Total Viewers

Agama

Agama

Polda Sumut Resmi Gelar Operasi Zebra Toba 2019


Medan,Faktaonline.Net - Kepolisian Daerah Sumatera Utara ( Polda Sumut) resmi menggelar Operasi Toba 2019 mulai  (23/10/2019) hari ini. Operasi penindakan ini akan berlangsung selama dua pekan ke depan hingga 5 November 2019. 

Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto,SH,MH dalam sambutannya mengatakan,  penegakan hukum bagi pengguna kendaraan ini demi meningkatkan kesadaran serta kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas di wilayah Sumut. “ Priortitas operasi zebra ini untuk menindak pelanggaran yang berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas,” ujarnya saat memimpin Apel Siaga Operasi Zebra Toba 2019 di Lapangan KS Tubun, Mapolda Sumut, Rabu (23/10/2019.
Dia mengungkapkan, pelanggaran yang disasar polisi yakni pengemudi yang menggunakan ponsel, melawan arus, pengendara motor berboncengan lebih dari satu, serta tak memiliki SIM atau di bawah umur. 

Kapolda juga meminta kepada petugas untuk menindak pengendara maupun penumpang  motor yang tidak menggunakan helm berstandar SNI, berkendara dalam pengaruh narkoba atau mabuk dan melaju melebihi batas kecepatan yang ditentukan."Yang mana pelanggaran ini berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas dan atau membahayakan diri sendiri maupun orang lain," katanya.
Kapolda membeberkan, data jumlah kecelakaan lalu lintas pada pelaksanaan Operasi Zebra Tahun 2018 sebanyak 78 kejadian. Jumlah ini meningkat 30% dibandingkan periode sebelumnya pada 2017 yang hanya 60 kejadian."Jumlah korban korban meninggal dunia akibat kecelakaan pada 2018 sebanyak 44 orang, meningkay dibanding tahun 2017 sejumlah 21 orang," ucapnya.(red)

Setelah Lama Menumpuk , Gundukan Sampah Dibelakang SMK N 1 Percut Sei Tuan Dibersihkan


Percut Sei Tuan,Faktaonline.Net - Setelah sekian tahun tumpukan sampah yang sudah menggunung dan selama ini jadi polemik bagi Sekolah SMK N 1 Percut Seituan,yang berlokasi di Jalan Kolam Desa Medan Estate Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang dan berpengaruh juga terhadap warga yang menetap disekitar Lingkungan sekolah, karena tumpukan sampah itu menimbulkan aroma bau dan juga dikuatirkan dapat menimbulkan penyakit, akhirnya dibersihkan..

Menyikapi hal tersebut, Kepala Sekolah SMKN 1 Percut Sei Tuan Drs Kasni, MPd bersama Plt Kepala Desa Medan Estate Boby Arianto, SSTP, MAP didukung alat berat milik Dinas PU Bina Marga Deli Serdang dan armada truk sampah, selama 3 hari, mulai 22 - 24 Oktober melakukan pembongkaran tumpukan sampah yang sudah menggunung tersebut.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Sekolah SMK N 1 Percut Seituan, Kasni,MPd  menuturkan, masalah tumpukan sampah dibelakang Sekolah sebenarnya sudah ada, jauh sebelum dirinya menjabat sebagai Kepala Sekolah di SMKN 1 Percut Sei Tuan dan sudah menumpuk, " Gundukan sampah itu berasal dari buangan masyarakat yang tidak bertanggung jawab " katanya.

Ditambahkan Kasni, Dikarenakan tumpukan sampah itu di luar pagar Sekolah, serta pertambahan populasi penduduk disekitar sekolah dari waktu ke waktu menyebabkan volume sampah semakin banyak karena secara diam diam pada malam hari warga sekitar sekolah bahkan dari luar membuang sampah dilokasi itu. " Berbagai upaya dengan petugas kebersihan Sekolah sudah kami lakukan setiap sore dengan jalan membakarnya, namun hal itu tidak sebanding dengan sampah yang dibuang warga menyebabkan volume sampah semakin banyak dan menumpuk. Ini yang selalu jadi polemik bagi kami keluarga besar SMKN 1 Percut Sei Tuan,dan alhamdulillah setelah berkoordinasi dengan Kepala Desa Medan Estate yang juga Kepala Seksi Kebersihan Kecamatan Percut Sei Tuan Bapak Boby Arianto SSTP MAP, kami mendapatkan solusi" terangnya.

Secara Swadaya pihak sekolah bersama Pemerintahan Desa Medan Estate dengan bantuan alat berat yang didatangkan dari Dinas PU Bina Marga Deli Serdang serta armada pengangkut sampah melakukan pembongkaran tumpukan sampah untuk dibuang ke TPA sampah di Kecamatan STM Hilir. " Atas nama Keluarga besar SMKN 1 Percut Sei Tuan, Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Deli Serdang dibawah kepemimpinan H.Ashari Tambunan dam HMA.Yusuf Siregar serta Çamat Percut Sei Tuan Drs Khairul Azman, MAP yang telah merespon permohonan kami, Setelah pembersihan sampah selesai rencana selanjutnya kawasan ini menjadi jalur hijau serta di jadikan taman atau pun dapur hidup,untuk menambah suasana asri dilingkungan Sekolah" ujarnya.

Sementara, Plt Kepala Desa Medan Estate Boby Arianto SSTP MAP yang juga Kasi Kebersihan menambahkan, dirinya menghimbau kepada masyarakat sekitar sekolah untuk tetap tidak membuang sampah di sembarang tempat apalagi daerah ini tempat belajar anak anak untuk menimbah ilmu. " Ayo berikan rasa nyaman kepada siswa untuk bisa berkonsentrasi belajar tidak ada lagi bau menyengat dari sampah,yang pada akhirnya apa bila ini bisa dilakukan lingkungan kebersihan akan tetap terjaga dengan tidak membuang sampah di sembarangan tempat" himbaunya (Akhmad).

