Total Viewers

Agama

Agama

DPD IPK Tanjung Balai Periode 2020-2025 Di Lantik


Tanjung Balai I Faktaonline.Net - Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kota Tanjung Balai Periode 2020-2025 dilantik oleh Ketua DPD IPK Sumatera Utara, Bastian Panggabean, ditandai dengan penyerahan SK dan Pataka IPK kepada pengurus yang dilantik, di Halaman GOR Tanjung Balai, Sabtu (18/1/2020). Turut hadir dalam pelantikan tersebut, Wali kota Tanjungbalai HM Syahrial, Forkopimda Tanjung Balai, Ketua KNPI Tanjungbalai Mahyaruddin, Penasehat DPD IPK Tanjung Balai H Zulkifli Amsar Batubara, rombongan DPD Sumatera Utara, seluruh DPD IPK se- Sumatera Utara, OKP, Ormas dan Undangan lainnya.

Pelantikan berdasarkan SK.326/A/DPD-IPK/SU/I/2020, tertanggal 18 Januari 2020, tentang susunan komposisi dan personalia pengurusan DPD IPK Tanjung Balai periode 2020-2025, mereka yang dilantik yakni, Ketua M Yunus Batu Bara, Sekretaris PHS Barimbing, Bendahara BJP Sianturi dan para pengurus lainnya, Ketua terpilih M Yunus Batu Bara dalam pidatonya mengatakan, saya berharap IPK Tanjung Balai mampu menjalin kebersamaan serta mewujudkan pemikiran baru dalam organisasi kepemudaan, agar dapat memberi masukan pada masyarakat, juga di pemerintahan untuk kedamaian dan ketertiban di kota Tanjung Balai, Saya juga berharap pengurus bisa bersatu dalam menjalankan roda organisasi, Kata M Yunus.

Wakil ketua DPD IPK Sumatera Utara, Iswanda Ramli dalam sambutannya mengatakan, kepada pengurus yang baru dilantik agar dapat menjaga hubungan baik antara sipil militer sehingga program kerja IPK dapat berjalan sesuai yang diharapkan, serta dapat menjaga hubungan baik antara sesama organisasi di kota Tanjungbalai,
"Agar IPK di cintai masyarakat di kota Tanjung Balai, Bangun jembatan hati sesama pengurus yang baru dilantik, dan segera lakukan konsolidasi organisasi sampai ketingkat ranting, Kata Iswanda.

Ketua KNPI Tanjung Balai Mahyaruddin, dalam sambutannya mengatakan, saya sangat meng apresiasi, atas pelantikan DPD IPK Tanjung Balai dan rasa kekompakan seluruh DPD IPK se- Sumatera Utara, sangat luar biasa, kata Mahyaruddin Salim B. "Selamat dan sukses atas pelantikan DPD IPK Tanjung Balai, semoga ini merupakan momentum yang baik untuk regenerasi IPK Tanjung Balai" ucapnya.
 Dikatakannya, kekuatan IPK pada saat ini telah sama-sama kita saksikan sangat luar biasa, KNPI Tanjungbalai tetap membuka komunikasi yang baik seluas-luasnya kepada seluruh pengurus DPD IPK Tanjung Balai dan juga ke semua organisasi kepemudaaan di kota TanjungBalai, Ujarnya. 

Sementara, Wali kota Tanjungbalai HM Syahrial dalam sambutannya mengatakan, Selamat kepada DPD IPK Tanjungbalai yang baru dilantik Semoga kita bisa bersama-sama menguatkan visi dan misi kota Tanjungbalai kedepannya Demi kemajuan dalam berbagai sektor di kota Tanjung Balai Selamat bertugas dan berkarya bersama kita bangun kota Tanjungbalai yang BERSIH (Berprestasi Religius Sejahtera Indah dan Harmonis), Semoga apa yang kita rencanakan dan kerjakan sebagai bentuk pengabdian kepada agama nusa dan bangsa mendapat rahmat dan Ridhonya, kata Syahrial. (SB)

Mahyaruddin Salim Beri Bantuan Korban Kebakaran di Tanjung Balai


Tanjung Balai I Faktaonline.Net - Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Mahyaruddin Salim B melaksanakan kegiatan sosial berupa penyerahan bantuan kepada korban kebakaran warga Jalan Tuamang, Gang Kecubung Lingkungan II, Kelurahan Perjuangan, Kecamatan Teluk Nibung, Sabtu (18/1/2020).
Bantuan berupa sembako dan sejumlah uang penali kasih langsung diserahkan Mahyaruddin kepada warga yang terkena musibah kebakaran yaitu, Husin Basri, Suprayetno dan Rusli.
 Di hadapan korban, Mahyaruddin menyebutkan bahwa kedatangannya bertujuan untuk menghibur dan meringankan beban warga korban kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu.

"Saya turut prihatin atas musibah kebakaran ini. Semoga warga tabah dan kuat atas cobaan dari Yang Maha Kuasa, karena dibalik musibah itu akan ada hikmah yang diberikan kepada kita, bantuan yang saya bawa adalah sebagai wujud bukti perhatian saya kepada warga, karena saya orang Tanjungbalai,
Inilah kelebihannya masyarakat Tanjung balai telah mempunyai Wakil Rakyat duduk di DPRD Sumut, sehingga bantuan-bantuan yang berkaitan dengan masyarakat dapat segera diupayakan dari Provinsi dan Kota Tanjung Balai adalah menjadi prioritas saya" Kata Mahyaruddin.
Dengan jabatan sebagai anggota DPRD Tanjung Balai, saya selalu menanamkan apa yang bisa diperbuat untuk masyarakat kota Tanjung Balai, "mari kita tingkatkan kesadaran untuk menjaga lingkungan kita masing-masing dari bahaya kebakaran" ujar Mahyaruddin.

Husin Basri (56) salah seorang warga korban mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan, "Semoga ini bermanfaat, dan dapat meringankan beban kami, harapan kami Mahyaruddin Salim agar selalu turun ke daerah guna melihat, memperhatikan dan mengayomi masyarakat kota Tanjung Balai," harap Husin Basri.

