Total Viewers

Agama

Agama

DKP Kota Medan Tanggapi Keluhan Warga Lingkungan I Kelurahan Paya Pasir


Medan,Faktaonline.net - Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Medan langsung merespon tuntutan sekaligus keresahan warga Lingkungan I, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Senin (30/3). Selain memberikan alat semprot dan cairan disinfekan, DKP juga memberikan masker dan vitamin bagi warga yang bermukim di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun yang selama ini khawatir terpapar Corona Virus Disease (Covid-19). Sebelumnya, Minggu (29/3).

Pelaksana Tugas Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi juga telah menginstruksikan dilakukan penyemprotan disinfektan di kawasan TPA Terjun. Pasalnya, menurut Akhyar sekaligus Komandan tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Kota Medan, kawasan TPA Terjun rentan dengan jenis kuman dan virus sehingga harus disterilkan, sehingga warga sekitar merasa lebih tenang. Sebagai ungkapan kekhawatiran akan terpapar Covid-19, sejak pukul 07.00 WIB, puluhan warga sempat memblokir jalan dengan menggunakan keranjang bekas dan kursi sehingga menyebabkan truk pengangkut sampah milik DKP Kota Medan tidak dapat membuang sampah di TPA Terjun. Sebab, warga khawatir sampah-sampah yang dalam truk diduga dapat menyebarkan Covid-19 yang sangat mencekam tersebut. 

Atas dasar itu warga minta agar seluruh truk pengangkut sampah, termasuk sampah yang dibawa harus lebih disemprot cairan disinfektan sehingga tidak dapat menimbulkan dampak negatif bagi warga ketika melintasi kawasan tempat tinggal mereka. Di samping itu warga juga minta agar bak truk yang berisi sampah ditutup dengan tenda agar taka da sampah yang berterbangan ketika melintas. “Kami khawatir jika itu tidak dilakukan, maka sampah-sampah yang dibawa truk yang membawa virus, terutama Covid-19. Jika tuntutan ini tidak dipenuhi, maka kami tidak mengizinkan truk sampah melintas. Hal ini kami lakukan semata-mata untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di kawasan ini,” kata salah seorang warga. 

Apa yang yang mejadi keluhan warga pun secepatnya disikapi. Kadis DKP Kota Medan HM Husni langsung tiba di lokasi untuk bertemu langsung dengan warga. Pertemuan dengan warga juga dihadiri Kepala BBKD & PSDM Kota Medan Muslim Harahap, tokoh masyarakat sekaligus anggota Komisi II DPRD Medan Surianto, Kapolsek dan Dan Ramil setempat. Dalam pertemuan tersebut, warga pun menyampaikan semua keluhan dan kekhawatiran mereka. Mencegah terjadinya penyebaran Covid-19. Tidak hanya permintaan masker dan penyemprotan cairan disinfektar, warga juga minta agar dilakukan penyemprotan lalat yang dianggap dapat menyebarkan virus maupun kuman. Kemudaian pembersihan parit, penyediaan sabun dan tempat cuci tangan pemberian vitamin serta pengelolaan limbah TPA dengan sehingga tidak menimbulkan dampak negatif terhadap warga sekitar. Husni pun menyikapi tuntutan warga, sebab dinilai wajar karena warga saat ini was-was dan dicekam ketakukan akan terpapar Covid-19.

Namun sebelum menyahuti pemrintaan warga, Husni pun lebih dahulu memberikan pengertian tentang Covid-19, termasuk proses penyebarannya dibantu petugas puskesmas sehingga masyarakat dapat mengetahui secara jelas sekaligus dapat melakukan antisipasi.
Di kesempatan itu Husni juga menyampaikan terima kasih atas sejumlah aspirasi warga, sebab sifatnya untuk kebaikan TPA Terjun seperti penguatan infrastruktur dan pengelolaan limbah. “Terima kasih atas masukannya, kami menilai ini wajar karena ada keresahan dari masyarakat menyusul dampak TPA Terjun ini. Untuk itu kami segera melakukan perbaikan secara bertahap. Alhamdulillah, apa yang telah menjadi tuntutan warga telah kita buat menjadi satu kesepakatan dan warga pun menerimanya,” jelas Husni.

Anggota Komisi II DPRD Medan Surianto menilai, penyetopan dilakukan karena masyarakat Lingkungan I Kelurahan Paya Pasir resah karena khawatir terpapar Covid-19. Sebab, mereka bermukim di sekitar TPA Terjun yang rentan akan kuman maupun virus, terutama Covid-19. Oleh karenanya kata Surianto, warga berharap agar Pemko Medan perhatian dan dapat memberikan langkah antisipasi seperti penyemprotan dan pemberian masker. “ Di samping itu warga juga minta agar sampah yang ada dalam bak truk ditutup terpal agar tidak berjatuhan. Di samping itu juga di sekitar tempat itu disediakan watafel tempat mencuci tangan sehingga mempermudah warga untuk senantiasa menjaga kebersihan tangan. Saya rasa apa yang menjadi tuntutan warga ini wajar sebagai rasa keresahan menyusul mnyebarkan Covid-19 di Kota Medan,” ungkap Surianto.

