Total Viewers

Agama

Agama

Bawaslu Medan : Saat Bertugas Banyak PPDP Tidak Mengikuti Peraturan dan Ketentuan Yang Berlaku


Medan,Faktaonline.net - Pada saat Proses Pemutakhiran Data Pemilih‎ pada tahapan Pilkada Kota Medan 2020, menurut Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kota Medan banyak menemukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih‎ (PPDP) bertugas tidak sesuai peraturan dan ketentuan berlaku.
Hal itu, diungkapkan oleh Anggota Bawaslu Kota Medan, M.Fadly S.Sos kepada wartawan di Medan, Sabtu (1/8).

Ia mengatakan temuan tersebut, berdasarkan tabulasi atau catatan laporan Hasil Pengawasan yang disampaikan jajaran Panwaslu Kecamatan se-Kota Medan kepada Bawaslu Kota Medan, sejak 15 hingga 31 juli 2020, "Antara lain, kita temukan dari pengawasan melekat dan langsung di lapangan, ditemukan nama petugas PPDP yang tercantum di Surat Keterangan (SK) ‎berbeda dengan petugas PPDP yang bertugas dilapangan. Kemudian PPDP tidak mencoklit dari rumah ke rumah. PPDP tidak melakukan coklit,namun, hanya menempel stiker A.A2 KWK di rumah warga,” ungkap Fadly. 

Selanjutnya, juga ditemukan masih ada PPDP yang menjalankan tugasnya tidak sesuai protokol kesehatan, Formulir AA2 KWK tidak diisi secara lengkap dan Petugas PPDP diduga sebagai anggota Partai Politik (Parpol) aktif. Dengan itu, Fadly mengungkapkan Bawaslu Kota Medan bersama jajaran tetap melakukan pengawasan terhadap PPDP, yang akan dilaksanakan hingga akhir, pada 13 Agustus 2020, mendatang, "Saran perbaikan secara tertulis disampaikan oleh 9 Panwaslu Kecamatan kita ke PPK‎. Agar surat saran perbaikan tersebut, ditindaklanjuti oleh PPK tersebut, untuk menginstruksi, monitoring, supervisi kejajaran di bawahnya PPS dan PPDP untuk melaksanakan tugas Coklit sesuai dengan SOP, ketentuan yang sudah ditetapkan,” tutur Fadly.

Fadly menjelaskan dari temuan di lapangan diperoleh Panwas Kelurahan/Desa (PKD) dan Panwaslu Kecamatan juga disampaikan saran perbaikan dalam bentuk teguran secara lisan langsung ke PPDP dan PPS, "Ketika saat melakukan pengawasan melekat Coklit juga disampaikan saran perbaikan secara lisan‎ oleh jajaran kita di Panwaslu" terangnya. Fadly menambahkan dari temuan ini, yg telah disampaikan jajaran kita dengan tujuan sebagai evaluasi dalam perbaikan Pemutakhiran Data Pemilih‎ yang dilakukan oleh PPDP, "Karena tahapan coklit ini masih ada waktu sekitar 12 hari kedepan untuk memperbaikinya demi tercapai nya ke Akuratan Daftar Pemilih,” tandasnya. (sb/red)

Komisi B DPRD Sumut Gelar RDP Dengan Pengusaha Truk Angkutan Khusus Pelabuhan Belawan


Medan,Faktaonline.net - Komisi B, DPRD Sumatera Utara menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan pengusaha truk, Angkutan Khusus Pelabuhan Belawan dan Organda Sumatera Utara serta PT Pelabuhan Indonesia - I Medan (Persero) di gedung dewan, Kamis (31/7/2020).

Rapat di pimpin anggota Komisi B, DPRD Sumatera Utara Sugianto Mamur. Di rapat itu, Direktur Operasional da Komersil PT Pelabuhan Indonesia - I Medan (Persero) Ridwan Sani Siregar menegaskan sosialisasi pembatasan truk telah dilakukan. Tujuannya, bagaimana untuk memperbaiki situasi di Belawan dan itu diterapkan untuk terminal yang baru.

Kendati demikian, berbagai persoalan terungkap dan perwakilan dari pengusaha truk menolak pembatasan truk yang beroperasi di tahun 2005 ke bawah. Dan menarik untuk di simak di rapat itu,
Ketua Organda Sumatra Utara Haposan Siallagan menyatakan Organda Sumatera Utara senantiasa melindungi dan membantu anggota dan mensukseskan program permerintah. (fajaruddin batubara)

Turunkan 1900 Personil, Polda Sumut Siap Lakukan Pengamanan Hari Raya Idul Adha 1441 H


Medan,Faktaonline.net - Polda Sumatera Utara siap untuk mengamankan perayaan Hari Raya Idul Adha1441Hijriah yang jatuh pada Jumat (31/7).
Untuk kekuatan personel, akan diterjunkan 1.900 anggota dalam pengamanan. Kendati demikian, Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin mengimbau warga agar tidak menggelar takbir keliling.

Disampaikan Kapoldasu, Cukup hanya takbiran di masjid. Begitupun halnya dengan Salat Idul Adha di Masjid dengan tetap menjalankan protokol kesehatan, "Polda Sumut siap mengamankan pelaksanaan perayaan Idul Adha. Namun kami imbau agar tidak perlu takbir keliling, cukup di Masjid. Salat Id juga di Masjid dengan menerapkan protokol kesehatan," ujarnya, Kamis (30/7/2020).

