Home » » Rapat Paripurna DPR Memutuskan Revisi UU MD3 RUU ASN Dibahas Pada Masa Reses

Rapat Paripurna DPR Memutuskan Revisi UU MD3 RUU ASN Dibahas Pada Masa Reses

Written By Faktaonlline.net on Kamis, 15 Desember 2016 | Kamis, Desember 15, 2016

Jakarta,faktaonline.net -  Rapat Paripurna DPR RI akhirnya memutuskan Revisi UU MD3 dan RUU Aparatur Sipil Negara (ASN) dibahas pada masa reses.
Rapat mengesahkan revisi UU nomor 42/2014 tentang perubahan UU nomor 17/2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2016.
Awalnya, Wakil Ketua DPR yang memimpin rapat paripurna, Fahri Hamzah mengesahkan Prolegnas 2016 setelah dibacakan Wakil Ketua Baleg Firman Soebagyo.
Kemudian, Anggota Fraksi PDI Perjuangan Aria Bima meminta rapat paripurna diskors untuk pembahasan revisi UU terkait masa reses DPR yang dimulai Jumat (16/12/2016) besok.
"Saya mengusulkan terkait dengan waktu yang sangat pendek, mohon kiranya disetujui paripurna ini diskors dulu agar ada pembicaraan antara pimpinan dan pimpinan fraksi untuk kira-kira dalam waktu yang pendek ini bisa membahas UU MD3 itu," kata Aria di ruang rapat paripurna DPR, Gedung DPR, Jakarta, Kamis (15/12/2016).
Politikus PDIP Rieke Diah Pitaloka juga melakukan interupsi.
Anggota Komisi VI DPR itu meminta revisi terbatas rancangan undang-undang tentang aparatur sipil negara (ASN) ‎diputuskan oleh DPR hari ini.
Apalagi, terdapat aksi demonstrasi yang berlangsung di depan Gedung MPR/DPR/DPD mendesak RUU ASN disahkan.
"Ada penyuluh dan tenaga honorer yang sedang menunggu keputusan DPR. Sudah disampaikan Baleg, UU Revisi yang diharmonisasi Baleg untuk disahkan sebagai nisiatif DPR sehingga bisa dibahas di masa sidang berikutnya," ujar Rieke.
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah lalu meminta rapat diskors untuk mengumpulkan pimpinan fraksi.
Fahri lalu membuka sidang kembali setelah mengumpulkan pimpinan fraksi selama 30 menit.
Hasilnya, usulan revisi UU ASN diterima. Kemudian bersepakat rapat langsung dilakukan pidato penutupan sidang oleh Ketua DPR Setya Novanto.
"Nantinya ada beberapa alat kelengkapan dewan yang akan bersidang di masa reses jika diperlukan rapat pengganti Bamus dalam masa reses," kata Fahri.
DPR memasuki masa reses, Jumat (15/12/2016) dan akan memulai masa sidang pada 10 Januari 2017 .(AS Matondang)

Posting Komentar