Dihadiri Plt Bupati , Kapolres Lampung Utara Pimpin Apel Pasukan Operasi Zebra 2019


Lampung Utara,Faktaonline.Net - Kepala Kepolisian Resor Lampung Utara (Kapolres Lampura), AKBP Budiman Sulaksono,SiK pimpin apel pasukan Operasi Zebra Krakatau Tahun 2019, bertempat di Halaman Polres setempat, Rabu (23/10/2019).

Hadir dalam acara apel tersebut Plt. Bupati Lampung Utara H. Budi Utomo, SE, MM, Kimal Lampung Letkol Laut (KH) Sri Depranoto, SAg, MPd, Dandim 0412 Krisna Pribudi, Kejari, Ketua DPRD Romli, Amd, Kepala OPD, dan segenap jajaran Polres Lampung Utara.

Dalam sambutannya, Kapolres Lampung Utara AKBP Budiman Sulaksono, SiK menyatakan, dalam rangka menciptakan kondisi pasca pelantikan Presiden dan Wakil Presiden yang kondusif adalah salah satu tujuan pelaksanaan operasi Zebra Krakatau Lampung Utara. " Operasi Zebra Krakatau dilaksanakan selama 14 hari dan dilakukan penindakan secara permisif dan preventif. Adapun sasaran dalam pelaksanaan operasi ini disuaikan dengan tren di masing-masing daerah" terang Kapolres.

Ditambahkan, Adapun sasarannya keabsahan surat kendaraan, pengemudi tidak punya SIM, menggunakan rotator, batas berat muatan yang berlebih, SIM tidak sesuai, pengendara yang dibawah umur, dan pengendara yang tidak mematuhi rambu lalu lintas. (Imam)

Plt Bupati Pimpin Uparacara Peringatan Hari Santri Nasional ke III Kabupaten Lampung Utara


Lampung Utara | Faktaonline.net - Pelaksana Tugas (Plt). Bupati Lampung Utara H. Budi Utomo, S.E, M.M. menghadiri sekaligus memimpin acara Apel Santri dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke-3 Kabupaten Lampung Utara di Lapangan Pemuda, Desa Ketapang, Kecamatan Sungkai Selatan, Selasa (22/10/2019).

Turut hadir Forkopimda, Kepala OPD, Ketua PC NU, Jajaran Kementerian Agama se-Kabupaten Lampung Utara, Camat Sungkai Selatan, Kapolsek Sungkai Selatan, Pimpinan Pondok Pesantren se-Lampung Utara, Alim Ulama, Kiyai, Tokoh Agama Islam, Kepala Madrasa, Ustadz dan Ustadzah, Para Undangan dan Santriwan/Santriwati se-Kabupaten Lampung Utara.

Dalam sambutan Menteri Agama Republik Indonesia Pada Upacara Peringatan Hari Santri 2019 yang disampaikan oleh Plt. Bupati Lampung Utara H. Budi Utomo, S.E., M.M menyatakan bahwa peringatan Hari Santri 2019 mengusung tema "Santri Indonesia untuk Perdamaian Dunia". Isu perdamaian diangkat berdasar fakta bahwa sejatinya pesantren adalah laboratorium perdamaian. Sebagai laboratorium perdamaian, pesantren merupakan tempat menyemai ajaran Islam rahmatanlil'alamin, Islam ramah dan moderat dalam beragama.

Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, Plt. Bupati Lampung Utara H. Budi Utomo, S.E., M.M., mengucapkan Selamat Hari Santri Nasional Tahun 2019, "kata Hi. Budi. Pihaknya juga mengajak seluruh masyarakat untuk dapat selalu menjaga kerukunan agar tercipta kondusifitas dalam bermasyarakat. "Mari jadikan semangat Hari Santri Nasional ini, dengan tetap menjaga kerukunan dan kedamaian, turut aktif menjaga iklim kondusif dan toleransi , senantiasa bersikap bijak dan selalu berpikir positif dalam menyikapi berbagai dinamika yang berkembang saat ini, agar Kabupaten Lampung Utara yang kita cintai ini dapat senantiasa aman, agamis, maju, dan sejahtera, pungkasnya. (Imam)

Dan Yon 133/YS Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat dan Pindah Satuan


Padang,Faktaonline.Net - Upacara kenaikan pangkat Tamtama Yonif 133/YS Periode 1 Oktober 2019 sebanyak 90 orang yang terdiri dari Prada ke Pratu 45 orang,Pratu ke Praka 30 orang Praka ke Kopda 15 orang dan Korps Raport Pindah Satuan sebanyak 2 orang, bertempat di Lapangan Hijau Mako Yonif 133/YS Air Tawar Padang, Senin (21/10/19).

Dalam acara tersebut, Danyonif 133/YS Letkol Inf Endik Hendra Sandi S.Sos.,M.I.Pol., sebagai pemimpin acara, sementara Danki B Lettu Inf R.Silalahi sebagai Perwira Tertua.

Mengawali amanatnya Komandan Danyonif 133/YS mengatakan, Puji syukur kita panjatkan yang dimana hari ini kita melaksanakan kegiatan korps raport kenaikan pangkat dan pindah satuan, kita ketahui bersama bahwa kenaikan pangkat bukanlah hal yang biasa yang dimana ada kerja keras dari masing-masing personil. " Saya selaku Pribadi dan Keluarga serta mewakili seluruh anggota Yonif 133/YS mengucapkan selamat kepada personil yang naik pangkat semoga dengan pangkat yang baru dapat menjadi berkah agar kedepan dapat lebih baik. Saya berpesan kepada prajurit yang naik pangkat, agar selalu meningkatkan rasa peduli dan bertanggung jawab kepada tugas yang diberikan oleh atasan, jangan sampai mempunyai peranggapan bahwa dengan naiknya pangkat yang anda peroleh maka tugas yang dijalankan semakin ringan, justru beban tugas dan tanggung jawabnya semakin meningkat" tegasnya.

