Agama

Agama

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Kagum Cara H. Anif Rayakan Ultah Dengan Menggelar MTQ


Medan I Faktaonline.Net - Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menyatakan kekagumanya terhadap cara H. Anif Shah , orang tua dari Wakil Gubernur Sumatera Utara , Musa Rajekshah dalam merayakan Ulang Tahunnya dengan menggelar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ).
Hal itu dikatakan Gubsu Edy, saat menutup rangkaian acara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-1 Yayasan Haji Anif di Masjid Al Musannif, Komplek Cemara Asri, Medan Estate, Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (23/3).
"Saya baru tahu ada orang di Sumut ini membuat acara MTQ untuk merayakan ulang tahunnya, karena kebanyakan orang merayakan ulang tahun dengan rangkaian pesta mewah. Tapi ini dilakukan dengan tujuan mulia untuk melahirkan generasi yang mencintai Al-quran," pujinya.

Gubsu pun berharap agar acara seperti ini bisa terus dilaksakan. "Tahun ke depanya harus tetap dilaksanakan, jangan hanya 10 atau 20 seperti yang dibilang Ijeck, kegiatan ini harus dibuat sampai akhir nanti, MTQ ini harus tetap diadakan selama Sumut ini masih ada,"tutur Edy.
Edy pun meyakini bahwa ribuan orang yang hadir merupakan wujud dari kecintaan mereka kepada Haji Anif. "Orang sumut pasti kenal siapa Haji Anif, banyak yang bilang dia tak baik. Biarkan orang yang bilang seperti itu tapi kenyataan nya hari ini banyak yang datang untuk mendoakanya," tutur mantan Pangkostrad tersebut.

Musa Rajekshah yang hadir sebagai Ketua Yayasan Haji Anif juga mengaku bahwa acara ini dibuat untuk merayakan ulang tahun ayahnya yang ke-80. "Saya berdiri di sini bukanlah sebagai Wakil Gubernur, sebab saya tak ingin orang mengira karena jabatan acara ini bisa terlaksana," ujar Ketua Yayasan Haji Anif, Musa Rajekshah. Pria yang akrab disapa Ijeck ini pun mengucapkan terima kasih kepada panitia yang siang-malam tak kenal letih. "Saya sangat apresiasi semua panitia yang terlibat, tak dikasih honor tapi setiap hari berkerja, semoga apa yang dikerjakan menjadi amal ibadah," ucapnya.
Di akhir pidatonya, Ijeck terlihat tak sanggup menahan air mata, sebab tak bisa mengucapkan selamat ulang tahun secara langsung kepada sang ayah, H. Anif Shah karena sedang berada di luar negeri. "Yang saya lakukan ini adalah apa yang orang tua saya inginkan, yaitu melahirkan generasi muda yang mencintai Al-quran. Saya mohon maaf karena ayah saya tak bisa hadir. Mohon doanya, agar ayah saya tetap diberi kesehatan selalu," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Ustad Abdul Somad (UAS) pun hadir memberikan tausiah, secara pribadi UAS sudah diundang sejak satu tahun yang lalu. "Saat saya mengiyakan untuk hadir, ada rasa cemas dalam hati, selama ini saya melarang acara ulang tahun yang melakukan tiup lilin, nanti ketika saya datang, saya pula yang diminta untuk tiup lilin. Tapi begitu semalam sampai, dugaan saya salah, perayaannya berbeda dengan mengadakan MTQ. Semoga setelah acara ini, banyak anak muda yang gemar membaca, menghafalkan serta mengamalkan ajaran-ajaran Al-quran," ucap UAS
Sebelum memulai ceramah, UAS didaulat panitia untuk mengambil 10 nama yang berhak mendapatkan hadiah umroh secara gratis, 7 paket disponsori oleh travel umroh, sedangkan sisanya diberikan oleh Gubsu sebagai hadiah. Dalam acara penutupan MTQ ke -1 Yayasan Haji Anif tersebut, juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, R. Sabrina, Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Utara Ny. Nawal Edy Rahmayadi, Wakil Ketua TP PKK Sumatera Utara Ny. Sri Ayu Mihari Musa Rajekshah, Bupati Labura, Kharuddin Syah dan Bupati Langkat, Terbit Rencana Perangin-Angin.

Adapun pemenang dalam MTQ tersebut yakni untuk golongan tilawah kanak-kanak Putra, Yakni M. Fakhrizal Husaini utusan MDTA Istiqomah Medan (Juara 1), Farhan Rahimuddin Munthe utusan SDN 101873 Deli Serdang (Juara 2) dan Adam Al Farizi utusan MIS Nur Al Amin Medan (juara 3). Golongan tilawah kanak-kanak putri, Kirei Anistya Kirana utusan MIN1 Medan dinobatkan sebagai juara pertama, lalu Nafila Anzani Lubis utusan Mts Swasta Al Manar Deli Serdang dan Afifa Hiya Al Ulya utusan SD Swasta Muhammadiyah Tj Morawa Deli Serdang, sebagai juara kedua dan ketiga. Lalu kategori tahfidz kanak-kanak putra juaranya adalah Abdul Rauf utusan Mtsn Binjai, kemudian M. Syafwan Arafif utusan MIN 1 Medan juara kedua, dan M. Khairul Fikri utusan Mts Pesantren Nurul Azmi Medan. Terakhir, kategori tahfidz kanak-kanak putri pemenangnya Nur Adliya utusan SDN 050660 Medan (juara1), Siti Ruhama Sirait utusan SD  IT Sahabat Al-quran Binjai (juara 2), Nur Indah Tian utusan MTS Alwashliyah 63 Punggulan Asahan (juara 3). (red)

Wagubsu Musa Rajekshsh Harap Masjid Dijadikan Pusat Kegiatan Ekonomi Masyarakat


Medan I Faktaonline.Net - Wakil Gubernur Sumatera Utara , Musa Rajekshah mengimbau agar rumah ibadah dapat dijadikan sebagai pusat kegiatan masyarakat sehingga dapat bermanfaat secara ekonomi bagi umat. Sebab semangat membangun masjid juga harus diikuti dengan upaya memakmurkannya.
Hal itu diungkapkannya saat menghadiri dan membuka kegiatan Muslimah Fest 2019 di Masjid Nurul Ihsan, Jalan Durung Medan, Sabtu (23/3).
“Intinya adalah bagaimana kita bisa memakmurkan masjid. Datang ke masjid, diisi lebih banyak safnya, khususnya saat salat subuh, kita tambah lagi safnya. Tambah lagi event seperti ini banyak manfaat. Selain bisa menghadirkan orang untuk datang ke masjid, juga punya manfaat ekonomi,” ujar Wagubsu Musa Rajekshah.

