Total Viewers

Home » » Warga Desa Sumber Agung Antusias Sambut Layanan MCS dan Booth Pendaftaran Peserta JKN-KIS

Warga Desa Sumber Agung Antusias Sambut Layanan MCS dan Booth Pendaftaran Peserta JKN-KIS

Written By Faktaonlline.net on Monday, October 21, 2019 | Monday, October 21, 2019


Lampung Utara | Faktaonline.Net - Susiah (30) warga Sumber Agung Kecamatan Muara Sungkai Lampung Utara, yang sehari-harinya bekerja sebagai Kader Posyandu ini antusias menyambut kehadiran kanal layanan Mobile Customer Service (MCS) dan booth pendaftaran peserta yang diadakan oleh BPJS Kesehatan Cabang Kotabumi di desanya.

Sebagai ujung tombak program pemerintah khususnya ibu dan anak ia bertugas memberikan pelayanan sekaligus penyuluhan kesehatan disetiap waktu kepada warganya.

Hal inilah yang menyebabkan dirinya sangat sadar akan pentingnya memiliki jaminan kesehatan yang sewaktu-waktu dapat digunakan ketika membutuhkan pengobatan. “Jaman sekarang ini beda dengan jaman dulu. Dari segi makanan, pola hidup, tingkat stress, paparan polusi, semua itu mempengaruhi kondisi kesehatan. Bisa dikatakanlah saat ini kita lebih rentan terkena berbagai penyakit dibandingkan dengan orang-orang yang hidup di masa lampau,” ujar Susiah
 “Amit-amit lah ya, siapa sih yang mau sakit? Nah kalau sampai jatuh sakit, siapa coba yang mau bayar biaya pengobatannya? Saya mah orang susah, saya nggak punya uang banyak untuk berobat. Untung saya dan keluarga sudah terdaftar sebagai Peserta JKN-KIS. Kalau sakit, semua biaya pengobatan ditanggung asal sesuai dengan indikasi medis. Tenang rasanya hati ini semenjak punya kartu KIS,” tambah Susiah sambil menunjukkan KIS miliknya.

Susiah mengaku selalu menganjurkan warga yang belum terdaftar sebagai Peserta JKN-KIS untuk segera mendaftarkan diri dan keluarganya demi terjaminnya kesehatan sekaligus menjamin stabilnya perekonomian keluarga agar jangan sampai kebingungan menjual harta benda demi menutupi biaya berobat ke fasilitas kesehatan. “Dulu kakak saya sakit sehingga harus dirawat di rumah sakit selama 1 minggu. Coba kalau tidak ada Program JKN-KIS, dimana keluarga kami harus mencari uang untuk membayar biaya pengobatannya? Itulah mengapa saya selalu mengingatkan warga untuk segera mendaftarkan diri menjadi Peserta JKN-KIS. Tidak ada ruginya sama sekali! Kita harusnya bersyukur bahwa kita selalu sehat namun tetap rutin membayar iuran karena itu tandanya kita telah ikut bergotong-royong membayar biaya pengobatan saudara-saudara kita yang sedang sakit.

Apalagi ketika BPJS Kesehatan hadir di desa-desa langsung mendatangi masyarakat lewat kanal layanan MCS dan booth pendaftaran peserta seperti ini, waahh saya nggak pikir panjang langsung ribut mengajak warga ke sini terutama yang belum terdaftar sebagai Peserta JKN. Apalagi coba yang ditunggu? Kita tinggal bawa berkas-berkas pelengkap saja, tidak perlu jauh-jauh ke kantor cabang,” kata Susiah.

Saat ditanya kritik dan saran perihal kanal layanan ini Susiah mengaku secara keseluruhan pelayanan petugas sudah baik. “Tadi petugasnya ramah sekali, mau menjawab semua pertanyaan warga dengan sabar dan rinci. Warga yang mau mendaftarkan diri sebagai Peserta baru, mencetak kartu, melakukan perubahan data, semua dilayani dengan tanggap. Petugas juga tadi memberikan panduan pada warga untuk melakukan registrasi pada Aplikasi Mobile JKN. Saya tadi berpesan ke petugas semoga kedepannya lebih sering membuka kanal layanan ini karena memberi kami kesempatan untuk mendapatkan layanan operasional BPJS Kesehatan tanpa perlu jauh-jauh keluar desa. Semoga dengan adanya MCS dan booth di desa-desa ini makin banyak masyarakat yang tertarik untuk menjadi Peserta JKN-KIS,” tutup Susiah. (Imam)

Post a Comment