Agama

Agama

Melalui Workshop Inovasi Pelayanan Publik , Dapat Diketahui Indeks Kepuasan Masyarakat


Medan, Faktaonline.Net - Guna mengoptimalisasi dan akselerasi pelayanan publik di Kota Medan, harus memiliki fungsi pengembangan inovasi administrasi negara serta fasilitasi dan pembinaan terhadap kegiatan instansi pemerintah di bidang administrasi negara. Salah satunya dengan mengetahui indeks kepuasan, para peserta dapat mengevaluasi sendiri kinerja dan mengetahui tolak ukur kepuasaan secara menyeluruh terhadap hasil pelaksanaan pelayanan yang telah diberikan oleh unit penyelenggara pelayanan publik di Kota Medan.
Hal ini disampaukan Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Assisten Administrasi Umum (Asmum) Renward Parapat di acara penutupan Workshop Inovasi Pelayanan Publik di Lingkungan Pemerintah Kota Medan Tahun Anggaran 2019 di Le Polonia Hotel Medan, Selasa (18/6).

Redward Parapat menjelaskan, dari indeks kepuasan tersebut dapat dilakukan intervensi peningkatan atau penguatan di setiap unsur yang lemah melalui inovasi, yang diharapkan semua OPD saling bersinergi untuk mempercepat dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Medan. "Sebuah fakta yang jujur namun menyakitkan bahwa hingga saat ini pelayanan publik di Kota Medan masih belum optimal seperti yang diharapkan. Meski langkah-langkah perbaikan juga telah dilakukan, untuk itu kita harus mampu mengubah paradigma lama dalam melayani masyarakat," katanya. 

Lebih lanjut Renward mengungkapkan , dalam rangkaian kegiatan workshop ini juga, saudara-saudara telah mengikuti kunjungan Benchmarking To Best Practise. Tentunya para peserta bisa mengadopsi cara baru, ide baru dan cara berfikir baru yang dimiliki oleh instansi yang menjadi lokus kunjungan yang telah terbukti memiliki pengalaman dalam akselerasi pelayanan publik berbasis inovasi untuk diterapkan atau dimodifikasi di Kota Medan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan. "Saya tunggu ide-ide kreatif saudara, dan suatu saat nanti Kota Medan menjadi tujuan Benchmark bagi daerah lain dan menjadi contoh dalam pelayanan publik yang terbaik di Indonesia," ungkapnya. 

Dari hasil workshop ini, terdapat 6 inovasi terbaik yang telah tercipta selama diklat tersebut. Keenam materi tersebut yakni Verolin (sistem untuk verifikasi reklame secara online) dengan inovator Bayu Sogara Siregar SE MM dari Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Aladin (aplikasi penilaian mandiri online untuk pelayanan ijin toko obat dan apotik) dengan inovator Oki Leksmana SKM dari Dinas Penanaman Modal dan PTSP, dan Sitancap (sistem digital pelayanan cepat dan terpadu untuk data kependudukan) dengan inovator Adisti Maritadinda Admar ST MSi dari Dinas Disdukcapil. Selanjutnya, Jumat Berkah (kemudahan dalam perbantuan pelayanan ijin usaha bagi pengusaha UMKM di Kota Medan) dengan inovator Khairil Amri Pulungan SP dari Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Seraton (sistem laporan kematian online) Elvianty Pohan SE dari Dinas Disdukcapil, Si-Surat (sistem pelayanan dan informasi surat masuk dan surat keluar) dengan inovator Endang Agus Susanto dari Bagian Umum Setda Kota Medan (khusus untuk inovasi ini bisa direplikasi diseluruh OPD di Kota Medan).

Dari ke 6 inovasi tersebut, dipaparkan 3 yang paling baik Menanggapi ke 3 inovaai yang di paparkan peserta, Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD & PSDM) Kota Medan Muslim SSos MSP sangat mengapresiasi atas terbentuknya inovasi tersebut, dan mengucapkan terima kasih kepada para peserta karena sudah mengikuti workshop ini dengan semaksimal mungkin. Kemudian Muslim berharap dengan diadakannya workshop ini dapat memberikan serta menciptakan pelayanan publik dengan mudah. Masyarakat tidak perlu repot-repot lagi datang ke suatu tempat, sekarang hanya lewat online saja. "Sekarang masyarakat tidak perlu repot-repot jika ingin mengurus sesuatu hanya dari aplikasi online saja karena tujuan pelayanan ini adalah memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan dari kita. Apapun sistem inovasi yang dibuat nantinya dapat memudahkan masyarakat Kota Medan," harap Muslim. Penutupan workshop ini ditandai dengan menanggalkan tanda peserta kepada 3 orang yakni Bayu Sogara Siregar SE MM dari Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Oki Leksmana SKM dari Dinas Penanaman Modal dan PTSP, dan Adisti Maritadinda Admar ST MSi dari Dinas Disdukcapil.(rel)

Akhyar Tepungtawari Calon Haji Kecamatan Medan Deli


Medan, Faktaonline.Net - Wakil Wali Kota Medan, Ir. H. Akhyar Nasution, M.Si mengajak Jama'ah Calon Haji agar bersyukur karena telah mendapat panggilan ke tanah suci untuk menunaikan rukun Islam yang Kelima yakni Ibadah Haji. Karena, sambung Akhyar, tidak banyak yang benar-benar terpanggil. Ada yang banyak harta namun tidak memiliki hidayah menuju ke sana, ada pula yang sudah memiliki keinginan kuat namun belum memiliki dana. “Bersyukurlah dan berbahagialah. Ibu dan Bapak yang akan pergi menunaikan ibadah haji tahun ini telah mendapat rahmat yang besar dari Allah. Banyak orang sampai sekarang masih menunggu giliran untuk berangkat ke Tanah Suci,” ucap Wakil Wali Kota saat menepungtawari calon jemaah haji Kecamatan Medan Deli, Selasa (18/6) di Tanjung Mulia, Lingkungan XI. Acara yang yang digelar Majelis Ulama Indonesia (MUI) Medan Deli itu dirangkai pula dengan kegiatan halal bi halal.

