Total Viewers

Home » » Kades Ana Kaka Copot Aparat Desa Yang Berbeda Pilihan Dengannya

Kades Ana Kaka Copot Aparat Desa Yang Berbeda Pilihan Dengannya

Written By Faktaonlline.net on Saturday, April 27, 2019 | Saturday, April 27, 2019


Sumba Barat Daya NTT , Faktaonline.Net - Pesta demokrasi pemilu 2019 yang sudah dilaksanakan beberapa waktu lalu telah berlalu, namun akibat berbeda pilihan, seorang kepala desa memberhentikan aparat desanya yang tidak menuruti perintahnya untuk memilih salah satu caleg yang diusung kepala desa tersebut.
Hal itu disampaikan kepala desa Ana Kaka Kec Kodi Kab Sumba Barat Daya Provinsi NTT, Paulus Kaha kepada Faktaonline dikediamannya,Sabtu (26/4)." Bagi aparat desa yang menjadi  lawan politik saya atau beda pilihan dengan saya dalam pemilu 17 April kemarin, semuanya akan saya ganti dan copot " kata Paulus Kaha.

Dikatakan Paulus, sebelumnya dirinya sudah mengarahkan seluruh aparat desa agar memilih salah satu caleg , khususnya di dapil IV, yakni di Kecamatan Kodi, Kec Kodi Bangedo dan Kec.Kodi Blaghar," Bagaimana saya tidak copot mereka dari aparat desa, padahal sudah saya arahkan untuk memilih caleg yang sudah saya arahkan, namun mereka tidak mau ikuti " sebutnya.
Lanjut Paulus, padahal mereka (aparat desa,red) tau kalau dirinya menjadi pengurus PAC Demokrat di desa Ana Kaka Kecamatan Kodi "  Jika ada yang merasa kurang puas dengan pergantian aparat desa yang Saya lakukan,silahkan digugat melalui aturan yang berlaku, sebagai kepala desa, Saya berhak melakukan pergantian aparat desa " ujarnya

Ketika awak media lakukan konfirmasi kepada salah seorang tokoh masyarakat desa Ana Kaka, yang tidak ingin namanya dipublikasikan, dirinya mengecam tindakan kepala desa atas pergantian aparat desa yang di lakukan kepala desa " Pergantian aparat desa itu sah-sah saja saja, karena itu hak mutlak ada di tangan Paulus Kaha sebagai kepala desa yang mempunyai wewenang" katanya.
Tapi saya sebagai warga di desa ini berharap, janganlah dicampur aduk dengan politik, nanti masa depan Desa Ana Kaka menjadi suram " ungkap tokoh masyarakat tersebut (Fabianus).

Post a Comment