Home » » PELAKSANAAN PENGERJAAN FISIK TMMD KE-99 TAHUN 2017 SELESAI 100 PERSEN

PELAKSANAAN PENGERJAAN FISIK TMMD KE-99 TAHUN 2017 SELESAI 100 PERSEN

Written By Faktaonlline.net on 01 Agustus 2017 | 23.18



Lampung Utara I Faktaonline.net - Pelaksanaan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-99 Tahun 2017 Kodim 0412/LU di Desa Gunung Maknibai Kec. Sungkai Barat Kab. Lampung Utara memasuki hari dua Puluh Enam (28/07/2017).
Pekerjaan fisik yang dilakukan TNI bersama warga adalah pembuatan jalan 4,5 Km lebar 6 m, pembangunan gorong-gorong, pembangunan jembatan besi, dan pembangunan Masjid An Nur secara umum sudah mencapai 100 %,
Komandan Kodim 0412/LU Letkol Inf R D Bahtiar K,, S.IP. melalui Danramil 412-02/Sungkai Selatan Kapten Inf Basuni selaku Danki Satgas TMMD, mengatakan bahwa semua pekerjaan fisik rata-rata sudah berjalan 100 persen meliputi pembuatan jalan 4,5 Km lebar 6 m, pembangunan gorong-gorong 4 titik, pembangunan jembatan besi , pembangunan masjid Annur .
Dalam kegiatan TMMD ke-99 tahun 2017 di wilayah Kodim 0412 /LU personel yang tergabung dalam kegiatan tersebut terdiri dari unsur TNI 134 TNI , unsur Polisi 10 personil, unsur Pemda 5 personel dan dari masyarakat 150 personel.
Lebih lanjut Kapten Inf Basuni menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut disambut antusias oleh warga, apalagi budaya gotong-royong benar-benar terasa, sehingga sasaran fisik dari TMMD sudah tercapai 100 % Sementara kegiatan non fisik juga dilaksanakan meliputi Olaraga Bersama Apa pun dalihnya, Tentara Nasional Indonesia (TNI) di jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 0412 Lampung Utara komitmen menolak ideologi komunis. Saat ini PKI berusaha memutar balik fakta mencari simpati masyarakat.
TNI komitment menolak ideologi komunis di Indonesia. Bahkan PKI itu menganggap TNI sebagai musuh dan penghalang besar bagi mereka dalam menebar simpatik. Saat ini sedang marak gejala kebangkitan PKI di berbagai pelosok nusantara. TNI terus melakukan monitoring dan mengatisipati susupan PKI ke Lampung Utara Beberapa pembuktian dugaan komunis bangkit di Indonesia, adalah maraknya kaus bergambar palu dan arit, pin, topi berlambang PKI. Faktor ini jangan dibuat alasan sebagai souvenir untuk menghilangkan jejak.Beruntung kondisi Lampung Utara masih aman dan belum kedapatan berbagai atribut itu beredar.
Kita tetap waspada dan memonitoring setiap perkembangan di lapangan," tambah Kata Seorang Babinsa Kodim 0412/LU.
Jurus memutar balik fakta bahwa PKI adalah korban sangat tidak berdasar. Justru PKI lah pelaku pengkianatan dan membunuh para ulama serta tujuh Jenderal TNI, khususnya Angkatan Darat (AD). Sejarah duka dan menyakitkan ini tidak pernah lekang dari ingatan bangsa Indonesia,” papar Babinsa Kodim 0412/LUMasyarakat bersama TNI khususnya, sangat menyadari dan paham benar tentang persoalan ini. Dibentengi agama dan keimanan yang kuat, kesatuan dan persatuan, ideologi komunis tidak mampan dan tetap tidak sejalan dengan ajaran Islam. “Untuk membentengi diri kita, para ulama, tokoh masyarakat dan TNI perlu mensosialisasikan tentang sejarah PKI secara luas agar tidak terjebak dan ikut-ikutan. Berbagai isu trend tentang penggunaan atribut berbau PKI sedang hangat di tanah air. Alhamdulillah di kabupaten Lampung Utara belum terendus.Mari kita Bangun Kesatuan dan Persatuan dengan masyarakat. Karena TNI akan membela rakyat..Bukan Musuh Rakyat..(Herman/Joni)

Posting Komentar