Home » » Peserta JKN - KIS Ibarat Sedia Payung Sebelum Hujan

Peserta JKN - KIS Ibarat Sedia Payung Sebelum Hujan

Written By Faktaonlline.net on Wednesday, August 7, 2019 | Wednesday, August 07, 2019


Lampung Utara | Faktaonline.net - Ungkapan "orang miskin dilarang sakit’’ pasti sudah sering terdengar di telinga kita. Bagaimana tidak, membayangkan nominal yang harus dibayarkan demi mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit saja sudah mengurungkan niat sebagian masyarakat terutama dari kalangan kurang mampu untuk berobat. Akibatnya banyak diantara masyarakat ini yang memilih pengobatan alternatif atau bahkan tidak berobat sama sekali.

Namun, ungkapan tersebut sudah tidak berlaku lagi sejak Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) hadir untuk menjamin kesehatan masyarakat Indonesia dengan adanya kepesertaan segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang ditujukan bagi masyarakat kurang mampu.

Salah satunya adalah Bunayah (28), peserta JKN-KIS dari segmen PBI APBN yang terdaftar sejak 2014 silam. Bunayah seorang ibu rumah tangga ini pagi itu datang ke Kantor BPJS Kesehatan Cabang Kotabumi untuk melakukan perubahan data. Kepada Tim Jamkesnews Bunayah mengungkapkan rasa syukurnya telah menjadi peserta JKN-KIS segmen PBI APBN dari tahun 2014. “Saya sangat bersyukur dengan adanya Program JKN-KIS ini karena walaupun saya tidak memiliki uang saya tetap bisa berobat ke rumah sakit. Saya merasa tenang karena kesehatan seluruh keluarga saya telah dijamin oleh pemerintah. Keluarga saya beberapa kali berobat ke puskesmas dan dilayani dengan sangat baik tanpa dibeda-bedakan dengan pasien umum,” ujar Bunayah.

Bunayah mengaku sering menghimbau kerabat dan tetangganya untuk segera mendaftarkan diri menjadi peserta JKN-KIS karena pada saat ini jaminan kesehatan adalah hal yang sangat penting yang harus dimiliki oleh setiap orang. “Siapa sih dari kita yang mau sakit? kan tidak ada, semua orang pasti maunya sehat-sehat saja. Tapi musibah tidak ada yang tahu, bisa saja hari ini sehat namun besoknya sakit. Menjadi peserta JKN-KIS ini ibarat sedia payung sebelum hujan,” tambahnya.

Sebagai penutup Bunayah mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan yang telah memberikan banyak manfaat untuk dirinya dan keluarga. “Semoga BPJS Kesehatan semakin maju dan semakin banyak membantu masyarakat Indonesia terutama masyarakat yang perekonomiannya kurang mampu seperti saya agar dapat mempunyai akses yang luas untuk berobat ke fasilitas kesehatan,” tutupnya (Syah)

Post a Comment