Home » » Lebih Dekat Dengan Edy Rahmayadi,Raih Marwah Jadikan Sumut Bermartabat

Lebih Dekat Dengan Edy Rahmayadi,Raih Marwah Jadikan Sumut Bermartabat

Written By Faktaonlline.net on Jumat, 12 Januari 2018 | Jumat, Januari 12, 2018


Medan | Faktaonline.net   - Masyarakat Sumatera Utara (Sumut) belakangan ini sangat akrab dengan sosok Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen Edy Rahmayadi (ER). Keakraban itu mulai terjalin sejak tahun 2015, yakni sejak Edy Rahmayadi menjabat sebagai Panglima Kodam I/BB.  .

Sebelum memegang jabatan sebagai Pangkostrad, ER yang lahir di Sabang, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) ini ternyata seorang prajurit yang memulai karir dari bawah. Ini menggambarkan bahwa 
Ayah beliau Rahman Ishaq merupakan seorang anggota TNI yang memiliki pangkat terakhir sebagai Kapten dan sempat bertugas di Aceh tepatnya Pulau Sabang, Provinsi NAD, dan disanalah Edy Rahmayadi yang merupakan salah seorang penggagas pembangunan Mesjid Agung Medan ini lahir.
Edy Rahmayadi sendiri banyak menghabiskan masa kecilnya di Besitang, Langkat,Beranjak remaja Edy Rahmayadi hijrah ke Medan dan  melanjutkan sekolahnya di SMA Negeri 1 Medan.

Pada tahun 1979, jenderal berpangkat dua bintang ini juga sempat kuliah di Universitas Islam Sumatera Utara (UISU). Di kampus inilah Edy Rahmayadi bertemu dengan isterinya, Nawal Lubis.
Pada tahun 1985, bapak tiga anak ini pun berhasil menamatkan pendidikannya di Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri), dan langsung ditugaskan menjadi komandan batalyon di jajaran Korps Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat.
Tentu saja sebagai seorang prajurit, berbagai tempat sudah pernah Edy Rahmayadi singgahi. Ia telah mencicipi bagaimana rasanya menjadi komandan di Aceh, propinsi paling barat Indonesia sampai ke Papua, propinsi paling timur di Indonesia.

Jabatan yang diembannya,Dari mulai Asisten Operasi di Komando Daerah Militer Iskandar Muda hingga menjadi Komandan Resor Militer 174 Cendrawasih.
Sebelumnya pada tahun 1998, pria yang gemar memelihara burung ini juga pernah menjabat sebagai Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 100/Prajurit Setia, Kodam I/Bukit Barisan  .
Seiring berjalannya waktu, karir ayahanda si sulung bernama Siti Andina Rahmayani ini terus melejit.

Pada tahun 2015, Edy Rahmayadi dipercaya menjadi Panglima Kodam (Pangdam) I/BB menggantikan Mayjen TNI Winston Pardamean Simanjuntak. Dan belum genap setahun menjabat Pangdam, atau masih pada tahun yang sama, Edy Rahmayadi diminta kembali ke satuan Kostrad. Namun kali ini ditunjuk sebagai orang nomor satu di Kostrad, dipercaya menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad). Ia dilantik Juli 2015 menggantikan Jenderal TNI Mulyono yang diangkat menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad).
Salutnya, di tengah kesibukannya , seperti pada saat menjabat Pangdam I/Bukit Barisan, Edy Rahmayadi  merasa terpanggil untuk membangkitkan kembali persepakbolaan tanah air yang sedang mengalami kevakuman karena adanya konflik antara Menpora dengan PSSI yang berujung pada pembekuan kegiatan sepakbola di Indonesia.

Di dunia sepakbola, sosok Edy Rahmayadi memang tidak terlalu menonjol. Perlahan namanya mencuat ke permukaan  setelah kelompok K-85 yang merupakan kumpulan dari 85 klub pemilik suara dalam kongres PSSI mencalonkannya sebagai Ketua Umum PSSI.
Pada pemilihan Ketua Umum PSSI yang dilaksanakan di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, 10 November 2016 lalu, Edy Rahmayadi pun terpilih sebagai Ketua Umum dengan total suara 76. Edy Rahmayadi mengungguli Moeldoko dan Eddy Rumpoko yang masing-masing hanya mendapatkan 23 suara dan  1 suara, serta 7 suara tidak sah.