Dalam kesempatan ini, Wakil Wali Kota juga mengingatkan kepada para calon Jemaah haji menjaga kesehatan. Disebutkannya, diperkirakan musim haji tahun ini jatuh pada musim panas. “Banyaklah minum air putih. Jaga kesehatan dan stamina. Tetapkan niat untuk beribadah. Insya Allah, sepulangnya dari tanah suci, bapak dan ibu menjadi haji dan hajjah yang mabrur,” pesannya . Kemudian, Wakil Wali Kota juga mengucapkan terima kasih kepada H. Samsyul Bahri yang sampai kini terus membina umat. Pembinaan umat muslim melalui dakwah sejalan dengan misi menjadikan Medan sebagai kota relijius. Relijius artinya, terang Wakil Wali Kota, setiap warga dapat menjalankan ibadah agamanya dengan baik dan nyaman. Tentu saja, orang-orang seperti H. Syamsul Bahri ini diperlukan untuk mewujudkan Medan yang relijius. “Apa yang telah Bapak lakukan adalah ladang amal ibadah yang tentunya akan mendapat balasan yang baik dari Allah,” ucapnya.

Di akhir sambutannya, Wakil Wali Kota kembali mengajak warga untuk berpartisipasi memajukan Medan. Partisipasi itu dapat juga dilakukan dengan menjaga anak dan keluarga agar tidak terjebak dalam penyalahgunaan narkoba. “Narkoba itu adalah musuh yang nyata. Harus kita jaga anak dan keluarga agar tidak terlibat pengunaan narkoba,” tegasnya.
Bentuk partisipasi yang lain, tambah Wakil Wali Kota, adalah menjaga kebersihan lingkungan masing-masing. Salah satu caranya adalah mewadahi sampah agar tidak berserakan sebelum petugas pengangkutan dari Pemko Medan tiba membawanya ke Tempat Pembuangan Sementara maupun Tempat Pembuangan Akhir. “Dua hal itu saja sudah cukup berarti bagi kemajuan Medan, yakni jauhi narkoba dan wadahi sampah,” tutupnya. (rel)

Gubsu Edy Rahmayadi Harapkan DMDI Jadi Pelopor Pemersatu Masyarakat Melayu di Sumut


Medan I Faktaonline.Net - Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) diharapkan menjadi pelopor pemersatu masyarakat Melayu di Sumatera Utara (Sumut). Hal itu diperlukan mengingat, Sumut sebagai “Negeri Berbilang Kaum” yang memiliki beragam suku dan agama. “Suku Melayu itu tersebar di seluruh Sumatera Utara, mulai dari Labusel sampai ke Langkat. Diharapkan DMDI menjadi pelopor kebersamaan untuk membangun masyarakat Melayu khususnya, dan untuk Sumatera Utara pada umumnya,” ujar Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi ketika menerima audiensi pengurus DMDI, di ruang kerjanya, Lantai 10, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Selasa (18/6).

Melayu, kata Gubernur, memiliki keanekaragaman adat dan budaya, yang saat ini sudah hampir hilang. Karenanya, DMDI sebagai organisasi Melayu diharapkan dapat menggali dan menumbuhkan kembali adat budaya Melayu tersebut, seperti pakaian adat Melayu Teluk Belanga dan pantun. “DMDI diharapkan bisa memunculkan kembali adat budaya Melayu, karena begitu beragam dan kaya akan budaya, dengan mengundang para tokoh budaya, serta pemangku adat Melayu. Sehingga adat budaya yang ada di Sumatera Utara ini ke depan akan semakin besar,” sebut Gubernur.

Gubernur juga berpesan, agar organisasi-organisasi sosial budaya seperti DMDI tidak terjebak dalam politik praktis. Puak puak Melayu, harus membangkitkan semangat Melayu. Kalau sudah terjebak politik praktis, maka akan ada perpecahan. “Melayu itu jangan dibawa ke mana-mana, tetapi ada di mana-mana, tapi tetap bersama di rumah besar Melayu. Melayu itu harus bisa berguna di Sumatera Utara,” tambahnya. Walaupun Melayu itu identik dengan Islam, namun diharapkan Melayu dapat mempersatukan suku-suku lain yang ada di Sumut. “Beragam suku, agama di Sumut ini, suku Melayu yang merupakan Kesultanan di Sumatera Utara harus bisa mempersatukan masyarakat Sumatera Utara di dalam keberagaman, karena ini merupakan salah satu modal untuk membangun Provinsi Sumatera Utara,” kata Edy Rahmayadi.

Sementara, Ketua DMDI Said Aldi Al Idrus mengatakan untuk mendukung program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, dalam waktu dekat DMDI akan membuat lumbung bahan pokok dan membagikannya secara gratis ke masyarakat di 10 kecamatan di kawasan pesisir Sumut. "Selanjutnya akan membuat pertemuan Jambore pemuda etnis budaya seluruh suku memperebutkan piala Gubernur Sumut, untuk menjalin dan mempererat silaturahmi antar pemuda Melayu dan seluruh pemuda etnis yang ada di Sumut," sebut Said. Said yang didampingi pengurus DMDI lainnya, juga menyampaikan bahwa DMDI tetap konsisten memberi motivasi wirausaha dan juga beasiswa kepada para pemuda Melayu di Sumut. Turut hadir mendampingi Gubernur Sumut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Anthony Siahaan dan mewakili Dinas Pariwisata Provinsi Sumut.(red)

KOMPAK Indonesia Apresiasi Kejati NTT Atas Penangkapan 6 Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung NTT Fair


KupangNTT, Faktaonline.Net - Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi (KOMPAK) Indonesia mengapresiasi langkah Kejaksaan Tinggi NTT atas penangkapan enam tersangka korupsi Pembangunan Gedung NTT Fair belum lama ini..
Hal tersebut disampaikan Gabriel Goa, (poto) , Ketua KOMPAK Indonesia kepada Faktaonline, melalui pesan WhatsAppsnya, Minggu (16/6/2019)
Pertama, kita menyampaikan proficiat atas penegakan hukum terkait tindak pidana korupsi pada proyek NTT Fair, ujarnya.

Gabriel berharap kepada pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT , tak hanya menangkap tersangka korupsi NTT Fair saja, tetapi juga semua pihak yang terkait dalam proyek pembangunan Monumen Pancasila tersebut, Ia juga mendesak, demi menegakkan hukum pada dua kasus ini, maka Kejati NTT mesti juga mengamankan mantan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya dan pimpinan DPRD NTT.