Sebelumnya di Jalan Tuamang, Gang Kecubung, Lingkungan II, belakang PT Halindo, Kelurahan Perjuangan, Kecamatan Teluk Nibung, Rabu (15/01/2020) sekira pukul 12.30 wib, sijago merah telah menghanguskan dua rumah semi permanen dan satu rumah warga terpaksa dirusak untuk mencegah meluasnya api. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun akibat kebakaran tersebut kerugian ditaksir puluhan juta rupiah dan asal api diduga dari korsleting arus pendek listrik yang berada dibumbungan atap rumah.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Teluk Nibung M Ali, Lurah Kelurahan Perjuangan, Tokoh Masyarakat, Kepala Lingkungan dan masyarakat sekitar. (SB).

Disarankan Dapat Bersinergi Dengan Pemprovsu , IKA ASSIK SMA Kartika I 1-2 Dilantik

Medan,Faktaonline.Net - Pengukuhan dan pelantikan segenap pengurus Ikatan Alumni (IKA) Siswa-Siswi SMA Kartika I 1-2 (IKA ASSIK SMA Kartika I 1-2), priode 2019-20121 terselenggara dengan sukses. Kegiatan pengukuhan dan pelantikan bertempat di Hall Wisma Benteng Medan, Jum’at malam (17/1/2020).

Hadir di acara, Gubernur Sumatera Utara H Edy Rahmayadi di wakili Kepala Biro Administrasi dan Pembangunan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) Syafruddin, SH, MHum, Ketua Yayasan Kartika Jaya Cabang – I/ Bukit Barisisan Nyonya Hj Dra Tri Sasanti MS Fadhilah dan segenap para alumni.

Usai dikukuhkan dan dilantik, Ketua Umum IKA ASSIK SMA Kartika I 1-2 Dra Hanifah Yasin, MSi mengharapkan dukungan seluruh alumni.”Kakak-kakak, abang-abang dan adik-adik dukung kami. Mudah-mudahan program kerja kami lebih baik dan apa yang menjadi tujuan kita bersama dapat tercapai,” harap Hanifah

Gubernur Sumatera Utara H Edy Rahmayadi di wakili Kepala Biro Administrasi dan Pembangunan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemrovsu) Syafruddin, SH, MHum dalam sambutannya menyarankan agar program kerja IKA ASSIK SMA Kartika I 1-2 bersinergi dengan program Pemprovsu. 

Mewakili alumni, John Ismadi Lubis yang alumni angkatan tahun 1975 mengatakan saya alumni pertama. "Kini saatnya kita dipersatukan di dalam silaturahmi. Mari kita besarkan IKA ASSIK SMA Kartika I 1-2,”saran John.

Acara pengukuhan dan pelantikan tampak berjalan aman dan lancar hingga usai kegiatan. Acara yang penuh semangat kekeluargaan dan silaturahmi itu di awali dengan makan malam, hiburan musik dan lucky draw. (fajaruddin batubara)

Pertamakali Berdiri Diareal Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara , Edy Rahmayadi Resmikan Masjid Gubsu


Medan,Faktaonline.Net - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meresmikan Masjid Gubsu, Jalan Sudirman Nomor 41 Medan, Jumat (17/01).
Masjid baru yang memiliki 9 pintu serta kubah berwarna kuning emas ini dibuka untuk masyarakat umum dalam melaksanakan ibadah salat 5 waktu dan kegiatan keagamaan lainnya. Masjid yang berada di areal Rumah Dinas Gubernur tersebut dibangun sejak Juni 2019, mampu menampung sebanyak 500 jemaah dan bisa diakses masyarakat melalui dari Jalan Urip Sumoharjo.

Peresmian masjid ditandai dengan pemotongan pita oleh Ketua TP PKK Sumut Nawal Edy Rahmayadi dan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Sumut Edy Rahmayadi. Kegiatan dilanjutkan dengan Sholat Jum'at perdana di Masjid Gubsu, makan siang bersama, dan pemberian tali asih kepada anak-anak panti asuhan.

Dalam sambutannya, Gubernur mengatakan siapapun boleh menggunakan masjid tersebut untuk berbagai kegiatan yang berhubungan dengan kebaikan umat. Masjid tidak hanya digunakan untuk beribadah saja, melainkan bisa untuk berdakwah, bersilaturahmi dan kegiatan yang berhubungan dengan kebaikan umat. "Manfaatkan masjid ini untuk beribadah, silaturahmi dan membahas sesuatu untuk kebaikan umat. Bagi yang mau tausiyah jika tidak ada tempat gunakan masjid ini," kata Edy Rahmayadi.

Menurut Edy, masjid ini dibangun karena di sekitar Rumah Dinas Gubernur tidak ada masjid yang dekat. Dia bahkan tidak pernah mendengar azan jika sedang berada di rumah dinas. Padahal, selain untuk panggilan menunaikan shalat (berjemaah), juga bisa sebagai penanda waktu. "Jika saya duduk di sini (rumah dinas) tidak pernah mendengar azan, Insya Allah dengan adanya mesjid ini akan terdengar azan di sini. Azan di sini selain fungsinya sebagai masuknya waktu shalat, juga menunjukan waktu," kata Gubernur.

Pada kesempatan itu, Edy Rahmayadi berkesempatan menamai masjid tersebut dengan nama Masjid Gubsu yang merupakan singkatan dari Gubernur Sumatera Utara. "Kita namakan masjid ini dengan Masjid Gubsu biar adil. Gubsu tidak selamanya Edy Rahmayadi. Siapapun bisa jadi Gubsu," katanya.

Asisten Administrasi Umum dan Aset M Fitriyus mengatakan pembangunan masjid ini dimulai sejak Juni 2019. Didanai dengan APBD Pemprov Sumut tahun 2019. “Masjid ini terbuka untuk umum, silahkan masyarakat menggunakannnya untuk shalat lima waktu atau kegiatan keagamaan lainnya,” ujarnya.

