Total Viewers

Home » » Timur Tumanggor : Keberhasilan Kampung KB Tidak Terlepas Kerjasama Stakeholder

Timur Tumanggor : Keberhasilan Kampung KB Tidak Terlepas Kerjasama Stakeholder

Written By Faktaonlline.net on Wednesday, January 30, 2019 | Wednesday, January 30, 2019


Percut Sei Tuan., Faktaonline.net - Keberhasilan program Kampung Keluarga Berencana (KKB) tidak terlepas dari peran serta dan kerjasama antar statekholder yang ada , dan juga atas kesadaran masyarakat itu sendiri..Karena Program Kampung KB ini adalah program pemerintah untuk meningkatkan taraf hidup rakyat. Dihidupkannya kembali Kampung KB ini supaya bisa untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat disektor pendidikan, kesehatan dan ekonomi. Demikian dilontarkan

Hal tersebut disampaikan Camat Percut Sei Tuan Kab.Deliserdang Provinsi Sumatera Utara Timur Tumanggor , S.Sos , MAP didamping Ketua TP PKK Kecamatan Ny Boya Timur Tumanggor, usai membuka Rapat atau Pertemuan Kelompok Kerja (Pokja) KKB, di Balai Desa Tanjung Rejo, Rabu (30/1) dengan peserta seluruh kepala dusun, PKK dan lainnya.

Menurut Camat ,Kampung KB ini gaungnnya lebih besar untuk kesejahteraan masyarakat. “Tugas kita agar semua stakeholder membentuk pokja pokja baik itu dari segi pendidikan tentang anak anaknya sekolah dan yang putus sekolah”, ungkapnya. Demikian juga dari sektor kesehatan seperti adanya wabah DBD, adanya warga yang cacat dan lainnya. Dan yang tidak bisa terlayani dengan BPJS dan lainnya, “jadi semua itu harus dikerjakan bersama sama agar bisa berhasil”, ujar Timur Tumanggor.

Lanjut Camat , dari sektor pertanian juga bagaimana hasil dari pertanian perhektar atau perante, apa kira kira gendalanya, apa karena hama wereng atau pupuk. Nah ini lah yang harus dikordinasikan dan semua stakekholder yang ada harus mendukungnya. “Nanti pada tanggal 8 Pebruari ini , seluruh tokoh masyarakat dan kepala dusun akan diundang agar gaungnya lebih besar untuk mengetahui manfaat dari Kampung KB itu yang Insya Allah akan dihadiri sekitar 250 orang”, ungkapnya.

Dalam pertemuan Rapat Pokja KKB tersebut Koordinator KB Kecamatan Suriati dan Kabid Pengendalian Penduduk Penyuluhan dan Penggerakan (P4) Gustian.SH bersama Kabid Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga Dra.Jusraini Tanjung dari Badan KB Pemberdayaan Perempuan Perempuan Deli Serdang memberikan apresiasi kepada Kepala Desa Tanjung Rejo Selamet yang telah mendukung semua program Kampung KB ini.
Menurut Koordinator KB Kecamatan Percut Sei Tuan Suriati, Program Kampung KB ini belum ada pendanaannya dari Pusat, Provinsi, maupun Kabupaten, ini semua masih pendanaan Kades Tanjung Rejo Selamet dengan program mandiri desa nya. “Kita memberikan apresiasi kepada Pak Kades Selamet karena kerjasama yang baiknya, pak kades yakin dan percaya kepada kita walaupun pendanaannya belum turun dari pemerintah”, ungkap Suriati.
Suriati mengatakan, kampung KB bukan saja milik Dusun XI dan XII saja, tapi milik Desa Tanjung Rejo. Jadi saya minta saran dari para kadus kadus lainnya , dari dusun I sampai Dusun XIV diluar dari Dusun XI dan XII, kedepannya kita berharap semua dusun dusun akan merasakan manfaat dari kampung KB ini karena selama ini belum merata.

Hal yang sama juga dikatakan Kabid P4 Gustian SH dan Kabid K3 Dra. Jusraini Tanjung “sebagai nara sumber dari pertemuan ini kita berharap agar Pokja KKB ini kedepannya bisa lebih baik dari tahun 2018, Kades pak Selamet sendiri sudah cukup tanggap dan kita mengapresiasi kepada beliau”, ungkap Gustian.. Menurutnya,Kades sudah menyediakan rumah data dan lahannya pun sudah ada dengan ukuran 5 X 7M , kemudian nanti data Kampung KB ini dimasukkan kedalam aplikasi rumah data bersifat online yang bisa dilihat perkembangan dari kegiatannya." Inti dari Kampung KB ini untuk meningkatkan kwalitas masyarakat dari sisi pendidikan juga dari sisi ekonomi masyarakat tersebut, ada 8 fungsi Pokja Kampung KB seperti fungsi agama, fungsi pendidikan, lingkungan hidup dan lainnya." sebutnya.
Tadi sudah dibahas lingkungan hidup yang menurut pak Kades tadi sudah menanam 500 pohon mangga. Bahkan dari salah seorang kepala dusun mengutarakan sudah menanam serai untuk meningkatkan ekonomi, juga akan membangun rumah batik itu suatu inovasi baru yang bisa untuk kegiatan Kelompok BLKB, kelompok Bina Remaja, kelompok bina lansia yang kedepan itu menutamakan kerja sama dan gotong royong.

Kabid K3 Deli Serdang Dra. Jusraini Tanjung menambahkan, pada dasarnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, diharapkan semua instansi terkait membuat kegiatan di Kampung KB supaya pada akhirnya semua masyarakat bisa merasakan peningkatan kesejahteraan keluarganya. " Umpamanya seksi agama yang diusulkan supaya ada guru ngaji, alhamdulillah pak Kades sudah mengutarakan ada pengusaha yang akan mendanai guru ngaji, nah itu yang kita perlukan CSR dari para pengusaha. Karena kalau dari kita semuanya kan tentu dananya tidak ada " kata Jusriani.

Menanggapi hal itu, Kades Tanjung Rejo Selamet mengungkapkan , Program Kampung KB di Desa Tanjung Rejo guna menampung aspirasi keluhan masyarakat baik infrastruktur, kependudukan, kesehatan yang ditampung melalui kelompok kerja (pokja) nya masing masing agar Desa Tanjung Rejo kedepan bisa sejahtera dan mandiri.
Menurut Selamet , Kesiapan dana yang bisa dialokasikan dari dana anggaran desa seperti membangun rumah data bisa kita anggarkan dari anggaran dana desa, itu termasuk penggunaan dana desa yang dibutuhkan oleh kampung KB tersebut. " Saat ini sudah dibangun rumah taman wisata manggrup untuk desa mandiri di Dusun XIV. Agar desa ini menjadi sejuk, " terangnya.
Selamet juga memaparkan bahwa telah menanam 500 pohon mangga di Dusun XIV bantuan dari Dinas Perkebunan Pemkab Deliserdang " Ttujuannya agar desa Tanjung Rejo atau dusunnya menjadi dusun kampung mangga." katanya. (Firdaus Tanjung).

Post a Comment