Home » » Terkait Pembayaran Shoting Video,Ketua Paguyuban Tembang Kenangan Bandar Klippa Tidak Bertanggung Jawab Dan Ingkar Janji

Terkait Pembayaran Shoting Video,Ketua Paguyuban Tembang Kenangan Bandar Klippa Tidak Bertanggung Jawab Dan Ingkar Janji

Written By Faktaonlline.net on 04 Juni 2017 | 22.46


Percut Sei Tuan.Faktaonline.net - Ketua Paguyuban tembang kenangan Desa Bandar Klippa Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deliserdang,Suparno (photo), tidak bertanggung jawab dan malah mengelak untuk membayar Dokumen shoting Video yang telah dipesan sebelumnya saat arisan tembang kenangan di rumah Kepala Desa Bandar Klippa pada bulan April 2017 beberapa waktu lalu.
Seperti diberitakan sebelumnya, kejadian tepatnya sebelum pelaksanaan arisan tembang Kenangan salah seorang pengurus yaitu bendahara Rahmad Harahap memesan shoting video sebagai dokumen,dan harganya juga disepakati,yakni Rp 500 rb, atas saling percaya saya selaku anggota menyanggupi,ujar Akhmad Ompay kepada wartawan,Minggu (4/6) sore di Tembung.
Namun apa yang terjadi setelah acara arisan selesai,selanjutnya tunggu punya tunggu hampir 2 bulan tidak dapat direalisasikan dengan berbagai alasan ini itu saya jadi korban kebohongan pengurus tembang kenangan bahkan mirisnya melalui penggagas Edi Suwito alias Siwo akan menjembatani juga gak selesai dengan alasan "kata Ketua Suparno uangnya sudah ada sama Kades Bandar Klippa. Padahal itu alibi sebagai alasan mengulur ulur waktu dan ini tentunya sangat mencoreng nama baik Paguyuban Tembang Kenangan dan ketika dihubungi melalui ponselnya Kepala Desa Bandar Klippa malah mengatakan "itu bukan urusan saya dan jangan bawa nama kepala Desa masalah kecil saja dibesar besarkan".
Kalau menurut saya itu hal besar karena menyangkut finansial saya ini wong cilik uang 500 ribu rupiah sangat berharga bagi saya dan sskit rasanya pak di tipu tipu begitu. Dan saya sebagai anggota merasa heran kok bisa mengangkat dan mengukuhkan Suparno menjadi ketua orang sebagai anggota PPK pada waktu pilcaleg 2009 saja tidal becus dan bermasalah apa tidak ada sosok lain yang lebih potensi.
Dengan kejadian ini tentunya kedepan harus ada reshufle kepengurusan kalau masih tetap Suparno sebagai ketua saya dengan sukarela mengundurkan diri. Buat apa dipimpin oleh orang yang tidak becus apalagi ini mau Pilkada jangan jangan Paguyuban tembang Kengan Bandar Klippa di peralat untuk mengambil keuntungan pribadi mengatas namakan Paguyuban belum lagi didalamnya ada agen agen politik yang nantinya paguyuban ini bisa sebagai ajang cari makan,ujar Akhmad Ompay.kesal (Akd).

Posting Komentar