Kegiatan seperti ini kata Wagubsu, sangat baik dan harus terus dilakukan, tidak hanya di satu masjid, tetapi di semua masjid dan rumah ibadah. Sehingga dirinya berharap ini bisa menjadi contoh bagi umat Islam yang lain menggaungkan Islam Rahmatan Lil Alamin melalui berbagai acara yang menarik. Hal ini dicontohkannya seperti saat momentum Ramadhan setiap tahun. Selama satu bulan, pelataran dan lingkungan sekitar masjid ramai diisi kegiatan mulai dari ibadah hingga perdagangan. “Insya Allah kalau kegiatan ini dengan semangat bersama, kompak, saya yakin masjid kita bisa lebih baik, lebih makmur dan banyak umat yang datang. Karena untuk membangun Sumut, pertama adalah bagaimana masyarakat kita imannya baik. Kalau lah ilmunya juga cukup, saya yakin Indonesia akan maju, Sumut menjadi bermartabat,” jelas Musa Rajekshah yang akrab disapa Ijeck ini.

Ijcek juga menyemangati masyarakat khususnya kaum ibu dan anak muda remaja masjid untuk terus menggaungkan syiar agama dengan banyak jalan. Sebab tantangan untuk menjadikannya tren di masyarakat tidak sedikit. Namun dirinya yakin, jika umat pantang menyerah, maka Allah akan berikan petunjuk dan jalan kebaikan. “Yang terpenting juga kita harus menjaga kekompakan, karena saat ini suasana sepertinya terlampau gampang kita dipecah belah. Jadi saya minta kebersamaan ini tetap dijaga,” katanya.

Sementara Ketua BKM Masjid Nurul Ihsan, Zainul Fuad menjelaskan bahwa kegiatan ini sebagai bagian dari upaya mengembalikan fungsi masjid yang tidak hanya sebagai tempat salat dan mengaji saja. Tetapi masjid seperti di masa Rasulullah, adalah sumber atau tempat munculnya peradaban. Rasul menciptakan peradaban dimulai dari masjid. “Maka kita akan mencontoh apa yang digerakkan Rasul di masa itu. Mulai dari pemberdayaan masyarakat secara ekonomi, sosial apalagi keagamaan. Ini yang kurang diperhatikan oleh masjid-masjid,” katanya. Menurutnya masjid harus punya dimensi keagamaan yang kuat, mulai dari salat dan lainnya, kemudian aspek ekonomi. Beberapa contoh dapat dilihat di rumah ibadah umat Islam di Eropa, dengan menjadikan masjid sebagai sarana bagi umat untuk pembangunan, tidak hanya muslim saja, tetapi juga agama lain. “Jadi masjid itu harus berfungsi ganda. Dan Nabi (Muhammad SAW) melakukan itu. Insya Allah akan bisa, dimulai dari masjid. Karena masjid tempat berkumpul umat,” katanya. Selain membuka event, Ijeck juga menerima cenderamata dari panitia sebagai penghargaan dan apresiasi atas kehadiran Ijeck ke Masjid Jami’ Nurul Ihsan. Usai acara, kaum ibu yang memenuhi setengah ruangan masjid pun mengambil kesempatan untuk berfoto bersama Wakil Gubernur Sumut. (red)

KPU Kota Medan Tetapkan Lima Lokasi Kampanye


Medan I Faktaonline.Net  - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan menetapkan 5 lokasi rapat umum untuk kampanye peserta Pemilu 2019 di Kota Medan. Ini berlaku bagi partai politik (parpol), calon anggota DPD, dan tim pemenangan capres-cawapres. Kelima titik yang ditetapkan itu adalah Lapangan Air Bersih (Kecamatan Medan Kota), Lapangan Gajah Mada (Medan Timur), Lapangan Pertiwi (Medan barat), Lapangan Helvetia (Medan Helvetia), dan Lapangan Tanah 600 (Medan Marelan). "Lokasi ini sesuai dengan persetujuan Pemko Medan," kata Komisioner KPU Medan, Edy Suhartono usai rapat koordinasi dengan peserta pemilu di Aula KPU Medan, Kamis (21/3).

Edy mengungkapkan penetapan lokasi rapat umum bukan berdasarkan daerah pemilihan (dapil) yang ada di Kota Medan. Dimana, dalam keputusan KPU RI bahwa Kota Medan masuk dalam Zona A. "Setiap peserta pemilu dapat pilihan dua hari mulai 24 Maret hingga 13 April. Namun pada 3 April 2019 bertepatan libur (perayaan Isra’ Mi’raj) maka jadwal saat itu dikosongkan. Sehingga secara keseluruhan waktu kampanye hanya 20 hari," jelasnya

Sementara itu, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Medan, Bobby O Zulkarnain sempat melayangkan keberatannya terkait penetapan lokasi kampanye rapat umum. Ia menilai 5 lapangan yang menjadi lokasi rapat umum tidak mewakili setiap dapil yang ada di Kota Medan.
Ia meyakini hal tersebut akan merugikan seluruh calon anggota legislatif. "Di Dapil I ada dua lapangan yakni Pertiwi dan Helvetia. Kenapa di Dapil V tidak ada. Harusnya kan bisa digeser satu lapangan yang di Dapil I ke Dapil V," katanya.

