Total Viewers

Home » » Bupati Sampaikan Pelaksanaan Anggaran APBD Pesisir Barat TA 2018.

Bupati Sampaikan Pelaksanaan Anggaran APBD Pesisir Barat TA 2018.

Written By Faktaonlline.net on Tuesday, June 25, 2019 | Tuesday, June 25, 2019


Pesisir Barat Lampung, Faktaonline.Net - Bupati Pesisir Barat (Pesibar), DR Drs H Agus Istiqlal,SH,MH, menghadiri rapat paripurna penjelasan rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2018, Di Gedung Dharma Wanita, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat Provinsi Lampung, Senin (24/6/2019). 

Dalam Sambutannya Bupati Pesisir Barat, Agus Istiqlal, menyampaikan pelaksanaan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD), Pesibar tahun anggaran 2018. “Ini merupakan realisasi dari program dan kegiatan atau perhitungan anggaran, yang disusun dan dilaksanakan dengan mempertimbangkan potensi, kondisi sosial dan ekonomi daerah yang dikaitkan dengan tolok ukur rencana strategis pemerintah kabupaten pesisir barat," kata Agus.

Lanjut Agus, pelaksanaan APBD, harus disampaikan pertanggungjawabannya pada setiap akhir tahun anggaran, yaitu dengan menyusun dan menyampaikan laporan keuangan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat. Dalam penyusunan APBD tahun anggaran 2018, tentunya telah mengikuti beberapa disiplin anggaran, yaitu, Pertama pendapatan merupakan perkiraan yang terukur secara rasional, sedangkan belanja yang dianggarkan merupakan batas tertinggi pengeluaran. Kedua, penganggaran pengeluaran harus didukung oleh kepastian penerimaan daerah dalam jumlah yang cukup. Ketiga, semua penerimaan dan pengeluaran tahun anggaran bersangkutan harus tertuang dalam APBD dan dibukukan dalam rekening kas umum daerah.

Kemudian Bupati juga menyampaikan mengenai kebijakan pendapatan asli daerah, dengan tetap memaksimalkan perolehan dana perimbangan, baik dana alokasi umum maupun dana alokasi khusus dan lain-lain pendapatan yang sah. “Sehingga dapat kami sampaikan bahwa kebijakan belanja diarahkan pada efisiensi dan efektivitas, anggaran untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan pemenuhan kebutuhan dasar, sarana prasarana dan infrastruktur,” Ungkapnya. Sedangkan untuk alokasi anggaran dilakukan sesuai dengan pendelegasian kewewenangan pada OPD, dengan pendekatan prestasi kerja yang berorientasi, pada pencapaian hasil dari input yang direncanakan dengan tetap mengutamakan akuntabilitas perencanaan anggaran diantaranya, pencapaian target kinerja APBD tahun 2018.

Digambarkan oleh serapan anggaran belanja daerah sebesar tujuh ratus sembilan puluh tujuh koma lima (797,05), milyar rupiah dari total anggaran sebesar delapan ratus tujuh puluh delapan koma delapan puluh dua (878,82) milyar rupiah atau sebesar 90,70%. Sementara, realisasi pendapatan daerah adalah sebesar tujuh ratus tujuh puluh lima koma tiga puluh tiga (775,33) milyar, rupiah dari target pendapatan sebesar tujuh ratus sembilan puluh tujuh koma tujuh puluh satu (797,71) milyar rupiah atau sebesar 97,19%.

Bupati mengatakan sebagaimana telah disusun dalam struktur APBD bahwa dengan realisasi sebesar dua puluh tiga koma empat puluh delapan (23,48) milyar rupiah, dari target sebesar tiga puluh tiga koma tiga (33,03) milyar rupiah atau sebesar 71,08%, pada realisasi pendapatan yang melampaui target adalah pada pendapatan pajak daerah sebesar 111,63%. Kemudian, pendapatan daerah tersebut yang bersumber dari dana perimbangan terealisasi sebesar lima ratus tujuh puluh tiga koma dua puluh delapan (573,28) milyar rupiah, dari target sebesar lima ratus delapan puluh lima koma sembilan puluh sembilan (585,99) milyar rupiah atau sebesar 97,83%, dan dari lain-lain pendapatan daerah yang sah terealisasi sebesar seratus tujuh puluh delapan koma lima puluh enam (178,56) milyar rupiah dari target sebesar seratus tujuh puluh delapan koma enam puluh delapan (178,68) milyar rupiah atau sebesar 99,94%. Selanjutnya, realisasi belanja terdiri dari belanja tidak langsung sebesar tiga ratus lima puluh tiga koma lima belas (353,15) milyar, rupiah dari anggaran sebesar tiga ratus sembilan puluh empat koma sembilan belas (394,19) milyar rupiah atau sebesar 89,59%, realisasi belanja langsung sebesar empat ratus empat puluh tiga koma delapan puluh sembilan (443,89) milyar rupiah dari anggaran. (Firmansyah)

Post a Comment