Setelah dilakukan pertemuan, Surianto pun mengatakan warga dapat menerimamya sehingga pemblokiran jalan yang dilakukan mulai sejak pukul 07.00 WIB pun berakhir. Bersamaan itu satu persatu mobil sampah milik DKP Kota Medan pun dapat kembali melintas untuk membuang sampah menuju TPA. Surianto pun berharap agar Pemko Medan dapat menurunkan petugas kesehatan guna memeriksa kesehatan warga sekitar. (red)

Gubsu Edy Rahmayadi Serahkan Bantuan Seperangkat Alat Cuci Tangan Untuk 21 Kecamatan se Kota Medan


Medan,Faktaonline.net - Ditengah pandemi Virus Corona (Covid-19), Pemerintah Kota Medan menerima bantuan alat cuci tangan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama PDAM Tirtanadi. Seperangkat alat cuci tangan tersebut terdiri dari wastafel, sabun cuci tangan serta tempat tandon air. Bantuan tersebut diberikan langsung Gubernur Sumut Edy Rahmayadi kepada seluruh Camat se Kota Medan yang diwakili secara simbolis kepada Camat Medan Petisah Agha Novrian, Camat Medan Polonia Amran Rambe, Camat Medan Helvetia Andy Mario Siregar, Camat Medan Tembung Barli Mulia Nasution, Camat Medan Barat Rudi Faisal Lubis, di Rumah Dinas Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro No.30, Senin (30/3).

Adapun tujuan diberikannya batuan ini guna mengajak seluruh masyarakat Kota Medan agar menerapkan budaya mencuci tangan sehingga dapat mencegah penularan virus corona. Sebab tangan merupakan salah satu jalan yang sangat mudah dalam penularan virus corona. Melalui pemberian seperangkat alat cuci tangan ini, diharapkan mampu mencegah penularan virus Covid-19.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Medan Petisah Agha Novrian mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumut atas bantuan alat cuci tangan tersebut. Seperangkat alat cuci tangan ini akan diletakkan di pusat-pusat keramaian, salah satunya pasar yang ada di Kecamatan Medan Petisah. Pemberian ini juga akan dijaga dan dirawat terutama dalam pengoordinasian pengisian air dan juga sabun saat habis. “Insya Allah kami akan jaga dan rawat pemberian seperangkat alat cuci tangan tersebut salah satunya dengan terus memperhatikan air dan sabunnya. Jika air dan sabunnya telah habis, petugas akan segera mengisinya dan masyarakat tidak perlu khawatir. Direncanakan seperangkat alat cuci tangan akan di letakkan di pusat keramaian seperti pasar Petisah yang ramai dikunjungi masyarakat,” kata Agha.

Selain itu, Camat Medan Barat Rudi Faisal Lubis mengapresiasi Gubsu yang telah tanggap terhadap penanganan wabah covid-19 tersebut dengan memberikan bantuan alat cuci tangan portabel. “Kami mengucapkan terima kasih karena Bapak Gubernur telah tanggap untuk memutus mata rantai penyebaraan covid-19 ini. Dengan pemberian alat cuci tangan ini diharapkan masyarakat tambah rajin mencuci tangannya untuk mencegah penularan virus corona tersebut,” ungkapnya.

Sebelumnya Gubernur Sumut, mengajak seluruh Camat yang ada di Kota Medan untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat Kota Medan, sehingga budaya cuci tangan dapat diterapkan. “Seperangkat alat cuci tangan ini nantinya akan di bagikan ke 21 kecamatan yang ada di Kota Medan dan kemudian akan diletakkan di tempat-tempat umum. Saya ingatkan jika antri mau cuci tangan jangan lupa untuk menerapkan social distancing, harus ada jarak antara satu dengan yang lainnya untuk menghindari penularan virus corona antara satu dengan yang lainnya,” jelas Edy.(red)

Data Kemenkes RI, Sumatera Utara Belum Termasuk Wilayah Local Transmition

8
Medan, Faktaonline.Net - Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI saat ini sudah ada tujuh provinsi di Indonesia yang termasuk wilayah local transmition, yakni wilayah yang disebut dalam situation report 43, Covid-19 World Health Organization (WHO) yang merupakan wilayah penularan Corona Virus Disease (Covid-19) di lokasi tempat pasien itu berada. Provinsi Sumatera Utara belum termasuk dalam wilayah tersebut. “Saat ini sudah ada tujuh provinsi yang masuk dalam wilayah local transmition, yaitu wilayah yang dianggap berbahaya Covid-19. Sumut belum masuk dalam wilayah ini” ujar dr. Aris Yudhariansyah, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Utara di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut Jalan Diponegoro Medan, Jumat (27/3).

Dijelaskan Aris, local transmition adalah situasi pasien tertular virus saat berada di Indonesia dan tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri atau ke negara penularan virus corona yang tinggi. Berbeda dengan imported case dimana kasus infeksi virus penularannya terjadi di luar lokasi penderita. Misalnya, penderita Covid-19 tertular pada saat berada di luar negeri, kemudian diketahui sakit setelah masuk ke Indonesia. Imported case terjadi setelah pasien melakukan perjalanan dari luar negeri. Adapun tujuh provinsi yang termasuk wilayah local trasmition yakni Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat dan Sulawesi Selatan.

Lebih lanjut dikatakannya, saat ini Pemerintah Provinsi Sumut membutuhkan dokter dan tenaga kesehatan kurang lebih sebanyak 720 orang yang nantinya akan ditugaskan di 11 tempat isolasi rumah sakit (RS) di Sumut dengan target 1.000 kamar sebagai antisipasi apabila terjadi lonjakan pasien untuk penanganan warga yang PDP dan ODP. Adapun sebelas tempat isolasi dan RS rujukan yang disiapkan tersebut yakni RS dr GL Tobing, RS Martha Friska 1 dan RS Martha Friska 2, RS Haji Medan, RS Sari Mutiara, Asrama Haji Medan, BPSDM Provsu, Wisma Atlet, BP-PAUDNI Sumut, SPN Sampali dan RS Siti Hajar Medan. “Untuk RS GL Tobing saat ini sudah siap untuk launching dan akan menjadi RS rujukan PDP dari daerah. Di RS ini kita siapkan 39 kamar non ICU dan 2 ICU serta dilengkapi 72 tenaga kesehatan, yakni dokter umum, dokter spesialis dan tenaga medis lainnya,” ujar Aris.