Dia menjelaskan, berkaca Pemilu 2014 lalu, lokasi rapat umum untuk kampanye mewakili seluruh dapil. "Padahal ada lapangan Kwala Bekala di Dapil V, kenapa tidak di sana dibuat seperti 2014 lalu," ungkapnya. Karena tidak ada lokasi rapat umum di Dapil V, maka sesuai saran KPU dan Bawaslu, dilakukan rapat tertutup atau pertemuan tatap muka dengan masyarakat. "Berdasarkan aturan, rapat tertutup tingkat kabupaten/kota hanya boleh dihadiri 1.000 undangan. Itu nanti akan kita buat. Cuma belum tahu jadwalnya," sebutnya
Ia mengatakan pihaknya mendapatkan giliran rapat umum di hari pertama dan kedua yakni 24 dan 25 Maret 2019. "Rencananya paslon capres dan cawapres 02 akan menghadiri salah satu rapat umum di Kota Medan. Cuma di mana dan kapan, akan kami koordinasikan lebih jauh dengan Badan Pemenangan Daerah Provinsi dan Nasional," paparnya.(red)

Bupati Serahkan Kunci Bedah Rumah dan Meresmikan Dua Masjid di Batang Kuis Deliserdang


Deliserdang I Faktaonline.Net - Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan mengajak seluruh Umat untuk menjaga Hablum Minallah dan Hablum Minannas yang merupakan perintah Allah yaitu selain menjaga dan mendekatkan hubungan dengan Allah Tuhan yang Maha Kuasa juga menjalin hubungan antar sesama manusia, Hal ini disampaikan pada kunjungan kerja Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan Bersama Wabup H Zainuddin Mars yang dipusatkan di Masjid Al fajari Desa Bintang Meriahi Kecamatan Batang Kuis, Kamis (21/3) sekaligus pembagian 11 kunci bedah rumah dan penandatanganan prasasti peresmian Masjid Al Fajar.

Turut hadir Asisten I Setdakab Dedy Maswardi, Kadis Sosial Hendra Wijaya, Kadis PMD Citra Efendy Capah, Kadis Kominfo Haris Binar Ginting beserta unsur OPD terkait.Acara tersebut disambut oleh Camat Beserta muspika,KUA kec. Batangkuis Kades se Kecamatan Batangkuis,tokoh agama, tokoh masyrakat,tokoh pemuda ,Mewakili GM PT Angkasa Pura I, dan bapak Saryono bersama keluarga yang menghibahkan sebidang tanah untuk pembangunan Masjid Al Fajar.

Bupati Ashari Tambunan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Saryono yang telah berkontribusi dengan menghibahkan tanahnya untuk pembangunan Masjid Al fajar, mudah-mudahan setelah peresmian Masjid Al Fajar ini masyarakat bisa memakmurkan dan menggunakan sebaik-baiknya.Dua acara yang kita laksanakan ini adalah wujud dari ajaran agama.Kita meresmikan masjid ini adalah bagian dari Hablum Minallah, kita bisa menggunakannya untuk sholat, mengaji dan berdo’a. Sejalan dengan penguatan ketaqwaan kita kepada Allah SWT,agama juga tidak hanya mengajarkan ber Hablum Minallah, ber Hablum Minannas juga diajarkan.Salah satu kegiatan ber Hablum Minnanas adalah dengan membantu saudara-saudara kita yang tidak mampu dengan program bedah rumah yang kita selenggarakan hari ini. Pada acara ini juga,
Bupati H Ashari Tambunan dan Wakil Bupati H Zainuddin Mars meyampaikan terima kasih kepada masyarakat Batang Kuis atas kebersamaanya berupaya mewujudkan Kabupaten Deli Serdang khususnya Batang Kuis menjadi wilayah dan masyarakatnya yang maju,berdaya saing, religius dan bersatu dalam kebhinekaan.

Wakil Bupati Deli Serdang H Zainuddin Mars menambahkan,saya berharap dukungan dari Kepala Desa, tokoh masyarakat,tokoh agama dan semua masyarakat Kec. Batang Kuis untuk terus mendukung program-program Pemerintah Kabupaten Deli Serdang. Walaupun Periode masa jabatan saya dengan Pak Ashari Tambunan selesai pada tanggal 14 April yang akan datang. Mari kita lanjutkan, mantapkan dan tingkatkan pembangunan yang ada di Deli Serdang Bersama Bupati H Ashari Tambunan dan HM Ali Yusuf Siregar Wakil Bupati terpilih 2019-2024 ,Saya yakin lewat kebersamaan, kita bergandengan tangan,bahu membahu ,berkerja keras dan bersatu dalam Kebhinekaan dapat membangun Kabupaten Deli Serdang dalam 5 tahun yang akan datang secara maksimal. Ujar H Zainuddin Mars.

Setelah melakukan Persemian dan penandatangan prasasti Masjid Al Fajar, Bupati dan Wakil Bupati beserta rombongan meninjau salah satu rumah yang telah selesai dibedah menjadi layak huni di Dusun III Desa Bintang Meriah yaitu Ibu Misgiani. Dilanjutkan penandatanganan prasasti dan peresmian Masjid Amaliyah di Dusun III Desa Bakaran yang telah selesai di renovasi sekaligus Sholat Dzuhur bersama masyarakat.Kunjungan kerja Bupati diakhiri dengan meninjau Puskesmas Rawat Inap di Jalan Pancasila Desa Bakaran Batu Kec. Batang Kuis yang merupakan salah satu Puskesmas percontohan yang ada di Sumatera Utara(DS01)

Winda Fitrika Taufan Gama Bertekad Menghadirkan Generasi Emas di Kabupaten Asahan


Kisaran I Faktaonline.Net -  Upaya menghadirkan generasi emas Indonesia , Khususnya di Kab. Asahan , masih dibayangi kehadiran Stunting yang masih mengancam. Stunting merujuk pada kondisi tinggi anak yang lebih pendek dari tinggi badan yang seumurannya. Stunting terjadi diakibatkan kekurangan gizi dalam waktu lama pada masa 1000 hari pertama kehidupan (HPK). Indonesia pada saat ini sedang mengalami masalah dengan stunting, hasil riset kesehatan dasar tahun 2013 menunjukkan prevalensi stunting mencapai 37,2 %,

Menyikapi hal tersebut Ketua TP. PKK Kabupaten Asahan Hj. Winda Fitrika Taufan Gama S , berkomitmen untuk menekan angka Stunting di Kab. Asahan, Ragam kegiatan yang berhubungan dengan penanganan Stunting telah masuk dalam program kerja TP. PKK kab Asahan seperti memperbaiki gizi dan kesehatan ibu Hamil , Mendorong Ibu ibu untuk melakukan pemeriksaan kehamilan minimal 4 kali serta memberikan tambahan darah minimal 90 tablet selama kehamilan. 