Fitriyus juga menceritakan alasan dibangunnya masjid tersebut. Sewaktu baru memasuki dan berkeliling rumah dinas. Gubernur menyampaikan agar dibangun masjid di tempat ini karena pasti banyak kegiatan yang diadakan di rumah dinas. "Selain itu banyak masyarakat di sekitar masjid, sementara masjid di kelurahan ini (Anggrung) sangat berjauhan," kata Fitriyus.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Danlantamal I Belawan Abdul Rasyid Kacong, Pangkosek Hanudnas III Djohn Amarul, Danlanud Soewondo Meka Yudanto, Ketua MUI Sumut Abdullah Syah, Sekretaris Umum MUI Sumut Ardiansyah, organisasi masyarakat, OPD Pemprov Sumut, serta anak-anak Panti Asuhan Pulau Brayan, Medan. (r)

Bupati Lantik Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemkab Deli Serdang , Nasib Solichin Jadi Sekcam Percut Seituan


Lubuk Pakam,Faktaonline.Net -  Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan mengambil sumpah/janji , melantik dan mengangkat Administrator dan pengawas di lingkungan Pemkab Deli Serdang di Aula Cendana Kantor Bupati Deli Serdang, Lubuk Pakam, Jum'at (17/1).

Turut hadir Wakil Bupati Deli Serdang HM Ali Yusuf Siregar, Ketua TP PKK Deli Serdang Ny Hj Yunita Ashari Tambunan, Ketua GOPTKI Ny Hj Sri Pepeni Yusuf Siregar, Sekdakab Darwin Zein Ssos, Ketua Dharmawanita Persatuan Ny. Herwati Darwin Zein, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Pimpinan OPD dan para Camat Se Kab Deli Serdang.

Adapun Pejabat yang dilantik diantaranya, Sandra Dewi Situmorang menjadi Camat Pancur Batu, M Faisal Nasution menjadi Camat Kutalim Baru, Marianto Irawadi menjadi Camat Tanjung Morawa, Sandi Sihombing menjadi Sekretaris Kecamatan Deli Tua, Raden Mewah Ristanto menjadi Camat Bangun Purba, Muhammad Azizur Rahman menjadi Sekretaris Camat Bangun Purba, Boby Arianto menjadi Lurah Lubuk Pakam III, Nasib Solichin menjadi Sekretaris Camat Percut SeiTuan, Eko Sapriadi menjadi Kabag Pemberdayaan Masyarakat dan Ketentraman, Ketertiban Umum Perlindungan Masyarakat Setdakab, Drs. Muhammad Abduh Rizali Siregar menjadi Kabag Umum Setdakab dan Feri Herlina menjadi Kasi Kebersihan Kantor Camat Galang.

Bupati H Ashari Tambunan mengatakan bahwa pelaksanaan mutasi, rotasi dan promosi jabatan, adalah hal yang lumrah dan biasa dilakukan, untuk memenuhi kebutuhan dan tuntutan organisasi sekaligus juga merupakan bagian dari pembinaan karier aparatur sipil negara, yang dilandasi atas dasar pertimbangan, evaluasi, review atas kinerja yang selama ini telah dilaksanakan, "Terpilihnya saudara – saudara untuk menduduki jabatan sebagai administrator dan pengawas, tentunya didasarkan atas penilaian, bahwa saudara – saudara dianggap dan dipandang memenuhi persyaratan dan berbagai kriteria" katanya.

Ditegaskan Bupati, Kepada pejabat yang trlah diberi kepercayaan dan dilantik pada hari ini, dapat memperhatikan hal - hal sebagai berikut : pertama, segera lakukan adaptasi terhadap tugas pokok dan fungsi jabatan masing - masing. Kedua, ciptakanlah suasana kerja yang kondusif dan pupuk kerja sama yang baik di tempat tugas saudara masing masing, agar mendapat dukungan penuh dari para bawahan. Ketiga, kebutuhan dan kepentingan masyarakat semakin meningkat dan beragam. Oleh karena itu, tingkatkan motivasi dan semangat kerja, karena tugas pelayanan bukanlah pekerjaan mudah, Ingat, bahwa saudara saudara adalah pamong yang senantiasa mengayomi dan memberi keteduhan dan rasa aman kepada seluruh masyarakat. Keempat, tugas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan, hanya dapat kita laksanakan dengan dukungan pendapatan asli daerah. Karena itu, saya mengingatkan kepada saudara saudara, untuk mengenali dan menggali seluruh potensi yang ada di wilayah kerja masing – masing, salah satu diantaranya adalah target pendapatan asli daerah kita yang belum membesarkan hati.

Saya juga tidak ingin mendengar capaian PAD kita tidak sama dan sebangun dengan potensi yang sebenarnya, dikarenakan kurangnya sikap tanggap dan kepedulian dari kita khususnya para pengelola PAD tersebut yang didalamnya termasuk saudara saudara sendiri. Kita sedang susun parameter untuk mengukur kinerja masing - masing unit kerja, agar kelihatan mana yang serius bekerja atau tidak, dan selanjutnya secara berkala, akan kita evaluasi kembali, "Oleh sebab itu, bekerjalah dengan sungguh sungguh, penuh keikhlasan dan kejujuran. Tunjukkan, bahwa saudara saudara memang pantas diberi kepercayaan mengemban amanah dan kepercayaan ini ”.Pungkas Bupati. (DS01)

Diikuti Sejumlah OPD , Upacara Hari Kesadaran Nasional di Lingkungan Pemerintah Provinsi Sumut Berjalan Lancar


Medan,Faktaonline.Net - Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) diharapkan dapat segera beradaptasi dengan berbagai perubahan seiring perkembangan zaman serta menyikapinya dengan penuh optimis dan yakin bahwa perubahan tersebut akan membawa kebaikan.
Demikian disampaikan Asisten Administrasi Umum dan Aset Setdaprov Sumut M Fitriyus ketika mewakili Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menjadi Pembina Upacara Hari Kesadaran Nasional Pemprov Sumut, di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Nomor 30 Medan, Jumat (17/01).

