Home » » Tokoh Nasional Surya Paloh Silaturahmi dengan Alim Ulama Sumut

Tokoh Nasional Surya Paloh Silaturahmi dengan Alim Ulama Sumut

Written By Faktaonlline.net on 08 Mei 2017 | 21.57


Medan,faktaonline.net - Tokoh Nasional asal Sumatera Utara (Sumut) Haji Surya Paloh, meyakini, umat Islam di Sumut masih memiliki sentuhan ajaran agama yang hakiki dan sejati sebagai rahmat bagi seluruh alam. Dirinya juga mendoakan agar Gubernur Sumut Ir HT Erry Nuradi,MSi, tetap semangat dan berkeinginan melanjutkan pembangunan segala bidang.
Hal itu disampaikannya pada acara Silaturahmi Tokoh Nasional H Surya Paloh dengan Gubernur dan Alim Ulama Sumatera Utara di Asrama Haji Medan, Sabtu (6/5).
Hadir sejumlah tokoh seperti Prananda Surya Paloh, Ketua PWNU Sumut Afifuddin Lubis, Ketua PW Alwashliyah Sumut Saiful Ahyar, Tokoh Masyarakat Abdillah, serta tokoh lainnya. Hadir juga mendampingi Gubernur Kanwil Kemenag Sumut Tohar Bayoangin dan Kabiro Humas dan Protokoler Ilyas Sitorus. Dikatakan Surya Paloh, Indonesia memiliki sumber daya yang memadai seperti luas wilayah, garis pantai, kontur struktur tanah, kekayaan sumber daya alam (SDA) serta jumlah penduduk. Namun sebagai negara yang dihuni mayoritas warga beragama Islam, keberagaman yang dimiliki, tidak membuat bangsa ini terpecah.
 "Islam itu agama yang rahmatan lil alamin, tidak terbatas pada orang Islam saja. Tetapi kita bertanggung jawab atas kemaslahatan dunia. Betapa luar biasanya Islam itu," ujar Surya Paloh.
Dikatakan Surya Paloh,Khusus untuk Sumut, dengan modal kondusifitas tersebut merupakan potensi untuk meningkatkan pembangunan. Di bawah kepemimpinan Gubernur Sumut HT Erry Nuradi dirinya mengingatkan agar orang nomor satu di Provinsi ini harus menunjukkan kinerja sebagai pemimpin yang membawa kemajuan daerahnya dan kesejahteraan masyarakatnya.
 "Modal kondusifitas kita bagus, jadi pembangunan harus jalan. Kalau tidak, salahkan gubernurnya. Untuk itu, mari kita doakan kesehatan beliau, keimanan beliau, konsistensi dan semangat agar tetap berkeinginan melanjutkan pembangunan di Sumatera Utara," sebutnya.
Oleh karenanya ia mengharapkan kekompakan umat Islam di Sumut, agar bisa menjadi contoh bagi daerah lain. Terkhusus kepada Gubernur HT Erry Nuradi dirinya berpesan agar bisa bekerja lebih baik lagi membangun Sumut.
Sementara Gubernur Sumut HT Erry Nuradi menyampaikan terimakasih atas kehadiran tokoh agama dan para alim ulama serta ormas Islam yang menghadiri acara silaturahim tersebut. Tidak kurang dari 1.500 orang hadir memenuhi aula di komplek Asrama Haji Medan itu. Sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di luar pulau Jawa, Sumatera Utara.
Ditambahkan Gubsu Erry, tidak bisa dibangun dengan mengandalkan tokoh-tokoh daerah saja, tetapi juga tingkat nasional yang memberikan perhatiannya kepada Sumut meskipun secara fisik, sudah lebih banyak berada di ibukota Jakarta.
"Kita semua boleh berbangga karena ada tokoh Nasional seperti Bapak Haji Surya Paloh yang insha Allah akan terus memberikan perhatiannya kepada kita di Sumut, baik di bidang pemerintahan, pembangunan maupun juga di bidang kemasyarakatan. Karenanya kita menyambut baik kegiatan ini," sebut Gubernur. Dengan silaturahim tersebut, dirinya berharap seluruh hadirin mendapat informasi yang berharga. Di samping itu juga diharapkannya masyarakat Sumut diberikan umur berkah dan rezeki yang berlimpah. Sebab pertemuan ini untuk mendapatkan pengetahuan dan pengalaman.
"Pertemuan ini juga untuk menyatukan persepsi dalam meningkatkan persatuan dan kesatuan kita melalui tokoh nasional dalam temu ramah ini," sebutnya. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut katanya, mengharapkan agar terjaga ketenangan dan keharmonisan masyarakat. Oleh karenanya Erry mengajak semua pihak memberikan kontribusi dalam berbagai upaya untuk menciptakan kehidupan yang penuh rasa kekeluargaan, saling asah asih dan asuh serta saling pengertian satu dan yang lain.
"Silaturahim ini untuk mempertemukan antara umaro dengan umat, bersatu untuk membangun negeri. Itulah kenapa kita berbeda dengan negara lain. Seperti safari ramadhan dan halal bi halal Idul Fitri, tidak dikenal di negara-negara Islam. Karena itu kita patut berbangga karena silaturahim masih menjadi bagian penting dalam membangun bangsa ini, khususnya Sumatera Utara," sebutnya. (fajaruddin batubara)

Posting Komentar