Disamping Itu Ketua TP. PKK Kab Asahan selalu memberikan bimbingan dan dorongan kepada pengurus PKK sampai ke tingkat desa agar selalu memberikan pengetahuan kepada ibu ibu tentang petingnya memperhatikan kesehatan dan gizi pada masa kehamilan serta setelah ibu melahirkan. Sebagai Perwujudan keseriusan TP .PKK Kab.Asahan dibawah Komando Ibu HJ. Winda Fitika Taufan Gama S dalam menekan angka Stunting di Kab. Asahan beliau secara rutin melaksanakan Pertemuan dengan seluruh Pengurus PKK Kecamatan sampai ke Tingkat desa bahkan beliau tidak jarang terjun langsung untuk meninjau program Senam Ibu Hamil, Sosialisasi Ibu Hamil, dialog Interaktif seputar kehamilan dan kesehatan Ibu Hamil dan Cuci Tangan Pakai Sabun. Dengan demikian Ketua TP.PKK Kab Asahan yang akrab disapa Umi Winda tersebut berharap kedepan dengan bantuan seluruh Steak Holder Angka stunting di Kab. Asahan dapat dituntaskan atau paling tidak dapat ditekan agar cita cita yang terkandung dalam nawacita Membangun generasi Emas dari Pinggiran dapat Terwujud.(hbb)

Semarakkan Hari Jadi Pemkab Asahan ke 73 Digelar Galeri OVOP


Kisaran I Faktaonline.Net - Menyemarakkan Hari Jadi Kabupaten Asahan ke 73 , Pemerintah Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara , menggelar acara Galeri One Village One Product (OVOP) , bertempat di Halaman Parkir Alun-Alun Kota Kisaran, Jum'at (22/3)
Bupati Asahan yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda), Taufik Zainal Abidina membuka secara resmi Galeri OVOP (One Village One Product), yang dihadiri Wakil Bupati Asahan, Ketua TP PKK, OPD, Ketua TP PKK Kecamatan dan Camat se jajaran Kab.Asahan.
Galeri OVOP dilaksanakan selama 3 hari ini, dari tanggal 22 Maret 2019 hingga tanggal 24 Maret 2019,

Sambutan Bupati Asahan dibacakan oleh Sekretaris Daerah, berharap agar pameran ini menjadi ajang menyebarluaskan informasi kepada masyarakat luas tentan produk-produk unggulan yang dikelola UMKM setiap kecamatan. "Sehingga akhirnya dapat meningkatkan pendapatan keluarga dan masyarakat Di masing-masing Kecamatan," ujar Taufik.

Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Asahan Drs H.Witoyo , sebagai Panitia OVOP menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan selama 3 hari. "Selain sebagai media publikasi mengenai pembangunan yang dilaksanakan di desa dan kelurahan di Kecamatan se-Kabupaten Asahan, pameran ini juga sebagai ajang promosi dan pemasaran produk-produk yang dihasilkan masyarakat," jelasnya.

Ditambahkan Witoyo , dengan pelaksanaan pameran ini, terjadi transaksi perdagangan jangka pendek maupun jangka panjang bagi pengusaha mikro kecil. Dijelaskan Witoyo, ada 25 galeri OVOP dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Asahan dan partisipan pada pameran kali ini. Dimana pembiayaan kegiatan ditanggung oleh masing-masing peserta.
Usai acara pembukaan , Ketua TP PKK Kabupaten Asahan Hj. Winda Fitrika dan Sekda Kabupaten Asahan melakukan peninjau an setiap stand Kecamatan yang mengikuti Galeri OVOP (her)

Wagubsu Musa Rajekshah Undang Ustadz Abdul Somad Makan Malam Dikediamannya


Medan I Faktaonline.Net -  Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah menjamu makan malam Ustad Abdul Somad (UAS), di kediamannya komplek Cemara Asri, Jumat malam (22/3). "Saya salut dengan ketabahaan Ustad Abdul Somad, meski beliau mendapatkan kabar ibundanya wafat, tapi demi umat dia tetap memberi tausiah di Bangkalan Jawa Timur. Kalau saya pastilah sudah tidak sanggup dan ingin cepat pulang. Tapi, Masya Allah memang ustad seorang yang istiqomah dan dia tetap memberi tausiah juga ilmu agama kepada masyarakat,"ujar Wagub Sumut yang akrab disapa Ijeck ini.

Menurut Ijeck, wafatnya ibunda UAS tidak hanya menyelimuti duka bagi UAS dan keluarga. Melainkan juga membuat umat Islam berduka, karena keberhasilan seorang ibu seperti sosok ibunda UAS, almarhum Hj. Rohana telah mengantarkan seorang anak yang berhasil di dunia dan di akhirat nantinya. "Maka selagi masih memiliki ibu wajib kita berbakti. Sebab, dari doanyalah yang akan mengantarkan kita berhasil. Meski ibunda Ustad sudah meninggal, saya mengajak Ustad Abdul Somad untuk menemui ibu saya,” ujar Ijeck sembari menyebutkan selama ini UAS sudah sering datang di kediamannya maupun di kediaman orangtuanya.

Sementara itu, UAS dalam tausiahnya mengingatkan kepada kaum muslim untuk berserah diri dan tawakal kepada Allah SWT. Dengan begitu, Insya Allah kata dia, kita akan menjadi seorang yang bertakwa. "Sebab ketakutan manusia kepada sesuatu atau seseorang akan membuat mereka lupa bahwa hidup dan mati adalah karena ridho Allah,"katanya. Dalam kesempatan itu, UAS juga menyampaikan rasa harunya atas sambutan hangat dari keluarga besar H. Anif, "Ibunda saya baru saja kembali kepada Allah SWT, tapi malam ini saya bahagia bisa bertemu dengan seorang ibu (ibu Wagub Sumut) yang sudah berhasil mendidik dan membesarkan anak-anaknya,” katanya.