Disebutkan, pada tahun anggaran baru ini akan terjadi perubahan-perubahan kebijakan, baik dalam sistem pengelolaan administrasi pemerintahan maupun sistem penataan dan pengelolaan aparatur sipil negara, sehubungan dengan terbitnya Permendagri Nomor 56 tahun 2019 tentang Pedoman Nomenklatur dan Unit Kerja Sekretarian Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota. “Perubahan-perubahan tersebut hendaklah kita sikapi dengan penuh optimisme dan yakinlah akan membawa pengelolaan pemerintahan yang lebih baik dengan tetap memperhatikan kesejahteraan para aparatur sipil negara,” ujar Fitriyus membacakan sambutan Gubernur.

Disampaikan juga, bahwa saat ini terjadi perubahan era yang dikenal dengan era revolusi industri 4.0 yang ditandai dengan mekanisasi produksi untuk menunjang efektivitas dan efesiensi aktivitas manusia. Era revolusi industri 4.0 tidak saja memiliki dampak terhadap dunia usaha dan industri namun juga terhadap lingkungan birokrasi pemerintah. Birokrasi tidak bisa lagi dijalankan dengan lamban serta cara-cara konvensional. Namun dituntut kecepatan, ketepatan, responsivitas serta profesionalisme dengan transformasi kinerja yang tidak lagi berdasarkan pada penggunaan kertas-kertas (paper less). “Kunci utamanya adalah penguasaan dan pemanfaatan teknologi dalam menunjang kinerja birokrasi,” sebutnya.

Di Lingkungan Pemprov Sumut hal ini telah mulai diimplementasikan pada beberapa tahun terakhir yang ditandai dengan lahirnya aplikasi-aplikasi, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan dan pelaporan kegiatan. Di antaranya e-planning, e-budgeting, e-samsat, e-absensi, e-lapor dan aplikasi-aplikasi lain yang akan terus dikembangkan. “Khusus untuk pengolaan surat menyurat pada tahun 2019 kita telah mulai mengimplementasikan sistem informasi surat masuk dan surat ke luar atau yang lebih dikenal dengan singkatan ‘Sisumaker’. Pada tahun 2020 ini pemanfaatan Sisumaker akan terus didorong bagi seluruh organisasi perangkat daerah di Lingkungan Pemprov Sumut,” katanya.

Selain itu, untuk merespons era baru ini, Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Sumut juga melaksanakan revitalisasi gedung yang diarahkan bagi pembangunan ‘smart building’ menuju ‘smart office’. Revitalisasi ini dilaksanakan untuk mengubah tampilan gedung dan ruangan-ruangan kerja menjadi ruangan terbuka (open space), ruangan yang terintegrasi dan tersistem sehingga memberikan atmosfir dan suasana kerja yang nyaman, aman, terkontrol dan terkendali yang bermuara pada efisiensi penggunaan sumber daya, energi dan utamanya berdampak pada kinerja serta capaian kerja pegawai. Semangat melakukan revitalisasi gedung smart office di Sekretariat Daerah ini nantinya diharapkan memberi patron terhadap gedung perkantoran dan ruangan-ruangan kerja pegawai di seluruh organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemprov Sumut. “Namun, revitalisasi gedung tersebut hendaklah tidak dipandang sebagai proyek semata, tetapi benar-benar digerakkan oleh niatan utama untuk meningkatkan kinerja dan budaya kerja positif di lingkungan birokrasi Pemprov Sumut,” harapnya. Upacara Hari Kesadaran Nasional Pemprov Sumut yang diikuti sejumlah Pimpinan OPD dan ratusan ASN di lingkungan Pemprov Sumut tersebut berlangsung tertib dan lancar. (redd)

Wakil Bupati Deli Serdang Menghadiri Pembukaan Tunas Karya Festival Tahun 2020


Batang Kuis, Faktaonline.Net -  Sebanyak 2732 peserta berasal dari berbagai Kabupaten/Kota di Sumatra Utara mengikuti perlombaan Tunas Karya Festival Tahun 2020, yang berlangsung mulai tanggal 16 sampai 20 Januari 2020 bertempat di Sekolah Yayasan Perguruan Tunas Karya Batang Kuis ,Jalan..Batang Kuis, Desa Tanjung Sari, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara, Kamis ( 16/1)
Dengan bertemakan"Merangkai Potensi Meraih Cita-Cita "dan motto" Mandiri, kreatif dan persaudaraan "Tunas Karya Festival Tahun 2020 tersebut resmi di buka langsung oleh Wakil Bupati Deli Serdang HMA Yusuf Siregar, yang di tandai dengan memukul alat musik Marching Band dan pelepasan balon ke udara..

Wakil Bupati Deli Serdang HM Ali Yusuf Siregar dalam sambutannya mengatakan, Generasi muda adalah insan yang penuh dengan ide kreatif dan inovasi, terlebih pada era sekarang ini dimana perkembangan mental dan psikologis para generasi muda jauh lebih cepat di bandingkan dengan era dahulu, begitu banyak informasi yang di peroleh menjadikan para generasi muda kita jauh lebih kreatif dan memiliki daya inovatif yang tinggi. Dan semuanya ini hanya akan tumbuh jika dilakukan serangkaian proses kegiata melalui keterlibatan anak didik dalam berbagai aktivitas, salah satunya melalui kegiatan Tunas Karya Festival seperti yang kita selenggarakan pada hari ini, "Oleh karena itu pemerintah Kabupaten Deli Serdang sangat mengapresiasi terlaksananya kegiatan Tunas Karya Festival, ini merupakan salah satu langkah yang strategis didalam membina para generasi muda untuk terus beraktivitas dan berkreasi dalam bidang keterampilan dan seni. Disamping itu dengan adanya acara seperti ini menunjukan bahwa di sekeliling kita masih banyak anak-anak muda kita yang berbakat dan kreatif,dan tentunya hal tersebut merupakan suatu kebanggaan bagi kita yang harus terus di kembangkan dan di lestarikan lagi kedepannya. "Semoga ajang ini dapat di manfaatkan oleh seluruh pelajar untuk menunjukkan prestasi yang dapat membanggakan bagi anak-anak kita, sekolah bahkan nama baik Kabupaten Deli Serdang yang sama kita cintai ini. "kata Ali Yusuf Siregar.