Kepada personil yang pindah satuan saya ucapkan terima kasih atas dedikasi, perhatian dan pengorbanan yang telah diberikan selama mengabdi di Yonif 133/YS dan semoga di satuan yang baru apa yang telah di dapat di satuan lama dapat di emban di satuan baru dan jangan memutus tali silahturahmi dengan personil di satuan lama,katanya. Acara tersebut diikuti oleh Wadanyonif 133/YS Mayor Inf JS.Sinulingga, Para Perwira Staf,Para Danki, personel Yonif 133/YS, dan Ketua Pengurus Persit KCK Cabang LXVIII Yonif 133/YS.(rel)

Dihadiri 20 Badan Usaha , BPJS Kesehatan Cabang Kotabumi Sosialisasikan Aplikasi E-DABU


Lampung Utara | Faktaonline.net BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kotabumi Lampung Utara melaksanakan sosialisasi aplikasi New E-Dabu kepada badan usaha. Hadirnya aplikasi ini bertujuan untuk memberi kemudahan kepada Badan Usaha dalam mendaftarkan seluruh pegawainya dalam jumlah banyak tanpa perlu repot-repot mengantri di kantor BPJS Kesehatan.

Pada kesempatan kali ini sebanyak 20 badan usaha hadir dalam sosialisasi yang dipandu oleh Bidang Perluasan Peserta dan Kepatuhan Cabang Kotabumi, Rabu lalu bertempat di Ruang Rapat Kantor BPJS Kesehatan Cabang Kotabumi.

Kepala Bidang Perluasan Peserta dan Kepatuhan Kantor Cabang Kotabumi Dedi Antoni mengatakan, aplikasi Elektronik Data Badan Usaha atau yang biasa kita sebut aplikasi New E-Dabu ini menawarkan banyak kemudahan bagi badan usaha khususnya HRD dalam mendaftarkan seluruh karyawannya secara self assesment, artinya Badan Usaha mengakses data pekerja dan anggota keluarganya sendiri untuk menjadi peserta BPJS Kesehatan pada periode tertentu. “Pada kali ini kita melakukan sosialisasi aplikasi New E-Dabu versi 4.2. Ini merupakan pengembangan aplikasi New E-Dabu versi 3.1 dimana pelaporan data pada versi 4.2 ini tidak memerlukan approve dari BPJS Kesehatan karena telah terintegrasi langsung dengan masterfile BPJS Kesehatan,” ujar Dedi.

PIC Badan Usaha PT Usman Cahaya Mandiri, Nur Kurnia Pratiwi mengungkapkan dengan melalui aplikasi New E-Dabu Badan Usaha dapat melakukan proses mutasi tambah/kurang peserta JKN dan anggota keluarga. Selain itu terdapat juga fitur-fitur lain seperti perubahan data, rincian tagihan iuran bulan berjalan dan 1 bulan sebelumnya, pencetakan KIS digital, perubahan segmen peserta dan update gaji karyawan dan lain-lain. “Penambahan dan pengurangan karyawan di suatu perusahaan adalah hal yang wajar. Dengan adanya aplikasi New E-Dabu tentu akan memudahkan kami selalu Person In Charge (PIC) yang ditunjuk dan diberi kepercayaan oleh perusahan untuk melakukan mutasi penambahan atau pengurangan peserta.

Dalam melakukan proses ini kami tetap dalam pengawasan pihak BPJS Kesehatan untuk memastikan data yang disampaikan telah lengkap, benar dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujar Nur.

Dedi juga menghimbau kembali badan usaha untuk segera melakukan perubahan data apabila terjadi mutasi pegawai dengan menggunakan data yang lengkap dan benar. Untuk data yang tidak dapat diproses melalui aplikasi New E-Dabu dapat dilaporkan melalui e-mail kepada Relationship Officer (RO) BPJS Kesehatan. (Imam)

Warga Desa Sumber Agung Antusias Sambut Layanan MCS dan Booth Pendaftaran Peserta JKN-KIS


Lampung Utara | Faktaonline.Net - Susiah (30) warga Sumber Agung Kecamatan Muara Sungkai Lampung Utara, yang sehari-harinya bekerja sebagai Kader Posyandu ini antusias menyambut kehadiran kanal layanan Mobile Customer Service (MCS) dan booth pendaftaran peserta yang diadakan oleh BPJS Kesehatan Cabang Kotabumi di desanya.

Sebagai ujung tombak program pemerintah khususnya ibu dan anak ia bertugas memberikan pelayanan sekaligus penyuluhan kesehatan disetiap waktu kepada warganya.

Hal inilah yang menyebabkan dirinya sangat sadar akan pentingnya memiliki jaminan kesehatan yang sewaktu-waktu dapat digunakan ketika membutuhkan pengobatan. “Jaman sekarang ini beda dengan jaman dulu. Dari segi makanan, pola hidup, tingkat stress, paparan polusi, semua itu mempengaruhi kondisi kesehatan. Bisa dikatakanlah saat ini kita lebih rentan terkena berbagai penyakit dibandingkan dengan orang-orang yang hidup di masa lampau,” ujar Susiah
 “Amit-amit lah ya, siapa sih yang mau sakit? Nah kalau sampai jatuh sakit, siapa coba yang mau bayar biaya pengobatannya? Saya mah orang susah, saya nggak punya uang banyak untuk berobat. Untung saya dan keluarga sudah terdaftar sebagai Peserta JKN-KIS. Kalau sakit, semua biaya pengobatan ditanggung asal sesuai dengan indikasi medis. Tenang rasanya hati ini semenjak punya kartu KIS,” tambah Susiah sambil menunjukkan KIS miliknya.

