Home » » MTQN XXVII , 138 Peserta Ikuti Lomba 1 Juz dan 5 Juz Tilawah

MTQN XXVII , 138 Peserta Ikuti Lomba 1 Juz dan 5 Juz Tilawah

Written By Faktaonlline.net on Monday, October 8, 2018 | Monday, October 08, 2018


Medan I Faktaonline.net - Usai digunakan sebagai tempat acara penyematan gelar kebangsawaan untuk Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, kini lapangan Istana Maimun Medan memulai lomba satu dan lima juz tilawah dalam Musabaqoh Tilawatil Quran Nasional (MTQN) XVII tahun 2018, Senin (8/10/2018). Sekitar 138 peserta putra dan putri kategori anak-anak dan remaja dari 34 provinsi di Indonesia mengikuti perlombaan untuk cabang tersebut.
Menurut Penanggungjawab MTQN di venue Lapangan Istana Maimun, Safaruddin, perlombaan untuk cabang tersebut memang baru dimulai pada hari itu. "Semestinya dimulai pada 7 Oktober, namun karena datangnya bapak Presiden ke Istana Maimun minggu kemarin, jadinya lomba baru kita mulai hari ini (Senin)," katanya kepada wartawan.
Dia menyebutkan, untuk hari itu total peserta yang mengikuti lomba 1 juz dan 5 juz tilawah sebanyak 22 orang. Sementara untuk hari selanjutnya diakui dia belum ada informasi lebih lanjut dari panitera. Mengenai sistem perlombaan pada cabang ini, dijelaskan Safaruddin, tetap akan ada finalis. Artinya, keseluruhan peserta terlebih dulu bertarung pada fase gugur sebelum nantinya dipilih dan masuk enam besar. "Jadi untuk masing-masing cabang, nantinya dipilih tiga peserta. Sehingga totalnya di babak final ada enam peserta. Artinya juara 1,2 dan 3 di masing-masing cabang akan menjadi finalis," katanya. Dalam cabang 1 juz dan 5 juz tilawah ini, sebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tebingtinggi, masing-masing provinsi mengirimkan sepasang peserta yakni putra dan putri. Dengan kata lain, masing-masing provinsi mengirimkan empat orang. Safaruddin juga mengungkapkan bahwa tidak ada kendala sama sekali dalam penyelenggaraan perlombaan terkhusus di venue Lapangan Istana Maimun. "Jadi sekarang ini masih tahapan mencari siapa yang masuk di final. Dimana pada 11 Oktober sesuai jadwal akan kita pertandingan untuk mencari juara satu. Kita berharap hingga hari terakhir lomba semua berjalan lancar," katanya. Pihaknya juga belum mengetahui apakah perlombaan akan dilanjutkan hingga malam hari, sebagai pengganti di hari pertama yang tidak sempat digelar karena kedatangan presiden ke Istana Maimun. "Semua keputusan tergantung dewan juri dan dewan hakim. Nanti akan kita lihat bersama apa keputusannya, dilanjutkan malam lagi atau tidak," pungkasnya. (ril)

Post a Comment