Menurutnya, dua pimpinan lembaga ini (eksekutif dan legislatif) harus ikut bertanggung jawab terhadap mangkraknya kedua mega proyek tersebut. “Kedua, mendesak sekaligus mendukung Kejati NTT untuk tidak hanya menangkap pelaku tindak pidana korupsi proyek NTT Fair dan Monumen Pancasila hanya sampai pada Pejabat Pembuat Komitmen, Pengawas Proyek dan Pengusaha tetapi juga harus menyeret Pejabat Tinggi, Pimpinan (Mantan Gubernur) dan DPRD NTT,” jelasnya.

Kejati NTT telah menangkap 6 Tersangka Kasus Pembangunan NTT Fair Terkait Dugaan Korupsi Proyek NTT Fair, Mantan Gubernur NTT juga telah diperiksa
"Kompak Minta KPK Ambil Alih Kasus NTT Fair dan Monumen Pancasila" sebut Gabriel.
Dalam pengalaman pendampingan KOMPAK Indonesia terhadap tersangka korupsi termasuk beberapa yang ditangani KPK RI, menurut Gabriel , PPK, Pengawas, Kadis dan Pengusaha selalu yang dijadikan korban. Mereka, kata Gabriel, bahkan kerap menjadi “sapi perahan” aparat. “Ketiga mendesak KPK RI, Lembaga Agama dan Penggiat Anti Korupsi dan Pers untuk mengawal ketat penanganan perkara-perkara Tindak Pidana Korupsi di NTT baik yang ditangani Kejaksaan maupun Kepolisian agar tidak dipetieskan, apalagi diesbatukan,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan,  Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur (NTT) telah menangkap enam tersangka kasus korupsi pembangunan Gedung NTT Fair, Kamis (13/6/2019) lalu.
Adapun keenam tersangka itu yakni, Linda Laudianto selaku Kuasa Direktur PT. Cipta Eka Puri yang mengerjakan proyek NTT Fair, Mantan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) NTT sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Yuli Afra, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Selain itu, kedua Direktur PT. Cipta Eka Puri, Dona Toh dan Hadmen Puri serta dua konsultan pengawas dari PT Desakon, Barter Yusuf (Pemilik PT) dan Ferry Jons Pandie sebagai pelaksana lapangan,(Tibo).

Pada Upacara HKN , Bupati Deliserdang Serahkan SK CPNS Kepada 680 Orang


Lubuk Pakam , Faktaonline.Net - Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan bersama Wakil Bupati HMA Yusuf Siregar menyerahkan SK CPNS sebanyak 680 orang yang terdiri dari tenaga guru sebanyak 424 orang, tenaga kesehatan 201 orang, dan tenaga teknis 55 orang , pada Upacara Hari Kesadaran Nasional(HKN) Senin (17/6) di halaman Kantor Bupati Deli Serdang, Lubuk Pakam. Bupati selaku Irup pada Upacara Hari Kesadaran Nasional 17 Juni 2019 yang turut dihadiri ribuan ASN, seraya menyampaikan terimakasih karena masih diberikan nikmat kesehatan, kekuatan serta keluangan waktu, untuk bersama-sama hadir di tempat ini melaksanakan Upacara Hari Kesadaran Nasional yang secara rutin setiap tanggal 17, dalam upaya untuk meningkatkan semangat kedisiplinan, kebersamaan dan kesetiakawanan di antara kita, sebagai Aparatur Pemerintah, Abdi Negara , Abdi Masyarakat, dan diharapkan terus berlanjut bagi kemajuan Kabupaten Deli Serdang, semoga menjadi amal Ibadah.

Bupati H Ashari Tambunan dalam pidato pengarahannya juga mengingatkan, Dalam rangka Upacara Hari Kesadaran Nasional Jajaran Aparatur Sipil Negara Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, kita harus memiliki tanggung jawab didalam memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat, harapan tersebut akan terwujud apabila dalam diri kita tertanam motivasi kerja dan terpatri komitmen untuk selalu melakukan yang terbaik bagi kepentingan masyarakat, karenanya dengan Upacara Apel Hari Kesadaran Nasional yang dilaksanakan ini sekaligus dijadikan sebagai mementum untuk peningkatan disiplin dan profesionalisme untuk mencapai target kinerja sesuai dengan yang telah ditetapkan, serta memperbaharui semangat, dedikasi dan tanggung jawabnya sebagai pelayan masyarakat. Oleh karena itu, Upacara Hari Kesadaran Nasional yang kita laksanakan setiap tanggal 17 ini, memiliki nilai positif dan fundamental dalam membangkitkan semangat kita selaku Aparatur Sipil Negara, Abdi Pemerintah dan Abdi Masyarakat, untuk senantiasa bekerja secara sungguh-sungguh, dan harus ingat bahwa kita adalah Abdi Masyarakat yang memiliki kewajiban dan tanggung jawab sesuai dengan sumpah dan janji kita.

Harapan kedepannya Sebagai Aparatus Sipil Negara, tetap mengendepankan tiga peran utama yaitu sebagai abdi Negara, abdi masyarakat dan abdi Pemerintah yang harus senantiasa berupaya untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan kesungguhan dan rasa tanggung jawab. Hal ini perlu kembali diingatkan terlebih kepada yang saat ini diberi amanah dan kepercayaan menduduki jabatan di berbagai tingkatan, agar dapat terus mengembangkan tugas pokok dan fungsinya masing-masing didalam memenuhi harapan masyarakat. Diingatkan juga kepada saudara-saudara yang baru saja diserahkan SK CPNS nya, ini adalah titik awal pengabdian saudara-saudara. Bekerjalah secara profesional, loyal, disiplin, inovatif dengan penuh dedikasi dan motivasi. Berikan karya terbaik saudara-saudara bagi pemerintah dan masyarakat Deli Serdang, agar saudara-saudara dipandang pantas menyandang predikat sebagai Abdi Negara dan Abdi Masyarakat.(DS01).

