Home » » Hari Pertama Kerja Tahun 2017 Wali Kota Medan Sidak RSUD Pirngadi Disdukcapil dan dinas TRTB

Hari Pertama Kerja Tahun 2017 Wali Kota Medan Sidak RSUD Pirngadi Disdukcapil dan dinas TRTB

Written By Faktaonlline.net on Selasa, 03 Januari 2017 | Selasa, Januari 03, 2017


Medan,faktaonline.net -  Di hari pertama kerja tahun 2017, Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi langsung sidak, Selasa (3/1).
Tiga  Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang  menyangkut langsung dengan pelayanan didatangi yakni  RSUD Dr Pirngadi, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) serta Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB).
Selain melihat tingkat kehadiran, sidak ini juga dilakukan untuk melihat kesiapan Apratur Sipil Negara (ASN) dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pasca libur merayakan Tahun Baru 2017.
Ketika sidak, Wali Kota turut didampingi Asisten Umum Setdakot Medan, Ikhwan Habibi Daulay, Kepala BKD Kota Medan, Lahum SH serta Kabag Humasy Setdakot Medan, Budi Hariono. Sidak ini dilakukan Eldin usai memimpin apel pagi di halaman tengah Balai Kota Medan.  Selanjutnya Wali Kota bergerak menuju RSUD Dr Pirngadi Medan.
Tiba di rumah sakit milik Pemko Medan itu, seluruh jajaran RSUD Dr Pirngadi tengah apel pagi. Wali Kota selanjutnya mengecek sejumlah ruangan untuk melihat sejauhmana  kesiapan jajaran rumah sakit  dalam memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat. Kemudian Eldin  mengajak berdialog sejumlah pasien, terutama yang tengah menunggu di ruang poliklinik.
Saat dialog itu terungkap salah seorang pasien pria yang sudah beruasia lanjut menyampaikan keluhannya terkait ketidaktersediaan obat-obatan, terutama obat penenang sampai berbulan-bulan. Di samping itu sang pasien juga mengeluhkan kurang simpatiknya petugas rumah sakit dalam memberikan penjelasan terkait ketidaktersediaan obat-obatan tersebutr.
Keluhan ini pun diterima dengan baik dan menjadi salah satu poin yang disampaikan Wali Kota saat memberi pengarahan kepada peserta apel. 
"Saya minta agar petugas Humas RSUD Dr Pirngadi terkoordinir dalam memberi keterangan. Jangan sampai membuat masyarakat bingung atau menjadi salah paham.  Bangunlah komunikasi yang baik dengan pasien dan keluarganya. Komunikasi yang baik akan sangat membantu kita dalam memberi pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ," ujar Wali Kota.
Di samping peningkatan kinerja dan pelayanan, Eldin pun menyadari sarana dan prasarana di RSUD Dr Pirngadi masih kurang dalam memberikan  kualitas pelayanan kesehatan maksimal kepada masyarakat. Untuk itu secara bertahap mantan Wakil Wali kota dan Sekda Kota Medan itu berjanji akan terus meningkatkannya sehingga benar-benar memuaskan masyarakat.
                                                                                     Keluhkan Pelayanan
Usai memberikan arahan, Wali Kota selanjutnya bersilaturahmi dan bersalam-salaman dengan seluruh jajaran RSUD dr Pirngadi  untuk membangun jembatan hati sekaligus bentuk dorongan motivasi agar terus meningkatkan pelayanan. Setelah itu Wali Kota menuju Kantor Disdukcapil Jalan Iskandar Muda untuk melihat pelayanan yang menyangkut administrasi kependudukan.
Wali Kota disambut langsung Kadisdukcapil, OK Zulfi. Selanjutnya Zulfie pun memperlihatkan  proses pengurusan administrasi kependudukan, mulai KTP, KK, akte kelahiran maupun akte pernikahan. Kemudian Wali Kota menanyakan ketersediaan soal blangko KTP,  Zulfi mengaku masih belum ada. Sebagai gantinya, masyarakat bisa mendapatkan surat keterangan pengganti KTP (resi) menunggu blangko KTP dikirim dari Kemendagri.
Kemudian Wali Kota naik ke lantai tiga, banyak warga yang mengantri di depan ruangan Seksi Mutasi Penduduk. Sejumlah warga tampak kecewa, salah satunya seorang pria paro baya yang mengaku rektor salah satu perguruanm tinggi swasta di Kota Medan. Meski sudah antri mulai pukul 07.00 WIB namun petugas tak kunjung memanggil namanya.
Makanya begitu melihat kedatangan Wali Kota, pria itu langsung menyampaikan keluhannya. “Lihat Pak Wali, sudah dari tadi kami antri disini namun nama kami tak dipanggil-panggil. Kami benar-benar kecewa dengan pelayanan yang diberikan. Seharusnya  Seksi Mutasi Penduduk ini membuka dua tempat untuk melayani masyarakat. kalau Cuma satu seperti ini, petugas yang bersangkutan tidak akan mampu, terbukti terjadi antrian kayak gini. Di samping itu harus dilengkapi dengan mik, sehingga mendengar apabila namanya dipanggil,” keluh pria tersebut.
Selain pria tersebut, seorang ibu rumah tangga juga tak kalah kecewanya. Dia sudah lama menunggu namun namanya maupun warga yang lain tak kunjung dipanggil. “Padahal dari tadi kami lihat para pegawainya sudah ada di ruangan, tapi mengapa nama kami tak kunjung dipanggil. Begitu melihat Pak Wali datang, barulah mereka mulai melakukan pemanggilan. Kami benar-benar kecewa,” ungkap ibu rumah tangga dengan mimik kecewa.
Semua keluhan itu direspon dengan baik oleh Wali Kota. Orang nomor satu di Pemko Medan itu langsung menegur Kadisdukcapil. “Saya tidak mau melihat antrian seperti ini lagi, segera perbaiki sistemnya sehingga masyarakat tidak antri lagi. Jangan kecewakan masyarakat, layani mereka dengan sebaik-baiknya!” tegasnya.
Terakhir Wali Kota menyambangi Dinas TRTB Kota Medan di Jalan AH Nasution. Seperti dalam sidak di RSUD Pirngadi dan Disdukcapil, Eldin kembali menegaskan kepada Kadis TRTB  beserta seluruh jajarannya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Layani masyarakat dengan baik. Jangan pernah dipersulit, sebab kita ini merupakan abdi negara yang bertugas melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya. Atas pelayanan yang diberikan itulah, maka negara memberi kita gaji dan insentif,” paparnya. (rel)

Posting Komentar