Berdasarkan data yang diterima hingga Jumat (27/3) pukul 17.00 WIB, pasien yang terpapar Covid-19 positif sebanyak 9 orang. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 71 orang yang tersebar di Kota Medan dan Tanjungbalai serta Kabupaten Serdangbedagai. PDP ini mengalami pengurangan di hari sebelumnya berjumlah 76 orang (berkurang 6,5 persen).
Selanjutnya, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sembuh 3 orang dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 2.995 orang. Data ODP ini menurun dari sebelumnya sebanyak 3.080 orang. “Kalau kita lihat ada kemajuan dari pengurangan ODP di Sumut sebesar 2,8 persen. Jumlahnya sesuai dengan masa isolasi yang sudah dilakukan masing-masing kabupaten/kota,” terangnya.
Dalam kesempatan itu, Aris juga menyebutkan upaya untuk pencegahan Covid-19 ini harus difokuskan pada upaya untuk menjaga yang sehat agar tetap sehat, yang sehat tidak tertular penyakit ini dan yang sehat mampu menjaga dirinya supaya tetap sehat. “Penyebaran Covid-19 ini terjadi akibat adanya kontak dekat antara orang yang sakit dengan orang yang sehat. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk menerapkan physical distancing secara disiplin. Menjaga jarak pada setiap kegiatan komunikasi sosial itu penting,” ujarnya.

Hal ini disebabkan droplet atau percikan ludah atau lendir saat orang sakit Covid-19 ini yang sedang bersin atau batuk bisa menyebar merata sampai radius 1,5 meter. “Untuk itu menjaga jarak sekitar 2 meter harus dipertahankan,” imbaunya. Apalagi kata Aris, tidak semua orang yang terjangkit Covid-19 kelihatan seperti orang yang sakit. Seringkali kita lihat orang tersebut tidak terlihat sakit atau hanya terlihat seperti sakit ringan. “Makanya mari kita patuhi physical distancing yang harus kita lakukan baik di dalam rumah maupun di luar rumah. Mari kita lawan virus corona, bersama kita bisa,” ajaknya. (rel)

Mewaspadai Penyebaran Virus Covid-19, KSJ Binaan AKBP Ikhwan Lubis Bagikan Ribuan Masker Dan Lakukan Penyemprotan Masjid Dengan Desinfektan


Medan, Faktaonline.net - Dalam rangka mewaspadai penyebaran wabah Covid-19, KSJ binaan AKBP H.Ikhwan Lubis, SH, MH, untuk edisi ke 33, melaksanakan kegiatan bhakti sosial dengan memberikan ribuan alat pelindung diri (APD) berupa masker serta melakukan penyemprotan Desinfektan di Masjid.

Walau dengan jumlah orang yang dibatasi serta jaga jarak akan tetapi kegiatan pengukuhan KSJ Kecamatan Medan Perjuangan Kota Medan tetap dilaksanakan sekaligus mendistribusikan puluhan Paket Sembako bagi kaum duafa dan anak yatim dari rumah kerumah. Jumat (27/3/2020) dimulai pukul 10.30 dilanjutkan pukul 14.00 Wib (Bakda Sholat Jumat). Adapun lokasi kegiatan beralamat di Posko KSJ Medan Perjuangan jalan Sehati No 47 Kelurahan Tegal Rejo Kecamatan Medan Perjuangan.

Kegiatan pengukuhan kepengurusan KSJ Medan Perjuangan yang diketuai Ilham Irwandi, Sekretaris Slamet Untung dan Bendahara Juliana berlangsung sederhana dan sukses ditandai dengan penyerahan bendera pataka KSJ sekaligus piagam pengukuhan oleh dewan pembina KSJ diwakili Ustad Haji Abbas Rambe didampingi para pengurus KSJ pusat sekaligus pembacaan doa memohon perlindungan, kesehatan keselamatan agar terlindung dari virus Covid 19 yang sedang mewabah dinegeri tercinta ini.(am)

Antisipasi Penyebaran Wabah Covid-19, Sejumlah Ruas Jalan di Kota Medan Akan Ditutup


Medan,Faktaonline.net - Dalam rangka mengantisipasi penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di wilayah Kota Medan, Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Perhubungan Kota Medan akan melakukan penutupan beberapa ruas jalan di Kota Medan. Diharapkan, langkah ini dapat menekan angka mobilitas masyarakat untuk mengurangi aktifitas di luar rumah.

Hal ini terungkap lewat rapat koordinasi Dishub Kota Medan dengan Satlantas Polrestabes Medan dan Detasemen Polisi Militer (Denpom) di Kantor Satlantas, Jumat (27/3). Selain itu, rapat yang diikuti Kadishub Kota Medan Iswar Lubis tersebut merupakan bentuk tindaklanjut dari Kapolrestabes Medan menciptakan kamtibmas di Kota Medan.

Adapun ruas jalan yang akan ditutup yakni Jalan SM Raja simpang Sakti Lubis, Brigjen Katamso simpang Al-Falah. Kemudian Jalan Brigjen Katamso simpang Sakti Lubis, Jamin Ginting simpang Dr Mansyur dan Jalan Gatot Subroto simpang Kapten Muslim. Lalu Jalan Sunggal simpang Sei Batang Hari, Jalan Yos Sudarso simpang H Adam Malik hingga simpang H Amir Hamzah, Jalan Gaharu simpang Perintis Kemerdekaan hingga simpang Jalan Timor serta Jalan Sutomo simpang H M Yamin. 

Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Iswar mengatakan, penutupan jalan akan mulai diberlakukan Sabtu (28/3) besok, Adapun waktu penutupannya pagi dari jam 09.00 WIB s/d 15.00 WIB dan malam mulai jam 19.00 WIB s/d 23.00 WIB, "Melalui ini, diharap dapat mengedukasi masyarakat untuk mengurangi aktifitas luar rumah seperti jalan-jalan atau berkumpul di suatu tempat, Kita berharap dengan diberlakukannya penutupan beberap ruas jalan ini, masyarakat dapat menahan diri untuk berdiam di rumah. Terlebih jika tujuannya tidak terlalu penting atau mendesak. Langkah ini kita ambil untuk mencegah penularan Covid-19 sekaligus memutus rantai penyebarannya," kata Iswar.

Lanjut Iswar, ada pengecualian bagi warga yang benar-benar memiliki kepentingan dari dan menuju ruas jalan tersebut, seperti akses jalan ke kantor, ke rumah warga atau tempat untuk membeli kebutuhan pokok yang ada di lokasi tersebut, "Untuk kepentingan tertentu, akan tetap kita beri akses bagi warga. Upaya ini kita lakukan sekadar memberi edukasi secara psikologis agar masyarakat tidak melakukan aktifitas dan perjalanan yang tidak bermanfaat di luar rumah. Kami harap warga dapat memakluminya dan bersifat kooperatif," harapnya. (red)

Budi Utomo Pimpin Apel Siaga Gugus Covid-19 Bersama Forkopimda Lampung Utara


Lampung Utara,Faktaonline.net -
Plt Bupati Lampung Utara H. Budi Utomo, SE, M.M. memimpin Apel Siaga Gugus Tugas Covid-19 Bersama Forkopimda Kabupaten Lampung Utara, di Lapangan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, Kamis (26/3/2020).

Hadir dalam apel kegiatan ini Forkopimda, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten. Lampung Utara, Para Asisten, Para Kepala OPD, Para Kepala Bagian, Anggota Polres LU, Anggota Kodim 0412 LU, dan para staf yang bertindak sebagai operator tank sprayer desinfektan.

Dalam sambutannya Plt. Bupati Lampung Utara menyatakan bahwa sebagaimana telah kita ketahui berdasarkan keberhasilan negara yang sukses melawan penyebaran COVID-19 virus Corona adalah negara yang berhasil mengarahkan warganya tidak keluar rumah dan menjaga jarak pertemuan antar manusia dengan manusia lain atau disebut social distancing.

Sebagai pelaksana Gugus Tugas yang ada di daerah, kita harus melaksanakan secara optimal apa yang menjadi kebijakan terkait percepatan penanganan Covid-19. Penyebaran virus corona merupakan bencana nasional yang perlu kita atasi secara bersama-sama, yang melibatkan berbagai lintas sektor terkait.

Pada aspek pencegahan, kita harus mampu mengerahkan masyarakat agar mampu mematuhi kebijakan strategi social distancing, karen tingkat kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang situasi ini tidaklah sama. Perlu adanya upaya yang lebih represif agar kegiatan pengumpulan massa tidak terjadi di masyarakat.
Diminta kepada semua pihak untuk tidak mengeluarkan pernyataan yang dapat menimbulkan kepanikan di masyarakat, apalagi apabila berita yang disampaikan belum tentu kebenarannya. Mari kita cegah berita hoax agar kondusifitas kita tetap terjaga.

Selain itu kepada seluruh SKPD dan juga lembaga-lembaga yang ada di daerah ini, untuk dapat menyediakan fasilitas cuci tangan yang mudah dijangkau, agar penularan corona dapat kita cegah sedini mungkin.

Forkopimda hrsama Tim Satgas Ketahanan Pangan telah melakukan operasi pasar untuk memastikan ketersediaan bahan pangan dan agar bahan pangan tersedia dengan harga terjangkau.
Penyemprotan desinfektan yang dilakukan hari ini diharapkan efektif dalam mencegah penyebaran Virus Corona. (*)


Cegah Penyebaran Virus Covid-19, Polres Tanjung Balai Bersama TNI Himbau Masyarakat Tidak Berkumpul


Tanjungbalai,Faktaonline.net - Polres Tanjung Balai bersama TNI-AD, TNI-AL dan Sat Pol PP melaksanakan Patroli Gabungan, menghimbau masyarakat tidak berkumpul dan menganjurkan agar pulang ke rumah masing masing, guna mencegah penyebaran virus Covid 19 di Kota Tanjung Balai, Senin (23/3) Pukul 22.00 Wib. Patroli gabungan tersebut berakhir sampai Pukul 24.00 Wib, dengan menggunakan 6 Unit Mobil Polres Tanjung Balai, 1 unit Mobil Dinas Pomal dan1 unit Mobil Sat Pol PP, mendatangi beberapa tempat seputar inti kota Tanjung Balai yakni, Karaoke Jalan Ahmad Yani, Cafe depan SMPN1 Kota Tanjung Balai, Warung Warung Kopi sepanjang Jalan Alteri, dan Pantai Amor. 

Kegiatan patroli diawali dengan pelaksanaan Apel yang dipimpin Kapolres Tanjung Balai AKBP Putu Yudha Prawira yang di wakili Waka Polres Tanjung Balai Kompol Edi Bona serta dihadiri Kabag Ops, Kasat Intelkam, Kasat Reskrim, Kasat Binmas, Pawas dan peserta kegiatan terdiri dari Personil TNI AD sebanyak 9 Personil, Personil TNI AL sebanyak 4 Personil, Personil Polres Tanjung Balai sebanyak 25 Personil dan Personil Sat Pol PP sebanyak 9 Personil.

