Home » » Mendikbud Meresmikan SMP dan SMA Satu Padu Boarding School di Tigajuhar

Mendikbud Meresmikan SMP dan SMA Satu Padu Boarding School di Tigajuhar

Written By Faktaonlline.net on 01 Agustus 2017 | 22.22

TANDA TANGANI PRASASTI - Mendikbud Prof Dr Muhadjir Efendy MAP didampingi Bupati Deli Ashari Tambunan, Anggota DPD RI Parlindungan Purba SH MM,Uskup Agung unsur FKDM pimpinan SKPD anggota DPRD menandatangani prastasi Sekolah Khatolik SMP dan SMA satu padu Boarding School Kecamatan Tiga Juhar Minggu (30/7).

Deliserdang I Faktaonline.net -  Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia (RI) Prof  Dr Muhadjir Effendy MAP  meresmikan  Sekolah Katolik SMP dan SMA Satu Padu Boarding School di Tigajuhar Kecamatan STM Hulu Kabupaten Deliserdang,Sekolah Plus yang memiliki asrama untuk pemondokan siswa dan merupakan  sekolah dengan gaya  pembelajaran  sesuai dengan mesin  kecerdasan  dan personality genetic , Minggu (30/7) . 
Peresmian itu ditandai dengan penandatanganan prasasti diikuti pengguntingan pita dan peninjauan lokasi, baik bangunan yang sudah diberi fasilitas maupun yang sedang berjalan.
 Hadir di acara itu Pastor Propinsial P Giovani Voltan OFMConv dan Pastor Kustos P Maxi dari italia, Asisten Jenderal untuk Asia Pastor Benedict Baeck, Uskup Agung Medan  MGR Dr AB Sinaga OFM,  Bupati  Deli Serdang H Ashari Tambunan, Anggota DPRD Mikael T Purba, Direktur SMP Kemdikbud Dr Suparno MPd, Kepala SPN Kombes Pol Edi Yudianto yang mewakili Kapoldasu, Kadisdiksu Arsyad Lubis yang mewakili Gubsu, Ketua Panitia Parlindungan Purba SH MM yang juga anggota DPD RI,Unsur FKPD Deli Serdang dan Pimpinan SKPD terkait serta  Ketua FKUB Deli Serdang H Waluyo.  
Mendikbud Prof Dr Muhadjir Effendy MAP  menjelaskan diantaranya,kebijakan di Kemendikbud yang sedang disusun, adanya penerapan  rapor berisi khusus karakter siswa  di luar jam sekolah , rapor itu mencatat semua kegiatan siswa tapi terintegrasi,  dan meminta  kepada  semua pihak khususnya  guru dan  orang tua berperan  menyususn  rapaor berisi tentang  karakter siswa tersebut.
Menurutnya, rapor karakter itu menjadi tanggung jawab guru dalam menyusunnya tapi bersinerji dengan orangtua siswa. Guru menurutnya diwajibkan bekerja minimal 40 jam seminggu bahkan lebih banyak untuk maksud mengarahkan membibing siswa hingga memiliki karakter. Ia mencontohkan, misalnya siswa punya nilai matematika 5 di rapor karakternya baik, maka dapat dipertimbangkan naik ke level yang lebih tinggi, tidak harus tinggal kelas.
Mendikbud  juga menjelaskan  bakal diterapkan tentang pendidikan menyingkat menjadi lima hari,  guru  harus bekerja 40 jam seminggu dengan waktu 5 hari, dua hari lainnya, dimaksudkan agar guru mendidik anaknya dalam lingkungan keluarga.
Uskup Agung Medan Mgr Dr AB Sinaga OFMCap di sambutannya mendukung sepenuhnya kebijakan Mendikbud dalam penerapan sistem pendidikan.Menurutnya tidak ada kebijakan menteri yang berujung kontraproduktif. 
“sama seperti pendidikan di seluruh instansi katolik yang mengutamakan karakter. Di jajaran kami, semua sekolah katolik bebas narkoba bahkan rokok. Sekolah Katolik adalah Lembaga Pendidikan ber asas Pancasila dan seratus persen Indonesia,” ujarnya.
Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan berterima kasih  atas kehadiran Mendikbud di Kabuaten Deli Serdang  yang tentu  menjadi penyemangat  untuk   memajukan dunia pendidikan yang berkrakter di daerah ini  sejalan dengan visi-misi pembangunan Deli Serdang yang maju,  berdaya saing, religius dan bersatu dalam kebhinekaan, dan berharap  agar Kementeran Pendidikan RI kedepan terus memberi perhatian khusus untuk  Kemajauan Pendidikan  di Deli Serdang ini.(Akd)

Posting Komentar