Menurut Martuani, warga harus tetap menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Apalagi angka kasus positif di Sumut terus meningkat, "Kasus Covid-19 di Sumut ini cukup menonjol karena itu pentingnya penerapan protokol kesehatan secara ketat sebagai kunci menekan penyebaran virus," katanya. (red

Kades Cinta Damai dan BPD Berikan Bantuan Tali Asih Kepada Korban Putting Beliung


Percut Seituan,Faktaonline.net - Kepala Desa Cinta Damai Kec.Percut Seituan
Kab.Deliserdang, Josta Josevina br Tambunan bersama Ketua BPD Pider Lumban Batu memberikan bantuan uang tali asih dan mengupa tondi (penyemangat) warganya yang tertkena musibah putting beliung didusun I dan Dusun II didesa itu Rabu (29/7) pagi. Bantuan tersebut langsung diserahkan kerumah Chairul Amri warga Dusun I (diterima mertuanya) yang seng rumahnya tertimpa pohon tumbang akibat kena angin putting beliung dan kerumah Sucipto/ Sri Asih warga Dusun II yang seng rumahnya habis terangkat dan hancur, bantuan langsung diterima korban didampingi Kadus Robinson Manulang.

Kades Cinta Damai Josta Josevina br Tambunan mengatakan bantuan tali asih ini sebagai wujud kepedulian pemerintah desa membantu warga yang tertimpa musibah, ibu kades berharap agar bersabar karena musibah ini tidaklah kita harapkan dan kita turut prihatin tentang hal ini. Bantuan ini diharapkan dapat mengurangi beban mereka. Kadus II Robinson Maulang menambahkan musibah ini juga nanti akan kita laporkan ketingkat kecamatan dan kabupaten, “Mudah mudahan nantinya bisa ditanggapi dan mendapat bantuan dari pemerintah kecamatan dan kabupaten”, harap kadus Robinson Manulang. 

Kehadiran rombongan Kades dan Ketua BPD bersama para kadus dan kaur desa tersebut disambut haru oleh para korban putting beliung itu sembari mengucapkan rasa terimaksihnya semoga musibah ini tidak lagi datang Ketua BPD Pider Lumban Batu menambahkan bantuan ini sebagai kebijakan pemerintahan desa dan BPD terhadap warga yang tertimpa bencana korban putting beliung, kepada warga yang kena musibah kita berharap supaya bersabar dan ini menjadi acuan untuk kembali semangat apa yang diberikan tersebut. (Firdaus Tanjung).

Kades Cinta Damai Bagikan BLT Gelombang Kedua Kepada 155 KK


Percut Sei Tuan,Faktaonline.net - Disaksikan Babinsa Koramil 13 PST, Sertu MS Rangkuti, Babinkamtibmas Polsek Percut Seituan, Aiptu P.Marbun, Ketua BPD Pider Lumban Batu dan Ketua Lembaga Pemberdayaan Mayarakat (LPM) Pulo Siregar beserta perwakilan Pemerintah Kecamatan Percut Sei Tuan, Kades Cinta Damai Kec.Percut Seituan Kab.Deliserdang, Damai Josta Josevina br Tambunan membagikan BLT Gelombang kedua sebesar Rp. 300 ribu kepada 155 KK warganya, dikantor desa, Rabu (29/7) sore. 

Josta Josevina br Tambunan mengatakan Pembagian BLT Gelombang kedua tahap pertama sebesar Rp.300 ribu, diberikan sesuai plafon yang menerima BLT sebanyak 155 KK, ini diberikan kepada masyarakat yang memang memenuhi kriteria yang layak menerimanya. “Karena BLT ini sangat membantu masyarakat kami yang terkena dampak covid-19, mudah mudahan kedepan masyarakat terhindar dari corona atau covid-19, karena mereka sebenarnya tidak menginginkan bantuan seperti ini”, ungkap kades Josta.

Menurut ibu kades ini ada beberapa kriteria warga yang berhak menerima BLT seperti yang terkena lock Down dan masyarakat yang sangat miskin atau tidak punya rumah dan tidak punya mata pencaharian. Sedang yang tidak layak menerima adalah PNS, penerima PKH, BPMT, mensos BTS, mensos nelayan dan orang yang sangat mampu (kaya).

Pada kesempatan itu Ketua BPD Pider Lumban Batu dan Ketua LPM Pulo Siregar menyambut gembira penyerahan bantuan BLT yang berasal dari anggaran dana desa (ADD) tersebut, kepada warga yang menerima Pider Lumban Batu dan Pulo Siregar menghimbau agar mempergunakannya untuk kebutuhan yang sangat penting.

Sementara Babinsa Sertu MS Rangkuti berharap kepada masyarakat agar dimanfaatkan sebaik baiknya, karena ini memang berasal dari dana desa untuk masyarakatnya. Ini bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakatnya, kita patut bersyukur dan selalu taat kepada aturan pemerintah tentang protol kesehatan pakai masker dan cuci tangan pakai sabun. Kita berharap agar wabah covid-19 ini cepat berlalu dan kita semua terhindar dari wabah itu.

Babinkamtibmas Aiptu P.Marbun menambahkan pembagian BLT tahap kedua sebanyak Rp.300ribu yang dibagikan kepada 155 KK ini, kiranya bantuan tersebut layak digunakan dengan seperlunya. Harapan kita kepada warga Desa Cinta Damai agar dapat memahami tentang apa dampak dari covod-19 tersebut. Kepada masyarakat terutama Cinta Damai, selaku Babinkamtibmas didesa ini menegaskan agar benar benar memakai masker dimanapun bearada baik itu saat berjalan diluar rumah maupun saat kita mengendera harus dipakai, karena sudah ada UU untuk penggunaan masker, bilamana tidak memakai maka orang itu akan dilakukan penindakan. “Kita berharap agar masyarakat dapat memahami dan menjalankan peraturan pemerintah tersebut supaya masyarakat kita ini terhindar dari wabah corona”, sebutnya.

