Home » » PTUN Medan Tolak Gugatan Terhadap Rektor USU

PTUN Medan Tolak Gugatan Terhadap Rektor USU

Written By Faktaonlline.net on Thursday, January 12, 2017 | Thursday, January 12, 2017

Medan,faktaonline.net - Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Kota Medan menolak permohonan gugatan Procedural Citizen Lawsuit empat perwakilan masyarakat yang menggugat Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Runtung Sitepu, karena pemilihan dekan dan wakil dekan dianggap cacat hukum.
Putusan penolakan gugatan Citizen Lawsuit dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim Irhamto, didampingi Hakim Anggota A Riziki Ardiansyah dan Jimmy Claus Pardede di PTUN Medan, Jalan Bunga Raya, Asam Kumbang, Medan Selayang, Rabu (11/1) siang.
Sidang putusan ini hanya dihadiri Hamdani Harahap, kuasa hukum penggugat perwakilan dari empat masyarakat. Sedangkan, para penggugat, Leo Imsar Adnans, Timbul Manurung, Burhanuddin Rajagukguk dan Bou Soripada Siregar tidak hadir di sidang putusan itu.
Sementara itu, kuasa hukum Universitas Sumatera Utara Abdul Hakim Siagian maupun pejabat di lingkungan USU tidak ada yang datang di sidang putusan tersebut. Karena itu, suasana sidang putusan senyap.
Tidak hanya itu, majelis hakim juga menghukum penggugat untuk membayar biaya perkara sidang Rp 559 ribu.
Putusan menolak gugatan Procedural Citizen Lawsuit diambil, setelah majelis hakim melakukan rapat tertutup pada Selasa (10/1).
Sebelumnya, empat perwakilan masyarakat berpendapat pengangkatan 15 dekan dan wakil dekan di USU yang baru dilantik cacat hukum. Karena itu, mereka melayangkan gugatan di PTUN, Rabu 10 Agustus 2016.
Hamdani mengatakan, empat perwakilan masyarakat, yang menggugat Rektor USU akan mengajukan banding di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara. Bahkan, ia berencana melaporkan majelis hakim ke Mahkamah Agung.
"Menindaklanjuti masalah ini, saya akan mengajukan banding ke PT TUN dan saya akan melaporkan para hakim ke Mahkamah Agung," ujarnya usai persidangan..(tb/kad)

Post a Comment