Susiah mengaku selalu menganjurkan warga yang belum terdaftar sebagai Peserta JKN-KIS untuk segera mendaftarkan diri dan keluarganya demi terjaminnya kesehatan sekaligus menjamin stabilnya perekonomian keluarga agar jangan sampai kebingungan menjual harta benda demi menutupi biaya berobat ke fasilitas kesehatan. “Dulu kakak saya sakit sehingga harus dirawat di rumah sakit selama 1 minggu. Coba kalau tidak ada Program JKN-KIS, dimana keluarga kami harus mencari uang untuk membayar biaya pengobatannya? Itulah mengapa saya selalu mengingatkan warga untuk segera mendaftarkan diri menjadi Peserta JKN-KIS. Tidak ada ruginya sama sekali! Kita harusnya bersyukur bahwa kita selalu sehat namun tetap rutin membayar iuran karena itu tandanya kita telah ikut bergotong-royong membayar biaya pengobatan saudara-saudara kita yang sedang sakit.

Apalagi ketika BPJS Kesehatan hadir di desa-desa langsung mendatangi masyarakat lewat kanal layanan MCS dan booth pendaftaran peserta seperti ini, waahh saya nggak pikir panjang langsung ribut mengajak warga ke sini terutama yang belum terdaftar sebagai Peserta JKN. Apalagi coba yang ditunggu? Kita tinggal bawa berkas-berkas pelengkap saja, tidak perlu jauh-jauh ke kantor cabang,” kata Susiah.

Saat ditanya kritik dan saran perihal kanal layanan ini Susiah mengaku secara keseluruhan pelayanan petugas sudah baik. “Tadi petugasnya ramah sekali, mau menjawab semua pertanyaan warga dengan sabar dan rinci. Warga yang mau mendaftarkan diri sebagai Peserta baru, mencetak kartu, melakukan perubahan data, semua dilayani dengan tanggap. Petugas juga tadi memberikan panduan pada warga untuk melakukan registrasi pada Aplikasi Mobile JKN. Saya tadi berpesan ke petugas semoga kedepannya lebih sering membuka kanal layanan ini karena memberi kami kesempatan untuk mendapatkan layanan operasional BPJS Kesehatan tanpa perlu jauh-jauh keluar desa. Semoga dengan adanya MCS dan booth di desa-desa ini makin banyak masyarakat yang tertarik untuk menjadi Peserta JKN-KIS,” tutup Susiah. (Imam)

Walau Tak Pernah Gunakan Kartu JKN-KIS , Aulia Merasa Senang


Lampung Utara | Faktaonline.net – Sejak beroperasi pada 1 Januari 2014 hingga kini BPJS Kesehatan melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) telah membuka kesempatan seluruh masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan secara adil dan merata. Bahkan masyarakat kurang mampu sekalipun tidak perlu pusing memikirkan biaya berobat jika memiliki kartu JKN-KIS. Prinsip dasar program JKN-KIS adalah gotong-royong dalam membayar iuran dimana iuran tersebut akan digunakan bagi peserta yang harus mendapatkan pelayanan kesehatan, dengan kata lain yang sehat membantu yang sakit.

Hal ini disadari betul oleh Aulia (23) yang ditemui Tim di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Kotabumi saat mengantar keluarganya mendaftarkankan diri menjadi peserta JKN-KIS.

Aulia yang sehari-harinya berprofesi sebagai guru honorer di salah satu SMA di Kotabumi ini sudah menjadi peserta JKN-KIS segmen peserta mandiri dengan hak rawat kelas I sejak tahun 2017 silam. Kepada Tim Aulia mengaku tujuannya mendaftarkan diri menjadi peserta JKN-KIS adalah untuk menolong sesama. “Alhamdulillah saya belum pernah menggunakan kartu JKN-KIS untuk berobat. Tujuan saya mendaftarkan diri menjadi peserta JKN-KIS ini murni untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Anggap saja seperti bersedekah, karena itulah saya rajin membayar iuran JKN-KIS setiap bulan walaupun saya tidak pernah menggunakan kartu JKN-KIS untuk berobat,” ujar Aulia. 

Lanjut Aulia, dirinya merasa senang bahwa dengan dirinya patuh membayar iuran secara tidak langsung Aulia turut serta bergotong-royong menjaga keberlangsungan program JKN-KIS. “Saya sangat mendukung adanya program JKN-KIS ini karena saya melihat sendiri disekeliling saya sudah banyak merasakan manfaat program JKN-KIS. Prosedurnya juga jelas dan mudah dipahami. " Menurut tetangga dan rekan-rekan saya yang pernah berobat menggunakan kartu JKN-KIS pun pelayanan kesehatan yang mereka terima sangat baik dan tidak dibedakan dengan pasien umum" terangnya.

