Sabrina Harap PDAM Tirtanadi Turunkan Tarif Air


Medan I Faktaonline.net - Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu) Dr Ir Hj Sabrina MSi mendorong Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi segera berinovasi dalam hal pengolahan air bersih dan limbah lebih dari yang sudah ada sekarang. Karena itu diharapkan tarif air bisa turun di masa mendatang.
Hal itu disampaikan Sabrina yang juga Ketua Dewan Pengawas (Dewas),usai pertemuan bersama Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirtanadi Sutedi Raharjo dan jajarannya di Aula pertemuan gedung PDAM Tirtanadi Jalan Sisingamangaraja Medan, Jumat (20/7). Hadir mendampingi Asisten Ekbang Ibnu Hutomo, Sekretaris Dewas H Hasban Ritonga, serta anggota.
“Pertama mungkin ini perkenalan saya sebagai Ketua Dewan Pengawas yang baru. Jadi sudah disampaikan tadi oleh Direktur Utama (Dirut) mengenai apa saja yang sudah, sedang dan akan dilakukan. Saya memandang bahwa program yang ada sudah mengarah kepada kedua misi perusahaan, yaitu sebagai perusahaan yang harus meraih keuntungan sehingga memberikan PAD bagi pemerintah,” ujar Sabrina.
Sementara misi kedua adalah sebagai perusahaan yang harus melayani masyarakat. Saat ini jangkauan pelayanan sudah mencapai 83 %  dari yang dibutuhkan. Dengan demikian, syarat untuk memberikan PAD ke APBD Sumut sebesar 80 % sudah terpenuhi dan kini perusahaan ini sudah menyumbang pemasukan bagi kas daerah. “Besaran PAD juga akan kami tetapkan, berapa yang harus diberikan PDAM Tirtanadi,” sebutnya.
Sedangkan untuk inovasi, lanjut Sabrina, adalah pemanfaatan limbah itu sendiri. Sebab selama ini yang muncul adalah pengolahan limbah, belum sampai kepada pemanfaatan. Sehingga dengan pemanfaatannya untuk dijadikan air bersih serta barang lain khusus dari limbah tinja. “Apakah bisa nanti di recycle atau diolah menjadi air baku untuk digunakan kembali. Dari limbahnya sendiri (tinja), karena kita sudah punya unit pengolahannya, sambil dikembangkan, sudah diuji coba sekarang agar bisa dijadikan pupuk dan briket (sumber bahan bakar),” jelasnya.
Inovasi berikutnya, lanjut Sabrina, adalah memproduksi air kemasan siap minum. Dengan produksi komersil tersebut, tentu berpotensi kepada pendapatan keuntungan disamping opersional air bersih itu sendiri sebagai produksi utama. “Jadi kalau bisa kita pastikan, tentu kan akan bisa dijual sebagai usaha agar PDAM Tirtanadi bisa lebih maju lagi. Banyak keuntungan yang bisa diperoleh. Kalau bisa ini menjadi satu semangat. Mudah-mudahan kalau ini nanti berjalan, akan ada substitusi silang. Jadi jelas mana yang profit, mana yang sosial,” kata Sabrina. Dengan potensi dan dorongan itu, Sabrina bersama pengawas yang lain juga berharap sekaligus bertekad untuk bisa menurunkan tarif air bersih bagi masyarakat. Jika memang sudah cukup dana untuk operasional perusahaan, menurutnya hal ini adalah sebuah kebanggaan. “Jadi itu satu tekad bagi kami. Tadi sudah disampaikan bagaimana ini bisa kita wujudkan. Mohon didukung agar penurunan tarif bisa kita wujudkan. Walaupun belum tahu kapan, tetapi mudah-mudahan segera. Kalau banyak keuntungan dengan banyak cabang usaha, saya meyakinkan tarif bisa turun,” pungkasnya.
Sebelumnya Dirut PDAM Tirtanadi Sutedi Raharjo menyampaikan perkembangan perusahaan dalam beberapa tahun terakhir. Disamping pengolahan air limbah, pihaknya juga melaporkan beberapa kerjasama dan bantuan dari berbagai sumber guna mendukung pelayanan kepada masyarakat. Begitu juga dengan rencana pengembangan instalasi pengolahan air limbah di masa mendatang yang saat ini tengah diupayakan sejumlah lahan. (amd)

Syahbuddin Hasan Nilai Pemda Lampung Utara Lamban Selesaikan Sengketa Lahan 77,08 Ha


Lampung Utara I Faktaonline.net - Persoalan sengketa lahan seluas 77,08 Ha , antara masyarakat Negara Batin Kecamatan Sungkai Utara Kabupaten Lampung Utara dengan pihak PTPN VII  Bunga Mayang ,hingga saat ini masih belum ada penyelesaiannya maupun titik temu.
Hal tersebut  membuat Ketua Dewan Pimpinan Pusat Sungkai  Bunga Mayang Sai (Sabay Sai) Syahbudin Hasan angkat bicara dan menyayangkan atas kinerja pemerintah daerah Lampung Utara,yang dinilai terkesan lambat dan bertele tele ,Rabu (18/7/2018)
" Panitia tim 9 Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Utara, dalam proses mediasi dengan PTPN VII terkesan lamban dan terkesan bertele tele," kata Syahbuddin Hasan..
Dilanjutkan Syahbuddin , sudah dua kali mediasi dilakukan kedua belapihak , namun belum ada titik terang dari pihak pemerintahan daerah maupun pihak PTPN VII, sehingga masyarakat turun dan menduduki lokasi tersebut dengan kesepakatan antara kedua belah pihak tidak adanya aktifitas di lahan tersebut sebelum ada penyelesaian. terangnya.
Terkait tembusan surat yang dikirim ke Polda Lampung. hari ini pihak Polda Lampung yang di wakili Kompol Trisnadi Subdit Ekonomi Polda Lampung mendatangi Seketariat DPP Sabay Sai. untuk menelusuri kebenaran persoalan sengketa Lahan 77,08 HA dan perihal penolakan perpanjangan izin HGU.NO.10/sk.U/1989 yang di kuasai oleh PTPN VII Bunga Mayang yang akan berakhir pada tanggal 31 Desermber 2019mendatang ., pungkasnya. (syah)

