Home » » Ketua SP Bun Orchad Perangin-angin :Peringatan Hari Buruh Tonggak Kebangkitan Gerakan Buruh Perkebunan

Ketua SP Bun Orchad Perangin-angin :Peringatan Hari Buruh Tonggak Kebangkitan Gerakan Buruh Perkebunan

Written By Faktaonlline.net on 01 Mei 2017 | 16.47

Medan,faktaonline.net - Serikat Pekerja Perkebunan (SPBun) PTPN III telah menggelar aksi Peringatan Hari Buruh Internasional, dikenal dengan nama May Day yang senantiasa dirayakan oleh seluruh buruh sedunia pada tanggal 1 Mei 2017 di kantor Direksi PTPN III jalan Sei Batanghari No. 2 Medan yang dimulai pada pukul 07.30 WIB. Kegiatan dimulai dengan apel akbar bersama seluruh pengurus SPBun dari tingkat basis-basis hingga tingkat perusahaan, kemudian dilanjutkan dengan gotong royong membersihkan lingkungan kantor bersama para pekerja outsourcing yang berjumlah 40 tersebut diberikan sembako sebagai tanda persahabatan. Acara berakhir dengan meriahnya panggung hiburan oleh N3 Band dan seluruh vokalis dari kalangan pengurus serikat pekerja yang dirangkai bagi-bagi hadiah berupa lucky draw berisi 5 buah sepeda sebagai hadiah utama, dua buah kompor gas, 1 buah magig jar, satu buah blender dan tiga buah kipas angin dan hadiah hiburan lainnya yang dananya diambil dari kas SPBun. Selain itu sebagai tanda persaudaraan sesama anggota SPBun yang terkena bencana banjir di lingkungan kerja perusahaan PTPN di wilayah Aceh, SPBun PTPN III memberikan penyerahan bantuan sosial ke SPBun ASN yang merupakan anak perusahaan KSO (Kerjasama Operasional) antara PTPN I dan PTPN IV dalam bentuk donasi sumbangan amal anggota sebanyak Rp 2 juta yang diterima langsung oleh Ketua SPBun ASN. Kegiatan berakhir hingga sore hari pada pukul 18.00 WIB sekaligus pembubaran panitia Zikir Akbar yang telah terlaksana di bulan Maret di kebun Rantauprapat, Labuhanbatu dan Kebaktian Kebangunan Rohani yang dilaksanakan pada bulan April 2017 di kebun Sei Kebara, Labuhanbatu. Orchard Tharanon Perangin-angin selaku Ketua Umum SPBun PTPN III mengatakan bahwa peringatan hari internasional May Day yang diperingati setiap tahunnya bagi kaum buruh sangatlah berarti karena khusus bagi SPBun tentu saja menjadi sinyalemen kebangkitan gerakan buruh di BUMN Perkebunan. “Ini adalah tonggak sejarah kebangkitan untuk menunjukkan eksistensi adanya gerakan buruh di perkebunan. Bahwa SPBun itu adalah banteng terakhir bagi besarnya rasa pengabdian yang tulus untuk memperjuangkan nasib orang banyak. Kami menghimbau agar mata hati para pengambil kebijakan baik Presiden, Kementerian BUMN dan seluruh Direksi di PTPN ini lebih memperhatikan kesejahteraan karyawan. BUMN perkebunan itu tersebar dari Aceh hingga Papua, jadi kita wajib membela NKRI, dan di saat yang sama warga perkebunan ini wajib pula sejahtera hidupnya dan semua hak-haknya terpenuhi. Kalau memang perusahaan untung karyawannya juga harus untung. Kita makan dari apa yang kita tanam, maka kita akan memperjuangkan itu semua demi kesejahteraan anggota SPBun dan memajukan perusahaan,” katanya dengan suara yang lantang. Lebih jauh Tio Handoko yang diundang sebagai unsur MPO (Majelis Penyelamat Organisasi) SPBun juga sangat membenarkan sikap yang diutarakan ketua umum bahwa hampir satu juta orang bergantung hidup di BUMN perkebunan yang sangat besar memberi andil bagi perbaikan kesejahteraan rakyat Indonesia. “Untuk itu kita tetap akan bersatu mendukung setiap kebijakan ketua umum yang berpihak membela kesejahteraan anggotanya,” katanya penuh semangat juang. Mailanta Bangun yang hadir mewakili mantan Ketua Umum SPBun periode yang lama berharap kinerja pengurus yang sudah berjalan dengan baik ini terus ditingkatkan demi kejayaan SPBun. (rel/am)

Posting Komentar