Sementara itu Ketua Yayasan Perguruan Tunas Karya Batang Kuis, Endang Purwanto SH, menjelaskan, Kegiatan ini dalam rangka mewujudkan visi misi dari Yayasan Tunas Karya dimana visi dari yayasan ini adalah ingin mewujudkan siswa-siswa yang mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi dengan dasar akhlakul karimah untuk membangun generasi bangsa yang akan datang, alhamdulillah yayasan perguruan Tunas Karya Batang Kuis sebentar lagi akan mengunakan fasilitas sistem Android."pungkasnya

Hal senada juga disampaikan oleh Wakil ketua DPRD kabupaten Deli Serdang H Nusantara Tarigan SE, mengatakan, DPRD Deliserdang siap Untuk mensupport agar lulusan-lulusan dari perguruan Tunas Karya Batang Kuis dapat diberdayakan, " Kami mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh anak-anak kami, Junjung sportifitas agar apa yang kalian dapat kalian terapkan nanti di tengah masyarakat. "imbuh Nusantara Tarigan

Sebelumnya, Ketua panitia Tunas Karya Festival Tahun 2020, Armin SE, menyampaikan, Yayasan Perguruan Tunas Karya Batang Kuis memiliki visi dan misi untuk mewujudkan cita-cita bangsa dan menjadikan generasi bangsa yang unggul dalam ilmu dan akhlak yang baik,dan pada kegiatan ini akan muncul bakat-bakat terpendam dan meningkatkannya kreativitas siswa se Sumatera Utara. "Jumlah peserta keseluruhan yang mengikuti Tunas Karya Festival yaitu sebanyak 2732 orang,yang berasal dari beberapa kabupaten kota di Sumatera Utara dan jumlah sponsor sebanyak 25 sponsor serta bazar dan UKM yang ikut di kegiata kita berjumlah 21 bazar dan UKM ". Ujar Armin

Usai meresmikan acara Tunas Karya Festival Tahun 2020 tersebut Wakil Bupati Deli Serdang  beserta rombongan mengunjungi stand bazar dan UKM,kemudian Wabup juga mengunjungi ruangan Hotel Tunas Karya dan dilanjutkan dengan makan siang bersama.(DS01)

Raden Adipati Surya Pimpin Sertijab Camat Kasui Kabupaten Way Kanan


Way Kanan Lampung, Faktaonline.Net - Bupati Way Kanan Lampung Raden Adipati Surya menghadiri acara serah terima jabatan (Sertijab), Camat Kasui Kabupaten Way Kanan, dari Ari Mulando kepada camat kasui yang baru, Ansori berlangsung di Aula Kecamatan Kasui, Kamis (16/1). 

Dalam sambutannya, Bupati Way kanan Raden Adipati Surya,menyampaikan, Sertijab merupakan hal yang biasa dilingkungan pejabat pemerintah.Pejabat itu harus berpindah pindah agar mendapatkan ilmu yang banyak.

Raden Adipati juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ari Mulando, yang sudah mengabdikan diri di kecamatan Kasui, "Besar kecil pengabdianya mudah mudahan menjadi amal ibadah,” ujarnya.

Dikatakan Raden Adipati, Jadi pejabat itu tidak gampang, harus siap di caci, di jelekin, di hina, karena semakin pohon tinggi akan semakin besar juga terpaan angibnya, "Tugas utama camat adalah bagaimana bisa melayani masyarakat dengan baik, karena camat itu tidak punya jam kerja, dikatakan berhasil apabila bisa mengalahkan kinerja pejabat yang lama, jika tidak mampu melebihi camat yang lama berati tidak berhasil, keberhasilan tersebut di lihat dari kinerja apabila kinerja baik maka hasilnya juga akan baik, Saya titipkan camat kasui yang baru Ansori kepada masyarakat, tolong dibantu, diajak musyawarah, dan saya juga titip rakyat saya agar diurus dengan baik" pesannya.

Sementara itu, Camat Kasui yang baru Ansori, menyampaikan ucapan terimakasih kepada pak bupati yang telah memberikan Amanah jabatan menjadi camat Kasui kepada saya, "Mudah-mudahan kedepan saya akan menjalankan tugas jabatan dengan amanah. Terimakasih kepada camat yang lama, Pak Ari mulando yang telah membimbing kami untuk bekerja yang lebih baik, membimbing kepala kampung, baik itu pelayanan maupun dalam pelaksanaan membangun dikampung,” ucapnya.

Amanah ini, lanjut Ansori merupakan tugas berat saya,yang harus saya emban sebagai camat, yang mana harus berhubungan langsung dengan masyarakat 18 kampung dan 1 kelurahan diwilayah kecamatan Kasui, "Yakinlah kalau pekerjaan itu mudah kenapa harus dipersulit, yang utama adalah memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat" tutup Ansori. (Atn)

Walau Honor Dibawah UMR , KPU Medan Ingatkan Anggota PPK Tidak Double Job


Medan,Faktaonline.Net - Seluruh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pilkada Medan, diharapkan dapat bekerja penuh waktu alias tidak ‘double job’. Hal ini dimaksudkan agar tahapan pelaksanaan pemilihan wali kota dan wakil wali Kota Medan dapat berjalan dengan sukses.