Salah seorang warga penerima BLT ibu Evy dari Dusun I Cinta Damai mengatakan rasa gembiranya telah memperoleh bantuan tertsebut, karena bantuan ini bisa diperguanakan untuk kepentingan yang mendesak seperti beli beras dan untuk kepentingan keluarganya. “Kita sangat berterimakasih kepada ibu kades yang telah menyalurkan dana ini, kami mendoakan agar buk kades senantiasa diberikan Allah kesehatan dan dipermudah diperlancar setiap urusannya dalam menjalankan roda pemerintahan desa”, kata Devy. (Firdau Tanjung).

Awasi Coklit PPDP, KPU Medan Turun Langsung Monitoring ke Lapangan


Medan,Faktaonline.net - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan melaksanakan monitoring dan supervisi Pencocokan dan Penelitian (Coklit) yang dilakukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) dengan turun langsung ke lapangan, ”Kegiatan ini dilakukan untuk memantau PPDP apakah sudah bekerja sesuai dengan regulasi. Serta melihat secara langsung apa saja kendala yang dialami PPDP di lapangan dan mencari solusinya secara bersama-sama,” ujar Anggota KPU Kota Medan Divisi Program, Data dan Informasi, Nana Miranti, di Medan, Rabu (29/7)

Meski tahapan Coklit dilaksanakan dalam situasi pandemi Covid 19 saat ini, namun kualitas daftar pemilih yang akan ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) Walikota dan Wakil Walikota Medan 2020 tetap harus berkualitas dan akurat, ”Kami di KPU punya komitmen untuk tetap menjaga agar DPT tetap berkualitas meski tahapan ini dijalnkan ditengah virus covid 19 yang masih menyebar di Kota Medan, untuk itu kita mengharapkan dukungan semua pihak. Kalau dari internal salah satu cara untuk menjaga kualitas DPT adalah dengan memastikan PPDP bekerja secara sungguh-sungguh mendata pemilih door to door,’ ucapnya.

Sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 2 Tahun 2017 tentang Pemutahiran Data Pemilih dan Penyusunan Daftar Pemilih Dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota pada pasal 29, KPU Kota Medan juga diminta melakukan pemeriksaan terhadap pelaksanaan tugas PPDP dengan menggunakan sampel paling sedikit 5% (lima persen) dari total jumlah TPS (Tempat Pemungutan Suara).

Dengan jumlah 4.296 TPS yang ada di Kota Medan, maka ada sebanyak 215 TPS yang akan dimonitoring dan disupervisi, dimana sesuai dengan jadwal yang sudah di agenda KPU Kota Medan ada 3 (tiga) kali kegiatan monitoring yang akan dilakukan. “Kalau terjadwalnya ada tiga kali monitoring, sekali monitoring ada 10 tim dari KPU Kota Medan termasuk komisioner yang akan melakukan monitoring dan supervisi langsung ke lapangan mendampinggi PPDP dalam bekerja di 21 kecamatan,” ucapnya. 

Untuk tahap awal, KPU kota medan sudah melakukan monitoring dan supervisi pada 24 – 26 Juli lalu. Di mana tindak lanjut dari monitoring tersebut, KPU Kota Medan juga mengintruksikan PPK dan PPS untuk melakukan monitoring 29 juli - 1 Agustus, ”Dengan monitoring ini harapannya jika ada kendala d lapangan, dapat diketahui sejak dini dan bisa diselesaikan sebelum jadwal coklit berakhir pada 13 Agustus 2020," katanya.(rel)

PT Gojek Indonesia dan Satlantas Polrestabes Medan Lakukan MoU Program J3K


Medan,Faktaonline.net - PT Gojek Indonesia dan Satlantas Polrestabes Medan melakukan kesepakatan bersama (MoU) terkait program J3K yakni jaga kesehatan, jaga keamanan dan jaga kebersihan. Penandatangan MoU dilakukan oleh Ruslan, Government Relation PT Aplikasi Karya Anak Bangsa - GOJEK Indonesia dan Kasatlantas Polrestabes Medan, AKBP Sonny Siregar, di kawasan jalan Bukit Barisan Medan, Selasa (28/7/2020).

Turut menyaksikan , Plt Walikota Medan Ir H Akhyar Nasution, MSi di wakili Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Kota Medan Iswar Lubis dan Distrik Manager Medan Gojek Indonesia Bahtiar Tambunan.
Di program J3K, setiap pengemudi gojek di wajibkan untuk melakukan pengecekan suhu tubuh dan penyemprotan disinfektan di tubuh."Mou kita dengan Satlantas Polrestabes Medan merupakan kerjasama untuk mengedepankan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.Jaga kesehatan teman-teman Gojek,"tegas Ruslan, dalam kata sambutannya di acara itu.

Kasatlantas Polrestabes Medan AKBP Sonny Siregar menegaskan, program J3K sangat membantu pihak Kepolisian untuk menciptakan Kamtibmas."Kami menyambut baik program J3K.Program J3K, program yang luar biasa di tengah-tengah pandemi Covid-19.Mari kita bersama-sama menjaga kesehatan,"himbau Sonny.

