Total Viewers

Home » » Wajib Miliki JKN-KIS Bukan Berharap Sakit, Karena Sehat Hingga Usia Senja Impian Setiap Orang

Wajib Miliki JKN-KIS Bukan Berharap Sakit, Karena Sehat Hingga Usia Senja Impian Setiap Orang

Written By Faktaonlline.net on Monday, August 26, 2019 | Monday, August 26, 2019


Lampung Utara | Faktaonline.Net - Sehat dan bugar diusia senja adalah impian semua orang. Selain rutin berolahraga dan menjaga pola makan, memeriksakan kesehatan diri dan segera berobat ketika sakit juga merupakan kunci agar tubuh selalu fit. Pada jaman dahulu memeriksaan diri ke fasilitas kesehatan menjadi suatu hal yang sulit dilakukan khususnya oleh masyarakat yang kurang mampu, namun biaya berobat tidak menjadi kendala lagi semenjak Program JKN-KIS hadir ditengah-tengah masyarakat Indonesia pada tahun 2014 silam. Sanrowi (73) peserta JKN segmen PBI APBN yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah pusat ini sangat merasakan manfaat Program JKN-KIS.

Kepada tim Jamkesnews Sanrowi menceritakan pengalamannya menjadi Peserta JKN-KIS. “Di usia yang tidak muda lagi seperti saya ini memang harus diakui kondisi badan mulai agak ringkih. Gampang masuk angin, sakit kepala, pegal-pegal dan lain-lain. Ya namanya sudah tua, disyukuri saja, dengan adanya JKN-KIS bukan harapan untuk sakit kan? Karena sehat hingga usia senja impian setiap orang,” ujar Sanrowi warga desa Muara Sungkai Kabupatan Lampung Utara sambil tersenyum, Senin (26/8/2019).

Sanrowi, menuturkan, sebelum menjadi Peserta JKN-KIS dirinya sempat merasa khawatir, takut tidak memiliki biaya berobat jika suatu saat dirinya jatuh sakit, “Yang saya tahu berobat itu butuh uang yang banyak. Kalau cuma sekedar berobat ke puskesmas mungkin masih bisa diusahakan ya uangnya, tapi kalau harus berobat ke rumah sakit bagaimana? Apalagi saya juga memiliki anak istri dan kesehatan mereka adalah prioritas bagi saya,”

Tambah Sanrowi. Saat mengetahui dirinya terdaftar sebagai Peserta JKN-KIS segmen PBI APBN, ianya mengaku senang sekali karena kekhawatirannya mengenai biaya berobat di fasilitas kesehatan telah sirna. “Saya senang sekali saat mengetahui saya dan keluarga sudah terdaftar sebagai Peserta JKN-KIS, apalagi saya tidak perlu bayar iuran karena iuran saya sudah dibayarkan , saya tidak lagi pusing memikirkan biaya berobat untuk jika suatu saat jatuh sakit. Yang perlu saya lakukan hanya hidup sehat dan terus semangat beraktifitas,” ucapnya senang.

Sebagai penutup Sanrowi berharap Program JKN-KIS akan terus ada untuk menjamin kesehatan masyarakat Indonesia. “Mudah-mudahan program ini akan terus berlangsung karena saya yakin sekali sudah banyak masyarakat yang merasa terbantu dengan kehadiran Program JKN-KIS. Dan walaupun kesehatan kita sudah dijamin tapi kita harus tetap menjaga pola hidup sehat. Semoga kita selalu sehat dan bugar sehingga Program JKN-KIS bisa membantu masyarakat lain yang lebih membutuhkan,” tutupnya. (ril/Syah)

Post a Comment