Walikota Medan : Pustu Sicanang Ditingkatkan Jadi Puskesmas Induk


Medan I Faktaonline.net - Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi meresmikan peningkatan status Puskesmas Pembantu (Pustu) Sicanang Jalan Sicanang, Kelurahan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan menjadi Puskesmas Induk, Jumat (20/7/2018). Perubahan sekaligus peningkatan status dilakukan sebagai wujud peran Pemko Medan dalam memajukan pelayanan kesehatan. Dengan demikian masyarakat sekitar akan mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik lagi. Bagi Wali Kota, peningkatan derajat kesehatan masyarakat sangat penting dilakukan. Sebab, kesehatan merupakan investasi bagi pembangunan sumber daya manusia yang produktif secara sosial dan ekonomis. Itu sebabnya Pemko Medan melalui Dinas Kesehatan memiliki komitmen yang tinggi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan guna menjadikan masyarakat sehat. Diungkapkan Wali kota, sebelum peningkatan status dilakukan, puskesmas pembantu (Pustu) Sicanang sebenarnya telah melayani kesehatan masyarakat dnegan baik. Namun begitu Wali Kota ingin pelayanan maupun fasilitas kesehatan yang diberikan kepada masyarakat, terutama yang bermukim di wilayah Sicanang lebih baik lagi. “Saya berharap dengan peningkatan status dari puskesmas pembantu menjadi puskesmas induk akan membuat masyarakat di wilayah ini bisa mendapatkan pelayanan dan fasilitas layanan kesehatan terbaik. Peningkatan status ini untuk menjawab kebutuhan akan infrastruktur yang memadai, pelayanan prima serta kelengkapan alat medis sebagai modal utama,” kata Wali Kota. Peresmian peningkatan status puskesmas ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan yang dilakukan Wali Kota didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Medan, Kadis Kesehatan Medan Usma Polita, Camat Medan Belawan Ahmad, Kepala Rumah Sakit TNI Al Komang Belawan Drg Yeti Triyatni Sp Ort, Kepala Rumah sakit Prima Husada Cipta Medan Dr Dian Yusmardiani Mkes. Selain meresmikan peningkatan status puskesmas dari pustu menjadi puksesmas induk, Wali Kota juga memberikan makanan tambahan kepada balita gizi buruk dan gizi kurang kepada 100 balita. Pemberian makanan tambahan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi tumbu kembang para balita tersebut. Kepada seluruh orang tua, Wali Kota mengingatkan agar mengawasi pertumbuhan anaknya dengan selalu memperhatikan asupan makanan yang diberikan. “Sebagai orang tua,kita harus memahami setiap kebutuhan anak. Usia balita merupakan masa rentan sehingga kebutuhan akan gizi, vitamin dan sebagainya sangat penting dan mendukung pertumbuhan sang anak,” ungkapnya. Kemudian Wali Kota juga memberikan bantuan kacamata gratis kepada 1.000 orang warga. “Semoga apa yang kita lakukan hari ini, mulai peresmian peningkatan status puskesmas, pemberian makanan tambahan kepada balita serta pemberian kacamata gratis dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” harapnya.
Sebelumnya Kadis Kesehatan Kota Medan Usma Polita dalam laporannya mengatakan, peningkatan status puskesmas ini dilakukan sebagai bentuk keseriusan Wali Kota Medan agar warganya tidak sakit. Dengan peningkatan status ini diharapkan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat akan lebih baik lagi.
Dikatakan Usma, saat ini Kecamatan Medan Belawan memiliki 1 puskesmas besar yakni Puskemas Belawan ditambah 5 Pustu yakni Pustu Sicanang, Bahari, Bahagia, Bagan Deli dan Cikampek. Sesuai dengan arahan Wali Kota, jelas Usma, kelima pustu itu akan dikolaborasikan menjadi satu puskesmas besar. “Saat ini masih dalam tahap kajian, sebab kebutuhan satu puskesmas itu harus ada 30.000 penduduk. Oleh karenanya akan kita lakukan pendataan berapa jumlah penduduk dan harus disesuaikan lagi dengan standar pelayanan minimal,” jelas Usma. (amd)

Wakil Walikota Pimpin Rapat Persiapan MTQN ke XXVII


Medan I Faktaonline.net - Wakil Walikota Medan Ir.Akhyar Nasution,MSi didampingi Asisten Pemerintahan Kota Medan Drs.Musaddat Nasution memimpin rapat persiapan Kota Medan sebagai tuan rumah tempat penyelenggaraan Musabaqoh Tilawatil Quran ( MTQ) tingkat nasional ke-XXVII, Jumat ( 20/7/2018) di Pandopo Rumah Dinas Walikota.
Wakil Walikota , dalam arahannya mengatakan pemerintah kota Medan harus berbenah di berbagai bidang agar kota Medan menjadi tuan rumah yang baik dalam penyelenggaraan MTQ ini. Pembenahan itu, kata Wakil ada beberapa titik antara lain Jalan Sutomo, Lapangan Merdeka, Asrama Haji, sementara pembangunan Underpass Titi Kuning kita harapkan sudah selesai pada bulan ini ataupun bulan depan. Selain itu, kata Wakil tidak kalah pentingnya dukungan para Industri Pariwisata kita untuk memberikan dukungan yang kuat untuk menyakseskan MTQN ini. Kita sangat berharap dukunga peran serta para pengusaha Hotel, Restoran, Travel, Mal-Mal dan lain sebaginya. Karena direncanakan penyelenggaraan MTQ ini pada tanggal 4 sampai dengan tanggal 13 Oktober 2018 di Gedung Kantor Gubernur Jalan pancing Medan. 
Pembukaan pada tanggal 6 Oktober oleh Presiden dan penutupan tanggal 13 Oktober oleh Wakil Presiden. Wakil Walikota , berharap kepada pihak perhotelan sebagai tempat penginapan para peserta MTQ dapat memberikan pelayanan yang baik . Selain itu diharapkan juga dapat menyajikan makanan lokal yang bersifat halal. Pihak perhotelan juga diharapkan sekaligus dapat mempromosikan kota Medan melalui kulinernya maupun wisata kota Medan. Karena MTQ ini sifatnya tingkat nasional, berarti seluruh Provinsi harus mengirimkan perwakilannya ke Kota Medan. Diperhitungkan untuk official dan peserta berjumlah 6200 orang ditambah lagi keluarga tentunya semua ini akan menginap di hotel,” kata Wakil.Walikota 
Pada kesempatan itu, Solahuddin Nasution sebagai ketua Asosiasi Travel Indonesia mengatakan siap mendukung pelaksanaan kegiatan MTQ tingkat nasional ini. Ianya berharap dapat diberikan kaunter di lokasi tempat MTQ agar mereka dapat memberikan imformasi-imformasi kepada tamu-tamu yang datang,” ujar Solah.(amd)

Mulia Banuera Ingatkan Balon DPD RI Dapil Sumut Lakukan Perbaikan Administrasi Secepatnya