Plt Walikota Medan Ir H Akhyar Nasution di wakili Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan Iswar Lubis menyambut baik program J3K dan menghimbau agar senatiasa bersama-sama menjaga kesehatan di tengah-tengan pandemi Covid-19. Kegiatan MoU berjalan dengan aman dan lancar hingga usai acara dan di hadiri driver Gojek. (fajaruddin batubara)

Komisi B DPRD Sumut Minta PTPN IV Kembalikan Lahan KUD Pasar Baru Batahan Kabupaten Mandailing Natal


Medan,Faktaonline.net - Wakil Ketua
Komisi B, DPRD Sumatera Utara Zeira Salim Ritonga menyarankan agar PTPN- IV mengembalikan lahan KUD Pasar Baru, Batahan di Kabupaten Mandaing Natal. ”Kita minta PTPN-IV mengembalikan lahan KUD Pasar Baru, Batahan.Jangan asset PTPN-IV menjadi halangan,”saran Zeira Salim Ritonga, di saat Komisi B, DPRD Sumatera Utara menggelar rapat dengan PPTPN-IV, di gedung dewan, baru baru ini.

Rapat dengar pendapat di hadiri perwakilan dari KUD Pasar Baru Batahan, perwakilan Bank Mandiri, perwakilan dari Dinas Perkebunan Sumatera Utara, Sekda Kabupaten Mandailing Natal Gozali Pulungan, perwakilan dari PTPN-IV dan anggota Komisi B, DPRD Sumatera Utara yakni Thomas Dachi, Sugianto Makmur, Ahmad Hadian, Tuani Lumban Tobing H Fahrizal Efendi Nasution serta lainnya. 
Terkait lahan itu, anggota Komisi B, DPRD Sumatera Utara H Fahrizal Efendi Nasution menegaskan agar persoalan lahan itu segera diluruskan karena berbatasan dengan Sumatera Barat.

Hal senada juga dikemukakan anggota Komisi B, DPRD Sumatera Utara Tuani Lumban Tobing.”Jika ada masalah luruskanlah itu. Jangan berkelahi.Persoalan lahan tumpang tindih, izinnya harus diluruskan,”saran Tuani di rapat dengar pendapat itu.
Rapat dengar pendapat di pimpin Wakil Ketua Komisi B, DPRD Sumatera Utara Zeira Salim Ritonga.
Rapat akhirnya di skors dan dilanjutkan dengan peninjauan ke lapangan untuk melihat lahan itu.”Rapat diskors. Kami minta titik koordinat di izin lokasi lahan itu.Kita tinjau ke lapangan,”tegas Zeira Salim. (fajaruddin batubara)

Kades Cinta Damai : Penyakit Stroke Dan Kolestrol Berbahaya Serta Paling Menakutkan.


Percut Sei Tuan,Faktaonline.net - Kepala desa Cinta Damai Jota Josevina br Tambunan mengatakan, penyakit stroke dan kolesterol adalah penyakit berbahaya yang sangat menakutkan.
Hal ini dikatakannya dihadapan pengurus Lembaga Peberdayaan Masyarakat (LPM) dan kader Posyandu serta kader lansia dalam penyuluhan stroke dan Kolesterol dibalai desa Cinta Damai Kec.Percut Seituan Kab. Deliserdang, Selasa (28/7) siang. 

Dalam penyuluhan stroke kades Josta Josevina dihadapan pengurus LPM mengatakan penyakit stroke ini adalah suatu penyakit deposit neurologi yang disebabkan oleh gangguan pembuluh darah otak yang terjadi secara mendadak dan menimbulkan gejala tanda yang sesuai dengan daerah otak yang terganggu. “Untuk mencegah penyakit itu marilah kita menjaga kesehatan dan imunitas tubuh, jika ada gejala tersebut maka secepatnya periksa ke dokter atau tenaga medis lainnya”, sebut Josta Josevina yang diamini ketua LPM Pulo Sinaga bersama Sekretaris Nikson Lumban Gaol dan Bendahara B.Ringgas Siagian beserta 9 anggota LPM lainnya.

Demikian pula pada penyuluhan kolestrol, yang diikuti para kader posyandu dan kader lansia Ibu kades ini juga mengatatakan kolesterol adalah lemak yang dihasilkan dari tubuh (hati) dan sisanya dari luar tubuh (makanan) yang beredar dalam pembuluh darah dengan fungsi utama membangun dinding sel, melindungi jaringan saraf dan membuat hormon.

Lebih lanjut dikatakannya rasa senang dan gembiranya karena dalam dua sesi acara penyuluhan tersebut para peserta tampak antusias mengikuti dan mendengarkan penjelasan dari narasumber dokter Tumpak Sitanggang, semoga apa yang mereka dapatkan ini akan bisa disampaikan para peserta juga kepada masyarakat lainnya.

Pada kesempatan itu tenaga ahli medis dari rumah sakit Lubuk Pakam dokter Tumpak Sitanggang menjelaskan stroke merupakan suatu penyakit depisiniorologi atau gangguan saraf yang disebabkan oleh terjadinya penyumbatan saluran darah kesistem saraf tubuh kita. Jadi pada saat ini kepala desa memberikan fasilitas semacam edukasi kepada semua masyarakat agar lebih mengerti cara mencegah agar tidak terjadi stroke bahkan seminar ini sudah difasilitasi faktor faktor penyebab penyakit berbahaya itu seperti hypertensi, stroke dan kolestrol sangat mempengaruhi sehingga bisa menimbulkan komplikasi kearah stroke.

