Home » » 40 Warga Kecamatan Percut Sei Tuan Ikuti Pelatihan Tanaman Hidroponik

40 Warga Kecamatan Percut Sei Tuan Ikuti Pelatihan Tanaman Hidroponik

Written By Faktaonlline.net on Sunday, December 9, 2018 | Sunday, December 09, 2018


Percut Seituan I Faktaonline.net - Sekretaris Balai Penelitian Pengembangan dan Pelatihan Formasi Kementrian Daerah Desa Tertinggal dan Transmigrasi (Sekret Balilatfo Kemendes Tertrans) Pusat Jajang Abdullah Spd Msi membuka pelatihan tanaman hidroponik angkatan VI dibalai Desa Tanjung Rejo, Jalan Lembaga, Dusun II, Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Percut Sei Tuan, Sabtu (8/12). Pelatihan tanaman hidroponik yang diselenggarakan Kepala Balai Masyarakat Pekan Baru yang diwakili Kasi Penyelenggaraan Harianto.S.Sos oleh Team Teaching pelatihan hidroponik yang terdiri dari Ariston Simanjuntak, Marta Sp, Winaryo, Yusuf Wira SP dan Suhartono tersebut berlangsung selama 5 hari mulai dari Sabtu sampai Rabu mendatang.

Sekret Balilatfo Kemendes Tertrans Jajang Abdullah dalam pembukaan yang diwarnai kuis berhadiah langsung tersebut menegaskan, pelatihan tanaman hidroponik ini adalah program kementrian yang mempunyai inovasi desa dan untuk masyarakat desa yang berinovasi guna meningkatkan pendapatan rumah tangga.
Menurut Jajang program pelatihan ini sesuai dengan potensi masyarakat desa, apa lagi tanaman hidroponik ini juga bisa mempercepat peningkatan pendapatan rumah tangga. Tanaman ini juga mempunyai manfaat multiguna, dalam tempo sebulan sudah bisa panen. Hidroponik ini sejenis tumbuhan sayuran yang mengandung protein dan bergizi, makanan sehat bernilai tinggi yang mudah ditanam dan dipelihara tanpa memakai pestisida atau pupuk, perawatannya juga sangat sederhana. Jika peserta pelatihan dari perwakilan 5 desa ini bisa berguyub bersama sama maka setidak tidaknya dari 5 desa ini bisa mewujudkan kawasan hidroponik dan akan menjadi suplayer ke supermarket modern. “Tumbuhan sayuran ini biasanya digemari oleh orang orang kota dari kalangan menengah keatas yang mudah diperoleh diswalayan modern (supermarket) seperti di Carefour, Alfamidi, Jayen, Indomaret dan lainnya. Makanya kami hadir untuk melatih selam 5 hari.”, ungkap Jajang Abdullah. 

Hadir dalam pembukaan pelatihan yang diikuti 40 peserta perwakilan 5 desa, Tanjung Rejo, Tanjung Selamat, Pematang Lalang, Laut Dendang dan Percut tersebut Staf Khusus Mentri Tertinggal dan Transmigrasi Nita Indah Sari, perwakilan Kadis PMD DS, Sekcam H.Harles Harahap.S.Sos dan Kades Tanjung Rejo Selamet.
Staf Khusus Mentri Tertinggal dan Transmigrasi Nita Indah Sari menambahkan, pelatihan hidroponik ini program dari Kemendes melalui Balai Latihan dan Pendidikan di Riau untuk memberikan ilmu dan pemberdayaan masyarakat desa.
Menurut Staf Khusus Mentri Desa ini, hidoponik memang program yang kita buat dan kita fasilitasi untuk daerah yang mempunyai penduduk padat dengan asumsi kepadatan penduduknya maka lahan yang bisa dipakai untuk bercocok tanampun sedikit dan sempit. “Percut Sei Tuan ini kan kecamatan paling padat di Deli Serdang bahkan mungkin di Sumatera Utara, itulah kenapa alasanya kita buat disini. Kita berharap mudah mudahan pelatihan 5 hari ini bermanfaat. Mereka bisa hidup lebih sehat, karena tanaman tanpa pestisida dan bisa menjadi modal usaha”, ujar Nita Indah Sari

Kepala Desa Tanjung Rejo Selamet mengapresiasi Team Teaching pelatihan hidroponik dari Balai Pelatihan Masyarakat Pekan Baru yang bersedia memberikan pelatihan hidroponik kepada masyarakat yang mewakili 5 desa di Percut Sei Tuan ini. Apresiasi dan ucapan terimakasih juga disampaikan Selamet terhadap Sekretaris Balai Penelitian Pengembangan dan Pelatihan Formasi Kementrian Daerah Desa Tertinggal dan Transmigrasi Jajang Abdullah SPd Msi dan Staf Khusus Mentri Desa Nita Indah Sari yang telah membuka pelatihan hidroponik di Balai Desa Tanjung Rejo tersebut. Kepada 40 peserta yang turut dalam pelatihan itu Selamet berharap agar tekun dan bersungguh sungguh menyerap ilmu dan tatacara penanaman hidroponik yang sangat bermanfaat tersebut dan nantinya bisa diterapkan didesanya masing masing. (Firdaus Tanjung).

Post a Comment