Medan I Faktaonline.net - Ketua KPU Sumatera Utara Mulia Banurea (Foto) mengingatkan kepada calon anggota Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Daerah pemilihan Sumatera Utara Tahun 2019-2024, untuk melakukan perbaikan adminitrasi bagi yang belum memenuhi syarat (MS) sebelum memasuki masa tenggang waktu yang telah ditetapkan. "Hendaknya, perbaikan adminitrasi secepatnya dilakukan, sehingga masih ada kekurangan untuk dilakukan perbaikan prosesnya lebih optimal," katanya dihadapan para penghubung (LO) masing-masing bakal calon (balon) anggota DPD di Kantor KPU Sumut Jalan Perintis Kemerdekaan Medan Jumat (20/7/2018).
Dikatakan Mulia ,  bahwa perbaikan ini sudah merupakan peraturan PKPU No 14/2018
Menurutnya,untuk perbaikan adminitrasi ini, tenggang waktunya diberikan selama 4 hari,dimulai tanggal 21 s/d 24 Juli 2018. untuk perbaikan 21-23/7, dibuka mulai pukul 08.00 WIB s/d 16.00 WIB dan tanggal 24/7/2018, dibuka mulai pukul 08.00 dan berakhir pukul 24.00 WIB.
Sementara itu, Komisioner KPU Iskandar Zulkarnain, mengungkapkan, sejak dibukanya masa pendaftaran bakal calon anggota DPD daerah Sumatera Utara dari tanggal 4 s/d 11 Juli 2018, terdapat 32 orang yang mendaftar, setelah dilakukan tahapan verikasi yang dilakukan sehingga berkurang menjadi 20 orang. "Dalam perjalanannya ke-20 balon anggota DPD tersebut berkurang satu dan kini jumlahnya menjadi 19 orang,"tuturnya.
Dari ke-19 balon anggota DPD, 6 enam diantaranya dinyatakan memenuhi syarat (MS) dalam hal dukungan KTP-El. sementara itu sisanya masih BMS. berdasarkan pantauan sejumlah LO anggota DPD ini, mempertanyakan kepada komisioner KPU tentang kelengkapan adminitrasi yang harus dipenuhi jika dinyatakan belum memenuhi syarat Ke-19 balon yang menerima berita acara hasil penelitian calon perseorangan peserta pemilihan anggota DPD dinyatakan tidak memenuhi syarat atas nama Abdillah AK MBA dan ada juga sejumlah balon Anggota DPD belum memenuhi syarat (BMS).
Pada acara hasil penelitian adminitrasi calon perseorangan peserta pemilihan anggota DPD tahun 2019, juga dihadiri Komisioner KPU Sumut, Benget Manahan Silitonga, Nazir Salim Manik, Anggota Bawaslu Edwin Simon Sitinjak dan Kepala Teknis KPU Maruli Pasaribu dan sejumlah staf. (amd)

HUT Kota Medan ke 428 , Pemko Gelar Dzikir Dan Doa Bersama


Medan I Faktaonline.net - Pemerintah Kota (Pemko) Medan menggelar dzikir dan doa bersama di Lapangan Merdeka Medan, Kamis (19/7/2018). Ribuan umat Muslim menghadiri kegiatan yang digelar dalam rangka untuk memperingati Hari Jadi Kota Medan ke-428, sekaligus ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT karena Kota Medan senantiasa aman dan kondusif serta terhindar dari segala bentuk bencana. Di samping itu juga berharap ridho dari Sang Khalik sehingga seluruh pembangunan yang tengah dijalankan saat ini dapat berjalan dengan lancar seperti yang diharapkan. Dzikir dan doa bersama ini dipimpin Buya KH Amiruddin MS, Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi, Wakil Wali Kota Ir Akhyar Nasution MSi, Ketua DPRD Medan Jhon Henry Hutagalung diwakili Wakil Ketua DPRD Medan Iswanda Nanda Ramli, Sekda Ir Syaiful Bahri Lubis, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat serta lurah bersama ribuan masyarakat dengan penuh khusyuk mengikuti dzikir dan doa bersama tersebut.
Selain doa dan dzikir bersama, acara juga dirangkaikan dengan tausiah dengan menghadirkan penceramah dari ibukota Jakarta yakni Dr KH Manarul Hidayat MA.
Dalam tausiahnya KH Manarul Hidayat yang juga Rois Syuriyah Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU), mengajak sleuruh yang hadir untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT serta menegakkan shalat lima waktu. “Mari kita ramaikan dan makmurkan masjid dengan menunaikan shalat lima waktu tepat waktu,” kata KH Manarul.
Sebelum tausiah, Wali Kota dalam sambutannya mengatakan, seluruh jajaran Pemko Medan selama ini sudah bekerja bersama-sama dengan stakeholder dan seluruh lapisan masyarakat untuk membangun Kota Medan. Kemudian senantiasa menjaga keamanan, ketertiban dan kenyamanan sehingga ibukota Provinsi Sumatera Utara benar-benar kondusif sehingga pembangunan dapat berjalan dengan baik dan lancar. “Dengan pembangunan yang dilakukan bersama itu, kita berharapa agar Kota Medan akan lebih maju dan masyarakatnya kian sejahtera. Meski demikian kita tidak bisa hanya melakukan itu saja, guna mewujudkan keinginan tersebut, kita tentunya sangat mengharapkan ridho Allah SWT. Untuk mendapatkan ridho itulah, pagi ini kita menggelar dzikir dan doa bersama. Insha Allah semua usaha yang kita lakukan dapat terwujud serta membangun Kota Medan menjadi lebih baik lagi ke depannya,” ungkap Wali Kota.
Selanjutnya Walikota memaparkan, di usia ke-428 tahun, Kota Medan kini terus berbenah, baik di bidang Infrastruktur misalnya menyelesaikan light rail Transportasion (LRT) dan Bus Rapid Transit (BRT). Begitu juga dengan bidang pendidikan dan kesehatan, Pemko Medan terus berbenah. Yang pasti tegas Wali Kota, selain pembangunan fisik, Pemko Medan juga memperkuat pembangunan yang bersifat non fisik. Wali Kota kemudian mengajak warga yang hadir untuk terus mendukung seluruh program pembangunan yang tengah dijalankan Pemko Medan. Dukungan itu dapat diimplementasikan dengan berpartisipasi menjaga maupun memelihara seluruh fasilitas publik yang telah rampung dibangun. “Selain itu partisipasi dan dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat juga dapat diwujudkan dengan selalu menjaga keamanan. Mari kita terus menjaga keamanan dan kenyamanan kota yang kita cintai bersama tersebut. Jangan sampai terprovokasi dengan pihak - pihak yang tidak bertanggung jawab,” pesan Wali Kota.
Sementara itu Wakil Ketua DPRD Medan H Iswanda Nanda Ramli, pimpinan dan anggota DPRD Medan sangat mengapresiasi digelarnya dzikir dan doa bersama. Sebab, tujuan utama kegiatan ini untuk lebih mengingat dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjalankan syariat dan syiar Islam dalam kehidupan sehari-hari. “Melalui doa dan dzikir bersama ini, semoga Allah SWT selalu memberikan kebaikan dan kesejahteraan bagi kita sehingga dapat hidup aman, damai dan sejahtera di bawah Ridho Ilahi. Di samping itu kita harus selalu tegar dan kuat menghadapi segala bentuk cobaan. Tidak boleh menyerah justru semakin kompak serta tidak saling menyalahkan. Marilah dengan penuh kesadaran kita bekerja lebih keras lagi menjemput kemakmuran yang dijanjikan Allah SWT dalam Al Qur’an demi terwujudnya kesejahteraan masyarakjat secara keseluruhan di Kota Medan,” harap Iswanda.(amd)

