Home » » Ketua KPU Sumut Yulhasni : Belum Lakukan Perekaman E KTP , 90 Persen WBP di Sumut Terancam Tak Bisa Nyoblos

Ketua KPU Sumut Yulhasni : Belum Lakukan Perekaman E KTP , 90 Persen WBP di Sumut Terancam Tak Bisa Nyoblos

Written By Faktaonlline.net on Wednesday, January 9, 2019 | Wednesday, January 09, 2019


Medan I Faktaonline.net - Pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 tinggal lama lagi akan digelar , namun 90 persen warga binaan pemasyarakatan (WBP) atau narapidana (napi) di Sumatera Utara (Sumut), terancam tak bisa nyoblos. Hal ini disebabkan mereka belum melakukan perekaman e-KTP.
Hal tersebut dibenarkan Ketua KPU Sumut Yulhasni, Menurutnya, para napi ini bisa terancam tak bisa menyalurkan hak suaralnya saat gelaran pemilu pada 17 April 2019 mendatang.
Dia menyebutkan, dari 39 UPT lapas maupun rutan yang tersebar di 24 Kabupaten/Kota di Sumatera Utara, baru tiga daerah yang selesai melakukan perekaman e-KTP. "Jadi masih ada 21 daerah lagi yang belum selesai melakukan perekaman," ujarnya, Rabu (9/1/2019).

Yulhasni memastikan, napi yang tidak memiliki e-KTP, tidak dapat menggunakan hak pilihnya karena terganjal regulasi yang sudah ditetapkan. "KPU dapat memberikan hak pilih kepada warga binaan sepanjang mereka memiliki identitas yang dibuktikan melalui kepemilikan e-KTP," ucapnya. Untuk mengantisipasi gagalnya warga binaan memberikan hak pilihnya, KPU Sumut terus mendorong Disdukcapil. “Jika sudah dilakukan perekaman maka mereka bisa kami masukkan dalam daftar pemilih tambahan (DPT)," tuturnya.
Sementara terkait jumlah potensi pemilih dari lapas dan rutan, Yulhasni memperkirakan angkanya mencapai 28.ribu ,. Kendati demikian dia mengaku belum dapat memastikan kevalidan data yang sudah masuk dalam DPT Pemilu 2019. "Kami sudah memberi tenggat waktu hingga akhir Januari ini,” ujarnya..(idn/r)

Post a Comment