Home » » Wagubsu Sampaikan Nota Keuangan Dan Ranperda P APBD Provsu Tahun 2017

Wagubsu Sampaikan Nota Keuangan Dan Ranperda P APBD Provsu Tahun 2017

Written By Faktaonlline.net on 14 September 2017 | 22.06


Medan I Faktaonline.net - DPRD Sumatera Utara menggelar rapat paripurna dewan yang mengagendakan penyampaian nota keuangan dan Ranperda tentang rancangan perubahan APBD Provinsi Sumatera Utara tahun anggaran 2017, di gedung dewan, Senin (11/9/2017).
Rapat paripurna di pimpin Ketua DPRD Sumatera Utara H Wagirin Arman. "Di APBD tahun anggaran 2017, pendapatan daerah semula diasumsikan sebesar Rp 12.170.582.105.913. Direncanakan di perubahan APBD tahun anggaran 2017 akan mengalami pertambahan sebesar Rp 162.741.683.761 atau 1,34% sehingga menjadi sebesar Rp 12.333.323.789.674.Di APBD tahun anggaran 2017, belanja daerah semula dianggarkan Rp 13.034.684.291.945. Direncanakan di perubahan APBD tahun anggaran 2017 akan mengalami pertambahan sebesar Rp 387.758.552.190 atau 2,97% sehingga menjadi Rp 13.422.442.844.135,"demikian pidato Gubernur Sumatera Utara Dr Ir HT Erry Nuradi, MSi dibacakan langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara Dr Hj Nurhajizah Marpaung,(foto) di rapat paripurna itu. Jika kita lakukan pengurangan terhadap rencana jumlah pendapatan daerah sebesar Rp 12.333.323.789.674 dengan rencana jumlah belanja daerah sebesar Rp 13.422.442.844.135, papar Erry, maka di perubahan APBD tahun anggaran 2017 terdapat defisit anggaran sebesar Rp 1.089.119.054.461."Apabila kita bandingkan dengan APBD murni tahun anggaran 2017 yang mengalami defisit Rp 864.102.186.032 maka terdapat pertambahan defisit sebesar Rp 225.016.868.429,"tegas Erry. Erry mengakui kemampuan keuangan daerah sesuai dengan kewenangan yang dimiliki oleh pemerintah Provinsi Sumatera Utara masih sangat terbatas."Untuk itu, jika terdapat beberapa program dan kegiatan yang mungkin saja belum terakomodir di dalam perubahan APBD tahun anggaran 2017, sekali lagi kami mengharapkan kemakluman kita semua bahwa hal itu dibatasi keuangan daerah,"tegas Erry lagi.(fajaruddin batubara)

Posting Komentar