Wali Kota Harap IKA MEP USU Dukung Pembangunan


Medan I Faktaonline.net - Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi sangat mengapresiasi pelantikan pengurus Ikatan Alumni Magister Ekonomi Universitas Sumatera Utara (IKA MEP USU) periode 2018-2022 di Medan Club, Rabu (18/7/2018) malam. Diharapkan, seluruh pengurus dan anggota IKA-MEP USU yang saat ini berlatarbelakang beragam profesi dapat mendukung seluruh pembangunan yang dijalankan Pemko Medan.
Apresiasi ini disampaikan langsung Wali Kota diwakili Kadis Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan HM Husni SE MSi ketika menghadiri acara pelantikan tersebut. Ketua Prodi MEP USU Irsyad Lubis, Ketua Pengurus Pusat IKA USU diwakili Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan Ir Delfiandri Tanjung serta pengurus IKA MEP USU turut menghadiri pelantikan tersebut.
Menurut Wali Kota, membentuk ikatan alumni merupakan salah satu cara yang ditempuh untuk dapat menjalin silaturahmi antar sesama alumni yang pernah belajar dalam satu almameter. Yang lebih penting lagi ikatan alumni juga dapat menjadi sarana untuk bersama-sama maju menjadi manusia yang lebih baik. Atas dasar itulah tegas Wali Kota, semangat kebersamaan dan kekeluargaan harus terus menjadi landasan persatuan dalam wadah ikatan alumni, termasuk IKA MEP USU. Oleh karenanya melalui pelantikan ini, Wali Kota berpesan agar pengurus yang baru dilantik mampu membangun kembali kekuatan sialturahmi serta membina kembali kekuatan rasa toleransi untuk membangun masa depan yang lebih cerah lagi. “Apalagi IKA MEP USU memiliki alumni dengan latar belakang berbagai profesi tersebar di seluruh Indonesia. Untuk itulah melalui wadah ini, kita akan menghimpun seluruhnya. Kita yakin ini akan menjadi potensi yang besar untuk memajukan IKA MEP USU, termasuk dapat memberikan kontribusi dalam pembangunan di Kota Medan,” kata Husni. Itu sebabnya bilang Husni yang terpilih sebagai Ketua IKA MEP USU periode 2018-2022, usai pelantikan, dirinya bersama seluruh pengurus langsung menjalin komunikasi dengan para alumni yang tersebar di seantero nusantara. “kita ingin menjadikan IKA MEP USU sebagai wadah untuk memajukan, tidak hanya almameter tetapi juga tempat kami bekerja, termasuk memajukan Kota Medan yang kita cintai bersama,” ungkapnya.
Husni mengungkapkan, saat ini IKA MEP USU telah melahirkan 25 angkatan. Bersama pengurus yang lain, mantan Kadispenda Kota Medan itu secepatnya akan melakukan konsolidasi dan membuat data base sehingga seluruh alumni yang tersebar di nusantara dapat terdeteksi keberadaannya dan komunikasi maupun silaturahmi yang selama ini terputus dapat tersambung kembali. “Setelah ini terwujud, kita berupaya agar stabilitas alumni senantiasa terjaga dan silaturahmi terus terjalin dengan baik sehingga kita menjadi satu keluarga besar yang terhimpun dalam IKA MEP USU. Kita harapkan keberadaan IKA MEP USU, tidak hanya memberikan manfaat kepada anggota, tetapi juga kepada masyarakat. Dengan kebersamaan ytang kita bangun ini, Insha Allah kita dapat mewujudkannya,” paparnya.
Acara pelantikan berjalan dengan penih khidmat dan meriah, pelantikan ditandai dengan pembacaan surat keputusan sekaligus penyerahan bendera petaka oleh pengurus IKA MEP USU Pusat kepada Husni. Setelah itu dilanjutkan hiburan dengan menghadirkan Komunitas Cinta Polri dan NKRI (Koplak) Sumut. Kepiawaian Koplak Sumut bermusik dan bernyanyi membuat para pengurus IKA MEP USU ikut bernyanyi dan menari. (amd)

