Home » » H - 7 Perusahaan Harus Salurkan THR Untuk Pekerja

H - 7 Perusahaan Harus Salurkan THR Untuk Pekerja

Written By Faktaonlline.net on 14 Juni 2017 | 22.51

Bandar Lampung I Faktaonline.net - Seluruh perusahaan di Bandar Lampung.telah diberi warning maupun peringatan melalui Surat Edaran yang dikeluarkan Wali kota.
Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Bandar Lampung meminta perusahaan untuk mempercepat pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi karyawannya masing-masing.
Kepala Bidang Ketenagakerjaan Disnaker Bandar Lampung M. Kabul mengatakan, terkait jumlah perusahaan yang ada di kota ini per Desember 2016 terdata 2.798 perusahaan. Dengan kriteria 130 terbilang perusahaan besar, 368 sedang, dan 2.300 kecil. Dalam hal ini, tak ada alasan bagi setiap perusahaan untuk menunda THR karyawannya. Sebab, Disnaker pun telah menyebar surat imbauan terkait pembayaran THR sejak awal Ramadan.
’’Pembayaran THR sudah semestinya dibayarkan pada pertengahan bulan Ramadan. Selambat-lambatnya H-7 sebelum Hari Raya Idul Fitri,” ujarnya kepada Wartawan.Minggu (11/6).
Menurutnya, batasan waktu itu mengacu pada Peraturan Menteri (Permen) Ketenagakerjaan RI Nomor 6 tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan bagi pekerja/buruh di perusahaan. Berdasarkan Permen tersebut, perusahaan wajib memberikan THR sebagai upaya memenuhi kebutuhan pekerja/buruh dalam menyambut hari raya keagamaan.
Sebagaimana Permen tersebut, pembayaran THR keagamaan dilaksanakan dengan memperhatikan berbagai hal. Salah satu poin penting, THR keagamaan diberikan kepada pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja satu bulan. Sedangkan besaran THR keagamaan jika pekerja/buruh mempunyai masa kerja 12 bulan diberikan satu bulan upah.
’’Seluruh perusahaan mesti mempercepat pembayaran THR. Dengan begitu para pekerja dapat menyambut Lebaran dengan perasaan suka cita. Termasuk jika ada pekerja yang memiliki rencana untuk mudik ke kampung halamannya,” ucapnya.
Mengenai sanksi yang mengikat, telah tertera pada Pasal 11 Permenaker 6/2016. Yakni, bagi perusahaan yang terlambat membayarkan THR akan dikenakan sanksi administratif sesuai ketentuan.
’’Perusahaan yang terlambat membayar THR pun akan dikenakan denda 5% keterlambatan pembayaran. Catatan yang patut digarisbawahi, akan ada pertimbangan untuk perpanjangan izin usaha bagi perusahaan yang telat membayar THR,” tegasnya.
Dia menambahkan, bagi perusahaan yang telah menetapkan besaran nilai THR Keagamaan dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan, perjanjian kerja bersama atau kebiasaan yang dilakukan lebih besar dari nilai THR Keagamaan,
THR Keagamaan yang dibayarkan kepada pekerja/buruh sesuai dengan perjanjian kerja, peraturan perusahaan, perjanjian kerja bersama atau kebiasaan yang telah dilakukan.
’’Maka THR merupakan kewajiban pengusaha kepada pekerja/buruh dan pembayaran THR ini wajib dilaksanakan secara konsisten dan tepat waktu agar tercipta suasana hubungan kerja yang harmonis antara pekerja dan pengusaha,” pungkasnya.(Rasyid)

Posting Komentar