Dikatakan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan Drs.Agussyah Ramadani Damanik, SH, tuntutan agar anggota PPK Pilkada Medan dapat bekerja penuh waktu diatur dalam PKPU Nomor 3 tahun 2015 dan PKPU nomor 13 tahun 2017. “Dalam PKPU Nomor 3 tahun 2015 dan PKPU nomor 13 tahun 2017 antara lain disebutkan calon anggota PPK harus mampu bekerja penuh waktu,” tutur Agussyah didampingi Komisioner KPU Divisi Program, Data dan Informasi Nana Miranti serta Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan Rinaldi Khair, saat berbincang dengan wartawan di Kantor KPU Medan Jalan Kejaksaan, Kamis (16/1/2020).

Menurut Agussyah, adanya persoalan calon anggota PPK Medan harus bekerja penuh waktu dimaksudkan agar para anggota PPK mengutamakan dan memprioritaskan pekerjaannya sebagai penyelenggara pemilu. “Masalah ini memang sesungguhnya masih menjadi perdebatan mengingat honor yang diterima anggota PPK masih minim dan masa tugasnya yang cukup singkat hanya setahun. Namun peraturan mengamanatkan demikian,” ujar Agussyah.

Honor yang diterima anggota PPK diketahui masih sangat minim dan jauh di bawah Upah Minimum Provinsi (UMP) yakni untuk Ketua PPK mendapatkan honor Rp1.850.000 dan anggota PPK mendapatkan honor Rp1.600.000. Penjaringan calon anggota PPK Pilkada Kota Medan sendiri baru akan dibuka pada 18 Januari 2020 hingga 24 Januari 2020 mendatang dan ujiannya akan digelar pada 30 Januari 2020.

Adapun kebutuhan akan calon anggota PPK Pilkada Medan tahun 2020 sebanyak 105 orang untuk 21 kecamatan di Kota Medan. Namun jumlah minimal pendaftar haruslah sejumlah 210 orang, dengan asumsi jika nantinya ada anggota PPK yang melakukan pelanggaran. “Kita berharap agar animo masyarakat untuk mendaftarkan diri sebagai calon anggota PPK Pilkada Medan akan meningkat, sehingga akan muncul wajah-wajah baru,” ujar Agus.

KPU Medan tambah Agussyah, dalam melakukan rekrutmen itu juga akan mengevaluasi kinerja PPK Pemilu 2019. “Jika mendaftar lagi akan ditinjau ulang. Kami punya catatan progress kerja PPK Pemilu 2019,”sebut Agussyah. Selain itu, dalam penjaringan calon anggota PPK Pilkada Medan, KPU Medan juga akan melakukan sistem Computer Assisted Test (CAT), bekerjasama dengan Pusat Sistem Informasi (PSI) Universitas Sumatera Utara. Para calon anggota PPK yang akan mengikuti ujian sistem komputerisasi ini adalah mereka yang telah dinyatakan lolos seleksi berkas. (ts/red)

Inflasi Sumut Terkendali, Gubernur Ingatkan Tentang Distribusi yang Tidak Merata


Medan,Faktaonline.Net - Inflasi Sumatera Utara (Sumut) tahun 2019 lalu mengalami tantangan yang cukup besar. Namun demikian, berbagai upaya pengendalian inflasi yang dilakukan berhasil membawa inflasi Sumut berada di bawah sasaran inflasi nasional, yakni sebesar 2,33% untuk year on year (yoy) tahun 2019. Sedangkan inflasi yoy sasaran nasional sebesar 2,72%. Capaian ini diapresiasi oleh Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat menghadiri High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah Provinsi Sumut bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten/Kota se-Sumut, di ruang rapat Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumut, Jalan Balai Kota, Medan, Rabu (15/01).
“Dipertahankan dan harus kita tingkatkan capaian di tahun 2020,” ujar Gubernur. 

Beberapa hal yang harus diwaspadai untuk pengendalian inflasi tahun 2020 menurut Edy Rahmayadi adalah distributor dan importir yang lebih mengedepankan keuntungan bisnis dibandingkan kebutuhan masyarakat Sumut. “Meskipun banyak produksi pertanian kita, tetapi pada saat dibutuhkan masyarakat malah tidak ada dan didistribusikan ke luar Sumut. Ini yang memicu inflasi kita nanti,” tegasnya. 

Untuk itu, Edy mengimbau agar hal-hal yang terjadi pada tahun 2019 silam  dijadikan pembelajaran. Sehingga pada tahun 2020 ini tidak terjadi lagi kejadian-kejadian yang sama. Masalah komoditas yang diperkirakan cepat membusuk dan mempengaruhi harga, kata Edy, agar dilakukan penambahan-penambahan cold storage di sentra-sentra produksi. 

Sebelumnya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumut Wiwiek Sisto Widayat memaparkan review inflasi 2019, proyeksi inflasi 2020, program pengendalian inflasi 2020 dan isu-isu berkembang lainnya.

Dikatakan Wiwiek, Pada bulan Juli dan Agustus merupakan bulan terberat untuk tahun 2019 lantaran inflasi Sumut di atas 6,4% dan berhasil diatasi menjadi 2,33% di akhir tahun 2019. “Seluruh pengendalian inflasi tahun 2020 ini akan tetap berprinsip pada 4K yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi dan komunikasi efektif. Fluktuasi inflasi bersumber dari komponen volatile food, terutama cabai merah, daging ayam ras, bawang merah dan lainnya. Namun, tak perlu khawatir sumber-sumber produksi banyak bertambah. Sesuai arahan Gubernur yang perlu diwaspadai adalah distributor/importir dan keawetan komoditas,” jelasnya.

Saat itu, dilakukan pula pemaparan Survey Biaya Hidup (SBH) Tahun 2018 sebagai acuan untuk mengetahui kualitas inflasi lima tahun ke depan. Pemaparan disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Sumut yang diwakili oleh Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Sumut Dinar Butar-butar.
Katanya, survei SBH Tahun 2018 mencakup 90 kota, 34 Ibukota Provinsi, 56 Kabupaten/Kota. Cakupan sensus yakni 14.160 Blok Sensus dan 141.600 rumah tangga. Kemudian proporsi nilai konsumsi untuk makanan 33,68% dan non makanan 66,32%. SBH 2018 dilaksanakan di 5 kota di Sumut yakni Sibolga, Pematangsiantar, Medan, Padangsidimpuan, dan Gunungsitoli. “Daftar klasifikasi konsumsi SBH Tahun 2018 di antaranya makanan, minuman dan tembakau. Lalu, pakaian dan alas kaki, perumahan, air, listrik dan bahan bakar lainnya. Lalu, perlengkapan dan pemeliharaan rumah tangga, kesehatan, trasportasi, informasi komunikasi dan jasa keuangan, dan lain-lain,” tuturnya.