Ditambahkan Aulia, Hal ini yang membuatnya semakin semangat untuk rutin membayar iuran setiap bulan,
Aulia berpesan kepada masyarakat untuk rutin membayar iuran JKN-KIS dan terus menjaga kesehatan. “Tidak ada yang bisa memprediksi kapan sakit akan datang, yang bisa kita lakukan hanya terus menjaga pola hidup sehat dengan rutin berolahraga, konsumsi makanan sehat bergizi dan beristirahat yang cukup. Jika kita sehat maka iuran yang rutin kita bayarkan akan sangat berguna untuk membantu orang lain yang membutuhkan pengobatan. Namun jika kita sakit juga tidak perlu khawatir karena sudah ada program JKN-KIS. Semoga kedepannya program JKN-KIS menjadi lebih baik dalam segala hal dan lebih banyak membantu masyarakat. Amin,” tutupnya. (Imam)

FKIP UNPRI- Tanoto Foundation Selenggarakan Diseminasi Pelatihan Praktik Baik Pembelajaran Bagi Dosen


Medan,Faktaonline.Net - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Prima Indonesia (UNPRI) bekerjasama dengan Tanoto Foundation menyelenggarakan Diseminasi Pelatihan Praktik Baik Pembelajaran bagi para dosen UNPRI pada 8- 11 Oktober 2019.
Hal itu dikatakan Dekan FKIP UNPRI Dian Syahfitri kepada wartawan, Kamis (17/10/2019). Dia menyebutkan, peserta dikelompokan menjadi lima mata pelajaran yakni IPA, IPS, Matematika, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dengan delapan orang per kelompok. Dian mengatakan, semua sektor termasuk pendidikan saat ini mengalami disrupsi. Hal tersebut disebabkan pesatnya perkembangan teknologi dan artificial intelligence. “Ini adalah sebuah keniscayaan, dinamika aman yang menuntut kita, terutama para pendidik untuk senantiasa membangun dan meningkatkan kapasitas diri (capacity building),” kata Dian Syahfitri dimana acara diseminasi dibuka Wakil Rektor III Said Rial MA.

Dian berharap, para dosen UNPRI yang mengikuti kegiatan senang, karena diseminasi ini adalah bagian dari peningkatan kapasitas diri dan proses pembelajaran untuk semua. “Mudah-mudahan para peserta senang dan berpartisipasi aktif mengikuti kegiatan tersebut,” ujarnya. Dian menambahkan, ada enam soft skill yang harus diketahui yaitu rasa ingin tahu, negosiasi, berfikir kritis, komunikatif, kreatif dan inovatif serta manajemen waktu. Menurutnya hal itu terkonfirmasi oleh hasil penelitian Dirjen Belmawaristek Dikti tahun 2016. “Menanamkan karakter pada peserta didik sebenarnya melekat pada semua tahapan kegiatan pembelajaran di kelas. Dengan kata lain hanya dalam praktik baik mengajar, itulah secara gradual karakter tersebut bisa diinternalisasi ke dalam diri peserta didik,” ungkap Dian. Hal inilah menurutnya yang melatarbelakangi untuk senantiasa melakukan kontemplasi akademik dan diseminasi pelatihan praktek baik pembelajaran adalah wujud nyata dan usaha kita dalam membangun meningkatkan kapasitas diri.

Di kesempatan itu, Provincial Coordinator Tanoto Foundation Sumut Yusri Nasution memberikan bimbingan dan arahan kepada para peserta. Acara pembukaan juga dihadiri Liaison Officer Tanoto Foundation Dr Mardianto MPd. Disela-sela acara itu, Mardianto memberikan beberapa buku karyanya. Sebagaimana yang diketahui tiga hari pertama 8-10 Oktober 2019 pelatihan praktik baik bagi dosen FKIP UNPRI dan satu hari terakhir (11 Oktober 2019) training of trainers pelatihan praktik baik pembelajaran bagi dosen FKIP UNPRI.

Terpisah, Rektor UNPRI Dr Chrismis Novalinda Ginting S SiT MKes mendukung kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan itu, turut serta dalam perbaikan kualitas pendidikan di Indonesia. “Kegiatan ini juga memberikan dampak positif yang lebih luas, hingga mendorong para tenaga pendidik,” kata rektor lagi.
Menurut Crismis, ini merupakan salah satu wujud dari tanggungjawab bersama untuk memperbaiki kualitas pendidikan di Sumut. Sementara itu di tempat terpisah Ketua BPH UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn kepada wartawan, Sabtu (19/10/2019) menyambut baik kegiatan tersebut. Menurut tokoh pendidikan Sumut ini, dosen perlu diberikan pelatihan untuk memotivasi peningkatan kualitas mutu pengajaran di kampus. “Apalagi ke depan nanti, semua dituntut harus mempersiapkan diri dengan baik, karena tantangan bukan hanya datang dari dalam negeri, melainkan juga luar negeri, bagaimana kita menghasilkan lulusan yang handal di bidangnya,” ungkap Tommy Leonard. Disebutkan Tommy, kegiatan ini patut diapresiasi sebagai bagian dari usaha untuk pendidikan yang lebih baik. (Pul)

Sekolah Global Prima Gudangnya Siswa-siswi Berprestasi


Medan,Faktaonline.Net - Sekolah Global Prima yang berada di Jalan Brigjend Katamso Medan, merupakan gudangnya siswa-siswi berprestasi.
Demikian diungkapkan Kepala SMP Global Prima Maria Linda, SPd, MM kepada wartawan, Sabtu (19/10/2019).
Maria mengatakan hal itu dikarenakan kreativitas dan semangat siswa di Sekolah Global Prima, membuahkan segudang prestasi. “Semua ini karena pembinaan dan kerja keras guru di sekolah Global Prima, sehingga mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam berbagai bidang,” katanya. 

Apalagi dibawah kepemimpinan Dr Willy Tanjaya SH MKn selaku Koordinator Yayasan Global Prima banyak prestasi yang telah diraih oleh peserta didik. Sederet prestasi sekolah yang membanggakan itu seperti, pada tanggal 3-6 Oktober 2019, siswa-siswi Sekolah Global Prima mengikuti ajang perlombaan MEDAN SCHOOL FAIR 2019 yang diadakan di Plaza Medan Fair dan berhasil meraih prestasi yang membanggakan seperti yang diraih oleh Stephania Abigael Simajuntak sebagai juara 1 Vocal Solo kategori TK.
Selanjutnya, Karel Moury Theodore Silalahi sebagai juara 1 Vocal Solo tingkat SD, Fellicia Sinaga sebagai juara harapan 1 Vocal Solo kategori TK, Darrell Andira Putra Pardede juara favotite VocalSolo tingkat SD, M Wesly Anefan Nasution juara 3 Photogenic dan Bintang Benjamin Simajuntak sebagai juara favorit Photogenic.