Saat ini,Jenderal berdarah Melayu asli ini punya misi mulia lainnya. Edy Rahmayadi bertekad maju sebagai Calon Gubernur berpasangan dengan Musa Rajeksyah (ERAMAS) dalam Pilgubsu 2018 mendatang.  Misi ini diemban semata-mata hanya untuk melakukan perubahan agar Sumut bisa kembali meraih marwahnya menjadi provinsi bermartabat.


# BIODATA #

Nama Lengkap   : Letjen Edy Rahmayadi
Profesi           :         TNI AD
Tempat /Tgl Lahir  : Sabang, 10 Maret 1961

PENDIDIKAN

Akabri (1985)
Sussarcab Inf (1985)
Selapa/Inf. (1992)
Selapa II/Inf (1995)
Seskoad (1998)
Lemhannas (2011)PENDIDIKAN

KARIER

Danton di jajaran Kopassus (1985)
Danton Kostrad (1985)
Danton Yonif 321 Kostrad (1985)
Danton Yonif 323 Kostrad (1986)
Danton Yonif 2/A 323 Kostrad (1987)
Danton I/B Yonif 323 Kostrad (1988)
Dankipan B Yonif 323 Kostrad (1989)
Dankipan A Yonif 323 Kostrad (1993)
Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 100/Prajurit Setia, Kodam I/Bukit Barisan (1998)
Kasi Ops Rem 031/WIrabraja, Kodam Bukit Barisan (2001)
Kasi Ops Rem 011/Lilawangsa, Kodam Iskandar Muda (2001)
Komandan Kodim 0316/Batam, Kodam I/Bukit Barisan (2002)
Kepala Staf Korem 031/Wirabraja, Kodam I/Bukit Barisan (2004)
Pabandya-3/Banglarsat, Paban III/Binorg, Sopsad (2006)
Dosen Gol. IV Seskoad (2007)
Patun Seskoad (2007)
Asops Kasdam Iskandar Muda (2008)
Komandan Resimen Taruna Akademi Militer (2010)
Pamen Denma Mabesad (2011)
Komandan Korem 174/Anim Ti Waninggap Kodam XVII/Cendrawasih (2012)
Dir Pemantapan Semangat Bela Negara, Deputi Bidang Pemantapan Nilai Kebangsaan, LEMHANAS RI (2013)
Panglima Divisi Infanteri I, Kostrad (2014)
Panglima Kodam I/Bukit Barisan (2015)
Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (2015-sekarang)
Ketua Umum PSSI (2016 - 2020)

VISI & MISI

Visi

Sumatera Utara Maju, Aman, Sejahtera dan Bermartabat

Misi

1.Mewujudkan masyarakat Sumatera Utara yang bermartabat dalam kehidupan karena memiliki iman dan taqwa, tersedianya sandang pangan yang cukup, rumah yang layak, pendidikan yang baik, kesehatan yang prima, mata pencaharian yang menyenangkan, serta harga-harga yang terjangkau.

2.Mewujudkan Sumatera Utara yang bermartabat dalam politik dengan adanya pemerintahan yang bersih dan dicintai, tata kelola pemerintah yang baik, adil, dan terpercaya, politik yang beretika, masyarakat yang berwawasan kebangsaan, dan memiliki kohesi sosial yang kuat serta harmonis.

3.Mewujudkan Sumatera Utara yang bermartabat dalam pendidikan karena berkarakter, cerdas, kolaboratif, berdaya saing, dan mandiri.

4.Mewujudkan Sumatera Utara yang bermartabat dalam pergaulan karena terbebas dari judi, narkoba, prostitusi, dan penyeludupan, sehingga menjadi teladan di Asia Tenggara dan dunia.

5.Mewujudkan Sumatera Utara yang bermartabat dalam lingkungan karena ekologinya yang terjaga, alamnya yang bersih dan indah, penduduknya yang ramah, berbudaya, berperikemanusiaan, dan beradab. (BH/NS)





Posting Komentar