Home » » Gabungan Prajurit TNI Dan BNN Musnahkan 3 HA Ladang Ganja

Gabungan Prajurit TNI Dan BNN Musnahkan 3 HA Ladang Ganja

Written By Faktaonlline.net on 08 April 2017 | 00.04


Madina,Faktaonline.net - Prajurit TNI dari Koramil 13 / Panyabungan Kodim 0212/Tapanuli Selatan, Polres Madina dan BNN Pusat menemukan ladang ganja di Perbukitan Tor Sihite antara Desa Bandar Lancar dengan Desa Huta Tinggi,Kab Mandailing Natal (Madina),Provinsi Sumatera Utara (Sumut),Kamis (06/04).
Barang bukti yang diamankan dan langsung dimusnahkan di lokasi yakni,pohon ganja,lebih kurang 5.800 batang,1 pucuk senapan angin,biji ganja 0,5 kg.
 “Personel yang turun ke lokasi terdiri dari Tim BNN 20 personel,Koramil 13 / Panyabungan 5 personel, 5 personel Brimob Padang Sidempuan dan 11 persinel dari Polres Madina,” ujar Kapendam 1/BB,Kolonel Inf Edy Hartono,Jumat (07/04/2017)
Informasi diperoleh menyebutkan, penyisiran perbukitan yang diduga kerap dijadikan para mafioso narkoba untuk menanam ganja itu dipimpin langsung oleh Komisaris Besar Giri.M.T.A anggota BNN Pusat Jakarta
.”Usai apel gabungan pukul 07.15 WIB di Polres Madina tim gabungan langsung berangkat ke lokasi lahan ganja melalui Desa Simandolam Kec.Kota Nopan Kab.Madina,”terang Kapendam 1/BB menambahkan dan pukul 09.30.WIB pasukan tiba di Desa Simandolam langsung bergerak menuju lokasi ladang ganja.
Usai berjalan selama empat jam lebih selanjutnya pukul 12.30 WIB pasukan gabungan tiba di lokasi ladang ganja di perbukitan Torsihite,antara Desa Hutatinggi dan Banjar Lancat.
”Tim menemukan ladang ganja,lebih kurang 3 ha dengan usia tanam diperkirakan sekitar 7 bulan dengan tinggi 1.3 meter,selain itu juda diperoleh beberapa batang ganja yang sedang di jemur,”ungkap Kapendam 1/BB.
Selanjutnya ,tim gabungan langsung mencabuti batang ganja yang 5.800.batang sekaligus langsung di musnahkan dengan cara dibakar
,”Setelah dicabuti tanaman ganja tersebut langsung dibakar dilokasi,”pungkas Kapendam seraya menambahkan bahwa TNI,khususnya Kodam 1/BB siap mendukung BNN dan Polri dalam pemberantasan narkoba.(red/am)

Posting Komentar