Home » » Uji Kelayakan Angkutan Mudik di Tuba, 10 Bus Jurusan Unit II-Rajabasa Tak Laik Jalan

Uji Kelayakan Angkutan Mudik di Tuba, 10 Bus Jurusan Unit II-Rajabasa Tak Laik Jalan

Written By Faktaonlline.net on 06 Juni 2017 | 23.59

UJI KELAYAKAN - Dinas Perhubungan Tulangbawang bersama Satlantas Polres Tulangbawang melaksanakan uji kelayakan kendaraan angkutan mudik, Selasa (6/6/2017).

Tulang Bawang,faktaonline.net - Dinas Perhubungan (Dishub) Tulangbawang (Tuba) bersama Satlantas Polres setempat melakukan uji kelayakan kendaraan angkutan mudik, Selasa (6/6).
Pengecekan bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) jurusan Unit II-Rajabasa itu berlangsung di Terminal Menggala.
"Jadi, setelah dicek mobil angkutan ini, kami akan berikan stiker sebagai tanda bahwa kendaraan tersebut layak beroperasi," ujar Kepala Dishub Tuba, Thuhir Alam, saat melakukan pengecekan di Terminal Menggala.
Ia menuturkan, kendaraan laik beroperasi atau layak jalan harus memenuhi standar, antara lain memiliki unsur administrasi, yaitu Kartu Uji/STUK, Kartu Pengawasan (KP). Trayek, dan SIM.
Sementara, unsur teknis utama, antara lain sistem penerangan, pengereman, badan kendaraan, ban, dan perlengkapan lainnnya. Termasuk, unsur teknis penunjang, antara lain pengukur kecepatan.
 "Untuk sementara ini, tindakan yang kami berikan berupa teguran dan selanjutnya dilakukan pengawasan. Ini dilakukan guna memastikan angkutan Lebaran dapat memenuhi standar utama dalam keselamatan, selain juga memberikan kenyamanan bagi para penumpangnya," imbuh Thuhir.
Ditempat yang sama,Kasatlantas Polres Tuba Ajun Komisaris Polisi,Adit Priyanto menuturkan, hasil pengecekan kelaikan armada mudik Lebaran jurusan Unit II-Rajabasa, ada 10 unit bus yang dinyatakan tidak laik jalan.
 "Hasilnya pengecekan tadi, ada 10 bus yang tidak laik jalan. Ini karena tidak memenuhi standar kelaikan," tutur Adit. Sepuluh bus itu, kata Adit, tidak memenuhi standar kelaikan, di antaranya menggunakan ban vulkanisir serta tidak memenuhi kelengkapan surat-surat kendaraan.
"Ada juga lampu remnya mati, klakson mati, buku kir masa berlaku habis, dan tidak membawa SIM," tandas Adit.
Atas kondisi itu, petugas akan menyurati perusahaan otobus (PO) armada bersangkutan, agar segera melengkapi persyaratan standar angkutan Lebaran.
 "Ini supaya menjaga keselamatan dan mencegah terjadinya Laka Lantas saat musim mudik nanti," papar AKP Adit.  (Damiri)

Posting Komentar