Home » » Kejari Kabupaten Kupang NTT Kembali Limpahkan Berkas Dugaan Korupsi Dana Desa Kuimasi ke Pengadilan Tipikor

Kejari Kabupaten Kupang NTT Kembali Limpahkan Berkas Dugaan Korupsi Dana Desa Kuimasi ke Pengadilan Tipikor

Written By Faktaonlline.net on Wednesday, March 20, 2019 | Wednesday, March 20, 2019


Oelamasi,-NTT , Faktaonline.Net -  Kejaksaan Negeri Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur akhirnya kembali limpahkan berkas perkara dugaan korupsi Dana Desa Kuimasi Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Kupang - NTT.
Demikian di ungkapkan oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Kupang, Ali Sunhaji, SH, MH melalui Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasie Pidsus), Noven V. Bullan, SH, M.Hum (foto) di ruang kerjanya ,Rabu (20/3/2019).

Ia mengatakan bahwa berkas perkara dugaan tindak pidan korupsi pengelolaan Dana Desa atas nama Stefanus Maakh selaku Ketua Tim Pengelola Kegiatan (TPK) dan Daud Pandie sebagai Kepala Desa Kuimasi telah di limpahkan ke pengadilan Tipikor Kupang tanggal 19 Maret 2019. Keduanya di duga telah melakukan tindak pidana korupsi terkait beberapa item pekerjaan yang sumber pembiayaan dari dana desa tahun anggaran 2017. " Beberapa item pekerjaan itu antara lain perkerasan jalan, pengadan ternak babi, pengadaan pakan ternak babi, pembangunan posyandu dan balai serba guna di desa " katanya

Ditambahkan Noven , Khusus untuk pekerjaan fisik berupa perkerasan jalan, pembangunan posyandu dan pembangunan balai serba guna terdapat kekurangan volume pekerjaan, sementara administrasi sudah selesai 100 persen ".Untuk pengadaan ternak babi dan pakan ternak babi, jaksa menemukan bahwa bantuan yang di terima masyarakat tidak sesuai jumlah sebagimana tercantum dalam RAPBDes " terangnya.

Keduanya di dakwa melanggar Pasal 2 dan Pasal 3 Undang - undang nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. Stefanus Maakh dan Daud Pandie belum ditahan karena masih menunggu perintah Majelis Hakim yang memeriksa perkara ini. Untuk di katahui bahwa, pelimpahan berkas perkara dugaan tindak pidana korupsi Dana Desa Kuimasi itu dilakukan untuk kedua kalinya. Setalah kali pertama di ajukan oleh oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Kupang, namun di tengah persidangan pokok perkara dengan agenda pemeriksaan saksi - saksi justeru mejelis hakim mengeluarkan putusan sela walaupun kuasa hukum keduanya tidak pernah mengajukan exceptie. (Fabianus mone pati).

Post a Comment