Total Viewers

Home » » Cegah PKL Berjualan di Badan Jalan , Pemerintah Kecamatan Percut Seituan Dirikan Posko Trantib

Cegah PKL Berjualan di Badan Jalan , Pemerintah Kecamatan Percut Seituan Dirikan Posko Trantib

Written By Faktaonlline.net on Wednesday, September 4, 2019 | Wednesday, September 04, 2019


Percut Sei Tuan,Faktaonline.net - Untuk ke sekian kalinya, Pemkab Deliserdang bersama Muspika Percut Seituan dibantu Koramil dan Polsek Percut Seituan serta pemerintahan Desa kembali melakukan penertiban terhadap PKL di Jl Gambir Pasar VIII Bandar Klippa Kecamatan Percut Seituan, Rabu (4/9).

Untuk menghindari kembalinya PKL tersebut berjualan sekaligus memudahkan pengawasan dan guna menuntaskan penertiban pemerintah Kecamatan Percut Sei Tuan mendirikan posko Trantib, Satpol PP di sekitar lokasi.

Camat Percut Seituan Khairul Azman Harahap didampingi Kasi Trantib Juliansyah Putra Dalimunthe menjelaskan sebenarnya pihak pemerintah tidak pernah melarang pedagang berjualan asalkan tidak mengganggu pengguna jalan.

Selama ini, lanjut Khairul, pedagang dengan leluasa menggunakan badan jalan dan parit untuk meletakkan barang dagangan dan mendirikan tenda sehingga jalanan menjadi sempit dan macet membuat pengguna jalan menjadi terganggu. Hal itu diperparah dengan banyaknya becak bermotor yang menunggu penumpang di badan jalan, bahkan Pemkab Deli Serdang sudah berulangkali melakukan penertiban seperti ini namun pedagang masih tetap membandel dan tetap berjualan diatas parit dan badan jalan.

Menurut Khairul, Kita tidak pernah melarang mereka berjualan akan tetapi pedagang itu juga haruslah dapat memahami bahwa jangan hanya demi kepentingan mereka mencari nafkah lalu kepentingan masyarakat lain terabaikan. “Kalau ingin menari nafkah kita persilahkan mereka untuk mencari tempat yang aman dan tidak mengganggu kepentingan masyarakat lainnya”tegas Khairul.

Oleh karenanya, melalui kesempatan itu ia berharap kepada para pedagang untuk tidak lagi melakukan kegiatan yang sama di lokasi sebab sudah ada posko. Kalau ini tidak diindahkan terpaksa kita lakukan tindakan tegas. (FT).

Post a Comment