Total Viewers

Home » » Rekapitulasi PPK Banyak Diperbaiki , Kinerja KPU Tanjungbalai Dinilai Tidak Berkualitas

Rekapitulasi PPK Banyak Diperbaiki , Kinerja KPU Tanjungbalai Dinilai Tidak Berkualitas

Written By Faktaonlline.net on Thursday, May 2, 2019 | Thursday, May 02, 2019


Tanjungbalai I Faktaonline.Net - Kinerja KPU kota Tanjungbalai dalam penyelenggaraan Pemilu serentak 2019 dikota Tanjungbalai sampai dengan pelaksanaan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara pada Pemilu 2019 di Tingkat KPU Kota Tanjungbalai yang berlangsung selama 2 hari (29-30 April), di Aula Hotel Ayola Grand Singgie, dinilai tidak berkualitas atau menurun prestasinya dibandingkan kinerja Komisioner KPU Tanjungbalai sebelumnya.
Hal itu dikatakan Ketua DPD Partai Berkarya kota Tanjungbalai HM Tahan Sitorus SE, kepada Faktaonline.Net, Kamis (2/5), di ruang kerjanya.

Tahan Sitorus, SE mengungkapkan, hasil rekapitulasi anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dari aspek data pemilih awal dan pemilih akhir banyak yang diperbaiki oleh para saksi, kemudian pelaksanaan perhitungan PPK di tingkat PPK Kecamatan antara Kecamatan yang satu dengan yang lainnya banyak mengalami perbaikan sehingga menimbulkan persoalan perhitungan di tingkat KPU kota Tanjungbalai. Bahwa data DPT khusus atau yang menggunakan KTP persentasenya diatas Normal dan ini yang paling banyak ditemukan hampir di setiap Kecamatan " Terutama di tingkat kecamatan Datuk Bandar Datuk sebesar 8,4. persen, ini mengakibatkan pelaksanaan rekapitulasi di tingkat kota terlalu dipaksakan dan terburu-buru, sehingga lokasi pelaksanaan rapat dipindahkan dari Aula KPUD ke Hotel Ayola Siggie"  kata Tahan.

Ditambahkannya lagi, belum siapnya pihak PPK Kecamatan menyajikan data secara menyeluruh " Sehingga menimbulkan banyak protes dari kalangan saksi paslon presiden maupun saksi parpol" ujarnya..Selanjutnya pada waktu pembuktian yang menggunakan DPT K, pihak saksi dan PPK Datuk Bandar bersedia utk menunjukkan daftar hadir pemilih, tapi KPUD dan Bawaslu tidak merestui untuk dibuka. " Yang paling ironisnya Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara pada Pemilu 2019 di Tingkat KPU Kota Tanjungbalai tidak ditutup secara resmi oleh KPUD Tanjungbalai" ungkapTahan Sitorus.
Ketua KPU Tanjungbalai Luhut Parlinggoman SH, ketika dihubungi via telepon seluler, mengatakan, pukul 4.30 WIB dini hari, Rabu (1/5) saya resmi menutup rapat tersebut," Memang sewaktu saya menutup rapat banyak para saksi sudah pulang meninggalkan ruang rapat" kata Luhut (SB).

Post a Comment