Home » » Kejari Lampung Utara Peringati Hari Anti Korusi Sedunia , Korupsi Dapat Menghambat Pembangunan Suatu Daerah

Kejari Lampung Utara Peringati Hari Anti Korusi Sedunia , Korupsi Dapat Menghambat Pembangunan Suatu Daerah

Written By Faktaonlline.net on Sunday, December 9, 2018 | Sunday, December 09, 2018


Lampung Utara | Faktaonline.net,- Kejaksaan Negeri Kotabumi melalui TIM TP4D melaksanakan pengawalan pada instansi dan Desa secara konsisten demi tercapainya wilayah bebas korupsi. Dalam Rangka Memperingati Hari anti Korupsi Internasional (HAKI) 2018. Kejaksaan Negeri Lampung Utara sampaikan langkah-langkah yang untuk mencegah terjadinya korupsi.
Hafiz SH.,MH selaku Kasi Intel Kejaksaan Negeri Lampung Utara berharap, di Hari Anti Korupsi Sedunia itu selain sebagain peringatan, juga dapat menjadi salah satu pengingat bagi seluruh pejabat negara agar tidak melakukan tindakan korupsi. Mengingat hal tersebut dapat menyebabkan kerugian pada Negara Republik Indonesia, Sehingga kejari Lampung Utara langsung membentuk dan menjalankan TIM TP4D.

Tujuan Kejari jelas seperti apa yang disampaikan Yuliana Sagala SH,. MH Kepala Kejari Kotabumi melalui Kasi Intel yaitu untuk mengawal pekerjaan Infrastruktur yang sumber dananya dari pemerintah dan dikerjakan oleh instansi Negara yang bertujuan untuk mencegah munculnya kebijakan-kebijakan yang nantinya dapat menimbulkan kerugian Negara, disampaikan Hafiz SH., MH di Ruang kerjanya, Kamis (6/12/2018).
Sehingga dengan berjalannya waktu TIM TP4D yang sudah menjalin mitranya dengan 41 Instansi dan Desa yang berada di Lampung Utara, Maka apa yang dilakukan Kejaksaan Negeri Kotabaumi dapat berdampak positif pada pembangunan Lampung Utara yang bisa dikatakan kabupaten tertua di Lampung. Mereka berharap dengan upaya-upaya pencegahan, dengan terus melakukan sosialisasi hukum di berbagai tempat seperti Instansi, Sekolah, dan Desa.

Sejarah Hari Anti Korupsi Sedunia, Diperingati Setiap 9 Desember. punya tujuan mendalam Spanduk berukuran 30 meter (m) x 50 m bertuliskan "Berani Jujur Hebat" dipasang di Gedung Balaikota DKI Jakarta, di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Minggu (9/12/2012).
Pemasangan spanduk itu sendiri untuk memeringati Hari Antikorupsi Se-dunia yang jatuh pada hari itu.
Di kesempatan itu, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, akan membangun budaya transparan untuk memerangi korupsi di Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta,dilangsir dari - KOMPAS. Setiap tanggal 9 Desember, masyarakat di seluruh dunia memperingati “Hari Anti Korupsi Sedunia”. Dalam catatan sejarah, pada tanggal 9 Desember, sejarahnya lahirnya Hari Anti Korupsi Internasional dengan resolusi 58/4 pada tanggal 31 Oktober 2003. Sidang Umum PBB menetapkan tanggal 9 Desember sebagai Hari Anti Korupsi Sedunia. Keputusan ini dimaksudkan untuk membangkitkan kesadaran serta kewaspadaan kita terhadap maraknya korupsi, dan juga peranan Konvensi PBB dalam melawan korupsi, baik memeranginya maupun dalam melakukan upaya pencegahan terhadap korupsi. Kalau kita perhatikan suatu hari besar yang diperingati publik, pasti selalu ada sejarah panjang yang akan menjelaskan alasan kenapa hari besar tersebut diperingati. Karena itulah, dengan resolusi 58/4, pada tanggal 31 Oktober 2003, Sidang Umum PBB menetapkan tanggal 9 Desember sebagai Hari Anti Korupsi Internasional.

Keputusan ini dimaksudkan untuk membangkitkan kesadaran serta kewaspadaan kita terhadap maraknya korupsi, dan juga peranan Konvensi PBB dalam melawan korupsi, baik memeranginya maupun dalam melakukan upaya pencegahan terhadap korupsi. Sidang Umum pada waktu itu, mendesak semua negara dan organisasi-organisasi regional yang kompeten menyangkut integrasi ekonomi untuk menanda-tangani dan men-sahkan Konvensi PBB melawan Korupsi (UNCAC: United Nations Covention against Corruption) untuk menjamin kecepatan proses perlawanan terhadap korupsi. Konvensi Anti Korupsi PBB ini sepakati oleh 133 negara. UNCAC merupakan instrumen anti-korupsi pertama yang mengikat secara hukum, yang memberikan kesempatan bagi adanya suatu respons global terhadap korupsi. Konvensi ini dimaksudkan untuk memerangi tindak korupsi yang dinilai sudah merajalela dimana-mana. Sejak pertemuan konvensi itulah, pada tanggal 9 Desember ditetapkan dam sekaligus diperingati sebagai Hari Anti Korupsi Sedunia. Di banyak negara di dunia ini, hal ini diwarnai dengan berbagai kegiatan.(Syahrial)

Post a Comment