Mengontrol pada diri sendiri setidaknya agar bisa lebih mengerti tekanan darah normalnya setiap saat, dengan itu terhindar dari hypertensi dan ditekankan kepada masyarakat agar tetap tau kadar kolesterol pada dirinya. Karena penyakit stroke ini sangat berbahaya apalagi sampai stroke pendarahan sampai hilang kesadaran bahkan menimbulkan kematian. Hal ini sudah kita edukasikan kepada masyarakat dengan pemilihan pola makan dan gaya hidup yang sehat juga kita sudah jelaskan secara sederhana mungkin agar mayarakat lebih peduli dengan kesehatan diri sendiri baru membagikan informasi kepada keluarga dan lingkungan tempat tinggalnya masing masing.

Menurut dokter Dompak hubungan kolesterol dengan struk sangat berpengaruh, jika kolesterolnya tinggi akan membuat penyumbatan lemak kesetiap pembuluh darah yang membuat pasokan darah sampai keotak pasti terganggu dan menimbulkan penyumbatan darah dipembuluh otak juga dan mempengaruhi system saraf diotak sehingga timbul strok. Jika ini terjadi lama kelamaan lemaknya semakin banyak isetiap pembuluh darah maka terjadi kebocoran dipembuluh darah itu namanya strok pendarahan itu sangat fatal dapat menimbulkan kesadaran sehingga mengakibatkan kematian juga. 

Penyuluhan strok dan kolestrol tersebut mendapat sambutan hangat dai para peserta sehingga banyak peserta yang bertanya dalam sesi Tanya jawab itu yang membuat suasana menjadi lebih seru. Sementara itu Ketua LPM Pulo Sinaga mengucapkan rasa terimakasih kepada kepala desa karena sudah mlaksanakan kegiatan kegiatan penyuluhan ini sehingga mayarakat Desa Cinta Damai dapat masukan bagaimana caranya menjaga kesehatan agar tetap sehat dan dapat bekerja sebagaimana biasanya. (Firdaus Tanjung).

Desa Cinta Damai Gelar Penyuluhan Hypertensi , Penyakit Hypertensi Dapat Mengakibatkan Kematian


Percut Sei Tuan,Faktaonline.net - Pemerintah Desa Cinta Damai menggelar penyuluhan Hypertensi kepada puluhan peserta yang terdiri dari kalangan tokoh tokoh agama, seperti para pengurus masjid dan mushola serta para pengurus gereja bersama tokoh masyarakat lainnya se Desa Cinta Damai Kec.Percut Seituan Kab. Deliserdang dibalai desa tersebut, Senin (27/7) sore.

Kepala Desa Cinta Damai Josta Josevina br Tambunan usai acara menegaskan penyakit Hypertensi dapat mengakibatkan kematian, hypertensi adalah tekanan darah tinggi merupakan gangguan sitem peredaran darah. karena itu kita harus menjaga agar tekanan darah kita tetap normal dengan memperhatikan pola makan dan kebugaran tubuh agar tetap sehat.
Menurut kepala desa, pelaksanaan penyuluhan hypertensi ini sangat bersyukur sekali karena memang masyarakat yang diundang begitu antusias dengan apa yang diterangkan oleh narasumber kita dokter Dompak Sitanggang, "Kita berharap para peserta yang kita undang hari ini bisa menyampaikannya kepada masyarakat lainnya. Sengaja kita undang para pengurus mesjid dan moshola serta para pengurus gereja se Desa Cinta Damai bersama beberapa tokoh masyarakat dengan mengedepankan narasumber dr.Dompak Sitanggang ahli medis dari dinas kesehatan rumah sakit Lubuk Pakam yang asli putra daerah Desa Cinta Damai sendiri" katanya.

Para tokoh agama dan tokoh masyarakat yang menjadi peserta dalam penyuluhan tersebut tampak sangat antusias dan bersungguh sungguh memperhatikan setiap detil keterangan yang disampaikan dokter ahli medis itu, sehingga dapat dicerna dengan baik, bahkan dalam sesi Tanya jawab mereka juga banyak mendapatkan jawaban yang memuaskan. 

Dokter Dompak Sitanggang menjelaskan, hypertensi merupakan gangguan peredaran darah ditandai dengan adanya tekanan pada darah, yang pastinya ini terganggu sistem paskularisasi pembuluh darah didalam tubuh kita. Jadi dengan edukasi kali ini agar masyarakat bisa mengetahui apa itu hypertensi dan bisa mencegahnya. Tadi sudah dijelaskan memulai hidup sehat dengan memilih makanan yang tepat terhadap diri sendiri dan mengurangi berat tubuh serta rajin beroalah raga, jadi dengan mengetahui penjagaannya ini terhindar dari komplikasi hypertensi ini sendiri.

Sedangkan hypertensi bisa menyebabkan struk dan penyakit kronisk lainnya bahkan sampai gagal ginjal. Dengan edukai ini bisa menyadarkan masyarakat agar rajin control kerumah sakit jika memiliki keluhan keluhan tadi. Pencegahannya terutama menjaga pola hidup sehat dengan makanan yang seimbang protein, karbo dan mengurangi kadar natrium atau kadar garam dari menu makanan sehari hari. Jadi menjaga makanan agar mengurangi hypertensi itu sendiri. Jika memiliki berat badan diatas normal maka harus mengurangi berat badan itu dengan berolahraga dan lainnya.