40 Pengawas Sekolah Dasar Ikuti Diklat Peningkatan Kompetensi Pengawas Dalam Melaksanakan Supervisi Pembelajaran dan Manajerial Kepala Sekolah Tahun 2019


Deliserdang , Faktaonline.Net - Diklat Peningkatan Kompetensi Pengawas Dalam Melaksanakan Supervisi Pembelajaran dan Manajerial Kepala Sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang Tahun 2019 dibuka secara resmi Bupati Deli Serdang diwakili Asisten III. H Jentralin Purba, SH. MH, dihadiri pimpinan OPD jajaran Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, ditandai pengalungan tanda peserta Diklat kepada dua perwakilan peserta di Gedung Serba Guna Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Deli Serdang ,Senin (17/6) Lubuk Pakam.

Pembukaan Diklat ini diawali laporan Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi BKD Kab. Deli Serdang Sunardi, S.Sos, menjelaskan bahwa peserta Diklat diikuti 40 orang yang terdiri dari para pengawas sekolah SD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dan berlangsung selama 12 hari atau 110 jam pelajaran, guna membantu pengelola sekolah dan staf sekolah dalam meningkatkan kinerja sekolah secara efektif dan efisien, sebagai salah satu fokus penting lainnya agar sekolah Terakreditasi dengan baik dan dapat memenuhi standar Nasional Pendidikan.

Sambutan tertulis Bupati yang disampaikan Asisten III H Jentralin Purba mengatakan dengan terselenggaranya kegiatan diklat ini, mudah-mudahan materi yang nantinya akan disampaikan oleh para Narasumber selama mengikuti kegiatan diklat ini, dapat diserap, dipahami dan diimplementasikan dengan baik dan benar. " Karena kita ketahui dan sadari bersama, bahwa pendidikan memiliki peranan penting dalam menjaga keberlangsungan pembangunan, baik itu pendidikan Formal maupun Nonformal, sebab peran pendidikan tidak sebatas memberikan pengetahuan dan keahlian kepada tiap-tiap individu untuk dapat bekerja sebagai agen perubahan yang baik bagi masyarakat saja, akan tetapi dalam pendidikan juga menanamkan tata nilai yang serba luhur atau ahklak mulia, norma-norma, cita-cita, tingkah laku dan aspirasi yang selalu berkaitan, baik secara langsung maupun tidak langsung dengan kepentingan pembangunan bangsa khususnya pembangunan sumber daya manusia (SDM)" terang Jentralin

Lanjut Jentralin , Seiring dengan itu, maka pengawas sekolah memiliki peranan yang sangat penting dalam menentukan maju mundurnya pendidikan. Maka dari itu tugas pengawas sekolah tersebut antara lain melakukan pengawasan pendidikan di sekolah, melalui penilaian dan pembinaan dengan melaksanakan fungsi Supervisi Akademik sebagai bantuan profesional kepada Guru dalam rangka meningkatkan mutu proses dan hasil pembelajaran dan Supervisi Manajerial, sebagai bantuan profesional kepada kepala sekolah dalam meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan. Oleh karena itu, untuk dapat menjalankan tugasnya secara profesional, maka diperlukan berbagai upaya-upaya, salah satunya salah satunya dengan menyelenggarakan Diklat Peningkatan Kompetensi Pengawas Sekolah seperti yang di selenggarakan pada saat ini, untuk dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan para pengawas sekolah didalam menjalankan tugas dan tanggung jawab dilingkungan kerja masing-masing.(DS01).

Digelar di SMP N 06 Kotabumi , MKKS Tingkat SLTP se - Kabupaten Lampung Utara Berjalan Lancar


Lampung Utara | Faktaonline.net - Kegiatan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) Se-Kabupaten Lampung Utara (Lampura) di SMP Negeri 06 Kotabumi, berjalan dengan lancar, Senin (17-06-2019).
Kepala Sekolah SMPN 06 Kotabumi Sumari.S.pd Mengatakan bahwa kegiatan MKKS, merupakan kegiatan rutin sekolah yang diselenggarakan oleh ketua MKKS setiap bulan secara bergiliran. "Pada pertengahan Tahun 2019 ini, kegiatan MKKS bertempat di SMPN 06 Kotabumi, yang dapat gilirannya, Alhamdulilah Kegiatan Kita Pada Hari ini berjalan lancar, dan dapat dihadiri oleh Pak Syaiful Nawas, Mewakili Plt.Kepala, Merlyn Sofi, Kepala Seksi Bidang SMP, serta sejumlah pegawai dari Dinas Pendidikan, ,"kata Sumari saat dikonfirmasi sejumlah awak media.

Di Tempat Terpisah Ketua MKKS Tingkat SMP Nizar.S.pd mengatakan kegiatan tersebut berjalan dengan lancar setiap bulannya. "Pada rapat MKKS Hari ini kita membahas tentang jadwal Sekolah SMP, Hari sekolah dan Hari libur Sekolah, serta pelaksanaan penerimaan siswa baru (PSB) Tahun Ajaran 2019-2020. Penerimaan siswa baru SMP dibuka pada tanggal 1 juli hingga 4 juli 2019. Selain itu pihaknya juga menyampaikan bahwa ada sejumlah kepala sekolah yang akan dikirim ke luar daerah. "Sebanyak 30 orang Kepala Sekolah Yang Mewakili Lampung Utara. Dengan Tujuan Mengikuti Study Banding Dalam Rangka Meningkatkan Mutu Seni Budaya Sekolah, "Tambahnya. Senada dikatakan oleh Syaiful Nawas, Mewakili Plt. Dispenda saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya. "Benar, Keberangkatan Kepala Sekolah Untuk Study Banding Itu untuk Meningkatkan Mutu Seni Budaya Sekolah Di Lampung Utara, Keberangkatan Mereka Kebandung Selama 4 Hari," Jelas Syaiful. (Imam)

DPRD Lampung Utara Gelar Sidang Paripurna Istimewa


Lampung Utara ,Faktaonline.Net - Ketua DPRD Lampung Utara, H. Rachmat Hartono pimpin sidang paripurna Istimewa DPRD Lampura dengan agenda HUT Lampung Utara Ke-73 dengan tema 'Membangun Bersama Rakyat Menuju Lampung Utara Yang Lebih Kuat, Hebat dan Bermartabat', Senin (17/06/19) , Didampingi oleh Wakil Ketua Nurdin Habim, Herwan Mega dan Arnol Alam. dengan tema 'Membangun Bersama Rakyat Menuju Lampung Utara Yang Lebih Kuat, Hebat dan Bermartabat bertempat di Gedung DPRD setempat', Senin (17/06/19) 