Waka Polres, dalam arahannya mengucapkan, terima kasih atas kesediaan peserta apel malam hari, kiranya dalam pelaksanaan tugas pada malam hari agar menyampaikan himbauan sekali gus membubarkan masyarakat yang masih kumpul kumpul di kota Tanjung Balai dalam rangka mencegah penyebaran Virus Covid 19. Dan sampaikan kepada masyarakat yang sedang berkumpul, bahwa Virus Covid-19 sangat cepat menjangkiti manusia, apalagi dalam posisi saling berdekatan, berhadap hadapan, bersentuhan atau menyentuh benda yang telah dipegang oleh orang yang telah tertular, kata Edi Bona Sinaga. (SB).

Pemko Medan Siap Dukung Polrestabes Medan Ciptakan Kamtibmas Yang Kondusif


Medan,Faktaonline.net - Pemerintah Kota (Pemko) Medan siap mendukung penuh Polrestabes Medan dalam terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di Kota Medan, termasuk antisipasi gangguan yang terjadi terkait penyebaran virus Corona (Covid 19) serta antisipasi terjadinya perkelahian antar pelajar pasca selesainya Ujian Nasional (UN).

Dukungan ini disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi diwakili Kasatpol PP Kota Medan M Sofyan dan Plt Kadis Pendidikan Masrul Badri ketika menghadiri rapat koordinasi bersama dengan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Johnny Edizon Isir di Mapolrestabes Medan, Selasa (24/3).

Dalam rapat yang juga dihadiri perwakilan dari Kodim 0201/BS, Dinas Pendidikan Sumut, Dinas Pendidikan Deli Serdang, Dinas Kominfo Kota Medan, Kapolrestabes menjelaskan, tujuan rapat koordinasi dilakukan untuk mensinkronkan sekaligus mencari pola dan metoda yang dilakukan, sehingga usai UN nanti para siswa tidak bergerombol maupun melakukan konvoi. Apalagi saat ini, jelas Kapolrestabes, musibah virus Corona tengah terjadi sehingga untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona, maka masyarakat pun diminta untuk mengurangi aktifititas di luar rumah. Itu sebabnya aksi konvoi maupun coret-coret baju yang selama ini selalu dilakukan pasca selesai UN harus dihentikan. Oleh karenanya melalui rapat koordinasi ini, Kapolrestabes sangat mengharapkan masukan-masukan dari seluruh peserta rapat koordinasi sehingga dapat ditetapkan pola maupun metoda yang akan diterapkan untuk mengatasinya. Sebagai contoh,

Kapolrestabes juga minta agar para siswa tidak diperkenankan langsung pulang selesai UN. “Siap ujian diupayakan siswa tidak langsung pulang dan diberikan penjelasan tentang virus corona dan proses penyebaran. Dengan demikian para siswa akan memiliki pemahaman yang jelas, sehingga mereka tidak berkumpul maupun melakukan aksi konvoi. Selain mengganggu ketenangan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan, para pelajar juga dikhawatirkan tawuran,” kata kapolrestabes.

Selanjutnya, Kapolrestabes juga berharap agar Kapolres Pelabuhan Belawan dan Kapolres Deli Serdang melarang siswa-siswa yang berada di wilayah hukumnya agar tidak memasuki Kota Medan. Hal itu penting dilakukan sebagai antisipasi mencegah semakin banyaknya siswa yang berkumpul maupun berkonvoi.

Kasatpol PP Kota Medan M Sofyan mengusulkan, agar pihak sekolah tidak memperbolehkan para siswa langsung pulang usai UN sampai sore hari. Selama berada di sekolah, Sofyan minta pihak sekolah membuat sejumlah kegiatan untuk diikuti para siswa. Para siswa baru diperbolehkan pulang, jelasnya, setelah orang tua datang menjemput. "Tanpa dijemput orang tua, siswa tidak diperkenankan keluar dari sekolah. Alhamdulillah, upaya ini sangat efektif untuk mencegah siswa bergerombol dan melakukan konvoi untuk meluapkan euphoria setelah selesai ujian,” jelas Sofyan.

Sedangkan Plt Kadis Pendidikan Kota Medan Masrul Badri, mengatakan Dinas Pendidikan Kota Medan siap mendukung keinginan Kapolrestabes Medan. Namun untuk pelaksanaa UN siswa SD & SMP yang kini menjadi wewenang Dinas Pendidikan yang dijadwalkan pada 20-23 April mendatang, kata Masrul, masih menunggu kesepakatn Menteri Pendidikan dan DPR RI. “Kemungkinan UN yang akan diikuti sebanyak 43.682 siswa kemungkinan ditunda atau ditiadakan untuk mencegah penyebaran virus corona. Kita tinggal menunggu hasil rapat Menteri Pendidikan dengan DPR RI,” kelas Masrul. (r)

Komisi I DRRD Lampung Bersama Gubernur Akan Panggil Empat Perusahaan Distributor Gula


Lampung,Faktaonline.net - Pasca melakukan Hearing bersama Polda Lampung, Dalam rangka menyikapi masalah kelangkaan gula di Lampung, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung lakukan jumpa pers di ruang rapat, Senin (23/03/2020).
Yozi Rizal, SH, selaku ketua komisi I, DPRD Provinsi Lampung mengatakan bahwa pihaknya melakukan Hearing terkait permasalahan kelangkaan Gula yang diduga ada penimbunan disejumlah perusahaan yang berada di Lampung. "Terkait penimbunan yang ada di empat perusahaan menurut pihak kepolisian, jadi itu kan menjadi semacam permasalahan, jika nanti ada kemungkinan kita akan turun langsung ke bawah, ini yang terdiri dari beberapa hasil penyelidikan itu dari empat perusahaan besar, hingga akhirnya muncul angka yang cukup fantastis," kata Yozi Rizal.

