Home » » Camat Galang : Tidak Benar Warganya Bertempat Tinggal Di Kandang Kambing.

Camat Galang : Tidak Benar Warganya Bertempat Tinggal Di Kandang Kambing.

Written By Faktaonlline.net on 25 April 2017 | 21.24

Lubuk Pakam,Faktaonline. -  Camat Galang Drs H Citra Effendi Capah MSP menyatakan tidak ada warga di Kecamatan Galang yang bertempat tinggal di kandang kambing seperti yang diberitakan salah satu Koran Harian terbitan Sumut,17 April 2017 yang lalu, tentang keluarga Ani (42) yang menumpang di gubuk lading kebun sawit milik ibu Cuncun sebagai penjaga ladang sekaligus pekerja kebun sawit yang berlokasi di Dusun III Desa Timbang Deli Kecamatan Galang.
Hal itu dijelaskan Camat Galang Drs H Citra Effendi Capah MSP kepada Wartawan di Lubuk Pakam Jumat( 21/4)
Capah menambahkan bahwa Ani (42) tahun pada sekitar tahun 2015 status kawin lari dengan seorang laki-laki status duda yang bernama Tukiran. Ani meninggalkan suami pertamanya(Cerai Pisah) yang bernama Tumirin (48) tahun dan membawa anaknya sebanyak 4 (empat ) orang, Laki –Laki 3 orang dan Perempuan 1 orang. Mereka menumpang digubuk lading kebun sawit milik Ibu Cucun sebagai penjaga lading dan pekerja kebun sawit yang berlokasi di Dusun III Desa Timbang Deli Kec.Galang . Kondisi keluarga dikategorikan miskin dengan penghasilan bulanan tidak menetap dari pemilik sawit, melihat kondisi keluarganya yang miskin sehingga kepala Desa beserta warga masyarakat sering menyantuni / membantu keluarga tersebut berupa beras / makanan.
Kepala Desa Timbang Deli sudah beberapa kali menawarkan kepada Tukiran / Ani ,untuk pindah dari rumah gubuk tersebut namun selalu ditolak yang bersangkutan dengan berbagai alasan (ada surat pernyataan ditulis sendiri), Kepala Desa sudah menawarkan satu unit rumah warga milik Amin Malabar yang terletak di dusun II untuk ditempati tanpa menyewa namun yang bersangkutan tetap menolak. Pernah juga seorang anggota TNI Kodim 0204 DS (Pelda Solimin,red) menawarkan untuk mengadopsi anak yang bersangkutan untuk di sekolahkan namun tetap ditolak yang bersangkutan.
Sementara untuk Program Pemerintah Bedah Rumah untuk saat ini belum bisa diberikan kepada yang bersangkutan karena tanah yang di tempati saat ini adalah milik orang lain ( Bu Cucun ). Namun Pemerintah Desa Timbang Deli tetap berupaya untuk mencari solusi terbaik dengan menyarankan kepada Bu Cucun untuk membangun rumah yang layak. Status kependudukan keluarga tersebut belum jelas perkawinannya dan Kepala Desa sudah berulang kali untuk membujuk agar administrasi kependudukan segera diurus namun selalu ditolak yang bersangkutan. Bahwa warga Tukiran / Ani menurut Kepala Desa dan warga sekitar adalah keluarga yang apatis dan susah diarahkan.
Namun,walaupun demikian, kepala desa dan perangkat desa akan berupaya semaksimal mungkin untuk membujuk yang bersangkutan. Selama ini Keluarga tersebut dapat bantuan Rastra dan dalam PKH walaupun masih terdaftar atas nama suami pertama ( Tumirin ). Jadi tidak benar pemerintah selama ini kurang memperhatikan keluarga yang dimaksud Kata Capah.(akd)

Posting Komentar