Pengobatan tersebut mestinya harus kerumah sakit jika memiliki keluhan sehingga akan dipilih sengan obat hypertensi yang tepat, karena banyak golongan hypertensi jadi bisa lebih mengetahui penyakit hypertensi yang dideritanya. Sedangkan jenis hypertensi terbagi atas dua bagian, berdasarkan kelompoknya saja yaitu hypertensi primer dan sekunder yang pertama hypertensi yang diakibatkan keturunan dan kedua karena adanya penyakit kronik lainnya seperti kolestrol, penyakit DM dan berat badan melebihi yang seperti dijelaskan tadi, itu factor sekundernya. Sedangkan tekanan darah rendah banyak faktornya, bisa saja anemia atau gangguan elektrolit, makanya kita harus lebih mengetahui sebenarnya tekanan darah kita normal setiap harinya itunya tadi berapa. Makanya tadi saya edukasikan kepada masyarakat agar mengontrol kesehatannya dipuskesmas atau fasilitas kesehatan.

Desa Cinta Damai sendiri sudah memberikan fasilitas mengukur tensi, asam urat dan kolesterol geratis yang diberikan kepala Desa Cinta Damai ibu Josta Josevina br Tambunan dan kita juga memberikan edukasi kepada masyarakat jika mempunyai keluhan agar segera control ke Cinta Damai yang telah mempunyai fasilitas tersebut. Bahkan sampai ke balita dan ibu hamil juga sudah difasilitasi, jadi sangat beruntung saya rasa Desa Cinta Damai dengan fasilitas yang telah dipenuhi kepala desa untuk masyarakatnya. Intinya hypertensi ini jika tidak terkontrol dapat mengakibatkan kematian karena mengakibatkan strok, apalagi struk pendarahan yang pembocoran dipembuluh darah. (Firdaus Tanjung).

Personil Reskrim Polsek Medan Kota Ringkus Pelaku Pencurian Dengan Pemberatan


Medan,Faktaonline.net - Petugas Reskrim Polsek Medan Kota berhasil mengungkap pelaku pencurian dengan pemberatan atas dasar laporan M Rofik Ibrahim Nasution (25 ) karyawan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 142011159 yang dikuasakan padanya, Dengan nomor LP/379/VII/SU/RESTABES MEDAN/Sektor Medan Kota, tanggal 15 Juli 2020. Pengungkapan kasus tersebut dibenarkan Kapolsek Medan Kota Kompol Rikki Ramadhan melalui Kanit Reskrim Polsek Medan Kota Iptu Ainul Yakin saat dikonfirmasi awak media, Sabtu (25/7).

Dikatakan Ainul Yakin, Pelaku tak lain Karyawan SPBU itu sendiri yang berlokasi di Jalan SM Raja yang bernama Triandi Novari (24) warga Jalan Medan Area Selatan, Gg. Titro no.2, Kecamatan Medan Area.
 Dijelaskan Ainul, Ketika tim melakukan introgasi terhadap pelaku, petugas merasa ada keganjilan saat di lakukan introgasi tersebut, "Akhirnya tersangka mengakui perbuatannya yang sudah mengambil uang dari loker senilai Rp.3,450 juta,- dengan cara mencongkel menggunakan sebilah pisau, lalu disimpannya ke rumah orang tuanya dijalan Utama Medan, Guna peyidikan lebih lanjut, tersangka dijebloskan ke sel" terangnya.  (red)

Empat Komite DPD RI Sepakat Tolak Sentralisasi di RUU Ciptakerja


Jakarta,Faktaonline.net - Empat pimpinan Komite di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) RI sepakat menyampaikan penolakan terhadap frasa atau semangat menarik kewenangan daerah ke pusat. Para Senator menganggap RUU Ciptakerja setback kepada era sentralistik. Demikian pendapat Komite I hingga IV DPD RI yang disampaikan langsung ke Menko Perekonomian Airlangga Hartanto di rumah dinas Ketua DPD RI di kawasan Denpasar Raya Jakarta, Sabtu (25/7).

Rapat gabungan alat kelengkapan DPD dengan Menko Airlangga, selain dipimpin langsung Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, juga dihadiri Wakil Ketua DPD Sultan Baktiar Najamudin, Fachrul Razi (wakil ketua Komite I), Yorris Raweyai (ketua Komite II), Hasan Basri (wakil ketua Komite II), Bambang Sutrisno (ketua Komite III), Elviana (ketua Komite IV), Asyera Respati Wulanero (wakil ketua PPUU) dan Eni Sumarni (wakil ketua PPUU).
Dalam pengantarnya, LaNyalla sempat menyinggung bahwa DPD memandang ada frasa dalam RUU Ciptaker yang bertentangan dengan konstitusi, di Pasal 18 ayat 1, 2 dan 5 UUD NRI 1945. Karena semangat sentralisasi perijinan dan kewenangan pemerintah pusat, bisa berpotensi merugikan daerah. “Ini bisa juga menghilangkan semangat otonomi daerah yang telah kita rintis sejak awal era reformasi,” urainya.

Ditambahkan LaNyalla, para pimpinan alat kelengkapan DPD juga memandang hilangnya kepastian hukum terkait sanksi pidana dan administratif sebagai pengganti sanksi pidana. Dan akan menjadi sangat gemuk delegasi pengaturan ke peraturan pelaksana di bawah UU. Ditambah lagi, kewenangan Presiden mencabut Perda di Pasal 166 RUU tersebut rawan melanggar Putusan Mahkamah Konstitusi yang sudah ada.

Menanggapi hal itu, Airlangga mengatakan pemerintah memang ingin mempercepat pembahasan RUU Ciptakerja ini mengingat RUU ini adalah reformasi paling positif di Indonesia dalam 40 tahun terakhir, khususnya di bidang investasi dan perdagangan. “Apalagi dalam resesi global, RUU ini memberikan sinyal kepada dunia bahwa Indonesia kondusif dan terbuka untuk bisnis, ini penting di tengah sumber daya fiskal kita yang terbatas,” paparnya. 

