Home » » 98 Calhaj Kloter 7 Medan Berumur Di Atas 60 tahun

98 Calhaj Kloter 7 Medan Berumur Di Atas 60 tahun

Written By Faktaonlline.net on 13 Agustus 2017 | 22.00



Medan I Faktaonline.net - Jamaah calon haji (Calhaj) Kloter 7 Embarkasi Medan bertolak ke Tanah Suci, Kamis (3/8).
Dari 385 orang jamaah yang berangkat, 98 orang diantaranya mengenakan gelang berwarna merah. Itu menandakan, Calhaj tersebut berusia di atas 60 tahun dan memiliki riwayat penyakit tertentu dan beresiko tinggi (Risti).
Hal itu disampaikan Wakil Kepala Bidang Kesehatan PPIH Embarkasi Medan, dr Aulianto saat dikomfirmasi Kamis (3/8).
Dia mengingatkan, jamaah Calhaj asal Kota Medan itu, untuk mengikuti tips haji sehat yang mereka sampaikan.
 “Kita selalu menyampaikan tips haji sehat kepada jamaah. Bahkan, di layar yang ada di klinik, terus kita tampilkan. Beberapa diantaranya, memakai masker, payung dan alas kaki ketika di luar pondokan. Membawa spray (semprotan air) untuk membasahi wajah dan tubuh, guna menjaga kelembaban dan mencegah sengatan panas (heat stroke). Jangan lupa minum air putih minimal 3 liter 1 hari, jangan menunggu haus dan makan makanan bergizi dan tepat waktu serta istirahat yang cukup, ” ujar Aulianto.
Untuk Calhaj yang mengenakan gelang warna kuning, sebut Aulianto, ada 107 orang. Gelang warna kuning itu menandakan jamaah itu berusia di bawah 60 tahun, namun memiliki faktor resiko penyakit tertentu atau minum obat rutin.
Sementara Calhaj mengenakan gelang warna hijau menandakan berusia di atas 60 tahun namun tidak memiliki riwayat penyakit.
Di kloter 7 ini berjumlah 38 orang. “Untuk Calhaj yang dirujuk ke Rumah Sakit Haji, Alhamdulillah tidak ada di Kloter 7 ini. Untuk yang dirawat di ruang observasi, sempat ada. Namun itu untuk pemulihan kesehatan,” tandas Aulianto.
Sementara Kepala Seksi PHU Kemenag Medan, Ahmad Qosbi menyebut, untuk jamaah Calhaj asal Kota Medan yang berangkat ke Tanah Suci tahun 2017, sebanyak 60 persen beresiko tinggi (Risti). Namun, Qosbi mengaku kalau Risti itu berdasar usia Calhaj yang di atas 60 tahun. Untuk yang memiliki penyakit, disebut Qosbi berdasar hasil pemeriksaan kesehatan, sebagian besar Calhaj asal Kota Medan, istitoah untuk berangkat.
“Memang ada yang sakit, Namun sudah menunda berangkat sebelum dia masuk asrama. Kalau ada yang tunda berangkat karena sakit sebelum masuk asrama, juga 1 orang kemarin dan itu sudah berangkat kemarin bersama jamaah Calhaj Kloter 6, ” ujar Qosbi. Untuk jamaah Calhaj Kloter 7 Embarkasi Medan yang diberangkatkan ke Tanah Suci, dari Asrama Haji Medan, Kamis (3/8) pukul 20.25 WIB, disebut Qosbi berjumlah 385 orang.
Menurutnya, seorang Calhaj atas nama Arif Zainal Hasibuan tertunda berangkat karena sakit. Calhaj beralamat di Komplek Griya Jemadi, Pulo Brayan Darat II Kota Medan itu, memiliki pendamping atas nama Nirmala Harahap, juga menunda keberangkatannya.
“Selain itu, ada juga seorang open seat, Calhaj dengan manifes nomor 72,” ujar Qosbi. (am)

Posting Komentar