Total Viewers

Home » » Warga Kecewa , Jalan Tigaras Sudah Seminggu Longsor , Namun Belum Ada Perbaikan

Warga Kecewa , Jalan Tigaras Sudah Seminggu Longsor , Namun Belum Ada Perbaikan

Written By Faktaonlline.net on Friday, February 15, 2019 | Friday, February 15, 2019

Tiga Runggu., Faktaonline.Net - Masyarakat Kabupaten Simalungun resah, pasalnya udah sepekan tebing yang berada disisi jalan Tigaras, di Desa Togu Domu Nauli Dolok Pardamean, Kecamatan Tiga Runggu, Kabupaten Simalungun Sumatera Utara longsor, pohon yang tumbang dan tanah yang longsor menimbun badan jalan. Ranting pohon beserta tanah berserakan disepanjang jalan tersebut. Longsornya tebing yang menimbun badan jalan itu dikarenakan hujan yang terus menerus turun didaerah tersebut sehingga tanah dan pohon yang berada ditebing itu menjadi labil dan tergerus air menimbun badan jalan sepanjang jalan Tigaras itu.

Hal ini dikatakan pak Andre Pasaribu dan pak Tinjak, warga desa setempat yang berada dilokasi saat membantu pengendara , Jum’at (15/2). Menurut pak Andre, jalan yang menghubungkan beberapa desa sekitarnya tersebut sangat mendesak untuk segera diperbaiki. Padahal, lanjutnya, jalan tersebut adalah jalan satu satunya yang selalu dilalui penduduk setempat, bahkan wisatawan mancanegara dan wisatawan lokal yang hendak berlibur kelokasi wisata didaerah itu. “Hal ini sangat mengganggu pengguna jalan” sebutnya.
Menurut Andre, jalan tebing yang longsor tersebut sepanjang 20 meter, sehingga antrian panjang terjadi dilokasi longsor. Karena separuh badan jalan yang bisa dilalui kenderaan roda empat harus bergantian atau buka tutup jalan secara bergantian.

Hal yang sama dikatakan Pak Tinjak, menurutnya jika hujan tiba didaerah tersebut , jalan ini selalu terjadi longsor susulan. Hal ini dikarenakan tanah yang tidak labil, sehingga setiab kali diguyur hujan berakibat longsoran tebing menimbun badan jalan sampai separuhnya. Jadi untuk itu, lanjut pak Tinjak, para pengendera yang melalui jalan tersebut harus ekstra hati hati. Karena setiap saat longsor susulan akan terjadi, apa lagi dimusim hujan seperti ini. “Pemkab Simalungun hendaknya segera menurunkan eskavator dan skopel” katanya.
Sementara, seorang pengendera mobil saat melintas dilokasi longsor Maruli Siahaan mengatakan , saat menunggu antrian mengakui akibat dari panjangnya antrian mobil itu sangat melelahkan sopir.” Apa lagi jika antrian sampai panjang begini, tentu akan melelahkan”, katanya. (Suprianto).

Post a Comment