Menurut UAS, sosok seorang ibu merupakan sosok yang sangat mulia. Hal ini dikarenakan ketika seorang ibu mengandung dan melahirkan seorang anak itu merupakan perbuatan yang mulia. Turut hadir pada jamuan makan malam tersebut, mantan Menteri Agama RI, Said Agil Husin A. Munawar, ibunda Wagub Sumut, Hj Sarifah Rahmah serta sejumlah keluarga besar Wagub Sumut.
Sementara agenda Ustad Abdul Somad di Medan direncanakan, Sabtu (23/3) akan menutup penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Yayasan H Anif ke-1 yang digelar di Masjid Al Musannif Komplek Cemara Asri Medan. Dalam kesempatan tersebut UAS juga dijadwalkan akan mengisi tabliqh akbar. (red)

Bupati Hadiri Apel Gelar Pasukan Gabungan PAM Pemilu 2019


Lubuk Pakam I Faktaonline.Net - Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan menghadiri apel gelar pasukan gabungan dalam rangka pengamanan menghadapi Pemilu 2019 digelar di Lapangan Mapolres Deli Serdang Lubuk Pakam ,Jumat (22/3).Menjadi Irup pada apel gelar pasukan yaitu AKBP Edy Surantha Tarigan, dihadiri juga Kajari Deli Serdang Harli Siregar, Danbrigif 7 RR Letkol Inf Freddino J Silalahi, Komisioner KPUD Deli Serdang, unsur Forkopimda ,OPD terkait, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda. Kapolres ,Bupati ,Kajari beserta Danbrigif 7 RR juga melakukan pengecekan pasukan dan kesiapan alat prasarana kendaraan dinas untuk mendukung operasional pengaman pemilu tahun 2019. tema pelaksanaan apel gelar pasukan ini yakni Tingkatkan Sinergi TNI-Polri dengan komponen bangsa lainnya guna mewujudkan keamanan dalam negeri yang Kondusif di wilayah hukum Polres Deli Serdang.

Kapolres menyampaikan sambutan Menko Polhukam RI Wiranto di depan peserta apel,bahwa ada beberapa penekanan untuk dipedomani bersama dalam melaksanakan tugas pengamanan Pemilu Serentak Tahun 2019. Pahami bahwa tugas pengamanan Pemilu Serentak Tahun 2019 ini adalah kehormatan dan kebanggaan yang tidak dapat dinilai dengan apapun sekaligus menjadi amal ibadah yang akan mendapatkan balasan pahala dari Tuhan Yang Maha Esa bila dilaksanakan dengan tulus ikhlas , Jalin sinergitas antara unsur Pemerintah, TNI-Polri, dan seluruh komponen masyarakat guna mewujudkan keamanan dan kelancaran pelaksanaan tugas, segera kenali, cari, temukan dan atasi serta netralisir potensi kerawanan agar tidak berkembang dan menggangu penyelenggaraan Pemilu Serentak Tahun 2019 Tindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku tehadap pihak-pihak yang mencoba mengganggu kelancaran Pemilu Serentak Tahun 2019, babinsa dan Bhabinkamtibmas harus mampu ikut serta menenangkan masyarakat agar tidak resah dengan menyebarnya berita-berita hoax serta menguatnya politik identitas yang dapat menggerus disintegrasi bangsa dan inventarisir dan berkoordinasi dengan tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda serta tokoh masyarakat untuk memberikan rasa tenang kepada masyarakat sehingga masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan aman.(DS01).

YLHBR Siap Berikan Pendampingan Hukum Untuk Masyarakat


Bandar Lampung | Faktaonline.Net. - Yayasan Lembaga Hukum Bela Rakyat (YLHBR) , yang baru dideklarasikan , siap memperjuangkan hak-hak serta memberi pendampingan hukum untuk masyarakat .Hal itu disampaikan Presidium YLHBR, Hermawan saat memberikan sambutan dalam acara deklarasi yang berlangsung di Kota Bandar Lampung, Jumat (22/3/2019).

Hermawan berharap , YLHBR dapat benar-benar ada ditengah masyarakat yang memang sedang membutuhkan, sehingga lembaga tersebut dapat dirasakan dan berguna untuk masyarakat khususnya Lampung. "Ada tiga poin penting yang melatar belakangi berdirinya lembaga hukum ini, yang pertama YLHBR hadir untuk membela para Ulama jika mana nanti ada Ulama-Ulama yang di persekusi atau yang lainnya. Lalu yang kedua, YLHBR atau yang biasa dikenal sebagai Advokat Bela Rakyat (ABR) ini harus selalu berjalan berdasarkan nilai-nilai keumatan, serta yang ketiga YLHBR akan melakukan langkah-langkah atau program kerja yang konkrit seperti akan membuat pesantren yang orientasi santrinya berasal dari mahasiswa/i, kita ketahui di zaman sekarang ini para pemuda sudah banyak sekali yang terkontaminasi oleh perkembangan zaman, untuk itu kami melalui YLHBR akan mengembalikan nilai-nilai islami pada pemuda," paparnya.

