Home » » Oknum KPR Rutan Tarutung Diduga Siksa dan Lakukan Pungli Tahanan

Oknum KPR Rutan Tarutung Diduga Siksa dan Lakukan Pungli Tahanan

Written By Faktaonlline.net on 06 Juni 2017 | 20.48

KUNJUNGAN - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Hukum dan HAM Sumut, Drs Ibnu Chulduh BcIP SH, (kemeja putih,kanan) saat lakukan kunjungan ke Rutan Klas II B Tarutung,Kakanwil Hukum dan Ham Sumut merasa tertarik dan  ingin melihat langsung kondisi dan keberhasilan pembinaan di Rutan tersebut,Rabu (17/05/2017) bulan lalu.

Medan,Faktaonline.Net - Perlakuan tidak terpuji oknum petugas Rumah Tahanan (Rutan) dan oknum Lapas terhada para tahanan atau warga binaaannya ternyata masih saja terjadi,
Contohnya perlakuan buruk yang dilakukan oleh Oknum Kepala Pengamanan Rutan (KPR) Klas II B Tarutung berinisial CST yang sering melakukan pemukulan, penyiksaan, pemerasan dan lakukan Pungli terhadap para tahanan/ warga binaaan.
Mirisnya, pada saat malam hari, CST juga sering mengeluarkan para tahanan untuk melakukan pesta minuman keras (mabuk-mabukan).
Demikian diungkapkan salah seorang tahanan yang identitasnya dirahasiakan melalui telepon kepada crew media ini, Sabtu (3/6/2017) lalu.
“Aku pernah dipukuli dia(CST-red) bang,saat malam hari tahanan dikeluarkan dia, sampai 15 orang mabuk-mabukan,Uang kamar setor sama dia, tiap minggu Rp 300 ribu. Aku takut bang disini, “ beber tahanan itu lagi seperti ketakutan.
 “KPR ini kalau bisa biar dipindahkan. Cewek LP Wanita pun disiksa Bang, aku juga pernah disiksa. Diperas tahanan di sini Bang. Untung aku masih ingat nomor Abang,” ucapnya berharap.
Jika hal ini benar terjadi,tentu saja perlakuan oknum KPR ini telah merusak citra dan prestasi yang selama ini diperoleh Rumah Tahanan (Rutan) klas II B Tarutung, karena telah mampu mencatatkan diri dalam rekor Muri setelah berhasil membina 20 warganya khatam Al Qur’an.
Bukan itu saja, di Rutan Tarutung ini sebelumnya juga dinilai tidak terjadi praktek pungutan liar (Pungli) ) dan kegiataan lain yang melanggar peraturan Lapas dan Rutan di Indonesia ,hal itu ditandai dengan kunjungan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Hukum dan HAM Sumut, Drs Ibnu Chulduh BcIP SH, pada Rabu (17/05/2017) lalu yang,,yang tertarik dan ingin melihat langsung kondisi dan keberhasilan pembinaan di Rutan tersebut.
Menanggapi hal itu, MP Jaya Saragih selaku Kepala Rutan Klas IIB Tarutung, mengatakan bahwa setelah melakukan penyelidikan langsung melalui tim yang dibentuknya , informasi yang diterima redaksi Faktaonline.Net tidak benar.
“ Terimakasih atas masukannya Abanganda. Saya sudah melakukan penyelidikan langsung secara diam-diam melalui tim yang ada. Namun informasi tersebut tidak benar. Meski begitu, ini akan menjadi masukan dan PR buat kami untuk menjaga kepercayaan masyarakat yang diamanahkan ke kami. Jika ada informasi lainnya, mohon beritahu kami untuk menjadi koreksi kami. Saya akan tetap mencari tahu kebenaran informasi yang Abanganda dapat. Sekali lagi terimakasih,” ucapnya melalui pesan singkat (SMS),yang diterima Senin (5/6/2017).lalu (NS)

Posting Komentar