Home » » Bupati Buka Lomba Tingkat III Regu Pramuka Penggalang Kwartir Cabang Deli Serdang

Bupati Buka Lomba Tingkat III Regu Pramuka Penggalang Kwartir Cabang Deli Serdang

Written By Faktaonlline.net on Senin, 19 Desember 2016 | Senin, Desember 19, 2016

PERIKSA BARISAN -  Bupati Deli Serdang H.Ashari Tambunan memeriksa barisan pada apel besar Kwarcab gerakan Pramuka Deli Serdang dilapangan bola Desa Saentis.Sabtu(17/12).

Percut Sei Tuan,faktaonline.net -  Bupati Deli Serdang H Ashari Tam­bunan menekankan, agar se­ge­nap anggota pramuka men­jadikan nilai-nilai kepramukaan sebagai pembimbing dalam kehidupan ber­masyarakat. Hal itu sesuai dengan satya dan dharma pramuka.
“Terus tingkatkan prestasi dan ke­aktifan dalam kegiatan ke­pra­mukaan. Jadikan  pramuka sebagai  sesuatu yang baik dan menarik, sehingga sampai akhir hayat nilai-nilai kepramukaan menjadi penga­was bagi pribadi, apalagi adik-adik adalah kader yang bertanggung ja­wab dan dapat dipercaya,” ungkap bu­pati selaku Ketua Majelis Pem­bim­bing Cabang Gerakan Pramuka (Kamabicab) Deli Serdang pada Apel Besar Pramuka sekaligus pem­bukaan Lomba Tingkat (LT) III Regu Pramuka Penggalang, di La­pangan Desa Saentis, Percut Sei­tuan, Sabtu (17/12).
DikatakanBupati,momentum apel dan LT itu menjadi motivasi semangat dan mempercepat kemandirian Kwar­cab Deli Serdang, untuk men­ca­pai keberhasilan dalam memba­ngun karakter kaum muda sebagai calon pemimpin masa depan.
“Kita inginkan, pramuka dapat mengem­ba­li­kan semangat kaum muda dan se­bagai ajang pembelajaran yang keren, asyik, dan menyenangkan" harap Bupati
Bingkai saling mencintai sesa­ma yang selalu ditanamkan di dalam Gerakan Pramuka, imbuh­nya, semestinya mampu menum­buh­­kan sikap yang rela menolong, me­miliki sopan santun, berbudi pe­kerti, dan cinta kepada bangsa dan negara. Untuk mencapai itu semua, diyakini bukan hal yang mudah. Apa­lagi kekinian kaum muda meng­hadapi dua masalah besar, yakni masalah sosial dan masalah kebangsaan.
Masalah sosial seperti penggu­naan napza dan obat-obat terlarang, per­gaulan bebas, tindak kekerasan, ser­ta kriminalitas yang melibatkan kaum muda, begitu marak dan mu­dah ditemukan. Se­dangkan masa­lah kebangsaan men­cakup rendah­nya solidaritas sosial dan semangat kebangsaam, terki­kis­nya rasa hor­mat kepada negara, serta ren­dah­nya persatuan dan kesatuan, yang dikhawatirkan akan berdam­pak pada merosotnya sema­ngat bela negara dan ancaman disin­te­grasi.          
Kepada para andalan, pelatih, dan pembina, Ashari Tambunan meng­ingatkan, peran aktif dan rasa tang­gungjawab sebagai orang de­wasa  harus menjadi perhatian uta­ma. Kedua hal itu sangat menentu­kan hasil dan arah dari proses pe­mbinaan yang dilakukan.
“Sebisa mungkin, para orang dewasa menempatkan diri sebagai model panutan bagi peserta didik. Keteladanan pembina sangat ber­pe­nga­ruh bagi perkembangan dan pem­bentukan karakter,” papar bu­pati.
Kepada peserta didik dan pe­serta LT III, Ashari Tambunan juga me­nekankan perlunya semangat da­lam meningkatkan keaktifan untuk mencapai prestasi.
 “Lomba ting­kat merupakan agenda kegiatan berjenjang dan sebagai tolok ukur keberhasilan pembinaan di pangka­lan. Makanya, adik-adik harus me­nunjukkan hasil latihan selama ini dengan capaian  prestasi di LT ini.” ujar Bupati.
Di hadapan ribuan anggota Ge­rakan Pramuka yang mengikuti apel itu, juga diingatkan agar LT III itu tidak sekadar mencari me­nang-kalah. Namun melalui LT dapat dijadikan standar ukur bagi Kwarcab Deli Serdang dalam pola pembinaan pada kaum muda. Sehingga akhirnya, regu berpres­tasi dalam LT itu nantinya mampu men­jadi duta kwarcab pada LT IV Su­mut bahkan LT V di tingkat na­sional.
Pada apel itu, juga diserahkan penghargaan Bintang Panca Warsa (PW) kepada sejumlah andalan dan pembina. Di antaranya PW I ke­pada 8 orang, PW II 17 orang, PW III 12 orang, PW IV 11 orang, dan PW V 3 orang.
Kepada penerima penghargaan, Kamabicab Deli Serdang me­ngatakan, penghargaan itu bukan se­bagai alat untuk dibangga-bang­gakan, namun sebagai tanda jasa terhadap amal bakti dan pengab­dian. Demi kesinambungan, komit­men, dan kelanjutan bertindak yang akan selalu menjadi penantian dan peng­harapan kwarcab.   (Akhmad)

Posting Komentar