Ditempat yang sama, Ketua Yayasan Lembaga Hukum Bela Rakyat (YLHBR) Andi Ashdik Adly, mengatakan , pihaknya siap berkontribusi untuk kemaslahatan umat, serta akan mengadvokasi permasalahan-permasalahan yang ada di Lampung, seperti yang saat ini dirasakan langsung dampaknya oleh masyarakat adalah rusaknya jalan jalur dua Korpri Bandar Lampung akibat pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), banjir yang terjadi di Tulang Bawang, ganti rugi lahan yang tak kunjung usai serta persoalan lainnya. "Kami disini siap menjadi penyambung suara masyarakat untuk meminta keadilan yang sebenar-benarnya. Terkait kerusakan jalan yang terjadi di jalur dua Korpri, pemerintah harusnya cepat memperbaiki jalan tersebut karena itu dampak dari pembangunan JTTS, begitupun kontraktor yang mengerjakan JTTS itu, jangan memikirkan untungnya saja tetapi tolong gilirkan juga dampak kerugian yang dialami masyarakat setempat," ungkapnya.
Sambung Andi, Itu hanya salah satu contoh perkara yang akan di advokasi oleh YLHBR. "Tidak hanya persoalan itu saja, masih banyak lagi kasus-kasus yang siap kami kawal apalagi menyangkut masalah kemaslahatan umat," pungkasnya. (Syah99)

Tingkatkan Skill, Pangdam I/BB Ikuti Latbak Pistol Perwira


Medan I Faktaonline.Net - Di tengah kesibukannya, Panglima Kodam (Pangdam) I/Bukit Barisan, Mayjen TNI M Sabrar Fadhilah masih menyempatkan diri untuk mengasah skill (kemampuan) menembak pistol . Hal itu terlihat saat Pangdam menghadiri kegiatan latihan menembak pistol yang digelar di Lapangan Tembak Makodam I/BB, Jln Gatot Subroto Km 7,5 Medan, Kamis (21/3/2019).

Di saat seluruh Perwira di Markas Kodam I/BB tengah berlatih menembak pistol triwulan I Tahun Anggaran 2019, Pangdam Mayjen Fadhilah tiba-tiba muncul. Karuan saja, kehadiran orang nomor satu di jajaran Kodam I/BB ikut menambah semangat para perwira yang tengah melakukan latihan menembak pistol.

Pangdam yang diwakili Kapendam I/BB, Kolonel Inf Roy Hansen J Sinaga menjelaskan, latihan menembak yang dilaksanakan setiap triwulan ini memiliki sasaran untuk menghadirkan prajurit dengan kemampuan menembak tepat sasaran pada jarak yang ditetapkan. "Selain itu, tujuan latihan menembak ini juga untuk memelihara dan mengasah kemampuan prajurit Kodam I/BB dalam bidang menembak," ucapnya, seraya menambahkan materi pelaksanaan menembak pistol ini dilakukan dengan tembakan koreksi dan tembakan penilaian.(rel)

Pangdam I/BB Pimpin Penutupan Sidang Percepatan Penyelesaian Perkara Triwulan I TA 2019


Medan I Faktaonline,Net - Panglima Kodam (Pangdam)  I/BB Mayjen TNI M Sabrar Fadhilah pimpin penutupan pelaksanaan sidang percepatan penyelesaian perkara Triwulan I TA. 2019 di jajaran Kodam I/BB, di Ruang Manunggal Lt V Makodam I/BB Jalan Gatot Subroto Km 7,5 Medan ,Kamis (213).

Pada kesemptan tersebut, dalam amanatnya Pangdam I/BB menyampaikan tujuan dilaksanakannya sidang percepatan perkara ini tidak semata-mata hanya untuk mempercepat pelaksanaan proses sidang perkara bagi prajurit di jajaran Kodam I/BB, " Namun dapat menambah wawasan dan pengetahuan tentang bagaimana proses persidangan di pengadilan militer dilaksanakan." katanya. Lanjut Pangdam I/BB , Angka pelanggaran di satuan jajaran Kodam I/BB cukup tinggi, khususnya tindak pidana penyalahgunaan narkoba. " Dengan demikian sidang dapat menyaksikan secara langsung proses percepatan sidang, sehingga diharapkan prajurit/PNS Kodam I/BB dapat menghindari pelanggaran dalam bentuk apapun " pesannya.

faktaonline.net
Selanjutnya Pangdam I/BB, mengharapkan kegiatan sidang percepatan perkara seperti sekarang ini dapat dilaksanakan secara rutin setiap Triwulan, sehingga angka pelanggaran yang dilakukan oleh prajurit di jajaran Kodam I/BB dapat diminimalisir, bahkan ditiadakan, sebagaimana komitmen yang sudah dicanangkan.
Pada kesempatan ini juga, Pangdam I/BB mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada para pejabat di lingkungan komuniti hukum dan semua pihak yang telah mendukung terlaksananya sidang percepatan perkara ini. Berkat koordinasi dan komunikasi yang sudah terjalin baik, maka sidang percepatan perkara Triwuan I dapat berjalan dengan lancar.(rel)

Berkaitan Tugas Jaga Patok Perbatasan , Prajurit Satgas Yonif 126/KC laksanakan Dialog Interaktif di RRI Jayapura


faktaonline.net

Keerom, Papua I Faktaonline.Net -. Prajurit Satgas Yonif 126/KC melaksanakan dialog interaktif berkaitan dengan Tugas dan tanggung jawab Satgas Yonif 126/KC di RRI Jayapura, Rabu (20/03/2019). Dalam siaran langsung RRI Jayapura yang dipandu oleh Bang Bagus dengan Nara Sumber Pasiter dan Patop Satgas Yonif 126/KC yang menyampaikan tentang kegiatan bidang teritorial yang telah dilaksanakan dan masalah Patok Batas Negara.

Dalam siaran tersebut Pasiter Satgas Kapten Inf R.T.P Tampubolon menyampaikan disamping tugas dan tanggung jawab dalam pengamanan perbatasan kami juga membantu kesulitan masyarakat di sepanjang wilayah perbatasan. ' Bantuan yang kami berikan kepada masyarakat di daerah perbatasan seperti tenaga pengajar di sekolah yang kekurangan guru, memberikan pengobatan gratis, gotong royong membersihkan fasilitas umum dan membantu bencana banjir." terangnya.