Lanjutnya, Pihaknya juga berharap dan percaya terhadap pihak kepolisian, karena mereka adalah lembaga yang melakukan pengecekan tentang kelangkaan. Jadi ada penumpukan sejumlah gula yang tidak wajar di situ jadi timbul asumsi berangkat dari ketiadaan gula itu sendiri, Kemudian bersama dengan Gubernur memanggil empat perusahaan ini meminta penjelasan dari 4 perusahaan ini untuk meminta penjelasan maupun alasan mereka. disampaikan oleh ketua komisi bahwa ada sesuatu yang tidak logis bahwa dari 4 perusahaan kemudian distribusi jaraknya cukup jauh. "Artinya teman-teman media sekalian bahwa kita terima kasih kepada teman-teman sudah mengawal dan konsen terhadap ini dalam rangka peduli kita kepada masyarakat terutama terkait dengan bahan pokok. Kami dari komisi I juga menunggu informasi dari masyarakat dan kawan-kawan media untuk dapat memberikan informasi terkait kelangkaan gula," tambahnya.

Dikatakan Mirzalie SS., SH., MKN, Selaku anggota komisi I mengatakan hasil dari pertemuan antara Pemerintah Provinsi dengan pihak perusahaan. Saat ditanya oleh awak media soal kapan kesepakatan itu akan berjalan dan kesetabilitasan harga di pasaran. "Hasil dari kesepakatan dari pihak gubernur dengan empat perusahaan besar di Lampung, bahwa mereka siap untuk Kesediaan gula akan akan di distribusikan, untuk masalah harga terendah 12.500, pelaksanaan kegiatan ini karena ini ada di pihak Provinsi," Kata Mirzalie. (syah99).

Sikapi Masalah Virus Covid-19, DPRD Lampung Adakan Hearing Dengan Berbagai Pihak


Lampung,Faktaonline.net - Menyikapi masalah Covid19, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung adakan Hearing bersama Pemprov, Polda, Danrem, TNI AL, serta dinas terkait sebagai pengarah terhadap Dinas Kesehatan Provinsi Lampung sebagai satuan fokus tugas, Selasa (24/03/2020)

Hearing tersebut adalah salah satu langkah untuk mengetahui tingkat implementasi dan pelaksanaan seperti apa persiapan Provinsi Lampung dalam menangani permasalahan terkait virus Corona. Mingrum Gumay selaku Ketua DPRD Provinsi Lampung mengatakan bahwa menurutnya ada Keppres No. 7 tahun 2020. tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, tentang anggaran terkait bencana non alam, Pada prinsipnya DPRD Provinsi Lampung dapat memahami hal yang dimaksud, bisa jadi ada pengangguran yang memang sangat dibutuhkan dalam kondisi darurat seperti ini. "Dengan catatan ada mekanisme yang kita lalui agar maksud dan tujuan itu tidak menyimpang," kata Mingrum.

Reihana, Selaku Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung berpesan kepada masyarakat yang mengalami keluhan untuk tidak terburu-buru datang ke rumah sakit, gunakan puskesmas terdekat untuk memeriksa kondisi tubuh agar pasien dapat terdeteksi penyakit yang dideritanya, sehingga apabila ada hal-hal yang tidak diinginkan pihak puskesmas akan memberikan rujukan kepada pasien. "Jangan kerumah sakit, hubungi puskesmas terdekat, karena petugas surfai (Covid19) adanya di puskesmas, jadi nanti jangan miskomunikasi lagi, langsung kerumah sakit akhirnya tidak terdata, makanya dengan definisi itu akhirnya berkuranglah ODP (Orang Dalam Pantauan) kita," kata Reihana.

Selain itu, Reihana juga berpesan kepada masyarakat agar tidak terlalu panik dengan adanya virus Corona, sebab di Provinsi Lampung ada sekitar dua ribuan Dokter termasuk Dokter specialist dengan enam ribuan perawat yang siap untuk mengobati masyarakat yang berada di Lampung. "Dengan segala kekuatan yang kami punya, kami harus show offer, kami harus kerja gak bisa kami bilang gak punya tenaga terus kami gak kerja, kami bekerja dengan ikhlas," jelasnya. (Sy)

Ketua DPRD Lampung Utara Menghimbau Masyarakat Agar Mengantisipasi Penyebaran Virus Corona


Lampung Utara,Faktaonline.net - Mewabahnya virus Corona (Covid 19) menjadi momok yang menakutkan di kalangan masyarakat. Seperti viralnya pemberitaan yang di terbitkan seluruh media, baik pemberitaan media elektronik, media online dan media cetak, saat ini corona covid 19 bagaikan artis papan atas yang peranannya menggemparkan dunia. Betapa tidak dari pemberitaan yang di tayangkan melalui media elektronik, online dan media cetak di seluruh penjuru dunia dalam setiap harinya terhitung sekian jiwa melayang meregang nyawa menjadi keganasan serangan virus corona covid 19. Semisal di negara kita Republik Indonesia corona menjadi perhatian khusus pemerintah, baik pemerintah pusat, provinsi dan pemerintah daerah. Berbagai macam program dan cara di lakukan pemerintah yang melibatkan, executive, legislatife hingga TNI dan Polri serta dinas kesehatan di masing – masing pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten kota, tak henti – hentinya melakukan sosialisasi ke masyarakat guna menditeksi dini pencegahan mewabahnya virus corona covid 19. Selasa (24/03/2020).

