Total Viewers

Home » » Usut Proyek Pasar Inpres Larantuka Terbengkalai , GERTAK FLORATA Minta DPRD Flores Timur Membentuk Pansus

Usut Proyek Pasar Inpres Larantuka Terbengkalai , GERTAK FLORATA Minta DPRD Flores Timur Membentuk Pansus

Written By Faktaonlline.net on Saturday, February 2, 2019 | Saturday, February 02, 2019


Larantuka NTT , Faktaonline.Net - Sejumlah aktivis menamakan diri Gerakan Rakyat Anti Korupsi Flores Lembata (Gertak Florata) Kabupaten Flores Timur Nusa Tenggara Timur , mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Flores Timur, menuntut DPRD Flores Timur segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) dan menyurati BPK untuk mengusut sampai tuntas persoalan – persoalan yang berkaitan dengan pembangunan proyek infrastruktur di Kabupaten Flores Timur yang pengerjaannya masih terbengkalai hingga kini.

Hal ini disampaikan Kanis Soge dalam orasinya di Kantor DPRD Flores Timur , pada aksi GERTAK Bangkit, Orasi Lagi Kamis (31/1).
Dikatakan Kanis  , GERTAK Florata yang selama ini mengumpulkan data tentang proyek – proyek bermasalah di Flores Timur menyoroti pembangunan infrasruktur di Flores Timur yang terbengkalai dengan menggunakan anggaran miliyaran rupiah namun didiamkan begitu saja oleh DPRD sebagai lembaga aspirasi rakyat. “Sudah tahu banyak proyek bermasalah tetapi tidak mengambil sikap untuk menangani persoalan itu. Percuma kita pilih mereka menjadi pembawa aspirasi kita,” kata Kanis. 

Kanis yang selama ini menghilang dan melalangbuana meneriakkan kasus – kasus di Ende akhirnya kembali ke Tana Lamaholot untuk bangkit berteriak lagi tentang kasus – kasus yang menjadi temuan GERTAK Flotim. “GERTAK punya data proyek – proyek bermasalah. Kami minta DPRD harus bentuk Pansus dan menyurati BPK untuk segera mengaudit semua proses pelaksanaan pembanguan proyek yang terbengkalai. Jangan main – main dengan uang rakyat,” teriak Kanis.

GERTAK Florata yang pernah memenangkan pra peradilan kasus Gratifikasi di Ende ini meminta DPRD Kabupaten Flores Timur untuk membuat keputusan tertulis hasil temuan Inspektorat Flores Timur terkait pembangunan Pasar Inpres yang terbengkalai agar surat tersebut dilayangan ke BPK untuk investigasi lebih lanjut. “Ada temuan inspektorat terkait persoalan pembangunan Pasar Inpres Larantuka tapi kenapa didiamkan saja? Kami bisa menduga, jangan sampai ada konspirasi antara DPRD Flotim dengan kontraktor,” tegasnya .

Usai melakukan orasi , para aktivis GERTAK menemui Pimpinan DPRD Flores Timur, Yosep Sani Bethan bersama anggota di Ruang Paripurna. , Secara lembaga, Nani Bethan menyampaikan bahwa pihak DPRD Flotim pernah mendapat informasi terkait kerugian dari pembangunan pasar tersebut sekitar dua ratusan juta lebih namun pihaknya sampai saat ini belum mengetahui secara pasti kerugian itu sudah dikembalikan atau belum ke kas negara. “Hasil temuan menunjukan adanya kerugian dan mengharuskan pihak kontraktor untuk mengembalikannya namun sampai sekarang dana tersebut sudah dikembalikan atau belum, secara teknis bisa dichek pada kas penerimaan di bagian keuangan daerah,” tutur Nani Betan  (Fabinus mone pati)

Post a Comment