Pada kesempatan itu, Ketua DPRd Lampura, Rahmat Hartono mengatakan,  dalam usia ke 73 ini telah tercatat sudah ada 16 Bupati yang memimpin perjalanan pembangungan kabupeten yang berslogan Lampura Sikep dan Lampura Bettah. Tentunya dalam kurun waktu itu, telah banyak pembangunan yang telah dilakukan serta banyak prestasi yang telah diraih berkat kerjasama dan dukungan segenap elemen masyarakat yang ada. " Ditengah keberhasilan dan prestasi yang telah dicapai. Tentunya masih banyak juga yang harus dibenahi dan diperbaiki. DPRD senantiasa akan menjadi mitra sejajar eksekutif untuk membangun dan mensejahterakan masyarakat. Kedepan semoga hubungan eksekutif dan legislatif lebih koordinatif dan saling menghormati. Saya juga mengapresiasi pemerintah provinsi serta jasa-jasa pahlawan dan pendahulu dalam menjalankan roda pembangunan pemerintahan daerah," jelas Rahmat.

Bupati Lampura, H. Agung Ilmu Mangkunegara, S.STP., MH, dalam sambutanya mengatakan, 73 tahun usia kabupaten Lampura merupakan usia yang matang dalam perjalanan pemerintahan daerah. Karenanya kita patut berterimakasih kepada para pendahulu, pejuang, pahlawan serta Bupati dan Wakil Bupati terdahulu yang telah menorehkan serta menjalankan tahap demi tahap proses pembangunan yang ada serta tak lupa bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat-Nya yang tak terhingga bagi masyarakat Lampura. Membangun daerah bukanlah perkara yang mudah dan instan. Semuanya memerlukan proses panjang serta berbagai dinamika yang terjadi. Oleh sebab itu proses pembangunan membutuhkan kesabaran, kebersamaan dan kerjasama yang baik. " Melalui perjuangan bersama dan dukungan seluruh elemen Lampung Utara saat ini mampu sejajar bahkan ada berbagai aspek yang unggul dibandingkan dengan kabupaten-kabupaten yang ada. Banyak prestasi dan penghargaan di berbagai bidang baik sekala lokal dan nasional telah kita dapatkan. Ini bukti sinergisitas antara eksekutif, legislatif dan masyarakat. Mari kita jadikan momentum peringatan HUT Lampura ini untuk berkomitmen memberikan yang terbaik untuk Lampung Utara sesuai kapasitas dan kemampuanya masing-masing," tutup Agung. 

Staf Ahli Gubernur Lampung bidang kemasyarakatan, Hanibal yang mewakili Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi menyampaikan salam hangat kepada seluruh masyarakat Lampura. Usia 73 tahun merupakan usia berpengalaman dalam menjalankan pemerintahan. Jadikan semua sebagai spirit dan momentum kebersamaan seluruh pihak terutama masyarakat Lampura untuk mendukung pembangunan yang lebih baik lagi. " Saya apresiasi atas pembangunan dan prestasi yang telah diraih oleh kabupaten Lampung Utara. Saya berharap pembangunan harus disinergikan dengan visi dan misi pemerintah pusat dan provinsi. Visi pembangunan Lampung 2019-2024 adalah Masyarakat Lampung Berjaya. Sekali lagi selamat HUT Lampung Utara ke 73 semoga berjaya dan semoga Allah SWT senantiasa membimbing kita dalam menjalankan amanat-amanat pembangunan," kata Hanibal. Usai rapat paripurna, Ketua dan unsur pimpinan DPRD, Bupati dan Wakil Bupati beserta forkopimda lainya dan para pejabat yang ada meneruskan agenda perayaan HUT Lampura dengan memotong nasi tumpeng di halaman belakang gedung sekretariat DPRD setempat. Diketahui, dari 45 anggota dewan yang ada, yang hadir mengikuti paripurna hanya 25 orang saja. (Imam)

Halalbihalal di RS Royal Prima Medan , Musa Rajekshah Harapkan RS di Sumut Terus Tingkatkan Pelayanan ke Masyarakat


Medan,Faktaonline.Net - Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Musa Rajekshah berharap rumah sakit (RS) di Sumut terus meningkatkan pelayanan, kualitas dan fasilitas untuk kenyamanan masyarakat.

Hal ini diungkapkan Wagub saat menghadiri acara Halalbihalal di RS Royal Prima Medan, Jalan Ayahanda Nomor 69A, Medan, Sabtu (15/6). “Rumah sakit di Sumatera Utara harus terus meningkatkan kualitasnya, pelayanan, fasilitas, untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat. Saat ini masyarakat kita banyak yang memilih berobat ke Malaysia, mungkin ini karena pelayanan. Kalau tenaga medis seperti dokter kita tidak kalah,” ujar Wagub Musa Rajekshah yang hadir bersama Wakil Ketua TP PKK Sumut Sri Ayu Mihari Musa Rajekshah. 

Wagub juga mengapresiasi upaya RS Royal Prima Medan yang meningkatkan pelayanan untuk masyarakat dengan membangun gedung baru dan lahan parkir yang luas. Hal yang sama juga diharapkan dilakukan oleh RS lainnya yang ada di daerah ini. “Royal Prima sekarang meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat dengan menambah lahan parkir dan gedung baru, nanti peningkatan di bagian yang lain lagi. Kita tentu berharap rumah sakit-rumah sakit di Sumut terus melakukan peningkatan fasilitas dan pelayanannya, agar masyarakat percaya dan puas dengan rumah sakit kita,” kata Musa Rajekshah.