Menyikapi dan mengantisipasi penyebaran virus corona (covit 19) di kabupaten lampung utara (Lampura), ketua DPRD kabupaten lampung utara, Romli, A.Md., menghimbau kepada seluruh masyarakat lampung utara agar turut berperan aktif dalam mengantisipasi penyebaran Virus Covid-19 (Virus Corona) yang telah mewabah sedemikian luar biasa yang telah menelan ratusan korban jiwa di seluruh dunia. Langkah aktif yang dimaksud yakni : 1. Mencuci tangan dengan air bersih yang mengalir dengan menggunakan sabun selama 20 detik sebelum atau sesudah beraktivitas. 2. Tutup hidung dan mulut saat bersin atau batuk dengan menggunakan tisu atau lengan dalam baju. 3. Mencuci bersih semua bahan makanan yang akan diolah yang baru dibeli di pasar, masak hingga sempurna agar virus mati. 4. Hindari bersentuhan dengan hewan ternak dan liar. 5. Hidari kontak dengan orang yang memiliki gejala batuk dan flu, khusus nya dengan riwayat perjalanan dari negara yang terjangkit. 6. Menjaga kesehatan dengan rutin mengkonsumsi buah dan sayur serta makan makanan yang bergizi. 7. Menjaga kebersihan lingkungan, baik di lingkungan kerja ataupun rumah, 8. Selalu menjaga kebugaran badan dengan olahraga yang teratur. ” Sekian himbauan dari saya, mudah – mudahan kita semua terhindar dari serangan virus corona covid 19 dan mudah – mudahan seluruh saudara – saudara kita yang terinfeksi virus corona yang sedang menjalani perobatan dan isolasi dapat segera sembuh dan pulih seperti sediakala.” Pungkas Romli (*)

Penanggulangan Wabah Covid-19 di Wilayah Kab. Lampura, Dandim 0412 Hadiri Apel Bersama Polres


Lampung Utara,Faktaonline.net - Telah berlangsung kegiatan Apel Bersama Ops Aman Nusa II thn 2020 Polres Lampung Utara dalam rangka penanggulangan wabah virus Corona (Covid-19) di wilayah Kab. LU, bertempat di Lapangan Apel Mapolres LU Jl. Tjokoel Soebroto Kel. Kelapa Tujuh Kec. Kotabumi Selatan Kab. LU. Selasa (24/3/2020) pagi.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sbb : Plt Bupati LU Hi. Budi Utomo, S.E, M.M, Kapolres LU AKBP Bambang Yudo Martono, S.I.K, Dandim 0412/LU Letkol Inf Krisna Pribudi, Pj. Sekda Kab. LU Hi. Sofyan, S.P, Kadis Kes LU Hj. dr. Maya Metisa, M.Kes, Danyon C Brimob Polda Lampung Kompol. Saifulloh, Kasat Pol PP Kab. LU Firmansyah, Wakapolres LU Hi. Zulkarnain, Para Kapolsek, Kasat, Pa, Ba Jajaran Polres LU, Pasi Intel Kodim 0412/LU Kapten Inf Suroto, Pasi Ops Kodim 0412/LU Lettu Inf Jauhari, Subdenpom Kotabumi Sertu Sugeng, Dalam pelaksanaan Ops Aman II melibatkan 150 personil gabungan dari TNI-POLRI dan Instansi terkait.

Adapun fasilitas/tempat umun yang di lakukan pembersihan dan penyemprotan Sbb : Mapolres LU – Jln. Tjokoel Soebroto – Jln. Mayjend Alamsyah RPN – Jln. Jendral Soedirman – Pasar Dekon – Pasar Sentral. Melaksanakan Oprasi Pasar dan penyemprotan di Pasar Sentral Kotabumi Jl. Soekarno-Hatta Kel. Kota Alam Kec. Kotabumi Selatan Kab. LU. Pasar Pagi Kotabumi Kel. Kotabumi Udik Kec. Kotabumi Kab. LU.

Amanat Kapolri yang di bacakan oleh Kapolres LU AKBP. Bambang Yudo Martono, S. I. K Sbb : Kapolres Lampung Utara AKBP Bambang Yudo Martono selaku pimpinan apel mengatakan kegiatan apel Nusa II, sebagai tindak-lanjut atas penyakit COvid 19 dalam meningkatkan langkah ekstra, menanggulangi penyakit corona. Dilihat dari beberapa negara lebih dahulu, dengan Lockdown, ada juga yang mengurangi persebaran virus dengan bertujuan menghambat penyebaran virus COvid 19. pemerintah membentuk gugus tugas penanggulangan penyakit, dan melaksanakan tugas secara efektif hingga ke semua daerah di Indonesia. Memutus rantai harus diambil langkah, menunda kegiatan yang dalam jumlah banyak, meningkatkan pelayanan Covid 19 secara maksimal, diharapkan dengan kegiatan ini dapat di cegah penyebaran Covid 19. Pada hari ini juga akan dilakukan pengecekan harga di pasar Sentral dan pasar Dekon. Penyemprotan dilakukan di Kotabumi. Kegiatan penyemprotan ini rencananya berlangsung sampai dengan hari sabtu 28-03-2020. Saat ini kegiatan penyemprotan dan pengecekan 9 bahan pokok di pasar sentral sedang berlangsung. (*)

Dinilai Berprestasi, Kasat Lantas Polrestabes Medan Berikan Reward Sebagai Penghargaan Kepada Dua Anggotanya


Medan,Faktaonline.net - Kasat Lantas Polrestabes Medan, Kompol HM Reza Chairul AS, SIK, SH, MH memberikan reward sebagai penghargaan kepada dua personel Satlantas Polrestabes Medan yang berprestasi, pemberian reward diberikan di saat apel pagi di Lapangan Merdeka Medan, Senin (23/3).

