Total Viewers

Home » » Lanal TBA Gagalkan Penyelundupan 541 gram Sabu Asal Malaysia, Seorang TKI Ilegal Asal Aceh Diamankan

Lanal TBA Gagalkan Penyelundupan 541 gram Sabu Asal Malaysia, Seorang TKI Ilegal Asal Aceh Diamankan

Written By Faktaonlline.net on Thursday, November 28, 2019 | Thursday, November 28, 2019


Tanjungbalai I Faktaonline.Net - Tergiur dengan uang 25 juta untuk modal kawin, seorang TKI asal Aceh, Hamdani (34) warga Dusun Darul Aman, Desa Darussalam, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen, ditangkap Tim F1QR- I (Fleet One Quick Response) dan tim Satgas Andalas-19 Pangkalan TNI Angkatan Laut Tanjungbalai Asahan (Lanal TBA), karena kedapatan membawa sabu-sabu seberat 541 gram senilai kurang lebih 540 juta rupiah dalam 2 bungkusan plastik kuning miliknya. "Penggagalan penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 541 gram dari Malaysia ke Kota Tanjungbalai, berkat informasi yang layak dipercaya oleh Lanal TBA." demikian dikatakan Komandan lanal TBA Letkol Laut (P) Dafris didampingi Kasidik BNNP Provinsi Sumatera Utara Kompol P Pasaribu, Danden Pomal TBA Kapten (Laut) M Damanik, saat memberikan keterangan pers kepada awak media di Aula Markas Komando Detasemen Polisi Militer Pangkalan TNI-Angkatan Laut Tanjungbalai-Asahan (Mako DENPOMAL Lanal TBA), Jalan Mesjid, Kota Tanjungbalai(27/11).

Letkol Laut (P) Dafris menerangkan, ,menindak lanjut informasi tersebut, Tim TNI AL dengan armada Patkamla II-I-61 standby diperairan Kuala Bagan Asahan melakukan pendeteksian pengenalan penindakan, selanjutnya dilakukan penangkapan terhadap kapal tanpa nama sedang membawa 21 TKI ilegal di perairan Kuala Bagan Asahan, Kabupaten Asahan, pada hari Selasa 26 November 2019 sekitar pukul jam 15.30 WIB.

Setelah dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap badan dan barang bawaan dari TKI ilegal tersebut, Dari sebuah tas milik salah seorang TKI Ilegal Hamdani (34), ditemukan sabu-sabu eberat 541 gram senilai kurang lebih 540 juta rupiah dalam 2 bungkusan plastik kuning miliknya. kemudian Pihak Lanal TBA berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK)Tanjungbalai guna pengecekan serta memastikan barang tersebut murni merupakan narkoba jenis sabu-sabu ternyata hasilnya positif mengandung metamfetamin, paparnya. 

Dilanjutkannya, Hasil pemeriksaan sementara tersangka mengaku barang haram tersebut titipan temannya dari Malaysia dan dirinya dijanjikan akan mendapat imbalan uang sebesar 25 juta rupiah bila barang haram tersebut sampai kepada seseorang.
Tersangka diduga merupakan kurir narkoba jaringan Internasional Malaysia-Indonesia, kata Dafris

Dafris mengatakan, tersangka berikut barang bukti. kita diserahkan kepada BNNP Provinsi Sumatera Utara guna pemeriksaan lebih lanjut, selanjutnya 20 orang TKI Iegal kita serahkan ke kantor imigrasi klas II B Tanjungbalai untuk dilakukan pendataan, ujar Dafris (SB).

Post a Comment