Selain itu ada Earlyta Carla Purnama Purba sebagai juara 2 lomba Vocal Solo Tikung Festival dan sekaligus sebagai juara 2 colouring competition of Christian Entrepreneur Expo 2019 pada tanggal 5 Oktober 2019. Keiko Abigail Marito Purba siswi TK B sebagai juara 3 colouring competition of Ace Hardware 2019. Lotusha Lawrance dari tingkat SMP sebagai duta Ssswa Berprestasi se-Indonesia 2019 dan Luqman Rozak sebagai juara favorit terbaik ERLANGGA English Speech Contest 2019 se-Sumatera Utara tingkat SMA.

Sementara itu, Kepala SD Global Prima Yubaniar Pratiwi SS MS menyatakan, prestasi demi prestasi yang ditorehkan oleh para anak didiknya, menunjukkan bahwa siswa-siswi Global Prima mampu bersaing dengan sehat dalam setiap kompetisi yang diikuti. “Kami selalu mendukung dan membimbing siswa-siswi untuk meraih prestasi hingga tingkat Internasional. Baik prestasi di bidang akademik maupun nonakademik,” ucap Yubaniar.

Kepala Sekolah PG/TK Loni Arti S Pd menyatakan kebanggaannya atas prestasi yang diraih oleh siswa-siswi Sekolah Global Prima. “Siswa-siswi Global Prima sangat luar biasa, mereka mampu mengukir prestasi yang membanggakan, baik secara akademik maupun non akademik,” katanya. Disamping itu, kata Loni, belajar dan berlatih dengan sungguh-sungguh adalah kunci untuk meraih prestasi.

Hal senada juga disampaikan Kepala Sekolah SMA Global Prima, Indra Kesuma SPd. Pihaknya bangga dengan prestasi yang diukir peserta didiknya. “Sungguh Prestasi yang sangat membanggakan dan perlu diapresiasi, semoga hal ini dapat menjadi acuan dan motivasi bagi siswa-siswi Global Prima lainnya,” ucap Indra. Di tempat terpisah, Koordinator Sekolah Global Prima Dr Willy Tanjaya SH SKom MKn mengatakan, pihaknya selalu mendorong kreatifitas siswa. Pembinaan ekstrakurikuler dan pendampingan bakat siswa, kata Willy Tanjaya, juga tak luput dari perhatian sekolah. “Dukungan kami dengan pembinaan dan pendampingan. Prestasi ini bukan hanya untuk sekolah, tapi agar bermanfaat bagi masyarakat,” ujar doktor muda ini meyakinkan. Willy menyebutkaan, salah satu kunci keberhasilan Sekolah Global Prima mengukir prestasi adalah memberikan Best Service alias layanan terbaik. “Di sekolah Global Prima ini, semua urusan dimudahkan. Kami tidak mau berbelit-belit tentang administrasi dan sebagainya. Siswa pun dilayani secara total dan tuntas,” kata pria yang pernah meraih rekor sebagai doktor bidang hukum termuda versi Museum Rekor Indonesia (MURI), yang diserahkan oleh pihak MURI pada 5 Oktober 2015 lalu. (Pul)

SMKN 1 Gelar Lomba Kipas ke VIII Tahun 2019 , Diikuti Mulai Tingkat SD Hingga SLTA Sederajat


Percut Seituan,Faktaonline.Net - SMK Negeri 1 Percut Seituan Kabupaten Deliserdang kembali menggelar Kompetisi Inspirasi Paskibra Satuan (Kipas) ke VIII Tahun 2019, memperebutkan Piala Gubernur Sumatera Utara yang akan diselenggarakan pada tanggal 21 - 27 Oktober 2019 di halaman sekolah sekolah tersebut. "Kita mengharapkan pembukaan Kompetisi Inspirasi Paskibra Satuan ke VIII nantinya akan dibuka Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara Dr Arsyad Lubis," kata Kepala Sekolah SMKN 1 Percut Seituan, Kasni,MPd diwakili Pembina Paskibra SMKN 1 Percut Seituan Sukirman, SPd, di ruangannya, Sabtu (19/10).

Dikatakan Sukirman, kompetisi Kipas ini, diikuti peserta mulai jenjang Sekolah Dasar (SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Sekolah Menengah Pertama (SMP) Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), " Adapun mata lomba yang dipertandingkan pada Kipas ke VIII yakni, untuk jenjang SD/MI, adalah, Lomba Tata Upacara, Gerak Jalan, Yel-yel kreasi, Sementara lomba untuk Jenjang SMP dan SMA/ SMK yaitu. Lomba Formasi Pengibaran Bendera, Tari Komando dan Pariasi Baris Berbaris" katanya.

Lanjut Sukirman yang juga Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan ini menambahkan,bagi sekolah yang berhasil meraih yang terbaik di kompetisi Kipas ke VIII memperoleh hadiah berupa tropy dan uang pembinaan dari panitia pelaksanan (Panpel). "Tujuan pelaksanaan Kipas ini sebagai ajang tali silaturahmi antar pelajar yang ada di Sumatera Utara dan juga peserta yang dari luar Sumut, serta untuk merajut nilai-nilai persatuan dan kesatuan, paskibra ini merupakan wadah yang positif bagi pelajar dalam mengembangkan minat dan bakatnya."ujarnya.

Pada kesempatan itu, Sukirman menyebutkan, penyelenggaraan Kipas tahun 2019 ini mengalami peningkatan jumlah pesertanya," Alhamdulilah dari tahun ketahun, pertisipasi sekolah-sekolah di Sumut maupun diluar sumut tinggi animonya semakin bertambah, ini menandakan pelaksanannya sebaik membaik" ujarnya.