Debtcollector Bess Finance Berbuat Seperti Begal Hentikan Sepeda Motor Wartawan

Hasil gambar untuk ilustrasi debt collector
ilustrasi

Medan I Faktaonline.net Apapun alasannya, mengambil atau menarik unit kredit (misal sepeda motor) yang bermasalah dengan paksa sangat tidak dibenarkan. Karena adanya jaminan fidusia, maka penarikan dengan menggunakan cara kekerasan tidak dibenarkan,
Namun peraturan tersebut tidak dipatuhi oleh Bess Finance.,Seperti yang dialami Firdaus Tanjung, salah seorang wartawan harian terbitan Medan,
Dikatakan Firdaus Tanjung, pagi, sekitar pukul 08.40 Wib dirinya yang sedang mengenderai sepeda motor Honda Blade hendak melaksanakan tugas liputan disekitar Lubuk Pakam melintasi jalan Bakaran Batu dan berbelok masuk ke jalan Bidan depan pasar Lubuk Pakam, tiba tiba sekitar 4 sepeda motor memepetnya menyuruh pinggir, mereka mengaku dari Bess Finance (Debtcolektor Lesing) Kamis (19/8/2018) pagi
Dikatakan Firdaus yang juga mantan Ketua PWI Ref Deli Serdang, dirinya terkejut dan hampir selip terjatuh, karena tidak menduga jika dipepet beberapa oknum preman yang berperawakan tubuh besar menyuruh pinggir. “Saya sangka mereka itu perampok , karena mereka sama sekali tidak ada menunjukkan kartu identitasnya”, kata Firdaus.
Ditambahkannya ,mereka mengaku akan membawanya kekantor Bess Finance terkait hutang lesing anaknya yang berinisial I S (sudah berkeluarga dan bukan lagi tanggungannya) yang belum lunas , baru dia menduga mereka itu Debtcolektor suruhan Bess Finance. 
Menurut Wapemred Koran Jurnalis ini, sempat terjadi adu argumentasi antara dirinya dengan para oknum debtcolektor tersebut karena dirinya tidak pernah merasa berhutang kepada pihak Bess Finance. " Saya tidak tinggal diam, sambil menunjukkan kartu identitas wartawan sambil mengatakan  , jangan kalian halangi saya, saya lagi ada tugas liputan”.jelas Firdaus Tanjung.
Setelah melihat kartu Anggota wartawan yang ditunjukkan Firdaus.Tanjung yang juga salah seorang tokoh jurnalis (wartawan) Deli Serdang ini, barulah para oknum preman (debtcolektor) tadi agak melunak, namun masih tetap ngotot memintanya untuk datang kekantor Bess Finance yang menurut pengakuan para oknum tersebut kantornya beralamat disekitaran Lapangan Segitiga Lubuk Pakam. “Bapak bertugas kami juga bertugas, kita sama sama pekerja pak. Bapak harus datang kekantor kami di Bess Finance, kalau memang bapak koperatif kami tunggu bapak dikantor kami selesai bapak tugas liputan untuk diambil keterangan”, kata salah seorang oknum tersebut sembari meminta dan memberikan nomor HP nya yang bernomor  082168093049.
Firdaus Tanjung juga tidak terima tindakan para oknum preman (depkolektor) Bess Finance tersebut, sebagai tokoh jurnalis dirinya sudah merasa dirugikan. Apa lagi dia dipaksa kekantor Bess Finance untuk diambil keterangan, seakan akan dirinya telah melanggar peraturan dan perundang undangan RI yang sama sekali tidak dia perbuat. “Waktu saya udah tersita 17 menit (dari 08.40 – 08.57 Wib), mereka telah menghalang halangi tugas wartawan saya tidak terima perlakuan mereka ini karena telah melanggar UU RI No: 40 tahun 1999 tentang Pers dan saya akan lapor ke Polisi”, ujarnya dengan geram. 
Menanggapi hal tersebut, Ketua LSM Penyelamat Nusantara Thamrin.BA dengan tegas mengatakan tindakan para oknum preman (debtcolektor) mengaku dari Bess Finance yang akan membawa (menggiring) sepeda motor dan wartawan itu kekantornya bisa dikatakan menjurus ke tindakan kriminal perampokan, setidaknya perasaan tidak senang. 
Menurut Ketua LSM Penyelamat Nusantara yang juga Pemred Jurnalis ini, tindakan mengambil merampas kenderaan orang lain dijalan adalah perampokan sedangkan tindakan mengambil atau merampas kenderaan orang di rumah adalah tindakan pencurian. “Tindakan ini tidak bisa ditolerir lagi, ini sudah mengarah ketindakan perampokan dan saya minta kepada pihak Kepolisian agar menangkap para debtcolektor ini serta memeriksa Bess Finace yang diduga sudah mengangkangi UU Fidusial."  Pihak lesing tidak berhak memaksa orang untuk datang kekantornya apa lagi sampai merampas kenderaan orang tanpa ada surat perintah dari pengadilan negeri, nanti kita akan surati Poldasu”, tegas Thamrin BA. 
Terpisah, salah seorang perwira Polisi yang bertugas di Poldasu yang minta namanya tidak dicantumkan , menyesalkan perbuatan para debtcolektor Bess Finance tersebut, menurutnya perlakuan Bess Finance menyuruh orang untuk menyita atau menggiring seseorang konsumen dari jalan raya itu membuat orang tidak senang dan sudah termasuk melanggar UU, korbannya berhak melaporkannya ke Kepolisian. “Seharusnya oknum tersebut berpikir dahulu sebelum bertindak memberhentikan orang, tidak bisa semena mena menyetop atau memberhentikan orang dijalan apa lagi orang itu salah seorang wartawan. Itu semua ada aturan hukumnya dan ada aparat terkait yang boleh memberhentikan dijalan, bukan debtcolektor”, ujar Pamen Poldasu ini. (red).


133 KK Marelan Korban Puting Beliung Terima Bantuan


Medan I Faktaonline.net - Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi menyerahkan bantuan kepada 133 kepala keluarga (KK) yang menjadi korban bencana angin puting beliung di Kantor Camat Medan Marelan, Rabu (18/7/2018). Bantuan yang diberikan itu sebagai bentuk rasa prihatin sekaligun untuk membantu meringankan beban atas musibah yang menimpa warga tersebut. Warga yang menerima bantuan itu berasal dari tiga kelurahan di Kecamatan Medan Marelan yakni Kelurahan Terjun, Rengas Pulau dan Tanah 600.
Seperti diberitakan , sepekan yang lalu, rumah mereka, terutama bagian atap mengalami kerusakan setelah terjadi amuk angin puting beliung disertai hujan deras. Bantuan yang diberikan Wali Kota itu berasal dari Pemko Medan bekerjasama dengan Yayasan Surya Kebenaran International (YSKI). Adapun bantuan yang diberikan berupa bahan bangunan, peralatan dapur, peralatan mandi, peralatan tidur dan bahan makanan. Diharapkan bantuan yang diberikan itu memberikan manfaat bagi warga yang ditimpa musibah tersebut. Atas nama pribadi dan seluruh jajaran Pemko Medan, Wali Kota menyatakan rasa prihatin atas musibah tersebut. Untuk itu dia berharap kepada seluruh keluarga diberi kekuatan dan kesabaran menghadapinya. Wali Kota pun mendoakan agar kejadian seperti itu tidak terulang kembali. "Apa yang kami berikan hari ini sekedar meringankan duka yang bapak dan ibu alami. Jangan dilihat berapa besar dan jumlah bantuan yang kami berikan ini, tapi bantuan ini merupakan niat tulus ikhlas untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kami yang mengalami musibah,” kata Wali Kota.
Selain itu, Walikota juga menyerahkan 2 Ton beras dari hasil urunan yang dikumpulkan dari PNS Pemko Medan yang dikoordinir Dinas Ketahanan Pangan. “semoga seluruh bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi warga,” ungkapnya.
Kemudian Wali Kota berpesan kepada jajaran kepala lingkungan dan kelurahan yang wilayahnya terkena angin puting beliung, diharapkan dapat menggalang kerjasama dan ikut membantu perbaikan rumah warga. “Prioritaskan perbaikan atap rumah sehingga bisa ditempati warga kembali,” pesannya. Warga pun mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan tersebut. “Saya mewakili warga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Bapak Wali Kota. Tentunya ini sangat bermanfaat bagi kami, terutama bahan bangunan yang bisa dipergunakan untuk memperbaiki rumah yang rusak,” ujar salah seorang warga.
Penyerahan bantuan yang diberikan Wali Kota tersebut turut dihadiri Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan Arjuna Sembiring, Kadis Ketahanan Pangan Muslim Harahap, Camat Medan Marelan H T Chairuniza, Ketua YSKI Drg Anita, Kabag Agama Adlan, Kabag Humas Ridho Nasution serta tokoh muda Kota Medan T Edriansyah Rendy SH. (amd)

