Total Viewers

Home » » Kunci Sukses Program JKN-KIS Tetap Berjalan , Bayar Iuran Tepat Waktu.

Kunci Sukses Program JKN-KIS Tetap Berjalan , Bayar Iuran Tepat Waktu.

Written By Faktaonlline.net on Monday, November 18, 2019 | Monday, November 18, 2019


Lampung,Faktaonline.Net - Salah satu kunci keberlangsungan Program JKN-KIS adalah kesadaran pesertanya dalam membayar iuran tepat waktu., Astuti (47), adalah salah satu peserta JKN-KIS yang disiplin membayar iuran walaupun terhitung jarang menggunakan JKN-KIS untuk berobat.
Dengan ramah ia berbagi cerita mengenai keikut sertaannya dalam Program JKN-KIS. “Saya memahami betul prinsip program ini adalah gotong royong dimana iuran yang kita bayarkan ini akan dipergunakan untuk membiayai pengobatan orang yang sakit." Coba bayangkan kalau seluruh masyarakat memiliki kesadaran membayar iuran tepat waktu, pasti iuran yang terkumpul jumlahnya sangat besar dan pasti semakin banyak masyarakat yang akan tertolong,” ujarnya.

Astuti (poto), Warga Abung Semuli ini mengaku telah lama menjadi peserta JKN segmen pekerja mandiri. Untuk membayar iuran JKN, Astusi selalu menyisihkan uang belanjanya setiap bulan. “Kalau penghasilan pas-pasan harus pintar mengelola keuangan. Agar tidak terasa berat saya rutin menabung untuk membayar iuran tepat waktu. Kalau sampai menunggak apalagi dibiarkan berbulan-bulan duh nggak mampu saya bayarnya,” terangnya.

Dikatakannya, namun sayangnya belum semua masyarakat memiliki pemahaman yang sama seperti dirinya, karena Astuti masih sering menjumpai warga di lingkungan tempat tinggalnya yang menunggak iuran JKN. “ Saya sudah sering mengingatkan untuk membayar iuran tepat waktu tapi tidak didengarkan. Begitu keluarganya ada yang sakit baru pontang-panting mencari pinjaman untuk melunasi tunggakan iuran agar kartu KIS nya bisa aktif kembali dan bisa dipergunakan untuk berobat. Nah kalau begini siapa yang salah  ' sebutnya.

Ditambahkannya, Iuran JKN itu sangat memberatkan, " Jika menunggak ketika membayar memang terasa berat, tapi kalau kita rutin membayar pasti tidak berat,” ujarnya.
Astuti sangat bangga menjadi peserta JKN-KIS yang taat. Selain mendukung program pemerintah, ia yakin dengan rutin membayar iuran ia telah menolong banyak orang dan hal tersebut merupakan amal baik yang pahalanya akan terus mengalir. “Saya bersyukur amat jarang menggunakan KIS untuk berobat, itupun hanya di puskesmas. Biarlah iuran yang saya bayarkan itu dipergunakan untuk orang lain yang lebih membutuhkan. BPJS Kesehatan baik sekali mau menjamin semua penyakit-penyakit berat dengan iuran yang relatif murah, dengan catatan harus sesuai indikasi medis dan sesuai prosedur. Oleh karena itu kita juga harus memahami hak dan kewajiban kita sebagai peserta JKN-KIS untuk menjaga keberlangsungan program yang mulia ini. Semoga ke depannya seluruh masyarakat dapat terdaftar menjadi peserta JKN-KIS dan rutin membayar iurannya tepat waktu,” tutup Astuti. (Sy)

Post a Comment