Home » » Perampok Santroni Rumah Orangtua Anggota DPRD Lampura

Perampok Santroni Rumah Orangtua Anggota DPRD Lampura

Written By Faktaonlline.net on 14 Juni 2017 | 22.19

OLAH TKP - Anggota Polres Lampura saat melakukan olah TKP di kediaman Hi. Nanang, warga Ndorowati, Desa Penaganratu, Kecamatann Abung Timur, Lampung Utara

Lampura I Faktaonline.net - Mendekati hari raya Idul Fitri, aksi perampokan kian merajalela. Korbannya juga tak lagi pandang bulu.
Teranyar, kawanan perampok menyatroni rumah bos toko material bangunan di Desa Panaganratu, Kecamatan Abung Timur, Lampung Utara (Lampura), sekitar pukul 02.00 WIB,Minggu (11/6) dinihari.
Aksi perampokan itu menimpa Hi. Budi Yuswo Santoso alias Nanang (58), warga Ndrowati, Desa Penaganratu. Nanang tidak lain adalah orang tua (ortu) kandung dari anggota DPRD Lampura Dedy Andrianto.
Menurut Nanang, sebelum aksi perampokan tersebut, dirinya bersama istri, anak, dan mertuanya tengah tertidur. Mereka terbangun ketika mendengar suara benturan benda keras dari pintu depan rumah. Ketika hendak beranjak dari tempat tidur, tiba-tiba pada saat bersamaan telah ada sejumlah orang tak dikenal mengenakan cadar lengkap dengan senjata api (senpi) dan golok masuk ke dalam rumah. Nanang dan istrinya langsung ditodong menggunakan senpi. Selanjutnya, kedua tangan seluruh anggota keluarga di rumah tersebut diikat menggunakan tali rafia.
" Mereka juga memaksa kami menunjukkan harta benda yang ada di dalam rumah. Dengan ancaman senpi dan golok, kami menyerahkan uang Rp60 juta dari dalam lemari kamar,” ungkap Nanang
Setelah menjarah uang pecahan Rp50 ribu dan Rp100 ribu tersebut, para pelaku yang berjumlah sekitar delapan orang kabur lewat pintu depan lagi. Kawanan ini sepertinya cukup profesional. Mereka hanya mengambil uang tunai. Sementara sejumlah handphone yang sempat diambil, hanya dirusak dengan cara dibanting oleh para pelaku.
’’Setelah mereka kabur, barulah kami berteriak minta tolong dan warga berdatangan ke rumah memberi pertolongan. Setelah itu datang aparat kepolisian setempat,” terangnya.
Senada, saat dikonfirmasi, Dedy Andrianto mengatakan, pelaku yang diperkirakan berjumlah delapan orang masuk ke dalam rumah orang tuanya dengan cara mendobrak pintu depan menggunakan balok kayu. Kemudian, empat pelaku langsung menodongkan senpi kepada kedua orang tua serta kakek dan neneknya. ’’Pelaku langsung mengikat bapak dan ibu, kakek serta nenek saya dengan menggunakan tali rafia. Kemudian mereka menggasak barang berharga milik orang tua saya dan langsung melarikan diri,” kata Dedy saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon selulernya kemarin.(Rasyid)

Posting Komentar