Walikota Tepung Tawari & Lepas Keberangkatan 2.407 Calhaj Kota Medan


Medan I Faktaonline.net - Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi menepungtawari 2.407 calon jemaah haji (calhaj) asal Kota Medan di Lapangan Merdeka Medan, Rabu (18/7/2018).
Acara ini digelar sebagai bentuk syukuran yang dilaksanakan untuk memberikan doa restu kepada para calhaj semoga segala rintangan dan cobaan yang dihadapi selama menunaikan semua rukun ibadah haji di Tanah Suci. Di samping itu juga untuk menguatkan iman calhaj agar mereka menjadi hamba yang semakin dicintai Allah SWT.
Acara tepung tawar dilakukan Wali Kota bersama Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi, Ketua DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung diwakili Wakil Ketua DPRD Medan H Iswanda Nanda Ramli, Kajari Medan Olopan Nainggolan SH MH, Kapolres Belawan AKBP Ikhwan Lubis SH MH, Kepala Kantor Kemenag Kota Medan H Al Ahyu MA serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Medan lainnya. “Saya berharap kepada seluruh calhaj nantinya dapat melaksanakan ibadah haji dengan fokus serta selalu menebarkan kebaikan kepada sesama. Sebagai tamu Allah SWT yang paling mulia, kiranya para calhaj dapat menjaga larangan yang tidak diboleh dilakukan selama menunaikan ibadah haji. Insha Allah nantinya akan menjadi hamba Allah yang lebih baik lagi dan selalu melaksanakan segala perintah-Nya,” kata Wali Kota.
Selanjutnya, Wali Kota mendoakan agar para calhaj selalu dipermudah segala urusan dan diberikan kelancaran selama perjalanan maupun ketika melaksanakan seluruh rukun ibadah haji. Wali Kota berpesan agar tidak lupa mendoakan Kota Medan agar tetap aman dan kondusif serta terhindar dari segala bentuk bencana. “Semoga nantinya kembali ke Tanah Air dengan selamat dan menjadi lebih baik lagi serta dapat menjadi inspirasi bagikita semua,” harapnya.
 Agar para calhaj tenang dan khusyuk selama melaksanakan ibadah haji, Wali kota memerintahkan kepada seluruh camat, lurah dan kepala lingkungan (kepling) untuk menjaga rumah beserta keluarga yang ditinggalkan. Untuk itu sebelum bertolak menuju Tanah Suci, para calhaj diingatkan agar melapor dan menitipkan rumah beserta keluarganya kepada camatnya masing-masing. “Hal ini dilakukan dalam upaya untuk meringankan beban bapak maupun ibu selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci. Dengan demikian ibadah haji yang dilaksanakan berjalan lancar tanpa terkendala sedikit pun. Semoga bapak dan ibu nantinya menjadi haji yang mabrur dan maghfur,” ungkapnya. Usai memberikan arahan, Wali Kota langsung mendatangi tempat duduk para calhaj bersama Wakil Wali Kota unsur Forkopimda Kota melakukan tepung tawar. Sambi tepung tawar, Wali Kota tak lupa berpesan agar para calhaj tidak hanya melaksanakan ibadah yang wajib saja melainkan juga yang sunnah guna meningkatkan keimanan sekaligus wujud dari rasa syukur dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Selain tepung tawar, Wali Kota juga memberikan cindera mata kepada seluruh calhaj. Penyerahan cindera mata dilakukan secara simbolis kepada tiga orang calhaj tertua mewakili seluruh calhaj yang akan berangkat menunaikan Rukun Islam kelima tersebut. Setelah itu dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan Al Ustadz H Hasbi Al Mwardi SAg MA.
Sebelumnya, Kabag Agama Setdakot Medan Adlan dalam laporannya memaparkan, selain mendoakan agar seluruh calhaj asal Kota Medan diberi kekuatan dan kesehatan sehingga dapat melaksanakan ibadah haji dnegan baik, tepung tawar sekaligus pemberangkatan calhaj dilakukan dalam rangka untuk meningkatkan hubungan silaturahmi antara Pemko Medan dan seluruh calhaj yang berjumlah 2.407 orang. (amd)

