Home » » PEMERINTAH KABUPATEN NIAS SERAHKAN BANTUAN UNTUK 100 LANSIA

PEMERINTAH KABUPATEN NIAS SERAHKAN BANTUAN UNTUK 100 LANSIA

Written By Faktaonlline.net on Kamis, 25 Januari 2018 | Kamis, Januari 25, 2018

BERIKAN BANTUAN - Secara simbolis  Bupati Nias Drs. Sokhiatulo Laoli, MM, menyerahkan bantuan kepada 100 orang Lansia penerima manfaat di Kabupaten Nias bertempat di kantor Dinas Sosial Kabupaten Nias, Desa Hiliweto Gido,Jumat (19/1/2018)..

Gido Nias I Faktaonline.net - Sebagai wujud konkrit perlindungan sosial serta jaminan penghidupan yang layak bagi para Lanjut Usia (Lansia), Pemerintah Kabupaten Nias pada tahun 2017 ini, memberikan bantuan sosial kepada 100 orang Lansia berupa uang sebesar Rp 3.600.000 (Tiga Juta Enam Ratus Ribu Rupiah) per orang selama satu tahun. Pemberian bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh Bupati Nias Drs. Sokhiatulo Laoli, MM, di kantor Dinas Sosial Kabupaten Nias, Desa Hiliweto Gido, pada Jumat lalu (19/1). Bupati Nias Drs. Sokhiatulo Laoli, MM saat menyampaikan sambutannya mengatakan, pada kurun waktu empat tahun terakhir jumlah Lansia di Kabupaten Nias mengalami peningkatan. Data di Dinas Sosial Kabupaten Nias pada tahun 2016 yang lalu jumlah Lansia 1.364 orang, sedangkan tahun 2017 mengalami peningkatan sekitar 11 persen menjadi 1.513 orang.
Menurut Sokhiatulo kondisi ini dipengaruhi faktor semakin meningkatnya kualitas dan standar pelayanan kesehatan di Kabupaten Nias, yang berdampak pada tingginya usia harapan hidup. Melihat kondisi tersebut, kegiatan pemberian bantuan sosial akan disesuaikan dengan kemampuan APBD Kabupaten Nias, namun Sokhiatulo berjanji untuk terus mendukung program peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat tidak mampu
“Pada dasarnya Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah bertanggungajawab untuk memberikan perlindungan sosial kepada Lansia terlantar atau tidak mampu, namun pemberian bantuan sosial ini tentu disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah yang tersedia,”Ujar Sokhiatulo.
Diterangkan Sokhiatulo,sejak tahun 2014 hingga 2016 lalu, Pemerintah Kabupaten Nias telah memberikan bantuan kepada 160 orang Lansia penerima manfaat, sedangkan di tahun 2017 ada 100 Lansia penerima bantuan sosial ini, seraya berpesan kepada penerima manfaat agar bantuan dimaksud dipergunakan digunakan sebaik-baiknya.
 “Saya percaya bantuan ini masih relatif terbatas nilainya, namun bantuan ini sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Daerah kepada masyarakat yang tidak mampu dan mengalami keterbatasan sosial ekonomi. Gunakanlah bantuan ini untuk memenuhi kebutuhan dasar hidup, peningkatan gizi, serta pemeliharaan kesehatan, sehingga dapat benar-benar bermanfaat,’Ujar Sokhiatulo.
Sebelumnya dalam laporan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Nias Tonafati Zebua, ST mengatakan bahwa pemberian bantuan sosial ini merupakan salah satu program peningkatan kesejahteraan sosial yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Nias, bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan kemampuan dalam sosial ekomnomi.
Dijelaskannya, kriteria Lansia terlantar penerima bantuan sosial ini yakni,telah berusia 60 tahun keatas, dianggap terlantar karena tidak ada yang mengurus, termasuk kategori miskin, tidak memiliki kemampuan baik fisik maupun ekonomi, tidak mendapatkan pensiun, tidak memiliki aset, dan tidak mampu memenuhi kebutuhan dasarnya secara layak.
“Untuk tahun 2017 ini Lansia penerima bantuan sosial sebanyak 100 orang, tersebar di sepuluh kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Nias. mendapatkan bantuan sebesar Rp. 3.600.000 per orang. Bantuan ini diteransfer melalui rekening masing-masing penerima manfaat. Sumber dana ini tertampung dalam APBD Kabupaten Nias pada pos anggaran Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Nias, sebesar Rp. 360 juta,”Beber Tonafati.. (adi laoli)

Posting Komentar