Home » » Kecewa Dengan Pemkab, Warga Negara Batin Duduki Lahan Sengketa

Kecewa Dengan Pemkab, Warga Negara Batin Duduki Lahan Sengketa

Written By Faktaonlline.net on Selasa, 05 Juni 2018 | Selasa, Juni 05, 2018


Lampung Utara I Faktaonline.net - Tidak adanya titik terang mengenai perseteruan antara pihak PTPN VII dan Masyarakat Desa Negara Batin satu kecamatan Sungkai Utara tentang sengketa lahan tanah seluas 77,08 Hektar yang diklim oleh pihak PTPN VII, Akhirnya puluhan masyarakat Negara Batin Sungkai Utara yang tergabung dalam Ormas Sungkai Bunga Mayang Dai SABAY SAI gelar Aksi menduduki lahan tanah tersebut. Rabu (30/05/2018).
Aksi tersebut dilaksanakan di karenakan pihak masyarakat sudah merasa kesal karena tidak ada titik terangnya masalah tersebut. padahal permasalahan itu sudah di mediasi oleh pihak Pemerintah Daerah Lampung Utara (Lampura) namun hasilnya tetap saja Nihil. Pada kesempatan itu Syahbudin ketua Sabay Sai menyampaikan kekecewaan nya terhadap pihak pemkab, menurut nya sudah dua kali pertemuan antara pihak masyarakat Sabay sai dan PTPN VII Bunga mayang,akan tetapi pihak pemkab Lampura berusaha mengurai dengan cara mediasi permasalahan tersebut namun sampai dengan hari ini tidak juga membuahkan hasil.
 "Kami Masyarakat Desa Negara Batin kecamatan Sungkai Utara, mengenai permasalahan ini kurang lebih lima tahun yang lalu yang disampaikan dibukit randu, bahwa tanah ini tanah inclab bukan milik PTPN VII tapi milik masyarakat Desa Negara Batin Kecamatan Sungkai Utara, jadi kembalikan tanah kami." Kata Syahbudin.
Ditempat yang sama Rizali,SH selaku Biro Hukum Sabay Sai meminta kepada pihak PTPN 7 melalui security yang hadir saat itu ,Agar tidak melakukan aktifitas dalam bentuk apapun di lokasi lahan 77.08 Hektar.
"Tolong sampaikan pada pimpinan perusahaan yang ada di PTPN VII agar tidak melakukan aktifitas seperti penanaman atau penebangan di lahan ini,kata Rozali Selang beberapa jam sejak berlangsung nya aksi tersebut, pihak PTPN VII tidak ada yang menemui perwakilan dari masyarakat justru mewakilkan securiti, lalu pihak masyarakat Negara Batin langsung mematok lahan tanah tersebut dan disaksikan oleh pihak Kepolisian dan TNI setempat. Kemudian pihak Danramil, Kapolsek dan perwakilan PTPN VII Bunga Mayang yang diwakili oleh securiti serta masyarakat Bunga Mayang melakukan perundingan, dan hasilnya permasalahan tersebut kembali akan dibawa dan diselesaikan bersama pihak pemkab Lampura.(syah99)

Posting Komentar