Home » » Menkumham: Angka Kejahatan di Sumut Lebih Besar dari Daerah Lain

Menkumham: Angka Kejahatan di Sumut Lebih Besar dari Daerah Lain

Written By Faktaonlline.net on Saturday, January 21, 2017 | Saturday, January 21, 2017


LubukPakam,faktaonline  -  Anggaran Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham) lebih besar diberikan ke Sumatera Utara (Sumut) bukan karena Menterinya orang Sumut, melainkan angka kejahatan di Sumut lebih besar dibandingkan daerah lainnya di Indonesia. 
Hal itu dikatakan Menkumham Indonesia, Yasonna H Laoly saat meresmikan bangunan pemasyarakatan, balai harta peninggalan, serah terima Rumah dinas (Rumdis) dan flat imigrasi Kantor wilayah (Kanwil) Kemenkumham Sumut serta penyaksian penandatanganan serah terima jabatan dari Kanwil lama Maroloan J Barimbing kepada Kanwil yang baru Ibnu Chuldan,di kompleks rumah dinas imigrasi Desa Bakaran Batu Kecamatan Lubukpakam,Jum'at(20/1).
Disebutkan, bangunan yang diresmikan hasil pembiyaan dari APBN dan APBN-P serta dibiyai PNBP tahun 2016. Momen peresmian itu diharapkan bukan seremoni belaka melainkan penetapan dan pengukuhan. Karena dengan simbolis suatu peresmian ada makna yang harus dijalankan yaitu menyegarkan pemanfaatan dari gedung yang diresmikan.
Yasonna juga mengatakan, pembangunan Sarana dan Prasarana (Sarpras) pada dasarnya merupakan rencana strategis Kemenkumham dalam rangka pembenahan sistem dan politik hukum. Diarahkan pada kebijakan memperbaiki substansi hukum, struktur dan budaya hukum.
Lebih lanjut dikatakan, pembangunan sarpras itu menunjukkan komitmen Kemenhumkam memperbaiki kualitas kinerja sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik dan pegawai.
Diingatkannya, kepada pegawai yang menempati Rumdis agar menjaga dan merawat aset Kemenkumham. "Manfaatkan yang ada dengan bijak, karena proses pembangunan dan pembiyaan cukup besar. Jadikan fasilitas itu sebagai pemyemangat dalam bekerja dan terus berkarya. Kepada jajaran imigrasi diminta supaya bekerja secara optimal mewujudkan penegakan dan pelayanan hukum keimigrasian secara berkualitas," sebut Yasonna.
Ditambahkan Menteri asal sumut itu, kepada jajaran pemasyarakatan bahwa pembangunan gedung satuan kerja itu merupakan suatu bentuk kepercayaan Pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan di pemasyarakatan. "Bangunan yang diresmikan, wujud nyata yang harus segera ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat. Segera tentukan langkah strategis dan terukur, sehingga penyelenggaraan pemasyarakatan berkualitas dapat terwujud," ujarnya.
Peningkatan kualitas kinerja harus diraih tambah Yasonna, karena dari tahun ke tahun dari jajaran pemasyarakatan dan imigrasi demikian juga Badan Harta Peninggalan (BHP) untuk semakin dan peningkatan kapasitas karena telah didukung Sarpras yang memadai.
Dikesempatan itu, Menkumham menyampaikan terima kasih Maeoloan J Barimbing yang telah menyelesaikan tugas dengan baik sebagai Kakanwil Menkumham Sumut. "Semoga dapat menikmati pensiunnya dengan baik bersama keluarga tercinta," sebutnya.
Sebelumnya Gubernur Sumut T Erry Nuradi dalam sambutan mengatakan, peresmian 14 bangunan fisik yang diantaranya 12 teknis, 1 imigrasi dan 1 balai harta peninggalan perlu diapresiasi dan sangat penting untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat. "Upaya konkret itu, hendaknya meningkatkan pelayanan terhadap warga binaan pemasyarakatan guna memenuhi harkat dan martabat serta pemenuhan hak azasi manusia," sebutnya.
Maroloan J Barimbing dalam laporannya mengatakan, kerja keras selama ini telah membuahkan hasil dimana saat ini boleh diresmikan bangunan pemasyarakatan, BHP dan serah terima rumah dinas serta flat imigrasi. Pembangunan itu manfaatnya untuk meningkatkan pelayanan masyarakat yang cukup signifikan.
"Seperti jumlah kapasitas hunian pemasyarakatan di Sumut bertambah 3.100 kapasitas untuk earga binaan dari semula hanya 3.800, saat ini menjadi 11.600. Untuk cabang Rutan Gunung Sitoli, Nias Selatan dan Lapas pemuda di Langkat setelah peresmian itu akan segera beroperasi. Adapun Rumdis yang dibangun bagi petugas imigrasi yang bertugas di bandara internasinal Kuala Namu, 4 unit tipe 45, 12 unit tipe 36 dan 23 rumah susun," sebut Barimbing.
Lebih lanjut dikatakannya, adapun Lembaga Pemasyarakatan (LP) yang diresmikan Sarprasnya yaitu, LP klas 1 Medan, LP klas 2A Binjai, LP klas 2A P.Siantar, LP klas IIB Tanjungbalai, LP Narkotika klas III Langkat, Rumah Tahanan Negara (RTN) klas I Medan, RTN klas IIB Labuhandeli, RTN klas IIB Tanjungpura, cabang RTN Pulau Tello, LP pemuda Langkat, LP klasIIB P.Sidempuan, Kantor imigrasi klas I Polonia dan terakhir diresmikan BHP Medan.
Hadir dikesempatan itu, Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan, Bupati Batubara, Bupati Nias, mewakili Polda Sumut, Kapolres Deliserdang AKBP Robert Dacosta dan seluruh jajaran terkait.(abd)

Post a Comment