Total Viewers

Home » » Hilangkan Trauma Akibat Pertikaian , Warga Dusun Payambelang Gelar Ritual

Hilangkan Trauma Akibat Pertikaian , Warga Dusun Payambelang Gelar Ritual

Written By Faktaonlline.net on Wednesday, September 18, 2019 | Wednesday, September 18, 2019


Karo,Faktaonline.net - Kejadian pertikaian antara OTK dan masyarakat Dusun Payambelang Kecamatan Laubaleng Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara, pada hari Rabu 11/09/2019 lalu, masih menyisakan rasa trauma bagi masyarakat Dusun Payambelang khususnya murid SD N Galunggung/Payambelang, karena kejadian tersebut pas di depan SD N Galunggung.

Warga dusun Paya Mbelang menggelar ritual atau jujung beras piher kepada anak anak mereka agar menghilangkan rasa takut dan trauma akibat pertikaian yang terjadi di desa Mbalmbal Nodi, Rabu (11/09/2019) lalu, Yang mengakibatkan Batas Ukur Karo-karo(49) warga dusun Paya Mbelang meninggal dunia . Akibat kejadian tersebut murid SD N tersebut tidak ada yang berani datang ke sekolah akibat melihat konflik tersebut. Sehingga sekolah di libur kan sementara sampai keadaan sudah aman. Jadi untuk menenangkan pemikiran anak-anak tersebut, Senin (16/09/2019) sekitar pukul 11.25 Wib, masyarakat dan guru pun langsung mengadakan ritual atau dalam bahasa karo nya (Jujungi Beras Piher) agar murid SD tersebut juga tidak merasakan Trauma lagi untuk ke sokolah. 

Salah seorang masyarakat Desa Payambelang yang bernama Kevinda Tarigan di saat menuliskan di akun Sosial Media Facebook agar di viralkan. Dalam akun Facebook miliknya, Ia mengatakan bahwa Konflik tersebut sangatlah tidak logis jika di kaitkan sengketa lahan mengingat pelaku tidak satu pun dari warga kecamatan Lau Baleng. Kita tidak tau maksud dan tujuan dalang dari semua ini, sehingga masyarakat dusun Paya Mbelang menggelar aksi mengajukan tuntutan ini kepada instansi terkait agar kasus ini di usut tuntas sampai ke akar akar nya. " Karena warga sangat lah resah jika kejadian tersebut terulang kembali. Kami berharap Pemkab Karo tidak tutup mata melihat kejadian ini,dan menyelesaikan konflik yang sering terjadi di desa Mbal-Mbal Nodi ini ” harapnya. (Su) .

Post a Comment