Patop Satgas Kapten Ctp Eriko F. Hutapea yang menjawab pertanyaan dari pembawa acara tentang Patok perbatasan RI-PNG seperti apa, menjelaskan bahwa Patok batas RI-PNG adalah sebagai tanda batas RI-PNG yang mempunyai tinggi 150 cm dan lebar atas 40 cm dan lebar bawah 60 cm." Prajurit Satgas Yonif 126/KC selalu rutin untuk melaksanakan Patroli Patok untuk pengamanan perbatasanan dan menyakinkan bahwa patok perbatasan tidak hilang, bergeser atau rusak. Masyarakat juga harus mengetahui tentang Patok batas RI-PNG tersebut sehingga bisa menjaga dari kerusakan dan kehilangan Patok tersebut." jelasnya.
Di akhir acara Bang Bagus mengapresiasi Prajurit satgas Yonif 126/KC karena bukan hanya menjaga pengamanan batas negara tetapi juga telah banyak membantu kesulitan masyarakat di daerah perbatasan.(rel)

PAM Pemilu 2019 di Sumatera Utara , Pangdam I/BB Bersama Kapolda Sumut Pimpin Apel Gelar Pasukan Gabungan TNI - Polri

faktaonline.net

Medan I Faktaonline.Net - Panglima Kodam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI M Sabrar Fadhilah bersama Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Adrianto, memimpin apel gelar pasukan gabungan TNI-Polri untuk pengamanan Pemilu 2019 di wilayah Sumatera Utara, bertempat di Lapangan Benteng, Kota Medan, Jumat (22/3/2019). Apel gelar pasukan yang mengangkat tema "Tingkatkan Sinergitas TNI-Polri dengan Komponen Bangsa Lainnya Guna Mewujudkan Keamanan Dalam Negeri yang Kondusif" turut dihadiri seluruh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Sumut, bersama Ketua KPU, Ketua Bawaslu, pimpinan ormas dan pihak terkait lainnya.

Amanat apel dari Menko Polhukam, Wiranto , yang dibacakan Pangdam I/BB menegaskan, apel kesiapan TNI-Polri dan komponen bangsa lainnya yang digelar secara serentak di seluruh Tanah Air, adalah dalam rangka pengamanan Pemilu Tahun 2019. "Pemilu Serentak Tahun 2019 merupakan pesta demokrasi Indonesia yang akan menjadi tonggak sejarah karena dilaksanakan secara serentak, yakni 5 (lima) jenis pemilihan dalam waktu yang bersamaan," jelas Menko Polhukam.
Pemilu serentak kali ini akan menjadi warisan kebanggaan sekaligus menjadi sorotan dunia internasional terkait apakah bangsa Indonesia mampu melaksanakan konsolidasi politik dengan demokratis dan berintegritas dalam rangka memilih pemimpin nasionalnya. "Sukses atau tidaknya perhelatan demokrasi ini sangat tergantung kepada semua pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung. Tidak saja anggota partai politik dan masyarakat yang dituntut untuk taat dan patuh pada berbagai ketentuan yang ada, akan tetapi juga pihak penyelenggara Pemilu, yakni KPU, Bawaslu dan DKPP wajib hukumnya menunjukkan kinerja yang objektif dan transparan. Tidak ketinggalan tentunya fungsi dan peran TNI-Polri yang berada di luar lingkup penyelenggara Pemilu, akan tetapi sangat menentukan suksesnya keberlangsungan Pemilu yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil," papar Menko Polhukam.

Wiranto berharap seluruh komponen bangsa sedapat mungkin mengarahkan opininya, bahwa ajang ini bukanlah untuk membenturkan satu pihak dengan pihak yang lain atau ajang konflik antara kubu yang satu dengan kubu yang lain. "Namun sejatinya, Pemilu Serentak Tahun 2019 untuk memilih pemimpin dan bukan mengadu pemimpin. Momen ini harus menjadi ajang unjuk kompetensi, program dan kapabilitas untuk mendapatkan kepercayaan rakyat yang akan memilihnya menjadi pemimpin nasional," ungkapnya. Menko Polhukam, Wiranto juga menyebutkan bahwa penyelenggaraan Pemilu Serentak Tahun 2019 masih terdapat ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan yang dimungkinkan akan menghambat kelancaran penyelenggaraannya. Bawaslu dan Polri telah mengeluarkan Indeks Kerawanan Pemilu yang merupakan pemetaan terhadap kerawanan-kerawanan yang diprediksi akan timbul dalam penyelenggaraan Pemilu di setiap daerah. Pemetaan kerawanan ini meliputi sisi penyelenggaraan dan sisi keamanan serta ketertiban masyarakat. "Oleh karena itu, saya mengajak seluruh stakeholders terkait untuk segera mengenali, menemukan dan menetralisir serta mengatasi hambatan-hambatan tersebut. TNI-Polri selaku institusi yang bertanggungjawab langsung terhadap pengamanan jalannya Pemilu Serentak tahun 2019. Apabila menemukan adanya kerawanan dan hambatan, harus dapat mengambil suatu tindakan tegas sesuai dengan Prosedur Tetap dan aturan hukum yang berlaku," tegas Menko Polhukam.

Di bagian akhirnya amanatnya, Menko Polhukam, Wiranto mengingatkan seluruh komponen bangsa untuk mewaspadai politik identitas yang menggunakan isu-isu SARA, dan penyebaran berita Hoax melalui media sosial.,  Kepada 453.133 prajurit TNI-Polri beserta dukungan alutsista yang dilibatkan dalam Pengamanan Pemilu 2019, Menko Wiranto menegaskan, agar menyadari bahwa tugas mengamankan penyelenggaraan Pemilu Serentak tahun 2019 ini adalah kehormatan dan kebanggaan, karena sama nilainya dengan menjaga keutuhan bangsa atau menjamin terwujudnya keamanan dan ketertiban masyarakat. "Untuk itu saya berharap kepada seluruh prajurit TNI-Polri dan komponen masyarakat yang dilibatkan, agar melaksanakan tugas ini dengan penuh dedikasi dan rasa tanggungjawab. Karena bagi Prajurit Bhayangkari Negara, tugas adalah kehormatan yang tidak ternilai harganya," tegasnya.

Menko Wiranto juga mengingatkan kepada seluruh prajurit TNI-Polri dan komponen masyarakat yang dilibatkan dalam pengamanan Pemilu 2019, untuk mampu mendewasakan masyarakat dalam berdemokrasi, sehingga tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu dan berita bohong atau Hoax yang beredar dan menimbulkan keresahan. "Saya sangat meyakini bahwa unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta perangkat pemerintahan pada strata desa/kelurahan sangat menguasai situasi di wilayahnya. Dengan bekal inilah diharapkan saudara-saudara mampu menjaga stabillitas keamanan dalam penyelenggaraan Pemilu Serentak Tahun 2019," pungkasnya.

