Home » » Ditandai Pengguntingan Pita dan Pecah Kendi , Wali Kota Tanjungbalai Minta Eksportir Tingkatkan Ekspor Keluar Negeri

Ditandai Pengguntingan Pita dan Pecah Kendi , Wali Kota Tanjungbalai Minta Eksportir Tingkatkan Ekspor Keluar Negeri

Written By Faktaonlline.net on Tuesday, May 14, 2019 | Tuesday, May 14, 2019


faktaonline.net
Tanjungbalai IFaktaonline.Net - Wali Kota Tanjungbalai, HM Syahrial meminta kepada eksportir asal Kota Tanjungbalai dan Kabupaten Asahan, untuk meningkatkan ekspor komoditi pertanian, perikanan, dan komoditi unggulan lainnya, sehingga produk tersebut bisa dikenal dan bersaing dalam perdagangan Internasional.
Hal tersebut dikatakan Syahrial saat menghadiri acara pelepasan komoditi ekspor ke sejumlah negara, ditandai dengan pengguntingan pita dan pemecahan kendi sekaligus melihat langsung komoditas ekspor pertanian yang akan diberangkatkan ke 7 Negara tujuan, di kantor Karantina Pertanian Kelas I TBA, Jalan Perintis Kemerdekaan Km 9, Kabupaten Asahan, Senin (12/5) kemarin.

Syahrial mengatakan, Pemko Tanjungbalai sangat mengapresiasi dan mendukung Kementerian Pertanian khususnya melalui Balai Karantina Pertanian Kelas I TBA, atas fasilitas ekspor asal Kota Tanjungbalai dan Kabupaten Asahan, " Semoga setiap tahun ekspor komoditi pertanian dan komoditi lainnya dapat meningkat, Karena saat ini Kota Tanjungbalai telah memiliki Pelabuhan Teluk Nibung, yang menjadi salah satu Pelabuhan terbaik di Sumatera Utara, dalam mendukung peningkatan Sektor Ekspor dan Jasa"katanya.
Lanjut Syahrial, Pemko Tanjungbalai juga terus berkomitmen mendukung para investor yang ingin berinvestasi di Kota Tanjungbalai, " Hari ini kita mulai dengan komoditi yang ada ini dan mempersiapkan dengan komoditi lainnya " Ujarnya.
 Ditambahkan Syahrial, Pelepasan ekspor komoditi pertanian asal Tanjungbalai dan Asahan ini adalah momentum untuk peningkatan produksi komoditi unggulan yang memberikan kemudahan kepada pengusaha maupun stakeholder dalam melakukan ekspor, ungkapnya.

faktaonline.net
Ditempat yang sama , Kepala Karantina Pertanian Kelas I TBA, Drh Bukhori memaparkan, bahwa nilai ekspor komoditi olahan produk pertanian asal Kota Tanjungbalai dan Kabupaten Asahan setara dengan Rp 7,024 milyar.
Dikatakan Bukhori, adapun ekspor yang dilakukan hari ini merupakan hasil produk PT Sintong Abadi dengan mengekspor Palm Kernel Sterin sebesar 234 Ton , yang akan diekspor ke Tiongkok, PT Harvard Cocopro mengekspor Kelapa Parut sebesar 25 Ton ke Felix Town Inggris, PT Multimas Nabati Asahan mengekspor Sawit dan turunannya sebesar 492,25 Ton ke Hungaria, UEA, Rusia, Syria,
Selanjutnya, PT Nitra Laut Bahari mengekspor Ubi Jalar, jahe, pisang, Jeruk Nipis, Sirsak dan Kayu Manis dengan rincian Ubi Jalar 17 Ton, Jeruk Nipis 4 Ton, Sirsak 3 Ton dan Kayu Manis 6 Ton total 51 Ton ke Malaysia, CV Gangaro Putri mengekspor Lidi Sawit sebesar 350 Ton ke Pakistan, CV Asia Global mengekspor Domba 200 ekor ke Malaysia., Sementara, Dedi salah seorang pengusaha perorangan mengekspor Madu sebesar 450 Kg Ke Malaysia.
Acara dihadiri Kepala Badan Karantina Pertanian Ir Ali Jamil MP Phd, Kepala Stasiun Karantina Pertanian (SKP) Kelas I TBA, Forkopimda Tanjungbalai, Kepala SKIPM TBA, para Pengusaha Ekportir dan instansi/stakeholder terkait lainnya. Forkopimda Tanjungbalai, pengusaha ekportir dan institusi terkait lainnya (SB).

Post a Comment