Selain peningkatan fasilitas dan pelayanan, Musa Rajekshah juga ingin RS di Sumut bertambah banyak, terutama di kabupaten/kota. Karena menurutnya tidak sedikit masyarakat di daerah yang terlambat mendapat penanganan medis sehingga berujung fatal. Ini sesuai dengan visi Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan Wagub Musa Rajekshah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. “Bukan hanya fasilitas dan layanan saja yang perlu kita tingkatkan, jumlah rumah sakit kita juga masih kurang. Tidak jarang saya dengar saudara kita di daerah terlambat mendapat penanganan medis karena rumah sakit jauh dari tempat tinggalnya. Ini perlu jadi perhatian kita dan sesuai dengan visi pemerintah saat ini untuk memberikan pelayanan kesehatan yang memadai kepada masyarakat,” katanya.

Acara Halalbihalal ini yang dihadiri Direktur Utama RS Royal Prima Medan dr Suhartina Darmadi. Turut hadir dalam acara Halalbihalal ini Plt Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Sumut NG Hikmet, Direktur Umum Kerjasama Royal Prima dr Yusriando, Rektor Universitas Royal Prima Indonesia dr Krimis Novalinda, dokter dan staf RS Royal Prima Medan.(Pul)

Dihadiri Masyarakat dan Insan Pers , Polsek Medan Timur Gelar Halal Bi Halal


Medan , Faktaonline.Net - Polsek Medan Timur menggelar Halal Bihalal dengan masyarakat dan media di Mapolsek Medan Timur, Sabtu (15/6/2019). Halal Bihalal yang sekaligus dalam menyambut HUT Bhayangkara ke-73, mengambil tema " Dengan Semangat Promoter Pengabdian Polri Untuk Masyarakat Bangsa dan Negara."

Kapolsek Medan Timur, Komisaris Polisi Arifin mengatakan, halal bi halal ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar personel dan masyarakat dan media. "Polri, masyarakat dan media saling adalah satu kesatuan yang tak terpisahkan. Kita berharap kerjasama yang selama ini telah terbangun dengan baik dapat semakin ditingkatkan," katanya.

Dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-73, Arifin juga berharap, para personel juga lebih dapat meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. "Kita berharap HUT Bhayangkara Ke 73 agar personel lebih profesional dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya, sebagai insan Bhayangkara dalam memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat," ungkapnya. 

Arifin mengimbau, agar masyarakat tetap menjaga kondusifitas Kota Medan dan bersama-sama menunggu hasil keputusan Mahkamah Konstitusi (MK)," jelasnya. Apalagi, katanya, usai Lebaran warga bersama-sama menjalin silaturahmi dan persatuan tidak ada perbedaan. "Apapun keputusan MK nantinya itulah pilihan terbaik untuk rakyat Indonesia," pungkasnya. (mtc/red)

Jalin Silaturahmi , PD II FKPPI Sumut Gelar Halal Bi Halal

Medan,Faktaonline.Net - Pimpinan Daerah (PD)II FKPPI Sumatera Utara menggelar acara halal bi halal dan silaturrahim, di Medan Club, Jum’at malam (14/6/2019). Dewan Penasehat PD-II FKPPI Sumatera Utara John Ismadi Lubis menegaskan, halal bi halal merupakan ajang silaturrahmi. “Di hari raya Idul Fitri ini mari kita saling bermaaf-maafan,”tegas John lagi. Hal senada juga dikemukakan Ketua PD-II FKPPI Sumatera Utara H Khairuddin Syah Sitorus, SE yang dikenal dengan sapaan akrab Haji Buyung.”Idul Fitri momentum penting bagi kita untuk saling bermaaf-maafan.Baik itu secara individu maupun kelompok,”paparnya. Halal bi halal dan silaturrahim, sebut Khairuddin Syah, merupakan momentum bagi FKPPI Sumatera Utara untuk melakukan pembenahan. Kerja keras yang kita lakukan masih banyak tantangan dan dengan ikhtiar dari kader FKPPI Sumatera Utara kita mampu mewujudkan visi dan misi FKPPI. ”Semangat kita untuk maju bersama harus kuat,”himbau Khairuddin. (fajaruddin batubara)

Kejati NTT Tangkap 6 Tersangka Kasus Korupsi Pembangunan NTT Fair


Kupang, NTT- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur (NTT) menangkap enam tersangka kasus korupsi pembangunan Gedung NTT Fair, Kamis (13/6/2019).

Keenam tersangka itu yakni, Linda Laudianto selaku Kuasa Direktur PT. Cipta Eka Puri yang mengerjakan proyek NTT Fair, Mantan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) NTT sebagai kuasa pengguna anggaran (KPA), Yuli Afra, pejabat pembuat komitmen (PPK). Selain itu, kedua Direktur PT. Cipta Eka Puri, Dona Toh dan Hadmen Puri serta dua konsultan pengawas dari PT Desakon, Barter Yusuf (pemilik PT) dan Ferry Jons Pandie sebagai pelaksana lapangan.

Asisten Bidang Pidsus Kejati NTT, Sugianta kepada Wartawan, di kantor Kejati NTT, Kamis (13/6/2019) sore membenarkan penangkapan enam tersangka tersebut. “Hari ini kita melakukan penahanan terhadap enam orang yang terlibat dalam kasus korupsi NTT Fair 2018. Jadi ada enam orang,” katanya.

Lanjut Sugianta, satu tersangka ditetapkan Senin 10 Juni 2109. Sementara lima lainnya ditetapkan pada hari ini, Kamis 13 Juni dan langsung dilakukan penahanan.

Menurut Sugianta satu tersangka ditangkap di Jakarta, Rabu 12 Juni 2019 malam. “Yang satu itu (malam tadi) kita tangkap di Jakarta Timur Karena kita sudah cari alamat-alamatnya, akhirnya terdeteksi di wilayah Jakarta Timur,” jelasnya. Salah satu tersangka korupsi proyek NTT Fair menutup wajahnya saat dibawa menuju Lapas Wanita dan Rutan Kupang untuk menjalani masa penahanan, Kamis 13 Juni 2019. Para tersangka akan ditahan selama 20 hari ke depan “Penahanan enam tersangka ini ditahan di Lapas Wanita III Kupang, Rutan Kelas IIB Kupang dan Rutan Mapolres Kupang Kota,” ungkapnya. 

