Home » » Jelang Ramadhan , Walikota Pantau Harga Bahan Kebutuhan Pokok

Jelang Ramadhan , Walikota Pantau Harga Bahan Kebutuhan Pokok

Written By Faktaonlline.net on Sabtu, 28 April 2018 | Sabtu, April 28, 2018


Medan I Faktaonline.net - Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi meninjau dua pasar tradisionil di Kota Medan, Jumat (27/4/2018).
Peninjauan ini dilakukan untuk memantau harga bahan kebutuhan pokok, sebab ada kecendrungan harga merangkak naik jelang datangnya bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1439 H. Selain itu peninjauan juga dilakukan dalam rangka memastikan stok dan distribusi bahan kebutuhan pokok cukup. Adapun kedua pasar tradisionil yang ditinjau bersama Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto, Kepala Divre Perum Bulog Sumut Benhur Ngakaimi, unsur Forkopimda Kota Medan serta pimpinan OPD terkait di lingkungan Pemko Medan yakni Pasar Sei Sikambing Jalan Gatot Subroto dan Pasar Petisah Jalan Kota Baru 3. Selain kedua pasar tradisionil tersebut, Wali Kota juga mengecek sembako di Brastagi Supermarket.
Langkah itu dilakukan untuk mengetahui perbandingan harga antara pasar tradisionil dengan pasar modern (supermarket). Dari hasil peninjauan yang dilakukan, harga bahan kebutuhan pokok di Kota Medan masih relatif stabil. Pasar Sei Sikambing yang pertama kali ditinjau Wali Kota. Di pasar itu, Wali kota mendapati harga bahan pokok relatif stabil. Hanya harga cabai merah mulai merangkak naik, biasanya dijual Rp.28.000/kg kini Rp.30.000/kg. Kemudian harga cabai hijau stabil Rp.20.000/kg dan bawang merah Rp.34.000/kg. Sedangkan bawang putih yang biasanya dijual di kisaran Rp.40.000-Rp.45.000/kg, kini turun menjadi 28.000/kg. Begitu juga dengan cabai rawit, mengalami penurunan dari Rp.35.000-Rp.38.000/kg kini dijual Rp.28.000/kg.Sedangkan harga telur bervariasi tergantung ukuran mulai Rp.1.100/butir sampai Rp.1.400/butir, minyak goreng curah 11.000/liter, harga ayam boiler Rp.30.000/kg dan harga beras termurah dijual Rp.10.000/kg. “Kenaikan biasanya terjadi jelang seminggu bulan puasa tiba, kalau hari ini harga-harga masih stabil, hanya harga cabai merah yang mengalami kenaikan. Itu pun kenaikannya Cuma Rp.2.000/kg dari harga biasanya,” ungkap Masrifah (40), salah seorang pedagang. Harga daging pun masih stabil, daging lembu dijual Rp.110.000/kg, sedangkan daging kambing Rp.80.000/kg. Sejumlah pedagang daging yang ditemui memprediksi harga daging akan naik seminggu jelang puasa.
“Kami perkirakan harga daging bisa mencapai Rp.120.000/kg sehari jelang puasa,” papar salah seorang pedagang daging.
Kondisi yang sama juga ditemui di Pasar Petisah, harga cabai mengalami kenaikan Rp.2.000/kg dari harga biasanya Rp.26.000/kg kini menjadi Rp.28.000/kg. Harga bawang putih terjun bebas dari Rp.40.000/kg menjadi 28.000/kg, begitu juga dengan cabai hijau dari Rp.20.000/kg kini menjadi Rp.15.000/kg, cabai rawit pun turun dari Rp30.000/kg menjadi Rp.24.000/kg. Sedangkan harga bahan kebutuhan pokok lainnya realtif stabil. Terakhir, Wali Kota meninjau Brastagi Supermarket. Berdasarkan pantauan dan pengakuan pengawas di tempat tersebut, harga bahan kebutuhan pokok sampai saat ini masih stabil. Di tempat itu minyak goreng kemasan dijual Rp.11.000/liter, gula pasir kemasan Rp.12.500/kg daging kerbau beku Rp.72.000/900 gram, ayam kampung Rp.68.999/ekor, ayam boiler Rp.29.904/ekor, bawang merah 44.000/kg, bawang putih Rp.35.000/kg, cabai merah Rp.34.000/kg, cabai hijau Rp.22.000/kg dan cabai rawit Rp.32.000/kg.
Menurut Wali Kota, berdasarkan peninjauan yang dilakukan, harga bahan kebutuhan pokok di Kota Medan relatif masih stabil dan belum ditemukan lonjakan harga.
 "Jika pun ada kenaikan hanya berkisar Rp.1000 sampai Rp. 2.000, itu pun cabai merah. Di samping itu kita menemukan ada beberapa bahan kebutuhan pokok yang mengalami penurunan seperti bawah putih, cabai rawit dan cabai hijau," kata Wali Kota.
Selain harga relatif masih stabil, Wali Kota juga menegaskan stok ketersediaan bahan pokok jelang datangnya puasa dan Hari Raya Idul Fitri juga aman. Oleh karenanya Wali Kota menghimau warga tidak perlu resah dan panik. Apalagi Pemko Medan beserta instansi terkait akan terus melakukan pengawasan sehingga distribusi bahan kebutuhan pokok berjalan terkait.
Selanjutnya guna mengantisipasi terjadinya kenaikan harga, Wali Kota mengatakan telah berkoordinasi dengan Bulog, terutama menyangkut pendistribusian beras ke seluruh pasar tradisionil di Kota Medan. Langkah itu dilakukan agar masyarakat, terutama yang kurang mampu dapat membeli guna memenuhi kebutuhan menyambut bulan puasa dan Hari Raya Idul Fitri.
"Jika kualitas beras Bulog kurang bagus, bisa dipulangkan untuk diganti kembali," ungkapnya. (amd)

Posting Komentar