Airlangga mengakui, pemerintah kurang dalam melakukan sosialisasi RUU tersebut. sehingga menimbulkan banyak respon dari berbagai kalangan. Namun pihaknya tetap mendengar dan berusaha mengakomodasi semua masukan dari parlemen, baik dari DPR RI maupun dari DPD RI. “Saya terima semua kesimpulan pendapat bapak ibu pimpinan Komite I hingga IV siang ini. Tentu pemerintah memperhatikan dan mengakomodasi,” paparnya. Rapat kerja gabungan alat kelengkapan DPD RI dengan Menko Perekonomian yang berlangsung sekitar 2 jam tersebut, diakhiri dengan penyerahan kesimpulan pendapat dari masing-masing Komite di DPD kepada Menko Airlangga. (rel)

Kasus Pemukulan Dua Polisi, 10 Ditetapkan Tersangka, Dua DPO


Medan,Faktaonline.net - Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko menyatakan, oknum anggota DPRD Sumatera Utara yang terlibat pemukulan 2 polisi di tempat hiburan malam di Medan sudah jadi tersangka dan ditahan,”KHS ditahan, Sekarang diperiksa,” kata Riko usai konferensi pers di Mapolrestabes Medan, Jumat (24/7/2020).

Dalam kesempatan itu, Riko juga mengimbau agar dua orang berinisial A dan M yang juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pemukulan 2 anggota polisi di Gedung Capital, Jalan Putri Hijau, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Maimun untuk segera menyerahkan diri. Ia menjelaskan, hingga saat ini pihaknya sudah menetapkan 10 tersangka, dari sebelumnya 8 orang yang terdiri dari 7 orang laki-laki dan 1 orang perempuan, “Tersangka ada 10 orang, 2 masih DPO. Kita mengimbau kepada yang DPO, A dan M, diminta untuk menyerahkan diri” tegas orang nomor satu di Polrestabes ini. 

Dikatakannya, dalam kasus ini pihaknya melakukan penanganan secara profesional, Jika saja ada dilakukan upaya perdamaian, dia mempersilakan, namun penyidikan tetap berjalan, “Kita melaksanakan penyidikan secara profesional. Silakan kalau mau berdamai atau apa, kita profesional. Penyidikan tetap kita lanjutkan sesuai ketentuan,” katanya. Diberitakan sebelumnya, 2 orang anggota polisi menjadi korban pemukulan oleh sejumlah orang di Gedung Capital Medan pada Senin (24/7/2020) dini hari lalu.

Dalam kasus tersebut, polisi memeriksa 17 orang dan 7 di antaranya setelah diperiksa positif amphetamine. Sebelumnya, polisi menetapkan 8 orang tersangka, 7 di antaranya laki-laki dan 1 perempuan, Salah satu tersangka berinisial KHS, menurut Riko, berdasarkan keterangan dan identitasnya, bekerja sebaga wiraswasta, sementara Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting, ketika dikonfirmasi menyatakan bahwa KHS merupakan anggota DPRD Sumut. (k/red)

Dituding Pembangunan Jalan Bermasalah, Inspektorat Deli Serdang Didampingi Polisi Turun Tinjau ke Lokasi


Percut Seituan,Faktaonline. net - Didampingi dua petugas Polisi dari Unit Tipikor Satreskrim Polrestabes Medan Bripka Frengki Sianipar dan Bripka I.Y.Dachi, Inspektorat Kabupaten Deli Serdang Jonson Gultom. SE, MAP dan Drs Alman Jutri Pasaribu, MSi melakukan pemeriksaan Jalan Pertanian Dusun V, Desa Cinta Damai Kec. Percut Seituan Kab. Deliserdang, yang digaungkan segelintir warga setempat bermasalah. Warga desa itu menuding pembangunan jalan Pertanian Dusun V Desa Cinta Damai yang menghubungkan dua desa Cinta Damai dan Pematang Lalang itu bermasalah sehingga dilaporkan ke Polrestabes Medan dan Pemkab Deli Serdang.

Jalan itu adalah Jalan Dusun V, tapi ada yang memprokatori jalan pertanian itu sebagian adalah jalan Pematang Lalang. Ternyata setelah ditinjau langsung kelokasi yang dibangun sepanjang 1200 m, dengan 3 tahap yaitu Tahun 2017, 2018 dan Tahun 2019 tersebut tidak bermasalah. Propokator itu mengatakan sekitar ratusan meter itu adalah lahan desa Pematang Lalang

Demikian dikatakan Kades Cinta Damai JJ br Tambunan dihadapan tim pemeriksa usai meninjau lapangan (lokasi). Menurutnya, warga desa Pematang Lalang dan Cinta Damai tidak keberatan dibangun jalan itu, bahkan mereka sangat setuju, mereka juga membuat surat pernyataan yang ditanda tangani tokoh tokoh masyarakat Desa Pematang Lalang itu. "Sebenarnya sudah turun dari PMD Kecamatan, Kabupaten, Polisi, dan sekarang ini inspektorat. Ternyata setelah ditinjau dan diperiksa serta diukur semuanya bagus baik itu dengan pemakaian biayanya, semuanya tidak bermasalah. Warga dari dua desa juga sangat membutuhkan jalan tersebut, karena warga Pematang Lalang ada sawahnya di Cinta Damai. Sebaliknya warga Cinta Damai juga ada sawahnya di Pematang Lalang, bahkan mereka mengatakan bukan saja 100% kami membutuhkan jalan itu bahkan 200% kami butuh. Karena dulu untuk mengangkut gabah mereka membutuhkan biaya Rp.25.000, sekarangt Cuma Rp.3000 dan jangkawannya juga tidak berkeliling atau bisa langsung (sangat dekat). ",sebut Ibu Kades.