Turut hadir dalam High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah Provinsi Sumut yakni Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Setdaprov Sumut Arief Sudarto Trinugroho, Bupati Dairi Eddy Kheleng Berutu, Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan Kholil Jupri Harahap, Bupati Nias Selatan Hillarius Duha, mewakili Bupati/Wakil Bupati se Sumut, Kepala Perwakilan BI Sibolga dan Pematangsiantar, anggota TPID. (red)

Diserahkan Gubernur Sumatera Utara , Bangun Purba Raih Kecamatan Terbaik Tingkat Provinsi Sumut Tahun 2019


Lubuk Pakam,Faktaonline.Net - Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menyerahkan Tunggul Kecamatan Terbaik tingkat Provinsi Sumut tahun 2019, kepada Kecamatan Bangun Purba untuk kategori kecamatan terbaik tingkat kabupaten , di Alun Alun Pemkab Deli Serdang, Rabu (15/1).

Pada kesempatan tersebut Gubernur juga menyerahkan penghargaan kepada 5 kecamatan terbaik, yakni, Kecamatan Batang Angkola (Tapanuli Selatan), Kecamatan Kisaran Barat (Asahan), Sei Rampah (Serdang Bedagai), Pematang Jaya (Langkat), dan Aek Kuo (Labuhanbatu Utara). Pemenang mendapatkan piagam, trophy, serta bantuan dana pembinaan kecamatan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.

Dikesempatan yang sama, Penghargaan diberikan juga kepada Danramil 19 Bangun Purba, Ishak Iskandar dan Kapolsek Bangun Purba Sudarjanto. Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi kepada kedua instansi ini dalam penilaian kecamatan terbaik. Penyerahan Tunggul diawali dengan apel yang dipimpin oleh Gubernur Edy Rahmayadi.

Pada kesempatan itu Gubernur berpesan kepada para camat yang hadir, agar reaktif dan responsif terhadap kondisi di sekitarnya. Jika tidak, kepercayaan masyarakat akan berkurang. "Tentunya hal ini juga bertujuan untuk melayani masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah masing-masing," ujar Edy Rahmayadi. 

Camat juga harus bersinergi dengan unsur pemerintahan setempat. Seperti Danramil, Kapolsek, organisasi masyarakat, tokoh masyarakat dan lain sebagainya. Hal tersebut sangat penting dilakukan agar setiap permasalahan di wilayahnya dapat diselesaikan dengan baik dan tepat. Seorang camat harus pula memiliki pengetahuan mengenai tata kelola pemerintahan. "Sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan dengan tegas dan cepat, serta terhindar dari keputusan yang menimbulkan polemik," kata Gubernur. 

Pada kesempatan itu, Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan menerima penghargaan dari Gubernur Sumatera Utara sebagai pembina kecamatan terbaik tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2019.

Turut hadir Ketua TP PKK Provsu Ny. Hj. Nawal Lubis, Wakil Bupati Deliserdang Ali Yusuf Siregar beserta Forkopimda,Wakil Ketua TP PKK Deliserdang, Ny Hj. Sri Pepeni Yusuf Siregar ,Sekdakab Darwin Zein S.Sos dan Ketua Dharmawanita Persatuan Ny. Herawati Darwin Zein beserta para staf ahli dan asiten,para OPD, Wakil Bupati Tapsel Aswin Effendi, para camat terbaik,Camat se- Kabupaten Deli Serdang, kepala desa se-Kabupaten Deli serdang, para ASN Deli Serdang, organisasi kepemudaan dan masyarakat khususnya masyarakat Bangun Purba. (DS01)

Protes Aplikator Ojek Online Bertindak Sewenang-wenang , Ratusan Pengemudi Ojol Lakukan Aksi Damai ke DPRD Sumut

Gambar saat Aksi unjuk rasa pengemudi ojek online di Gedung DPRD Sumut beberapa waktu yang lalu

Medan,Faktaonline.Net - Ratusan massa pengemudi ojek online yang tergabung di aplikasi Grab dan Gojek menggelar aksi unjuk rasa damai di DPRD Sumatera Utara(Sumut), Rabu (15/1/2019).
Digedung DPRD Sumatera Utara pengemudi ojek online itu berorasi sembari mengkritik kebijakan aplikator.

Aksi unjuk rasa diterima DPRD Sumatera Utara dan perwakilan pengemudi online akhirnya diperkenankan menyampaikan aspirasinya dan sekaligus melakukan pertemuan dengan anggota DPRD Sumatera Utara Berkat Kurniawan Laoli dan Kepala Bidang Pengembangan Dinas Perhubungan Sumatera Utara Agustinus Panjaitan di ruang Banmus DPRD Sumatera Utara.

Di pertemuan itu, Yunus perwakilan dari ojek online yang berunjuk rasa mengatakan perlu penelitian ulang terhadap ojek online.”Perlu ada aturan baru atau regulasi baru di Sumatera Utara terhadap ojek online. Tujuannya agar pihak aplikator tidak sewenang-wenang terhadap kami,”tegas Yunus.

Selain itu, Yunus juga menyarankan agar lembaga independen atau badan pengawas perlu dibentuk untuk mengawasi ojek online dan aplikator. Di pertemuan itu, para perwakilan dari massa ojek online yang berunjuk rasa mendesak DPRD Sumatera Utara agar segera menggelar rapat dengar pendapat dengan pengemudi ojek online yakni Grab dan Gojek, aplikator dan instansi terkait untuk membahas persoalan ojek online di Medan, Sumatera Utara.

