Home » » Komisioner Bawaslu Dan KPU Lampung Utara Hadiri Seminar Empat Pilar Kebangsaan

Komisioner Bawaslu Dan KPU Lampung Utara Hadiri Seminar Empat Pilar Kebangsaan

Written By Faktaonlline.net on Thursday, September 13, 2018 | Thursday, September 13, 2018


Lampung Utara I Faktaonline.net - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lampung Utara (Lampura) menghadiri Seminar Empat Pilar Kebangsaan Fraksi PAN MPR RI, yang dilaksanakan di Auditorium Hotel Graha Wisata Kotabumi, Senin, (10/9/2018). Seminar nasional yang mengusung tema 'penguatan nilai-nilai demokrasi Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara upaya menyongsomg pemilu 2019 yang jurdil dan berkualitas', dihadiri oleh Ketua Komisioner Bawaslu Kab. Lampura, Hendri; Sekretaris KPU Kab. Lampura, Horison; Alimin Abdullah (Ketua fraksi PAN MPR RI), Desy Ratnasari (anggota MPR RI Fraksi PAN), Budi Youyastari (Anggota Fraksi PAN MPR RI), seluruh Panwaslucam dan PPK se-Kab. Lampura, serta fungsionaris DPD PAN Kab. Lampura. Materi Seminar Nasional ini menghadirkan keynote speaker Alimin Abdullah (Ketua Fraksi PAN MPR RI), Desy Ratnasari (anggota Fraksi PAN MPR RI), Budi Youyastri (anggota Fraksi PAN MPR RI), Hamidi (anggota DPRD Prov. Lampung), dan Dedy Hermawan (dosen FISIP Unila), yang dimoderatori oleh Suwardi Ramli.
Ketua Bawaslu Kab. Lampura, Hendri, menyampaikan Bawaslu saat ini memiliki kewenangan untuk memutuskan perkara Pemilu. "Pengawasan terhadap setiap tahapan dilakukan secara langsung. Diharapkan, kepada peserta Pemilu untuk dapat mematuhi aturan kepemiluan. Saat ini, Bawaslu Lampura telah memberitahu kepada seluruh Parpol dan stakeholders untuk melakukan pembersihan alat peraga kampanye (APK) sebelum memasuki tahapan kampanye," ujar Hendri, dalam pidato sambutannya.
Dalam materi seminar yang disampaikan Desy Ratnasari menitikberatkan pada penguatan nilai-nilai demokrasi Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. "Bentuk demokrasi dalam struktur pemerintahan kita dari level negara, provinsi, kabupaten, hingga kecamatan, hampir dapat dipastikan di level ini hanya proses pembuatan kebijakan. Sementara, kalau kita mencari demokrasi yang berupa ciri khas yang dapat mewakili bahwa negara kita mempunyai ciri demokrasi tersendiri itu dapat dilihat di level desa," tutur Desy Ratnasari, yang populer dengan tembang kenangan 'Tenda Biru' ini. Sementara itu, Dedy Hermawan menegaskan penguatan nilai-nilai demokrasi Pancasila menjadi salah satu variabel penting untuk meningkatkan kualitas demokrasi Indonesia melalui momentum Pemilu 2019. "Penguatan nilai-nilai demokrasi tersebut dalam rangka peningkatan derajat kualitas demokrasi Indonesia yang semakin baik dari waktu ke waktu," ujar Dedy Hermawan, dosen jurusan administrasi publik Universitas Lampung (UNILA).(syah99)

Post a Comment