Ditambahkan Kades, Bahkan petugas Polrestabes yang turun kelapangan beserta tim tadi sudah mengatakan ini memang untuk kebutuhan masyarakat dan tidak bermasalah terang kades.
Tim pemeriksa yang terdiri dari Inspektorat Deli Serdang, petugas Polisi, Kades Cinta Damai, Kades Pematang Lalang Anjur Silitonga, Ketua LKMD Pider Lumban Batu beserta sejumlah tokoh masyarakat Desa Cinta Damai dan Pematang Lalang tersebut langsung turun meninjau kelokasi jalan Pertanian Dusun V guna membuktikan tuduhan itu.

Kades Pematang Lalang menanggapi pembangunan jalan pertanian tersebut positif dan bagus, tadinya masyarakat berjalan dijalan yang becek sekarang sudah bagus dan kita sangat setuju sekali. Masyarakat Pematang Lalang tidak ada mempermasalah ini bahkan dinilai baik. Hal senada juga dikatakan tokoh masyararakat Dusun II Desa Pematang Lalang J. Simanjuntak, menurutnya sangat bagus sekali, kami juga mengucapkan terimakasih kepada Kades Cinta Damai, artinya bisa bekerjasama menghubungkan antara dua desa Pematang Lalang dan Desa Cinta Damai. “Soalnya jalan itu adalah jalan poros desa dan jalan alternative yang menghubungan dua desa, dari situlah kami dekat kalau mau ke Pardomuan, ke Pakat dank e Matogu dari pada jalan biasa. Kami harap kepada pemerintah untuk tidak mempermasalahkan itu, kami berterimakasih kepada pemerintah Cinta Damai”, terang mantan Ketua BPD Pematang Lalang itu.

Tim Inspektorat Kab Deli Serdang Jonson Gultom.SE.MAP didampingi Drs Alman Jutri Pasaribu.MSi mengatakan kita melakukan pemeriksaan sesuai dengan permintaan Kapolrestabes Medan, memang wewenang kita dan Polisi yang mengawasinya dan sekarang kita sedang melakukan pemeriksaan dan hasilnya belum bisa kita katakan. "Kita memeriksa sesuai apa yang dimintakan atau apa yang diadukan, jadi kita lakukan pemeriksaan fisik dan pengumpulan data sampai saat ini. Kita akan lakukan ampai selesai mendapatkan seluruh data dan fakta fakta yang berhubungan dengan apa yang dituduhkan tadi, salah satunya pembangunan jalan rabat beton melalui desa Pematang Lalang. Jadi kita melakukan pemeriksaan baik itu dokumen data (peta) dan fisik, apakah itu dapat disebut seperti dugaan tadi. Kalau dari pengukuran dan melihat langsung dari fisik bangunan pekerjaan itu cukup bagus, karena ini menghubungkan dua desa. Ini sangat bemanfaat bagi masyarakat dan tadi juga kita minta keterangan dari masyarakat dua desa, mereka setuju. Bahkan kedua desa Pematang Lalang dan Cinta Damai membuat pernyataan tidak keberatan dan sangat menerima dengan baik, memang batas kedua desa ini sampai sekarang belum kita temukan petanya, karena ini dulunya satu desa yang jadi pemekaran. Apa yang brmanfaat bagi masyarakat sudah pasti sangat menguntungkan bagi Negara (pemerintah).

Sementara Petugas Unit Tipikor Satreskrim Polrestabes Medan Bripka Frengki Sianipar hanya mengatakan mereka melakukan pendampingan tim inspektorat dalam pemeriksaan itu dan kita juga belum mendapatkan peta tapal bataas dua desa ini, “nanti akan kita telusuri ke Pemkab Deli Serdang namun sampai saat ini kita belum menemikan kesalahan dan sejauh ini masih baik baik saja. Lebih jelanya langsung saja Tanya ke atasan kami di Polrestabes Medan”, terang Bripka Frengki Sianipar sambil mempersilahkan wartawan konfirmasi ke Polrestabes Medan.. (Firdaus Tanjung).

Desak Omnibus Law Digagalkan, Massa Aliansi BEM Nusantara Unjuk Rasa di DPRD Sumut


Medan,Faktaonline.net - Massa dari Aliansi BEM Nusantara Sumatera Utara menggelar aksi unjuk rasa di DPRD Sumatera Utara, Kamis (23/7/2020). Aksi unjuk rasa di pimpin oleh Ridho Alamsyah.
Dari beberapa butir pernyataan sikapnya, Aliansi BEM Nusantara Sumatera Utara mendesak agar gagalkan Omnibus Law RUU cipta kerja dan tolak seluruh RUU yang tidak pro rakyat serta revolusi pendidikan.

Aliansi BEM Nusantara Sumatera Utara juga menyararankan agar negara berkewajiban menjamin ketersediaan pangan. Aksi unjuk rasa massa Aliansi BEM Nusantara Sumatera Utara diterima oleh Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara Rahmansyah Sibarani. Di hadapan massa, Rahmansyah menerima aspii BEM Nusantara Sumatera Utara. “Aspirasi dan pernyataan sikap Aliansi BEM Nusantara Sumatera Utara disampaikan ke DPR-RI,”tegas Rahmansyah. (fajaruddin batubara)