Total Viewers

Home » » Korban Penyerangan Disertai Perampokan Kecewa , Petugas Polsek Kodi Bangedo Tidak Menahan Pelakunya

Korban Penyerangan Disertai Perampokan Kecewa , Petugas Polsek Kodi Bangedo Tidak Menahan Pelakunya

Written By Faktaonlline.net on Monday, February 18, 2019 | Monday, February 18, 2019


Waikarara NTT I Faktaonline.net - Korban penyerangan dan penjarahan , Pati Kaleka warga desa Waikarara Kec.Kodi Bangedo Kab.Sumba Barat NTT ,  merasa kecewa , karena ketika dirinya hendak melaporkan kejadian penyerangan tersebut , petugas Polsek Kodi Bangedo menolak menerima pengaduannya, malahan petugas menyuruhnya kembali pulang kerumahnya , dengan alasan petugas sedang sibuk , ketika pelakunya sudah ditangkap , tapi polisi melepaskanya kembali..
Hal itu diungkapkan Pati Kaleka kepada wartawan dikediamannya , Minggu (17/2/2019).

Dikatakan Pati Kaleka , kejadian yang dialaminya bermula dari kedatangan Poka Roki bersama tiga anaknya dan serombongan orang yang tidak dikenalnya, datang menyerang dirinya ,Kejadiannya  pada tanggal 28 November 2018 tahun lalu ,sebutnya , " Saat kejadian , Saya tengah berada di kebun, saya kaget , ketika mendengar teriakan massa menyebut nama saya , mana Pati Kaleka , kami sudah bakar ayam secara adat tadi malam tujuan untuk membunuh , jadi kau jangan lari " ungkap Pati Kaleka yang bercerita didampingi keluarganya.

Lanjutnya bercerita , Akibat penyerangan dan perampokan yang di lakukan Poka roki beserta rombongangan yang datang menyerang sekaligus merampok , mengakibatkan dirinya kehilangan seluruh harta bendanya, " Semua barang isi rumah habis dijarah , termasuk seekor Kuda Jantan seharga Rp 15 juta , diambil Poka Roki dan rombongannya " ungkap Pati Kaleka sedih.

Merasa tidak senang Pati Kaleka didampingi anaknya , Lukas Loghe Kaleyo mendatangi kantor polisi berniat melaporkan kejadian penyerangan sekaligus perampokan tersebut itu, namun setibanya di Polsek Kodi Bangedo dirinya merasa kecewa karena petugas tidak menerima pengaduannya dengan alasan sibuk ,"   Kami tidak mau urus masalah karena kami masih sibuk, kalau kami tidak sibuk , kami urus , kamu perang aja ujar anggota yang sedang piket " sebut Pati Kaleka menirukan ucapan petugas kepadanya.

Namun Pati Kaleka tidak berputus asa , pada tanggal 14 Januari 2019 , dirinya kembali membuat pengaduan ke polisi atas kejadian penyerangan dan perampokan yang dialaminya , beruntung , kali ini polisi menerima pengaduannya , dan menangkap Poka Roki bersama dua anaknya " Tapi tidak di tahan karena bekingnya Kepala Desa Waikara " keluh Pati Kaleka geram.

Pati Kaleka merasa kecewa kepada Kades Waikarara yang membela sepihak " Saya sebagai masyarakat kecil yang buta soal hukum , lewat media ini , Saya sangat berharap agar pelaku di proses sesuai dengan hukum yang berlaku , sehingga kami aman dan merasa benar-benar terlindungi " harapnya ,Saat ini kami sekeluarga tidak memiliki apa apa , untuk kebutuhan makan dan minum sulit , pakaianpun tinggal di badan, ujarnya memelas kepada wartawan media ini..

Ketika Kapolsek Kodi Bangedo dihubungi melalui sambungan seluler untuk konfirmasi terkait masalah penyerangan disertai perampokan dan tidak ditahannya pelaku penyerangan , namun teleponnya tidak diangkat. (Fabianus)

Post a Comment