Menyahuti aspirasi massa pengemudi ojek online, anggota DPRD Sumatera Utara Berkat Kurniawan Laoli mengatakan DPRD Sumatera Utara selalu siap menerima aspirasi.”Dalam waktu dekat ini kita sampaikan ke Banmus agar segera digelar rapat dengar pendapat,”tegas Berkat Kurniawan kepada perwakilan dari massa pengemudi ojek online. (fajaruddin batubara)

Komisi E DPRD Sumut Gelar RDP Dengan Kacabdis Kabupaten/Kota


Medan,Faktaonline.Net - Wakil Ketua Komisi E, DPRD Sumatera Utara Hendra Cipta mengatakan Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdis) di Kabupaten/Kota di Sumatera Utara merupakan ujung tombak pendidikan di daerah.

Hal itu disampaikan Hendra Cipta di saat Komisi E, DPRD Sumatera Utara menggelar rapat dengar pendapat dengan Dinas pendidikan Sumatera Utara, di gedung DPRD Sumatera Utara, Rabu (15/1/2019). 

Hadir di rapat itu, anggota Komisi E, DPRD Sumatera Utara Megawatui Zebua,Hariyanto, Budieli Laia, Pintor Sitorus, Jafaruddin Harahap, Berkat Kurniawan Laoli, serta para Kacabdis Kabupaten/Kota di lingkungan pemerintah provinsi Sumatera Utara.

Lebih lanjut Hendra Cipta menegaskan tugas Kacabdis tidak ringan dan sangat berat.”Kami berharap agar Kacabdis Kabupaten/Kota di Sumatera Utara mengawal pendidikan dan tugasnya agar selalu fokus,”saran Hendra. (fajaruddin batubara)

KPU Medan : Pendaftaran Calon PPK Mulai 18 - 24 Januari 2020


Medan, Faktaonline.Net - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan akan membuka pendaftaran calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pilkada Medan mulai 18 Januari 2020. Pendaftaran ini akan berlangsung selama seminggu hingga 24 Januari 2020 mendatang. "Bagi para pendaftar bisa langsung datang ke KPU Medan untuk menyerahkan berkas pendaftaran, boleh juga mengirim via pos," kata Komisioner KPU Kota Medan Divisi Program, Data dan Informasi, Nana Miranti, Rabu (15/1).

Untuk proses pendaftaran, jelas Nana, mulai tanggal 18 Januari hingga 23 Januari 2020, para pendaftar akan dilayani mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Namun untuk pendaftaran pada tanggal 24 Januari mereka akan menunggu hingga pukul 24.00 WIB. "Jadi pada hari terakhir kita tutup pada pukul 24.00 WIB," ujarnya. 

Setelah pendaftaran ditutup, selanjutnya KPU Kota Medan akan melakukan seleksi berkas para pendaftar, Bagi peserta yang dinyatakan lolos seleksi berkas, selanjutnya akan mengikuti ujian dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang digelar di Pusat Sistem Informasi (PSI) Universitas Sumatera Utara (USU). "Hari ini kami telah berkunjung ke USU untuk melihat langsung fasilitas yang akan digunakan untuk pelaksanaan ujian tersebut," terangnya.

Dalam kunjungan ini, kata Nana, KPU Medan melakukan simulasi ujian CAT. Simulasi ini menurutnya dilakukan untuk menghitung waktu yang dibutuhkan oleh setiap peserta dalam menyelesaikan soal. Selain itu mereka juga melihat kesiapan teknis yang berkaitan dengan penyelenggaraan ujian tersebut nantinya. "Bagaimana misalnya penanggulangannya jika terjadi error, jika listrik padam dan lainnya. Kita berharap kunjungan kita ini bisa menjadi awal untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan teknis. Jumlah komputer yang tersedia ada sekitar 80 unit namun ada cadangan 10 unit," pungkasnya.
Kunjungan ke lokasi ujian CAT ini dihadiri oleh Komisioner KPU Sumut Yulhasni. Sedangkan dari KPU Kota Medan yakni Ketua KPU Medan Agussyah Damanik, Nana Miranti dan Edy Suhartono. (rel)

RDP DPRD Sumut Bersama Pihak Terkait , Pembebasan Lahan Untuk Jalan TOL Tebingtinggi - Kuala Tanjung - Indrapura Harus Musyawarah

Ilustrasi

Medan, Faktaonline.Net - Anggota Komisi D, DPRD Sumatera Utara menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional II Medan, Kanwil Kementerian Agraria Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sumatera Utara dan masyarakat Desa Pematang Jering Kabupaten Batubara Provinsi Sumatera Utara, Senin (13/1/2020). 

Digelarnya RDP tersebut terkait dengan persoalan pembebasan lahan gantirugi untuk pembangunan jalan tol TebingTinggi, Kuala Tanjung, Indrapura.
Rapat dengar pendapat di pimpin langsung oleh Ketua Komisi D, DPRD Sumatera Utara Anwar Sani Tarigan.

Hadir di rapat itu, anggota Komisi D, DPRD Sumatera Utara H Yahdi Khoir Harahap, H Wagiran Arman, Rony Reynaldo Situmorang dan lainnya, Kepala Bidang Pembangunan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) II Medan Bambang Pardede, Kepala Bidang Pengadaan Kanwil Kementerian Agraria Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sumatera Utara Abdul Rahim Lubis dan masyarakat Desa Pematang Jering Kabupaten Batubara.

Di rapat itu, Ketua Komisi D, DPRD Sumatera Utara Anwar Sani Tarigan mengatakan pembangunan infrastruktur jalan tol Tebingtinggi, Kuala Tanjung, Indrapura terkendala di pembebasan lahan. "Pembebasan lahan harus dilakukan dengan musyawarah terbaik sehingga memenuhi rasa keadilan. Penetapan gantirugi agar prosesnya diulang kembali,"demikian ditegaskan Anwar Sani di saat membacakan beberapa hasil kesimpulan rapat dengar pendapat itu. (fajaruddi batubara)