Home » » HASIL TES URINE, 9 ORANG POSITIF MENGGUNAKAN NARKOBA.

HASIL TES URINE, 9 ORANG POSITIF MENGGUNAKAN NARKOBA.

Written By Faktaonlline.net on Sunday, January 28, 2018 | Sunday, January 28, 2018

Para terduga pengguna Narkoba, yang diamankan dari KTV Hotel Binaka II, saat tiba di Kantor BNNK Gunungsitoli, di Jalan Yos Sudarso, Kota Gunungsitoli. Untuk dilakukan tes urine. (Senin, 22/1)

Gunung Sitoli I Faktaonline.net - 14 orang terduga pengguna narkoba yang diamankan dari salah satu ruang karaoke Hotel Binaka II, Jalan Patimurah, Desa Mudik Kota Gunungsitoli pada hari Minggu lalu (21/1) sekitar pukul 23.00 WIB, usai diperiksa di Sat Res Narkoba Polres Nias, para terduga pengguna narkoba ini diboyong ke BNNK Gunungsitoli guna dites urine. Hasilnya, 9 orang di antaranya positif menggunakan narkoba.
Kasat Res Narkoba Polres Nias Iptu Sonifati Zalukhu, dijumpai di kantornya Kamis (25/1), membenarkan bahwa dari hasil tes urine yang dilakukan BNNK Gunungsitoli, 9 dari 14 terduga pengguna narkoba positif mengonsumsi zat mengandung narkoba.
“Kemarin ke-14 terduga yang kita amankan dari KTV Binaka sudah kita bawa ke BNNK Gunungsitoli untuk tes urine. Hasilnya, sembilan orang positif menggunakan narkoba,” Kata Soni Zalukhu kepada Faktaoline di ruang kerjanya.
Lebih lanjut dijelaskan Kasat Narkoba bahwa hingga saat ini, ke-14 orang yang diamankan tersebut masih menjalani pemeriksaan secara intensif di BNNK Gunungsitoli.
“Yang jelas, ada barbut (barang bukti)-nya kok. Kita belum mengumumkan satatusnya, karena masih dilakukan pemeriksaan terhadap ke-14 orang itu, diperpanjang hingga 3 x 24 jam guna pengembangan penyelidikan,” Pungkasnya
Seperti diberitakan sebelumnya, Sat Res Narkoba Polres Nias saat menggelar razia pada hari Minggu (21/1) malam sekitar pukul 23.00 Wib, mengamankan 13 orang pengunjung KTV Hotel Binaka II Gunungsitoli di salah satu ruang karaoke, karena diduga ke 13 orang sedang pesta narkoba.
Informasi dihimpun, di Hotel Binaka II Gunungsitoli sudah beberapa kali terjaring pengguna narkoba di ruang karaokenya, baik yang digelar Polres Nias, maupun BNNK Gunungsitoli. Dan bahkan menurut informasi di kamar hotelnya juga sering digunakan untuk berbuat mesum, namun hingga kini belum ada tindakan tegas dari Pemerintah Kota Gunungsitoli diduga karena lemahnya pengawasan dari dinas terkait. Ke-14 orang tersebut berinisial RZ (23) alias Melvin, LHS (26) alias Lia, FZ (30) alias Jhon, YH (27) alias Yupi, YAZ (40) alias Ega, JSPN (26) alias Juang, MKD (43) Miseri, TZ (42) alias Ama Yogas, YPZ (41) alias Ama Muti, FZ (30) alias Aje, HIL (27) alias Rico, BSH (30) alias Berkat, YZ (31) alias Ama Fiveteen, dan HHM alias Hasrat. (adi laoli/Dohu Lase).

Post a Comment