Sekda Medan  Ir Syaiful Bahri, para Asisten, staf ahli Walikota Medan para pimpinan SKPD dan para  staf jajaran Pemko Medan .
Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin mengatakan, prilaku korupsi sesugguhnya dilatar belakangi keinginan secepatnya menjadi lebih baik tanpa usaha  nyata yang tidak merugikan pembangunan, artinya, mau cepat kaya bahkan cendrung ingin hidup dengan gaya berlebihan tanpa dibentengi dan didukung integritas dan kompetensi, dengan demikian kelompok yang melakukan korupsi umumnya ingin mendapatkan segala sesuatu dengan segala cara tanpa mengiraukan norma-norma hukum, etika dan moral pembangunan.
Untuk itulah salah satu cara menghindari prilaku korupsi adalah meningkatkan integritas dan kompetensi agar bisa dimanfaatkan untuk bisa meningkatkan produktifitas  guna meraih dan memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidup,  walaupun dampak prilaku korupsi terhadap pembangunan belum terukur besarnya, namun dapat dikatakan tindakan korupsi pasti memberikan sumbangan terhadap kegagalan pembangunan.
“ Untuk itulah melalui apel bersama ini saya mengajak kita semua, mari membangun budaya anti korupsi, guna mewujudkan pembanguan kota yang semakin berdaya guna dan berhasil guna, “ ajak Eldin.
Lebih lanjut Walikota Medan mengatakan, saat ini pemerintah Kota Medan terus gencar membangun dan menjalankan berbagai instrument untuk menghapuskan budaya korupsi, yang paling baru adalah pemerintah telah membentuk tim sapu bersih pungutan liar (Saber Pungli) guna melengkapi berbagai kelembagaan anti korupsi yang telah ada sebelumnya, untuk itu mari dukung sepenuhnya upaya besar ini terutama ditubuh birokrasi guna membangun integritas aparatur sipil negara (ASN) yang semakin baik dan citra birokrasi yang semakin bagus ditengah-tngah masyarakat.
“ Saat ini kita bersama-sama membangun kota tujuannya bagai mana mewujudkan kota yang memberikan kesejahteraan dan pelayanan public yang baik, kita terus menjalankan kebijakan-kebijakan dan program efektif, agar kita secara berkelanjutan bisa menyediakan infrastruktur kota dan pelayanan public yang lebih baik,  semua kita persiapkan secara terencana dan sistematis, bertahap dan berkelanjutan, “ ujar Walikota (red)