Sabrina Berharap RHP BPK Provsu Ditindaklanjuti Pemprovsu Dan Pemkab/Pemko


Medan I Faktaonline.net - Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu) Dr Ir Hj R Sabrina MSi berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) bersama Pemerintah Kabupaten/Kota (Pemkab/Pemko) dapat menindaklanjuti Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (RHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Hal itu disampaikannya saat menghadiri Sosialisasi Pemantapan dan Percepatan Penyelesaian Kerugian Daerah dan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (TLRHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Kantor BPK Perwakilan Sumut, Jalan Imam Bonjol Medan,Rabu (18/7/2018). Pertemuan tersebut dipimpin Kepala BPK Perwakilan Provsu Dra Vincentia Moli Ambar Wahyuni, MM Ak, didampingi Kasub Auditorat Sumut I Andanu, Kasub Auditorat Sumut II Andri Yogama, Kasub Auditorat Sumut III Nyra Yuliantina, Kepala Sekretariat Perwakilan Yudy Prawiratman dan para pengendali teknis.
Sekdaprovsu Sabrina mengatakan, Pemprovsu sendiri dalam menindaklanjuti rekomendasi hasil pemeriksaan BPK masih berkisar 76 %. “Dibandingkan dengan kabupaten/kota se Sumut, Pemprovsu masih rendah karena ada yang sudah mencapai 90 %, yaitu Kabupaten Samosir,” katanya.
Khusus terhadap temuan yang menyebabkan kerugian daerah, kata Sabrina, banyak yang belum terselesaikan sejak tahun 2005-2018, ada sekitar 600 rekomendasi yang harus ditindaklanjuti. Karena itu, sangat mengapresiasi BPK atas kesempatan yang diberikan untuk rekomendasi yang belum terselesaikan dialihkan menjadi piutang dengan penetapan oleh Gubernur atau Bupati/Walikota. “Ada beberapa rekomendasi yang dibukukan menjadi piutang, sehingga rekomendasi dianggap selesai. Ini merupakan jalan keluar yang baik,” sebutnya, sembari mengatakan, ganti rugi yang belum terbayarkan akan tetap ditagih.
Selain itu, dikatakan juga, sosialiasi ini sangat baik untuk mempercepat tindak lanjut rekomendasi Hasil Pemeriksaan BPK, terkait yang menyebabkan kerugian daerah. “Sosialisasi ini sangat strategis karena turut dihadiri pihak-pihak terkait seperti Sekretaris Daerah, Inspektorat, BPKAD dan Biro Hukumnya guna mempercepat penyelesaian rekomendasi hasil pemeriksaan BPK kepada Provinsi Sumut dan kabupaten/kota se-Sumut,” ujarnya.
Kepala BPK Perwakilian Provinsi Sumut Vincentia Moli Ambar Wahyuni , mengatakan , pemeritah daerah se Sumatera Utara agar segera menyampaikan hasil penetapan oleh kepala daerah atas nilai-nilai kerugian yang diusulkan oleh Majelis Pertimbangan Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi (TP-TGR). “Agar bisa ditindaklanjuti BPK,” ujar Ambar.
Dikatakan  Ambar , temuan-temuan di Pemprovsu dan kabupaten/kota se Sumut banyak yang belum terselesaikan dalam waktu yang cukup lama. “Untuk pemerintah daerah (Pemda) yang lama, daerah induk dan daerah otonom yang baru temuan dari hasil laporan pemeriksaan BPK bisa sejak sejak sebelum tahun 2005,” kata Ambar.
Karenanya, Ambar berharap untuk menindaklanjuti temuan-temuan tersebut pihak terkait harus bekerjasama agar cepat terselesaikan. “Kepada seluruh Pemda se Sumatera Utara paling lambat tanggal 25 Juli 2018, kami tunggu tindak lanjut rekomendasi hasil Pemeriksaan BPK dengan SK Penetapan oleh Kepala Daerah. Kami berharap tahun ini capaian tindak lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan BPK mencapai 95 %,” kata Ambar.
Turut hadir Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provsu Agus Tripriyono, Kepala Biro Hukum Setdaprovsu Sulaiman Hasibuan, para Sekda kabupaten/kota se Sumut, para inspektur, kepala BPKAD dan bagian hukum kabupaten/kota se Sumut.(red)

Walikota Hadiri Seminar Dan Peluncuran Buku Tentang Ibadah Haji


Medan I Faktaonline.net - Wali Kota Medan Drs. H. T Dzulmi Eldin S, MSI berharap peluncuran buku tentang Haji yang berjudul "Haji dan Peran Jamaah Haji dalam Percepatan Pembangunan" karya Prof Dr Syahrin Harahap dapat menambah pengetahuan dan menjadi pedoman para calon Jamaah Haji.
Harapan ini disampaikan Wali Kota Medan ketika menghadiri peluncuran buku Haji dan Peran Jamaah Haji dalam percepatan Pembangunan di Hotel Madani Medan, Selasa (17/72018).
Menurut Wali Kota, peluncuran buku tentang Haji ini merupakan salah satu oase di tengah keringnya karya tulis para ulama kota Medan. Oleh sebab itu buku ini bisa dimanfaatkan oleh para umat muslim yang berniat melaksanakan ibadah haji dan umrah. "Selain itu bagi yang belum memiliki niat untuk melakukan haji dengan membaca buku karya Prof Dr Syahrin Harahap ini dapat memiliki niat untuk menjalankan perintah Allah tersebut", kata Wali Kota.
Penulis Buku Haji dan Peran Jamaah Haji dalam Percepatan Pembangunan Prof Dr Syahrin Harahap dalam sambutannya mengatakan diluncurkan buku ini karena dirinya melihat kebanyakan jamaah haji masih terpaku pada syari'at formal fiqih hingga tidak sampai pada penghayatan hakekat ibadah haji. Akibatnya banyak orang yang sudah menunaikan ibadah haji namun tidak melakukan mengalami revolusi mental. Artinya tidak menunjukkan integritas dan perangai yang lebih islami. "Melalui buku ini nantinya para pembaca baik itu calon jamaah haji maupun yang sudah menunaikan ibadah haji mendapat pengetahuan tentang peran kita dalam pembangunan", katanya.
Acara tersebut turut hadir juga Staf Ahli Bidang Pendidikan dan Infrastruktur Provinsi Sumut Dr Adrenalin Nasution, Rektor Universitas Al Washliyah Drs H. Jamiluddin, Ketua MUI Medan Prof Mohd Hatta dan Tokoh Agama. (amd)

Bupati Ashari Tambunan Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional


Deliserdang I Faktaonline.net - Bupati Deli Serdang Ashari Tambunan pimpin upacara Hari Kesadaran Nasional Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, di Lapangan Kantor Bupati,dirangkai dengan penyerahan bantuan dana social Korpri dan Taspen kepada 39 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki masa pensiun,Selasa (17/7/2018).
Pada kesempatan itu Bupati mengingatkan kepada para ASN Deli Serdang bahwa dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi, Deli Serdang akan menjadi tuan rumah peringatan Hari Aksara Internasional “Dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi, tepatnya pada tanggal 7 September Tahun 2018 mendatang Kabupaten Deli Serdang diberi kepercayaan menjadi tuan rumah peringatan Hari Aksara Internasional”, kata Ashari.
" Mengingat betapa pentingnya kegiatan ini, semoga kita dapat menjadi tuan rumah yang baik. untuk itu, mari kita persiapkan segala sesuatunya, sehingga pada waktu pelaksanaannya, seluruh rangkaian peringatan Hari Aksara Internasional tersebut, dapat berjalan sukses dan mengharumkan nama baik masyarakat dan daerah ini." harap Bupati.
Pada kesempatan itu juga Bupati tidak lupa menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada para ASN yang akan memasuki masa pensiun atas pengabdian yang telah berikan dengan baik selama ini. “Izinkan saya dan seluruh ASN pemerintah Kabupaten Deli Serdang mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus, atas pengabdian yang telah saudara-saudara berikan dengan baik selama ini. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang, selalu memberikan kesehatan dan perlindungan kepada kita semua”,ujar Bupati H Ashari Tambunan. Seperti diketahui ASN Deli Serdang yang memasuki masa pensiun diantaranya Asisten II Setdakab Hj Saadah Lubis, Tiopan Hutabalian dari Dinas Pendidikan, Rosinta Sitompul dari Dinas Pensisikan, Zuraidah Lubis dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Esra Pasaribu dari Dinas Kesehatan, Susanto dari Dinas Pekerjaan Umum, Tiurmauli dari Sekretariat DPRD.(DS01).