Di acara yang sama, Pangdam I/BB dalam kesempatan doorstop dengan media menegaskan, bahwa keterlibatan TNI dalam pengamanan Pemilu 2019 adalah sebagai perbantuan (BKO). "Dalam rangka mewujudkan sinergitas dengan Polri dan penyelenggara Pemilu serta seluruh komponen masyarakat, maka TNI siap memberikan bantuan pengamanan, sehingga setiap permasalahan yang muncul di lapangan dapat dihadapi, dikoordinasikan dan dipecahkan bersama," tukas Mayjen Fadhilah.

Turut serta dalam apel gelar pasukan pengamanan Pemilu 2019 di wilayah Sumut ini, antara lain Danlantamal I, Laksma TNI Ali Triswanto, Pangkosekhanudnas III, Marsma TNI Djhon Amarul, Kabinda Sumut, Brigjen TNI Ruruh W, Kasdam I/BB, Brigjen TNI Hassanudin beserta PJU Kodam I/BB, Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto beserta PJU Polda Sumut, para Danrem jajaran Kodam I/BB, Danlanud Soewondo, Kolonel Pnb Dirk Poltje Lengkey, Dandim 0201/BS, Kolonel Inf Yuda Rismansyah, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto, dan pejabat sipil lainnya.(rel)

Banjir Rob Landa Kota Tanjung Balai , Warga Resah , Aktivifitas Juga Terganggu



Tanjungbalai I Faktaonline.Net  - Aktivitas warga Tanjungbalai terganggu, pasalnya hampir seluruh penjuru kota terendam air karena mengalami banjir Rob atau pasang air laut naik yang terjadi, mencapai 30 centimeter.  sejak pukul 16.00 WIB hingga 19 .00 WIB, Jum'at (22/3)
Pantauan faktaonline.Net, banjir rob tak hanya merendam diinti kota, banjir juga melanda hingga kelingkungan pemukiman penduduk di sepanjang bantaran Sungai Silo dan Sungai Asahan di enam kecamatan se-Kota Tanjungbalai.

Menurut Dahlan (75), seorang warga Kecamatan Tanjungbalai Utara mengatakan, permukiman penduduk yang berada di kawasan inti kota memang kerap menjadi langganan banjir rob saat gelombang air laut naik. " Akibatnya, banyak perabotan rumah tangga yang rusak terendam air laut, dan infrastuktur jalan mengalami kerusakan." katanya.
Lanjut Dahlan, yang rumahnya juga kemasukan air mengatakan, Sudah tiga hari pasang air laut naik, Saat ini ketinggian air laut sudah mencapai 40 centimeter, " Kami harus kerja ekstra, menimba air dan membersihkan rumah dari genangan air yang masuk,” ucapnya

Dahlan berharap agar Pemko Tanjungbalai dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara harus serius menyikapi permasalahan banjir yang sudah sering terjadi akibat pasang air laut. Sungai Silo dan Sungai Asahan yang membelah Kota Tanjungbalai, alurnya sudah lama sekali alur tidak dikeruk, sehingga mengalami pendangkalan, karena pasir yang berada dihulu sungai tersebut turun. Kurangnya kesadaran masyarakat membuang sampah sembarangan menjadi salah satu penyebab banjir, dan juga pemukiman warga seperti ruko- ruko di Kota Tanjungbalai seenaknya saja menutup drainase yang ada. Selain itu pembangunan drainase yang dilaksanakan oleh Pemko Tanjungbalai seperti tanpa perencanaan yang matang, buktinya drainase tersebut tidak dapat mengalirkan air, ujar Dahlan (SB).

Memperingati Hari Jadi Kabupaten Asahan yang Ke-73 , GMMA Gelar Tabligh Akbar


faktaonline.net

Kisaran I Faktaonline.Net - Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten  Asahan ke 73, Gerakan Muda Mudi Adz-Dziniyah (GMMA) Kab. Asahan,menggelar Tabligh Akbar yang diadakan di Masjid Agung H. Achmad Bakrie Kisaran , Jum'at (22/3).
Hadir Bupati Asahan diwakili Sekretaris Daerah, Pembina Adz-Dziniyah Kab. Asahan Umi Hj. Winda Fitrika Taufan Gama S, OPD, Ketua Umum GMMA Kab. Asahan , Sandi Pradana.

Ketua Umum GMMA kab. Asahan dalam Laporannya menyampaikan , terlaksananya tabligh Akbar pada hari ini adalah berkat dorongan yang kuat dari Pembina GMMA kab. Asahan Umi Winda Fitrika Taufan Gama S yang selalu memberikan dorongan dan arahan sehingga program-program yang ada di Organisasi GMMA dapat berjalan dengan baik dan bermanfaat untuk masyarakat Kab. Asahan.

Pembina GMMA Kab. Asahan Hj. Winda Fitrika Taufan Gama, S dalam sambutannya menyampaikan Harapannya agar dalam mengikuti Tabligh Akbar Pada hari ini supaya diikuti dengan tertib agar Makna dari acara ini dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, beliau juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada ketua dan pengurus GMMA Kab. Asahan yg telah melaksanakan Tabligh Akbar pada Hari ini.

Bupati Asahan dalam sambutannya yang disampaikan Sekdakab Asahan Menyampaikan selamat HUT Kabupaten Asahan yang Ke 73,dan dalam kesempatan ini kita manfaatkan untuk bersilaturahmi sekaligus mengadakan Tabligh Akbar . Untuk menambah ilmu dan wawasan,marilah kita dengarkan dengan seksama Tausyah yang akan disampaikan oleh penceramahk kita,kepada Ustadz,kami beri waktu yang seluas luasnya untuk dapat memberikan Tausyahnya kepada kita semua,ujar Sekdakab Asahan mengakhiri pidatonya., Ustad H. Zulkhaidir Pinayungan dalam ceramahnya yang diawali dengan zikir bersama, beliau menyampaikan bagaimana pembinaan generasi muda melalu organisasi yang bermanfaat bisa minghindari kita dari perbuatan maksiat.(hbb)