Penahanan ini dilakukan setelah para tersangka menjalani pemeriksaan sebagai tersangka, dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan. Terkait kemungkinan penambahan jumlah tersangka, Sugianta mengatakan, pihaknya memroses sesuai dengan alat bukti yang ada. Jika alat bukti berikut menunjukkan ada pihak lain lagi yang terlibat, akan diproses. “Ya kita berdasarkan alat bukti. Ini yang jadi tersangka ini menurut penyidik sudah cukup alat bukti untuk ditetapkan menjadi tersangka,” ujarnya,(TIBO).

Deteksi Dini Kanker Leher Rahim Melalui IVA Test , Ketua TP PKK Deliserdang Bersama Lions Club Lakukan Bakti Sosial di Desa Tanjung Rejo


Percut Sei Tuan., Faktaonline.net  - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Deliserdang Ny Hj Yunita Ashari Tambunan bekerjasama dengan anggota PKK, Lions Club Seruni Distrik 307-A2 Indonesia menghadiri Bakti Sosial Deteksi Dini Kanker Leher Rahim melalui pemeriksaan IVA TEST di kampung KB Desa Tanjung Rejo , Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, di halaman Puskesmas Tanjung Rejo,Kamis ( 13/6 )

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Ketua TP PKK Deliserdang Ny Hj.Sri Pepeni Yusuf Siregar, Ketua DWP Deliserdang Herawati Darwin Zein,Wakil President LCM Seruni Distrik 307-A2 Indonesia beserta anggota,Kadis Kesehatan Dr. Ade Budi Krista , Kadis P2KB P3A Dra.Hj. Rabiatul Adiwiyah Lubis, Camat Percut Sei Tuan DRS. Khairul Azman MAP ,Kapus Desa Tanjung Rejo Dr. Budi Afriyan M.Kes,Kades Tanjung Rejo Selamet.

Ketua TP PKK Deliserdang Hj.Yunita Ashari Tambunan dalam sambutannya menyampaikan kampung KB adalah salah satu inovasi strategis untuk dapat mengimplementasikan kegiatan program KB secara utuh, " Di lini lapangan. Kampung KB merupakan salah satu bentuk, model miniatur pelaksanaan total program KKBPK secara utuh yang melibatkan dan bersinergi dengan lintas instansi terkait sesuai dengan kebutuhan dan kondisi Wilayah, sesuai dengan program Kampung KB diatas " kata Yunita Ashari Tambunan dihadapan hadirin yang menghadiri acara tersebut.

Diketahui, IVA TES juga merupakan salah satu program untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang mempunyai arti pemeriksaan leher rahim sebagai pendeteksi pertama kanker rahim sebagai pencegahan dini dan meningkatkan peluang kesembuhan dari akibat penyakit tersebut. Deteksi atau pemeriksaan dini kanker leher rahim masih sangat rendah dilakukan sehingga angka kematian akibat kanker ini masih sangat tinggi, diharapkan melalui program bakti sosial deteksi dini kanker rahim ini akan meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan organ reproduksi perempuan

Kepada masyarakat di kampung KB Desa Tanjung Rejo Kecamatan Percut Sei Tuan ini, disamping itu setelah melakukan pemeriksaan IVA TES ini kita juga akan melaksanakan pemasangan alat kontrasepsi IUD bagi PUS yang ada di kecamatan Percut Sei Tuan khususnya di desa Tanjung Rejo, " Saya mengucapkan terima kasih kepada Lions Clubs Distrik 307 /A2 Indonesia yang mau bekerjasama dengan Pemkab Deli Serdang dan PKK Dalam kegiatan bakti sosial deteksi dini kanker leher rahim melalui pemeriksaan IVA TEST " sebut Yunita 

Sementara itu, Camat Percut Sei Tuan Drs.Khairul Azman.MAP, menyambut baik dengan diadakan kegiatan bakti sosial deteksi dini kanker leher rahim melalui pemeriksaan IVA TEST di kampung KB Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang ini, dan juga kegiatan ini sangat bermanfaat sekali bagi seluruh masyarakat khususnya bagi ibu-ibu yang berada di Kecamatan Percut Sei Tuan khusus di desa Tanjung Rejo," Sekali lagi kami ucapkan terimakasih kepada Ketua TP PKK Kabupaten Deli Serdang Ny Hj Yunita Ashari Tambunan, beserta Lions Clubs Distrik 307-A2 Indonesia," katanya.

Selanjutnya, di akhir acara ketua TP PKK Ny Hj Yunita Ashari Tambunan beserta Lions Clubs meninjau beberapa ruangan yang berada di puskesmas desa Tanjung Rejo kemudian tak lupa pula Ibu NY Hj Yunita Ashari Tambunan juga menyempatkan diri untuk singah di kantor Desa Tanjung Rejo, bersilahturahmi. (DS01)

Dihadiri Ribuan ASN , Pemkab Deliserdang Gelar Halal Bihalal


Lubuk Pakam , Faktaonline.Net - Usai melaksanakan Apel Pagi, ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Deli Serdang melaksanakan Halal Bi Halal 1440 H, dihalaman Kantor Bupati Deli Serdang, Senin (10/6) untuk bersilaturrahmi dan berjabat tangan. Dalam acara halal bilhalal tersebut hadir Wakil Bupati HMA Yusuf Siregar, Sekretaris Daerah Darwin Zein, Wakil Ketua TP PKK Hj Sri Pepeni Yusuf Siregar,penceramah Al Ustad Idris Aritonang S.Sos,para staf ahli, para asisten,Kepala OPD, para camat se-Kabupaten Deli Serdang terlihat saling bersalaman, sembari menyampaikan “Mohon maaf lahir batin, minal aidzin wal faidzin”,sambil menyalami para ASN baik itu dari Sekretariat, ASN Badan/Dinas maupun dari Kecamatan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Yusuf Siregar mengajak para ASN agar mengucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT, tuhan yang maha pengasih dan penyayang, yang telah memberikan berbagai nikmat diantaranya nikmat kesehatan, kekuatan serta keluangan waktu kepada kita sekalian, untuk bersama - sama hadir di tempat ini, dalam acara Halal Bi Halal Idul Fitri 1440 H pemerintah kabupaten deli serdang.Kita menyadari, bahwa sebagai manusia yang penuh kealfaan dan selalu berinteraksi dan berkomunikasi. Dengan sesama manusia, tentunya banyak kesalahan yang telah kita lakukan, baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja. disamping itu, kesibukan oleh berbagai aktivitas pekerjaan kita masing-masing, mengakibatkan terbatasnya kesempatan untuk saling berkomunikasi secara langsung diantara kita semua." Ttetapi yang pasti, kesemuanya itu tidak akan pernah memupus rasa kebersamaan yang telah kita bangun dan bina dengan baik selama ini." katanya