DPP PKPI Sumut Daftarkan 100 Bacaleg DPRD-SU


Medan I Faktaonline.net - Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Sumatera Utara Ir Juliski Simorangkir MM , menegaskan, bahwa PKPI telah resmi mendaftarkan 100 persen bakal calon Legislatifnya (Bacaleg) dengan keterwakilan 30 persen perempuan.
Pendaftaran tersebut langsung diterima oleh Ketua KPU Sumut Mulia Banurea dan Komisioner Benget Silitonga, Iskandar Zulkarnain ,Selasa (17/7/2018).
Saat dikonfirmasi wartawan seusai pendaftaran. Jusliski menjelaskan, kalau PKPI tidak memiliki target yang melangit, cukup hanya mencapai 6 kursi dan jika rakyat menghendaki bisa bertambah lebih banyak. "Target kita untuk pemilihan legislatif tahun 2019 mendatang tidaklah terlalu melangit hanya 6 kursi saja atau mencapai 1 Fraksi. Untuk periode sebelumnya kita mendapatkan 3 kursi , " ungkap Juliski optimis.
Menurutnya partainya bergerak cepat untuk menentukan calon-calon legislatifnya setelah Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) mengabulkan gugatan PKPI.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) memutuskan PKPI tidak bisa berlaga dalam pemilu 2019. Sebab, dalam verifikasi faktual, partai tersebut tidak memenuhi persyaratan di 73 Kabupaten atau Kota yang tersebar di Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Papua. Namun PKPI mengajukan gugatan ke PTUN yang akhirnya gugatan partai dikabulkan. Setelah gugatan dikabulkan, PKPI bisa menjadi peserta pemilu 2019.
Juliski mengatakan Partai PKPI langsung menggelar rapat kerja untuk menyiapkan calon anggota legislatif (caleg) dalam upaya memenuhi tahapan seperti yang ditentukan KPU. Persiapan untuk menghadapi pemilu 2019, kata dia, juga dilakukan sampai tingkat daerah. Terutama untuk membantu merekrut calon (legislatif) yang akan diusung.
Lebih lanjut Juliski memaparkan, selama proses penyelesaian sengketa, PKPI mengalami kerugian. Namun demikian , semua dapat teratasi karena kerja keras dan semangat seluruh kader PKPI yang siap menyongsong menjadi peserta Pemilihan Legislatif 2019.
Jusliski berharap semoga para Caleg PKPI menjadi pilihan rakyat yang akan membawa perubahan kepada pencerahan Sumatera Utara kedepannya.
Hingga berita ini diturunkan, sampai pukul 18.00 WIB, sudah tujuh Parpol yang telah mendaftarkan bacaleg di KPU Sumut, Ketujuh parpol itu adalah, Partai Nasdem, PKS, PDIP, Demokrat PPP, PKP Indonesia, PAN. sementara untuk pendaftaran bacaleg ini akan ditutup pukul 24.00 WIB.(amd)

Diduga Akibat Kelalaian RS Haji Kamino ,Seorang Bayi Perempuan Meninggal



Lampung Utara I Faktaonline.net - Diduga akibat kelalaian perawat, seorang bayi malang berusia tujuh bulan meninggal dunia di Rumah Sakit Haji Kamino (RSHK) Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan, sesaat setelah meminum obat dari Dokter Rumah Sakit tersebut. Senin (16/07/2018).
Andara Fathi Sholeha  adalah putri dari pasangan Herawati S.Sos dan Darwin Saputra yang beralamatkan dikampung Bengkulu kecamatan Gunung Labuhan, kabupaten Way kanan yang diduga meninggal dunia sepulang dari RS Haji Kamino, setelah meminum obat yang diberikan oleh perawat yang menangani nya,
Di ceritakan Syahrul paman dari Andara Fatiya Soleha,kronologis sebelum keponakannya meninggal dunia,“Awal mula ponakan saya sakit muntaber pada Sabtu Malam, dan paginya langsung dibawa oleh ibu dan bapak saya keRS Haji Kamino pukul 07:00, sesampainya disana ditangani oleh perawat yang sedang piket, namun penanganan dari perawat dirumah sakit tersebut hanya memberikan resep obat dari dokter saja."kata Syahrul.
Lanjut Syahrul, selaku kakak dari Ibunda korban menambahkan, sebelumnya dia telah menelpon dan meminta pihak rumah sakit untuk merawat ponakannya. namun pihak rumah sakit menolak untuk merawatnya."Ponakan saya tidak di Infus atau penanganan yang lain mereka hanya mengatakan ponakan saya sudah sehat tidak perlu dirawat, Lalu Ibu saya tetap meminta ponakan saya agar dirawat dikarnakan takut sakitnya semakin parah, namun perawat tersebut tidak mengijinkan untuk dirawat, mereka bilang ponakan saya tidak apa-apa cukup dikasih obat saja bisa sembuh,” Tambahnya. "saya sempat bersikukuh dengan pihak Rumah Sakit melalui telepon, sampai-sampai saya katakan kalau ada apa-apa terhadap keponakan saya. Saya tuntut kalian, namun mereka tidak menghiraukan perkataan saya.
Ibu saya Kartini dan bapak saya Tarmisi lalu menebus obat yang diberikan resep oleh Dokter melalui perawat itu kemudian ibu saya menanyakan kapan obat itu bisa di minum,lalu dijawab perawat sekarang bisa, lalu ibu saya memita tolong untuk meminumkan obat yang baru ditebus dirumah sakit, karena kata mereka tidak apa apa saya langsung menelpon kepala kampung Bengkulu Jusman, untuk meminta jemput orang tua saya di Rumah Sakit, dan ibu saya menunggu di depan RS Haji Kamino, baru sepuluh menit keponakan saya langsung kritis setelah minum obat yang baru di tebus,lalu dibawa masuk lagi kerumah sakit tersebut, dari situlah keponakan saya meninggal pada pukul 09:00,”jelas Syahrul sesaat setelah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.(syah99)