Total Viewers

Home » » Bidan Jejaring Puskesmas Kabupaten Lampung Utara Teken PKS Dengan BPJS Kesehatan Cabang Kotabumi

Bidan Jejaring Puskesmas Kabupaten Lampung Utara Teken PKS Dengan BPJS Kesehatan Cabang Kotabumi

Written By Faktaonlline.net on Wednesday, November 27, 2019 | Wednesday, November 27, 2019


Kotabumi,Faktaonline.Net - Dalam implementasi Program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), untuk menjadi mitra BPJS Kesehatan, Bidan Praktik Mandiri harus berjejaring dengan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) induk yang telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan antara lain puskesmas, klinik pratama atau Dokter Praktik Perorangan (DPP). Pelayanan yang diberikan bidan jejaring kepada peserta JKN-KIS mencakup pelayanan kebidanan, neonatal dan Keluarga Berencana (KB).

Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama BPJS Kesehatan Cabang Kotabumi dengan Bidan Jejaring Puskesmas Kabupaten Lampung Utara, Senin (30/01) di Kotabumi. 

Dalam pertemuan yang dihadiri oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kotabumi, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Utara dan 115 Bidan Praktik Mandiri ini juga disampaikan sosialisasi ketentuan BPJS Kesehatan terbaru dan evaluasi pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh bidan jejaring selaku mitra BPJS Kesehatan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kotabumi Lia Y Surosa menjelaskan, bahwa peran bidan jejaring sangatlah penting dalam mengupayakan persalinan normal, ibu sehat dan bayi kuat. “Bidan sebagai tenaga kesehatan di lini terdepan dituntut memiliki kemampuan dan keterampilan khususnya dalam memberikan pelayanan kebidanan kepada ibu dan bayi sesuai dengan asuhan kebidanan, kode etik profesi serta ditunjang dengan sarana dan prasarana yang terstandar. Sehingga bidan jejaring selaku mitra dari BPJS Kesehatan dapat memberikan pelayanan terbaik khususnya kepada peserta JKN-KIS, sehingga penyelenggaraan Program JKN-KIS semakin optimal,” ujar Lia.

Hal senada juga disampaikan Maya Metissa selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Utara juga menyambut baik adanya pertemuan tersebut dan berharap penyelenggaraan Program JKN-KIS dapat dikelola secara berkualitas dan berkesinambungan. “Bidan dituntut untuk menjadi individu yang professional dan handal dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Selain itu, dalam menjalankan profesinya bidan juga diminta untuk selalu mengikuti prosedur dan taat administrasi agar proses pengajuan klaim dapat berjalan lancar,” ujar Maya.

Salah seorang bidan jejaring Puskesmas Rawat Inap Tulang Bawang Baru, bidan Lidia merasa senang menjadi mitra BPJS Kesehatan. “Saya bersyukur dengan adanya Program JKN-KIS karena sangat membantu masyarakat di daerah kami untuk mendapatkan pelayanan kesehatan terlebih bagi masyarakat kurang mampu. Saya pun tidak segan mensosialisasikan Program JKN-KIS ini kepada pasien karena saya paham manfaat Program JKN-KIS ini begitu besar untuk kita semua. Semoga dengan adanya Program JKN-KIS tidak ada lagi ibu hamil yang tidak mau memeriksakan kehamilannya secara teratur dengan alasan tidak memiliki biaya,” ujar bidan Lidia. (Sy)

Post a Comment