Lanjut Yusuf Siregar , Oleh karenanya, kegiatan halal bi halal yang kita selenggarakan pada hari ini, adalah media yang paling efektif untuk merajut tali silaturahmi sekaligus kesempatan untuk menyadari kealfaan dan kekhilafan diantara kita masing-masing, saling memohon maaf, memberi maaf dan memaafkan, atas segala kesalahan yang mungkin pernah kita lakukan, baik kepada teman-teman sejawat di tempat kita bekerja maupun kepada orang-orang yang ada di lingkungan sekitar kita. " Mari kita buang perasaan kurang menyenangkan, kita sirnakan keangkuhan dan kita ganti dengan pintu maaf serta senyum sapa yang tulus penuh dengan persaudaraan dan kehangatan silaturahmi. " himbaunya.

Yusuf Siregar juga mengucapkan terima kasih kepada pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan halal bi halal ini. Semoga melalui kegiatan halal bi halal ini, akan semakin mempererat dan memperkokoh rasa kebersamaan diantara kita. " Inilah yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini. Atas nama pribadi, keluarga dan pemerintah Kabupaten Deli Serdang, mengucapkan selamat Idul Fitri 1440 H “Minal aidzin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin”. " ujarnya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Deli Serdang Yudi Hilmawan juga menjelaskan bahwa Kehadiran ASN Pemkab Deli Serdang hari pertama bekerja Pasca Libur Idul fitri 1440 H pada apel gabungan di halaman Kantor Bupati Deli Serdang pukul 08.00 Wib dengan Irup Wakil Bupati HMA Yusuf Siregar adalah 98,78 % dengan rincian jumlah ASN di lingkungan Pemkab sebayak 1.825 , hadir 1.803, tidak hadir 22 orang dengan alasan 8 (Delapan) orang Ijin, 6 (Enam) Orang Tugas Luar, 3 (Tiga) orang Tugas Belajar, 5 (Lima) orang Sakit. (DS01 )

Tinjau Hasil Pembangunan , Ketua DPRD Sumut Beserta rombongan Lakukan Kunjungan Kerja di Percut Seituan Deliserdang


Percut Sei Tuan, Faktaonline.net  - Anggota DPRD Sumut melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deliserdang Provinsi Sumatera Utara, dalam rangkaian peninjauan proyek pembangunan drainase di Desa Sei Rotan dan Desa Saentis langsung diterima Camat Percut Sei Tuan Drs Khairul Azman Harahap MAP bersama Kepala Desa dan Lurah di Kantor Camat Percut Sei Tuan Selasa (11/6).

Tim rombongan yang di ketuai H.Dahril Siregar,Bersama anggota DPRD lainya H.Wagirin Arman S Sos,Firman Sitorus dan M.Hidayat didampingi Kaspem UPT PSDA Cipta Karya Sumut Kholik Nasution dan Camat Percut Sei Tuan Drs Khairul Azman MAP,Kasipem Drs Nasib Solichin MAP langsung turun ke lokasi hasil pengerjaan yang saat ini belum sepenuhnya siap dikerjakan,sehingga menjadi temuan bagi wakil rakyat Dapil 3 Deli Serdang ini.

Bahkan Kepala Desa Sei Rotan Suwandi MS tim yang melakukan kunjungan kerja memaparkan bahwa pada saat pelaksanaan pengerjaan proyek drainase pemborong berjanji akan memperbaiki Jalan Gotong royong yang dipasang paving block bersumber dana dari APBD Deli Serdang,akibat perlintasan mobil pengangkut material lalu lalang jalan paving block tersebut hancur mengalami kerusakan yang sangat parah. " Namun itikad baik dari Pemborong sampai saat ini untuk memperbaiki belum juga belum terpenuhi,bahkan sampai sekarang tanda tanda perbaikan belum juga ada,dan pengerjaan proyek drainase sampai saat ini menurut penilaian kami belum selesai dan terkesan amburadul " kata Suwandi

 H.Wagirin Arman sebagai anggota tim langsung menanyakan keadaan yang sebenarnya tentang hasil kerja tersebut kepada UPT PSDA Cipta Karya Sumut di jawab Ka UPT bahwa pekerjaan tersebut bahwa proyek senilai 1,9 milyar walau sudah rampung namun 20% dari nilai tender belum diambil pemborong akibat keterlambatan kontrak kerja. Dari keterangan Ka UPT tersebut tim akan menindak lanjuti laporan sebagai temuan dilapangan ke Pemprovsu seterusnya minta kepada Pemprovsu untuk menindak lanjuti hasil kinerja Pembangunan drainase di Desa Sei Rotan dari hasil kunjungan kerja tersebut.

Selanjutnya tim kunjungan kerja DPRD Sumut melanjutkan peninjauan ke Desa Sei Saentis langsung diterima Kades Saentis Asmawito S Sos dan langsung memaparkan bahwa pembangunan drainase yang dikerjakan ini bukannya jadi solusi namun malah jadi bumerang bagi warga tidak bisa menampung luapan air hujan. Kepala Desa Saentis minta kepada kepada tim untuk menindak lanjuti agar segera membuat titi plat beton dan klep pintu air yang merupakan solusi mengatasi banjir disaat saluran drainase meluap di musim hujan. Perlu di ketahui pentingnya segera dibuat titi plat beton dan pintu klep air wilayah utara Desa Saentis yang berbatasan dengan Desa Tanjung Rejo drainase ini bila mengalir ke utara merupakan urat nadi pertanian warga Tanjung Rejo. " Kalau memang Dinas terkait yang menangani masalah ini memberikan kewenangan kepada Desa Saentis,melalui ADD tentunya bisa kami kerjakan dan siap membangun titi plat beton serta pintu klep air asal saja ada payung hukumnya yang jelas " tegas Asmawito. (DS01).