Home » » Terkait OTT di Dinas Kesehatan Lampung Timur,Polda Lampung Kejar Tersangka Lain

Terkait OTT di Dinas Kesehatan Lampung Timur,Polda Lampung Kejar Tersangka Lain

Written By Faktaonlline.net on 18 Juni 2017 | 00.21

Lokasi Kantor Dinas Kesehatan Lampung Timur..

Lampung,Faktonline.net - Polda Lampung terus mengembangkan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap salah satu oknum Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung Timur
Kapolda Lampung Irjen Sudjarno mengatakan, pihaknya masih mencari pelaku yang diduga akan menerima dana dari seorang wanita berinisial R. Sebelum melarikan diri, R sempat mengaku akan menyerahkan dana itu kepada seseorang berinisial E.
’’Hasil tangkapan waktu itu telah kami kembangkan. Dari awal penangkapan sudah ada alat bukti yang cukup. Dan, kami mencari seseorang berinisial E yang saat ini telah kabur,” kata Jarno –sapaan akrab Sudjarno,Rabu (14/6).
Menurutnya, saat ini jajaran Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) telah melakukan penyelidikan terkait OTT itu.
’’Tadi dari Ditkrimsus sudah mengecek ke lokasi untuk melakukan penyelidikan guna menentukan siapa tersangkanya. Tetapi, saya belum dapat laporan apa hasil dari penyelidikan itu,” ujarnya.
Kapolda juga mengaku belum mengetahui secara jelas peruntukan dana yang diterima oleh R. Namun, kata dia, jika itu merupakan dana JKN (Jaminan Kesehatan Nasional), tentu akan menjadi atensi khusus pihaknya karena dana tersebut merupakan proyek nasional.
’’Kami terus mengembangkan dan melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Tidak ada sedikit pun penyalahgunaan anggaran terkait dana JKN itu,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Lampung Timu (Lamtim)r,Zaiful Bokhari mengaku prihatin dengan pemberitaan media massa terkait dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oknum pegawai Diskes setempat. Namun, dia menegaskan demi tegaknya supremasi hukum, Pemkab Lamtim mendukung penuh langkah-langkah Polda Lampung untuk mengungkap kasus tersebut.
 ’’Tanpa mengesampingkan asas praduga tak bersalah, hukum harus tetap ditegakkan,” ujar Zaiful mewakili Bupati Lamtim Chusnunia di ruang kerjanya kemarin.
Terkait hal tersebut, Zaiful meminta pihak kepolisian dapat bekerja secara profesional. ’’Demi nama baik Kabupaten Lamtim, saya minta Polda Lampung tidak menutup-nutupi kasus ini. Buka saja secara gamblang, siapa yang bermain. Kami juga tidak akan memberi dukungan atau bantuan hukum bagi oknum yang nantinya dinyatakan bersalah,” tegasnya.
Untuk langkah ke depan, Zaiful mengaku akan melihat dahulu perkembangan kasus ini, sembari berdiskusi dengan Bupati Chusnunia selaku pihak yang lebih berwenang untuk mencopot atau memberhentikan pegawai di jajaran Pemkab Lamtim.
 ’’Yang jelas, siapa pun nanti yang bersalah, harus berani mundur demi mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tandas dia.
’’Jangan sampai hanya gara-gara segelintir oknum, semua masyarakat Lamtim terkena imbasnya. Yang jelas kalau benar ada pungli dan semacamnya di Dinas Kesehatan, polisi harus bisa mengungkapnya secara tuntas, termasuk menelusuri ke mana dana itu bermuara. Jangan sampai pihak lain jadi terbawa-bawa dan menjadi fitnah,” imbuhnya.(Rasyid)

Posting Komentar