Sementara peserta yang telah mendaftar kepada panitia hingga penutupan hari Kamis (17/10) lalu, tercatat ada sekira 93 sekolah yang berpartisipasi diajang kompetisi paskibra, yang digelar setiap tahunnya. " Adapun sekolah yang mengikutinya berasal dari Tapanuli Selatan (Tapsel), Binjai, Serdang Bedagai, Kota Medan, Deliserdang dan Langsa Propinsi NAD."ujarnya. (Pul)

Giat Baksos , Kapolres Pelabuhan Belawan Serahkan Tali Asih Kepada Anak Yatim


Belawan,Faktaonline.Net - Walaupun hari minggu saat libur bekerja, namun Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP H. Ikhwan Lubis, SH, MH terus lakukan giat bakti sosial serta memberikan bantuan terhadap masyarakat kurang mampu.

Kali ini, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis mengunjungi kediaman anak yatim, Pepin (15), warga gang Manggis Lk I, Kel. Tanah 600, Kecamatan Medan Marelan, yang kesehariaannya menjadi pengamen jalanan, dan juga menyerahkan tali asih dan sembako yang diterima orangtua Pepin, Minggu (20/10/2019)


Selain Kapolres Pelabuhan Belawan, turut hadir dalam giat tersebut, Kasat Binmas, Kompol Justar Purba, SH, Kapolsek Medan Labuhan, AKP Edy Safari, SH, Wakapolsek Medan Labuhan, Kepling serta warga sekitar

Dalam sambutannya, Kapolres Pelabuhan Belawan mengucapkan rasa bangga dengan Pepin, walau masih berusia 15 tahun, sudah  menjadi tulang punggung keluarga dengan menjadi pengamen jalanan.

Lanjut Kapolres mengatakan, dirinya siap mendukung dan membantu Pepin yang akan mengikuti kompetisi nyanyi di Jakarta, "Saya bersedia untuk memfasilitasi kebutuhan alat alat musik bagi Pepin, sekaligus mengangkat Pepin menjadi penyanyi Grup Polres Pelabuhan Belawan, " pungkas AKBP Ikhwan Lubis.(am)

Hadiri Wisuda ke-54 ITM, Gubernur : Jadilah Sarjana Yang Bisa Mengubah Sumut


Medan,Faktaonline.Net – Menjadi sarjana berarti melangkah maju ke sebuah fase dimana seseorang terjun ke dalam masyarakat, setelah menuntut ilmu di perguruan tinggi. Karena itu, sarjana diharapkan mampu berbuat bagi masyarakat dan kemajuan Sumatera Utara (Sumut) ke depan. “Sarjana haruslah berbuat sesuatu, terutama bagi kemajuan Sumatera Utara. Untuk apa jadi sarjana, kalau tidak ada yang bisa anda buat untuk masyarakat Sumatera Utara,” ujar Gubernur Sumut Edy Rahmayadi pada acara Wisuda ke-54 Institut Teknologi Medan (ITM) di Tiara Convention Center, Jalan Imam Bonjol, Medan, Sabtu (19/10). 

Gubernur mengatakan, membangun Sumut bisa dilakukan dengan inovasi dan mengembangkan kreativitas. Kemampuan mahasiswa teknik harus dimanfaatkan untuk membangun Sumut. Apalagi, beberapa waktu ke depan, Sumut memiliki banyak rencana pembangunan. Untuk itu, katanya, para sarjana haruslah berkontribusi dalam pembangunan tersebut. Serta merancang sendiri pembangunan yang dibutuhkan. “Saya tahu sarjana-sarjana ini pintar-pintar, apalagi kuliahnya di jurusan teknik, pasti bisa merancang (pembangunan) ini semua,” kata Edy Rahmayadi yang didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Sumut Hasmirizal Lubis.

Selain itu, kata Edy, membangun watak pribadi juga harus dilakukan anak-anak Sumut, khususnya para sarjana. Terutama tentang moral dan kejujuran. Seperti Negara Jepang dan Finlandia yang maju karena tertanam sikap kejujuran dalam kehidupan masyarakatnya. “Mulailah langkah pertama dengan kejujuran, ayolah kita jujur sehingga berkurang penjara di kita setiap hari 1 penjara, seperti di Finlandia,” pesan Gubernur.

Rektor ITM Medan Mahrizal Masri menyebutkan ada 530 mahasiswa dari berbagai fakultas yang mengikuti Wisuda ke-54 ini. Kepada para wisudawan rektor mengingatkan, bahwa persaingan hidup ke depan semakin ketat dan kompetitif. Untuk itu para wisudawan diharapkan dapat mempersiapkan diri dengan pengetahuan, kemampuan, dan sikap, agar dapat bersaing pada kompetisi di luar.

Mahrizal juga memaparkan, selama ini ITM telah menorehkan beberapa prestasi. Salah satunya, mobil listrik buatan mahasiswa ITM berkompetisi di sirkuit Sepang Malaysia dalam ajang kompetisi mobil hemat energi tingkat Asia 2019. Serta berhasil finish pada peringkat ke-2.

Ketua Yayasan Pendidikan dan Sosial Dwiwarna Cemerlang mengatakan Sumut tidak bisa dibangun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut sendiri. Harus ada dukungan dari segenap elemen masyarakat, termasuk para mahasiswa yang telah lulus menjadi sarjana. Selain itu, Cemerlang juga berpesan kepada para wisudawan, wisuda bukanlah tujuan akhir. Tapi proses atau perjalanan hidup seseorang. “Acara wisuda bukan tujuan akhir, ini adalah bagian dari perjalanan kalian untuk selanjutnya kerkiprah di masyarakat,” katanya.