Adapun kedua personel Satlantas yang mendapatkan reward tersebut, yakni Bripka Farneza dan Brigradir Diki Sumarna, yang bertugas di Subnit 2 unit Turjawali Satlantas Polrestabes Medan, "Kedua personil tersebut berhasil melakukan penertiban terhadap iring-iringan konvoi dengan ugal ugalan puluhan siswa SMK yang telah selesai melaksanakan Ujian Nasional pada hari Kamis tanggal 19 Maret 2020 sekitar pukul 15.00 Wib di sekitar Lapangan Merdeka Medan, dan juga berhasil mengungkap dan menangkap pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis ganja" kata Kompol Reza.

Kasatlantas Polrestabes Medan juga berharap kepada seluruh personil Polrestabes Medan agar senantiasa melaksanakan tugas secara profesional demi pengabdian kepada bangsa dan negara.
Turut hadir di upacara apel pagi yakni, Wakasatlantas, Kompol Efendi Sirait, Kaur Bin OPS Satlantas, Para Kanit Satlantas, Kasubnit Lantas, dan personil serta ASN Satlantas Polrestabes Medan.(am)

Sosialisasi Pencegahan Penyebaran Virus Covid-19, Pemprov Lampung Himbau Warga Kota Metro Melalui Mobil Keliling


Kota Metro, Faktaonline.net - Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung kembali mensosialisasikan pencegahan penyebaran virus corona (covid-19) melalui pengerahan mobil dengan pengeras suara di Kota Metro Provinsi Lampung, Minggu (22/03/2020) Setelah sebelumnya dilakukan di Kota Bandar Lampung, Mobil dengan pengeras suara kini menyusuri jalanan Kota Metro untuk memberikan imbauan kepada masyarakat terkait pencegahan penyebaran virus corona.

Koordinator Lapangan Unit mobil tersebut yang juga selaku Kasie Pengelolaan Media Komunikasi Publik Dinas Kominfotik Provinsi Lampung Dandi Nursetia menyatakan, bahwa kegiatan tersebut dilakukan untuk memberikan imbauan kepada masyarakat Lampung, khususnya Kota Metro terkait pencegahan penyebaran virus corona. "Sesuai dengan instruksi Pak Gubernur, kegiatan kita hari ini bertujuan untuk mensosialisasikan imbauan pencegahan penyebaran virus corona, Sabtu kemarin kita sudah berkeliling di Kota Bandar Lampung, hari ini di Metro," ucapnya.

Lebih lanjut, Dandi mengatakan bahwa yang menjadi sasaran pelaksanaan sosialisasi kali ini adalah tempat - tempat keramaian dan tempat berkumpul orang, seperti pasar, pusat kota, persimpangan jalan, sepanjang jalan protokol dan beberapa titik yang diperlukan. Adapun masyarakat menyambut baik pelaksanaan sosialisasi ini, hal tersebut tampak dari keseriusan masyarakat dalam menyimak pesan yang disampaikan. (rel)



Merasa Prihatin, Kasatlantas Polrestabes Medan Berikan Bantuan Sembako dan Tali Asih Kepada Bocah Penderita Sindrom Hidrosefalus



Medan, Faktaonline.net - Usai melaksanakan Sholat Jum'at, Kasat Lantas Polrestabes Medan, Kompol HM Reza Chairul A.S, SIK, SH, MH, mengunjungi bocah perempuan, Assyifa Ameliya (9), penderita Sidrom Hidrosefalus (penumpukan cairan diotak) sejak lahir, anak dari pasangan Afrizal Tanjung dan Kartini, yang berdomisili di Jalan Pelajar Timur, Gang Pribadi, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Jumat (20/3) "Sebelumnya, Saya menerima informasi dari masyarakat, bahwa, ada seorang anak yang sudah 9 Tahun menderita Sidrom Hidrosefalus sejak lahir" kata Kompol Reza kepada wartawan.

Setelah menerima informasi tersebut, selanjutnya Kasat Lantas yang terkenal ramah dan suka berbagi kepada masyarakat tidak mampu ini, dan juga mempunyai Program Patroli Mejuah – juah (Medah Jum’at Barokah, Jumat Hasanah) segera mengunjungi kediaman orang tua Assiyifa Amelia tersebut.

Bercampur rasa sedih dan gembira karena tidak menyangka mendapat kunjungan dari orang nomor satu dijajaran Satlantas Polrestabes Medan tersebut, Afrizal Tanjung dan Istrinya Kartini pun segera menyambut kedatangan Kompol Reza beserta beberapa anggota Satlantas Polrestabes Medan, sembari mempersilahkan masuk kerumah mereka, " Semoga kebaikan Bapak Kasat Lantas dibalas berlipat ganda oleh Allah SWT, sukses buat kariernya, dan sehat selalu” ujar Afrizal dengan haru.

Pantauan dilokasi, Kasat Lantas Polrestabes Medan yang masih mengenakan peci tampak merasa sangat iba dan prihatin melihat keadaan bocah perempuan dari pasangan Afrizal Tanjung dan Kartini tersebut, diakhir kunjungannya, Kasat Lantas memberikan bantuan sembako, berupa beras, gula, indomie, dan minyak goreng serta uang taliasih. (red).