Home » » Peringati May Day tahun 2017, Bupati Soekirman, Tanpa Buruh Pengusaha Akan Rapuh dan Lumpuh

Peringati May Day tahun 2017, Bupati Soekirman, Tanpa Buruh Pengusaha Akan Rapuh dan Lumpuh

Written By Faktaonlline.net on 02 Mei 2017 | 20.51


Sergai,Faktaonline.net - Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman bersama Wabup Darma wijaya menghadiri Peringatan Hari Buruh se-Dunia yang dikenal dengan”May Day” bertempat di lapangan sepak bola Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah, Senin (1/5).
Ribuan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan (F.SPPP-SPSI), Serikat Pekerja Mandiri (SPM-TMN), Serikat Pekerja Pencatat Meteran Listrik Sumatera Utara (SP2MLSU), Serikat Pekerja Transportasi Seluruh Indonesia (SPTSI), Organisasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia ( SBSI) 1992, Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (K.SPSI), Perhimpunan Buruh Perkebunan Independen (PERBBUNI), Serikat Pederasi Metal Indonesia (SPMI), SPBUN Tanah Raja, SPM PT. Tiga Mutiara Nusantara dan F.SPTI-K.SPSI berkumpul untuk merayakakan May Day dengan damai dan suka cita yang diwarnai dengan lucky draw, senam bersama serta melaksanakan berbagai macam pertandingan mulai dari tarik tambang, memasukan bola ke gawang dan lari goni.
Pada May Day kali ini, ketua Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) 1992 Roni Ramadani dalam orasinya memberikan 8 pernyataan sikap dan tuntutan kepada Bupati Sergai Soekirman, diantaranya, Pertama, Cabut PP Nomor 78 tahun 2015 tentang pengupahan yang sudah menerapkan upah murah bagi buruh, kedua tetapkan upah layak bagi buruh dan keluarganya (menaikan upah 40%), ketiga bubarkan BPJS kesehatan bagi buruh dan kembalikan jaminan kesehatan buruh kepada Jamsostek, keempat bubarkan pengadilan hubungan Industrial karena telah melenceng dari tujuan awalnya yakni peradilan cepat, murah dan adil. Karena faktanya biaya PHI mahal, proses lama dan berbelit-belit serta tidak berpihak kepada buruh. Kelima meminta kepada Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai untuk segera membangun Balai Latihan Kerja (BLK) untuk membantu tenaga kerja yang memiliki skill agar siap bersaing dengan datangnya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), keenam kembalikan pegawai pengawas dan PPNS ke Kabupaten/Kota masing-masing seperti semula, ketujuh hapuskan simtem kerja kontrak dan Outcorsing khususnya di Kabupaten Serdang Bedagai yang bertentangan dengan Peraturan dan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang ada kerena dampaknya sangat merugikan kaum buruh dan kedelapan Stop "UNION BUSTING" yang selama ini masih terjadi khususnya di Kabupaten Serdang Bedagai. Disamping itu, seluruh buruh yang tergabung dalam berbagai serikat tersebut menyampaikan apresiasinya dan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai yang telah berperan aktif membantu buruh dan mengharapkan segala tuntutan dan persoalan dapat segera diselesaikan.
Dalam sambutannya sekaligus menanggapi masalah tersebut , Bupati Sergai Ir H Soekirman didamping Wabup Darma Wijaya, Kapolres Sergai AKBP Eko Suprihanto,SH,SIK,MH dan Ketua DPRD Sergai H. Syahlan Siregar, ST mengatakan akan menampung aspirasi dan mengikuti proses yang berjalan dengan lebih memperioritaskan masalah pelayanan kesehatan untuk buruh melalui BPJS. Permasalahan BPJS akan dikoordinasikan agar dapat memperbaiki sistem pelayanan dan pengawasannya.
Dalam peringatan May Day ini Bupati Soekirman mengatakan sumberdaya alam yang dikelolah oleh pengusaha akan rapuh dan lumpuh tanpa buruh. Oleh karenanya Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai mengajak Seluruh Serikat Buruh agar selalu mengingatkan dan menjaga komunikasi dengan pemerintah serta jangan mudah terprovokasi dengan hal-hal yang bersifat negative yang dapat merugikan masyarakat banyak, ungkap Soekirman.
Turut hadir dalam acara tersebut Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Sosial Ir.H. Kaharuddin, Kadis Ketenagakerjaan, Koperasi dan Usaha Mikro Aguslan Simanjuntak, SE, Kadis Sosial Misran SE, Dirut RSU Sultan Sulaiman dr. Nanda Satria Hasrimy dan Camat Sei Rampah Drs. Haparuddin Saragih.(putra)

Posting Komentar