Sementara itu diketahui, bahwa 530 mahasiswa yang mengikuti Wisuda ke-54 ini berasal dari 3 fakultas yaitu Fakultas Teknik Sipil & Perencanaan (FTSP), Fakultas Teknologi Industri (FTI), dan Fakultas Teknologi Mineral (FTM). Serta 10 program studi (Prodi), yaitu Teknik Mesin 85, Teknik elektro 72, Teknik Industri 35, Teknik Kimia 58, Teknik Informatika 54, Teknik sipil 78, Teknik Arsitektur 21, Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota 35, Teknik Pertambangan 73, dan Teknik Geologi 19.(Pul/red)

Pererat Silaturahmi dan Kemajuan Organisasi , Dewan Kehormatan Kunjungi PD IWO Lampung Utara


Lampung Utara | Faktaonline.net - Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan koordinasi untuk kemajuan Organisasi, Dewan kehormatan IWO,Irhamuddin,SH,MH  bersama Plt. Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Lampung, Riko Amir menyambangi kantor IWO Lampung Utara (Lampura) Jum'at (18/10/2019).

Kedatangan Irhammudin, SH,. M.M. Dewan Penasehat didampingi Riko Amir selaku Plt. Ketua IWO Propinsi Lampung bertujuan untuk membahas kemajuan Organisasi IWO di Lampura, kedatangannya juga disambut hangat oleh Ketua IWO Lampung Utara, Khoiril Syarif, SE bersama para anggota lainnya.

Khoiril Syarif, mengucapkan selamat datang dan terimakasih atas kunjungan rombongan "Selamat datang dan terima kasih kepada pak Irhammudin, SH. M.M. dan Pak Riko Amir yang sudah hadir dikantor ini, "katanya.

Irhammudin,menuturkan dalam menjalankan tugas sebagai sosial kontrol adalah tugas yang mulia dengan catatan sesuai dengan undang-undang Pers, Menurutnya tanpa ada media masyarakat tidak akan tahu informasi, "Saya hanya mengingatkan pada temen-temen, Ikutilah tata tertib bagi seorang jurnalis dan jangan sampai menyimpang dengan kode etik seorang jurnalis, "kata Irham. Selanjutnya, "Kita harus saling berkordinasi baik itu antara ketua Kabupaten, Provinsi maupun pengurus IWO yan

Sekolah Global Prima Bantu Korban Kebakaran Jalan S Parman Medan


Faktaonline.net - Global Prima Charity Community ( GPCC) salah satu komunitas yang ada di Sekolah Global Prima menyerahkan bantuan paket sembako kepada korban kebakaran di Jalan S Parman, Gang Langgar dan Pasir, Kelurahan Petisah Hulu, Kota Medan.

Rombongan GPCC masing-masing Kepala SMA Global Prima Indra Kesuma SPd MM, Kepala SMP Global Prima Maria Linda SPd MM, Kepala SD Global Prima Yubaniar Pratiwi SS MM, Kepala Sekolah PG/TK Global Prima Loni Arti S Pd MM dan staf di jajaran Sekolah Global Prima diterima langsung kepala lingkungan Misli Lubis dan Lurah setempat.

Erwin Sibero. Kepala SMA Global Prima Indra Kesuma SPd MM mengatakan pihaknya turut prihatin atas kejadian ini. “Semoga keluarga yang ditimpa musibah tabah dan cepat bangkit untuk memperbaiki perekonomian yang sudah porak poranda, dan semoga bantuan dari GPCC dapat meringankan beban dan menjadi motivasi untuk memperbaiki keadaan yang sudah terjadi,” katanya. 

Untuk masalah kemanusiaan, kata Indra Kesuma, tim GPCC sangat peduli dan bergegas langsung untuk menjadi penyemangat mereka. “Ketika sampai di lokasi, seluruh raut wajah yang sangat senang menerima kehadiran kami,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Kepala SMP Global Prima Maria Linda SPd MM. Dikatakannya, kegiatan ini adalah untuk memberikan bantuan kemanusiaan peduli korban kebakaran. Hal ini juga dirasakan sesuai dengan komitmen Sekolah Global Prima. Dalam hal ini GPCC juga mendapat dukungan penuh dari Koordinator Sekolah Global Prima Dr Willy Tanjaya SH SKom MKn.

Maria Linda mengatakan, keluarga besar Global Prima turut prihatin atas kejadian ini. “GPCC hadir sebagai jembatan amal untuk sedikit membantu dan meringankan beban saudara kita yang sedang mengalami kesusahan, ” katanya.

Sementara itu di tempat terpisah, Koordinator Sekolah Global Prima Dr Willy Tanjaya SH SKom MKn kepada wartawan, Kamis (17/10/2019) mengatakan, keluarga besar Sekolah Global Prima turut berduka atas musibah kebakaran ini. Semoga yang mendapat musibah diberi kesabaran dan ketabahan. Willy Tan Jaya menyebutkan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian GPCC dalam rangka membantu sesama, guna meringankan beban korban kebakaran serta seluruh keluarga yang tertimpa musibah tidak berlarut dalam kesedihan namun segera bangkit kembali semangat untuk membangun. “Bantuan dana diberikan juga untuk salah seorang guru Global Prima Tanjit Kaur, namun demikian beliau juga tergerak untuk berbagi kepada korban kebakaran,” kata Willy Tanjaya.

Pada kesempatan itu juga, Willy Tanjaya mengucapkan terimakasih kepada Lurah dan Kepala Lingkungan yang telah menyambut kedatangan rombongan GPCC dari Global Prima. “Terimakasih juga kepada para guru dan orang tua siswa yang telah berpartisipasi dalam penggalangan dana untuk saudara kita yang sedang mengalami musibah kebakaran. Semoga amal baik kita berkenan diterimaNya,” ujarnya  (Pul)