Home » » Polresta Medan Amankan 25 Buruh Dalam Aksi Ricuh Mayday.

Polresta Medan Amankan 25 Buruh Dalam Aksi Ricuh Mayday.

Written By Faktaonlline.net on Senin, 02 Mei 2016 | Senin, Mei 02, 2016

Diamankan Petugas - Salah Seorang buruh ( baju coklat ) diamankan petugas saat berlangsung acara May Day di Gelanggang Remaja Medan. Minggu ( 1/5 )

Medan,faktaonline.net
Karena massa dari Aliansi Buruh Bersatu Menggugat (BBM) menolak untuk membubarkan diri dari sekitar kawasan Gelanggang Remaja, Jalan Sutomo Ujung Medan, dua puluh lima orang buruh diamankan polisi.
Adapun nama nama diantara dua puluh lima orang yang diamankan, dari serikat buruh  dari Sosial Demokrat, 10 orang, Jhon Peteri Girsang ,45, Ricky Ahmad Ridho ,23, Ahmad Iqbal ,36, Irwan Sahat Parulian Manalu ,36, Rosen Jaya Sinaga ,42, Joko Purwanto ,22, Wijarahman ,31, M. Ikhwan ,43, Hendrik ,26, Faisal ,27,. Sedangkan dari  gerakan Mahasiswa Nasional Unimed/GMNU diamankan enam orang yakni Yosef Lion, Tesalonik Sinaga, Abed Silaban, Rio MT. Pasaribu, Amrin Pandiangan,  Dheo Darwin.

Sementara itu, dari kelompok Komiks Revolusi Agraria tiga orang, Johan Merdeka, Idris Sardi Tarigan, Martua Sirait dan dari Persatuan Pedagang Buku Bekas Lapangan Merdeka dua orang Abdullah Halim Haris, Zul Ikhsan dari Serikat Pekerja Tally Pelabuhan dua orang M. Reza Hamdani, Hembiyonto Arifin Sihombing dan dua Ustad Syafrizal dari Kelompok Demokrasi Untuk Negeri Indonesia, sedangkan Hendra Utama dari Masyarakat.
Puluhan yang dimanakan Polresta Medan masih menjalanni pemeriksaan secara intensif oleh pihak kepolisian Polresta Medan.
Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan pihaknya mengamankan buruh dari Aliansi BBM tersebut karena menunjukkan sikap provokatif. Selain itu, Aliansi BBM juga tidak mempunyai izin untuk menggelar aksi unjuk rasa di depan Gelanggang Remaja Medan.
"Kami terpaksa mengamankan pengunjuk rasa agar bentrokan tidak meluas. Beberapa di antara massa yang diamankan diduga merupakan mahasiswa yang mengatasnamakan buruh," kata Mardiaz, Minggu (1/5/2016).
Dia menambahkan seluruh pengunjuk rasa dari Aliansi BBM yang berhasil diamankan akan dibawa ke Polresta Medan untuk selanjutnya dimintai keterangan.
"Ya, kita akan mintai keterangan satu per satu tujuan mereka berunjuk rasa mengatasnamakan buruh," kata Mardiaz.

Sementara salah seorang buruh mengaku walaupun tak diundang dalam acara May Day di Gelanggang Remaja tersebut, namun dia dan teman-temannya ingin menyampaikan aspirasi karena buruh di Sumatera Utara memang belum sejahtera sampai saat ini.
"Kami mau menyampaikan aspirasi ke mari. Kami juga buruh. Kenapa kami tidak diundang. Dan walupun kami diundang, kami tidak mau," kata dia.
Pantaun wartawan dilapangan, pasca terjadi aksi dorong antara massa buruh dari Gabungan Serikat Pekerja/ Serikat Buruh Seluruh Indonesia (GAPBSI) dengan massa Aliansi BBM, hingga diamankannya beberapa pengunjuk rasa, situasi kembali kondusif dan arus lalu lintas di Jalan Sutomo Ujung yang sempat ditutup akibat peristiwa ini.( kadri )

Posting Komentar